Tidak Lagi Gunakan Toilet “Bolong,” PT KAI Ganti Dengan Septic Tank

Menahan rasa ingin buang air selama perjalanan, terutama dalam melakukan perjalanan yang panjang dan memungkinkan untuk tidak transit memanglah sangat menyiksa. Perjalanan jadi makin terasa amat lama, dan kita semakin gelisah menantikan kendaraan kita menepi.

Baca juga: Bertarung Melawan Bau Busuk, Inilah Peran Petugas Pembersih Limbah Toilet Kereta

Apabila Anda berkendara menggunakan bis, travel atau mobil pribadi, tentu hal ini bukan menjadi masalah yang serius. Anda dapat meminta sopir untuk menepi di sebuah stasiun isi bahan bakar yang biasanya terdapat WC umum. Tapi apabila Anda menggunakan kereta api, pesawat, atau perahu layar? Tentu saja kendaraan umum seperti kereta, pesawat, dan perahu memiliki toilet yang bisa digunakan sepanjang perjalanan.

Sebagai gambaran, kita ambil contoh toilet di kereta api. Toilet ini berukuran tidak terlalu besar, beralaskan besi dan tentu saja terus bergerak mengikuti gerakan kereta api. Perlu tingkat keseimbangan yang cukup untuk menggunakan toilet di kereta api ini, kalau tidak, bisa saja kita terpeleset karena bahan lantainya yang terbuat dari besi. Biasanya terdapat sebuah jendela yang terbuka di dalamnya, bertujuan agar sirkulasi udara tetap normal, walaupun di toilet kereta api sudah ada exhaust.

Selain itu, di dalamnya juga terdapat sebuah wastafel kecil untuk mencuci tangan lengkap dengan sabunnya. Tepat di atas wastafel, terdapat sebuah cermin apabila kita hendak bersolek, walaupun agak sedikit susah. Juga ada tempat sampah yang sudah diberikan oleh pihak PT KAI agar penumpang yang telah menggunakan toilet tersebut tidak membuang sampah sembarangan. Air di toilet kereta ini juga bisa dibilang bersih, terlihat dari airnya yang bening dan tidak berbau.

Toilet ini biasanya kita temui di kereta yang melakukan perjalanan keluar kota (perjalanan jauh), maka dari itu tidak ada toilet di commuter line. Posisi dari toilet itu sendiri berada di samping pintu kereta, dan setiap gerbong biasanya dilengkapi dengan dua toilet.

Ketika Kabarpenumpang.com mencoba untuk menggunakan toilet tersebut, memang agak sedikit sulit untuk berdiri tegak karena badan kereta yang terus bergerak. Namun tidak ditemukan adanya gambar tempel yang cukup menarik perhatian di dalamnya, yaitu himbauan agar kita menggunakan toilet ini dalam keadaan kereta melaju, bukan saat berhenti.

Ternyata setelah diperhatikan, toilet dalam kereta Argo Parahyangan yang ditumpangi ini sudah berubah menjadi kereta api dengan sistem toilet tampung, bukan lagi toilet yang bolong (tidak memiliki bak penampung) dan langsung dibuang ke rel seperti dulu. Sistem toilet seperti ini tentu saja merugikan warga yang tinggal di sekitaran rel. tidak menutup kemungkinan, mereka mencium bau-bau yang kurang sedap dari sistem toilet yang lama.

penampakan toilet bolong kereta api. sumber: bocahinfo.files.wordpress.com
penampakan toilet bolong kereta api

Baca juga: Mules Saat Kereta Terakhir, Siswa di Jepang Terkunci di Toilet Stasiun

Maka dari itu, pada tahun 2010 silam, PT KAI memberikan solusi untuk masalah toilet tanpa bak penampung yaitu dengan mengoperasikan sistem KA ramah lingkungan, yaitu toilet yang telah dilengkapi dengan bak penampung kotoran (septic tank). Selain itu, bak-bak tersebut rutin dibersihkan agar tidak menimbulkan bau kurang sedap di toilet kereta.

Selain itu, petugas kebersihan kereta pun menambahkan mikroba pengurai, dengan tujuan agar saat bak dibersihkan, kotoran akan berubah menjadi cairan dan tidak menimbulkan bau tak sedap. Terobosan yang dibuat oleh PT. Industri Kereta Api (PT. INKA) bertujuan unuk meningkatkan kualitas pelayanan dari PT. KAI sendiri, bukan hanya terhadap pengguna jasanya, tapi juga pada masyarakat yang tinggal di sekitaran rel, yang mungkin terganggu oleh bau kurang sedap dari sistem toilet kereta api tanpa bak penampung.

MTI Kritisi Janji Anies Bangun Kereta Banjarbaru-Banjarmasin: Jangan PHP Masyarakat

Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengkritisi janji kampanye calon presiden (Carpres) Anies Baswedan. Diketahui Capres nomor urut 1 itu berjanji akan membangun kereta api Banjarbaru-Banjarmasin saat terpilih menjadi Presiden ke-8 nanti.

