Kreatif! Beginilah Cara Emirates Rangkul Penumpang yang Hendak ‘Seat Upgrade’

Bagi Anda yang sering bepergian menggunakan pesawat di Economy Class, mungkin pernah terbesit oleh Anda bagaimana nyamannya duduk di Business Class atau First Class, bukan? Jarak antar bangku yang lebih lega, bangku yang lebih empuk, serta beberapa keunggulan lain seolah siap untuk menemani perjalanan Anda.

Baca Juga: Layanan First Class Emirates Undang Decak Kagum Youtuber!

Bagi Anda yang memiliki dana lebih, mungkin dapat mencoba untuk meng-upgrade bangku Anda ke kelas yang lebih tinggi. Kendati Anda harus merogoh kocek lebih dalam lagi, namun tidak ada salahnya jika Anda penasaran dan ingin merasakan sensasi terbang bak orang-orang berduit, bukan? Nah, berangkat dari kasus upgrade bangku, salah satu maskapai raksasa asal Timur Tengah, Emirates memiliki caranya sendiri untuk mempromosikan fasilitas seat upgrade ini.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman gulfnews.com, Emirates mengunggah sejumlah video marketing campaign ke Youtube terhitung sejak enam bulan yang lalu. Sebanyak delapan video pendek yang di upload Emirates itu sendiri memiliki durasi yang sangat pendek – rata-rata kurang dari satu menit.

https://www.youtube.com/watch?v=q7ZurrICWx4&index=1&list=PLNfZ4G3H3tv4TPXVGQHK8RLZ2N5r1e9a2

Dari delapan video pendek yang diunggah pihak Emirates tersebut, tampak sejumlah cara unik yang coba dilakukan oleh para penumpang yang hendak melakukan seat upgrade di check in counter. Mulai dari merayu sang petugas check in counter, pura-pura sakit, hingga memuji-muji sang petugas agar keinginan mereka untuk melakukan seat upgrade terkabul. Namun sayang, dari semua cara yang dilakukan oleh para penumpang tersebut, tidak ada satupun dari mereka yang berhasil melakukan seat upgrade.

Rupanya upaya dari Emirates dalam melakukan marketing campaign ini cukup sukses. Pasalnya, hampir kedelapan video berbalut nuansa humor tersebut sudah ditonton oleh lebih dari 11.000 pengguna Youtube.

“Dibumbui dengan nuansa humor yang luwes, video ini kaya akan anekdot tentang apa saja yang sekiranya diucapkan oleh penumpang yang hendak melakukan seat upgrade – mulai dari merayu dan beberapa cara kreatif lainnya,” ungkap pihak maskapai dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Tanggapi Pelarangan Gadget di Kabin, Emirates Airlines Buat Iklan Lucu di YouTube

Tidak lain dan tidak bukan, video-video ini diunggah untuk mengubah persepsi setiap orang bahwa daripada melakukan seat upgrade, lebih baik penumpang meng-upgrade maskapainya dan beralih menggunakan Emirates. “Economy Class yang disediakan oleh Emirates sejatinya adalah sebuah full-service product, dimana para penumpang bisa menikmati hiburan di setiap bangkunya, hidangan yang menggugah selera, bebas biaya bagasi, serta layanan yang prima namun tetap ramah di dompet,” ungkap Boutros Boutros, Senior Vice President divisi Corporate Communications Emirates.

“Sederhananya seperti ini, mengapa Anda harus bersusah payah untuk melakukan seat upgrade ketika Anda bisa mengudara bersama Emirates?” Tutup Boutros.

 

Rolling Stock Selesai 2 Bulan Sebelum Target, Ini Dia 5 Fakta Unik LRT Jakarta

Nama Light Rapid Transit (LRT) Jakarta kini tengah menjadi topik hangat perbincangan masyarakat Indonesia. Pasalnya, moda berbasis massal ini kiranya pada tanggal 10 Agustus mendatang akan mulai beroperasi mengangkut penumpang dari Kelapa Gading menuju Velodrome Rawamangun PP. Tidak hanya yang ada di Jakarta, LRT Palembang pun tidak lepas dari sorotan publik Indonesia.

Baca Juga: Hitung Mundur, LRT Jakarta Optimis Bisa Beroperasi Saat Asian Games 2018

Lalu, apa saja sih fakta-fakta unik di balik kedua moda transportasi baru di Bumi Pertiwi ini? Berikut KabarPenumpang.com himpun fakta-fakta tersebut, dihimpun dari sejumlah laman sumber.

