Siapa Pembawa Obor Olimpiade Musim Dingin 2018? Tentu Saja Robot!

Obor Olimpiade semakin menghangat, menandakan perhelatan acara olahraga empat tahunan ini siap digelar di dataran Korea pada Musim Dingin 2018 mendatang. Sudah barang tentu, negara yang identik sebagai pencetak boyband dan girlband kelas wahid di jagad hiburan ini global ini tengah mati-matian mempersiapkan segala sesuatunya, hanya demi pagelaran Olimpiade Musim Dingin ini berjalan dengan lancar. Seperti yang diketahui sebelumnya, Korea akan mempekerjakan puluhan robot untuk membantu tugas manusia dalam acara ini.

Baca Juga: Sambut Olimpiade Musim Dingin, LG Hadirkan Dua Robot Canggih di Bandara Incheon

Berdasarkan lansiran KabarPenumpang.com dari laman the42.ie (25/12/2017), Korea Selatan akan menggunakan 85 robot yang berbeda satu sama lain selama Olimpiade Musim Dingin 2018. Bahkan salah satu diantara robot-robot tersebut akan mengambil peran sebagai pengantar obor Olimpiade yang menandakan dimulainya perhelatan tersebut.

Adalah HUBO, robot humanoid ciptaan Korea Advanced Institute of Science and Technology ini yang nantinya akan mengantar obor Olimpiade menuju lokasi yang sebelumnya sudah ditentukan. “Rencananya HUBO akan berjalan sejauh 150 meter,” ungkap salah satu narasumber dalam laman tersebut.

Melihat dari konsep acaranya, kemungkinan besar ke-85 robot ini akan ‘menjajah’ ruang lingkup pekerjaan yang seyogyanya dilakukan oleh manusia, sebut saja ada robot yang didesain untuk menggambar mural pada salah satu tembok venue. Ada juga robot yang akan mengantarkan pesanan para penonton di lokasi, hingga Fishing Robots yang akan dioperasikan di beberapa venue.

Fishing Robot sendiri merupakan salah satu robot yang akan berbicara dan memberikan informasi terkait jadwal pertandingan, sarana transportasi, dan beragam atraksi yang disajikan oleh pihak penyelenggara. Robot ini sendiri memiliki kemampuan untuk berbicara dalam empat bahasa, yaitu Korea, Cina, Jepang, dan tentu saja bahasa Inggris.

Jika nanti pengoperasian dari robot-robot ini sukses di Olimpiade Musim Dingin 2018, maka rencananya Jepang akan menggunakan teknologi serupa pada Olimpiade Musim Panas tahun 2020 mendatang. Di luar dari topik pembahasan, perusahaan Fujitsu berharap momen Olimpiade Musim Panas 2020 bisa menjadi debut untuk robot yang sudah dilengkapi dengan sistem sensorik 3D dan kecerdasan buatan yang akan membantu penilaian di cabang olahraga senam indah.

Baca Juga: Ini Dia Troika! Robot Canggih di Bandara Incheon, Korea Selatan

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Bandara Internasional Incheon di Seoul juga akan dilengkapi dengan dua buah robot yang akan membantu  pekerjaan manusia, yaitu robot pembersih dan robot pemberi informasi. Didukung dengan desain yang sangat menggemaskan, diharapkan kedua buah robot di bandara ini dapat membantu mobilitas para penumpang dan para atlet yang mendarat di bandara tersibuk di Korea ini.

Serba-Serbi Rumble Strip, “Polisi Tidur Mini” Yang Kerap Dijumpai di Jalan Tol

Salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya, termasuk jalan tol adalah pengemudi yang didapati dalam kondisi mengantuk. Penyebab kantuk pun banyak ragamnya, diantaranya seperti pengemudi mengalami jenuh sehingga kelihangan orientasi saat melintasi jalan tol yang panjang dan lurus mencapai puluhan kilometer. Nah, jika Anda melintasi jalan tol, tentu Anda pernah melewati sebuah area yang ‘ditumbuhi’ oleh beberapa polisi tidur mini yang tersusun rapi. Ya, itu adalah rumble strip. Kira-kira, apa saja sih fakta tersembunyi yang ada di balik rumble strip ini?

Baca Juga: Jalan Ini Hubungkan Jepang dan Turki Sepanjang 20.000 Km!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, rumble strip ini sendiri memiliki beberapa alias, seperti sleeper lines, alert strips, audible lines, sleepy bumps, wake up calls, growlers, drift lines, dan drunk bumps. Dibalik semua sebutan di atas, rumble strip sendiri merupakan salah satu fitur keselamatan di jalan yang tugasnya untuk mengingatkan pengemudi akan bahaya potensial yang mengintai setiap saat.

