Jejak Sejarah Stasiun Muntilan, Kini Berubah Jadi Terminal Bus Prajitno

Muntilan adalah kota kecil yang menjadi salah satu jalur wisata dari Yogyakarta menuju Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Kota yang dikenal dengan tape ketannya ini dulu merupakan kota perdaganagn yang penting. Dimana dataran luas nan subur terbentang dari Merapi-Merbabu hingga Menoreh dan Sumbing.

Baca juga: KA Taruna Express, Kenangan Kereta Khusus Pesiar Taruna Akademi Militer Magelang

Muntilan sendiri merupakan kawasan pertanian yang kaya raya dengan berbagai komoditas handal baik padi, palawija, sayur hingga berbagai macam buah-buahan. Sebenarnya, komoditas endemik Muntilan sendiri adalah klembak yang merupakan campuran rokok kretek dan filter.

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber bahwa, dengan kekayaan pertanian sejak masa lalu membuat pemerintahan Hindia Belanda membangun jalur kereta api untuk mengangkut komoditas ini ke luar daerah. Di masa jayanya dulu, kota ini memiliki stasiun kereta api yang cukup besar dan memiliki nama sama dengan kota tersebut yakni Muntilan.

Stasiun Muntilan jaman dulu

Kejayaan stasiun Muntilan sendiri masih bisa dirasakan hingga akhir tahun 1970-an. Stasiun Muntilan berada di Jalan Pemuda, Magelang dan merupakan bagian dari Daerah Operasional VI Yogyakarta.

Dibangun tahun 1898 oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api Hindia Belanda saat itu. Tahun 1945, atau masa kemerdekaan Indonesia, operasional stasiun ini kemudian di ambil alih oleh perusaah kereta api yakni Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKA).

Stasiun ini cukup ramai hingga tahun 1970-an oleh penumpang dan pada tahun yang sama penumpang stasiun juga menurun drastis karena kereta api berjalan sangat pelan. Selain itu juga sering mengakibatkan kecelakaan karena rel yang berada di pinggir jalan raya.

Hal ini membuat penumpang memilih transportasi lainnya seperti bus dan mobil pribadi. Pada 1976 kemudian stasiun Muntilan dan stasiun-stasiun lainnya yang berada di lintas Yogyakarta-Secang-Kedungjati dinonaktifkan karena alasan terjadinya bencana alam. Ya, akibat banjir lahar dingin dari Gunung Merapi mengantam Jembatan Krasak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Desember 1976, maka berakhirlah jalur kereta dan stasiun Muntilan. Termasuk layakan kereta yang ikut tenggelam adalah KA Taruna Express.

Rel kereta, persinyalan, wesel serta lainya kemudian di pindahkan dari stasiun-stasiun itu dan sisanya masih ada beberapa yang terlihat. Kemudian Perusahaan Djawatan Kereta Api menutup stasiun Muntilan dan menjadikannya terminal bus yang bernama drs Prajitno Muntilan.

Baca juga:  Pembangunan (Kembali) Jalur KA Yogyakarta – Magelang, Hidupkan Nostalgia Era 70-an

Beberapa waktu lalu, pemerintah sempat berwacana jika stasiun-stasiun di jalur Yogyakarta – Magelang akan kembali diaktifkan tetapi hingga kini tak terealisasi. Pemerintah berpendapat sangat sulit untuk membangun kembali jalur KA tersebut, terlebih jika mengacu ke jalur utama. Secara teknis memang tidak ada masalah, namun ketika menggunakan jalur lama, masalah sosial dan masalah hukumnya bakal jauh lebih besar, mengingat jalur lama sudah padat penduduk dan sudah digunakan untuk fungsi lain.

Ada hal unik lainnya yang bisa ditemukan ketika memasuki kawasan bekas stasiun yang kini jadi terminal, yakni alamat kios-kios yang masih menggunakan nama PJKA Muntilan.

Dukung Promosi Kendaraan Elektrik, India Hadirkan Stasiun Pengisian Daya di Dua Stasiun Kereta

Penyebaran Electric Vehicle (EV) alias kendaraan elektrik kian hari terus menjamur, dan pelan tapi pasti mulai menggeser popularitas pasar kendaraan konvensional. Bukan hanya perusahaan dan kuantitas modanya saja yang makin menjamur, melainkan infrastruktur pendukung kendaraan masa depan ini pun mulai menunjukkan eksistensinya di sekitar kita. Sebut saja stasiun pengisian daya yang mulai ditempatkan di beberapa fasilitas publik, seperti stasiun kereta api guna menjalin sebuah sinergitas antar moda.