Produksi Rolling Stock Tercepat
Berbeda dengan LRT Palembang yang lebih memilih produk buatan PT INKA di Madiun, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menunjuk Hyundai Rotem sebagai pemenang tender P103 pengadaan rolling stock. Dari keseluruhan 16 kereta yang dipesan PT Jakpro, pihak Hyundai Rotem hanya membutuhkan waktu sekitar 13 bulan untuk menyelesaikan semua pesanannya tersebut – Dua bulan lebih cepat dari tenggat waktu 15 bulan yang ditetapkan PT Jakpro.

Proyek Puluhan Triliun Rupiah
Jika ditotal, proyek pengadaan LRT di Palembang dan Jakarta menghabiskan dana sekitar Rp35 triliun, dengan rincian Rp12 triliun untuk yang di Palembang dan Rp23 triliun sisanya untuk LRT Jakarta. Semua dana itu sudah all-in, artinya sudah termasuk pembangunan infrastruktur, seperti depo, stasiun, rel dan juga rangkaian keretanya sendiri.

Untuk ke-16 armada LRT Jakarta yang dipesan dari Hyundai Rotem, Indonesia harus merogoh kocek kurang lebih sekitar US$320 juta atau yang setara dengan Rp4,6 triliun. Berarti, satu kereta dibanderol dengan harga Rp289 miliar. Jika sudah beroperasi kelak, diharapkan kepada setiap penumpang untuk berperan langsung menjaga kebersihan dan keutuhan armada LRT ya, jangan biarkan tangan-tangan jahil merusak sarana transportasi baru di Jakarta ini!

Jawaban dari Kemacetan Lalu Lintas
Berbeda dengan proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang tengah digodog oleh PT MRTJ, hampir semua jalur LRT Jakarta berada di atas tiang tinggi (elevated). Pembangunannya yang berada di atas tanah ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengurangi banyaknya perlintasan kereta api yang kerap kali menjadi sumber kemacetan di sejumlah titik di Ibu Kota.

Baca Juga: Sambut Asian Games 2018, LRT Jakarta Siap Beroperasi 10 Agustus Mendatang

Armada yang Modern nan Kental akan Nuansa Indonesia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Dalam Rangkaian LRT Jakarta. Sumber: Tempo


Kesan pertama yang muncul ketika melihat interior dari armada LRT Jakarta adalah minimalis, modern, dan Indonesia banget! Pasalnya, desain modern yang mirip dengan kereta-kereta di Jepang, Singapura, dan Eropa ini dipadupadankan dengan dominasi warna merah putih yang menghiasi interior kereta. Penggunaan kursi berbahan stainless steel juga menambah kesan elegan dari armada LRT Jakarta.

Daya Tampung
Kendati tidak bisa sebanyak Commuter Line Jabodetabek dan MRT Jakarta dalam urusan angkut mengangkut penumpang, namun LRT Jakarta tidak lantas dipandang sebelah mata begitu saja. Dengan ketersediaan 40 bangku di setiap gerbongnya, PT Jakpro sendiri memproyeksikan LRT Jakarta mampu mengangkut sekitar 270 penumpang sekaligus dalam sekali perjalanan – sudah termasuk penumpang yang berdiri lho ya!

 

 

Stasiun Goathland, Jadi Tersohor Berkat Film Harry Potter

Pecinta Harry Potter pastinya tidak akan lupa bahwa ada beberapa stasiun yang digunakan dalam film merupakan tempat yang nyata. Salah satunya yakni Stasiun Hogsmeade yang merupakan persinggahan terakhir kereta Howgarts Express sebelum murid-murid sihir ke kastil.

Baca juga: Anda Pecinta Harry Potter? Kudu Lamar Kerjaan yang Ditawarkan Oleh Operator Kereta Heritage Inggris Ini!

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber bahwa stasiun tersebut aslinya bernama Stasiun Goathland yang berada di Desa Goathland, Yorkshire. Kereta yang berhenti di stasiun tersebut melayani penumpang dari desa Goathland di Taman Nasional Utara York Moor, North Yorkshire, Inggris.

Stasiun Goathland sendiri merupakan stasiun tua yang sudah beroperasi sejak 1865 atau lebih dari satu setengah abad lalu. Dibuka pada tanggal 1 Juli 1865 dulunya menjadi stasiun ini dulunya dikenal sebagai Goathland Mill yang dibuka sebagai persimpangan untuk mengindari pekerjaan Beck Hole Incline yang merupakan bagian dari rute Whitby dan Pickering Railway.