Layaknya sebuah polisi tidur yang juga merupakan salah satu fitur keselamatan, rumble strip akan memberikan getaran taktil dan suara gemuruh yang terasa hingga ke dalam kendaraan ketika melewatinya. Berarti, secara tidak langsung, pemasangan rumble strip merupakan salah satu upaya untuk membuat pengemudi tetap tersadar dan berkonsentrasi selama berkendara. Jika ditelaah lebih mendalam, rumble strip juga dapat mengingatkan pengemudi untuk berhenti atau memperlambat kendaraan karena di depannya merupakan area rawan kecelakaan, seperti yang terpasang di Tol Cipularang KM 89.

Shoulder Rumble Strip. Sumber: greenfieldreporter.com

Rumble strip sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis, tergantung dari fungsi dan penempatannya masing-masing. Pertama adalah transverse rumble strip, yaitu yang biasa kita jumpai di sebelum pintu keluar jalan tol atau gardu tiket, fungsinya adalah untuk mengingatkan pengemudi akan sesuatu yang ada di depannya. Kedua dan ketiga adalah shoulder dan centerline rumble strips, dimana keduanya sama-sama berfungsi untuk mengantisipasi kecelakaan. Bedanya adalah shoulder rumble strip dipasang di bahu jalan, sedangkan centerline rumble strip dipasang di badan jalan.

Lalu, muncul pertanyaan dalam benak, kapan sih rumble strip ini pertama kali eksis sebagai salah satu fitur keselamatan di jalan? Garden State Parkway di New Jersey menjadi saksi bisu pengenalan rumble strip untuk pertama kalinya pada tahun 1952. Walaupun pada pemasangannya rumble strip sempat menuai kontroversi karena suaranya yang terdengar hingga jarak puluhan meter dan dianggap mengganggu ketenangan pemukiman yang ada di sekitaran jalan tol, namun ini merupakan cara ampuh untuk mencegah kecelakaan karena faktor human error.

Baca Juga: Empat Proyek Pembangunan Perkeruh Kemacetan di Tol Cikampek

Namun, tidak semua golongan mendukung pemasangan rumble strip ini lho! Seperti yang terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2011 silam, dimana Kepala Sub Bagian Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Tol Purbaleunyi kala itu, Andrie Koestyawan mengatakan bahwa pemasangan rumble strip justru dapat membahayakan para pengemudi.

“Rumble strip, itu berbahaya bagi pengemudi, kalau yang kendaraannya kecepatan tinggi, atau kalau ngantuk, refleks karena itu bahaya. Kalau tiba-tiba kaget jadi bahaya. Rumble strip untuk jalan utama dan tol tidak kita rekomendasikan. Kalau kecepatannya 80 km per jam sangat bahaya,” ujar Andrie, dikutip dari laman detik.com. Menurutnya, rumble strip masih diperbolehkan dibuat di dekat pintu keluar atau setelah pintu masuk tol.

TransJakarta Explorer, Gratis Untuk Penumpang Stasiun Tanah Abang

Sejak penataan ulang kawasan Pasar Tanah Abang pada 22 Desember 2017, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menurunkan sepuluh armadanya untuk melayani penumpang kereta api di stasiun Tanah Abang. Bus yang digunakan oleh PT TransJakarta adalah Metrotrans dan diberi nama TransJakarta Tanah Abang Explorer.

Baca juga: Yuk Mampir di Halte Karet, TransJakarta Siapkan Mushola Untuk Calon Penumpang

Penumpang yang menikmati pelayanan bus ini tidak perlu membayar dan hanya akan dibagikan karcis dan duduk tenang sampai di tujuan pasar Tanah Abang. Pembagian karcis ini sama seperti bila Anda menaiki bus tingkat untuk berkeliling kota Jakarta.

Rute Transjakarta Tanah Abang Explorer melayani penumpang dari Stasiun Tanah Abang ke Halte Blok G, Halte Blok B, Halte AURI, Halte Blok E dan Halte Flyover Jatibaru. Bus Metrotrans ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore. Setiap harinya sepuluh bus TransJakarta Explorer ini mengangkut 9.000 penumpang dari stasiun Tanah Abang.

Bagian dalam bus TransJakarta Explorer.

