Bukan Cuma Penumpang, 5 Pesohor Dunia Ini Ternyata Kantongi Lisensi Pilot Resmi!

Memiliki jet pribadi mungkin menjadi simbol kemewahan yang lumrah bagi kalangan kelas atas dan selebritas dunia. Namun, sekadar duduk manis di kursi penumpang VIP tentu sangat berbeda rasanya dengan mengendalikan langsung burung besi di ruang kokpit. Membutuhkan biaya pelatihan yang tidak sedikit—bisa mencapai puluhan ribu dolar AS—serta komitmen waktu yang tinggi, dunia penerbangan rupanya menjadi hobi yang sangat adiktif bagi sebagian figur publik.

Tak main-main, beberapa pesohor papan atas Hollywood hingga anggota keluarga kerajaan terbukti bukan sekadar pencinta aviasi biasa. Mereka mengantongi lisensi pilot resmi dan kerap menerbangkan sendiri pesawatnya. Melansir laporan dari Simple Flying, berikut adalah lima selebritas dunia yang mahir mengudara sebagai pilot:

1. John Travolta
Pengoleksi Lisensi Type Rating Terbanyak Jika ada penghargaan untuk pencinta aviasi paling totalitas, John Travolta adalah pemenangnya. Aktor legendaris ini sudah mengantongi lisensi pilot sejak usia 22 tahun. Luar biasanya, Travolta memiliki 11 type rating FAA untuk berbagai jenis pesawat komersial dan bisnis, mulai dari Boeing 707, Boeing 737, Gulfstream, hingga jet tempur latih militer Soko G-2.

Ia bahkan memiliki rumah di kawasan Jumbolair Private Estates yang dilengkapi landasan pacu pribadi, sehingga ia bisa memarkir langsung pesawat Boeing 737-300 miliknya tepat di depan halaman rumah yang didesain mirip terminal bandara.

2. Tom Cruise
Pilot Andal di Film dan Dunia Nyata Aksi memukau Tom Cruise sebagai Maverick dalam sekuel Top Gun rupanya bukan sekadar akting belaka. Di dunia nyata, Cruise adalah seorang pilot komersial berlisensi dengan kualifikasi instrument dan multi-engine sejak tahun 1994.

Selain memiliki helikopter Airbus H125 dan jet mewah dual-pilot seperti Gulfstream IV, ia sangat gemar menerbangkan sendiri jet pribadinya, HondaJet, untuk perjalanan jarak pendek. Tak hanya itu, untuk sekadar hobi di akhir pekan, Cruise kerap mengudara menggunakan pesawat tempur klasik era Perang Dunia II, North American P-51 Mustang produksi tahun 1946 milik pribadinya.

3. Harrison Ford
Sang Penyelamat di Udara Pemeran Han Solo dalam waralaba Star Wars ini memiliki kecintaan yang sangat mendalam pada dunia dirgantara sejak tahun 1990-an. Harrison Ford mengoleksi berbagai pesawat unik, mulai dari helikopter Bell 407GX, pesawat vintage Waco 10 lansiran tahun 1929, hingga pesawat amfibi De Havilland DHC-2 Beaver yang menjadi armada favoritnya. Menariknya, Ford tidak hanya terbang untuk rekreasi; ia diketahui beberapa kali menggunakan helikopter pribadinya untuk membantu otoritas lokal dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) warga yang hilang di pegunungan.

4. Morgan Freeman
Mengejar Mimpi Masa Kecil di Usia Senja Sebelum menjadi aktor besar, Morgan Freeman muda pernah mengabdi sebagai mekanik radar di Angkatan Udara AS (USAF). Kendati selalu bermimpi bisa menerbangkan pesawat sejak remaja, takdir baru membawanya mendapatkan lisensi pilot swasta pada tahun 2002 silam saat ia menginjak usia 65 tahun.

Freeman tercatat memiliki kualifikasi untuk menerbangkan jet Cessna Citation 501SP serta pesawat bermesin ganda Cessna 414. Meski kini faktor usia membuatnya harus selalu didampingi oleh pilot bersertifikat medis di kokpit, semangat Freeman di dunia aviasi tetap menginspirasi banyak orang.

5. Raja Willem-Alexander dari Belanda
“Sambilan” Jadi Pilot Maskapai KLM Kisah yang satu ini mungkin menjadi yang paling unik di dunia. Bukan berasal dari panggung Hollywood, Willem-Alexander adalah Raja resmi Kerajaan Belanda sejak tahun 2013. Alih-alih menerbangkan pesawat kecil sebagai hobi rekreasi, sang Raja justru merupakan pilot maskapai penerbangan sipil yang berkualifikasi penuh.