Penampakan stasiun Goathland yang terkenal di film Harry Potter (netz.id)

Terletak di desa yang terpencil,  stasiun ini hampir tak pernah berubah dari 153 tahun lalu dan kini menjadi salah satu obyek wisata terkenal di Inggris karena film Harry Potter. Meski terletak di desa terpencil, untuk sampai ke Stasiun Goathland sendiri selain menggunakan kereta juga bisa menggunakan kendaraan pribadi.

Saat menuju stasiun yang dikelola oleh perusahaan jawatan kereta api North Yorkshire Moors, pengunjung akan melalui padang rumput yang sangat luas dan dereta lembah dengan diapit perbukitan. Pemandangannya pun sangat indah dan menyenangkan meski sepi.

Udara di desa Goathland tempat stasiun tersebut berada sejuk dan pengunjung masih bisa melihat banyak domba-domba yang berkeliaran bebas di padang rumput. Tenang, bagi yang ingin berfoto atau menikmati stasiun ini, Anda tidak akan dipungut biaya sepeser pun.

Baca juga: Glenfinnan Viaduct! Jembatan Harry Potter Yang Pernah Selamatkan Keluarga Kecil

Tetapi bila ingin menaiki kereta yang menggunakan batubara sabagai bahan bakarnya atau kereta dengan lokomotif uap, bisa membayar sesuai jarak, waktu dan usia penumpang yang berkisar Rp160 ribu untuk anak-anak dan Rp475 ribu bagi penumpang dewasa.

Jadwal keberangkatan kereta uap ini sendiri mulai pukul 10.00 pagi hingga 17.00 waktu setempat. Stasiun Goathland sendiri dilengkapi fasilitas yang cukup lengkap dari toko souvenir hingga toilet.

6 Tips Ini Bisa Jadi Patokan Bagi yang Ingin Berwisata ke Rusia

Perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia memang telah usai, namun bagi publik di Indonesia, nama Rusia justru terdongkrak, setidaknya gelaran internasional tersebut menepis anggapan bahwa Rusia adalah negara yang serba tertutup dan menyeramkan akan komunisnya. Salah satu buah manis yang dipetik dari kesuksesan ajang piala dunia adalah meningkatnya Rusia sebagai pilihan destinasi wisata.

Baca juga: “Wonderful Indonesia” Kini Hadir di Jalanan Moskow

KabarPenumpang.com merangkum dari beberapa laman sumber, sebenarnya untuk mengunjungi negara Rusia sendiri sangat mudah dilakukan. Berikut ini beberapa tips yang bisa digunakan pelancong Indonesia untuk bertandang ke Rusia.

1. Visa
Visa mutlak untuk mengunjungi Rusia, karena negara ini masih memberlakukan wajib visa bagi WNI yang berkunjung kecuali diplomat. Untuk mengurus visa ke Rusia pun cukup mudah dengan melihat persyaratan pengajuan visa di situs Kedutaan Besar Rusia. Kemudian mengisi formulir secara online. Meski sudah melalui online, Anda tetap harus pegri ke konsulat Kedutaan Besar Rusia untuk mengajukan formulir yang sudah dicetak beserta dokumen-dokumen pelengkap yang dibutuhkan.

2. Biaya perjalanan
Satu rubel (mata uang Rusia) sekitar Rp228 sehingga jika berniat ke Moskow, Rusia selama seminggu selain biaya tiket bisa membawa sebesar US$500 atau setara dengan Rp7,2 juta. Ini mungkin menjadi jumlah yang cukup banyak untuk dihabiskan di kota Moskow. Jika pergi keluar dari Moskow bisa menghabiskan uang kurang dari Rp7,2 juta. Apalagi bagi seorang backpacker, jumlah segitu bisa ditekan lebih murah lagi dan mungkin lebih dari satu minggu untuk menikmati keindahan Rusia.

3. Tiket pesawat
Untuk sampai ke Rusia sayangnya belum ada penerbangan langsung sehingga harus transit dan menghabiskan waktu sekitar 19-23 jam tergantung rute transit pesawat. Tiket dari Jakarta ke Moskow pun terbilang cukup mahal sekitar US$450-US$550 atau sekitar Rp6,4 juta-Rp7,9 juta. Harga tiket ini pun tergantung dengan musim dan maskapai yang digunakan saat berkunjung ke Rusia. Jika memilih rencana liburan musim panas, sebagai pelancong Anda harus merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk membeli tiket. Karena saat musim panas hampir semua orang berlibur. Selain itu jika memilih maskpai dengan jumlah transit yang sedikit dan waktu transit tidak terlalu lama maka ini juga berpengaruh pada harga tiket.

