PT KCI Hadirkan Mesin Penyelaras Tarif dan Penetapan Saldo Minimun Baru untuk Kartu Multi Trip

PT Kereta Commuter Indoenesia (KCI) melakukan penetapan saldo minimum penggunaan Kartu Multi Trip (KMT) dari yang sebelumnya Rp13 ribu menjadi Rp5 ribu. Pemberlakuan saldo minimum ini akan diterapkan bersamaan dengan salah satu inovasi terbaru yakni operasional mesin penyelaras tarif atau fare adjustment.

Baca juga: Mau Jadi Masinis PT KAI, Baca Dulu Beberapa Persyaratannya!

KabarPenumpang.com melansir dari laman krl.co.id (4/1/2018), bahwa vending machine fare adjustment ini akan hadir pada Senin depan 8 Januari 2018. Fare adjustment merupakan mekanisme dalam sistem elektronik yang bekerja dengan prinsip selaras. Dimana tarif yang dikenakan pada pengguna sesuai dengan jarak tempuh penumpang.

Selama ini sebelum hadirnya mesin penyelaras tarif, pengguna KRL dengan Tiket Harian Berlangganan (THB) yang turun selain di sasiun tujuannya akan dikenakan penalti atau denda sebesar Rp10 ribu yang diambil dari biaya jaminan kartu. Nantinya mekanisme ini tidak akan berlaku lagi bersamaan dengan berlakunaya penyelarasan tarif.

Sehingga jika pengguna THB yang turun di stasiun lebih jauh dari tarif kereta, maka hanya akan membayar selisih antara tarif yang dibayarkan pada transaksi awal dengan tarif yang seharusnya. Proses penyesuain tak hanya dilakukan pada mesin penyelaras, tetapi juga bisa melalui loket yang ada di dekat gate elektronik.

Mesin penyelaras tarif tersebut saat ini sudah ada 26 dan berada di 25 stasiun dan stasiun yang belum terdapat mesin bisa melalui loket untuk menyelaraskan tiket perjalanan penumpang. Cara kerja mesin penyelaras tarif adalah menghitung selisih tarif THB dengan tarif sesuai jarak tempuh yang telah dilalui.

Adapun dalam membayar selisih tarif tersebut, tidak disediakan uang kembalian. Pemberlakuan kebijakan penyesuaian tarif melalui hadirnya mesin penyelaras tarif merupakan bentuk peningkatan pelayanan dari KCI terkait sistem transaksi tiket.

Penyelarasan tarif juga merupakan mekanisme normal yang ada di sejumlah negara yang kereta komuternya telah menerapkan sistem tiket elektonik. Diharapkan dengan hadirnya layanan ini para pengguna jasa dapat memanfaatkannya secara optimal, terutama dengan beralih dari menggunakan THB ke KMT.

Diketahui, sebenarnya KCI hadir menjadi kelanjutan pendahulunya PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Perubahan ini bukan hanya sekedar pergantian nama, PT KCJ saat itu dipersiapkan untuk mendapat penugasan yang lebih luas lagi dari perusahaan induk PT KAI.

Penugasan tersebut adalah perluasan wilayah operasional antara lain ke Rangkas Bitung di arah barat Jakarta dan Cikarang di arah timur Jakarta. Perluasan ini tentu membuat terminologi Jabodetabek dalam nama PT KCJ tidak lagi dapat mengakomodir cakupan wilayah operasinya.

Baca juga: Hindari Berebut Masuk KRL, PT KCJ Buat Garis Batas Antrean di Stasiun

Keputusan perubahan nama ini tertuang dalam risalah Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 7 September 2017. Selanjutnya perubahan tersebut dilaporkan ke pemerintah dan resmi dicatat dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia nomor AHU-0019228.AH.01.02 tanggal 19 September 2017.

Begini Cara Beli Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Kereta bandara Soekarno-Hatta yang resmi beroperasi menuju stasiun Sudirman Baru (BNI City) membuat banyak masyarakat antusias menggunakannya. Namun cara pembelian tiketnya dipandang beberapa orang membuat bingung. Apalagi untuk pembelian tiket kereta ini tidak lagi menggunakan uang tunai melainkan kartu debit, kredit bahkan uang elektronik.