Diketahui, bus yang digunakan adalah low entry atau memiliki dua pintu penumpang berlantai rendah di sisi kiri bus. Kapasitas bus ini sendiri mampu menampung 41 penumpang duduk dengan penumpang berdiri 27 orang. Livery TransJakarta Explorer ini pun berwarna oranye dan beberapa berwarna biru di bagian sisi bus ditambah dengan gambar abang none, monas dan gedung-gedung pencakar langit ibukota.

“Bus ini dilengkapi dengan pendingin udara atau AC, kursi prioritas, ruang kursi roda dan handgrip untuk pegangan penumpang berdiri,” ujar Kepala Komunikasi Korporasi PT Transjakarta, Wibowo yang dihubungi KabarPenumpang.com, Rabu (27/12/2017).

Wibowo mengatakan, adanya pintu berlantai rendah untuk memudahkan penyandang disabilitas dan lansia untuk menaiki bus tersebut. Tak hanya itu, untuk pengguna kursi roda, bus ini menyedia ramp kursi roda di area pintu.

Fasilitas bus ini, sangat berbeda dengan bus TransJakarta biasa yang hanya ada layar monitor pemberitahuan halte. TransJakarta Tanah Abang Explorer dilengkapi dengan dua unit televisi layar datar ukuran 29 inci di bagian tengah area penumpang.

Baca juga: Bus Listrik Untuk TransJakarta, Antara Harapan dan Realita

Adapula tombol stop di setiap railing vertikal di dalam interior bus. Jika di bus TransJakarta biasa Anda mungkin menemukan CCTV atau kamera pengawas hanya dua atau tiga buah, di TransJakarta Explorer disediakan 12 kamera untuk memantau setiap area baik di dalam maupun diluar bus tersebut.

Uber Tak Lagi Ilegal di Uni Eropa, Indonesia Kapan Bisa Terapkan Aturan Serupa?

Setelah menuai berbagai kontroversi tentang layanannya yang dianggap ilegal, akhirnya Uber berhasil dinyatakan sebagai perusahaan jasa transportasi di Uni Eropa. Secara tidak langsung, perusahaan penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi ini harus mematuhi semua regulasi yang berlaku di dalamnya, dan tidak dianggap lagi sebagai korporasi aplikasi digital.

Baca Juga: Uber Menghilang di Kota Malang

Memang, pemberitaan terkait Uber dan penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi lainnya menarik untuk dibahas dan ditinjau lebih dalam, karena perusahaan-perusahaan ini berusaha untuk menghadirkan evolusi dalam dunia transportasi.

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, putusan dari pengadilan tinggi Uni Eropa yang menyatakan bahwa Uber ke depannya merupakan layanan transportasi dan harus diatur serupa dengan operator taksi ini dikeluarkan pada pertengahan bulan Desember kemarin. Pengadilan tinggi Uni Eropa mengatakan bahwa layanan yang diberikan oleh Uber “dilindungi oleh layanan di bidang transportasi” dan harus diperlakukan seperti itu oleh negara-negara anggota Uni Eropa.

“Oleh karena itu, negara-negara anggota Uni Eropa dapat membuat aturan dan prasyarat (terhadap Uber) dengan memerhatikan hal pelayanan yang dimaksud,” petik putusan pengadilan tinggi tersebut, dilansir dari Reuters (21/12/2017).

Tentu putusan pengadilan tinggi tersebut bak pisau bermata dua. Satu sisi mengatakan bahwa eksistensi Uber di jalanan kini sudah diaku oleh penyedia jasa layanan transportasi lainnya. Sedangkan di sisi lainnya menyimpulkan bahwa Uber harus tunduk terhadap regulasi yang berlaku, sedangkan pihak Uber sendiri ingin diatur dalam lingkup jasa daring di Uni Eropa. Setidaknya hingga saat ini, Uber mengklaim hanya menjadi jembatan bagi para pengemudi dan konsumen yang tengah mencari tumpangan.

Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv

Lahirnya putusan ini dilatarbelakangi oleh kasus yang terjadi di Negeri Matador, Spanyol, dimana asosiasi taksi konvensional di Barcelona menganggap pihak Uber telah melakukan kecurangan karena merekrut orang-orang yang tidak resmi sebagai supir umum. Pemikiran serupa pun dijadikan landasan penolakan Uber di beberapa negara lainnya, termasuk Indonesia.

Bahkan, di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, terdapat spanduk yang berisikan ‘maklumat’ bahwa Uber dan perusahaan berbasis aplikasi lainnya dilarang mengambil penumpang di area tersebut. Tidak hanya berupa himbauan, tidak jarang juga para oknum yang merasa kehadiran perusahaan ride-sharing membawa dampak terhadap menurunnya pendapatan mereka melakukan sweeping beraroma anarkis.

