Ben Gurion, Bandara Paling Aman dengan Standar Keamanan Tertinggi di Dunia

Ben Gurion Internasional Airport, Tel Aviv

Israel dikenal unggul dalam beragam kemajuan teknologi, terlebih pada industri pertahanan yang banyak menelurkan inovasi-inovasi terdepan. Namun karena budaya konflik yang telah mendarah daging, Negara Yahudi ini mau tak mau harus memberlakukan sistem keamanan ekstra ketat di seluruh teritorinya, tak terkecuali pengamanan ekstra pada bandara internasional Ben Gurion.

Ben Gurion yang terletak di kota Tel Aviv adalah satu-satunya bandara internasional di Israel, tanpa Ben Gurion maka jalur transportasi udara dari dan ke Israel bakal terputus. Karena intensitas konflik yang tinggi dengan negara-negara lain di Timur Tengah, maka wajar jika bandara ini tak disasar untuk kenyamanan wisatawan Alih-alih menawarkan pelayanan dan kenyamanan, otoritas Ben Gurion justru menerapkan sisem dan prosedur keamanan plus plus, tak hanya bagi calon penumpang, prosedur keluar masuk barang dan kargo pun harus melewati sterilisasi bertingkat. Bahkan yang menyebut pengamanan tertutup (intelijen) jauh lebih besar ketimbang pengamana terbuka di bandara ini.

Dan untuk menggambarkan ‘angkerya’ Ben Gurion, berikut petikan beberapa poin penting yang disarikan KabarPenumpang.com dari travelandleisure.com tentang proses keberangkatan di bandara yang tahun 2016 lalu telah meng-handle 18 juta penumpang ini.

Baca juga: Ini Uniknya Boarding di Beberapa Maskapai Dunia

1. Kedatangaan
Pos pemeriksaan berada di dua jalan masuk dan dijaga oleh petugas bersenjata senapan mesin Uzi dan inspektur pemeriksa dokumen setiap mobil. Dengan pola pengamana  ini, penumpang dan kendaraan yang mencurigakan jadi mudah untuk dicari.

2. Drop off
Tidak akan ada pengecekan bagasi di jalanan, sehingga setelah menurunkan penumpang, pengantar dengan mobil langsung ditunjukkan untuk menuju tempat parkir. Sebelum masuk ke dalam pintu, petugas keamanan bisa bertanya kepada penumpang.

3. Tanya Jawab
Semua penumpang akan diwawancarai oleh petugas keamanan yang dilatih oleh Israel Aviation Authority yang berhubungan dengan badan intelijen dan keamanan Israel, Mossad. Nantinya bila terlihat gugup, penumpang akan dibawa dalam ruang interogasi. Sebenarnya, pertanayaan yang diajukan adalah hal biasa kenapa bepergian ke, dari atau melalui Israel.

Namun bandara Israel selama ini juga acap kali dituding atas isu rasial terkait dengan prosedur keamanan mereka. Warga Palestina dan Arab yang melewati Ben Gurion mengatakan mereka lebih sering disetop, digeledah, dan dipertanyakan. Tahun lalu, Pengadilan Tinggi Israel menolak melarang rekam dan analisis rasial yang diajukan oleh Asosiasi Hak Sipil di Israel.

4. Check in
Staff bagian check ini hanya berfokus pada masalah penerbangan saja

5. Tanpa pengawasan bagasi
Para penjaga keamanan dengan seragam tertutup dilatih untuk mendeteksi barang bawaan Bila identifikasi dari petugas check in tidak lengkap, maka ada risiko tas akan rusak dalam proses loading ke ruang bagasi (kargo).

Baca juga: Tak Miliki Boarding Pass, Pria Ini Bentak Petugas Check In Hingga Menangis

6. Dibalik layar
Bekerja dengan agen intelijen, agen Israel mengintai ancaman bom, pemeriksa penerbangan dan memantau teroris di seluruh dunia. Bila ada temuan yang relevan akan langsung disampaikan ke personil di Ben Gurion, bandara ini juga terintegrasi sepenuhnya dalam operasi militer Israel dan di pantau untuk ancaman eksternal. Pesawat tempur selalu siaga sebagai elemen pertahanan Ben Gurion.

Setiap penerbangan, setiap penumpang dan kru pesawat diperiksa jauh sebelum mereka tiba di wilayah udara Israel. Pesawat yang terbang tanpa dokumen keamanan lengkap akan ditandai. Dalam beberapa kasus, email pribadi penumpang pun dapat diperiksa oleh petugas.

7. Gerbang keberangkatan
Di gerbang keberangkatan juga aa pengawasan ketat, penumpang bisa naik setelah tiket dan paspor dicek berulang dengan jelas oleh petugas keamanan dan ditandai dengan stiker berkode yang bisa berubah warna serta bentuknya sepanjang hari. Bila sudah berada di ruang tunggu, penumpang tidak akan mungkin masuk kembali ke ruang check in.

8. Carry on bags
Setiap tas yang dibawa ke dalam kabin harus diberikan pada petugas. Bila ada yang mencurigakan, awak kabin biasanya terus menghubungi pihak keamanan dan memberikan peringatan bila ada penumpang mencurigakan dalam perjalanan mereka.

9. Limbah pembuangan
Tempat sampah yang terbuat dari plastik dirancang untuk meledak keatas.

Baca juga: Penanganan Bagasi di Bandara Kini Libatkan Teknologi RFID

10. Kargo
Sebelum barang masuk ke dalam kargo, biasanya harus dirincikan dari perusahaan mana asal produk dan tujuan pengiriman barang tersebut. Bila ditemukan mengandung bahan peledak maka akan dipisahkan.

11. Boarding
Sebelum masuk pesawat, penumpang dengan boarding pass dan paspor kemudian menunjukkan pada staff maskapai penerbangan untuk memeriksa stiker keamanan. Kemudian berlanjut ke tempat untuk menaiki bus untuk menuju pesawat. Semua petugas bandara menggunakan pakaian preman dan bersenjata, biasanya berbaur diantara penumpang.