4. Tempat tinggal dan kendaraan
Kemudahan berkeliling Rusia sendiri tergantung tempat Anda tinggal atau penginapan. Penginapan di Rusia sendiri menawarkan harga yang beragam, pilih sesuai dengan kantong Anda. Bila Anda mendapat penginapan di Moskow, moda transportasi yang cukup dekat adalah kereta bawah tanah dan ini bisa membantu Anda berpindah satu tempat ke tempat lain di Moskow. Sebenarnya, berjalan kaki satu kilometer di Moskow dari lokasi penginapan ke tempat wisata terbilang dekat.

5. Berteman dengan orang Rusia
Sebagai orang yang baru pertama kali menginjakkan kaki ke Rusia dan benar-benar soerang diri, Anda masih bisa mengandalkan peta. Apalagi bagi seorang petualang yang mau merasakan sensasi Rusia tentu menjadi kenangan dan pengalaman yang cukup untuk dibanggakan. Namun ada baiknya memiliki teman seorang Rusia, karena bisa membantu Anda selama di sana untuk menikmati kota-kota indahnya.

Baca juga: Demi Video Viral, Pemuda Asal Rusia Pura-Pura Terjatuh di Lintasan Kereta Bawah Tanah

6. Bahasa dan aksara
Bahasa Rusia cukup rumit, tapi tenang saja, warga Rusia bisa berbahasa Inggris meski lebih menyukai bahasa mereka sendiri. Ya bisa dikatakan ini sama seperti di Indonesia. Bila Anda bepergian dan hendak menanyakan arah, cari anak muda karena biasanya mereka bisa berbahasa Inggris. Jangan patah semangat ketika Anda ditolak atau diacuhkan saat bertanya, itu bukan masalah besar. Biasanya mereka tidak percaya diri jika ditanya secara langsung dengan bahasa Inggris. Minimal, Anda bisa mengerti aksara Kiril, sebab papan petunjuk jalan di Rusia tidak semuanya menggunakan bahasa Latin.

Untuk tahun 2018 ini ada hal penting dan bisa digunakan pelancong yang akan mengunjungi Rusia. Bila memiliki kartu fan atau pass dengan foto Anda saat pegelaran Piala Dunia kemarin, ini bisa digunakan sebagai pengganti visa dan berlaku hingga akhir tahun 2018.

Dilirik Cina dan Korea Selatan, Proyek LRT Sumatera Utara Bisa Sampai Danau Toba

Light Rapid Transit (LRT) di Medan, Sumatera Utara menjadi salah satu proyek prioritas nasional di tahun 2019. Pembangunan ini nantinya hanya akan sepanjang 17 km untuk LRT yang akan dilaksanakan pada September 2019 mendatang.

Baca juga: Tak Kunjung Rampung, LRT Jabodebek Lintasan Kuningan-Dukuh Atas Terganjal Masalah!

Namun apa jadinya jika proyek LRT tersebut diperpanjang hingga 160 km atau hingga ke kawasan resort Danau Toba? Pada the Asia Europe Meeting-Transport Senior Officials Meeting (ASEM-TSOM) yang dilaksanakan di Medan belum lama ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menawarkan proyek LRT sepanjang 160 km tersebut kepada perwakilan negara-negara yang hadir.

“Sejauh ini ada dua negara yang telah menyatakan minatnya dalam proyek tersebut yaitu Cina dan Korea Selatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Muhammad Zein Siregar yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman thejakartapost.com (19/7/2018).

Dengan adanya dua negara tersebut yang berminat, maka Pemprov Sumatera Utara akan menindaklanjuti terkait investasi Cina dan Korea Selatan dalam proyek LRT.

“Kami ingin mengembangkan proyek LRT sesegera mungkin karena bisa mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pariwisata di kawasan resort Danau Toba,” ujar Zein.

Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Eben Torsa mengatakan, pihak Pemerintah Provinsi belum mendiskusikan rencana perpanjangan jalur LRT hingga Danau Toba ke pemerintah pusat yakni Kemenhub. Sebab, Eben mengatakan, pihaknya baru mendengar jika LRT akan dibangun sampai ke Danau Toba, karena pembahasan sebelumnya tidak sampai disitu.

Dia menilai hal tersebut mungkin saja terjadi jika pembiayaan sangat kuat dan investor sanggup menutupi semua biaya pembangunan. Pasalnya untuk berinvestasi dalam proyek infrastruktur perkeretaapian sangat lama dalam pengembalian modalnya.