Tentu hal tersebut terkesan terlalu main hakim sendiri, padahal masih banyak ‘cara dingin’ yang dapat ditempuh untuk menuju ke kata keberadilan. “Padahal kan kita sama-sama cari makan, kenapa harus sampai kayak gitu?” ungkap salah satu driver ride-sharing ketika ditanya langsung oleh KabarPenumpang.com.

Sebelumnya,Mahkamah Agung (MA) mencabut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Belakangan terungkap bila Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sebaliknya. Merasa adanya bau ketidakadilan, maka Organda menggugat ke MK dan meminta MA menghormati dan mentaati putusan MK. Lalu, kalau sudah begini, peraturan mana yang harus ditaati?

Antisipasi Lonjakan Penumpang di Libur Tahun Baru, PT ASDP Kembali Gelar Tiga Buffer Zone

Menghadapi arus liburan Tahun Baru 2018, PT ASDP Indonesia Ferry kembali membuka layanan layanan transaksi penjualan tiket di beberapa lokasi di luar area pelabuhan (bufferzone) yakni untuk jalur Merak-Bakauheni dibuka counter di Rest Area KM.43 Tol Tangerang Merak (beroperasi 29 Desember 2017 – 1 Januari 2018) dan Terminal Rajabasa (beroperasi 31 Desember 2017 – 2 Januari 2018). Sedangkan untuk mendukung penjualan di lintasan Ketapang – Gilimanuk, kembali dibuka layanan bufferzone di Hutan Cekik, Jembrana yang beroperasi pada tanggal 31 Desember 2017 – 2 Januari 2018.

Baca Juga: Mengenal Jalur Ferry dan Pelabuhan Tanjung Kapal, Urat Nadi Transportasi di Pulau Rupat

“Bagi penumpang yang akan menyeberang via Merak,  silakan kunjungi counter kami di Rest Area KM43 Tol Tangerang’Merak dengan menyiapkan dentitas diri pengemudi serta nama dan umur setiap penumpang dalam satu kendaraan agar waktu transaksi lebih efisien,” kata Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat, dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, Rabu (27/12/2017).

Saat pengisian daftar, kolom nama jelas penumpang harus diisi terkait kebutuhan manifest penumpang dan asuransi perjalanan selama penyeberangan.

ASDP terus mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan jadwal keberangkatannya agar perjalanan lancar, aman dan tidak mengalami antrian yang signifikan.

Adapun puncak arus balik liburan Natal dan Tahun Baru 2018 diprediksi mulai terjadi pada tanggal 27-29 Desember 2017 dan 1-2 Januari 2018.

Selain melalui bufferzone, pengguna jasa yang akan menyeberang dapat membeli tiket secara online dengan mengakses website www.indonesiaferry.co.id atau tiket.indonesiaferry.co.id sehingga dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan.

Adapun jadwal penyeberangan yang muncul di tiket online adalah jadwal masuk ke pelabuhan, dan masih berlaku sebelum dan sesudah jadwal yg tertera di tiket maksimal 4 jam di hari yang sama.

“Sesuai komitmen kami, PT ASDP selalu ingin memberikan kemudahan bagi pengguna jasa dalam membeli tiket penyebrangan sehingga tidak perlu antri di pelabuhan. Dengan beli tiket online,  calon penumpang dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan,” kata Christine lagi

PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Intan Sugiharti menambahkan pemudik diimbau mempersiapkan perjalanannya terutama menghindari antrian/kemacetan menyusul tingginya volume kendaraan yang terus meningkat pada waktu malam hingga dini hari.

Baca Juga: Buffer Zone, Solusi PT ASDP Untuk Memecah Konsentrasi Pemudik

“Sejak awal kami sudah mengingatkan agar pengguna jasa ferry melakukan perjalanan pada siang hari dan menghindari masa puncak arus libur Tahun Baru yang diperkirakan mulai mengalir pada Kamis (28/12/2017) dan Jumat (29/12/2017) ,” tutur Intan.

Langkah antisipatif lainnya hadapi kemacetan saat puncak arus libur Tahun Baru, pengguna jasa dapat menikmati fasilitas buffer zone (penjualan tiket di luar areal pelabuhan) baik di KM 43 Tol Tangerang-Merak, Terminal Rajabasa, Lampung dan Hutan Cekik, Gilimanuk. Buffer zone bisa menjadi tempat alternatif untuk beristirahat,” katanya lagi.