Baca juga: Kereta Uap Kalimantan, Pelancong Diajak Jelajah Hutan Borneo Tanpa Pendingin Udara

Menurut Djoko, mobilitas di Banjarbaru-Banjarmasin saat ini belum terlalu membutuhkan transportasi berbasis rel. Sebab demand-nya masih rendah. Karenanya, ia menyarankan agar lebih mengedepankan dan mengembangkan transportasi bus atau angkutan perkotaan Trans Banjarbakula (program BTS) yang sudah lebih dahulu ada.

Setelah ekosistem masyarakat untuk menggunakan transportasi umum ini mulai terbentuk dan membudaya, ditandai dengan semakin tingginya okupansi bus, lanjutnya, Wakil Ketua MTI yang juga dosen Teknik Sipil di Universitas Katolik Soegijapranata ini mengungkapkan bukan berarti bisa langsung membangun kereta api, melainkan menambah armada bus dan mengerahkan bus yang lebih besar.

Ia mengingatkan agar tak terlena memberikan janji kampanye. Lebih dari itu, membangun transportasi umum jangan terburu-buru, harus dimulai secara bertahap sampai ekosistemnya terbentuk.

“Kita bertahap saja lah, dilihat demand-nya tinggi yaa tidak ada salahnya (bangun kereta api). Tapi, itu tadi, jangan di-PHP-in masyarakat sana lah. Nanti subsidinya terlalu besar kan negara rugi kan penduduknya belum terlalu banyak. Kalau saya cenderung busnya dulu,” katanya.

“Kurang-kurang sedikit, busnya bus gandeng (setelah ramai peminat). (saat ini) masih pakai bus sedang itu. Itu pun belum penuh. Tetapi dibanding kota-kota lain lumayan,” jelasnya kepada KabarPenumpang.com di sela-sela Rakernas MTI di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Rabu (6/12/2023).

Kantor Pusat SkyWay Technlogies di Rusia Dibekukan, Kalimantan Batal Punya Kereta Langit

Dalam pengamatannya, untuk lima tahun ke depan bukan hal mudah membangun Kereta Api Banjarbaru-Banjarmasin mengingat demand-nya rendah. Kalau pun tetap dipaksakan, lanjut Djoko, bisa saja dalam waktu lima tahun KA tersebut selesai dibangun. Tetapi setelahnya tidak ada penumpang.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa mobilitas kota Banjarbaru dan Banjarmasin sangat tinggi layaknya Jakarta dan Bogor sehingga sangat membutuhkan adanya transportasi umum yang layak dan dapat diandalkan masyarakat. Itu bisa dilakukan dengan cara memaksimalkan program BTS Trans Banjarbakula.

Tawarkan Hadiah 30.000 Euro, Airbus dan BMW Group Luncurkan Kompetisi Komputasi Kuantum

Airbus dan BMW Group meluncurkan Tantangan Komputasi Kuantum global bertajuk “The Quantum Mobility Quest” untuk mengatasi tantangan paling mendesak dalam penerbangan dan otomotif yang masih tidak dapat diatasi oleh komputer klasik.

Baca juga: CEO BMW: “Harga Mobil Listrik Tidak Akan Pernah Murah”

Tantangan ini merupakan tantangan pertama yang mempertemukan dua pemimpin industri global untuk memanfaatkan teknologi kuantum untuk aplikasi industri di dunia nyata, membuka potensi untuk menciptakan solusi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan aman untuk masa depan transportasi.

“Ini adalah saat yang tepat untuk menyoroti teknologi kuantum dan potensi dampaknya terhadap masyarakat kita. Bermitra dengan pemimpin industri seperti BMW Group memungkinkan kami untuk mematangkan teknologi seiring dengan kebutuhan kami untuk menjembatani kesenjangan antara eksplorasi ilmiah dan potensi penerapannya. Kami mencari mahasiswa, PhD, akademisi, peneliti, perusahaan rintisan, perusahaan, atau profesional terbaik di bidangnya, di seluruh dunia untuk bergabung dalam tantangan kami guna menciptakan perubahan paradigma besar-besaran dalam cara pembuatan dan penerbangan pesawat terbang,” kata Isabell Gradert, Wakil Presiden Pusat Riset dan Teknologi di Airbus.

