AirAsia Diserang Ransomware asal Cina, Data Penumpang dan Karyawan Jadi Taruhan

Di tengah gencarnya promo yang digelar AirAsia, ada kabar bahwa maskapai berbiaya murah asal Malaysia itu tengah mendapatkan serangan siber, persisnya AirAsia belum lama ini mengalami serangan ransomware. Selain membahayakan data pribadi penumpang, ransomware juga berptensi menyerang karyawan AirAsia. Investigasi pun telah digelar oleh otoritas Malaysia.

Baca juga: Ransomware WannaCry, Virus Pemeras yang Turut Mengguncang Dunia Transportasi

Bulan lalu, serangan ransomware ini dikabarkan telah merusak data pribadi sekitar lima juta penumpang dan semua karyawan AirAsia. Meskipun sudah lebih dari sebulan sejak serangan awal, pihak berwenang Malaysia masih menyelidiki sumber dan dampak keseluruhan, tetapi sejauh ini hanya ada sedikit petunjuk.

Dikutip dari Simpleflying.com, serangan randsomware terjadi pada 11 dan 12 November 2022, ketika sampel data pribadi yang dicuri ditemukan bocor ke dark web sekitar seminggu kemudian. Sampel yang diposting berisi berbagai tingkat informasi sensitif, seperti data pribadi karyawan, informasi pemesanan penumpang, bahkan termasuk foto.

Tak lama setelah serangan siber itu, kelompok peretas yang dikenal sebagai Tim Daixin mengaku bertanggung jawab. Kelompok hacker yang berbasis di Cina telah menjadi fokus utama Penasihat Keamanan Siber bersama Biro Investigasi Federal (FBI) AS, Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur, dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan menyusul serangan ransomware yang ditujukan pada organisasi layanan kesehatan AS.

Belakangan, kelompok hackher mengumumkan bahwa mereka tidak ingin melancarkan serangan lagi ke AirAsia karena betapa ‘cerobohnya’ organisasi dan manajemen internalnya. Tim Daixin juga menuduh bahwa melanggar AirAsia terlalu mudah mengingat betapa lemahnya keamanan dan perlindungan jaringan maskapai, dan kelompok penjahat dunia maya kecewa karena kurangnya tantangan.

Meski telah menghina AirAsia, Tim Daixin tetap meminta uang tebusan, meski jumlah uang tebusan tidak pernah diungkapkan sepenuhnya. Menyadari ancaman mereka, kelompok peretas mengirimkan sampel AirAsia dari data pribadi yang dicuri tetapi menambahkan bahwa mereka berhenti mencuri aplikasi terkait kontrol lalu lintas udara dan aplikasi penerbangan sensitif lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan fisik.

AirAsia menanggapi serangan itu dan telah terlibat penuh dengan Tim Daixin melalui negosiasi, dan terus menolak segala upaya untuk menegosiasikan jumlah uang tebusan,
“Perusahaan telah mengambil semua tindakan untuk menyelesaikan insiden data ini dan segera mencegah insiden di masa mendatang,” ujar juru bicara AirAsia.

Tim investigasi dari Departemen Perlindungan Data Pribadi dan Cybersecurity Malaysia juga telah dikerahkan sejak serangan tersebut, dan mereka memulai penyelidikan dengan melakukan diskusi dengan Capital A pada tanggal 1 Desember. Setelah diskusi ini, Capital A ditugaskan untuk memberikan dokumentasi dan bukti terkait penyerangan untuk membantu penyelidikan.

Sejauh ini, penyelidikan awal menunjukkan bahwa serangan siber disebabkan oleh akses yang tidak diizinkan ke dalam sistem maskapai. Tapi selain itu, penyelidikan belum mengungkap petunjuk baru untuk mengidentifikasi sumber sebenarnya dari serangan itu atau untuk memahami seberapa besar dampak serangan siber terhadap sistem maskapai dan mereka yang terkena dampaknya.

Baca juga: Naik AirAsia Kini Bantu Kurangi Emisi Karbon Berkat Teknologi Descent Optimization Airbus

Terlepas dari siapa yang bertanggung jawab atas serangan siber dan bagaimana hal itu bisa terjadi, serangan semacam itu semakin menekankan perlunya semua pengguna data, seperti AirAsia, untuk secara konsisten memperkuat keamanan dan perlindungan jaringan mereka.

