Ketahui Makna Tersirat di Balik Plat Nomor Kendaraan Yuk!

sumber: istimewa

Pernahkah Anda memperhatikan plat nomor kendaraan Anda dan bertanya-tanya tentang komposisi huruf dan angka yang ada di dalamnya? Sebagai salah satu ‘kode unik’ yang tertera di masing-masing kendaraan, dapat dipastikan bahwa tidak mungkin ada komposisi yang sama antara satu kendaraan dengan yang lainnya.

Baca Juga: 10 Peraturan Lalu Lintas Unik Ini Siap Membuat Anda Kernyitkan Dahi

Padahal, jika Anda dapat dengan jeli membaca komposisi tersebut, maka Anda dapat dengan mudah mengetahui sedikit asal usul dari kendaraan tersebut. Berikut, KabarPenumpang.com jabarkan penjelasan mengenai komposisi huruf dan angka yang terdapat di plat nomor kendaraan, dihimpun dari berbagai laman sumber.

Patut diketahui, penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan. Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor itu sendiri kini sudah ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2006 tentang Penomoran Kendaraan Bermotor.

Seperti yang sudah diketahui bersama, huruf pertama (dan kedua untuk sebagian daerah) yang ada di bagian depan plat nomor kendaraan merupakan kode kota kendaraan tersebut, seperti B untuk DKI Jakarta (Termasuk Kodya dan Kabupaten Bekasi, Kodya dan Kabupaten Tangerang, dan Kodya Depok), D untuk Kodya dan Kabupaten Bandung, DK untuk Provinsi Bali, dan seterusnya. Tapi, tidak semua huruf dalam susunan alphabet dijadikan kode penanda suatu daerah lho!

Untuk masalah nomor, ada makna tersiratnya sendiri. Nomor 1 sampai 1999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang, nomor 2000 sampai 6999 dialokasikan untuk sepeda motor, nomor 7000 sampai 7999 dialokasikan untuk bus, dan nomor 8000 hingga 9999 dialokasikan untuk kendaraan beban. Sederhananya seperti itu.

Baca Juga: Riset INRIX: Setelah Jakarta, Bandung Jadi Kota Termacet Kedua di Indonesia

Lalu untuk susunan alphabet yang terdapat di belakang nomor juga punya artinya sendiri. Khusus untuk daerah Jadetabek, tiga huruf biasanya tersematkan di bagian belakang nomor polisi. Untuk memudahkan pemahaman, kita ambil contoh B **** XYZ. Huruf X yang ada di contoh tersebut merujuk pada kode wilayah pendaftaran.

U – Jakarta Utara
B – Jakarta Barat
T – Jakarta Timur
P – Jakarta Pusat
S – Jakarta Selatan
E – Depok
N dan W – Tangerang Selatan dan atau Kabupaten Tangerang
C dan V – Kodya Tangerang
K – Kota Bekasi
F – Kabupaten Bekasi

Sementara untuk huruf Y yang ada pada contoh di atas mewakili jenis kendaraan berdasarkan golongan.

A – Sedan/Pick Up
F – Minibus, Hatchback, City Car
V – Minibus
J – Jeep dan SUV
D – Truk
T – Taksi/Angkutan Kota (Angkot)
U dan Q – Kendaraan Staf Pemerintah

Khusus untuk sepeda motor, tidak masuk ke dalam klasifikasi di atas karena jenisnya yang terlalu banyak. Sementara untuk huruf Z yang tercantum pada contoh berfungsi sebagai pembeda jikalau nomor yang dialokasikan berdasarkan jenis kendaraan sudah mencapai batas akhir.

Jadi, apakah Anda sekarang sudah bisa ‘membaca’ plat nomor Anda sendiri?