Sering Kebelet Pipis Dalam Angkutan? Simak Tips Untuk Menahannya

Menahan pipis alias buang air kencing memang tak disarankan, maklum menahan kebutuhan biologis ini bisa berujung timbulnya penyakit. Namun, ada kalanya Anda harus mampu menahan hasrat tersebut, terlebih saat berada di angkutan umum (bus atau kereta api komuter) yang tidak dilengkapi fasilitas toilet.

Baca juga: 6 Tips Ampuh Menahan BAB Saat Perjalanan Jauh

Ya, untuk itu KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber tips menahan buang air kecil di angkutan umum.

Tidak minum terlalu banyak
Terhidrasi memang penting untuk kesehatan tubuh, tetapi jika menggunakan angkutan umum seperti bus dalam waktu lama baiknya tidak minum sebelum berangkat. Jika haus minum sedikit-sedikit untuk menghindari kebelet pipis selama perjalanan. Jangan pernah berpikir untuk minum soda selama perjalanan ini akan membuat Anda lebih sering pipis.

Perkuat otot panggul
Jumlah urin yang dikeluarkan dari kandung kemih dikontrol oleh otot panggul dasar. Jika Anda sudah tidak bisa lagi menahan untuk pipis, lakukan manuver knack atau latihan untuk memperkuat otot panggul dan mengencangkan otot disekitar uretra agar menutup saluran serapat mungkin sehingga pipis bisa tertahankan untuk sementara wakt.

Silangkan kaki saat berdiri
Saat kebelet baiknya silangkan kaki tapi jangan dalam posisi duduk, ini justru akan membuat sakit dan kehilangan kontrol pada kandung kemih. Membuka lebar kaki adalah cara terbaik menahan pipis lebih lama. Tetapi jika berdiri baiknya silangkan kaki dan jangan buka terlalu lebar agar bisa menahannya.

Duduk tegak dan santai
Duduklah dengan tegak, sebab dengan punggung melengkung justru hanya akan memberikan tekanan pada kandung kemih. Hindari bersandar kedepan, sebisa mungkin tarik bagian depan panggul ke atas. Meski duduk tegak, usahakan agar tetap santai supaya tidak menambah tegang tubuh.

Kenali area jalan
Bila hafal dengan jalan yang dilalui, maka Anda akan dengan mudah mendapatkan SPBU untuk mendapatkan toilet. Apalagi hasrat pipis sudah memuncak, ini akan sangat membantu dalam perjalanan.

Jangan banyak bergerak dan alihkan perhatian
Duduk dengan tenang, hindari getaran atau gerakan tiba-tiba. Bila bergerak secara tiba-tiba maka akan membuat kandung kemih kaget dan akan mengeluarkan urin yang sejak tadi di tahan. Kemudian, alihkan pikiran dari hal selain pipis.

Baca juga: Kentut di Tempat Umum Ternyata Ada Aturannya!

Hindari tertawa
Saat kebelet pipis dan ada yang mengajak bercanda dalam perjalaanan. Baiknya hindari, karena dengan tertawa otot-otot akan berkontrasi dan membuat kandung kemih semakin tertekan dan Anda akan semakin ingin pipis.

Longgarkan pakaian yang ketat
Bila Anda menggunakan gesper terlalu kencang, coba direnggangkan. Jika tidak dilonggarkan, justru akan memberi tekanan pada kandung kemih. Sehingga baiknya gunakan pakaian yang nyaman selama perjalanan.

Menahan pipis dalam waktu lama baiknya tidak sering dilakukan. Sebab akan mengakibatkan masalah serius pada ginjal Anda.

Stasiun Dent, Jadi Stasiun Tertinggi di Inggris dan Disewakan untuk Penginapan

Stasiun Dent yang terletak di Inggris ini merupakan stasiun kereta api tertinggi di jaringan nasional Inggris, ketinggian stasiun ini mencapai 350 meter di atas permukaan laut. Namun, ada kabar bahwa bangunan stasiun dengan dua platform ini sekarang bukan lagi milik negara, melainkan sudah beralih menjadi milik pribadi dan juga disewakan sebagai penginapan.