Selama lebih dari 30 tahun, ia bekerja “sambilan” sebagai first officer (kopilot) untuk maskapai nasional Belanda, KLM. Menerbangkan penumpang reguler sekitar dua kali sebulan, sang Raja baru-baru ini berganti haluan menerbangkan armada keluarga Airbus A320 setelah sebelumnya lama mengawaki pesawat Fokker 70 dan Boeing 737. Uniknya, kehadirannya di kokpit tidak pernah diumumkan secara resmi demi kenyamanan penumpang KLM.

Anti Mainstream, Rumah John Travolta Punya Runway, Apron, dan Lounge Bak Bandara Mini

Mudahkan Turis Asing, JAL ABC dan DHL Jepang Rilis Layanan Kirim Koper Internasional dari Bandara Narita

Kabar gembira bagi para pelancong internasional yang sering kali pusing dengan urusan bagasi berlebih saat berlibur ke Jepang. Dua raksasa industri, JAL ABC dan DHL Japan, resmi menjalin kemitraan strategis untuk meluncurkan layanan pengiriman bagasi internasional bertajuk “DHL Express Easy” langsung dari Bandara Internasional Narita sejak Rabu, 1 Juli 2026.

Langkah kolaboratif ini hadir sebagai jawaban atas melonjaknya permintaan pengiriman barang ke luar negeri oleh para turis asing (inbound) yang berkunjung ke Negeri Sakura. Sering kali, para wisatawan pulang dengan membawa oleh-oleh atau belanjaan yang melimpah, sehingga beban bagasi pesawat mereka melebihi kapasitas standar maskapai.

Sistem kerja layanan “DHL Express Easy” ini pun dirancang sangat praktis demi kenyamanan penumpang. Sebelum terbang, pengguna hanya perlu menyelesaikan prosedur administrasi dan pembayaran di situs resmi DHL Japan secara daring. Pada hari keberangkatan, penumpang cukup membawa koper atau paket mereka ke konter JAL ABC yang terletak di Terminal 1 maupun Terminal 2 Bandara Internasional Narita untuk langsung diproses kirim ke berbagai destinasi di seluruh dunia.

Dengan memanfaatkan jaringan logistik global serta sistem pelacakan (tracking) mutakhir milik DHL, para penumpang dapat dengan tenang memantau status pengiriman bagasi mereka secara real-time hingga tiba di alamat tujuan.

Mengenai rincian biaya, tarif pengiriman bervariasi tergantung pada berat dan wilayah tujuan. Sebagai contoh, untuk pengiriman paket seberat 1,5 kilogram, tarif dipatok mulai dari 9.500 yen (sekitar Rp960 ribuan) untuk tujuan wilayah Asia. Sementara untuk tujuan Amerika Serikat dikenakan biaya mulai dari 12.000 yen (sekitar Rp1,2 jutaan), dan tujuan Eropa berkisar mulai dari 12.600 yen (sekitar Rp1,27 jutaan).

Hadirnya konter di Bandara Narita ini semakin memperluas jangkauan layanan DHL Japan yang saat ini telah mengoperasikan total 59 service point di seluruh penjuru Jepang. Bagi para pelancong, layanan ini tentu menjadi opsi cerdas agar bisa pulang ke negara asal dengan tangan kosong tanpa repot menjinjing koper berat di terminal bandara.

Melancong ke Tokyo, Pilih Turun Dimana? Bandara Haneda atau Narita?

Gunakan Kereta Khusus ‘Freedom 250’, Presiden Donald Trump Hadiri Peresmian Roosevelt Library

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghadiri upacara peresmian dan pembukaan resmi Roosevelt Library dengan cara yang tidak biasa dan sarat akan simbolisme sejarah. Alih-alih menggunakan iring-iringan limusin kepresidenan standar atau helikopter, Trump memilih untuk tiba di lokasi acara dengan menumpang sebuah rangkaian kereta api khusus yang diberi nama Freedom 250.

Kehadiran kereta penumpas rel ini langsung mencuri perhatian publik dan awak media yang telah memadati area stasiun terdekat dari kompleks perpustakaan kepresidenan tersebut, sekaligus membangkitkan kembali memori kejayaan tradisi perjalanan darat para pemimpin besar Amerika Serikat di masa lampau.

Rangkaian kereta api khusus Freedom 250 yang membawa Presiden Trump didesain dengan perpaduan elemen klasik dan teknologi keamanan modern standar tinggi. Menggunakan corak warna yang mencerminkan patriotisme Amerika, kereta ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi mewah, namun juga menjadi simbol pergerakan dan kedaulatan yang dinamis.