“Menyusul kesuksesan Quantum Computing Challenges edisi sebelumnya yang diselenggarakan oleh BMW Group dan Airbus, kami bersiap menyambut gelombang inovasi baru, mengeksplorasi kemampuan teknologi untuk keberlanjutan dan keunggulan operasional.” kata Dr. Peter Lehnert, Wakil Presiden, Teknologi Riset di BMW Group. “BMW Group jelas bertujuan untuk memposisikan dirinya di persimpangan teknologi kuantum, ekosistem global, dan solusi mutakhir. Dengan melakukan hal ini, kami sangat percaya pada kemajuan besar dalam hal bahan ramah lingkungan untuk baterai dan sel bahan bakar, untuk menghasilkan desain yang unik dan efisien, atau untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan pada Produk Grup BMW”.

Komputasi kuantum memiliki potensi untuk meningkatkan kekuatan komputasi secara signifikan dan memungkinkan operasi paling kompleks yang bahkan menantang komputer terbaik saat ini. Khususnya, bagi industri berbasis data seperti sektor transportasi, teknologi baru ini dapat memainkan peran penting dalam simulasi berbagai proses industri dan operasional, sehingga membuka peluang untuk membentuk produk dan layanan mobilitas masa depan.

Kandidat diundang untuk memilih satu atau lebih pernyataan masalah: peningkatan desain aerodinamis dengan pemecah kuantum, mobilitas otomatis masa depan dengan pembelajaran mesin kuantum, rantai pasokan yang lebih berkelanjutan dengan optimalisasi kuantum, dan peningkatan penghambatan korosi dengan simulasi kuantum. Selain itu, kandidat dapat menampilkan teknologi kuantum mereka sendiri yang berpotensi mengembangkan aplikasi asli yang belum dieksplorasi di sektor transportasi.

Tantangan ini diselenggarakan oleh The Quantum Insider (TQI) dan dibagi menjadi dua bagian, fase empat bulan di mana peserta akan mengembangkan kerangka teoritis untuk salah satu pernyataan yang diberikan, dan fase kedua di mana finalis terpilih akan menerapkan dan membandingkan solusi mereka. . Amazon Web Services (AWS) memberikan kandidat kesempatan untuk menjalankan algoritma mereka pada layanan komputasi kuantum cloud.

BMW Hadirkan Dynamic Cargo E-trike yang Tak Perlu Dilipat Ketika Naik Eskalator

Juri yang terdiri dari pakar kuantum terkemuka dunia akan bekerja sama dengan pakar dari Airbus, BMW Group, dan AWS untuk mengevaluasi proposal yang diajukan dan memberi penghargaan kepada satu tim pemenang dengan hadiah €30.000 di masing-masing dari lima tantangan, pada akhir tahun 2024.

Airbus A380 Emirates Rute Perth – Dubai Alami Turbulensi Parah, 14 Orang Cidera Serius

Turbulensi terjadi secara tiba-tiba yang mengakibatkan beberapa penumpang terlempar dari tempat duduknya. Lusinan penumpang dalam penerbangan Emirates dari Perth (Australia) ke Dubai (Uni Emirat Arab) terluka setelah pesawat mengalami turbulensi parah. Pesawat A380 mengalami turbulensi saat mendekati Teluk Persia, menyebabkan 14 orang memerlukan perhatian medis.

Baca juga: Kurangi Efek Turbulensi, Sebaiknya Pilih Kursi di Dekat Sayap

Pada Senin malam, penerbangan Emirates EK421 dari Bandara Perth (PER) ke Bandara Internasional Dubai (DXB) lepas landas sekitar pukul 22:30. Namun, saat mendekati tujuannya, pesawat dilanda turbulensi yang kuat sehingga menyebabkan kekacauan di dalam kabin.

Diberitakan pertama kali oleh The West Australian, turbulensi yang terjadi begitu dahsyat hingga beberapa penumpang menghantam atap kabin, sementara sebanyak 14 orang dilaporkan memerlukan perawatan medis atas luka-luka yang mereka alami. Emirates mengatakan bahwa “sejumlah kecil” penumpang dan awak pesawat terluka akibat turbulensi tersebut.

Menurut pengguna X MattRPD, turbulensi tersebut “muncul begitu saja”, yang sayangnya terjadi saat banyak penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman. Penumpang lain mengatakan pilot meminta semua orang untuk duduk dan memasang sabuk pengaman, namun turbulensi terjadi beberapa saat kemudian.

Penerbangan tersebut akan mendarat tanpa insiden lebih lanjut di Dubai sekitar pukul 04:45 waktu setempat pada Selasa pagi. Pesawat yang terlibat – sebuah Emirates Airbus A380 dengan registrasi A6-EEV – tetap berada di Dubai sejak 4 Desember.

Karena beberapa penumpang dan awak yang terluka memerlukan perhatian medis, awak Emirates dan sukarelawan yang memenuhi syarat secara medis datang membantu mereka saat penerbangan masih mengudara. Selain itu, mereka dibantu oleh para profesional medis terlatih yang memberikan dukungan melalui jaringan satelit.

Enam Jenis Turbulensi Pesawat, Mana yang Paling Sering Terjadi?