Baca juga: Stasiun Mayong, Beralih Fungsi Menjadi Lobi Hotel di Magelang

Merujuk ke sejarahnya, pada tahun 1970-an stasiun tersebut sudah disewakan ke sekolah Barden di Burnley sebagai tempat kegiatan luar ruangan yang mampu menampung 15 murid. KabarPenumpang.com merangkum dari laman housebeautiful.com, bahwa saat ini bangunan Stasiun Dent dimiliki oleh Robin Hughes yang membelinya pada 2006 lalu. Kemudian di renovasi menjadi tempat penginapan pedesaan yang unik.

Namun tenang saja, meski kini menjadi vila atau tempat tinggal pribadi, banyak keaslian stasiun ini yang masih ada seperti tungku perapian terbuka, radiator besi cor dan lantai batunya. Rumah ini memiliki tiga kamar tidur, kamar mandi dan pemanas di bawah lantainya.

Bentuk bagian dalam Stasiun Dent saat ini(www.housebeautiful.com)

Sedangkan bekas ruang pemesanan tiket kini diubah menjadi ruang tamu yang nyaman dan ruang tunggu di ubah menjadi dapur serta ruang makan. Meski tak lagi digunakan sebagai stasiun, tetapi jalur kereta yang berada tepat di depan rumah ini masih berfungsi dan ada kereta yang lewat setiap harinya. Sehingga bagi pecinta kereta api dan tinggal dirumah ini akan senang mendengar kereta uap berjalan setiap akhir pekan dari Flying Scotsman dan Tornado.

“Sangat luar biasa mendengar peluit jauh dari kereta uap yang mendekat, itu adalah suara yang membawa Anda kembali ke zaman dulu. Bayangkan saat melangkah keluar menuju platform untuk menikmati secangkir teh, kita akan disuguhkan pemandangan, udara segar, satwa liar yang luar biasa dan kereta api yang berjalan di depan rumah Anda,” ujar Robin.

Stasiun ini sendiri dirancang oleh arsitek Midland Railway, John Holloway Sander yang dibuka pada tahun 1877 lalu dan ditutup pada Mei 1970. Namun kemudian dibuka kembali pada 1986 setelah adanya kampanye untuk mempertahankan layanan reguler di sepanjang jalur tersebut.

Baca juga: Bukti Cinta Pada Kereta, Halaman Belakang Rumah Disulap Jadi Replika Stasiun

Pada hari kerja, ada lima kereta yang mengular di jalur rel stasiun Dent dan pada hari Sabtu ada enam perjalanan serta tiga perjalanan di hari Mingu. DalesRail beroperasi pada hari Minggu musim panas dari Blackpool Utara dan Preston ke Carlisle, dengan satu perjalanan di setiap arah. Kereta api ke utara diakhiri baik di Appleby atau Armathwaite hingga akhir Maret 2017, karena bagian Armathwaite ke Carlisle ditutup sementara tanggul yang rusak di Eden Brows diperbaiki.

Layanan sampai ke terminal di Carlisle dilanjutkan pada 31 Maret 2017. Hingga Mei 2018 lalu, layanan kereta ini kemudian ditingkatkan hingga ada delapan perjalanan ke arah utara, enam perjalanan ke arah selatan pada hari kerja serta enam perjalanan pada hari Minggu.

Per 1 Juli 2018, 17 Kereta Ekonomi Punya Tarif Baru

Pada 1 Juli 2018 mendatang, akan ada pembaruan tarif kereta ekonomi. Tarif baru tersebut dikenakan PT KAI untuk kereta ekonomi jarak sedang dan jauh bersubsidsi. Adanya harga baru ini sendiri nantinya akan mengalami penyesuaian dengan berlakunya tarif parsial.

Baca juga: Mau Membatalkan atau Merubah Jadwal Tiket Kereta Api? Baca Ini Dulu Ya!

Dimana tarif akan dikenakan berdasarkan jarak tempuh kereta dan tidak lagi tarif flat pada sebelumnya. KabarPenumpang.com melansir dari laman kai.id (20/6/2018), adanya penyesuaian tarif ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI No.31/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan No.113/2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO).