Dyson Zone – Headphone plus Air Purifier, Nikmati Musik dengan Udara Bersih

Pernahkah Anda membayangkan sebuah headphone yang diintegrasi dengan personal air purifier (pembersih udara). Bila dua komponen itu digabungkan, selain menawarkan kenyamanan menikmati musik dan tentunya kesehatan, juga membuat penggunanya tampil laksana “Bane”, lawan Batman di film “The Dark Knight Rises.”

Baca juga: Akhirnya Penumpang Bisa Gunakan Headphone Bluetooth Pribadi di Pesawat!

Inilah yang ditawarkan Dyson pada perangkat audio Dyson Zone yang diumumkan awal tahun ini, menandingi teknologi peredam bising keluaran Sony, Apple, dan Bose. Tapi fitur yang paling menarik perhatian adalah corong yang bisa dipasang, menggambar perbandingan dengan topeng yang dikenakan oleh Bane.

Ini adalah hasil pengembangan selama enam tahun, karena Dyson berusaha mengembangkan iterasi portabel dari teknologi pemurnian udara yang ada. Visor seperti pelindung, yang menempel pada cangkir headphone, berada di atas hidung dan mulut pengguna, memompa keluar udara yang disaring untuk memerangi paparan polusi udara.

Chief Engineer Jake Dyson mengatakan, Dyson Zone memurnikan udara yang Anda hirup saat bepergian. “Tidak seperti masker wajah, produk ini memberikan semburan udara segar tanpa menyentuh wajah pengguna, menggunakan filter berperforma tinggi dengan dua pompa udara mini”.

Dyson Zone menawarkan masa pakai baterai audio hingga 50 jam. Tapi waktu itu akan berkurang jika Anda menggunakan pembersih udara juga, yakni masa pakai menjadi sekitar empat jam.

Jake Dyson menyebut, sistem filtrasi dapat menangkap 99 persen polusi partikel dan dapat diadaptasi berdasarkan kualitas udara dengan menggunakan aplikasi smartphone. Headphone dengan air purifier ini pertama kali diuji coba di Beijing yang terkenal dengan kabut polusinya.

Baca juga: Bingung Pilih Earphone atau Headphone? Pilih Earbud UE Dong!

Dyson Zone rencananya akan diluncurkan di Cina pada bulan Januari 2023, dan berlanjut akan dijual di Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Hong Kong dan Singapura pada Maret 2023. Berapa harganya? Dikutip dari news.sky.com, disebut harga satu unit Dyson Zone dibandrol US$949.

VW Kodok Bermesin Jet, Spektakuler Tapi ‘Meragukan’

Siapa yang tak kenal dengan VW (Volkswagen) Kodok, kendaraan asal Jerman ini telah hadir lintas zaman dan membuatnya eksis dari generasi ke generasi. VW Kodok yang aslinya berlabel VW Beetle, belum lama ini dikembangkan dalam performa yang tak lazim, di mana sebuah VW New Beetle dipasangi mesin jet, yang secara teori membuatnya mampu melesat bak roket.

Baca juga: Volkswagen SEDRIC School Bus, Kendaraan Otonom dengan Balutan “Bus Sekolah”

Dikutip dari slashgear.com (30/11.2022), VW Beetle mungkin adalah kendaraan yang paling tidak diharapkan untuk diasosiasikan dengan mobil bertenaga jet. Coupe kompak ini dimaksudkan untuk menjadi mesin yang praktis dan mudah dikendarai serta tidak berisik. Spesifikasi Volkswagen New Beetle mencakup opsi mesin yang terdiri dari empat silinder berkapasitas rendah dengan tenaga yang sama kecilnya.

New Beetle kecepatan tertinggi mulai dari 100 mph (untuk model dasar) hingga 126 mph (untuk varian Turbo). Akselerasi juga tidak lebih cepat, dengan Volkswagen entry-level baru ini mencapai 0 hingga 62 mph dalam waktu 14,6 detik, sedangkan yang Turbo mendapatkan 8,7 detik yang layak namun masih mengecewakan.

Hal itulah yang kemudian menarik minat Ron Patrick, seorang insinyur mesin yang menginginkan kendaraan legal namun “liar” di jalanan. Menurut situs webnya, Patrick memasang General Electric Model T58-8F, yaitu mesin turboshaft yang biasanya digunakan pada helikopter militer.