Baca juga: Beroperasi Q1 2018, Kereta Bandara Minangkabau Adopsi Kereta Rel Diesel Listrik

Sebenarnya ada beberapa cara untuk membeli tiket kereta bandara yakni bisa membeli melalui vending machine di stasiun atau bandara, aplikasi maupun situs resmi milik PT Railink. Untuk aplikasi Railink sendiri, penumpang bisa mengunduhnya di Google Play atau di Apple App Store.

Cara untuk menggunakan vending machine penumpang memilih menu booking tiket, kemudian pilih stasiun tujuan, jika berangkat dari stasiun Sudirman Baru, tujuan yang ada hanya menuju Batu Ceper dan bandara Soetta. Sebaliknya pun begitu jika berangkat dari bandara Soetta, sebab stasiun Duri dan Manggarai masih dalam proses pengerjaan.

Kemudian, penumpang bisa memilih jam keberangkatan dan ketersedian tiketnya. Masukkan nomor telepon seluler Anda dan pilih metode pembayaran menggunakan debit, kredit atau uang elektronik.

Nantinya setelah pembayaran dinyatakan sukses, tiket akan keluar lengkap dengan nomor dan barcode. Jika pemesanan yang Anda lakukan melalui aplikasi dan situs Railink bisa membayar melalui mobile atau internet banking atau Doku Wallet.

Untuk proses pemesanan tiket ini, setiap penumpang membutuhkan waktu satu sampai dengan dua menit. Sementara vending machine untuk pembelian tiket kereta bandara masih di jaga petugas, yang nantinya akan membantu penumpang. Namun, kedepannya mesin tiket ini tidak lagi dijaga oleh petugas dan penumpang harus melakukan pembelian mandiri tanpa arahan petugas.

Baca juga: Setelah Dikritik Presiden, Tarif Kereta Bandara Soetta Turun Jadi Rp70 Ribu

Sedangkan untuk pengguna yang menggunakan aplikasi milik Railink, caranya hampir mirip dengan memesan kereta api jarak jauh melalui KAI Access dimana pengguna harus mengisi data seperti biasa dan melakukan pembayaran menggunakan mobile atau internet banking.

Hapus Angkot Keluaran Karoseri, Organda DKI Gunakan Angkot Keluaran ATPM

Ada kabar gress tentang angkutan kota atau angkot di Jakarta, pasalnya akan ada peremajaan dengan unit baru menggunakan kendaraan keluaran pabrikan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan bukan buatan Karoseri lagi. Hal ini disampaikan oleh Organisasi Angkutan Darat atau Organda dalam upaya perbaikan kondisi angkot.

Baca juga: Ketahui Makna Tersirat di Balik Plat Nomor Kendaraan Yuk!

“Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, kita tidak akan menggunakan unit yang dibuat karoseri tapi langsung dari pabrikan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek),” ujar ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber (15//12/2017). Menurutnya, kendaraan yang langsung dikeluarkan oleh pabrik, secara kualitas lebih terjamin dan terpercaya dibandingkan buatan karoseri yang dimodifikasi seperti saat ini. Selain itu juga untuk menjaga kualitas kendaraan tersebut yang memiliki jaminan aftersales service, ketersediaan sparepart, bengkel dan perawatan.

Sehingga jika terjadi apa-apa dengan kendaraan tersebut, Organda bisa mengklaim ke ATPM. Sementara jika dengan buatan karoseri tidak bisa mengklaimnya ke pabrik, karena ada hasil pekerjaan orang lain. Organda juga mempersilahkan kepada para agen pemegang merek otomotif untuk mengajukan produk kendaraan milik mereka. Nantinya, akan dipilih mobil mana yang cocok dan diperlukan oleh pengusaha angkutan umum.

“Pengusaha angkutan mau pakai merek A silahkan, pakai merek B silahkan, karena itu berkaitan dengan nilai investasinya. Ini juga berkaitan dengan nilai kenyamanan yang bisa diberikan kepada masyarkat,” ujar Shafruhan.

Dari kabar yang tersiar, posisi tempat duduk tidak lagi menghadap kesamping melainkan ke depan layakya di dalam mobil pribadi. Namun, untuk masalah ini belum ada keputusan resmi dari pihak Organda. Tetapi, sudah disampaikan ke Dinas Perhubungan dan penerapannya akan dilakukan melalui unit yang keluar langsung dari ATPM.