Beberapa analis iklim percaya bahwa perubahan iklim yang berkelanjutan akan mengakibatkan lebih banyak gejolak. Tentu saja ada banyak insiden yang cukup buruk untuk menjadi berita utama dalam beberapa bulan terakhir, termasuk insiden yang melibatkan Hawaiian Airlines dan JetBlue, yang menyebabkan beberapa kasus harus dirawat di rumah sakit.

Chenab, Jadi Kondang Karena Ada Jembatan Kereta Tertinggi di Dunia

Dengan kontur geografis yang berbukit dan lembah, mengharuskan perusahaan kereta api di suatu negara untuk berpikir keras untuk menghadirkan jembatan rel kereta api (KA) yang memadai, tak jarang akibat medan yang dihadapi begitu menantang, terciptalah “maha karya” berupa jembatan yang eksentrik, salah satunya adalah jembatan KA di ketinggian.

Di Indonesia ada jembatan kereta Cisomang yang dikenal sebagai jembatan kereta tertinggi di Indonesia. Sedangkan di Tiongkok juga memiliki jembatan kereta yang tepatnya berada di Guizhou dengan melintasi sungai Beipanjiang dengan tinggi 275 meter. Namun keduanya dikalahkan oleh tinggi jembatan rel kereta tertinggi yang dimiliki India yakni jembatan Chenab.

India Bikin Jembatan Kereta Api Tertinggi (Lagi), Tapi Bukan Tertinggi di Dunia

Dengan ketinggian 359 meter ini, di klaim lebih tinggi 25 meter dibanding menara Eiffel di Paris, Perancis. Tahun 2008 lalu, pembangunan jembatan kereta ini sempat terhenti karena kontraktor tidak bisa memasang konstruksi landasan setelah 6 tahun berjalan pembangunan. Tak lama kemudian yakni 9 bulan setelah pemberhentian pembangunan, komite pembanguanan jembatan kereta tertinggi ini melanjutkan lagi proyek tersebut sebagai awal kebangkitan kembali pembangunan jembatan kereta tertinggi Chenab.

www.aniruddhafriend-samirsinh.com/dailymail.co.uk
www.aniruddhafriend-samirsinh.com/dailymail.co.uk

Jembatan kereta ini akan melalui kawasan pegunungan Utara India dan tepat berada di atas sungai Chenab. Jembatan kereta tertinggi ini akan menghubungkan wilayah Jammu dan Kashmir. Nantinya dari kawasan Baramulla ke Jammu di Himalaya, jarak yang ditempuh hanya sekitar 6,5 jam dan lebih cepat dari jarak tempuh awal sekitar 13 jam lamanya.

Jembatan kereta ini pun di bangun dengan perhitungan yang tepat, yakni tahan angin yang kencang dan gempa. Konstruksi bangunan memiliki teknik yang mengagumkan dengan lengkungan-lengkungan baja untuk konstruksi jembatan rel ini. kemudian akan ditahan oleh kabel raksasa di kedua sisi jembatan untuk menahan guncangan pada jembatan tersebut saat kereta melaluinya.

Bahan-bahan konstruksi yang diperlukan untuk pembangunan jembatan kereta Chenab dikirim menggunakan helikopter. Hal ini dikarenakan sulitnya akses truk-truk besar untuk mengirimkan bahan bangunan menuju ke lokasi pembangunan. Tak hanya itu, pembangunan jembatan ini tidak boleh mengganggu arus dan aliran sungai Chenab.

Cisomang, Serba-Serbi Jembatan Kereta Tertinggi di Indonesia

Jembatan ini memiliki panjang 1315 meter dan dirancang dengan menggunakan konstruksi baja 25 ribu ton dan bahan material lainnya. Pembangunan jembatan kereta tertinggi di dunia ini di lakukan oleh Kokan Railyways Corporation. Diperkirakan dana yang dihabiskan untuk membangun jembatan kereta tertinggi di dunia ini sekitar $92 juta atau sekitar Rp1,06 triliun.

Pembangunan jembatan ini selain menghubungakan Jammu-Baramulla, kota-kota lainnya yang akan dilalui yakni Udhampur, Katra dan Qazigund. Diperkirakan, jembatan Chenab ini selesai tahun 2016 lalu dan mulai beroperasi.

Inilah Daftar Stasiun Tersibuk di Indonesia

Sebagai tempat berkumpulnya penumpang, wajar adanya bila stasiun menjadi titik yang sibuk karena dipadati banyak orang dengan beragam keperluan. Belum lagi ada beberapa stasiun yang karena histori yang kuat juga menyandang sebagai tempat wisata yang menarik. Di Indonesia ada dua pembagian jalur milik PT KAI, Daop (Daerah Operasi) untuk Pulau Jawa dan Divre (Divisi Regional) untuk Pulau Sumatera. Dan dari kedua daerah operasional ada banyak stasiun tersibuk di Indonesia dan semuanya berada di Pulau Jawa dengan sebagian besar seperti sudah bisa ditebak, ada di Jakarta.