Mesin yang dimodifikasi itu sendiri sudah idle pada 13.000 RPM, tetapi dapat mencapai hingga 26.000 RPM. Ini memberi mobil bertenaga jetnya 1.350 tenaga kuda.

Baca juga: Lebih Fleksibel dan Ramah Digital, Volkswagen Rilis Logo Baru

Sayangnya, Patrick tidak mengetahui kecepatan tertinggi Jet Beetle ini. Ia mengatakan dirinya tidak ingin menjajal mesin jet di VW ini, dia tidak ingin berbuat terlalu jauh hanya karena ingin membuatnya. Alhasil VW Kodong bermesin jet ini hanya untuk hiburan, kreatornya sendiri tak mau menjajal, lantaran khawatir menjadi ‘peti mati’ baginya.

Air India Renovasi Besar-besaran Interior Kabin Boeing 777 dan 787

Banyak jalan dilakukan guna meningkatkan pelayanan oleh maskapai penerbangan, selain menambah rute dan menghadirkan pesawat baru, langkah lain yang bisa dilakukan yakni dengan merenovasi interior kabin pada pesawat yang masih layak operasional. Seperti belum lama diumumkan oleh Air India, di mana nasional Negeri Anak Benua itu siap mengucurkan dana US$400 juta untuk merenovasi armada Boeing 777 dan 787-nya.

Baca juga: Air India Kini Dimiliki Tata Group, Pembenahan Postur Awak Kabin Jadi Prioritas

Dikutip dari Simpleflying.com (9/12/2022), Air India dikabarkan akan melakukan perombakan total pada interior pesawat wide body, termasuk memasang kursi ekonomi premium. Pesawat berbadan lebar Air India akan menerima facelift besar-besaran. Maskapai ini telah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk memperbaiki interior kabin pesawatnya yang dikenal lusuh.

Dengan dukungan finansial dari Tata Group, Air India telah mengumumkan komitmennya sebesar $400 juta untuk memperbarui seluruh armada wide body warisannya, yang terdiri dari 27 unit pesawat Boeing 787 dan 13 unit pesawat Boeing 777.

Proses ini akan mencakup perombakan total interior kabin yang ada, termasuk penambahan kursi generasi terbaru dan hiburan dalam pesawat terbaik di kelasnya, yang akan ditawarkan di semua kelas. Maskapai ini juga akan memperkenalkan kabin ekonomi premium di kedua armada dan mempertahankan kabin kelas satu di Boeing 777.

Air India Chief, Campbell Wilson berkomentar, “Air India telah berkomitmen untuk mencapai standar produk dan layanan tertinggi yang sesuai dengan maskapai kelas dunia. Kami tahu bahwa, saat ini, produk kabin pada 40 pesawat berbadan lebar lama kami tidak memenuhi standar ini. Meskipun proyek ini telah dimulai beberapa bulan yang lalu, kami dengan senang hati mengumumkan secara terbuka investasi yang signifikan ini untuk perbaikan interior secara menyeluruh, dan kami yakin bahwa, ketika diumumkan, interior baru ini akan menyenangkan pelanggan dan menampilkan Air India dalam cahaya baru.”

Mengingat skala proyek dan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi kursi, Air India mengatakan bahwa proses tersebut diperkirakan akan mengarah pada penyerahan pertama pesawat hasil renovasi pada pertengahan 2024.

Baca juga: Ternyata Air India Jadi Maskapai Asia Pertama yang Operasikan Pesawat Jet Boeing 707

Air India telah melibatkan perusahaan desain produk terkemuka yang berbasis di London, JPA Design dan Trendworks, untuk membantu elemen desain interior kabin dari program perbaikan ini.

Ini Dia! 8 Jalan Raya Terpanjang di Dunia

Jalan raya menjadi satu dari jalan penting dan menjadi jalan utama untuk berkendara di satu wilayah. Tak hanya itu, jalan raya juga bisa menjadi penghubung antar dua tempat di dunia. Dilansir KabarPenumpang.com dari worldatlas.com (18/4/2017), biasanya jalan raya diberikan nama dan nomor oleh pemerintah yang mengembangkan jalan tersebut. Di Australia ada jalan raya nasional terpanjang yang membentang sepanjang 9000 mil dan diberi nama Jalan raya 1.