Baca Juga: Tahun 2025, India Jamin 25 Persen Sumber Tenaga Kereta Berasal dari Energi Terbarukan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman gadgetsnow.com (20/2/2018), perkeretaapian India merencanakan untuk menyediakan ruang untuk stasiun pengisian daya EV di tempat parkir stasiun kereta. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh promosi terhadap penggunaan energi hijau di masa yang akan datang.

Rencananya, tempat parkir yang ada di stasiun New Delhi dan Nizamuddin akan menjadi tempat yang nantinya dipasang stasiun pengisian daya EV ini. “Kami sedang menyiapkan segala sesuatunya agar pemasangan dan pengoperasiannya kelak bisa berjalan dengan lancar,” ujar salah satu pejabat Kementerian Perkeretaapian senior.

Tidak hanya satu, melainkan akan ada lima titik pengisian daya EV yang memiliki kemampuan untuk mengisi daya dengan cepat. Tidak hanya itu, stasiun pengisian daya ini juga mampu melakukan pengisian ulang terhadap 10 mobil sekaligus. Jika stasiun pengisian daya biasa membutuhkan waktu enam jam hingga kendaraan terisi penuh, maka Anda hanya membutuhkan waktu 40 menit hingga satu jam saja agar kendaraan Anda terisi penuh dayanya.

Menurut pejabat Kementerian Perkeretaapian, titik pengisian di kedua stasiun tersebut akan disiapkan oleh BSES – Rajdhani Power Ltd (BRPL). “Infrastruktur pengisian yang efektif diperlukan untuk menciptakan ekosistem agar EV beroperasi dengan lancar. Sementara itu jika fasilitas pengisian daya tidak memenuhi kuantitas yang diperlukan, niscaya akan menghambat pertumbuhan kendaraan bermotor di kota,” tutur pejabat tersebut.

Baca Juga: India Luncurkan Kereta Bertenaga Panel Surya

Tidak hanya mendukung promosi EV di negaranya, tapi perkeretaapian India juga ingin berperan serta secara aktif untuk meminimalisir penyebaran polusi udara di negara yang terkenal dengan produksi film Bollywoodnya ini. Menurut pejabat tersebut, perkeretaapian India juga akan melakukan revolusi terhadap armadanya secara bertahap. Mereka akan mulai mengganti lokomotif diesel menjadi lokomotif listrik.

Jika dilihat dari efektifitasnya, para pengguna kendaraan listrik bisa saja meninggalkan kendaraannya di stasiun pengisian daya lalu meninggalkannya ke dalam stasiun, untuk mengantarkan rekannya atau membeli tiket perjalanan. Ketika ia kembali ke kendaraannya, maka daya moda tersebut sudah kembali terisi dan bisa melanjutkan perjalanannya kembali.

Kembangkan Bus Listrik, Nissan Siap Turun Tangan Entaskan Masalah Polusi

Sebagai salah satu negara yang kerap dijadikan benchmark oleh sejumlah negara lain dalam bidang otomotifnya, Jepang seolah tiada hentinya mengembangkan kendaraan masa depan yang diyakini ramah lingkungan, ya, Electric Vehicle (EV). Salah satu perusahaan automobile asal Jepang yang bermarkas di Yokohama, Nissan tengah disibukkan dengan persiapan uji coba proyek kendaraan listrik terbarunya. Bukan kendaraan kecil, melainkan bus.

Baca Juga: Nissan Leaf, Mobil Listrik Favorit Perusahaan Taksi dan Pengguna Pribadi

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman autocarpro.in (25/1/2018), salah satu varian dari Nissan Leading, Environmentally friendly, Affordable, Family car (LEAF) ini nantinya akan dipergunakan sebagai angkutan umum tanpa emisi yang akan diuji coba pada bulan  Februari ini. Tidak berdiri sendiri, Nissan menggaet sejumlah partner, salah satunya yang sekaligus memimpin proyek bus tanpa emisi ini adalah Universitas Kumamoto.