Sepanjang jalur menuju Roosevelt Library, kedatangan kereta khusus ini disambut antusias oleh warga yang berkumpul di beberapa titik perlintasan rel, menjadikannya sebuah panggung visual yang sangat efektif sebelum sang presiden menginjakkan kaki di podium utama acara peresmian tersebut.

Pemilihan moda transportasi kereta api khusus untuk menghadiri peresmian Roosevelt Library dinilai para pengamat memiliki keterikatan historis yang sangat kuat dengan sosok Franklin D. Roosevelt sendiri. Semasa hidup dan menjabat, Presiden Roosevelt dikenal sebagai salah satu pemimpin yang paling sering menggunakan kereta api kepresidenan khusus untuk berkeliling wilayah Amerika Serikat guna meninjau proyek pertahanan maupun menyapa rakyat di era Depresi Besar. Dengan memilih Freedom 250, kehadiran Trump seolah memberikan penghormatan visual terhadap warisan sejarah transportasi kepresidenan, sekaligus memberikan sentuhan drama teatrikal yang menjadi ciri khas penampilannya di ruang publik.

Setibanya di peron stasiun, Presiden Trump yang keluar dari gerbong utama Freedom 250 langsung disambut oleh jajaran komite pelaksana Roosevelt Library dan sejumlah pejabat setempat sebelum bertolak menuju kompleks utama perpustakaan. Dalam pidato pembukaannya, momen kedatangan menggunakan kereta khusus ini sempat disinggung sebagai simbol kekuatan infrastruktur dan daya tahan bangsa yang terus bergerak maju tanpa melupakan akar sejarahnya.

Peresmian perpustakaan ini sendiri menandai dibukanya arsip-arsip penting dan artefak sejarah bagi masyarakat umum, sementara kehadiran Freedom 250 sukses mencatatkan dirinya sebagai salah satu elemen paling ikonik dalam upacara pembukaan tersebut.

Ambisi Branding Trump: Upaya Mengabadikan Nama Sang Presiden di Bandara dan Stasiun Kereta AS

Kereta Sehat ala KAI, Rail Clinic Hadir Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

Tak hanya melayani mobilitas masyarakat yang kini semakin digemari untuk melakukan perjalanan, namun PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) juga turut andil dalam melakukan kegiatan yang sangat positif bagi masyarakat. Apalagi dilihat dari kegiatan bakti sosial kesehatan.

Ya, PT KAI telah lama menghadirkan sebuah terobosan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Hal ini membuat pihak dari KAI membuat rangkaian kereta bertenaga diesel yang diberi nama Rail Clinic and Library.

Dari luar tampak seperti kereta biasa. Namun di dalamnya, rangkaian itu disulap menjadi ruang layanan kesehatan lengkap mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, kebidanan, hingga laboratorium sederhana.

Klinik berbasis rel ini telah menjadi hal penting dalam melakukan kegiatan yang sangat efektif terutama di kalangan masyarakat yang bisa lebih mudah dijangkau dengan hadirnya kereta ini.

Berbagai lokasi yang menghadirkan kereta klinik ini sudah didatangi serta mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang telah ikut dalam kegiatan bakti sosial pengobatan tersebut secara gratis. Salah satu daerah yang dikunjungi beberapa hari lalu adalah di Stasiun Bumiwaluya.

Ya,berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini, Rail Cllinic and Library hadir membantu masyarakat untuk melakukan pengobatan secara pengecekan kesehatan di stasiun tersebut.

ada kegiatan bakti sosial tersebut, sebanyak 265 pasien yang mendaftar untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis dilayani. PT KAI Daop 2 Bandung juga memberikan 50 kacamata gratis untuk siswa dan siswi SDN 1 Citeras dan 70 kacamata gratis untuk para lansia warga Kelurahan Citeras.

Selain itu, mereka juga memberikan bantuan sembako dan kursi roda untuk masyarakat sekitar stasiun di samping sosialisasi dan penyuluhan tentang keselamatan di sekitar jalur rel KA maupun tentang kesehatan kepada warga di sekitar stasiun yang dulunya bernama Malangbong tersebut.

Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono menjelaskan pada kegiatan ini KAI Daop 2 Bandung melakukan bakti sosial ke masyarakat di sekitar stasiun dengan melakukan pemeriksaan, pengobatan gratis, dan penyuluhan bagi masyarakat. Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama.

Pengobatan gratis dengan menggunakan Rail Clinic merupakan salah satu inovasi PT KAI di bidang kesehatan dengan menjadikan Kereta Rel Diesel (KRD) Penumpang menjadi rangkaian kereta dengan fasilitas kesehatan lengkap layaknya poliklinik berjalan. Sejak dilaunching pada Desember 2015 lalu dan mendapatkan rekor MURI, hingga saat ini PT KAI sudah memiliki 4 rangkaian Rail Clinic yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera untuk kegiatan bakti sosial.

