Aturan Berhijab di Bandara Aceh, AirAsia Tampilkan Awak Kabin Pria

Penerbangan berbiaya rendah AirAsia akan menggunakan awak kabin pria dalam penerbangannya dari dan ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini setelah Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengirimkan surat ke sejumlah maskapai yang beroperasi dan singgah di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh.

Baca juga: Akhir Minggu Ini! Setiap Pramugari di Banda Aceh Wajib Kenakan Jilbab

Dimana isi surat tersebut terkait aturan baru berbusana bagi pramugari dengan imbauan pramugari bergama Islam diwajibkan menggunakan hijab saat tiba di bandara Aceh. Adanya aturan ini agar semua maskapai bisa menghormati syariat Islam yang berlaku di Aceh sesuai UU No.44/1999 tentang penyelenggaraan keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Nanggroe Aceh Darussalam.

AirAsia sendiri diketahui mempekerjakan banyak pramugarinya yang bukan Muslim. Sehingga maskapai tersebut memutuskan untuk melangkah dengan menghadirkan awak kabin pria untuk menghindari masalah.

KabarPenumpang.com mengabarkan dari laman paddleyourownkanoo.com (1/2/2018), bahwa pihak berwenang di Aceh mengatakan, awak kabin yang tidak mematuhi peraturan tersebut akan menghadapi hukuman oleh polisi agama. Sayangnya, tidak ada penjelasan lebih lanjut bagaimana pihak berwenang di Aceh akan membedakan kru kabin wanita Muslim dan non-Muslim.

Pramugari Citilink dan Garuda Indonesia gunakan hijab untuk penerbangan ke Aceh

Juru biacara AirAsia menjelaskan dalam sebuah pernyataan dimana untuk sementara semua penerbangan AirAsia dari dan ke Aceh akan dioperasikan oleh awak kabin pria. Pihaknya juga mengakui peraturan yang diberlakukan oleh otoritas wilayah Aceh.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa operasi kami sesuai dengan itu,” ujar pernyataan tersebut.

Adanya peraturan ini bukan hanya mempengaruhi AirAsia, Garuda Indonesia dan penerbangan berbiaya rendah Malaysia lainnya yakni Firefly yang memiliki rute terbang ke Banda Aceh ibu kota Aceh juga termasuk. Perwakilan Firefly mengatakan, mereka akan mempertimbangkan untuk menambahkan lapisan pakaian ke seragam awak kabin sesuai dengan peraturan tersebut.

Ternyata bukan hanya Aceh yang menerapkan peraturan ketat seperti ini sebab maskapai penerbangan Eropa baru-baru ini memulai kembali layanan Teheran, ibu kota Iran dimana awak kabin wanita diberitahu bahwa mereka harus mengenakan jilbab dan pakaian yang menutupi lengan dan kaki. Peraturan yang diberlakukan oleh Iran tidak sesuai dengan awak kabin Air France, salah satu sumber mengatakan bahwa maskapai tersebut menghadapi pemberontakan dari staf mengenai peraturan tersebut.

Baca juga: Mau ke Aceh dari Jakarta? Sudah Tersedia Direct Flight dari Dua Maskapai

Untuk memenuhi kebutuhan awak kapal, Air France telah mengizinkan pramugari wanita menolak bekerja pada layanan Tehran. Tidak jelas apakah operator tersebut juga mengizinkan awak kabin gay menolak untuk bekerja pada rute tersebut setelah mereka meminta hak istimewa yang sama karena undang-undang kejam Iran tentang homoseksualitas dapat dihukum mati.

Dua anggota parlemen Malaysia baru-baru ini mengkritik seragam yang dikenakan awak kabin AirAsia dan Firefly, dengan mengatakan bahwa mereka terlalu terbuka dan bisa menggugah hasrat penumpang. Mereka meminta perusahaan penerbangan untuk membuat seragam awak kabin wanita mereka sesuai Syariah.

Penutup Mesin Boeing 777 Lepas, United Flight 1175 Lakukan Pendaratan Darurat!

Salah satu maskapai asal Negeri Paman Sam yang kerap kali mengundang kontroversi, United Airlines kini kembali hangat diperbincangkan. Dalam pemberitaan terakhir, nama United menjadi buah bibir publik dunia setelah menyeret keluar seorang penumpang wanita yang tengah berkabung pada akhir Januari lalu. Kini, ground crew dari American Flag Carrier ini melakukan kesalahan teknis yang memaksa Flight 1175 melakukan pedaratan darurat.