Diketahui, kerja sama yang ini merupakan bagian dari keterlibatan universitas yang sedang berlangsung dengan proyek Kementerian Lingkungan Hidup Jepang yang bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan CO2 dan emisi lainnya dari kendaraan yang lebih besar seperti bus dan truk. Uji coba ini sendiri pun rencananya akan di helat di kota Kumamoto, Jepang Barat.

Nissan pun menyebutkan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh perusahaan sejenis dalam mengembangkan kendaraan bertenaga listrik adalah tingginya biaya pengembangan dan suku cadang, termasuk baterai dan motor listrik. Namun, dengan menggunakan teknologi mutakhir yang sudah disempurnakan oleh Nissan, maka biaya pembuatan kendaraan listrik ini bisa sangat ditekan.

Bus yang bernama Yoka ECO ini akan menggunakan tiga buah baterai, tiga motor listrik, dan sebuah inverter dari Nissan LEAF. Nissan juga mengembangkan gearbox khusus untuk bus dan menawarkan dukungan teknis. Nissan berharap, dengan dikembangkannya bus listrik ini dapat membantu meminimalisir pencemaran lingkungan di masa yang akan datang, dan turut meramaikan bus ramah lingkungan di dunia transportasi umum di Jepang.

Baca Juga: Cina Rajai Populasi Bus Listrik di Seluruh Dunia

“Kami berharap dapat memperbaiki lingkungan Jepang dengan membakukan pembuatan bus EV dengan bantuan pengetahuan dari produsen mobil seperti Nissan ini,” ungkap Toshiro Matsuda, seorang profesor di Universitas Kumamoto yang juga pemimpin proyek ini. “Tujuan kami adalah mengembangkan bus EV yang seimbang dalam hal ramah terhadap lingkungan dan memiliki biaya pengembangan rendah,” tandasnya.

Strategi Marketing, Beberapa Maskapai Ini Harumkan Kabin Dengan Aromaterapi

Walaupun tergolong sebagai salah satu sarana transportasi yang dipandang bergengsi oleh sebagian kalangan, namun tidak menutup kemungkinan kabin penumpang di pesawat dipenuhi oleh bebauan yang tidak akrab dengan hidung Anda. Mengingat ruang kabin tersebut yang bersifat kedap udara, maka tidak heran jika di kebanyakan maskapai memberlakukan pelarangan membawa benda-benda berbau tajam.

Baca Juga: Akibat Bau Kentut, Pesawat Transavia Lakukan Pendaratan Darurat di Wina

Berbeda dengan moda transportasi lain seperti kereta api dan bus yang notabene tidak kedap udara, peraturan yang terkait dengan bebauan di dunia penerbangan ini bisa dibilang sangat ketat. Terlebih dengan kejadian pendaratan darurat yang dilakukan oleh maskapai Transavia Airlines pada awal bulan Februari kemarin. Pendaratan ini dilatarbelakangi oleh penumpang yang buang angin dan mengganggu kenyamanan penumpang lain yang berada di dalam penerbangan tersebut.

Nah, bicara seputar indera penciuman, ada beberapa maskapai global yang memanfaatkan wewangian aromaterapi, demi untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpangnya. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman thenewdaily.com.au (8/9/2017), Delta Airlines memperkenalkan sebuah sabun aromaterapi yang diberi nama “Calm”, dimana wangi yang dihasilkan dari sabun ini merupakan kombinasi dari aroma lavender dan chamomile. Dijamin, Anda akan merasakan sensasi relaksasi ketika menghirup wangi yang dihasilkan.

Berbeda dengan maskapai kontoversional asal Negeri Paman Sam, United Airlines. Flag Carrier Amerika ini menggunakan wewangian yang mengkombinasikan aroma kulit jeruk, bergamot, teh hitam, cendana, dan beberapa bahan lain yang akan memenuhi kabin penumpang dengan aroma yang menenangkan jiwa.

Lain halnya dengan Turkish Airlines yang menggunakan wewangian bernama TK 1933. Wangi yang dihasilkan dari Flag Carrier Turki ini dipercaya akan memancarkan nuansa tenang, damai, dan kesenangan ketika menghirupnya.

Seorang dosen senior dan peneliti dari Deakin Business School, Dr. Paul Harrison menyebutkan bahwa penggunaan wewangian ini merupakan salah satu strategi marketing yang dilakukan oleh pihak maskapai untuk meraup penumpang lebih banyak. “Semuanya merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh direktur pemasaran,” tutur Dr. Paul.