Baca juga: Bangkitnya Jalur Sutra Modern Dari Cina ke Daratan Eropa

Selain itu masih ada Cina kemudian di ikuti Amerika Serikat yang memiliki jalan raya terpanjang. Pan America Highway merupakan jalan raya terpanjang di dunia yang melalui 14 negara di Amerika mulai dari Amerika Utara hingga Amerika Selatan. Berikut ini delapan jalan raya terpanjang yang dirangkum oleh KabarPenumpang.com.

1. Pan America Highway
Jalan raya ini merupakan jalan raya terpanjang di dunia dan melewati beberapa jalur jalan yang berawal di Teluk Prudhoe, Alaska dan membentang sampai Ushuaia di Argentina dengan jarak 30 ribu mil (48.280 km). Jalan raya Pan Amerika ini masuk dalam The Guinness World Reords karena melintasi 14 negara dari Utara, Tengah dan Amerika Selatan serta menghubungkan ke negara lainnya. Jalan ini melalui semua zona iklim utama yakni hutan tropis, padang pasir gersang, hutan boreal, padang rumput, tundra Arktik, pegunungan dan lanskap yang bervariasi. Jalan ini juga memiliki jalur yang sulit yakni di Kosta Rika, dengan ketinggian 10.942 kaki pada satu titik yang dinamai the Summit of death atau Cerro de la Muerte dalam bahasa Spanyol.

www.worldatlas.com

2. Highway 1, Australia
Jalan raya 1 yang ada di Australia ini merupakan jalur jalan raya yang berada di sekitar negara tersebut dan melalui semua ibu kota negara bagian yang ada di daratan Australia. Jalan ini memiliki panjang hingga 9.000 mil (14.484 km) dan masuk menjadi salah satu jalan raya terpanjang di dunia. Diketahui, dalam sehari, ada lebih dari satu juta orang melalui jalan tersebut. Jalan ini dibangun tahun 1955 setelah kompalasi jalur dan jalan lokal yang sudah ada. Jalan ini menjadi satu-satunya rute untuk menghubungkan semua wilayah dan negara di australia kecuali wilayah ibu kota Australia.

www.worldatlas.com

3. Trans Siberia Rusia
Jalan yang berada di jaringan jalan raya federal ini membentang di seluruh negeri. Dari sisi Timur mulai di St Petersburg sampai Vladivostok yang menempuh jarak sepanjang 6.800 mil (10.943 km). Pada bagian jalan St Petersburk ke Irkutsk sudah ada jauh sebelum kereta api dan catatan tertulis paling awal di jalan pada tahun 1876. Jalan ini sebagian besarnya dibangun oleh narapidana dari penjara Gulag dan bervariasi. Luas sisi timur Trans Siberia ini beraspal dengan beik ke sisi barat yang bisa berubah menjadi tidak bisa dilalui selama musm panas yang lembab.

Baca juga: Tempuh 12.000 Km, Jalur Sutera Kuno Dibuka Kembali dari Inggris Menuju Tiongkok

4. Trans Canada Highway, Kanada
Jalan raya yang satu ini adalah sistem jalan lintas benua yang dikelola oleh pemeritah federal dan provinsi serta membentang dari pantai barat Samudera Pasifik hingga melewati sepuluh provinsi Kanada ke pantai timur di Samudera Atlantik. Panjang jalan raya ini 4.999 mil (8.045 km), persetujuan pembangunan jalan ini tahun 1949 dan mulai dikerjakan tahun 1950. Tahun 1962, Trans Canada Highway ini selesian 1971. Pada tahun 2012, dibangun stasiun pengisian bahan bakar di sepanjang jalan raya ini oleh perusahaan Country Highway untuk memungkinkan pemilik kendaraan bisa melintasi seluruh jalur tersebut.

www.worldatlas.com

5. National Highay G010, Cina.
Jalan raya yang ada di Cina ini membentang dari Tojian di provinsi Heilongjiang dan melewati provinsi Jilin, Jiangsu, Liaoning, Shanghai Shandong, Fujian dan Guangdong dengan jarak tempuh 3.500 mil (5.632 km) dan berakhir di Sanyam, Hainan. Hingga kini, jalur ini menjadi salah satu jalan terpanjang di Cina.