Kegiatan pengobatan gratis di Daop 2 Bandung pada saat ini menggunakan Rail Clinic Generasi 4 dengan jumlah 4 kereta dalam 1 rangkaian yang terdiri dari rangkaian Kereta Sehat (Rail Clinic) dan Kereta Pustaka (Rail Library).

Ruang kabin masinis, ruang perpustakaan, ruang membaca digital dan belajar, ruang pertemuan. Untuk fasilitas toilet dan dapur terdapat di 2 kereta dalam rangkaian tersebut, sedangkan pada 2 kereta lainnya berisi fasilitas kesehatan lengkap layaknya poliklinik berjalan. Masing–masing kereta memiliki tata ruang dan jenis pelayanan yang berbeda.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan mulai dari Pemeriksaan Gigi, Pemeriksaan Dokter Umum, tindakan medis sederhana, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Laboratorium sederhana, Ruang Farmasi dan Ruang Pemeriksaan Mata. Seluruh peralatan medis yang ada dilengkapi dengan peralatan digital yang canggih dan modern yang memudahkan dalam melakukan pemeriksaan.

Hendra menyampaikan bahwa dengan adanya kereta klinik seperti ini yang digunakan untuk kepentingan dinas khusus dalam bentuk pelayanan kesehatan adalah sebagai langkah kepedulian PT KAI kepada masyarakat di sepanjang jalur rel yang ada secara bergantian.

Tentunya diharapkan dengan kegiatan ini akan mempererat silahturahmi dengan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat dapat turut aktif menjaga aset dan keselamatan perjalanan kereta api.

KRD Bumi Geulis – Kenangan Rute Bogor-Sukabumi yang Kini Jadi Rail Clinic

Penumpang Emirates Asal Indonesia Kini Bisa Dapat Visa UEA 14 Hari via VFS Global

Otoritas imigrasi Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi telah memperluas program izin masuk kunjungan baru berdurasi 14 hari dengan persetujuan awal (pre-approved) bagi pelanggan maskapai Emirates. Kebijakan strategis ini kini mencakup enam negara baru, termasuk warga negara Indonesia, yang ingin bepergian menuju Dubai dengan proses yang jauh lebih praktis.

Selain mempermudah aksesibilitas bagi para pengunjung jangka pendek, inisiatif ini dirancang untuk memperkuat posisi strategis UEA sebagai pusat pariwisata, rekreasi, serta bisnis berskala global.

Program fasilitas kemudahan masuk ini secara khusus ditujukan bagi pemegang paspor yang memenuhi syarat dari enam negara, yaitu Indonesia, Afrika Selatan, Thailand, Filipina, Kenya, dan Vietnam. Untuk dapat memanfaatkan layanan ini, para pelaku perjalanan wajib menggunakan penerbangan Emirates dan memiliki tiket perjalanan lanjutan atau tiket pulang-pergi yang telah terkonfirmasi.

Dalam pelaksanaannya, VFS Global yang telah menjadi penyedia layanan visa resmi untuk penumpang Emirates sejak tahun 2002 akan memfasilitasi seluruh proses pengajuan melalui platform Dubai Visa Processing Centre (DVPC). Wisatawan dapat mengakses portal daring khusus yang telah dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman pengajuan visa yang efisien, transparan, dan nyaman.

Chief Commercial Officer sekaligus Head of Business Development VFS Global, Jiten Vyas, mengungkapkan bahwa inisiatif baru ini merupakan langkah yang sangat penting dalam meningkatkan keseluruhan pengalaman perjalanan bagi para pengunjung yang menuju ke UEA. Melalui kemitraan jangka panjang yang telah terjalin erat dengan pihak Emirates serta didukung oleh kapabilitas ekosistem digital milik VFS Global, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan proses pengajuan visa yang jauh lebih cepat dan lancar. Langkah ini sepenuhnya selaras dengan visi besar Uni Emirat Arab dalam mentransformasi negaranya menjadi destinasi global yang ramah, mudah diakses, dan menarik bagi wisatawan mancanegara.

Untuk dapat lolos dan menikmati kemudahan dari program ini, pemohon harus memenuhi beberapa kriteria perjalanan spesifik yang telah ditentukan oleh otoritas imigrasi. Pemohon diwajibkan memiliki rencana masa tinggal di wilayah UEA dengan durasi minimal lebih dari 48 jam dan maksimal hingga 14 hari.

Selain itu, jadwal tanggal kedatangan yang direncanakan harus berada dalam rentang waktu 30 hari terhitung sejak tanggal pengajuan permohonan dilakukan. Perlu digarisbawahi pula bahwa fasilitas izin masuk dengan persetujuan awal ini hanya tersedia secara eksklusif bagi penumpang yang melakukan mobilisasi udara dengan armada Emirates.