Baca Juga: KunKun – Alat Pendeteksi Bau Badan, Seperti Apa Cara Kerjanya?

Untuk membuktikan hipotesa tersebut, Dr. Paul mengadakan sebuah studi dan hasilnya menunjukkan hipotesa Dr. Paul tentang strategi marketing tersebut terbukti. “Kami melakukan beberapa percobaan, dan kami menemukan bahwa hal itu mengubah perilaku dan sikap konsumen,” paparnya. “Hubungan yang kuat antara apa yang mereka (penumpang) rasakan dan perspektif emosional mereka.” Tutupnya.

Stasiun Gandhinagar Jaipur, Gunakan Seluruhnya Petugas Wanita!

Apa jadinya jika semua petugas stasiun adalah wanita dan tidak ada pria sama sekali? Belum lama ini, pihak kereta api India, mengoperasikan stasiun kereta Gandhinagar Jaipur dengan petugas semuanya wanita.

Baca juga: Perkeretaapian India Siap Tinjau Kebijakan ‘Pay and Use’ Pada Toilet Stasiun

KabarPenumpang.com merangkum dari laman theindianwire.com (20/2/2018), bahwa di stasiun ini ada 40 orang wanita yang akan mengoperasikan stasiun, baik itu petugas loket, pengawas stasiun, penjaga gerbang, kepala stasiun dan staf lainnya. Manajer Perkeretaapian Divisional Jaipur, Soumya Mathur mengatakan, seluruh aktivitas di stasiun kereta api ini memang ditangani oleh wanita.

“Mereka akan menangani operasional dan lainnya, yang pada dasarnya berarti mengoperasikan panel tempat Anda menyelaraskan trek sesuai dengan rute kereta. Lalu ada operasi komersial seperti penjualan tiket,” ujar Soumya.

Dia menambahkan, petugas wanita ini juga dihadirkan untuk keamanan. Sehingga pihaknya akan meminta polisi wanita berpatroli di platform. Sebenarnya untuk mendukung semua awak wanita, Railway Protection Force (RPF) yang memutuskan untuk mengirim 11 personil polisi wanita ke pos polisi yang terhubung dengan stasiun kereta api.

Stasiun Gandhinagar merupakan jalur utama di antara Jaipur dan Delhi. Diketahui 25 kereta api berhenti di stasiun ini setiap harinya, termasuk kereta pengunjung eksekutif seperti Palace On Wheels dan Maharajas Express. Tak hanya itu, 50 kereta setiap harinya melewati stasiun tersebut termasuk Rajdhani dan Shatabdi. Bila dihitung, pelancong yang melewati stasiun Gandhinagar ini ada tujuh ribu.

Para wanita ini mengaku siap untuk menghadapi tantangan tersebut. Mereka akan bekerja dua shift selama delapan jam per shiftnya.

“Pergerakan kereta adalah pekerjaan saya, kereta api mana yang akan diterima di jalur mana. Semua kereta api penting bagi kita apakah penumpang atau barang. Keamanan begitu banyak orang bergantung pada kita dan barang-barang berharga crore diangkut dengan kereta api, jadi tujuan utama kita adalah untuk memudahkan pergerakan kereta yang aman,” jelas master stasiun Angel Stella saat ia mengibarkan bendera hijau untuk mengizinkan kereta barang yang lewat.

Baca juga: Indian Railways Bakal Gunakan Drone Untuk Tunjang Pelayanan di Berbagai Aspek

Dia mengatakan tidak khawatir dengan pembuat keributan di stasiun. “Tidak masalah, wanita tidak kalah dari siapapun.” Saat ini Gandhinagar merupakan stasiun kedua setelah Matunga di Mumbai yang menjadikan wanita sebagai petugas operasional stasiun.

Mendengkur Keras Selama di Kereta, Pria India Ini Dilarang Tidur Oleh Penumpang Lainnya

Untuk sebagian orang, tidak ada kegiatan yang lebih berterima selain tidur selama mereka melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api. Ya, selain dapat membunuh waktu perjalanan yang lama, tidur juga dinilai dapat mengembalikan stamina. Tapi apa jadinya jika tidur Anda terlalu pulas sehingga menimbulkan dengkuran? Bukan hanya sebatas malu saja, tapi dengkuran ini ternyata sedikit banyaknya mengganggu penumpang lain, lho!

