(Lagi) Penumpang Mabuk Berhasil Paksa Pilot Untuk Mendarat Darurat

Polisi yang akan mejemput penumpang mabuk dalam penerbangan EasyJet (Daily Mail)

Penerbangan EasyJet dari Manchester, Inggris tujuan Marrakesh, Maroko terpaksa harus mendarat di Lisbon, Portugal akibat penumpang yang mabuk. Di Lisbon petugas kepolisian sudah menunggu untuk menjemput penumpang mabuk tersebut agar bisa langsung diamankan.

Baca juga: Kerap Dilecehkan, Awak Kabin Beberkan Kelakuan Penumpang Mabuk

KabarPenumpang.com melansir dari travelpulse.com (19/9/2017) mengabarkan, bahwa pada Sabtu (16/9/2017) seorang penumpang mabuk diduga berteriak tentang hal yang rasis kepada penumpang lainnya dan menyerang seorang awak kabin. Penerbangan tersebut diketahui membawa 200 penumpang dan terpaksa mereka harus menginap satu malam di hotel di ibu kota sebelum melanjutkan perjalanan.

“Saya belum pernah melihat yang seperti ini, penumpang yang mabuk tersebut tampak biasa saja saat masuk ke dalam kabin, dan kemudian dia diberi minum oleh penumpang lain yang mengonsumsi alkohol,” ujar salah seorang penumpang.

Saat pesawat mendarat di Lisbon, sebenarnya pesawat hanya tinggal satu perjalanan untuk tiba di Marrakesh. Saat mendarat, pilot memberitahukan alasan pendaratan tersebut karena terjadi sebuah insiden dimana seorang awak kabin dipegang lehernya dua kali oleh penumpang mabuk tersebut.

“Kami mendarat dan polisi naik ke pesawat dan kemudian kami diberitahu bahwa kami harus bermalam di sana. Sekitar 200 penumpang kemudian harus menginap di hotel yang jauhnya satu jam dari bandara. Ini pengelaman yang mengerikan,” ujar penumpang tersebut.

Seorang penumpang lainnya mengeposkan sebuah video ditempat kejadian dan mengkritik EasyJet karena membiarkan penumpang mabuk tersebut menaiki pesawat. “Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan penumpang, dan kami tidak akan mentolerir setiap perkakuan kasar yang mengancam keselamatan penumpang dan awak kabin selama penerbangan,” ujar juru bicara EasyJet

Baca juga: Dibawah Pengaruh Narkotika, Penumpang Mabuk Sukses Hadirkan Jet Tempur F-22 Raptor

EasyJet juga meminta maaf dan berterima kasih kepada para penumpang, serta menambahkan bahwa EasyJet menyediakan akomodasi hotel dan voucher penyegaran selama masa penundaan penerbangan. Insiden tersebut juga mempengaruhi penerbangan kembali dari Marrakesh.