Misalnya seperti perjalanan dengan KA Serayu dari Stasiun Pasarsenen ke Stasiun Tasikmalaya yang sebelumnya dikenakan Rp67 ribu, pada 1 Juli 2018 mendatang dikarenakan jarak Pasarsenen-Tasikmalaya kurang dari 332 KM, maka penumpang hanya akan membayar sebesar Rp63 ribu. Adanya penyesuaian tarif ini sendiri akan memudahkan para pelancong dan masyarakat lainnya untuk bepergian menggunakan KA ekonomi bersubsidi dengan pelayanan yang sama.

Saat ini ada total 17 rute perjalanan KA yang menyesuaikan tarif baik di Pulau Jawa maupuan Sumatera. Berikut ini tarif KA baru tersebut.

1. Logawa
Purwokerto-Surabayagubeng-Jember
0-502 : 70.000
>502 : 74.000

2. Brantas
Blitar-Pasarsenen
0-604 : 80.000
>604 :84.000

3. Kahuripan
Blitar-Kiaracondong
0-526 : 80.000
>526 : 84.000

4. Bengawan
Purwosari-Pasarsenen
0-425 : 70.000
>425 : 74.000

5. Pasundan
Surabayagubeng-Kiaracondong
0-519 : 88.000
>519 : 94.000

6. Sri Tanjung
Lempuyangan-Banyuwangi
0-460 : 88.000
>460 : 94.000

7. Gaya Baru Malam Selatan
Surabayagubeng-Pasarsenen
0-615 : 98.000
>615 : 104.000

8. Matarmaja
Malang-Pasarsenen
0-661 : 103.000
>661 : 109.000

9. Serayu
Purwokerto-Kroya-Pasarsenen
0-332 : 63.000
>332 : 67.000

10. Kutojaya Selatan
Kutoarjo-Kiaracondong
0-240 : 58.000
>240 : 62.000

11. Tawang Alun
Malang-Banyuwangi
0-235 : 58.000
>235 : 62.000

12. Rajabasa
Kertapati-Tanjungkarang
0-291 : 29.000
>291 : 32.000

13. Bukit Serelo/Buser
Kertapati-Lubuklinggau
0-232 : 29.000
>232 : 32.000

14. Putri Deli
Tanjung Balai-Medan
0-131 : 24.000
>131 : 27.000

15. Probowangi
Banyuwangi-Probolinggo-Surabayagubeng
0-98 : 27.000
98-209 : 29.000
>209 : 56.000

16. Tegal Ekspress
Tegal-Pasarsenen
0-217 : 45.000
>217 : 49.000

17. Maharani
Surabaya Pasarturi-Semarangponcol
0-211 : 45.000
>211 : 49.000

Baca juga: KA Ekonomi Matarmaja, Kondang Berkat Jadi Latar Film “5 Cm”

Dalam keterangan tertulisnya, PT KAI juga mengatakan, bagi penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket kereta api tersebut dengan tarif yang lebih tinggi, dapat mengambil selisih bea di stasiun tujuan. Nantinya untuk mengambil selisih bea tersebut, penumpang hanya membawa boarding pass atau e-boarding pass dan kartu identitas asli kepada petugas loket. Adapun batas maksimal pengambilan bea tersebut hanya sampai tiga hari setelah jadwal kedatangan KA.

Aerotoxic Syndrome, Isu Kesehatan di Dunia Penerbangan yang Masih Disepelekan

Kendati digadang sebagai moda transportasi handal dengan tingkat keselamatannya yang tinggi, namun jangan salah, ternyata pesawat juga memiliki satu kelemahan yang mengancam kesehatan para penumpangnya. Isunya memang tidak terlalu masif, namun permasalahan ini turut mengundang beberapa pakar dan maskapai untuk memeranginya.

Baca Juga: Sering Sakit Saat Turun Pesawat? Mungkin Ini Penyebabnya!