Baca Juga: Di Korea Selatan, Bangunkan Penumpang di KRL Bisa Dapat Kopi Gratis!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman ndtv.com (14/2/2018), seorang  penumpang yang berada di kereta LTT-Darbhanga Pawan Express terpaksa dihukum oleh penumpang lainnya karena suara dengkuran yang ia keluarkan  dianggap sangat mengganggu kenyamanan berkendara mereka.

Adalah Ramchandra, penumpang yang mengeluarkan suara dengkuran keras itu terpaksa terjaga selama perjalanan. Alhasil, Ramchandra dipaksa untuk tidak tidur sekitar lima sampai enam jam perjalanan. Chief Ticket Inspector, Divisi Jabalpur, West Central Railway, Ganesh S Virha mengkonfirmasi kejadian tersebut bahwa benar adanya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Ramchandra tidak tersinggung dengan ‘hukuman’ tersebut dan bahkan mengadukannya ke pihak yang berwajib.

“Saya membenarkan kejadian tersebut ketika saya tengah menangani gerbong terkait,” tutur Ganesh. “Kereta api memang sedikit mengalami keterlambatan dan ketika saya masuk ke dalam gerbong, beberapa penumpang melaporkan bahwa telah terjadi pertengkaran sengit antara beberapa penumpang, termasuk Ramchandra,” imbuhnya.

Ganesh menyebutkan bahwa Ramchandra sempat dibujuk untuk tidak tidur oleh beberapa penumpang untuk beberapa waktu. Ramchandra yang awalnya tidak mengindahkan bujukan tersebut lama kelamaan mengikuti saran penumpang lain. “Saya lalu berasumsi jika Ramchandra akan melaporkan ‘hukuman’ yang diberlakukan oleh penumpang lainnya kepada pihak yang berwenang, namun ia enggan melakukannya,” lanjut Ganesh. “Masalah ini bisa diselesaikan dengan damai,” tambahnya.

Sejurus sesaat, Ganesh menemukan semua penumpang yang terlibat dalam upaya pencegahan agar Ramchandra tidak tidur selama perjalanan sudah kembali kondusif. “Ketika saya melakukan pengecekan kembali, saya melihat semua penumpang yang terlibat dalam masalah ini sudah bisa berdamai dengan keadaan,” papar Ganesh.

Baca Juga: Pyka, Aplikasi Unik Untuk Penumpang Yang Sering Ketiduran di Kereta

Memang, tidak ada yang bisa memprediksi apakah tidur yang Anda jalani setiap harinya dibumbuni dengan dengkuran apa tidak. Ada baiknya, jika ada rekanan Anda yang memberitahu bahwa tidur Anda mendengkur, konsultasikanlah hal tersebut sesegera mungkin ke dokter.

Garuda Indonesia Rilis Program “Surprise Deal” Lewat Platform Website dan Mobile Apps

Maskapai Garuda Indonesia hari ini (21/2/2018) melaksanakan program “Garuda Indonesia Surprise Deal” yang merupakan program mini travel fair yang dilakukan melalui fitur platform digital, khususnya website www.garuda-indonesia.com dan mobile apps. Program mini travel fair tersebut akan berlangsung dari tanggal 21 – 25 Februari 2018 yang bekerjasama dengan mitra bank BUMN nasional sebagai bank partner seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Bank Mandiri.

Baca juga: Singapore AirShow 2018 – Garuda Indonesia Gandeng Thales Hadirkan In Flight Entertainment

Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan,”Program Garuda Indonesia Surprise Deal memberikan potongan harga hingga 15 persen yang berlaku secara umum dan tambahan potongan hingga Rp2.500.000 yang diberikan secara khusus kepada nasabah Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Bank Mandiri”.

“Transaksi digital terutama dalam pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia secara daring terus meningkat dari tahun ke tahun. Ke depannya Garuda Indonesia akan mengedepankan pangsa pasar melalui penjualan secara digital,” kata Nina. Ia juga menambahkan, pelaksanaan “Garuda Indonesia Surprise Deal” juga merupakan salah satu bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk mencapai target kunjungan wisata dan sejalan dengan program prioritas Kementerian Pariwisata yaitu “digital tourism” dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Penyelenggaran program ini juga sekaligus menjadi strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar digital dimana hingga kuartal 3 – 2017 kemarin kami berhasil membukukan peningkatan transaksi digital hingga 7,2 persen dengan capaian transaksi sebesar US$186,5 juta. Adapun pada tahun 2018 ini kami menargetkan peningkatan pertumbuhan pasar digital hingga mencapai 8,30 persen dengan capaian target transaksi sebesar US$242,4 juta”, tutup Nina dalam siaran pers.