Baca juga: Bus Bandara Kini Lewati Jalur Mall dan Hotel Jabodetabek

6. Rute 20, Amerika Serikat
Rute AS 20 adalah jalan raya Amerika Serikat yang berjalan dari timur ke barat. “0” dalam jumlah rute menunjukkan bahwa itu adalah rute pantai-ke-pantai. Route Route AS sepanjang 5.415 km merupakan jalan terpanjang di negara ini dan kira-kira sejajar dengan Inti 90.

www.worldatlas.com

7. Jalan Raya Nasional 44 – India
National Highway 44 adalah jalan raya paling utara ke utara-selatan di India sepanjang 3.745 km. Jalan raya dimulai di Srinagar di utara dan berakhir di Kanyakumari di selatan India.

Baca juga: Atasi Lonjakan Penumpang Kereta di Musim Libur, India Siapkan Skema Vikalp

8. BR-153 – Brasil
BR-153 adalah jalan raya federal federal dan secara formal disebut Transbrasiliana Highway sepanjang 3.595 km. Jalan raya melintasi Brazil utara ke selatan yang dimulai di São Domingos do Araguaia, Pará, dan berakhir di Rio Grande do Sul.

Jungfraujoch, Stasiun Tertinggi di Eropa yang Sajikan ‘Lukisan’

Bagaimana rasanya jika Anda yang baru saja mengakhiri perjalanan dengan menggunakan kereta dan turun di sebuah stasiun yang berada di ketinggian lebih dari 3.000 mdpl (meter diatas permukaan laut)? Sebuah stasiun yang tingginya hampir menyamai ketinggian dari puncak tertinggi di Jawa, Mahameru (3.676 mdpl).

Baca Juga: Benarkah Swiss Adalah Negara Terindah di Dunia?

Tentu perbedaan suhu udara yang ekstrem akan mempengaruhi tubuh Anda setibanya di stasiun ini. Tapi tunggu dulu, jangan kira stasiun ini hanyalah sekedar imajinasi semata. Faktanya, ada sebuah stasiun di Swiss yang bertengger di atas ketinggian 3.454 mdpl! Ya, selamat datang di Stasiun Jungfraujoch!

Lansiran KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, karena ketinggiannya yang bisa dibilang tidak wajar, stasiun yang menjadi salah satu bagian dari Jungfraubahn Line ini dinobatkan sebagai stasiun kereta tertinggi di Eropa. Sedangkan untuk predikat stasiun tertinggi di dunia hingga saat ini masih dipegang oleh Stasiun Tanggula, Cina dengan ketinggian 5.072 mdpl.

Ice Museum. Sumber: pinterest

Stasiun ini sendiri terletak di antara puncak Mönch dan pegunungan Jungfrau di pusat kota Swiss yang menawarkan pemandangan spektakuler di atas gletser. Dari sini, pemandangan yang disuguhkan adalah hamparan pegunungan yang diselimuti oleh salju khas Swiss. Diketahui, lebih dari setengah juta penumpang per tahun datang ke Stasiun Jungfraujoch.

Selain dapat menikmati pemandangan, wisatawan yang datang ke tempat ini juga dapat mengunjungi Ice Museum. Tempat ini berupa serangkaian terowongan dan kamar yang diukir dari gletser dan dipenuhi hiasan patung es. Jika Anda tertarik untuk mengetahui sejarah dari Stasiun Jungfraujoch, Anda bisa menyambangi terowongan Alpine Sensation yang menawarkan beragam informasi historikal.

Alpine Sensation. Sumber: youtube

Tidak hanya menyandang gelar sebagai stasiun tertinggi di Eropa, Stasiun Jungfraujoch juga bisa dibilang merupakan salah satu stasiun tertua di Benua Biru. Bagaimana tidak, stasiun ini mulai dibuka untuk umum pada 1 Agustus 1912, lebih dari 100 tahun yang lalu! Tidak berhenti sampai di situ, pembangunan stasiun ini pun tergolong sangat cepat, karena pembangunannya sendiri baru dimulai pada 21 Februari 1912.

Stasiun ini dilayani oleh kereta api Jungfrau, yang beroperasi dari Kleine Scheidegg, di mana mereka saling terhubung dengan layanan dari Interlaken, Lauterbrunnen, Wengen dan Grindelwald melalui jalur Bernese Oberland dan jalur Wengernalp.