Adalah Aerotoxic Syndrome, isu di dunia penerbangan yang berkaitan dengan kesehatan ini ternyata sudah lama mengakar dan kerap kali dibantah eksistensinya, meskipun sudah banyak laporan yang masuk dari pilot, awak kabin, hingga penumpang yang terpaksa dirawat inap pasca mengudara, bahkan diantaranya ada yang sampai meninggal dunia.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au, Aerotoxic Syndrome sendiri terjadi manakala udara di dalam kabin yang dipompa oleh mesin mengalami ‘kebocoran’. Udara tercemar yang tercampur dengan uap oli mesin panas yang mengandung senyawa kimia berbahaya ini disinyalir tidak hanya dapat dihirup oleh semua orang yang ada di dalam kabin, namun juga dapat menyerap ke dalam kulit.

Asal Mula Aerotoxic Syndrome Menjadi Perhatian Serius
Menurut laporan yang diperoleh oleh Australian Transport Safety Bureau pada tahun 2014 silam, telah terjadi lebih dari 1000 kasus Aerotoxic Syndrome dalam lima tahun terakhir sebelum laporan tersebut diturunkan. Salah satu kasus yang menjadi titik mula berkembangnya isu kesehatan karena kebocoran udara di kabin pesawat ini adalah Pilot Susan Michaelis dan Co-Pilot maskapai Jersey European Airways BAe 146 mendadak mengalami gangguan kesehatan sesaat setelah pesawat tersebut mendarat di Birmingham International Airport pada 5 November 2000.

Keduanya mengalami mual, pandangan kabur, dan gangguan kesehatan lain. Tapi untungnya, mereka dapat mendaratkan pesawat dengan selamat. Pilot beserta Co-Pilot langsung dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut, namun pihak dokter tidak menemukan penyebab dari gangguan kesehatan yang dialami. Namun laporan pasca penerbangan menyebutkan bahwa adanya kebocoran minyak dari segel Auxiliary Power Unit (APU). Kebocoran inilah yang akhirnya disinyalir sebagai penyebab kontaminasi udara di dalam kabin.

Siapa sangka, hal yang menimpa Susan pada tahun 2000 silam ternyata meninggalkan ‘cacat permanen’ di tubuhnya. Ia didiagnosa mengalami kanker payudara pada tahun 2013 silam, dan tidak tinggal diam dengan ancaman kesehatan di dunia penerbangan ini. Ia yang kini menjadi kepala peneliti di Global Cabin Air Quality Executive ini pun mengatakan bahwa ada sejumlah pilot di Inggris yang terkena kanker otak dan menduga ini dilatarbelakangi oleh pencemaran udara tersebut. “Mereka kebanyakan melakukan penerbangan jarak pendek,” ungkap Susan.

Namun kembali lagi, penelitian yang dilakukan oleh Susan bersama timnya ini mendapat respon kurang baik dari Civil Aviation Safety Authority (CASA) yang menyebutkan bahwa mereka masih ragu akan hasil penelitian tersebut. Tidak mau kalah dengan Susan, CASA lalu melakukan sebuah penelitian Contamination of Aircraft Cabin Air by Bleed Air pada tahun 2009 dan menyebutkan bahwa potensi kontaminasi udara di dalam kabin ini patut mendapatkan perhatian, namun bukti dari kasus ini masih dinilai kurang.

Baca Juga: Berakibat Buruk Saat Penerbangan,14 Poin Ini Kerap Dianggap Sepele

Tindak Lanjut EasyJet
Terlepas dari isu ini ditanggapi serius oleh CASA atau tidak, namun maskapai berbiaya rendah asal Inggris, EasyJet nampaknya tidak mau mengambil risiko lebih lanjut. Diberitakan oleh laman sumber, pihak maskapai bekerja sama dengan pemasok komersial, Pall Aerospace, guna mengembangkan dan merancang sistem penyaring udara di kabin versi teranyar.

Walaupun secara tidak langsung EasyJet tidak menyebutkan bahwa pengadaan sistem penyaring udara terbaru ini adalah untuk memerangi isu Aerotoxic Syndrome, namun langkah tersebut menuai pujian dari sejumlah elemen, salah satunya datang dari Tristan Loraine, mantan kapten British Airways. “Saya mengucapkan selamat kepada EasyJet karena memiliki visi dan keberanian dalam memerangi isu ini, dimana maskapai lain tidak memilikinya,” ujar Tristan.

