Perkenalkan Flagman, Robot Pengatur Lalu Lintas di India

Flagman. Sumber: pinterest

Sebuah robot kembali mengambil alih tugas manusia, kali ini berasal dari negara penghasil film Bollywood, India. Berbeda dengan dua robot yang ada di Bandara Internasional Incheon di Korea, kali ini robot yang bernama Flagman beroperasi di pinggir jalan! Tidak hanya wilayah operasinya saja yang berbeda dengan di Korea, Flagman juga memiliki bentuk yang menyerupai sebuah manekin di pusat perbelanjaan. Lalu, apa saja yang dapat dilakukan oleh robot ini?

Baca Juga: Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari laman tribuneindia.com (1/12/2017), Flagman tiada henti melambaikan kepada para pengguna jalan di Jalan Raya Nasional Chandigarh-Ambala dekat Lalru, India untuk memberi tahu mereka bahwa sedang ada pekerjaan konstruksi jalan sehingga mereka bisa menghindarinya. Diketahui, Flagman merupakan robot eksperimental pertama yang ditugaskan untuk mengatur lalu lintas di India.

Tak ayal, robot Flagman yang menggunakan sistem sensor inbuilt ini menarik perhatian para pengguna jalan yang melintasi perlintasan tersebut. Tidak sedikit pula pengguna jalan memutuskan untuk mengabadikan momen bersama robot yang beroperasi menggunakan baterai isi ulang ini. Sementara pengguna jalan lain lebih memilih untuk memperlambat laju kendaraan mereka untuk mengambil beberapa foto dari kendaraannya.

Kebanyakan, respon pertama yang ditunjukkan oleh para pengguna jalan ketika melihat robot ini adalah tertawa geli, karena bentuknya yang menyerupai manekin yang didandani ala petugas jalan raya, lengkap dengan rompi keselamatan, helm pengaman, dan kacamata hitam. Tidak lupa, sesuai dengan namanya, robot ini juga memegang sebuah bendera berwarna merah di tangan kanannya. Jika dilihat dari jauh, mungkin para pengguna jalan tidak akan sadar bahwasanya yang sedang mengatur lalu lintas mereka adalah sebuah robot.

Salah satu pejabat dari GMR Expressway, selaku otak dibalik pengadaan robot eksperimental pengendali arus lalu lintas ini mengatakan bahwa kocek yang mesti dikeluarkan oleh perusahaannya mencapai Rs58.000. Ia melanjutkan bahwa penemuan ini akan berguna sebagai pengatur lalu lintas selama masa pekerjaan konstruksi, atau situasi lain yang membutuhkan tenaga tambahan, termasuk kondisi darurat.

Baca Juga: Tak Lagi Gunakan Timer, Secerdas Apa Sistem Pengaturan Lalu Lintas Baru di India?

“Kemungkinan robot ini dapat membantu untuk menganalisis sebuah kecelakaan, tentunya dengan menambahkan perangkat kamera,” tutur Project Manager dari GMR Company, Iqbal Singh. Iqbal melanjutkan bahwa jika penggunaan robot ini berhasil untuk mengurai kemacetan, tidak menutup kemungkinan robot ini akan digunakan sebagai pengatur lalu lintas di jalur yang padat.