Baca Juga: Tega! United Airlines Seret Keluar Penumpang Yang Tengah Berkabung

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Flight 1175 yang menggunakan pesawat Boeing 777 ini mengudara dari San Francisco International Airport pada Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Penerbangan yang akan mengantarkan penumpang menuju Hawaii semula berjalan lancar, hingga salah seorang penumpang mendengar sebuah ledakan ketika pesawat tengah membumbung tinggi di udara.

“Saya mendengar sudara ledakan yang cukup keras, diikuti dengan pesawat yang mulai bergetar tak lama berselang,” tutur Allison Sudiacal, salah seorang penumpang United Airlines Flight 1175, dikutip dari laman foxnews.com (13/2/2018). Menurut Allison, kru penerbangan United yang juga merasakan sesuatu yang tidak beres ini tidak tinggal diam. “Mereka tetap menginformasikan kepada penumpang dan memberi tahu kami untuk bersiap jika pesawat menghadapi pendaratan yang tidak mulus. Terdengar menakutkan, tapi mereka telah melakukan pekerjaannya dengan sangat baik,” jelasnya.

Senada dengan Allison, penumpang lain yang kebetulan duduk di samping jendela, Haley Ebert pun merasakan hal yang sama. Ia mendengar suara ledakan yang cukup kencang, dan alangkah kagetnya Haley ketika melihat keluar jendela, penutup mesin sayap kanan sudah raib. “Semua orang berusaha mendekati kaca sebelah kanan arah pilot untuk melihat apa yang terjadi di luar sana,” kenang Haley, dikutip dari sumber lain. “Penutup mesin sudah terbang, potongan-potongannya berhamburan ke laut, karena kebetulan pada saat itu kami semua tengah mengudara di atas Samudera Pasifik,” imbuhnya.

Baca Juga: Akibat “Teror” Kotoran Manusia, Penerbangan United Airlines Terpaksa Dialihkan

Mengingat kondisi pesawat yang dikhawatirkan membawa dampak buruk, sang pilot lalu melakukan pendaratan darurat di Daniel K. Inouye International Airport, Honolulu pada pukul 12.42 waktu setempat. Secara mengejutkan, Flight 1175 tersebut berhasil melakukan pendaratan secara mulus.

Sementara itu, Juru Bicara Federal Aviation Administration (FAA), Ian Gregor mengatakan belum mengetahui secara pasti apa yang menimpa United Airlines pada Selasa siang tersebut. “Kami masih melakukan investigasi terhadap kasus ini,” tukasnya.

Analisis Ilmiah Berbalut Nuansa Mistis Warnai Rentetan Kecelakaan di Stasiun Cipeundeuy

Bagi Anda yang sering menggunakan kereta untuk bertolak menuju Tasikmalaya dari Bandung maupun  rute sebaliknya, tentu Anda sudah tidak asing dengan nama stasiun yang terletak di Cikarag, Malangbong, Garut ini. Stasiun yang terletak di ketinggian +772 meter ini masuk ke dalam teritorial Daerah Operasi (Daop) II Bandung. Adapun nama stasiun ini sendiri diambil dari nama kampung dimana stasiun ini berdiri. Ya, Stasiun Cipeundeuy.

Baca Juga: Tidak Hanya Nama Pelawak, “Indro” Ternyata Juga Nama Stasiun!

Tidak bisa dipungkiri, stasiun yang didirikan sekitar tahun 1893 oleh Pemerintah Kolonial Belanda ini kerap dikait-kaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, mengingat umur stasiun yang sudah lebih dari satu abad. Ditambah lagi stasiun ini merupakan titik pemberhentian bagi semua kereta yang  hendak bertolak dari dan ke Stasiun Bandung untuk dilakukan pengecekan blok rem. Tidak jarang, hal yang berkaitan dengan kelancaran pengoperasian kereta ini kerap kali dikait-kaitkan dengan hal-hal di luar nalar.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, stasiun dengan kode CPD ini memiliki tiga jalur dengan jalur satu sebagai sepur lurus. Pemberlakuan aturan pengecekan blok rem di stasiun ini sudah dilakukan bahkan sejak  jaman  Belanda, lantaran medan yang harus ditempuh lokomotif sebelum dan sesudah stasiun ini bisa dibilang cukup sulit.