Baca juga: Jeepney, Angkot Khas Filipina Dengan Sejuta Ornamen Pelengkapnya

“Kita sudah sampaikan ke Dinas Perhubungan, mereka welcome. Kita juga bilang nantinya angkot tidak lagi mengejar kuantitas tapi kualitas, hal ini sejalan dengan program Gubernur mengenai OK Otrip karena sopir nanti akan mendapat pendapatan tetap, tidak lagi sistem setoran,” ujar Safruhan.

Trayek untuk angkot baru ini ada empat rute yang akan meliputi Jelambar Jakarta Barat, Warakas Jakarta Utara, Duren Sawit Jakarta Timur, dan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

100 Persen Tenaga Kereta di Belanda Kini Andalkan Energi Terbarukan

Seiring tuntutan dan perkembangan jaman, penggunaan energi terbarukan juga menyentuh pada sektor perkeretaapian. Di Indonesia mungkin belum terlihat aksi yang dilakukan PT KAI, namun lain di India, Negeri Anak Benua tersebut sudah mencanangkan pada tahun 2025 sumber tenaga pada kereta dapat dipasok oleh energi terbarukan, khususnya yang berasal dari penggunaan panel surya di stasiun dan atap gerbong kereta.

Baca juga: Tahun 2025, India Jamin 25 Persen Sumber Tenaga Kereta Berasal dari Energi Terbarukan

Bila India masih akan berjuang sekitar lima tahun lagi, maka Belanda punya kisah tersendiri. Negeri yang terkenal dengan kincir angin ini malahan sudah memproklamirkan 100 persen penggunaan energi terbarukan untuk layanan kereta api. Karena paparan sinar matahari di Belanda tak sedahsyat di iklim tropis dan sub tropis, andalan energi terbarukan di Belanda berasal dari angin, persisnya tenaga dari angin yang mampu menggerakan turbin, dan listrik yang dihasilkan telah sukses menggerakan operasional armada kereta.

Persisnya sejak 1 Januari 2017, seluruh kereta api Belanda sudah 100 persen pengoperasiannya menggunakan listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga angin. Hal ini membuat Belanda menjadi negara pertama di dunia yang berhasil melakukannya.

Listrik untuk kereta ini dipasok oleh perusahaan listrik negara Belanda Eneco yang memenangkan tender penawaran dari perusahaan nasional kereta Belanda (NS). Perusahaan ini menandatangani kesepakatan kontrak selama 10 tahun pada Januari 2018 sebagai tanggal dimana semua kereta NS beroperasi dengan energi angin.

“Jadi kami sebenarnya mencapai tujuan kami setahun lebih awal dari yang direncanakan,” kata juru bicara NS Ton Boon yang dikutip KabarPenumpang.com dari theguardian.com (10/1/2017). Boon menambahkan, adanya peningkatan jumlah peternakan angin di seluruh negeri dan lepas pantai Belanda juga ikut andil dalam membantu NS mencapai tujuannya. Di Belanda setip harinya ada sekitar 5500 perjalanan kereta api yang mampu mengangkut sebanyak 600 ribu penumpang.

Secara teori sebuah kincir angin yang beroperasi selama satu jam mampu memasok listrik bagi kereta yang menempuh perjalanan sejauh 120 mil atau 200 km. Saat ini Belanda sudah memiliki sekitar 2000 tubin listrik tenaga angin.

Baca juga: Stasiun Kachiguda di India, 100 Persen Lakukan Efisiensi Energi

Pembangkit tersebut menghasilkan listrik yang mampu memenuhi 2,4 juta rumah tangga di negara tersebut. Dengan adanya turbin listrik tenaga angin ini, NS berharap dapat mengurangi energi ysng digunakan per penumpang hingga 35 persen pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2005 lalu.

Bosan Menunggu, Pria Ini Buka Pintu Darurat dan Niat Lompat dari Sayap Pesawat

Hal mencenangkan dan mengagetkan baru saja terjadi pada pesawat Ryanair di momen pergantian tahun 2017/2018. Diketahui, pesawat Ryanair baru mendarat di kota Malaga di Spanyol Selatan, saat itu seorang penumpang pria yang tidak diketahui namanya ini keluar melalui pintu dari pintu darurat dan melompat ke sayap untuk turun.

Baca juga: Inilah Beberapa Tipe Penumpang Pesawat, Anda Masuk Kategori Yang Mana?