Untuk Pertama Kalinya Mumbaikars Merasakan Layanan Kereta Ekonomi AC

Dengan penduduk 18,4 juta jiwa, Mumbai hingga kini didaulat sebagai kota terpadat di India. Dan bersamaan dengan puncak Natal, 25 Desember 2017, kota yang juga kondang sebagai pusat Bollywood ini resmi memiliki kereta ekononi lokal pertama yang dilengkapi dengan AC, fasilitas standar yang sudah lebih dulu ada di kereta ekonomi di Indonesia.

Baca juga: “The Rail Saarthi,” Aplikasi Mirip KAI Accsess Untuk Penumpang Kereta di India

Kereta lokal AC ini berjalan dengan rute dari stasiun Borivali ke Churchgate di Mumbai Selatan di jalur barat. KabarPenumpang.com melansir dari laman livemint.com (25/12/2017), kereta lokal AC ini dioperasikan oleh Western Railway. Keberangkatan kereta mulai pukul 10.32 waktu Mumbai. Dengan adanya kereta lokal AC ini, diketahui, para penumpang menyambut dengan antusias. Mereka berharap dalam kereta tersebut bisa duduk dengan tenang tanpa kepanasan di musim panas yang terik.

Perjalanan dari Borivali ke Churchgate sendiri sebenarnya tak memakan waktu yang lama hanya sekitar 30 menit. Keberangkatan dari Borivali pukul 10.32 dan tiba di Churchgate pukul 11.16 waktu setempat. “Kereta ekonomi AC lokal ini dijalankan melalui pelatihan dengan prototipe dan kami medapatkan respon balik dari penumpang dan memasukkan saran tersebut di armada kami berikutnya,” ujar manager umum WR Anil Kumar Gupta.

(Railway Enthusiast Digest)

Kereta ini sendiri dibuat di Chennai dengan biaya Rs54 crore dengan 12 rangkaian kereta lokal AC ini tiba tanggal 4 April 2016 lalu. Awalnya kereta ini akan berjalan di jalur tengah Mumbai, tetapi akhirnya berjalan di jalur barat.

Sebelum dioperasikan secara massal untuk masyarakat, kereta ini sendiri sudah mengalami uji coba sebanyak 65 kali. Kepala humas WR, Ravinder Bhakar mengatakan, rangkaian teknis terakhir yang berhasil dijalankan kereta api, berjalan di jalur yag panjang pada Minggu, 24 Desember 2017 atau satu hari sebelum beroperasi secara sah.

Kereta lokal AC ini sendiri diketahui akan beroperasi selama 12 kali bolak baliki setiap harinya dari Borivali ke Churchgate. Kemudian pada 1 Januari 2018 mendatang, kereta ini akan berangkat dari Churchgate ke Virar. “Kereta api tidak akan beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. Dua hari ini untuk perawatan kereta,” kata Bhakar.

Kereta lokal AC ini sendiri sebenarnya menggantikan 12 rangkaian kereta ekonomi non-AC yang sudah ada sebelumnya. Mumbaikars atau sebutan untuk para pengguna kereta di Mumbai yang melakukan perjalanan pertama menungkapkan kegembiraan pada layanan kereta terbaru tersebut.

“Ini sangat luar biasa, saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya. Saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar setiap orang bisa merasakan layanan ini,” ujar salah satu penumpang kereta, Sheela Raut.

Baca juga: Antisipasi Gangguan Kabut Saat Musim Dingin, Ini Yang Disiapkan Perkeretaapian India!

Tak hanya itu, aktivis kereta api pun bangga dengan adanya layanan kereta lokal AC ini. Kailash Verma seorang aktivis dari Mumbai Rail Pravasi Sangh mengatakan, peresmian kereta api ini adalah sebuah kesaksian bahwa kereta api India berusaha keras untuk memenuhi permintaan para penumpang. “Saya berharap agar pemeliharaan dan ketepatan waktu kereta api akan dipantau,” ujar Verma.

Meski Tanda Sabuk Pengaman Telah Dimatikan, Tapi Mengenakan Seatbelt Adalah Wajib!

Tanda untuk mengenakan sabuk pengaman atau fasten your seatbelt memang telah dimatikan, tapi mengapa awak kabin masih juga menganjurkan untuk lebih baik mengenakanan sabuk pengaman selama Anda duduk? Sabuk pengaman dalam sebuah penerbangan menjadi satu hal terpenting yang harus digunakan. Mungkin hal tersebut sepele menurut Anda, tapi ternyata ini sangat penting untuk keselamatan penumpang di dalam pesawat.