Bahkan seorang ahli geologi Belanda, Van Bemmelen dalam bukunya, The Geology of Indonesia (1949) menyebutkan bahwa Bumi Pasundan bagian Selatan merupakan daerah yang dipenuhi oleh pegunungan vulkanik, sehingga tidak heran jika jalur yang harus dihadapi oleh kereta berkelok-kelok dengan ketinggian yang tidak konstan.

Kondisi medan seperti inilah yang memicu beragam kecelakaan terjadi. Mulai dari anjlok, hingga gerbong yang terpelanting karena kereta kehilangan fungsi remnya. Namun kembali kepada poin pembahasan di atas, hal seperti kerap kali dihubung-hubungkan dengan hal mistis yang seolah menambah kesan angker di Stasiun Cipeundeuy ini.

Kuatnya kepercayaan warga akan hal berbau mistis lalu melatarbelakangi perubahan beberapa nama stasiun yang ada di jalur selatan ini, karena mereka beranggapan bahwa nama-nama stasiun tersebut membawa petaka bagi kereta yang melintas. Sebut saja Stasiun Malangbong yang berubah menjadi Stasiun Bumi Waluya, dan Stasiun Torowek yang berubah menjadi Stasiun Cirahayu.

Saking tingginya kepercayaan warga akan hal ghoib tersebut, sekitar tahun 1960-an, sesepuh kampung setempat menganjurkan ritual penyembelihan kerbau bule di sekitar lokasi, yang disertai dengan ruatan wayang golek.

Baca Juga: Lampegan, Terowongan Tertua di Indonesia, Abadikan Misteri Nyi Ronggeng

Menilik kisah mistis yang menyelimuti Stasiun Cipeundeuy dan sekitarnya, warga sekitar percaya bahwa sepanjang jalur ini dikuasai oleh sebangsa Jin yang diyakini bernama ‘Haji Kewoh’. Warga sekitar mengamini bahwa Haji Kewoh inilah yang menjadi biang keladi di balik sejumlah kecelakaan kereta yang terjadi di sepanjang jalur ini.

Terlepas dari kisah mistis yang menyelimuti stasiun tua ini, selalu ada penjelasan ilmiah di baliknya. Jadi, kisah mana yang Anda percaya?

Sambut Hari Valentine, Bandara Athena Tampilkan Tarian Bollywood

Hari kasih sayang internasional atau Valentine’s day tak lama lagi akan dijelang pada 14 Februari, membuat masing-masing orang bersuka cita. Bahkan yang memiliki pasangan akan merayakan bersama, tak hanya itu biasanya pada Valentine’s day juga dimana orang-orang berbagi cokelat sebagai tanda kasih sayang.

Baca juga: Saatnya Menikmati Musim Peragaan Busana di Bandara

Tak hanya masyarakat dunia saja yang merayakan, biasanya beberapa bandara juga merayakan baik itu berbagi cokelat, bingkisan menarik hingga memberikan pertunjukkan istimewa untuk menghibur penumpang bandara. KabarPenumpang.com melansir dari laman tornosnews.gr (12/2/2018), pada 14 Februari 2018 besok, di Bandara Internasional Athena atau Athens International Airport di Yunani akan menyambut penumpang melalui hiburan India dengan ala Bollywoodnya.

Nantinya, pengunjung bandara Athena akan dihibur melalui suara seperti nyanyian, warna dan gerakan tari dengan unsur India secara megah. Ini semua akan dipersembahkan oleh Akademi Tari Bollywood 1 Yunani dan menjadi kejutan khusus di hari kasih sayang.

Para penari ini akan menggunakan kostum khas Bollywood dan menghadirkan pertunjukkan spektakuler yang menggabungkan antara budaya India kontemporer dan tradisional. Dengan pertunjukkan ini, pengunjung berkesempatan untuk mengeksplorasi keindahan tarian dari Bollywood yang ceria dan menyenangkan.

Tak hanya itu, ini mungkin membawa Anda bernostalgia meski ada gerakan erotis tetapi tarian ini tetap meyampaikan energi positifnya. Tarian tersebut akan berlangsung pada 14 Februari 2018 pukul 12.00-13.00 waktu setempat. Untuk penumpang yang ingin tahu tentang acara tersebut, pihak bandara sudah melampirkan pengumuman di website resmi mereka www.aia.gr.