KabarPenumpang.com melansir dari laman snopes.com (3/1/2018), penumpang tersebut bosan karena penerbangan Ryanair yang berangkat dari bandara Stansted London terlambat dan dirinya juga harus menunggu untuk turun dari pesawat serta mengantri dengan penumpang lainnya. Insiden ini terjadi pada Hari Tahun Baru, dimana 30 menit setelah pesawat mendarat.

Atas kejadian ini, pria yang dikatakan bukan warga negara Spanyol tersebut, akhirnya mau kembali ke pesawat setelah dibujuk polisi. Seorang penumpang bernama Fernando de Valle Villalobos yang merekam kejadian tersebut mengatakan, dirinya mendengar orang tersebut berkata bahwa sudah bosan menunggu.

“Saya tercengan. Pria tersebut sebenarnya saat itu juga berdiri di lorong kabin bersama yang lain dan menunggu untuk turun dari pesawat. Dia dengan tenang meminta izin untuk melewati saya kemudian membuka pintu darurat, melihat keluar, melihat sayapnya dan kembali keluar membawa tas dan barang bawaan miliknya yang lain,” kata de Valle.

Saat pria tersebut keluar, kapten pesawat yang mengetahui kejadin tersebut juga keluar dari kokpit dan bertanya kenapa pria itu melakukannya. Kemudian de Valle yang mendengarnya kemudian  menjawab dengan jelas bahwa pria tersebut tidak sabar menunggu di dalam kabin untuk keluar.

Baca juga: Tanpa Rasa Malu, Penumpang Ini Lepas Celana di Dalam Kabin Pesawat

Para penumpang lain, kecuali pria yang keluar dari pintu darurat tersebut harus menunggu 15 menit lagi di dalam pesawat sebelum turun. Polisi mengatakan, pada Rabu kemarin bahwa mereka telah mendapat laporan dan keluhan terhadap pria yang tidak diketahui namanya itu karena melanggar keamanan. Pihak Ryanair mengatakan, insiden tersebut saat ini sudah dipihak berwenang Spanyol.

Pintu darurat di pesawat komersial memang terletak di bagian tengah, posisi tengah sayap. Dengan terbukanya puntu darurat, maka suatu pesawat memerlukan kondisi perbaikan dan penanganan khusus sebelum layak untuk dinyatakan terbang kembali.

Ingin Tukar Tambah Kendaraan? Jadi Driver GoCar Saja!

Menjamurnnya jasa layanan transportasi berbasis aplikasi di dunia dewasa ini membuat para penggiatnya memikirkan cara untuk memenangkan hati pelanggannya, baik dari segi konsumen maupun pengemudinya. Ketika kebanyakan perusahaan ride sharing lain memfokuskan pada peningkatan pelayanan kepada konsumen, lain halnya dengan yang dilakukan oleh GoCar, perusahaan ride sharing asal Irlandia yang malah menawarkan keuntungan kepada para pengemudinya.

Baca Juga: Grab Singapura Uji Coba “Bus On Demand” dengan Aplikasi GrabShuttle Plus

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman irishtimes.com (19/12/2017), GoCar menawarkan para pengendaranya kesempatan untuk menjual kendaraan lama atau tidak terpakai dengan imbalan kredit untuk menggunakan kendaraan dengan armada yang dimiliki bersama. “Kami mencari orang-orang yang bersedia menjual mobil mereka untuk ditukar dengan kredit GoCar,” ungkap salah satu pejabat GoCar. Sebagai contoh, mobil Anda dihargai €2.000, maka pihak GoCar akan menarik kendaraan Anda dan menukarnya dengan kredit senilai €2.000 di akun GoCar Anda.

Layaknya penjual dan pembeli barang bekas, pihak GoCar akan menimbang terlebih dahulu spesifikasi kendaraan yang hendak dilelang sebelum menawarnya. Tentunya, pihak penjual harus terlebih dahulu membagikan rincian kendaraan yang hendak mereka lepas melalui laman resmi GoCar. Setelah melewati berbagai pertimbangan, pihak GoCar baru melayangkan penawaran terhadap si penjual, yang notabene merupakan pengemudi layanan ride sharing tersebut.