Baca juga: Lampu Sabuk Pengaman Mati, Waktu Yang Tepat Gunakan Toilet

Anda sebagai penumpang mungkin menganggap bahwa mengenakan sabuk pengaman bisa menyelamatkan hidup jika terjadi keadaan darurat, dan hal ini adalah nyata dari beberapa data yang mendukung. Dari Skybrary, sebuah wiki yang dibuat oleh European Organisation for the Safety of Air Navigation, International Civil Aviation Organization dan the Flight Safety Foundation, bahwa sabuk pengaman menahan gerakan tubuh saat kekuatan berlebih terjadi.

Contoh kekuatan berlebih tersebut adalah kecelakaan, turbulensi parah atau yang lainnya. Dengan sabuk pengaman, bisa membantu penumpang bertahan agar tidak terlempar di dalam pesawat baik ke benda keras atau orang lain.

Selain itu juga mencegah penumpang terlempar keluar dari pesawat jika terjadi masalah baik dalam penerbangan atau saat terjadi benturan yang tinggi. Karena tidak bisa diketahui kapan pesawat terbang akan melewati turbulensi terutama turbulensi udara bersih.

Sehingga untuk keselamatan para penumpang, menggunakan sabuk pengaman saat duduk merupakan hal penting. Skybrary sempat menyorot kasus Asiana Airlines dengan penerbangan 214 yang jatuh di SFO tahun 2013 lalu.

Dimana beberapa penumpang terlempar saat benturan tetapi berhasil dievakuasi sebelum api terus membakar pesawat. Dua diantara penumpang yang dikeluarkan menggunakan sabuk pengaman mereka dan menyimpulkan bahwa pengeluaran mereka sepenuhnya terkait dengan fakta dan seharusnya berada di kabin untuk bertahan. Meski begitu, sebagian besar dari Anda mungkin tidak ingin menjadi penumpang yang merasa tersiksa. Sebab ada kalanya memerlukan toilet dan tanda sabuk pengaman dinyalakan untuk waktu yang lama.

Annette Long sudah menjadi awak kabin selama 13 tahun mengatakan, “Saya tidak akan memaksa Anda secara fisik untuk berhenti, saya tidak akan mengatakannya dan Anda tidak bisa pergi ke kamar mandi. Saya hanya memberitahu Anda karena saya diminta untuk memberitahukan bahwa kapten mengatakan masih mengenakan sabuk pengaman dan saya rasa tidak aman jika Anda bangun.”

Adapun peraturan resmi dari Federal Aviation Administration atau FAA bahwa penumpang yang melepaskan sabuk pengamannya saat tanda kenakan sabuk pengaman menyala membuat kekhawatiran pada FAA. FAA juga mengatakan, selama tanda tersebut menyala, awak kabin harus secara berkala mengingatkan penumpang bahwa tanda kenakan sabuk pengaman menyala.

Baca juga: Sabuk Pengaman Juga Bisa Berakibat Fatal, Lho!

Awak kabin harus membuat pengumuman tambahan yang lebih tegas jika penumpang berdiri saat tanda sabuk pengaman tersebut menyala, terutama jika sedang terjadi guncangan atau turbulensi. Peraturan tidak menyarankan agar penumpang tidak berdiri, hanya dengan tegas mengingatkan bahwa isyarat itu menyala. Namun, jika Anda benar-benar harus ke toilet, lakukan dengan cepat. Tetapi bila penerbangan sedang berada dalam guncangan baiknya menunggu.

4x Seminggu, Garuda Indonesia Resmi Buka Rute Penerbangan Kendari – Wakatobi

Menyambut libur Natal dan Tahun Baru, selain telah mengumumkan penambahakan kapasitas tempat duduk, Garuda Indonesia pada Selasa (26/12/2017) telah meresmikan rute penerbangan baru Kendari – Wakatobi. Layanan penerbangan ini dilayani oleh pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan

Dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi ini kami harapkan dapat semakin mempermudah akses wisatawan yang ingin berkunjung ke Wakatobi, khususnya melalui rute penerbangan yang terhubung langsung dengan sejumlah hub penerbangan nasional seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Dengan dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi vv, diharapkan dapat semakin meningkatkan demand wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau yang masuk dalam segitiga karang dunia tersebut.

Dikutip dari siaran pers, Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan, “Beroperasinya layanan penerbangan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memaksimalkan konektivitas udara bagi potensi wisata nasional, khususnya Wakatobi yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional”.