Para penumpang bisa menikmati tarian tersebut secara gratis diterminal keberangkatan dan beberapa area di bandara. Akademi Tari Bollywood yang ada di Yunani sendiri berdiri tahun 2013 lalu oleh seorang guru dan penari yang diakui secara internasional yaitu Anna Dimitratou.

Tujuannya adalah untuk menyebarkan dan memperluas budaya India serta tarian Bollywood yang asli di Yunani. Ini salah satu alasan akademi bekerjasama dengan Yunani dan negara lainny serta ikut berpartisipasi dalam berbagai festival dan acara spesial lainnya.

Baca juga: Perayaan Imlek di Cina, Ratusan Juta Orang Mudik Padati Berbagai Moda Transportasi

Diketahui, Bollywood sendiri merupakan perpaduan antara Bombay dan Hollywood yang mengacu pada bioskop komersial India. Tarian Bollywood sendiri merupakan perpaduan antara taian tradisional seperti Kathak, Bharata Natyam dan Odissi, yang menggabungkan unsur tarian tradisional timur dengan salsa, flamenco, jazz, hip-hop, tarian modern dan musikal. Ini adalah tarian yang agak energik, penuh energi positif, dengan elemen teater dan cerita.

Bertabur Bebatuan di Sisi Rel Kereta Api, Inilah Penjelasannya!

Melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api memang menyuguhkan kelebihannya tersendiri. Selain dapat menghemat waktu perjalanan karena tidak perlu berpapasan dengan macet, harga layanan yang ditawarkan oleh si ular besi ini pun bisa dibilang cukup bersahabat.

Baca Juga: Ingin Menikmati Sensasi Kereta Cepat, Bentang Lebar Rel Harus Diganti

Nah, jika diperhatikan, Anda dapat dengan mudah menemukan hamparan bebatuan yang tersebar di sepanjang jalur rel. Pernahkah terlintas di benak Anda tentang fungsi dari bebatuan yang tersebar di pinggiran rel ini?

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ada empat fungsi utama di balik kehadiran bebatuan kerikil ini di sepanjang rel kereta api, yaitu:

Pemberat Bantalan
Bantalan rel yang biasanya terbuat dari baja, beton, hingga kayu ini memiliki fungsi sebagai penahan daya tekan ketika kereta melintas di atasnya. Pemasangan bantalan ini ditujukan agar rel yang berada di atasnya tidak tenggelam ketika terlalu sering dilintasi oleh kereta api. Nah, sama seperti batu kerikil yang terdapat di sepanjang rel, yang berfungsi sebagai pemberat agar rel tetap stabil dan kereta tetap dapat melaju dengan baik.

Penahan Getaran
Getaran dan guncangan yang dihasilkan oleh pergerakan kereta saat melintas di atas rel sangatlah kuat. Getaran ini dihasilkan oleh material dasar dan bobot kereta api yang disangga menggunakan rel baja, sudah barang tentu gaya yang ditimbulkan dari gesekan ini sangatlah besar. Maka dari itu, hadirnya bebatuan kerikil di sepanjang rel berfungsi untuk meredam gaya yang dihasilkan oleh gesekan antara kereta dan rel. Selain itu, bebatuan ini juga dapat memperpanjang umur rel lho!

Mencegah Anjlok
Kondisi iklim di Indonesia yang terbilang cukup ekstrim menjadi salah satu faktor pendukung penyebaran bebatuan kerikil di sepanjang rel. Tanpa adanya bebatuan kerikil ini, dapat Anda bayangkan sendiri jika curah hujan yang tinggi lama kelamaan akan mengikis pondasi rel yang hanya terbuat dari tanah. Bukan tidak mungkin rel akan anjlok kecelakaan tak terelakkan lagi.

Baca Juga: Kenapa Kereta Tidak Bisa Menembus Rel Yang Tergenang Banjir? Ini Dia Jawabannya!

Mencegah Tumbuhnya Tanaman Liar
Tingginya curah hujan dan teriknya matahari kala musim kemarau seolah menjadi faktor pendukung tumbuhnya tanaman liar di sepanjang rel kereta api. Hadirnya batuan kerikil ini dipercaya mampu menahan laju pertumbuhan tanaman liar yang tersebar secara tidak sengaja ini.

Ford Luncurkan Chariot, Aplikasi Layanan Bus Antar Jemput

Sebuah aplikasi layanan baru saja diluncurkan Ford pada Senin (29/1/2018) bernama Chariot. Aplikasi yang baru saja mendapat persetujuan ini melayani pengguna untuk mendapatkan bus antar jemput dengan mudah.