Baca juga: Sambut Asian Games 2018, LRT Jakarta Siap Beroperasi 10 Agustus Mendatang

“Artinya kalau permintaan kesana sedikit, investor kan bepikir ulang. Jadi kita wait and see saja, semoga Pemda segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait hal ini,”ujar Eben.

Sebelumnya di Medan, Sumatera Utara pembangunan LRT dan Bus Rapid Transit (BRT) sudah ditanda tangani dan akan mulai tahapan ground breaking pada September 2019  dan diperkirakan bisa digunakan pada 2023 mendatang. Proyek tersebut diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp16 miliar dengan sumber pembiayaaan dari pemerintah serta investor swasta.

Video Viral Resepsi Pernikahan di Tengah Rel Kereta Balai Yasa Yogyakarta

Baru-baru ini sebuah video viral dimana memperlihatkan pesta pernikahan dengan pelaminan yang berada di tengah jalur rel kereta api beredar di berbagai media sosial. Salah satu yang menggunggahnya di Instagram adalah akun @newdramaojol.id pada Selasa, (17/7/2018) dan sudah ditonton lebih dari satu juta kali dan dikomentari lebih dari 5000 warganet.

Baca juga: Viral Suzuki Jimny Nongkrong di Atas Rel LRT Sumatera Selatan. Ada Apa?

Dalam video tersebut, terlihat kursi tamu yang berjejer di pinggir rel dan panggung pelaminan tempat kedua pengantin membentang di tengah rel sama seperti meja tamu. Lokomotif yang terekam pun bukan berjalan maju melainkan berjalan mundur di rel tersebut bahkan salah satu tamu undangannya seorang karyawan PT KAI.

KabarPenumpang.com melansir dari laman kompas.com (18/7/2018), Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin mengatakan, video yang beredar tersebut terjadi beberapa tahun yang lalu. Lokasinya pun ternyata disekitar Balai Yasa Yogyakarta.

“Informasi bahwa kegiatan tersebut terjadi sudah beberapa tahun lalu. Untuk lokasinya itu di sekitar Balai Yasa di Yogyakarta,” kata Agus.

Dia mengatakan, bahwa jalur kereta tersebut bukanlah yang sering digunakan melainkan buntu dan tidak dilalui lokomotif. Adapun lokomotif yang terekam tersebut merupakan lokomotif yang sedang parkir. Meski begitu, Agus menegaskan bahwa PT KAI melarang kegiatan apapun disepanjang rel kereta api, meski jalur tersebut buntu.

“Setelah ada kegiatan tersebut, beberapa waktu lalu sudah diimbau, dilarang melakukan aktivitas apa pun di atas jalur KA meskipun jalur tersebut tidak dilalui KA atau buntu,” jelasnya.

Nantinya bila ada aktivitas pada jalur kereta api, pihak PT KAI akan melakukan penertiban. Sebab, hal tersebut sangat membahayakan, apalagi jika ada lokomotif yang sedang maju atau mundur untuk keluar dan masuk bengkel yakni di Balai Yasa Yogyakarta meskipun buntu dan tidak dilalui lokomotif.

“Kami mengimbau kepada warga yang tinggal di pinggiran rel kereta agar menghindari atau melakukan aktivitas apapun di sepanjang jalur kereta api, karena untuk keamanan dan keselamatan perjalanan KA dan masyarakat. Sebagaimana tertuang dalam UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian,” ujar dia.

Baca juga: Demi Video Viral, Pemuda Asal Rusia Pura-Pura Terjatuh di Lintasan Kereta Bawah Tanah

Pasal 181 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian menyebutkan beberapa larangan terkait aktivitas di jalur kereta api. Pasal 181 Ayat (1) berbunyi, setiap orang dilarang: a. Berada di ruang manfaat jalur kereta api; b. Menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau c. Menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api. Sementara, ketentuan pidana bagi yang melanggar ketiga hal di atas, tertuang pada Pasal 199 UU 23 Tahun 2007.

“Setiap orang yang berada di ruang manfaat jalan kereta api, menyeret barang di atas atau melintasi jalur kereta api tanpa hak, dan menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api yang dapat mengganggu perjalanan kereta api sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp15 juta,” demikian bunyi Pasal 191.

Viral di Facebook, Jumlah Followers Instagram Petugas KRL Cantik ini Tembus Angka 27,6 Ribu!