Mengenal Kereta Api Gajayana

Stasiun Kejaksaan, Cirebon
Stasiun ini dinamai Kejaksaan kerena terletak di Kecamatan Kejaksaan Cirebon. Dikatakan tersibuk karena, hampir semua kereta pasti melalui stasiun ini kecuali kereta relasi Bandung – Kroya. Dulu semua kereta ekonomi, bisnis hingga eksekutif diwajibkan berhenti di stasiun ini, namun jadwal kereta semakin padat dan perluasan stasiun Cirebon Prujakan selesai sehingga stasiun ini hanya untuk perhentian kereta ekonomi dan eksekutif.

Stasiun Jatinegara
Stasiun yang berada di Jakarta Timur ini menjadi jalur keluar masukknya kereta baik yang menuju atau keluar Jakarta. Selain sebagai jalur keluar masuk, stasiun ini sibuk juga adanya Commuter Line yang bolak balik melintasi dan berhenti di stasiun ini. Selain sibuk, stasiun yang termasuk salah satu yang terbesar di Jakarta ini juga menjadi dipo atau tempat peristirahatan dan perawatan lokomotif. Dikatakan sibuk juga karena stasiun jatinegara memiliki 6 jalur dan semua kereta ekonomi dan eksekutif berhenti di sini.
5035340586_131fa13652_zStasiun Manggarai
Stasiun ini terlihat sibuk karena banyak Commuter Line yang wara wiri melintas dan berhenti di sini baik rute menuju Bogor maupun Bekasi. Sayangnya tak banyak kereta ekonomi ataupun eksekutif yang berhenti di sini, biasanya hanya melintas saja, kalaupun ada hanya yang dari Tanah Abang. Stasiun ini akan menjadi sibuk juga di waktu berangkat dan pulang kerja dan terlihat sangat padat jam-jam tersebut.

Stasiun Surabaya Pasar Turi
Stasiun yang menjadi tiga percabangan jalur Pantura (Semarang dan Cirebon), Pelabuhan Tanjung Perak dan Staiun Sidotopo, Surabaya Gubeng yang menuju Malang dan Banyuwangi pastinya sibuk karena terletak di pembagian ini. Seluruh kereta yang melewati jalur utara ini pasti berhenti di Stasiun Surabaya Pasar Turi.

Stasiun Jakarta Kota
Stasiun yang sering disebut stasiun Beos ini berada di paling ujung yang tidak memiliki jalur lagi selain ke Kampung Bandan. Stasiun yang mirip dengan Stasiun Semut di Surabaya ini, menjadi stasiun pojok di Jakarta. Memiliki 12 jalur baik luar kota dan Commuter Line, membuat stasiun ini menjadi stasiun yang kedatang kereta dalam setiap waktu walaupun berada di pojok. Banyak penumpang yang pada jam pulang kantor akan naik kereta menuju stasiun ini demi mendapat tempat duduk.

Stasiun Tugu Yogyakarta
Stasiun ini menjadi stasiun tersibuk di Yogyakarta, karena setiap jam ada saja kereta eksekutif dan Bisnis yang lewat dan berhenti di stasiun ini. Selain itu KRD Prameks juga sudah pasti berhenti dan melintas di stasiun ini, sehingga makin sibuklah stasiun di pusat kota Yogya ini.

Stasiun Semarang Tawang
Stasiun dengan 7 jalur ini dikatakan sibuk karena menjadi jalur percabangan menuju Demak dan Kudus ke arah utaranya dan Cepu serta Surabaya Pasar Turi di jalur tengah.

Stasiun Gambir
Stasiun yang berada di pusat Ibukota ini, memiliki 4 jalur. Banyaknya wisatawan mancanegara yang akan melanjutkan perjalanan ke daerah lainnya di Pulau Jawa membuat stasiun ini sangat sibuk. Ditambah lagi setiap beberapa waktu pasti ada Commuter Line yang hanya sekedar melintas tanpa berhenti.

Stasiun Pasar Senen
Stasiun yang mengangkut penumpang kereta bisnis dan ekonomi ini, setiap hari pasti dipadati penumpang. Selain yang akan bepergian keluar kota Jakarta, di stasiun ini melintas juga Commuter Line menuju Bogor dari Jatinegara sedangkan untuk arah sebaliknya hanya untuk melintas saja.