Baca juga: Tekan Jumlah Kendaraan Pribadi, India Hadirkan Bus Berbasis Aplikasi

KabarPenumpang.com melansir dari laman businessinsider.com (29/1/2018), layanan melalui aplikasi Chariot milik Ford ini disetujui oleh regulator transportasi London yakni Transport for London untuk di uji coba di ibu kota Inggris. Chariot ini bisa mengoperasikan layanan hanya pra-pemesanan di kota selama satu tahun di tiga rute, dan rute keempat pada sembilan bulan berikutnya.

“Layanan ini berpotensi menyediakan jaringan transportasi yang berguna di wilayah yang akan mereka layani, sebagian besar berada di luar pusat kota London, dan kami akan memantau uji coba ini dengan hati-hati,” kata juru bicara regulator Transport for London.

Untuk biaya perperjalanan, setiap pengguna akan dikenakan £2,40 atau Rp45 ribu jika dibandingkan dengan perjalanan bus reguler £1,50 atau sekitar Rp28 ribu. Layanan mobilitas Ford sendiri sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan permintaan di kota-kota dimana pengguna yang lebih ingin melakukan perjalanan dibandingkan membeli mobil. Pabrik mobil Amerika Serikat saat ini sudah mengoperasikan layanan busnya di kota-kota Amerika Serikat seperti San Francisco dan Seattle.

Layanan bus milik Amerika Serikat ini memungkinkan penumpang untuk memesan tempat duduk dalam perjalanan umumnya antar hub transportasi dan dari ke fasilitas park and side. Sedangkan rute untuk bus milik Ford ini yang diusulkan mencakup daeerah di sebelah selatan sungai Thames, dimana daerah ini tidak dekat dengan stasiun bawah tanah atau pembangunan stasiun bawah tanah baru.

Ford mencoba melakukan variasi ke moda transportasi lain dari kendaraan yang dijual ke konsumen karena pesaing baru dari Alphabet Google to Uber mengguncang industri otomotif tradisional. Pembuat mobil bereksperimen dengan layanan mobilitas, bermitra dengan aplikasi teknologi yang ada atau mengembangkan penawaran mereka sendiri seperti klub mobil saat berusaha menarik kaum muda urban yang semakin menghindari kepemilikan kendaraan.

Baca juga: Nanyang University Punya Bus Kampus Elektrik? Unpad dan UI Juga Punya Tapi…

“Layanan antar jemput penumpang Chariot akan melengkapi sistem transportasi umum yang ada dengan menawarkan pemesanan naik dalam aplikasi untuk solusi perjalanan pulang pergi pertama dan terakhir, dan potensi untuk mencapai area yang kurang terlayani,” ujar pihak Ford dalam sebuah pernyataan.

Pintu Darurat Douglas MD-83 Lepas, Masih “Untung” Kejadian Saat Mendarat!

Pintu maupun jendela darurat sejatinya dibuat untuk berjaga-jaga jika terjadi kondisi terburuk dalam sebuah penerbangan. Tetapi, apa jadinya jika pintu atau jendela darurat ini terlepas saat mendarat? Baru-baru ini, sebuah pintu darurat lepas dan untungnya itu terjadi saat mendarat di bandara.

Baca juga: Berakibat Fatal, Pintu Pesawat Terbuka (Lepas) Saat Mengudara

KabarPenumpang.com melansir dari cnn.com (12/2/2018), insiden lepasnya pintu pesawat Douglas MD-83 ini terjadi pada penerbangan maskapai Dana Airline dari Lagos menuju Abuja di Nigeria pada Rabu (7/2/2018) kemarin. Peristiwa lepasnya pintu darurat pesawat ini menjadi viral di media sosial setelah seorang penumpang yang juga dokter bernama Ola Orekunrin memposting di Twitter miliknya.

Ola mentweet pintu darurat pesawat yang ditumpanginya lepas ketika mendarat di Abuja pukul 06.48 waktu setempat. Dia menambahkan, pintu tersebut terlihat tidak stabil selama penerbangan.

Tweet Ola juga di dukung oleh penumpang lain yakni Igah Dagogo yang juga dalam penerbangan sama. Dia mengatakan, pintu darurat tersebut memang tidak terpasang dengan benar sebelum lepas landas dari Lagos.