Syarat mutlak lainnya yang wajib dipenuhi oleh para pemohon dari keenam negara tersebut, termasuk warga negara Indonesia, adalah kepemilikan izin tinggal yang masih berlaku dengan masa validitas minimal enam bulan dari negara-negara referensi utama. Negara referensi tersebut meliputi Australia, Kanada, negara-negara anggota Uni Eropa, Jepang, Selandia Baru, Republik Korea, Singapura, Inggris, atau Amerika Serikat. Khusus bagi pemohon yang menggunakan dokumen dari Amerika Serikat, mereka wajib memiliki Kartu Hijau (Green Card) yang sah dan aktif, di mana dokumen berjenis visa pelajar ditegaskan tidak memenuhi syarat dalam program ini.

Emirates Investasikan $23 Juta Untuk Teknologi Biometrik di Bandara Dubai

Masih 3 Hari Lagi! Promo Diskon 30 Persen Hingga 5 Juli untuk Layanan Kereta Kelas Ekonomi

Masa liburan sekolah masih terus berlanjut, masyarakat masih antusias berkunjung ke destinasi tujuan khususnya Pulau Jawa dengan kereta api. Selain itu mendekati weekend pun terlihat mulai ramai dipadati penumpang dari berbagai stasiun keberangkatan menuju ke berbagai kota favorit. Ada pun perjalanan kereta api kali, untuk tiket yang di PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) tetap memberikan pelayanan dengan cara memberikan diskon sebesar 30 persen.

Ya, KAI wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon mengingatkan program diskon 30 persen untuk tiket Kereta Api (KA) Ekonomi Komersial masih berlaku hingga 5 Juli 2026. Program yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang masih berlibur maupun yang akan kembali ke kota asal setelah menikmati masa liburan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan antusiasme masyarakat menggunakan kereta api selama musim liburan sekolah cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pelanggan yang dilayani KAI Daop 3 Cirebon selama periode 20 hingga 29 Juni 2026. Selama periode tersebut, KAI Daop 3 Cirebon telah melayani sebanyak 136.060 penumpang, terdiri dari 68.749 penumpang yang berangkat dan 67.311 penumpang yang datang.

Tingginya jumlah pelanggan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat saat musim liburan. Selain menawarkan perjalanan yang nyaman dan tepat waktu, kereta api juga dinilai lebih efisien untuk perjalanan bersama keluarga.

Di tengah tingginya mobilitas tersebut, KAI Daop 3 Cirebon mengajak masyarakat yang belum merencanakan perjalanan atau masih ingin menikmati sisa libur sekolah agar segera memanfaatkan promo diskon tiket sebelum masa berlakunya berakhir.

Potongan harga sebesar 30 persen berlaku khusus untuk perjalanan menggunakan KA kelas Ekonomi Komersial dengan jadwal keberangkatan hingga 5 Juli 2026. Promo ini tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan program reduksi maupun promo lainnya. Tiket yang dibeli melalui program diskon tersebut tetap dapat dibatalkan maupun dijadwalkan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

Muhibbuddin menyampaikan bahwa program diskon ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelanggan melalui biaya perjalanan yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi upaya mendorong mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata dan perekonomian di berbagai daerah.

Pemesanan tiket promo dapat dilakukan melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket Access by KAI. Melalui aplikasi tersebut, penumpang juga dapat melihat daftar kereta api yang mendapatkan potongan harga beserta jadwal keberangkatannya.

KAI mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota tiket promo habis. Karena Kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang efisien, nyaman, aman, dan bebas dari kemacetan.

Stasiun Jatibarang, Saksi Sejarah Tugu Presiden Soekarno

Stasiun Bogor Paling Dipadati Penumpang Saat Musim Liburan Sekolah, Ini Data Resmi KAI

Masa liburan sekolah memang identik dengan berjalan-jalan, menghabiskan waktu bersama keluarga, hingga berkunjung ke lokasi destinasi tujuan. Tak perlu berkunjung ke tempat jauh atau pun harus mengeluarkan biaya yang banyak untuk merasakan liburan, namun mengisi liburan di wilayah Jabodetabek pun sudah bisa merasakan keceriaan tersendiri. Salah satunya berkunjung ke Kota Bogor menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL).

Hal tersebut membuat stasiun paling ujung lintasan KRL arah selatan ini ternyata paling gemari masyarakat. Tak hanya dari Bogor saja, masyarakat yang berkunjung dari wilayah lain pun berdatangan ke kota hujan tersebut. Percaya atau tidak dari banyaknya kedatangan masyarakat, Stasiun Bogor sudah terlihat kepadatannya. Bahkan tiap waktu PT KAI Commuter bisa mendata penumpang yang memadati Stasiun Bogor.