Setiap sisi Jakarta memang selalu memiliki cerita unik untuk dibagikan, termasuk yang satu ini. Mata kamera seorang penumpang Commuter Line Jabodetabek berhasil mengabadikan salah seorang petugas di Stasiun Manggarai. Bukan sembarang petugas, melainkan ia memiliki paras yang manis nan ayu. Ramah, merupakan kesan kedua – setelah cantik – yang tergambar dari wanita ini, pasalnya ia kerap melemparkan senyuman kepada setiap penumpang.

Baca Juga: Ini Dia! Tips Cantik ala Pramugari

Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, petugas wanita ini bernama Efelina Hutabarat. Wanita berdarah Batak ini pertama kali menjadi sorotan publik setelah seorang pengguna jejaring sosial Facebook bernama Omphu Mohammed Iqbal mengunggah hasil jepretan dirinya. Efelina yang di dalam foto itu tampak seperti sedang melamun, sontak menjadi buah bibir netizen. Foto itu sendiri diunggah pada Rabu (4/7/2018).

Sumber: Brilio

”Mbaknya selalu ada setiap gua naik kereta dari stasiun Manggarai. Biasanya lemparkan senyum, hanya kali ini mbaknya lagi menatap kosong, mungkin karena gua juga pura-pura sibuk main handphone. Biasanya sih kita beradu tatap,” tulis Omphu melengkapi postingan di Facebooknya. Entah ia tengah bergurau atau memang kenyataannya seperti itu, namun yang pasti, fokus netizen tidaklah terpusat pada keterangan tersebut.

Benar saja, baru satu hari Omphu membagikan foto tersebut, netizen sudah membagikan sebanyak 942 kali. Bagaimana nama Efelina tidak langsung mencuat?

Baca Juga: Mau Tetap Cantik ke Pesta Meski Naik Kereta Komuter? Baca Tips Ini!

Selain menghujani postingan Omphu tersebut dengan komentar, netizen juga sampai-sampai mencari tahu lebih mendalam tentang lulusan dari Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun 1 ini. Akhirnya muncullah satu akun intagram yang disinyalir milik Efelina, dengan nama akun @felinadestari. Sayangnya, ke-kepo-an netizen sempat terbentur pengaturan privacy account yang mengunci akun Efelina.

Tidak patah arang, netizen yang terkagum-kagum dengan kecantikan dari Efelina itu tidak segan-segan untuk mem-follow akun dengan 58 postingan tersebut. Bak seorang selebgram, pengikut dari akun Efelina langsung melesat drastis ke angka 27,6 ribu. Fantastis!

 

Uji Coba 20 Juli 2018, Tarif LRT Palembang Rp5 Ribu-Rp10 Ribu

Light Rapid Transit (LRT) Palembang yang pada 15 Juli 2018 kemarin baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo akan segera diuji coba. Uji coba tersebut akan berlangsung dari 20-30 Juli 2018 mendatang dari Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju Stasiun Jakabaring.

Baca juga: Hanya dengan Lima Stasiun Utama, LRT Palembang Siap Beroperasi Saat Asian Games 2018

Tarif LRT Rp10 ribu diberlakukan jika pemberangkatan dari Bandara menuju Jakabaring atau sebaliknya. Sedangkan tarif flat selain dari stasiun bandara akan dikenakan Rp5 ribu, tarif ini akan dikenakan bagi masyarakat umum dan untuk atlet serta awak media akan digratiskan saat Asian Games 2018 berlangsung.

Dengan tarif yang sudah ditentukan tersebut, pembayaran untuk menaiki LRT akan secara non tunai yakni menggunakan kartu yang di tapping di gate. Namun bagi pengguna yang belum memiliki kartu uang elektronik akan ada petugas loket yang menjualnya.

Dalam uji coba LRT Palembang akan ada dua rangkaian kereta atau trainset, sebab pihak Waskita masih melakukan penyelesaian kelengkapan LRT tersebut.

“Jadi operasional kanan kiri, nanti kalau sudah dipastikan sudah clear maka delapan trainset yang disiapkan akan dioperasionalkan semua,” ujar PPK Kemenhub LRT Sumsel Suranto yang dikutip KabarPenumpang.com dari tribunnews.com (18/7/2018).

Saat ini pengerjaan LRT Palembang sendiri sudah mencapai 94,51 persen dan sekarang dalam tahap penyelesaian walk way, tes sarana prasarana dan simulasi evakuasi. “Kami menargetkan semuanya selesai 20 Juli,” ujarnya.

Untuk uji coba yang akan dilakukan 20 Juli 2018 stasiun yang akan mulai dioperasikan yakni DJKA/Opi, Jakabaring, Ampera, Cinde, Bumi Sriwijaya dan Bandara. Suranto mengatakan, stasiun tersebut akan dipersiapkan hingga akhir Juli dan pada Agustus untuk stasiun yang akan dioperasikan di update kembali.