Satu Layanan Bisa Beda Tarif, Kenali Sub Class di Kereta Api

Stasiun Madiun
Menjadi salah satu stasiun besar di Indonesia, stasiun Madiun bisa dikatakan pusat perkeretaapian Indonesia sama dengan stasiun Jakarta Kota dan Surabaya Pasar Turi. Stasiun ini juga memiliki jalur yang banyak dan seluruh kereta yang menuju jalur selatan arah Surabaya dan Malang diwajibkan berhenti di stasiun ini. Setiap kereta ekonomi, bisnis dan eksekutif yang berhenti dan KRD yang menuju daerah-daerah Jawa Timur juga berhenti daan melintas di sini, membuat stasiun Madiun ramai dan sibuk dengan penumpang yang berangkat atau turun di sini.

Survei: 22 Persen Pelancong Gunakan Jasa AI untuk Pelajari dan Rencanakan Perjalanan Wisata

Pelancong yang ingin berlibur sering kali merasa kesulitan dalam memutuskan ke mana akan bepergian. Dengan ratusan destinasi populer dan beragam pilihan penerbangan, memutuskan ke mana harus bepergian bisa menjadi sebuah tantangan.

Bagi sebagian pelancong, pilihan mereka ditentukan oleh keluarga dan teman di negara asing atau semata-mata karena daftar keinginan mereka. Dalam kasus terakhir, menentukan tujuan kunjungan untuk bersantai bisa jadi sulit.

10 Kesalahan Pelancong dalam Mengepak Koper

Sementara, aplikasi ponsel telah membuatnya sedikit lebih mudah dengan memungkinkan pengguna memilih berdasarkan jenis kelompok (usia, minat, dll.) dan waktu dalam setahun. Laporan Skyscanner Horizons tahun 2023 menunjukkan bahwa penggunaan ponsel adalah hal yang umum di kalangan pelancong yang melakukan penelitian tentang tujuan yang akan dikunjungi. Laporan tersebut menunjukkan temuan dari survei terhadap lebih dari 18.000 wisatawan global yang memilih pilihan perjalanan dan pengeluaran mereka.

Dikutip dari Simple Flying, laporan tahunan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di seluruh dunia tertarik menggunakan berbagai platform online untuk melakukan penelitian mengenai destinasi mereka, membandingkan penerbangan dan hotel, dan dalam banyak kasus, memesan melalui platform online.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari 48 persen orang melakukan riset destinasi melalui ponsel sebelum merencanakan perjalanan udara mereka. Selain itu, hampir 47 persen orang membandingkan penerbangan ke destinasi berbeda sebelum mengambil keputusan. Laporan tersebut juga menyoroti bahwa lebih dari 40 persen peserta survei memesan perjalanan melalui perangkat seluler.

Menggunakan perangkat seluler untuk riset tujuan perjalanan juga bisa berarti menggunakan Kecerdasan Buatan – Artificial intelligence (AI) saat membuat rencana. Chatbot online, umumnya tersedia di perangkat genggam, dapat membuat keputusan tersebut lebih mudah dengan memberikan ringkasan komprehensif tentang tempat-tempat berdasarkan minat seseorang.

Orang dapat meminta chatbot untuk membuat daftar tujuan teratas untuk minat tertentu. Demikian pula, pilihan destinasi tertentu dapat dipersempit berdasarkan jenis atraksi yang tersedia bagi wisatawan selama waktu perjalanan yang diinginkan. Menurut laporan itu,

“Menurut survei, lebih dari seperlima (22 persen) pelancong di seluruh dunia telah meminta bantuan chatbot AI untuk merencanakan dan meneliti ke mana mereka harus pergi. Wisatawan Amerika dan India jauh di atas rata-rata global, sedangkan wisatawan dari UEA dan Arab Saudi juga berada di atas rata-rata. Negara-negara yang paling sedikit menggunakan AI adalah Jepang, Inggris, Belanda, dan Australia.”

Tips Penerbangan: Bahaya, Jangan Terlalu Banyak Muat Informasi di Label Koper Bagasi

Penggunaan perangkat seluler untuk penelitian dan pemesanan tujuan perjalanan udara sebagian besar terlihat di belahan dunia timur, termasuk Asia-Pasifik dan Timur Tengah. Meskipun wisatawan Amerika Utara dan Eropa juga menggunakan AI ketika merencanakan perjalanan udara mereka, wilayah di mana industri penerbangan berkembang memiliki skala yang lebih besar.

Banyak aplikasi seluler dan chatbot AI menyediakan berbagai tujuan, penerbangan, dan hotel untuk dibandingkan. Daripada mengunjungi situs individual untuk melakukan riset destinasi, calon wisatawan dapat mengakses chatbot pintar yang menyediakan semua informasi di satu tempat. Demikian pula, pemesanan penerbangan dan hotel melalui AI menjadi jauh lebih mudah.