Pihak GoCar akan melayangkan penawaran berupa kendaraan baru yang seharga dengan kendaraan lama si pengemudi. “Kami senang meluncurkan GoCar Scrappage menjelang 2018 – tahun baru selalu menjadi momen yang tepat untuk sebuah resolusi positif dan permulaan baru,” ungkap Direktur Pelaksana GoCar, Colm Brady. “Mobil tua identik dengan boros, maka dari itu kamu menawarkan opsi dengan menggantinya dengan kendaraan baru yang lebih hemat biaya,” imbuhnya.

Menurut Colm, ini merupakan langkah yang ditempuh GoCar untuk memudahkan para pengemudinya yang kurang paham dengan sistem tukar tambah kendaraan. “Mungkin para pengemudi yang ingin menukar kendaraan lamanya tidak paham tentang seluk-beluk menjual kendaraan secara pribadi, jadi kami berusaha untuk memudahkannya,” papar Colm.

Baca Juga: Uber Berlakukan Sistem Denda Bagi Penumpang yang Terlambat

Sedikit berbeda dengan pemberitaan lokal yang menyebutkan bahwa penyedia jasa layanan transportasi online, Grab justru menyewakan beragam kendaraan bagi para pengemudinya. Tidak berdiri sendiri, Grab menggaet perusahaan penyedia layanan finansial di Jepang, Tokyo Century Corporation dalam menawarkan opsi penyewaan kendaraan baru bagi para mitra pengemudi GrabCar di enam negara, yaitu Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

“Kami sangat senang dapat mengumumkan kemitraan hari ini dengan Tokyo Century, yang akan membantu kami untuk memenuhi tuntutan pengguna yang semakin tumbuh, serta memperluas kepemimpinan pasar kami lebih jauh lagi dengan meningkatkan opsi penyewaan mobil untuk para mitra pengemudi GrabCar yang sangat kami hargai di seluruh platform kami,” ujar Ming Maa, Presiden Grab dalam keterangannya (1/12/2016), dikutip dari sumber terpisah.

Waspada! Oknum Tidak Dikenal Lemparkan Penipuan Berhadiah Tiket Pesawat via Whatsapp

Kemajuan teknologi yang merupakan salah satu dampak dari perkembangan jaman seolah menjelma menjadi sebuah mata pisau, jika dipergunakan secara bijaksana maka hasilnya akan positif, begitu pun sebaliknya. Kejadian inilah yang terjadi beberapa bulan yang lalu, dimana beberapa pengguna Whatsapp di dunia dikejutkan dengan percobaan penipuan yang mengiming-imingi korbannya dengan hadiah tiket pesawat. Para korban diperintahkan untuk mengikuti sebuah survei sebelum akhirnya mereka tertipu.

Baca Juga: Waspada! Pengemudi Uber Punya Trik Baru Untuk Kelabui Penumpang

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk, penipuan ini menawarkan dua tiket penerbangan menggunakan maskapai Emirates secara cuma-cuma hanya dengan mengisi sebuah survei cepat. Orang-orang yang menjadi korban penipuan ini akan menerima sebuah tautan dalam pesan Whatsapp yang akan mengarahkan si korban menuju situs Emirates. Tapi nyatanya, para korban tidak masuk ke dalam situs Emirates melainkan ke situs si penipu.

Di sana, para korban diminta untuk meluangkan waktu dan mengisi sebuah survei yang berisikan pertanyaan seperti “Apakah Anda selalu menggunakan Emirates untuk terbang?” dan “Seberapa sering Anda terbang?”. Setelah melewati tahap pengisian survei, para korban diberitahu bahwa mereka telah memenangkan dua tiket gratis dari Emirates, tapi untuk mendapatkan tiketnya, para korban diminta untuk membagikan survei tersebut kepada 10 pengguna Whatsapp lainnya.

Setelah selesai, korban akan dialihkan menuju laman web lain yang meminta mereka untuk mengkonfirmasi rinciannya. Di fase ini, sebenarnya para korban tengah digiring untuk berlangganan pesan premium yang biaya tagihannya akan muncul di akhir bulan. Bisa disimpulkan ini merupakan tindak pemerasan yang berkedok penipuan.

Jika korban memilih melanjutkan ke fase selanjutnya untuk menyelesaikan semua langkah, mereka kemudian akan diarahkan ke halaman yang bertuliskan: “Terima kasih telah mengikuti survei ini”. Namun setelahnya, akan muncul tulisan, “Maaf Anda kurang beruntung, silakan coba lagi. Semoga beruntung”. Patut diwaspadai bahwa penipuan ini sangatlah rapi dan tidak mengundang curiga siapapun, ditambah dengan penggunaan multi bahasa yang bisa memantapkan para korban untuk terjerumus ke dalamnya: Bahasa Inggris, Spanyol, Jerman, dan Portugis.