Baca Juga: Glacier Express, Antarkan Anda Nikmati Indahnya Pemandangan Swiss

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menikmati suguhan Mahakarya Sang Pencipta dari stasiun tertinggi di Dataran Eropa ini? Sedikit informasi, layanan yang dioperatori oleh Jungfraubahn ini melakukan perjalanan dengan interval keberangkatan dua jam sekali.

Ada Iklan Tak Lazim di Stasiun Bawah Tanah Tokyo, Ditujukan untuk Pelajar yang Akan Ujian

Setiap papan iklan umumnya dirancang agar mudah dilihat oleh orang banyak, namun ada yang berbeda dari papan iklan elektronik di stasiun bawah tanah Tokyo. Persisnya di Stasiun Shibuya dan Ikebukuro, dua stasiun kereta tersibuk di Jepang, terdapat papan iklan iklan unik, disebut unik lantaran ‘isi’ dari iklan tersebut tidak dapat dilihat oleh sembarang orang.

Baca juga: Keunikan Papan Nama Stasiun Kereta dari Masa ke Masa

Dikutip dari Soranews24.com, disebut tidak bisa dilihat oleh sembarang orang, lantaran konten iklan hanya dapat ‘dilihat’ oleh pelajar, itu pun tak sembarang pelajar. Iklan dari minuman energi Jepang Zone Energy, sekilas terlihat hanya kumpulan bercak putih, merah muda, dan magenta yang tampak campur aduk.

Tapi jangan keliru, meski nampak berisi konten tidak jelas, namun, iklan tersebut dapat dilihat oleh pelajar yang berstatus menjelang ujian. Kabarnya, para siswa berdesakan untuk bisa melihat iklan ini. Nah, mengapa demikian?

Rupanya iklan bercorak campur aduk itu berisi pesan ‘misteri’ yang memancing siswa untuk memecahkan misteri tersebut.

Sepintas, iklan memang tampak seperti kesalahan pencetakan atau perenderan. Namun, ada pesan-pesan yang tersembunyi di dalam kumpulan bercak putih, merah muda, dan magenta yang tampak campur aduk. Cara untuk melihat isi iklan itu dengan melihatnya menggunakan sepotong plastik merah tembus pandang.

Tapi siapa yang berkeliling kota membawa barang semacam itu? Jawannya adalah pelajar. Di Jepang, buku teks tambahan dan alat bantu belajar umumnya memiliki solusi untuk latihan mereka yang dicetak sedemikian rupa sehingga tidak dapat dilihat kecuali jika dilihat melalui plastik berwarna merah.

Baca juga: Layar Informasi di Stasiun Kini Jadi Obyek Iklan Komersial 

Siswa sekolah menengah kemungkinan besar akan memiliki sepotong plastik merah pada mereka saat ini, karena Tes Umum untuk Penerimaan Universitas, ujian masuk bersama yang digunakan oleh banyak universitas, akan segera tiba pada pertengahan Januari 2023. Jadi untuk memberikan dorongan ekstra kepada peserta ujian selama ujian pra-tes terakhir mereka, iklan khusus untuk siswa memiliki pesan seperti:

“Kepada semua orang yang belajar dengan kain merah di kereta, kami yakin Anda akan berhasil.”

“Sedikit demi sedikit, Anda membuka potensi Anda.”

“Semoga beruntung bagi semua orang yang bisa membaca ini.”

Ini Dia, Para Pekerja Ground Support System di Bandara

Setiap kali pesawat mendarat, menurunkan, mengambil penumpang, dan kemudian tinggal landas, pastinya membutuhkan keterlibatan dari banyak pihak, termasuk Ground Support System. Tanpa keterlibatan mereka, mustahil pesawat dapat disiapkan untuk dapat menjalani penerbangan dengan aman. Kesiapan air bersih, mengecek kondisi air conditioner, sampai dukungan bahan bakar, kesemuanya menjadi rentetan peran sebagai pihak-pihak yang mendukung beroperasinya penerbangan komersial.

Baca juga: Seringkali ‘Ghaib’, Mungkinkah Bagasi Pertama di Baggage Carousel cuma Buat Testing?

Mungkin Anda pernah melihat seorang petugas dengan memegang double lamp stick di tangan untuk memberikan tanda bagi pesawat atau petugas yang tiba-tiba menghampiri pesawat dan mengecek dari ban hingga dalam pesawat, tapi masih bingung apa tugas mereka? Meraka adalah petugas parkir di bandara alias petugas parkir pesawat saat akan take off ataupun landing dan teknisi khusus pesawat. Berikut ini adalah penjelasan tentang pekerjaan pada bagian ground support yang ada di bandara.

