Perayaan Imlek di Cina, Ratusan Juta Orang Mudik Padati Berbagai Moda Transportasi

Penduduk Cina yang mudik merayakan Imlek dan festival musim semi

Saban Momen Lebaran, puluhan juta warga di Tanah Air melakukan budaya mudik ke kampung halaman. Lantas bagaimana bila warga di Cina yang melakukan mudik, dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 miliar jiwa, sudah barang tentu mudik ala Cina lebih bombastis. Ya seperti halnya mudik di Indonesia, warga Cina setiap perayaan Imlek juga melakukan kebiasaan pulang ke kampung halaman. Angka pemudik pun tak hanya puluhan juta, melainkan tembus ratusan juta orang.

Baca juga: Cina Siap Kontrol Warganya dengan Teknologi Pemindai Wajah

Setiap tahunnya saat perayaan Imlek berlangsung, ratusan juta penduduk Cina akan memadati stasiun, terminal bus, pelabuhan hingga bandara. Tahun ini diperkirakan 2,98 miliar perjalanan akan terjadi pada periode 1 Februari hingga 12 Maret 2018 mendatang.

KabarPenumpang.com melansir dari laman straitstimes.com (2/2/2018), penduduk Cina biasanya lebih banyak menggunakan bus saat kembali ke kampung halaman mereka. Namun, perjalanan dengan bus diperkirakan akan turun di tahun ini untuk pertama kalinya.

Sebab jaringan kereta dengan kecepatan tinggi di Cina semakin berkembang dan penduduk banyak yang memilih pulang ke kampung halaman dengan kereta. Pihak Kementerian Perhubungan Cina mengatakan, banyak orang yang sudah berpikir untuk menggunakan kereta atau pesawat terbang saat pulang ke kampung halaman mereka.

Festival musim semi dan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 16 dan 17 Februari tahun ini. Sedangkan liburan akan berlaku selama seminggu sejak tanggal 15 Februari. “Sekitar 2,98 miliar perjalanan selama 40 hari akan menjadi ujian besar bagi departemen transportasi negara tersebut,” kata Liu Xiaoming, pejabat Kementerian Perhubungan Cina.

Sayangnya, cuaca saat ini sudah membekukan banyak bagian wilayah di Cina dan membuat tantangan yang besar pada pihak berwenang serta observatorium nasional. Ini dikarenakan untuk mempertahankan kesiap siagaannya setelah musim dingin menghantam bagian tengah dan timur Cina.

Hingga kini pihak kereta api dan bandara masih terus membersihkan salju dan es dari jalanan untuk keselamatan penumpang. Diketahui, untuk perayaan Imlek dan festival musim semi di Cina, pihak China Railway Corporation (CRC) menambah 177 layanan kereta berkecepatan tingginya yang akan dioperasikan dan mengangkut penumpang sebanyak 100 ribu lebih setiap hari.

Pihak perkeretaapian Cina juga memberikan kemudahan check in pada penumpang untuk mengurangi kepadatan dengan teknologi pengenalan wajah dalam memverifikasi identitas penumpang. Di saat yang sama otoritas penerbangan berencana untuk menjadwalkan 30 ribu lebih banyak penerbangan saat melakukan perjalanan.

Baca juga: Fenomena Kereta Tabrak Burung Jadi Dampak Ekologi Kehadiran Bullet Train?

Tak hanya itu, sebanyak 33 juta orang diperkirakan akan menggunakan layanan ride sharing untuk pulang ke kampung halaman mereka di tahun ini. Kepala layanan carpooling Didi Huang Jieli mengatakan, perusahaan telah melihat peningkatan 10 persen per tahun untuk perjalanan mudik menggunakan layanan berbagi mobil.