Baca Juga: Pertama Kali Mau Naik Taksi di Luar Negeri? Sebelumnya Baca Tips Ini

Dilansir dari laman sumber terpisah, pihak Emirates menampik semua pemberitaan tersebut dan tidak pernah mengeluarkan promo bagi-bagi tiket gratis. Jika Anda telah menjadi korban penipuan ini atau yang sejenis, sebaiknya copot pemasangan aplikasi Whatsapp yang telah Anda download dan hubungi provider Anda untuk memeriksa apakah Anda telah mendaftar ke layanan SMS premium manapun. Berhati-hatilah!

Jembatan 55 Km Zhuhai – Macau Selesai, Tapi Kapan Dibuka?

Mega Bridge yang menghubungkan Zhuhai dan Macau bentuknya sudah terlihat jelas dan pada malam tahun baru dikatakan lampu akan menyala sepanjang jembatan ini. Bahkan beberapa telah menyebut jembatan terpanjang di dunia ini akan diresmikan pada kuartal keempat tahun 2017. Namun sedikit bergeser dari jadwal, pihak operator jembatan mengatakan masih melakukan tes untuk menjalankan dan pengaturan pemeriksaan kepabean serta keamanan sebelum digunakan.

Baca juga: Glenfinnan Viaduct! Jembatan Harry Potter Yang Pernah Selamatkan Keluarga Kecil

Dari penglihatan bentuk dan struktur bangunan jembatan sudah jelas seperti sudah bisa digunakan. KabarPenumpang.com melansir dari laman ejinsight.com (2/1/2018), jembatan Mega ini sendiri memiliki panjang total 55 km dan menjadi jembatan terpanjang serta paling sulit pembuatannya secara teknis Cina. Antara Zhuhai dan Makau saat ini dapat dilalui lewat jalan darat, hanya saja dibutuhkan waktu antara 3-4 jam perjalanan, itu pun ditambah dengan waktu untuk melintasi gerbang perbatasan. Adanya akses lewat jembatan, dipercaya akan memangkan perjalanan antara Zhuhai ke Makau dan sebaliknya dikisaran waktu 30 menitan.

Jembatan ini menghabiskan dana yang cukup mahal yakni diperkirakan lebih dari US$17 miliar. Pada awalnya diadakan konferensi pers tanggal 21 Desember 2017 oleh Guangdong Development and Reform Commission (GDRC), para pejabat mengatakan arus lalu lintas tahunan yang akan melewati jembatan ini 21 juta kendaraan per perjalanan dengan pendapatan tahunan sebesar 2,2 miliar Yuan selama 30 tahun pertama.

Menurut mereka, proyeksi resmi kendaraan perhari adalah 65 ribu yang akan menggunakan jembatan tersebut. GDRC sendiri memberikan dua opsi untuk harga bagi pengguna jembatan yakni kendaraan pribadi dan taksi membayar 150RMB, truk barang 115RMB dan truk biasa 60RMB.

Nantinya pengguna jembatan ini diprediksi dari golongan mobil pribadi, antara 3 ribu sampai 10 ribu mobil hingga 25 Agustus mendatang. Saat ini diketahui ada 28 ribu kendaraan di Hong Kong dan 3 ribu di Guangdong yang memiliki lisensi lintas batas. Ini menjadi kabar buruk bagi pengemudi taksi dan kendaraan pribadi di Zhuhai dan kota lain di Sungai Pearl Barat. “Kami telah menyaksikannya dibangun. Tapi kita tidak akan bisa menggunakannya. Kami tidak diberitahu apa-apa. Ini tidak relevan bagi kita,” kata Yang Li-ming seorangpengemudi taksi.

Sebagian besar lalu lintas penumpang akan berada di bus wisata besar yang akan menjelajah antara dua pulau buatan manusia raksasa, satu di luar bandara Hong Kong dan lainnya di Makau, di mana orang-orang akan turun dan menjalani formalitas kepabeanan dan imigrasi. Pihak berwajib cenderung memberi izin kepada sekitar selusin perusahaan tur untuk mengoperasikan rute tersebut.