Nina memaparkan, “Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv tersebut dapat terealisasikan dengan baik berkat dukungan dari Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Pariwisata RI yang terus mendukung upaya Garuda Indonesia dalam memperkuat akses konektivitas udara nasional khususnya dalam mendukung peningkatan potensi pariwisata”

Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv akan dilayani selama empat kali dalam seminggu, yakni Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. “Dari Bandara Haluoleo Kendari pukul 12.05 Wita dan tiba di Bandara Matahora Wakatobi pukul 12.55 Wita. Dan jadwal dari Matahora Wangi-Wangi berangkat pukul 13.25 Wita dan tiba di Haluoleo Kendari pukul 14.25 Wita,” papar Nina.

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur layanan penerbangan di Bandara Matahora Wakatobi, pertumbuhan penumpang pesawat udara di Wakatobi menunjukan tren peningkatkan tiap tahunnya. Hal tersebut terlihat peningkatan trafik penumpang di bandara tersebut dimana pada tahun 2013, tercatat sebanyak 11.150 penumpang tiba dan 11.867 penumpang berangkat per tahun. Adapun di tahun 2015, trafik penumpang meningkat menjadi 19.100 penumpang tiba dan 20.081 penumpang berangkat per tahunnya.

Baca juga: Di 2018, Garuda Indonesia Canangkan Buka 30 Rute Penerbangan Baru

Sejalan dengan pengembangan potensi wisata Wakatobi sebagai destinasi wisata prioritas nasional, pemerintah menargetkan pada 2019 Wakatobi akan dikunjungi 500.000 wisman. Adapun saat ini jumlah kunjungan wisman ke Wakatobi sebanyak 18.000 wisman, yang di antaranya berasal dari Swedia dan Australia.

Kemenhub: Hanya 10 Persen Kondisi Angkutan Umum di Indonesia Yang Layak Jalan

Berdasarkan ketentuan, setiap perusahaan angkutan umum diharuskan melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan pada moda transportasi yang dioperasikannya. Sistem ini digunakan untuk mewujudkan keselamatan penumpang dan mengelola risiko kecelakaan.

Baca juga: KNKT: Standar Karet Rem Indonesia Mengaju Pada Jerman

Kepala seksi inspeksi dan penanganan keselamatan, Direktorat Perhubungan Darat, Kemenhub, Bambang Hermanto mengatakan, tingkat kecelakaan angkutan umum hanya sekitar 13 persen tetapi resiko fatalnya lebih tinggi. Hal ini dikarenakan angkutan umum seperti bus baik AKAP maupun pariwisata berisi penumpang lebih banyak.

“Risikonya memang sedikit, tetapi jika terjadi kecelakaaan bisa membuat risiko yang fatal dan jumlah korban lebih tinggi,” ujar Bambang yang ditemui KabarPenumpang.com di FGD KNKT, Kamis (21/12/2017).

FGD Sistem Pengereman pada Kendaraan Angkutan Umum (KabarPenumpang.com)

Dia menambahkan, kondisi angkutan umum Indonesia saat ini jauh dari harapan dan hanya sepuluh persen yang layak jalan. Menurutnya dengan adanya sistem managenmen keselamatan ini, akan lebih relatif aman untuk angkutan umum sendiri. “Pengawasan dan melakukan rampcheck angkutan umum oleh pemilik usaha. Selain itu memperbaharui kondisi rute bisa dinilai juga untuk melihat resiko kecelakaan,” jelasnya.

Bambang menambahkan, setiap perusahaan angkutan umum, sudah di atur dalam Peraturan Pemerintah No.37/2017 tentang keselamatan lalu lintas angkutan jalan. Sehingga bagi setiap perusahaan angkutan umum yang sudah memperoleh izin angkutan sebelum peraturan pemerintah ini ditetapkan, wajib melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum dalam jangka waktu satu tahun sejak peraturan pemerintah ini berlaku.

“Perusahaan angkutan umum yang melnggar akan dikenakan sanksi administratif peringatan tertulis dan pembekuan izin,” ujar Bambang. Peringatan tertulis dikenakan paling banyak dua kali dengan jangka wajktu 30 hari. Sedangkan untuk pembekuan izin, pemegang izin dalam jangka waktu 30 hari sejak perngatan tertulis tidak melaksanakan kewajiban dikenai sanksi pembekuan izin yang berupa pembekuan kartu pengawasan. Selain itu jika dalam waktu 60 hari sejak tanggal pembekuan izin dan pemegang izin tidak melaksanakan kewajibannya, dikenai sanksi pencabutan izin dengan pencabutan kartu pengawasan.

Baca juga: Kecelakaan Terus Berulang, Rekomendasi KNKT Sebagian Besar Tak Diindahkan

Bambang menambahkan, ada baiknya juga setiap perusahaan melakukan penilaian terhadap sistem manajemen keselamatan yang dilakukan baik pada kendaraan maupun kepada pengemudi. Hal ini agar pengemudi bisa lebih profesional dan memiliki kompetensi dengan tambahan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik, agar menjadi prioritas bagi perusahaan.