Garuda Indonesia Surprise Deal juga memberikan keuntungan lainnya, yaitu berupa kemudahan pembayaran dengan cicilan 0 persen, bonus point rewards, dan cashback 25 persen ekstra bagasi (khusus transaksi yang melalui mobile app Garuda Indonesia).

Baca juga: Garuda Pertahankan Predikat Bintang Lima Skytrax

Seluruh penawaran di atas dapat diperoleh dengan memasukkan kode promo “SURPRISE” pada online channel Garuda Indonesia dan transaksi pembayaran menggunakan salah satu kartu dari ke-4 Bank BUMN sebagai mitra resmi Garuda Indonesia. Berbagai penawaran menarik program Garuda Indonesia Surprise Deal tersebut dapat pada diakses melalui url link bit.ly/surprisedeal dengan memasukkan kode promo “SURPRISE” ketika melakukan pemesanan dan pembelian tiket Garuda Indonesia.

Tips, Antisipasi Bau Badan Saat Berlibur di Musim Panas

Ada perbedaan yang mendasar antara liburan di musim dingin dan liburan musim panas. Untuk liburan musim panas, berkah cuaca cerah dan hangatnya sinar matahari bisa Anda rasakan di sepanjang hari. Tapi perlu dicatat, menikmati liburan musim panas juga membawa konsekuensi tersendiri, terlebih bila liburan musim panas Anda di daerah yang punya karakter panas esktrem.

Baca juga: Mau Berlibur ke Istanbul? Baca Dulu Beberapa Tips Berikut Ini!

Dengan hawa panas yang ekstra, otomatis tubuh lebih cepat mengeluarkan keringat. Umumnya kerigat memang tidak berbau, tapi jika melekat di kulit selama beberapa jam dapat menimbulkan masalah yang namanya bau badan. Bau badan terjadi karena kegiatan bakteri-bakteri yang hidup secara alamiah di permukaan kulit. Bakteri-bakteri itu cepat berkembang biak ketika keringat muncul. Kelenjar keringat diproduksi oleh kelenjar apokrin.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman gulfnews.com (20/2/2018), ada beberapa tips yang bisa dilakukan pelancong untuk menghilangkan bau badan saat berada di lokasi yang punya panas ekstra, seperti pantai dan wilayah gurun. Simak beberapa tips dibawah ini.

1. Mandi setiap hari
Jika Anda sebagai pelancong yang jarang mandi atau bisa dikatakan mandi sehari satu kali. Ubah kebiasaan tersebut, sebab dengan mandi saat akan berangkat berjalan-jalan dan mandi sebelum beristirahat menjauhkan Anda dari bau badan. Saat mandi, bersihkan tubuh Anda menggunakan spons dan sabun, gosok semua lipatan di belakang telinga, leher dan punggung. Jangan lupakan bagian yang sering berkeringat seperti ketiak dan kaki. Gunakan selalu handuk yang kering dan jangan yang lembab. Sebab handuk lembab dapat menambah bakteri dan meninggalkan bau tidak sedap di kulit Anda.

2. Parfum atau body lotion
Selesai mandi gunakan body lotion untuk mencegah kulit dehidrasi karena panasnya cuaca di UEA. Selain untuk mencegah kulit kering dan dehidrasi, body lotion juga membantu membuat tubuh lebih segar dan wangi. Jika menggunakan parfum, semprot di titik nadi untuk harum yang lebih lama sedikit dari biasanya.

3. Deodoran
Deodoran bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bau badan. Baiknya oleskan deodoran di ketiak ketika tubuh benar-benar sudah kering. Gunakan setengah jam sebelum Anda keluar rumah dan jika memiliki keringat yang cukup banyak.