Perancis Terapkan Internet of Things Untuk Kendalikan Pintu Kereta

Internet of Things (IoT), merupakan salah satu teknologi yang digunakan pada masa kini. Berbagai moda transportasi seperti bus dan kereta api dunia juga kini tengah menggunakan solusi berbasis IoT tersebut. Salah satu yang sudah menggunakan IoT adalah perusahan kereta nasional Perancis, French National Railways (SNCF).

Baca juga: Saat Kereta Terintegrasi Internet of Things

Baru-baru ini SNCF menggunakan IoT untuk memantau status pintu kereta api penumpang. KabarPenumpang.com melansir dari laman railjournal.com (18/6/2018), sistem Avise yang dikembangkan sebagai bagian dari program DigitalSNCF hadir untuk digunakan dalam memberitahu secara otomatis kepada petugas kereta jika ada pintu gerbong Corail yang tidak tertutup dengan benar ketika kereta sedang melaju di rel.

Nantinya dalam sistem ini ada dua sensor yang akan memantau status pintu dan menerangi dengan lampu di lemari vestibulum jika pintu ternyata sudah aman dan benar dari jarak jauh. Status lampu tersebut kemudian diteruskan melalui modul komunikasi ke platform IoT SNCF yang membandingkan posisi semua pintu kereta dan mengeluarkan tanda peringatakan melalui ponsel cerdas petugas kereta ketika mendeteksi anomali.

Sehingga hal ini memungkinkan pintu yang tidak aman bisa teridentifikasi dengan cepat. Rencananya SNCF akan menginstal Avise pada 350 kereta Corail yang digunakan pada layanan Intercitas.

Tak hanya sistem Avise saja, pada Februari 2018 lalu, SNCF sendiri telah menggunakan platform Watson IoT berbasis cloud untuk menghubungkan seluruh sistem kereta api, rel kereta api dan stasiun kereta api. Ini digunakan untuk mengumpulkan secara real time pada data.

Baca juga: Barcelona Terapkan Internet of Things di Transportasi Publik

Dengan platform tersebut, akan memungkinkan SNCF dalam mengelola peralatannya sehingga mampu meningkatkan kualitas, keamanan dan ketersediaan kereta api. Selain itu, agar lebih efektif dalam mengumpulkan dan menganalisis data tersebut, SNCF juga mengembangkan sensor industri khusus yang di pasang di jalur dan kereta api.

Sensor ini nantinya akan mengirimkan puluhan ribu titik data secara aman ke IBM Watson IoT Platform di IBM Cloud secara real time. Ini juga memudahkan SNCF untuk memantau hingga 200 kereta jarak jauh sekaligus saat masalah potensial seperti pintu atau AC bermasalah dalam perjalannya.

Mau Melancong ke Hong Kong? Ada 8 Tips Penting untuk Pemula

Setelah Singapura, Hong Kong adalah destinasi luar negeri paling favorit bagi warga Indonesia. Selain waktu penerbangan yang tak terlalu lama (5 jam dengan direct flight dari Jakarta), berwisata ke Hong Kong ibarat menyambangi negara-negara di Asia Tenggara, lantaran untuk ke Hong kong tak diperlukan visa wisata.

Baca juga: Mau Ke Banyuwangi Naik Kereta? Berikut Tipsnya

Nah, untuk bepergian mengelilingi Hong Kong, apalagi yang baru pertama kali, KabarPenumpang.com sudah merangkum beberapa tips dari gettingstamped.com untuk Anda. Berikut ini tips yang bisa gunakan selagi mengunjungi Hong Kong.

1. Menggunakan Airport Express
Perjalanan dari dan ke Bandara Internasional Hong Kong bisa lebih mudah dengan Airport Express. The Airport Express ini memudahkan perjalanan Anda dan menghubungkan Kowloon dan Pulau Hong Kong dalam waktu 24 menit. Untuk mendapatkan tiket kereta ini, Anda bisa mengantrinya di loket atau bisa memesannya melalui Klook.com atau salah satu aplikasi online pemesanan tiket. Kereta tujuan Pulau Hong Kong bisa dibeli untuk sekali perjalanan atau pulang pergi.