Ternyata! Pendapatan Petugas ATC Jauh Lebih Tinggi dari Seorang Pilot

Ketika kecil, tidak sedikit dari Anda yang mengatakan kalau sudah besar nanti ingin jadi seorang dokter, polisi, tentara, atau bahkan seorang pilot. Seperti sudah menjadi template yang ketika ditanya ke anak lain, mereka pun akan melontarkan jawaban yang sama. Mari kita persempit topik pembahasannya dan fokus pada anak-anak yang menjawab ingin menjadi seorang pilot.

Baca Juga: Ketika Penerbangan Jarak Jauh, Apa Saja Sih Yang Dilakukan Pilot?

Nah, entah hal apa yang melatarbelakangi anak-anak untuk menjawab pertanyaan tadi, tapi yang jelas pendapatan seorang pilot bisa dibilang di atas rata-rata pekerjaan lainnya. Lalu, bagaimana dengan pendapatan orang-orang yang berkutat di dunia aviasi?

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman telegraph.co.uk (21/12/2017), berdasarkan survei yang dilakukan oleh sebuah situs yang bernama Career Cast, petugas Air Traffic Controller (ATC) ternyata mengungguli pendapatan seorang pilot dan menjadi salah satu dari 10 pekerjaan dengan penghasilan yang tertinggi 2017. Career Cast menyebutkan bahwa pendapatan seorang petugas ATC yaitu rata-rata berkisar US$122.410 atau yang setara dengan Rp1,7 miliar per-tahun!

Angka tersebut sahih dengan apa yang pernah dikatakan seorang petugas ATC Inggris di masa lampau. “Angka kasarnya adalah £80.000 (Rp1,46 miliar),” ungkap Fran Slater, seorang karyawan NATS Holdings. Fran mengatakan bahwa angka kasar yang ia sebutkan merupakan rataan tahun 2015 kemarin. “Tapi angka tersebut tergantung dari basis Anda, apakah menara pengawas tersebut sibuk, atau Anda berada dalam posisi penting di bandara utama di London,” imbuhnya. Mengingat pekerjaan sebagai salah satu petugas di ATC penuh dengan tekanan dan tindakan fiktif dapat berakibat fatal, maka tidak heran jika pendapatannya juga tinggi.

Lalu, bagaimana dengan pendapatan seorang pilot? Career Cast menempatkan pilot pada rataan pendapatan $105.720 atau yang setara dengan Rp1,4 miliar per-tahun. Perlu dicatat, tidak menutup kemungkinan seorang pilot mendapatkan angka di atas atau di bawah rataan tersebut. “Gaji awal untuk seorang kapten dengan maskapai berukuran sedang bisa berkisar antara £57.000 sampai £78.000,” tukas Prospects, salah satu situs terkemuka di Inggris. “Sedangkan mereka yang dipekerjakan oleh operator besar bisa memperoleh penghasilan mulai dari £97.000 sampai lebih dari £140.000,” imbuhnya. Karena di sini tugas dan tanggung jawab yang diemban seorang pilot tidaklah mudah setiap harinya, maka rataan pendapatan tersebut wajar adanya.

Baca Juga: Neerja Bhanot – Mengenang Tameng Hidup Tragedi Pan Am Penerbangan 73

Sosok yang tidak kalah penting yang selalu menghiasi penerbangan Anda adalah seorang pramugari. Sama seperti dua pekerjaan di atas, Prospects mengatakan bahwa pendapatan untuk seorang pramugari sangatlah variatif. “Tergantung pada maskapai penerbangan, karena beberapa dari mereka bersedia untuk membayar lebih daripada yang lain, tapi Anda bisa mengharapkan gaji awal antara £12.000 sampai £14.000,” ungkap Prospects. Mungkin angka pendapatan per-tahun seorang pramugari tersebut sebanding dengan tugas yang dibebankan kepada mereka.

Walaupun angka-angka pendapatan di atas dapat menggiring Anda ke tingkatan hidup yang lebih mapan, tapi semuanya setara dengan beban tugas dan tanggung jawab yang dilimpahkan. Intinya, semua orang yang bergerak di dunia aviasi selalu mengutamakan keselamatan para penumpangnya agar dapat sampai di tujuan dengan kondisi selamat. Apakah hasil survei di atas semakin memantapkan langkah Anda untuk bergabung dengan dunia penerbangan?