4. Perhatikan makanan yang dimakan
Makanan yang dimakan bisa berpengaruh ke bau badan Anda. Jika makan bawang maka tubuh akan mengeluarkan bau yang sama dengan bawang. Minuman dan daging juga berpengaruh pada bau badan Anda. Perubahan bau badan tidak akan terlalu tercium oleh Anda tetapi teman atau orang didekat Anda bisa menciumnya. Aroma tidak enak dari tubuh Anda bisa berlangsung selama 24 sampai 48 jam. Baiknya makanan yang dimakan harus seimbang dan sertakan sayur, ikan dan protein yang cukup dalam makanan. Tidak lupa juga konsumsi buah-buahan untuk menyegarkan tubuh.

5. Bau mulut
Yang satu ini masalah paling menyebalkan dan bisa membuat orang lain menjauh dari Anda. Memang tidak berbahaya tetapi bau mulut sama tidak enaknya dengan bau badan. Biasanya penyebab bau mulut sendiri dikarenakan makanan tertentu, gigi berlubang, rokok atau asam lambung yang sedang naik. Kurang minum juga bisa menyebabkan bau mulut apalagi jika berada di negara yang sedang musim panas. Baiknya sikat gigi dan bersihkan lidah Anda jangan lupa juga cukup minum air putih. Karena 80 persen bakteri mulut berada di lidah.

6. Ganti pakaian tiap hari
Jangan menggunakan pakaian yang sama selama dua hari. Ini bisa membuat tubuh bau karena bakteri yang bersarang di pakaian. Jadi baiknya ganti pakaian dalam, kaus kaki, bahkan baju yang Anda gunakan setiap hari. Tetapi jika ingin menggunakannya dua kali baiknya jemur pakaian Anda dan jangan diletakkan di dalam lemari.

7. Kaki bau
Jangan salah, kaki Anda juga bisa bau. Apalagi jika seharian tertutup kaus kaki dan sepatu. Kelenjar keringat di bagian kaki juga akan bekereja dan mengeluarkan kerigat. Ini membuat lembab dan bakteri penyebab kaki bau menyerang. Agar tak bau kaki, baiknya bebaskan kaki Anda dari sepatu dan kaus kaki yang menutupi. Biarkan kaki memiliki ruang untuk beristirahat. Bila selesai mandi juga jangan lupa keringkan sela-sela jari kaki.

Baca juga: Tips Kemas Barang Saat Melancong dengan Koper Kecil

8. Pakai shampo
Cuaca panas, bukan hanya membuat tubuh dan kaki yang berkeringat. Tapi bagian mahkota kepala alias rambut juga ikut berkeringat dan bakteri yang menempael bisa menyebabkan bau apek di rambut. Anda sebenarnya tidak perlu keramas tiap hari, tetapi jika kulit kepala sudah mulai berminyak dan rambut lepek, segera cuci dan bersihkan agar kembali segar. Bisa gunakan parfum tapi jangan langsung kerambut melainkan ke sikat atau sisir.

Spektakuler! Penumpang Ini Jemur Celana Dalam di Pendingin Kabin Pesawat

Kelakuan manusia makin lama kian tak masuk akal, termasuk baru-baru ini yang menghebohkan adalah ulah seorang penumpang Ural Airlines. Penumpang perempuan tersebut tertangkap dalam sebuah video dimana dirinya sedang mengeringkan celana dalam di pendingin udara tepat diatas tempat duduknya.

Baca juga: Akibat Bau Kentut, Pesawat Transavia Lakukan Pendaratan Darurat di Wina

Saat itu diketahui dalam video yang viral di media sosial, penumpang tersebut sedang berada dalam penerbangan dari Antalya, Turki menuju ke Moskow, Rusia. KabarPenumpang.com melansir dari laman ladbible.com (20/2/2018), perempuan tersebut mengangkat celana dalam keatas kepalanya agar terkena angin dari hembusan udara pendingin (AC) selama kurang lebih 20 menit.

Sayangnya, penumpang pesawat lain yang melihat kejadian itu sama sekali tidak menggubris ataupun menegur perempuan tersebut justru malahan mereka mem-videokan kelakuan perempuan itu. Saksi mata yang melihat kejadian mengatakan, perempuan tersebut tampak tak malu saat menggoyang-goyangkan celana dalam di bawah lubang pendingin tersebut.

Karena dianggap menarik, penumpang lain juga hanya bisa terkejut saat melihat teknik mengeringkan celana dalam perempuan tersebut. “Semua orang amat terkejut melihat pemandangan itu tetapi mereka memilih diam tak berkomentar,” ujar salah seorang penumpang.