Jalur untuk Makau dibuka pada 18 Desember yang area built-up 658.000 meter persegi dan tempat parkir untuk 3.105 mobil pribadi dan 2.054 sepeda motor listrik. Pulau Hong Kong memiliki tempat parkir untuk 650 kendaraan.

Fang Zhou, kepala kantor penelitian di One Country Two Systems Research Institute Hong Kong, mengatakan bahwa penundaan pembangunan jembatan telah memberi kota pada waktu PRD untuk mengembangkan kapasitas pelabuhan mereka, yang menghasilkan situasi di mana banyak eksportir di delta tidak lagi perlu menggunakan Hong Kong.

“Jembatan PRD lainnya akan menawarkan tarif yang lebih rendah daripada jembatan baru, sementara tongkang kargo yang ada ke Hong Kong bahkan lebih murah. Dari segi waktu dan kenyamanan, jembatannya tidak begitu kompetitif,” katanya. Bagi penduduk Hong Kong yang tinggal di Kowloon atau New Territories, naik feri ke Makau 60 menit atau Zhuhai 70 menit, mungkin lebih cepat daripada bepergian dengan menggunakan jembatan. Mereka bisa naik feri ke Terminal Feri China atau Terminal Feri HK atau Makau dan tiba di jantung kota dan imigrasi ada di setiap akhir serta tidak ada kemacetan di Sungai Mutiara.

Argumen ekonomi terkuat untuk jembatan tersebut adalah lalu lintas ke Bandara Internasional Hong Kong (HKIA). Pada 2016, pihaknya menangani 4.52 juta ton kargo udara, membuatnya menjadi yang pertama di dunia dalam kargo untuk tahun ketujuh berturut-turut. Dari kargo ini, barang bernilai tinggi yang harus dikirim dengan cepat menyumbang kurang dari 10 persen volume tapi 40 persen menurut nilainya. Item utamanya adalah makanan segar, bunga, fashion, barang elektronik dan obat-obatan.

Baca juga: Circular Pedestrian Bridge Jadi Titik Integrasi Penumpang Lintas Moda

Jembatan tersebut akan memungkinkan produsen di sebelah barat Sungai Pearl memindahkan barang mereka ke HKIA lebih cepat. Ini akan memiliki manfaat ekonomi yang pasti.

Bantu Ringankan Beban Tugas, Kepolisian Dubai Siap Rilis Robocop!

Jika selama ini kita hanya bisa menikmati peran dari robot polisi melalui film Robocop, nampaknya kita harus mulai merubah persepsi tersebut. Kini, Anda tidak perlu lagi bersusah payah membayangkan bagaimana jika tugas seorang polisi yang selama ini ditekuni oleh manusia digantikan oleh seonggok besi berteknologi tinggi, karena kepolisian Dubai baru saja merilis sebuah robot yang ditugaskan sebagai polisi. Wah, kira-kira kinerjanya secanggih Robocop yang ada di film tidak ya?

Baca Juga: Perkenalkan Flagman, Robot Pengatur Lalu Lintas di India

KabarPenumpang.com melansir dari laman yourdailydish.com, Robocop merupakan nama yang dipilih untuk memudahkan masyarakat mengingat robot ini. Jika di film tersebut, Robocop merupakan transformasi dari seorang polisi yang dibunuh oleh sekawanan penjahat, tapi tidak dengan robot yang diproduksi oleh Pal Robotics ini. Tugasnya yang diemban pun berbeda dengan yang ada di film. Jika Robocop versi film ditugaskan untuk membasmi kejahatan, maka Robocop versi Pal Robotics ditugaskan untuk mengayomi dan melayani masyarakat.

Robocop mahakarya Pal Robotics ini nantinya akan ditempatkan di pusat perbelanjaan dan tempat-tempat wisata. Orang-orang dapat menggunakan jasa Robocop ini untuk melaporkan kejahatan yang mereka lihat, membayar denda, atau hanya sekedar untuk mendapatkan informasi. “Sekarang kebanyakan orang mengunjungi kantor polisi atau layanan pelanggan, namun dengan alat ini kita bisa menjangkau masyarakat 24/7. Berbeda dengan tenaga manusia yang bisa saja ijin karena sakit atau cuti hamil,” ungkap Brigadir Khalid Al Razooqi, Direktur Jendral Layanan Kepolisian Dubai.