Pintu darurat pesawat Dana Airlines Lepas (CNN)

“Saya berjarak dekat dari pintu keluar darurat, jadi saya bisa melihat kalau pegangan pintunya tidak rapat. Saat itu pesawat sedang melakukan proses taxi di landasan sebelum tiba-tiba pintu darurat terlepas dan hampir mengenai penumpang,” ujar Dagogo.

Dia mengatakan, lepasnya pintu tersebut kemungkinan karena angin dan penumpang yang lain melihat serta mengabadikan peristiwa tersebut. Dagogo menambahkan, dirinya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika pintu tersebut lepas saat pesawat tengah mengudara.

Adanya peristiwa lepasnya pintu darurat, pihak maskapai Dana Airlines mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut. Tak hanya itu, pihak maskapai juga langsung melakukan pengecekan.

“Pengecekan menyeluruh telah dilakukan oleh teknisi kami dan tim Nigerian Civil Aviation Authority (NCAA) ketika pesawat mendarat di Abuja. Tidak ada masalah yang dilaporkan dan juga terkait ancaman keselamatan penumpang,” ujar pernyataan tersebut.

Uniknya, Dagogo bersama enam orang penumpang lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut kembali terbang dengan Dana Airlines dari Abuja menuju Lagos pada malam harinya. “Kami bertujuh terbang kembali ke Lagos dengan penerbangan malam. Saya mengambil penerbangan sesuai waktu saya. Hanya Tuhanlah yang menentukan nasib saya,” ujar Dagogo.

Baca juga: Pintu Kabin Terbuka Saat Mengudara, Mengerikan Tapi Bukan Akhir Dari Segalanya

Perihal pintu darurat yang lepas, sebenarnya sangat berbahaya dimana kabin akan menyebabkan dekompresi dan akan kehilangan oksigen. Apalagi jika pintu darurat terbuka dan ada penumpang yang duduk didekatnya pasti akan terlempar keluar pesawat.

Selai itu suhu dalam kabin juga akan turun ke level terendah dan hal terparahnya adalah pesawat akan pecah. Biasanya saat dekompresi masker oksigen akan keluar secara otomatis dari atas penumpang.

Pengalaman Penumpang Jadi Penentu Pertumbuhan Layanan Kereta Cepat

Kemajuan teknologi yang melesat pesat belakangan ini membawa dampak positif bagi para konsumennya, tidak terkecuali di sektor transportasi. Kehadiran kereta cepat yang semakin menjamur di berbagai belahan dunia membuka kemungkinan persaingan antar moda, yaitu pesawat dan kereta cepat. Dengan estimasi perjalanan yang tidak jauh berbeda, namun perjalanan dengan menggunakan kereta cepat, para penumpang tidak perlu merogoh kocek sedalam perjalanan udara.

Baca Juga: Fenomena Kereta Tabrak Burung Jadi Dampak Ekologi Kehadiran Bullet Train?

Hipotesa inilah yang akhirnya membuat para peneliti beranggapan bahwa di masa yang akan datang perjalanan darat dengan menggunakan kereta akan meruntuhkan kedigdayaan dunia dirgantara, terutama pada segmen penerbangan jarak pendek. Anomali runtuhnya kejayaan sektor udara ini mulai terlihat manakala banyak maskapai yang berbondong-bondong menyediakan rute penerbangan bertarif rendah (LCC). Beragam promosi dan peningkatan pelayanan juga terus diakselerasi oleh para pegiat perjalanan udara demi meraih hati konsumen.

Tapi jangan salah, hadirnya sang kuda hitam, kereta cepat, bukan tanpa beban. Para penyedia layanan ini mesti memikirkan bagaimana cara untuk memastikan para calon penumpang untuk memilih layanan ini. Banyaknya pengembangan dan perbaikan yang dilakukan di ceruk teknologi hingga opersional seolah menganaktirikan pengalaman penumpang, dimana poin ini memegang peranan yang sangat penting dalam kemajuan industri kereta cepat.

Adalah Paul Priestman, ketua PriestmanGoode yang bergerak di bidang desain produk, lingkungan, transportasi, dan penerbangan mengatakan bahwa pihaknya pernah berperan sebagai katalisator perubahan wajah perjalanan udara global dengan ide tempat duduk datarnya. Menurut Paul, perubahan tempat duduk pada maskapai British Airways dan Virgin Atlantic inilah yang akhirnya menjadi faktor pendorong utama peningkatan pengalaman perjalanan penumpang.