Dari data per Mei 2026, terdapat total 28,96 juta pengguna atau naik 1% dibandingkan Mei 2025. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Kamis (25/6), juga menyebutkan bahwa pada April 2026 meningkat 11% dari April 2025 karena menjangkau 30,58 juta pengguna. Apalagi memasuki masa libur sekolah di bulan Juni 2026, menunjukkan indikasi peningkatan.

Pada masa libur sekolah saat ini, KAI Commuter tetap mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB tiap harinya, dengan persebaran pengguna terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.00 – 07.30 WIB, dan pada jam-jam sibuk sore mulai pukul 15.00 – 18.00 WIB.

Kepadatan penumpang di Stasiun Bogor juga terjadi karena akhir pekan dan sedang memasuki musim libur sekolah. Menurut Kepala Stasiun Bogor, Djoko Utomo mengatakan bahwa banyak masyarakat yang sengaja datang ke Kota Bogor untuk berwisata. Saat weekend Stasiun Bogor ramai juga, karena mereka rata-rata berwisata di sekitaran Bogor. Selain itu penumpang yang tiba di Stasiun Bogor kebanyakan keluar masuk dari gate timur, karena penumpang rata-rata ke arah alun-alun dan Kebun Raya Bogor.

Dari data yang disebutkan tadi, peningkatan ini diperkirakan masih akan berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat selama periode liburan sekolah. Rata-rata pengguna pada hari libur atau akhir pekan sebesar 736.203 orang dengan pengguna terbanyak pada Sabtu lalu mencapai 845.292 orang. Namun, untuk pengguna pada weekdays juga terpantau cukup tinggi. Tercatat rata-rata pengguna harian mencapai lebih dari 1 juta orang, dengan jumlah tertinggi terjadi pada awal bulan Juni.

Untuk itu, KAI Commuter mengimbau kepada pengguna yang akan menggunakan Commuter Line untuk menikmati libur bersama anak-anak untuk memperhatikan jam keberangkatannya dengan menggunakan Commuter Line di luar jam-jam sibuk tersebut. Selain itu juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi C-Access agar dapat memantau informasi jadwal perjalanan, posisi kereta secara real-time, hingga tingkat kepadatan stasiun.

Naik KA Lintas Bogor – Sukabumi? Jangan Lupakan Stasiun Tertinggi Ini

Gak Perlu Ribet Lagi, Adanya Stasiun JIS Kini Masyarakat Lebih Mudah Berolahraga di Stadion

Yang sudah diimpikan khususnya masyarakat Jakarta sudah terwujud. Ya, menghabiskan waktu luang dengan berolahraga memang sangat menyehatkan. Apalagi dengan lokasi yang sangat mudah dijangkau dengan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL). Seperti halnya di area Jakarta International Stadium (JIS). Lokasi tersebut kerap kali dijadikan masyarakat untuk ajang berolahraga dengan mengitari stadion. Tentu ini menjadi nilai plus bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum seperti KRL.

Kehadiran Stasiun JIS inilah yang sangar membantu masyarakat menuju stadion yang terbesar di Indonesia ini. Antusiasme masyarakat saat menggunakan KRL menuju Stasiun JIS sudah mulai terlihat. Apalagi akses yang dekat antara stasiun dengan stadion hanya beberapa menit saja dengan cara berjalan kaki. Ini membuat masyarakat makin terbantu hanya menggunakan KRL baik dari wilayah Jabodetabek menuju Stasiun JIS.

Terlebih lagi Stasiun JIS menjadi daya tarik masyarakat yang ingin berolahraga maupun berwisata di kawasan Jakarta International Stadium pada akhir pekan. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, selama sepekan pertama beroperasi, jumlah pengguna Commuter Line yang naik dan turun di stasiun tersebut melonjak hingga 300 persen dibandingkan hari kerja.

Berdasarkan data periode 22-28 Juni 2026, Stasiun JIS mencatat total 4.203 pergerakan penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.555 pengguna tercatat naik dan 1.648 pengguna turun di stasiun yang berada di Jakarta Utara tersebut. Untuk pengguna dihari kerja cenderung stabil. Rata-rata kisaran sekitar 250 pengguna per hari. Tren ini menunjukkan pertumbuhan positif pengguna Commuter Line di Stasiun JIS.