Sebuah kamera built-in akan tertanam di dalam tubuh si robot yang berfungsi untuk menampilkan ‘pandangan’ si robot ke pusat komando polisi. Brigadir Khalid menyebutkan bahwa jika program robot polisi ini berhasil menuai respon positif dari masyarakat, maka kepolisian Dubai akan mulai mempertimbangkan penggunaan robot polisi untuk menangani masalah kejahatan. Seperti biasa, sebelum diterjunkan langsung ke lapangan, pihak Pal Robotics selaku perakit dan Kepolisian Dubai selaku pemesan akan mengujicoba robot ini terlebih dahulu.

Baca Juga: Hitachi Luncurkan EMIEW3, Robot Pintar di Bandara Dengan Artificial Intelligence

Lebih lanjut, Brigadir Khalid mengatakan bahwa Kepolisian Dubai akan menyanggupi pengoperasian 25 persen robot polisi dari keseluruhan kekuatan yang ada pada tahun 2030 mendatang. Setidaknya, antara polisi dan Robocop ini bisa saling mengisi kekosongan sektor dan saling bahu membahu untuk mengentaskan masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

YAPE, Robot Pengirim Barang Dengan Teknologi Pemindai Wajah

Tatkala tren drone mengumandang, maka salah satu kegunaan drone di lingkup sipil adalah perannya sebagai wahana pengantar barang (delivery drone). Dalam hal ini yang digadang jelas drone udara dengan basis quadcopter sehingga bisa mendarat presisi ke alamat pemesan. Simple dan efektif jelas terbayang dari penggunaan drone udara, namun faktanya penerapan drone udara untuk delivery barang menghadapi sejumlah tantangan berat di beberapa negara, tak lain soal regulasi dan aturan keselamatan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum drone udara benar-benar bisa dioperasikan. Nah, ketimbang menanti lama regulasi yang rumit, dari Italia meluncur drone alias robot pengantar barang.

Baca juga: Ada Robot Parkir Valet di Bandara Lyon, Begini Cara Kerjanya!

Your Autonomous Pony Express atau YAPE merupakan salah satu teknologi terbaru dari Italia e-novia. KabarPenumpang.com melansir dari laman newatlas.com (28/12/2017), bahwa YAPE adalah sebuah robot yang dibuat untuk membantu pelanggan dalam pelayanan dan mudah digunakan. Bentuk dan fugsinya serupa dengan Piaggio Fast Forward’s Gita, YAPE sendiri dibekali dengan sistem GPS, kamera video dan laser yang bisa menjangkau penemuan untuk melakukan perjalanan dengan menyusuri jalan-jalan kota secara mandiri.

YAPE ini juga di program saat berjalan bisa menghindar dari rintangan seperti lubang atau menghindar dari pejalan kaki. Ini secara teknologi nirkabel YAPE juga mampu mengakses sensor yang berada di sekitar kota untuk memantau status lampu lalu lintas dan arus lalu lintas.

Penggunaan YAPE cukup mudah, dimana pengguna bisa memanggilnya dengan menggunakan aplikasi ke lokasi tempatnya berada. Setelah terpanggil dan sampai pada pemesan, YAPE akan menindikasi dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah pengirim untuk membuka kompartemennya serta memasukkan barang kedalam.

Setelah semua proses dilakukan, YAPE tersebut akan berangkat dengan sendirinya menuju alamat yang diberikan pengguna untuk sampai ke penerima. Penerima juga akan di indikasi dengan teknologi pegenalana wajah oleh YAPE, kemudian kompartemen terbuka dan barang yang dikirim tersebut bisa diambil oleh penerima.

Baca juga: Perkenalkan Flagman, Robot Pengatur Lalu Lintas di India

YAPE dirancang untuk mampu mengangkut barang sampai 70 kg ke dalam kompartemennya. Robot kecil ini memiliki roda untuk berjalan dan menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya serta mampu menempuh perjalanan sejauh 80 km per charge baterai. Kecepatan maksimum masing-masing YAPE antara 6 dan 20 km per jamnya.

Uji coba pertama berjalan dan diselesaikan di kota Cremona di Italia pada awal bulan Desember 2017. YAPE akan dipamerkan di CES di Las Vegas, pada bulan Januari 2018 mendatang.