Walaupun dari segi ini kereta cepat tidak perlu unggul sepenuhnya dari pesawat, namun Paul menggarisbawahi bahwa saingan utama kereta cepat di sini adalah penerbangan jarak pendek. Ia mencontohkan kesuksesan Eurostar yang berhasil memangkas waktu perjalanan dari dan menuju bandara. Dirinya beranggapan, bukan tidak mungkin kereta cepat mampu mengambil pasar penerbangan jarak pendek.

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman globalrailwayreview.com (6/2/2018), pesaing lain yang berpotensi menghambat laju perkembangan kereta cepat adalah kendaraan pribadi. Namun Paul beranggapan bahwa kereta cepat menawarkan kenyamanan dan potensi para penumpang untuk memaksimalkan produktifitas mereka. Para pengguna jasa kereta cepat bisa tetap melanjutkan pekerjaan mereka dengan menggunakan laptop dan koneksi internet yang tersedia di jaringan kereta cepat. Lagi, di sini Paul menegaskan bahwa pengalaman perjalanan penumpang dapat serta merta meningkat jika pihak penyedia jasa pun memperhatikan kenyamanan dan aksesibilitas penumpang.

Baca Juga: Ini Dia Kendala Utama Pembangunan Jalur Kereta Elizabeth

Menurut Paul, kehadiran bangku yang empuk, meja lipat, konektifitas internet yang cepat, hingga berbagai pelayanan menjadi tolak ukur pengalaman perjalanan penumpang yang tidak boleh dinomorduakan, karena kelangsungan nafas bisnis transportasi bergantung pada penumpang itu sendiri.

Antisipasi Tindakan Negatif, Kota Cambridge Pasang CCTV di Taksi Online

Sudah banyak pemberitaan yang menyebutkan tentang aksi kekerasan yang terjadi di taksi hingga moda transportasi berbasis online. Dukungan berbagai platform sosial media membuat pemberitaan semacam ini cepat menyebar, bahkan sampai ke dewan direksi perusahaan terkait. Maka dari itu, sebagian golongan menyarankan untuk melakukan instalasi kamera pengawas di dalam moda-moda yang memungkinkan kejadian seperti ini terulang.

Baca Juga: Penumpang Ngamuk, Sopir Taksi Online Diludahi

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cambridge-news.co.uk (26/1/2018), sebuah distrik di Inggris bernama South Cambridgeshire memberlakukan kebijakan baru berbentuk perizinan terhadap penggunaan CCTV di dalam angkutan umum. Kebijakan ini akan berlaku di semua taksi bertanda khusus dan kendaraan pribadi yang beralih fungsi menjadi moda transportasi berbasis online.

Kebijakan baru ini ditujukan untuk melindungi para pengemudi dan penumpang dari ancaman kekerasan yang mungkin dilakukan oleh salah satu di antara dua pihak tersebut, karena CCTV yang terpasang di kendaraan tersebut akan merekam setiap perjalanan mereka dan bisa menjadi bukti otentik jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalamnya.

Tidak hanya sebatas kekerasan, tapi juga pelecehan seksual di taksi dan moda transportasi berbasis online yang beberapa kali pernah menjadi topik perbincangan hangat juga dapat diantisipasi dengan adanya kebijakan mengenai pemasangan kamera pengawas ini.

Sebelumnya, perjalanan Uber di Cambridge tidaklah semulus di kota-kota lain di Inggris. Pasalnya, perusahaan ride sharing yang didirikan oleh Travis Kalanick dan Garrett Camp ini sempat menerima kecaman dari taksi lokal dan warga Cambridge yang mempertanyakan soal keamanan publik ketika mereka mengendarai armada Uber.

Tidak hanya itu, pihak berwenang di London dan York juga mengecam armada perusahaan yang berbasis di San Francisco, California, Amerika Serikat ini untuk beroperasi lebih lama lagi di daerah Cambridge dengan beragam alasannya. Namun, Sub-komite perizinan taksi Cambridge City Council memenangkan Uber dan memberikan ijin kepada perusahaan ini untuk tetap beroperasi di daerah tersebut hingga jangka waktu lima tahun ke depan.