Terlihat pula puncak jumlah pengguna stasiun JIS pada Minggu (28/6/2026) mencapai total 1.271 penumpang dalam sehari. Jumlah tersebut terdiri atas 821 pengguna yang masuk dan 450 pengguna yang keluar melalui Stasiun JIS. KAI Commuter juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap program tarif khusus Rp 1 bagi pengguna Commuter Line Tanjung Priok yang naik dan turun di Stasiun JIS selama 22-28 Juni 2026. Sepanjang periode tersebut, sebanyak 1.232 pengguna memanfaatkan program tarif khusus tersebut.

Bagi pengguna KRL hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima menit jika berjalan santai dari peron Stasiun JIS hingga tiba di area stadion. Perjalanan ini dimulai dari peron stasiun menuju area gate keluar. Tepat di depan gate, tersedia tangga akses menuju JPO yang menghubungkan stasiun dengan kawasan JIS. Tentunya lebih praktis dibanding menggunakan moda transportasi lain.

Meski Stasiun JIS sudah beroperasi sepenuhnya, sejumlah pengguna KRL berharap jam operasional perjalanan kereta menuju Stasiun JIS dapat diperpanjang, terutama saat berlangsung pertandingan sepak bola maupun konser yang berakhir pada malam hari. Karena jadwal kereta terakhir yang beroperasi sekitar pukul 21.00 WIB dan membuat pengguna KRL merasa diburu waktu.

Hal tersebut di respons oleh pihak KAI Commuter dan Menteri Perhubungan bahwa jika ada kegiatan besar tentunya perjalanan KRL di jalur yang dilalui Stasiun JIS akan diperpanjang. Dan tak menutup kemungkinan, pengguna KRL bakal terbantu dan tidak khawatir kehabisan jadwal KRL. Namun, pengguna KRL tetap terus memantau informasi yang diberikan dari pihak KAI Commuter di media sosial resmi.

Jejak Sejarah Yang Terlupakan, Stasiun Gambir Dulunya Adalah Tanah Rawa

Barang Tertinggal di Stasiun atau di Kereta Api? Begini Panduan Lengkap Cara Mengurus dan Jangka Waktunya

Imbauan dan pengunguman tentu kerap kali di sampaikan kepada pengguna kereta api maupun di stasiun. Ya, dari hal tersebut yang dilakukan supaya penumpang selalu menjaga barang bawaannya di mana pun berada.

Meskipun jika memang terjadi pada barang bawaan yang tertinggal, pihak atau petugas di atas kereta api maupun di stasiun mengamankan barang bawaan penumpang tersebut untuk disimpan dan segera menghubungi pihak lainnya saat pertama barang tersebut ditemukan.

Dalam hal tersebut saat ini PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu penumpang menemukan barang yang tertinggal. Namun, ada prosedur pelaporan hingga batas waktu pengambilan yang perlu diperhatikan agar barang tetap dapat diamankan.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, KAI mengimbau penumpang diminta segera melapor apabila menyadari ada barang yang tertinggal. Pelaporan dapat dilakukan kepada petugas di stasiun atau melalui Contact Center KAI121. Layanan ini bisa dilakukan kapan saja karena selalu sedia dalam 24 jam.

Agar proses pencarian lebih cepat, pelanggan diminta menyiapkan beberapa informasi berikut:
– Jenis barang yang tertinggal.
– Ciri-ciri barang.
– Nomor kereta dan relasi perjalanan.
– Nomor kursi.
– Perkiraan lokasi terakhir barang.

Semakin cepat laporan disampaikan dan semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin besar peluang barang ditemukan. Tentunya penumpang juga bisa mengambil barang bawaan yang tertinggal tersebut dengan aman dan praktis setelah membuat laporan yang lengkap.

Apabila barang berhasil ditemukan, KAI akan mengamankannya melalui layanan Lost and Found di stasiun terkait. Pelanggan dapat melakukan pengecekan sekaligus mengambil barang tersebut. Saat pengambilan, pelanggan perlu membawa dokumen sebagai bukti kepemilikan, yaitu:
– Tiket kereta api atau kode booking.
– Identitas diri, seperti KTP.

Tentunya, KAI juga mengingatkan agar pelanggan segera mengonfirmasi dan mengambil barang setelah menerima informasi bahwa barang telah ditemukan. Selain itu KAI menetapkan masa penyimpanan barang yang berbeda sesuai jenisnya. Berikut jangka waktu pengambilan barang tertinggal:
– 1 x 24 jam untuk makanan basah dan mudah basi.
– 7 x 24 jam untuk makanan kering.
– 1 bulan untuk barang umum.
– 3 bulan untuk barang dan dokumen berharga.

Oleh karenanya, dimohon penumpang untuk tidak menunda proses pengambilan setelah mendapat pemberitahuan dari petugas. Berdasarkan data yang dikabarkan KAI selama 2026 terdapat 4.760 laporan barang tertinggal. Dari jumlah tersebut, 99,01 persen berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Barang yang paling sering tertinggal meliputi:
– Tumbler: 376 barang.
– Kacamata: 184 barang.
– Bantal leher: 169 barang.
– Topi: 115 barang.
– Jaket: 108 barang.