Baca juga: Kebut Persiapan Asian Games 2018, PT INKA Mulai ‘Cicil’ Pengiriman LRT Palembang

Untuk Stasiun Polresta, Dishub, RSUD dan Panti Kayu akan bisa digunakan pada Asian Games setelah selesai dibangun. Sayangnya untuk Stasiun Demang dan Garuda Dempo tidak akan beroperasi pada Asian Games.

Dalam satu rangkaian LRT akan ada tiga gerbong yang mampu mengangkut 536 penumpang dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dan akan berhenti di setiap stasiun selama 30 detik. Fasilitas yang ada dalam trainset LRT sendiri yakni AC, CCTV dan WiFi. Diketahui, saat Asian Games 2018 berlangsung, Jembatan Ampera juga akan ditutup dari kendaraan pribadi dan akan digunakan hanya untuk angkutan umum.

Selasa Sore! Waktu Paling Tepat untuk Berburu Tiket Pesawat Murah

Kini Anda dapat dengan mudah memesan tiket pesawat melalui gadget di mana pun dan kapan pun Anda mau. Puluhan bahkan ratusan jasa penyedia tiket perjalanan dapat Anda temui dengan sangat mudah di laman pencarian Google. Secara keseluruhan, mungkin Anda melihat semua laman menawarkan harga yang sama. Tapi jangan salah, ada lho beberapa laman yang menampilkan harga lebih murah ketimbang yang lainnya.

Baca Juga: Nah Ini! Trik Unik Buat Cari Tiket Pesawat Murah

Mengingat hampir kebanyakan orang saling berebut harga terendah untuk terbang ke satu destinasi, di sinilah nilai ketajaman Anda dalam menganalisa harga, seni pencarian, serta pemilihan waktu yang tepat diuji. Memang, untuk mendapatkan itu semua, diperlukan kesabaran dan perencanaan waktu berlibur yang matang. Berikut, KabarPenumpang.com sarikan sejumlah poin yang patut Anda perhatikan dalam mencari tiket perjalanan via Online Travel Agent (OTA), dikutip dari laman vagabondish.com.

Terbang di Luar Waktu ‘Prime Time’
Melarikan diri dari kesibukan sehari-hari saat akhir pekan memang disarankan untuk menghindari kejenuhan. Maka tidak heran jika harga tiket pesawat – biasanya – melambung ketika akhir pekan, atau hari-hari kejepit lainnya. Bagi Anda yang memiliki rencana untuk menghabiskan waktu akhir pekan di luar daerah, ada baiknya Anda membeli tiket dari jauh-jauh hari dan menghindari berangkat pada hari Jumat, karena niscaya harganya akan melambung tinggi.

Tips: Dikutip dari laman sumber lain, hari Selasa sore merupakan hari paling tepat untuk mendapatkan tiket murah. Sedangkan hari Rabu merupakan hari dimana harga tiket berada di titik terendah.

Bandingkan Sejumlah Situs

Perbandingan Harga Tiket Pesawat di PegiPegi.com dan Tiket.com

Salah satu cara untuk mendapatkan harga terendah dalam suatu penerbangan adalah dengan cara membandingkan harga dari sejumlah situs. Karena pada dasarnya, tidak semua laman penyedia tiket perjalanan selalu menampilkan harga yang sama, walaupun detail penerbangan sama persis. Dalam contoh di atas, dapat Anda lihat perbandingan harga untuk dua laman penyedia tiket perjalanan yang menampilkan harga yang berbeda, dengan detail penerbangan yang sama. Selain kedua contoh di atas, kami pun telah mensurvey dua laman web lainnya, yaitu Traveloka.com dan Garuda-Indonesia.com yang dimana kedua laman tersebut menampilkan harga yang sama dengan Tiket.com.

Bersihkan Riwayat Pencarian
Sama seperti artikel sebelumnya, dimana para peneliti menyarankan untuk membersihkan terlebih dahulu riwayat pencarian sebelum Anda mulai mencari tiket. Dipercaya, ini dapat menghindari Anda terjebak dalam ‘permainan’ cookies yang digeluti oleh para agen penyedia tiket.

