Pertama Kali Mau Naik Taksi di Luar Negeri? Sebelumnya Baca Tips Ini

ilustrasi - kaltim.prokal.co

Bagi Anda yang pertama kali bertandang ke suatu negara atau ke suatu kota kemungkinan bakal menggunakan taksi sebagai transportasi utama dibandingkan yang lainnya. Bisa dikatakan, taksi adalah alat transportasi yang aman, tapi bisa menjadi tidak aman bila Anda terlihat ragu-ragu saat naik taksi tersebut, walaupun itu taksi resmi sekalipun.

Sebenarnya banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan saat menaiki taksi, yang pertama kita tidak berdesakan dan kedua kalau pengemudi taksi tersebut asli dari daerah atau negara tersebut pastinya tahu banyak tentang adat istiadat sampai tempat rekreasi yang mungkin sudah ada di dalam daftar Anda. Tetapi Anda juga harus berhati-hati, bisa saja kalau sudah berlebihan, informasi atau kepergian Anda ke suatu tempat bisa diteruskan si pengemudi taksi ke orang yang berniat jahat atau si pengemudi tersebut memiliki niat jahat terhadap Anda.

Dilansir dari travelinsurancereview.net, berikut ini ada tips untuk keamanan dan keselamatan Anda saat menggunakan taksi di negara atau daerah lain.

1. Tanya harga ke tempat tujuan
Anda sebisa mungkin bertanya kepada resepsionis hotel, tanyakan berapa standar atau estimasi tarif argo taksi ke tempat yang dituju. Ini bisa meminimalisir penipuan yang akan terjadi pada Anda.

2. Mengorder taksi dari hotel
Kalau Anda akan menggunakan taksi dari hotel, baiknya meminta pihak hotel memanggilkan taksi. Ini akan menjamin keselamatan Anda, karena pihak hotel tahu Anda menggunakan taksi apa dan tahu tujuan Anda. kalaupun saat kembali ke hotel Anda tidak bisa meminta pihak hotel memesan, baiknya gunakan taksi yang berlisensi dan memang terjamin keamanan Anda.

3. Jangan naik taksi ketika mabuk
Bila Anda dalam kondisi mabuk berat karena kebaanyakan minum alkohol, lebih baik tunda untuk menggunakan taksi. Kalau Anda memaksa menggunakan taksi, baiknya naik bersama beberapa teman yang sadar untuk mengurangi tindakan kejahatan pada Anda.

4. Lihat argometer, ID pengemudi dan gagang pintu
Saat masuk ke dalam taksi, lihat argometer, apakah sesuai dengan tarif dasar yang dikatakan oleh pihak hotel atau memang standar dari negara tersebut. Lihat identitas pengemudi ini penting untuk menyamakan wajah pengemudi di kartu identitas dengan si pengemudi. Namun di beberapa negara ada yang tidak memsang kartu identitasnya, sehingga Anda harus lihat dipegangan pintu tulisan kerjasama taksi.

5. Duduk di bagian belakang
Ini cara menghindari kejahatan paling aman apalagi bila Anda sendiri, ada baiknya duduk di kursi belakang. Karena bisa saja si pengemudi sudah bekerjasama dengan penjahat untuk melakukan tindak kejahatan.

6. Jaga barang-barang
Letakkan barang-barang bawaan didekat Anda dan jauh dari jangkauan pengemudi. Bila Anda menggunakan smartphone, baiknya tidak terlalu sering. Ini memudahkan orang akan mengambil, karena smartphone barang yang paling mudah dijual untuk menghasilkan uang walaupun tidak banyak. Kalau Anda membawa barang besar atau tas, baiknya letakkan di antara kedua kaki dan jangan letakkan di pangkuan Anda, ini untuk menghindarai penodongan terjadi pada Anda.

7. Tahu tujuan
Sebelum Anda pergi baiknya cek ke peta yang Anda miliki atau ke aplikasi maps yang ada di smartphone. Ini memudahkan Anda untuk tahu dimana tujuan Anda yang sebenarnya. Jadi, kalau dikelabui oleh pengemudi, Anda bisa memberitahu bahwa itu bukan arah yang tepat untuk ke tujuan Anda.

8. Tutup jendela dan kunci pintu rapat-rapat
Setelah naik ke taksi, baiknya kunci pintu dan tutup jendela rapat-rapat. Biasanya orang akan mudah melakukan kejahatan terhadap Anda saat Anda membuka jendela. Baiknya kalau mau membuka jendela, saat Anda berada jauh dari lampu merah da nada di tengah jalan raya.

9. Tahu mata uang lokal
Kalau Anda menggunakan taksi di negara lain, baiknya Anda mengetahui tentang mata uang negara tersebut. Hal ini memudahkan Anda untuk mengetahui ongkos yang Anda bayarkan dan kembalian yang akan di dapatkan.

10. Catat plat dan nomor taksi serta hubungi nomor darurat
Nomor panggilan darurat di negara asing hampir semua sama yakni terdiri dari tiga digit. Saat Anda dalam keadaan darurat, nomor tersebut bisa menjadi acuan Anda untuk menghubungi. Kemudian jangan lupa untuk mencatat nomor taksi dan plat mobil. Ini dibutuhkan bila terjadi sesuatu pada Anda, kalau bisa kirimkan atau berikan nomor-nomor tersebut ke pihak hotel atau kerabat terdekat Anda.