1. Aircraft Maintenance Engineer (AME)
AME bertugas untuk menjaga status airworthines (kebaikan terbang) dari sebuah pesawat terbang yang biasanya dilakukan sebelum pesawat siap dan bisa beroperasi (terbang). Biasanya AME akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi pesawat laik untuk terbang. Bila ada masalah di pesawat terbang, AME akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Para AME bekerja berdasarkan dokumen resmi atau approved manual dan semua yang dikerjakan akan tercatat pada sebuah buku catatan khusus mengenai kondisi pesawat yang dinamakan aircraft maintenance log book.

Youtube.com
Youtube.com

2. Flight Operation Officer (FOO)
Biasa FOO dikenal sebagai The Captain on Ground atau pilot darat. Mereka yang menjabat sebagai FOO haruslah personel yang berlisensi mengoperasikan pesawat terutama penerbangan yang berjadwal dan mengatur penerbangan dari darat. FOO ini berbeda dengan penerbang (pilot). FOO tidaklah mengemudikan pesawat terbang tetapi seorang yang bertugas sebagai FOO haruslah mengetahui dasar-dasar penerbangan yang juga dipelajari oleh penerbang atau pilot.

Tugas FOO adalah membuat suatu rencana penerbangan atau pre-flight planning. FOO juga yang menentukan pesawat delay atau tidaknya dan dispatch release (melepas sebuah pesawat untuk menjalankan penerbangan).

www.un.org
www.un.org

3. Marshaller
Ini yang dikatakan seorang petugas parkir pesawat di landasan pacu hanya saja namanya marshaller. Marshaller lah yang memberikan komando kepada pilot pesawat terbang untuk memarkirkan burung besi raksasa tersebut ketika mendarat pada landasan pacu. Seorang marshaller harus benar dan tepat saat memberikan tanda atau komando kepada pilot. Sebab untuk memarkirkan pesawat terbang yang memiliki ukuran besar harus berhati-hati dan tidak boleh lengah sedikitpun.

Meskipun hanya seorang tukang parkir pesawat terbang, tetapi untuk menjadi marshaller harus memiliki pendidikan khusus dan biasanya lama pendidikan satu tahun.

Baca juga: Inilah Marshaller, Tukang Parkir Pesawat Bergaji Rp1 Miliar

4. Ground Handling
Biasanya bertugas pada penanganan pada barang di darat. danditangani oleh ground staff baik saat keberangkatan dan kedatangan pesawat, dimana masalah pengangkutan barang di titik beratkan pada petugas di ground handling ini.

Ahram-Weekly
Ahram-Weekly

5. Ground Refuelling
Pengisian bahan bakar, biasanya para petugas pengisian bahan bakar ini bekerja di darat untuk pesawat penumpang biasa dan harus di dampingi oleh seorang FOO karena tidak sembarang untuk mengisi bahan bakar sebab ini juga berpengaruh pada keseimbangan pesawat.

IN2-Innovation
IN2-Innovation

Saat Pesawat Menjalani C-check, Berapa Tenaga Kerja yang Dilibatkan?

Setiap pesawat pada waktunya akan menjalani tahapan perawatan berat (heavy maintenance) secara berkala setelah melewati batasan parameter yang ditentukan. Nah, istilah perawatan besar pada pesawat disebut sebagai C-check. Lantaran disebut perawatan berat, menjadi menarik untuk diketahui, seperti berapa banyak tenaga kerja yang diperlukan dalam pelaksanaan C-check?

Baca juga: Bagaimana Perawatan Mesin Pesawat Dilakukan? Ini Jawabannya

C-check adalah perawatan berat yang dilakukan pada pesawat secara periodik selama masa operasionalnya. Dikutip dari Simpleflying.com, rata-rata pesawat narrow body melakukan C-check per dua hingga tiga tahun, 10.000 jam terbang, atau 5.000 siklus penerbangan. Sementara pesawat berbadan lebar (wide body) dapat melakukan C-Check setiap 8.000 jam terbang atau setelah melewati 3.000 kali siklus penerbangan.