Baca Juga: Mau Berburu Tiket Penerbangan Murah, Simak Tips Disini

Belilah Tiket di Waktu yang Tepat
Penentuan kapan waktu yang tepat untuk membeli tiket memang tidak akan ada habisnya. Kebanyakan orang beranggapan bahwa semakin jauh kita membeli tiket dari hari H, maka harganya akan jauh lebih murah. Sebagai salah satu laman penyedia tiket penerbangan, salah seorang juru bicara dari Cheapoair.com mengatakan bahwa waktu yang tepat untuk membeli tiket dengan harga terendah adalah 54 hari atau 7 setengah minggu sebelum keberangkatan.

 

Waspada! Beberapa Kecurangan Ini Bisa Anda Temui di Agen Perjalanan Abal-Abal

Menjamurnya bisnis agen perjalanan wisata dewasa ini memang tidak selalu berdampak positif. Pasalnya, tidak mudah bagi para agen baru untuk menjaring pasarnya sendiri di tengah persaingannya dengan beberapa nama besar yang sudah terlebih dahulu dikenal publik. Inovasi merupakan hal terpenting yang pada akhirnya dapat menjadi pembeda dengan penyedia jasa lain. Namun jika ditelaah lebih dalam lagi, apakah setiap agen ini memiliki caranya tersendiri untuk ‘mengeruk keuntungan lebih’?

Baca Juga: 5 Mitos Seputar Online Travel Agents yang Terbantahkan

Jawabannya sederhana, ada. Tentu cara yang mereka lakukan tidaklah sekotor First Travel, sebuah agen perjalanan ibadah yang kedapatan melakukan penipuan terhadap pelanggannya. Kembali ke tahun 2016 silam dimana salah satu travel agent terbesar di Tanah Britania Raya, Flight Centre dipertanyakan reputasinya karena tercium melakukan kecurangan terhadap pelanggannya. Tidak menutup kemungkinan, kecurangan sejenis pun turut dipraktekkan oleh penyedia jasa serupa di Indonesia.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman telegraph.co.uk, berikut beberapa kecurangan yang mungkin dilakukan oleh agen penyedia jasa perjalanan. Diingatkan, artikel ini dibuat bukan untuk menjatuhkan reputasi dari para agen penyedia jasa, melainkan untuk memberikan pengetahuan kepada para pengguna jasa untuk lebih berhati-hati.

Selisih Harga
Model bisnis yang digeluti oleh agen penyedia jasa perjalanan ini hampir mirip dengan seseorang yang berbelanja di sebuah warung. Semakin sering ia berbelanja, semakin banyak ia berbelanja, maka kemungkinan ia mendapat diskon dari pihak warung pun semakin besar. Maka semisal Anda membandingkan sejumlah laman agen penyedia jasa perjalanan, bukan tidak mungkin Anda mendapati dua harga yang berbeda untuk detail perjalanan yang sama. Semakin jeli Anda mencari, maka semakin besar pula kesempatan Anda untuk mendapatkan tiket yang lebih murah.

Pembatalan
Bagi Anda yang hendak melakukan pembatalan penerbangan (cancellation), kiranya lebih berhati-hati. Pasalnya, hampir semua rute penerbangan yang disuguhkan oleh pihak maskapai bisa dibatalkan. Namun karena pihak agen enggan untuk mengurus pembatalan tersebut yang terkenal ribet, maka mereka mengganti keterangan di rincian penerbangan – dari yang semula bisa dibatalkan, menjadi tidak bisa dibatalkan.

Seat Blocking
Metode semacam ini pun menjadi satu temuan di dalam tubuh Flight Centre, dimana para staf didorong untuk memesan bangku penerbangan dalam jumlah yang banyak, dimana itu akan berdampak pada melambungnya harga kursi yang tersisa.

Search Engine Cookies
Riwayat pencarian di ponsel atau gadget lain pun bisa memegang peranan seseorang mendapati harga tiket yang lebih mahal. Kendati hipotesa ini belum terbukti kebenarannya dan tidak ditemukan bukti konklusif, namun ada baiknya bagi Anda menghapus terlebih dahulu riwayat pencarian sebelum memesan tiket.

Baca Juga: Anda Independent Traveler? Inilah Rentetan Aplikasi Yang Bisa Maksimalkan Petualangan Anda

Klausula Paritas Harga
Dalam sebuah laporan terpisah, menemukan bahwa ada beberapa agen yang mendesak pihak hotel untuk memberikan harga kamar tertinggi untuk dipajang di laman website si agen. Desakan ini berbuntut pada pihak hotel yang tidak bisa melemahkan harga kamar yang sudah dipasang di web si agen. Untuk menghindari Anda terjebak di dalam situasi seperti ini, ada baiknya Anda tetap melakukan cara yang kuno – tapi – efektif: Memesan langsung via telepon.