Tarif untuk sekali jalan dari bandara menuju Pulau Hong Kong US$6 atau Rp84 ribu dan pulang pergi US$16 atau Rp226 ribu. Sedangkan dari bandara menuju Kowloon sekali jalan dikenakan tarif US$8 atau Rp113 ribu dan pulang pergi US$15 atau Rp212 ribu. Tetapi jika ingin memesan kendaraan pribadi antar jemput tarif yang dikenakan US$47 atau Rp664 ribu jika Anda tidak memesan di bandara. Pemilihan taksi ini bila hotel tempat menginap jauh dari MTR (Mass Transit Railway).

2. Gunakan kartu octopus
Salah satu yang memudahkan pelancong di Hong Kong adalah memiliki kartu octopus. Kartu ini seperti alat pembayaran yang berfungsi diseluruh Hong Kong. Dengan kartu ini, pelancong bisa menggunakannya untuk stasiun MTR Hong Kong, star ferry, Peak Trem dan beberapa tempat makan. Kartu octopus bisa dikatakan kartu terbaik untuk pelancong dimana pelancong membayar deposito HK$50 atau Rp90 ribu dan akan dikembalikan saat kartu sudah tak lagi digunakan. Kartu ini bisa dibeli di semua stasiun MTR dan bila Anda melalui bandara bisa membeli di Stasiun Airport Express.

3. Pilih penginapan di pusat kota
Memilih penginapan ditengah kota menjadi salah satu yang paling menyenangkan. Selain dekat dengan MTR, pengeluaran pun semakin sedikit karena hanya berjalan kaki menuju stasiun. Apalagi di pusat kota biasanya banyak sekali restoran unik dan hal-hal unik tak jauh dari penginapan.

4. Gunakan MTR
MTR (MRT) merupakan transportasi yang bisa digunakan pelancong dan memudahkan untuk mengunjungi tempat-tempat di Hong Kong. Dengan menggunakan kartu octopus, pelancong hanya menempel kartu tersebut dan bisa berkeliling kota dengan mudah. Bila tiba di tujuan dan mencari lokasi dari stasiun, Anda bisa menggunakan Google Maps sebagai bantuan pilihan.

5. Mencari makanan murah di Hong Kong
Makanan di Hong Kong bisa dikatakan terbilang mahal, tetapi bagi Anda yang mencari makanan murah juga banyak. Pergi dengan Hong Kong Foodie Tours yang bisa membantu Anda sebagai pelancong baru untuk mendapatkan tempat makan murah dan terbaik di Hong Kong. Makan dimsum untuk dua orang saja bisa kurang dari Rp180 ribu.

6. Victoria Peak Trem atau Taksi
Untuk mencapai Victoria Peak, bisa menggunakan Trem untuk pulang pergi dengan tarif HK$88 atau Rp158 ribu. Tarif ini sudah termasuk dengan tiket masuk Sky Terrace 428. Tetapi dengan Trem memakan waktu dua jam untuk sampai ke puncak. Sedangkan jika menggunakan taksi atau Uber tarif tergantung lalu lintas dan titik penjemputan, biasanya sekitar HK$65 atau Rp117 ribu dan tiba di Victoria Peak dalam waktu 15 menit serta mendapatkan pemandangan yang sama di The Peak Galleria secara Gratis.

7. Sedia payung
Karena cuaca Hong Kong yang tidak bisa diprediksi, baiknya bawa payung selalu di dalam tas. Sebab Hong Kong sendiri mendapat 101 hari hujan per tahunnya. Jika menggunjungi pada bulan September, rata-rata 8,5 inchi hujan dan pergi selalu dengan payung. Jika lupa penjual payung pasti ada satu di setiap tempatnya.

Baca juga: Baru Pertama ke Tokyo? Jangan Bingung, Ikuti Tips Ini Agar Tidak Keder!

8. Taksi Hong Kong
Berbeda dengan kota atau negara lainnya, Hong Kong ternyata memiliki tarif taksi yang murah. Dua kilometer pertama hanya dikenakan HK$22 atau Rp39 ribu dan akan dikenakan HK$1,60 atau Rp2.887 per 200 meter berikutnya. Untuk menggunakan taksi bisa disarankan naik dari bandara, seberang jembatan, jam sibuk,atau yang mudah dijangkau MTR.