Baca Juga: Tidak Pinjamkan Charger, Wanita Ini Ancam Pengemudi Uber

Berkaitan dengan hal tersebut, Uber pun dituntut untuk mengikuti himbauan soal pemasangan CCTV di setiap armadanya. Namun pemasangan CCTV ini masih sebatas himbauan dan panitia dewan perizinan telah merekomendasikan agar panduannya tersebut disetujui. Sementara itu rapat akbar dengan semua pemangku kepentingan akan diadakan pada 22 Februari mendatang, untuk memutuskan apakah peraturan baru ini bisa diterapkan atau tidak.

Seandainya peraturan tentang pemasangan CCTV ini disetujui, maka semua penyedia jasa layanan transportasi terkait akan diberikan waktu hingga bulan April 2020 mendatang untuk segera melengkapi kendaraannya dengan kamera pengawas ini.

Setelah Rp16 Triliun dari Google, GoJek Kembali Dapat Kucuran Rp2 Triliun dari PT Astra Internasional

Kabar mengejutkan datang dari salah satu startup Indonesia yang berkecimpung di dunia transportasi berbasis aplikasi, Gojek. Setelah pada pertengahan Januari 2018 kemarin Gojek mendapat sokongan dana dari mesin pencarian nomor wahid seantero jagad, Google, kini pionir ride sharing di Indonesia tersebut mendapat kucuran dana segar (lagi) dari PT Astra International. Walaupun jumlahnya tidak se-fantastis Google, namun Astra yakin investasinya di Gojek tersebut tidak akan berujung sia-sia.

Baca Juga: Google Gelontorkan Dana Fantastis Ke Gojek, Rp16 Triliun!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto mengatakan pihaknya melakukan penanaman modal senilai USD$150 juta atau yang setara dengan Rp2 triliun untuk perusahaan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar Indonesia itu. “Ini investai terbesar kami di dalam bidang digitalisasi sebesar 150 juta dolar AS,” ungkap Prijono, dikutip dari laman republika.com (12/2/2018).

Tentu saja, suntikan dana yang dilakukan oleh Astra menambah panjang berbagai perusahaan raksasa yang menjaminkan sahamnya di Gojek. “Kenapa Astra mau kolaborasi dengan Gojek, ini ada historinya. Melihat kegigihan tinggi untuk memajukan Gojek dan paling penting akan mengubah dunia,” tambahnya dikutip dari sumber lain.

Meski sudah blak-blakan dengan nilai yang disalurkan untuk Gojek, namun Prijono masih enggan berkomentar mengenai berapa presentase saham yang ia tanamnkan. Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa dana segar tersebut bersumber dari internal cash PT Astra Internasional.

Mantan Sales Engineering Manager di Daimler-Benz Indonesia ini juga menilai, bahwasanya investasi yang Astra tanamkan di Gojek dipercaya mampu mempercepat perkembangan digitalisasi juga di tubuh Astra International itu sendiri.

Sebagai salah satu strategi bisnis yang ditempuh, Prijono percaya bahwa investasi tersebut sangat menarik untuk dilakukan, walaupun hasilnya tidak dapat dinikmati secara instan. “Gojek baru tujuh tahun. Tidak ada juga investasi sekejap. Yang penting kami percaya ini menjadi investasi jangka panjang dan memberi nilai tambah bagi kedua belah pihak,” tutur Prijono.

Baca Juga: Soal Keputusan MA, Menhub Perjuangkan Nasib Taksi Online dalam 3 Bulan

Di sisi lain, CEO dan founder Gojek, Nadiem Makarim mengatakan bahwa kucuran dana segar yang baru saja pihaknya terima dari Astra Internasional Tbk. ini merupakan salah satu investasi terbesar yang pernah diterima. “Ada beberapa fakta menarik investasi ini, pertama ini menjadi investasi terbesar sepanjang sejarah. Ini merupakan hal yang membanggakan pemain besar berpartisipasi dalam ekosistem digital di Indonesia,” jelas Nadiem, dikutip dari laman cnnindonesia.com (12/2/2018).

Sementara itu, sempat beredar kabar soal pihak Grup Djarum yang turut menanamkan saham di Gojek beberapa waktu yang lalu. Namun pemberitaan itu tidaklah benar adanya. Chief Marketing Officer GDP Venture, Danny Oei Wirianto menuturkan rumor yang beredar itu merupakan kesalahpahaman. “Belum deal. Kami masih ngobrol, masih ketemuan doang, belum tahu pastinya,” tukas Danny, dikutip dari sumber terpisah.