C-check pertama di fasilitas perawatan membutuhkan sekitar 1.000-2.000 jam kerja. Tentu saja itu bergantung pada ruang lingkup dan kerumitan dari rencana pemeliharaan, beberapa C-check dapat memakan waktu hingga 6.000 jam kerja. Dengan kondisi tersebut, biasanya pesawat tidak beroperasi hingga empat minggu, dan untuk itu pihak operator akan menghabiskan beberapa juta dolar untuk biaya C-check.

Untuk setiap C-check, tim perawatan dibentuk untuk setiap bagian, yang biasanya terdiri dari Aircraft Maintenance Mechanics (AMM), Aircraft Maintenance Engineers (AME), Quality Inspectors dan Project Managers.

C-check yang ekstensif juga mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap komponen penahan beban pesawat. Struktur badan pesawat, sayap, dan tiang mesin diperiksa untuk keausan dan tekanan. Dengan banyak siklus tekanan di bawah sabuk, elemen struktural lebih rentan terhadap kelelahan logam.

Baca juga: Menakar Kesalahan Prosedur Perawatan Pesawat Nahas Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJ-182

Dengan beberapa tim yang mengerjakan bagian eksterior dan interior pesawat yang berbeda, maka diperlukan tenaga kerja yang terdiri dari hampir 40 orang yang bekerja penuh waktu (fulltime).

Nah, berapa banyak jumlah tenaga kerja atau teknisi yang mengerjakan C-check? Maka jawabannya bergantung pada ruang lingkup pekerjaannya, C-check mungkin memerlukan tenaga kerja hampir 50 orang untuk pesawat narrow body.

Flydubai Tambah Rute ke Rusia, St. Petersburg – Dubai Mulai 20 Januari 2023

Bagi warga Rusia, kehadiran maskapai Flydubai adalah angin segar di tengah hengkangnya  maskapai asing dari dan ke Negeri Beruang Merah tersebut. Buntut dari invasi Rusia ke Ukraina, menyebabkan banyak maskapai asing menghentikan rute penerbangan ke sejumlah kota-kota di Rusia.

Baca juga: Turkish Airlines Batalkan Penerbangan ke Rusia dan Belarusia Sampai 2023, Warga Rusia Sulit Kabur?

Meski begitu, Flydubai maskapai LCC yang menawarkan kelas bisnis asal Uni Emirat Arab, rupanya tetap konsisten melayani rute ke Rusia. Bahkan, Flydubai berencana untuk menambah rutenya di Rusia.

Flydubai telah mengumumkan bahwa mulai 20 Januari 2023 akan meluncurkan layanan penerbangan tambahan ke Rusia. Yakni akan menghubungkan Bandara Pulkovo St. Petersburg (LED) dengan Bandara Internasional Dubai (DXB).

Dikutip dari Simpleflying.com, Flydubai yakin rute ini akan menjadi pilihan populer bagi wisatawan yang akan berekreasi, karena St. Petersburg adalah ibu kota budaya di kawasan ini.

Rute terbaru yang diumumkan Flydubai ke St. Petersburg akan dioperasikan menggunakan armada narrow body Boeing 737 MAX 8. Penerbangan akan dioperasikan dari Terminal 2 di Dubai International.

Flydubai memperkirakan rute tersebut akan memakan waktu sekitar 6 jam 50 menit, menjadikannya rute terpanjang ketiga maskapai setelah rute yang baru diumumkan ke Pattaya dan Krabi di Thailand, yang juga akan diluncurkan pada 20 Januari 2023. Sebagai perbandingan, rute Dubai – Moskow oleh Flydubai ditempun selama 6 jam.

Maskapai ini memilih untuk meluncurkan rute sekali sehari ke Bandara Pulkovo karena mengantisipasi permintaan yang tinggi untuk perjalanan wisata dan bisnis ke wilayah tersebut. Mengutip kota itu adalah salah satu pusat budaya terbesar di dunia dan menawarkan banyak peluang unik bagi para pelancong.

Baca juga: Flydubai, LCC Yang Hadirkan Kenyamanan Kelas Bisnis di Boeing 737 Max

St. Petersburg dan banyak kota Rusia lainnya telah mengalami penurunan dramatis dalam penerbangan internasional sejak militer Rusia maju ke Ukraina awal tahun ini. Hal ini menyebabkan banyak maskapai menghentikan penerbangan ke dan dari Rusia dan banyak negara menolak menerima penerbangan yang keluar dari Rusia.