Menurut laporan dari KAI, masih ada barang yang sulit ditemukan karena terlambat dilaporkan atau minim informasi mengenai lokasi terakhir barang tersebut. KAI menjelaskan bahwa sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, barang bawaan di dalam kereta menjadi tanggung jawab pribadi penumpang.

Meski KAI akan membantu proses pencarian dan mengamankan barang yang ditemukan, setiap penumpang tetap bertanggung jawab menjaga barang bawaannya selama perjalanan. KAI juga mengingatkan bahwa tidak semua area dapat ditelusuri melalui rekaman CCTV. Oleh karena itu, pelanggan disarankan memeriksa kembali seluruh barang bawaan sebelum turun dari kereta agar tidak ada yang tertinggal.

Taruh Barang di Bagasi Kereta, Pahami Ketentuannya!

Menengok Train Suite Shiki-Shima: Kereta Super Mewah Jepang yang Punya Fasilitas Sauna di Dalam Gerbong

Jepang kembali mendefinisikan ulang seni bepergian dengan meluncurkan salah satu mahakarya transportasi wisata paling ambisius di dunia. Jika selama ini kereta mewah diidentikkan dengan interior klasik berlapis kayu dan pelayan bersmooking, kereta wisata bertajuk Train Suite Shiki-Shima mendobrak batasan tersebut dengan menghadirkan fasilitas yang belum pernah ada sebelumnya di dunia dirgantara maupun perkeretaapian, yakni fasilitas sauna pribadi (private sauna) yang dibangun langsung di dalam area gerbong penumpang.

Pengalaman eksklusif ini ditawarkan pada lini kamar premium suite miliknya, menjadikan Shiki-Shima bukan lagi sekadar alat transportasi massal, melainkan sebuah hotel bintang lima berjalan di atas rel besi yang membelah keindahan alam fajar Jepang.

Dikelola oleh perusahaan kereta api East Japan Railway Company (JR East), Train Suite Shiki-Shima sengaja dirancang sebagai ruang relaksasi bergerak yang sangat privat dan intim. Kereta bergaya futuristik ini hanya membatasi kapasitas maksimal penumpangnya sebanyak 34 orang saja untuk seluruh gerbong dalam setiap satu kali perjalanan.

Pembatasan ekstrem ini dilakukan demi menjamin kualitas layanan personal tingkat tinggi ala hospitality Jepang (Omotenashi) kepada setiap tamu. Di dalam gerbong premium suite, penumpang dapat menikmati sensasi mandi uap panas atau bersauna sembari memandangi lanskap pegunungan, hutan, hingga pesisir pantai Jepang yang magis secara langsung dari balik jendela kaca besar kamar mereka. Sebuah kombinasi kemewahan dan ketenangan yang belum tertandingi oleh kereta wisata manapun saat ini.

Desain eksterior dan interior dari Train Suite Shiki-Shima digarap langsung oleh desainer industri kenamaan Jepang, Ken Kiyoyuki Okuyama, yang terkenal lewat karya-karyanya untuk brand otomotif dunia seperti Ferrari dan Maserati. Interior kereta memadukan material tradisional Jepang—seperti kayu washi, pernis tradisional, dan karpet rajutan tangan—dengan sentuhan modernitas arsitektur yang geometris.

Selain gerbong kompartemen tidur yang mewah, kereta ini juga dilengkapi dengan gerbong observasi khusus dengan dinding kaca panorama penuh di bagian ujung depan dan belakang kereta, serta gerbong restoran (dining car) yang menyajikan kuliner mewah kelas dunia dari koki-koki bersertifikat Michelin Star.

Tentu saja, untuk menikmati kemewahan tiada tara di atas hotel berjalan ini, penumpang harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Tarif tiket untuk perjalanan menggunakan Train Suite Shiki-Shima dibanderol mulai dari sekitar 3.000 Dolar AS (atau setara dengan sekitar Rp49 juta) per orang untuk paket perjalanan paling standar.

Mengingat slot penumpang yang sangat terbatas dan tingginya minat dari para pelancong miliarder global, tiket kereta ini tidak bisa dibeli sembarangan, melainkan harus melalui sistem undian (lottery) beberapa bulan sebelum jadwal keberangkatan. Kehadiran Shiki-Shima membuktikan bahwa bagi sebagian pelancong, esensi dari sebuah perjalanan bukanlah seberapa cepat mereka sampai di tujuan, melainkan bagaimana mereka menikmati setiap detik kemewahan di sepanjang jalur yang dilewati.