Beberapa penumpang lainnya menduga perempuan tersebut merupakan seorang ibu yang mengeringkan celana dalam milik anaknya yang basah terkena air di dalam pesawat. “Celana itu bukan milik orang dewasa, itu milik anak-anak,” komentar seorang warganet yang melihat video tersebut.

Warganet lainnya mengatakan, perempuan tersebut sangat bodoh dan sedihnya separuh penduduk negeri ini sama seperti perempuan itu. Kelakuan ini mengingatkan pada seorang penumpang pesawat yang tidak malu melepaskan celananya.

Penumpang pria tersebut melepas sepatu dan celana panjangnya hingga menyisakan celana pendek atau boxer saja, kemudian menaikkan kakinya ke atas dinding kabin. Bahkan pria tersebut tidak segan dan malu terhadap penumpang yang berada di sebelahnya.

Baca juga: Tanpa Rasa Malu, Penumpang Ini Lepas Celana di Dalam Kabin Pesawat

Penumpang lain yang ada disebelahnya tidak bisa melewati pria tersebut saat hendak ke toilet dan memanggil awak kabin. Kemudian awak kabin meminta agar kaki pria tersebut di turunkan. Tetapi saat menurunkan kaki dia hanya menunduk selama 40 detik dan kemudian menaikkan kakinya kembali.

Beda Strategi Dengan Rival, Hyperloop Transportation Technology Utamakan Studi Lapangan

Lama tak tersiar kabar, Hyperloop Transportation Technologies (HTT) kini hadir bukan dengan pemberitaan uji coba skala penuh atau perkembangan fisik lainnya. Perusahaan penyedia jasa yang mengeksekusi ide brilian dari entrepreneur kelas kakap, Elon Musk ini lebih mengutamakan peninjauan dari berbagai aspeknya sehingga ketika pembangunannya, tidak menemukan masalah yang terkait regulasi.

Baca Juga: Hyperloop One Ganti Nama Setelah Virgin Group Tanam Saham

Berbeda dengan salah satu pesaing utamanya, Hyperloop One yang diketahui telah melakukan uji coba skala penuh di Gurun Nevada pada bulan Maret 2017 kemarin. Perusahaan yang berganti nama menjadi Virgin Hyperloop One setelah Virgin Group menanamkan sahamnya ini mampu meluncurkan armadanya hingga kecepatan 112 km per jam dalam uji coba tersebut. Tak ayal, banyak warganet yang percaya bahwa perkembangan Virgin Hyperloop One berada di atas angina.

Di sisi lain, HTT masih berkecimpung dengan studi  kelayakan yang mereka lakukan di berbagai negara, seperti Slowakia, Abu Dhabi, Perancis, India, Korea Selatan, dan Indonesia. KabarPenumpang.com melansir dari laman newatlas.com (16/2/2018), kabar terbaru menyebutkan bahwa startup HTT ini baru saja menandatangani sebuah kesepakatan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mulai menyelidiki sistem transportasi antar negara dengan menggunakan tabung  pertama di Amerika. Tabung ini nantinya akan menghubungkan Cleveland dan Chicago.

Dalam kerja sama ini, HTT bersinergi dengan Northern Ohio Areawide Coordinating Agency (NOACA) dan Illinois Department of Transportation (IDOT). Ketiga pihak ini telah mengidentifikasikan jalur-jalur potensial yang mampu dilewati oleh Hyperloop di masa yang akan datang. Salah satu yang paling potensial adalah memangkas estimasi perjalanan antara Cleveland dan Chicago menjadi  hanya setengah jam saja. Padahal, jika ditempuh melalui jalur darat, perjalanan antar dua kota ini memakan waktu perjalanan 5 jam 30 menit.

Baca Juga: Uji Coba Perdana, Hyperloop One Sukses Meluncur 112 Km Per Jam

Seperti yang sudah diketahui bersama, Hyperloop merupakan salah satu solusi transportasi yang menggunakan media tabung sebagai jalur mereka. Digalang-galang, moda transportasi yang menggunakan daya levitasi ini mampu melesat hingga kecepatan 1000 km per jam. Dengan kecepatan yang hampir menyaingi kecepatan pesawat Concorde ini, para penumpang bisa berkendara dari London menuju Edinburgh hanya dalam waktu 45 menit saja. Padahal, jarak yang membelah di antara dua kota beda negara ini mencapai 6670km!