Double Decker, Kompetisi Baru di Layanan Bus AKAP

Ditengah persaingan dengan moda angkutan udara dan kereta api, animo penumpang bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi), terutama untuk rute jarak jauh terus mengalami penurunan. Selain didera persoalan kemacetan lalu lintas, aspek kenyamanan penumpang kian berkurang dengan kualitas bus yang ikut merosot lantaran kurangnya perawatan. Namun, bukan berarti bisnis bus AKAP bakal terjun bebas, sejumlah PO (Perusahaan Otobus) masih cukup kreatif untuk memanjakan penumpang, salah satu terobosannya adalah menghadirkan bus tingkat AKAP.

Baca juga: Ada Pramugari di Bus AKAP, Perjalanan Lintas Darat Jadi Terasa Eksklusif

Bus tingkat pastinya sudah jamak kita kenal, tapi di Indonesia umumnya keberadaan double decker ini untuk menunjang angkutan dalam kota dan aktivitas terkait wisata. Dipelopori oleh PO Nusantara, sejak 2014 sudah mulai beroperasi bus AKAP double decker, kemudian menysul PO Putera Mulya, PO Efisiensi, dan terakhir PO Lorena. Tak hanya menawarkan sensasi baru bagi penumpangnya, double decker yang digadang tiap PO rata-rata menyuguhkan kemewahan fasilitas laksana penerbangan kelas bisnis di maskapai udara. Untuk menjamin kenyamanan, bus tingkat AKAP yang dibangun oleh perusahaan karoseri nasional, kesemuanya menggunakan sasis dan mesin bus dari merek-merek ternama yang proven sebagai pemasok teknologi bus dunia.

Bus tingkat AKAP PO Nusantara. (Foto: Tribunsolo)
Bus tingkat AKAP PO Nusantara. (Foto: Tribunsolo)

019409800_1482451549-Bus_tingkat_PO_Putera_Mulya3

IMG-20161220-WA00141

Bicara tentang fasilitas, umunnya PO penyedia double decker membagi dua kelas dalam satu bus, di lantai dua menjadi kabin untuk kelas eksekutif, ada water dispenser, reclining seat yang nyaman, hingga smoking room di bagian belakang. Sementara di lantai bawah, umumnya di setting untuk kelas yang lebih mewah, disini tersedia electric adjustable seat, jadi traveler bisa mengatur kenyamanan kursi secara otomatis, sandaran kursinya bisa diatur dengan memencet tombol yang ada di sisi dalam sandaran tangan. dan menarik juga disiapkan coffee maker. Benar-benar tak kalah dengan fasilitas di pesawat terbang, masing-masing kursi sudah dilengkapi stop kontak listrik dan satu monitor LCD yang berisi hiburan film dan musik yang bisa dipilih. Karena menyasar rute jarak jauh, dipastikan ada fasilitas toilet di bus double decker ini.

Fasilitas saja dipandang tak cukup untuk memikat calon penumpang, jenis bus yang digunakan jelas ikut menentukan. Setidaknya dalam kompetisi di segmen bus AKAP double decker ini nama Scania dari Swedia MAN dan Mercedes Benz dari Jerman. Contohnya bus tingkat dari PO Nusantara yang menggunakan sasis MAN R37. Dengan mengacu pada desain MAN Neoplan, bus yang dibangun perusahaan karoseri Nusantara Gemilang ini punya kapasitas 19 kursi. Sementara PO Putera Mulya memilih sasis dari Maxibus dari Scania K410IB mengandalkan mesin 13 liter DC13 yang sudah memenuhi standar emisi Euro 5. Untuk proses pembangunan bodi, POI Putera Mulya memilh karoseri Adiputro. Untuk PO Efisiensi memilih teknologi sasis dari Mercedes Benz OC500RF 2542, sementara pihak karoseri yang terlibat adalah Adiputro.

015260000_1482460892-DSC_0038

012098800_1482460891-DSC_0069__1_

Baca juga: Inilah Deretan Fasilitas Nyaman di Bus AKAP, Siap Memanjakan Pemudik

PO Lorena meski hadir belakangan, perusahaan bus yang terbilang senior di Tanah Air ini sudah menyiapkan 10 unit bus tingkat AKAP yang akan meluncur di 2017. Yang dipilih Lorena adalah sasis Mercedes Benz OC500RF 2542, dan mitra karoseri Adiputro.

Meski beda-beda manufaktur, bus tingkat AKAP punya ciri yang sama dengan bus tingkat pada umumnya, yakni ground clearance yang terbilang rendah, bahkan bisa dikata mirip dengan ground clearance bus bandara yang kerap membawa/mengantar penumpang menuju tangga pesawat. Dan sampai saat ini bus tingkat AKAP dengan tiga sumbu roda baru disasar untuk rute di Pulau Jawa.

wp-1486010204041

Riyadh Air dan Turkish Air Jalin Kerja sama Codeshare dan Interline

Dua maskapai yang punya pengaruh kuat di kawasan Timur Tengah dan Mediterania, Riyadh Air dari Arab Saudi dan Turkish Airlines dari Turki telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk potensi kemitraan codeshare dan interline.