Uber juga ada di Hong Kong, tetapi sayang tarifnya lebih mahal dibanding taksi merah di dalam kota. Harga untuk Uber di Hong Kong jauh lebih baik untuk jarak yang lebih jauh seperti ke bandara dan bagian luar kota. Namun, di wilayah kota, harga Uber bisa dua kali lipat lebih mahal dari taksi biasa di Hong Kong.

Garuda Indonesia Capai OTP Tertinggi 95,8 Persen di Arus Mudik Lebaran 2018

Ditengah kemelut permasalah yang tengah dihadapi Garuda Indonesia, ternyata tidak mengurangi performa pada periode Lebaran 2018. Dimana maskapai plat merah ini mencatatkan capaian On Time Performance (OTP) terbaik sebesar 90,23 persen. Selain itu Garuda juga mencatatkan capaian OTP tertinggi pada arus mudik sebesar 95,8 persen di periode 14-16 Juni 2018 kemarin.

Baca juga: Hadapi Musim Mudik Lebaran 2018, Garuda Indonesia Keluarkan Jurus ‘Tandur’

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansyuri mengungkapkan bahwa, Garuda secara konsisten terus menjaga catatan tingkat ketepatan waktunya. Hinggga pada periode peak season Lebaran 2018 maskapai ini mencapai OTP terbaiknya.

“Tentunya dengan capaian ini sekaligus membuktikan komitmen maskapai sebagai full service airline dalam memberikan value layanan terbaik tidak hanya melalui aspek pre-flight, in-flight dan post flight service. Akan tetapi juga dari aspek penting lainnya seperti safety dan tingkat ketepatan waktu,” ujar Pahala yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, Selasa (26/6/2018).

Tak hanya mendapatkan capaian OTP terbaik, pada periode Lebaran 2018 kemarin, Garuda Indonesia memaksimalkan fasilitas check in mandiri untuk mengurangi antrian penumpang di konter bandara.

“Pada periode peak season ini, Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar sepuluh persen pada pengguna fasilitas check in mandiri tersebut. Hal ini sekaligus menunjukan tren baru dalam perjalanan pengguna jasa yang kini lebih memiliki preferensi terhadap penggunaan fasilitas check in mandiri,” ujar Pahala.

Diketahui, pada Lebaran 2018 ini, Garuda Indonesia telah mengangkut penumpang sebanyak 1,2 juta orang dan jumlah ini meningkat tiga persen dibandingkan tahun lalu. Adapun pertumbuhan penumpang tersebut diantaranya rute Jakarta-Surabaya PP, Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Padang PP.

Baca juga: On Time Performace Terbaik, Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Global

Tak hanya rute domestik, rute internasional seperti Jakarta-Singapura PP dan Jakarta-Kuala Lumpur PP juga mengalami peningkatan yang signifiikan. Pada masa angkutan mudik Lebaran 2018 kemarin, Garuda Indonesia menyediakan sedikitnya 160 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang pada arus mudik yang berlangsung dari 8-24 Juni 2018 baik untuk rute domestik ataupun internasional.

Kapasitas penerbangan ini sendiri terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yakni dengan pembagian 480 Citilink dan 288 lainnya Garuda Indonesia. Tambahan kapasitas ini sendiri meningkat hingga 45 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 107.750 kursi.

Berhati Malaikat, Anak ini Dampingi Penyandang Disabilitas Lewati Penerbangannya

Kebaikan hati seseorang memang tidak dapat ditakar dari penampilannya saja, bahkan dari anak muda sekalipun. Alih-alih berdandan melebihi umurnya dan tidak terlalu perduli dengan sekitar, Clara Daly, remaja berusia 15 tahun yang menjadi salah satu penumpang Alaska Airlines ini malah menunjukkan aksi sebaliknya. Dalam penerbangannya bersama sang Ibunda tercinta kembali ke Los Angeles, Clara tampak duduk bersimpuh di depan seorang penumpang pira yang diketahui seorang penyandang tuna rungu dan tuna netra.