Baca juga: Saudi Arabian Airlines dan Garuda Indonesia Perluas Perjanjian Codeshare

Riyadh Air dan Turkish Airlines telah menandatangani MoU kerja sama strategis dengan menawarkan banyak manfaat bagi pelanggan yang melakukan perjalanan antara Arab Saudi, Turki, dan tujuan penerbangan kedua maskapai tersebut. MoU tersebut juga mencakup potensi perluasan kemitraan kedua operator.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Simple Flying, Riyadh Air dan Turkish Airlines akan memulai “perjanjian interline dan codeshare yang komprehensif,” yang memungkinkan penumpang untuk terhubung dan menggabungkan sektor-sektor yang dioperasikan oleh salah satu maskapai penerbangan.

Kedua maskapai penerbangan tersebut berencana bahwa perjanjian tersebut akan dilaksanakan “sesegera mungkin” setelah Riyadh Air meluncurkan operasinya pada pertengahan tahun 2025. Namun, kemitraan kedua operator masih menunggu persetujuan peraturan dari otoritas terkait, yang berarti ketentuannya masih bisa berubah.

Sebelum “Mengudara”, Kenali Dulu Yuk Kode Penerbangannya!

Namun, Riyadh Air dan Turkish Airlines merinci bahwa anggota program loyalitas masing-masing maskapai akan mendapatkan poin/kredit saat bepergian dengan layanan codeshare. Kedua operator juga menjajaki peluang untuk mengembangkan perjanjian loyalitas yang lebih luas yang mencakup kedua jaringan.

“Dari Airport Jadi Seaport” – Ini Sebab Apron dan Landasan di Bandara Bisa Sampai Kebanjiran

Beberapa hari lalu viral di media sosial tentang kondisi Bandara Chennai di India yang mengalami kebanjiran parah, termasuk pada bagian apron dan landasan, mengubahnya dari airport menjadi “seaport”. Meski bukan peristiwa yang pertama kali terjadi, sejatinya bandara sebagai wilayah ring satu seharusnya tidak boleh mengalami insiden ‘kebanjiran.’

Baca juga: Bandara Auckland Kebanjiran, Airbus A380 Emirates Terbang 13 Jam dari Dubai ke Dubai

Area penting di bandara, seperti apron atau tarmac, dapat mengalami kebanjiran karena beberapa penyebab yang melibatkan kondisi cuaca ekstrem, desain infrastruktur, dan sistem drainase yang tidak memadai. Beberapa penyebab umumnya meliputi:

1. Curah Hujan Ekstrem
Curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat dapat menyebabkan genangan air atau banjir di area apron atau tarmac. Drainase yang tidak dapat menangani volume air yang tinggi dapat memperburuk situasi ini.

Kasus yang terjadi di Bandara Chennai adalah akibat curah hujan yang tinggi sebagai imbas dari Topan Michaung. Buntut dari kebanjiran, otoritas bandara membatalkan 70 penerbangan dan mengalihkan lebih dari 30 penerbangan lainnya ke Bandara Kempegowda di kota tetangga Bengaluru.

2. Tinggi Muka Tanah Rendah
Beberapa bandara mungkin terletak di area dengan tinggi muka tanah rendah atau di daerah yang rentan terhadap banjir. Air dari curah hujan atau kenaikan air sungai dapat memasuki area apron atau tarmac jika tinggi muka tanah tidak memadai atau jika tanggul perlindungan tidak cukup.

3. Saluran Pembuangan yang Tersumbat
Saluran pembuangan yang tersumbat oleh sampah, lumpur, atau material lainnya dapat menghambat aliran air, menyebabkan air tergenang di area apron atau tarmac.

4. Kerusakan atau Kegagalan Saluran Air
Infrastruktur saluran air yang rusak atau gagal dapat menyebabkan air tidak dapat dialirkan dengan baik, meningkatkan risiko kebanjiran.

5. Air Laut atau Gelombang Badai
Bandara yang terletak dekat dengan pantai atau permukaan air dapat mengalami risiko banjir akibat pasang surut tinggi, gelombang badai, atau badai tropis.

5. Kondisi Salju dan Es
Pada bandara yang berada di iklim dingin, kondisi salju dan es dapat menyebabkan air cair ketika salju mencair, dan sistem drainase yang tidak efisien dapat menyebabkan air tergenang.

100 Bandara Bakal Tenggelam Gegara Perubahan Iklim, Mayoritas di Asia

Untuk mengatasi risiko kebanjiran, bandara umumnya dilengkapi dengan sistem drainase yang efisien, pompa pemompaan air, dan infrastruktur perlindungan banjir. Perencanaan dan pemeliharaan yang baik dari sistem drainase dan infrastruktur bandara sangat penting untuk mengurangi kemungkinan kebanjiran dan memastikan operasi bandara berjalan lancar.