Baca Juga: Mau Jadi Penumpang Sempurna? Sebaiknya Baca Ini

Adalah Tim Cook, seorang penyandang tuna rungu dan tuna netra ini hendak pulang menuju Portland setelah mengunjungi anaknya di Boston. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman foxnews.com (24/6/2018), Tim melakukan perjalanan seorang diri dan untungnya ada banyak penumpang lain yang membantu Tim, “termasuk seorang pria yang mengikhlaskan tempat duduknya di dekat gangway kepada Tim,” ungkap seorang penumpang yang bernama Lynette Scribner.

Karena kekurangan yang dimiliki Tim, akhirnya awak kabin meminta tolong kepada penumpang yang paham tentang American Sign Language (ASL). Kebetulan, Clara pernah belajar tentang bahasa isyarat ini selama kurang lebih satu tahun, dan tanpa ragu ia mendeklarasikan dirinya sebagai pendamping Tim selama penerbangan berlangsung. Sontak, kejadian yang terjadi sekitar minggu lalu ini mengundang decak kagum penumpang lain yang berada dalam penerbangan tersebut.

“Saya pergi menghampiri Tim beberapa kali sampai pesawat mendarat, tujuannya pun beragam, mulai dari menuangkan minum ke dalam gelas, memberi tahu waktu, dan sekedar mengajaknya berbicara santai agar ia tidak bosan,” ungkap Clara. “Tim juga menanyakan tentang keluargaku di Massachusetts, dan juga bertanya tentang masa depanku,” tandasnya. Perlakuannya terhadap Tim tersebut menuai pujian dari penumpang dan awak kabin dalam penerbangan tersebut.

“Clara sangat luar biasa,” tutur salah satu awak kabin Alaska Airlines. “Kesenangan terpancar dari raut muka Tim yang merasa sangat beruntung ada orang lain yang mendampingi penerbangannya, dan mengajaknya berbicara. Mungkin inilah penampakan dari sesosok Malaikat dalam wujud manusia,” tandasnya.

Baca Juga: Ada Bule Cantik Kesasar, Warga Jogja Bantu Sampai Stasiun

Merasa langka dengan pemandangan ini, Lynette pun langsung mengabadikan dan mengunggahnya ke laman Facebook pribadinya. Siapa sangka kebaikan Clara pun menjadi viral. Terbukti dengan dibagikannya unggahan Lynette sebanyak lebih dari 600.000 kali oleh para pengguna jejaring sosial Facebook.

Menyikapi puterinya yang menjadi bahan perbincangan khalayak ramai, Jane mengatakan bahwa ini semua merupakan rencana Tuhan. “Mungkin inilah hikmah yang dapat saya petik dibalik pembatalan penerbangan sebelumnya, Tuhan telah menakdirkan Clara untuk mendampingi Tim selama penerbangan,” ujar Clara bangga.

Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Selat Sunda Tetap Aman, Asal…

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktifitas dari Gunung Anak Krakatau yang untuk kesekian kalinya mengalami erupsi, yang terakhir terjadi pada Senin (25/6/2018) pukul 07.14 WIB kemarin. Adapun tinggi kolom abu yang dilaporkan oleh PVMBG tersebut mencapai ketinggian 1.000 meter di atas permukaan kawah atau yang setara dengan 1.305 mdpl.

Baca Juga: Abu Vulkanik, Musuh Besar Dalam Dunia Penerbangan

Sudah barang tentu, erupsi dari Gunung Anak Krakatau ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan, tidak terkecuali keselamatan transportasi. Kendati erupsi melontarkan abu vulkanik dan pasir, namun sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menghimbau kepada masyarakat agar, “tetap tenang. Selama mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktifitas di dalam radius 1km dari puncak kawah,”

Lanjutnya, ia juga menambahkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau kali ini tidak membahayakan penerbangan, pun dengan pelayaran di Selat Sunda. “Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (Level 2), sejak 26 Januari 2012,” tandas Sutopo.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banten, Yefri Meidison pun menelurkan penyataan yang sama. Melalui surat edaran yang diterima, ia menambahkan bahwa erupsi yang terdeteksi oleh seismogram ini memiliki amplitude maksimum 30mm dengan durasi kurang lebih 45 detik.

Selain dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam zona aman yang sudah ditentukan (radius 1km), Yefri pun meminta agar setiap orang untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara memonitor dan memantau berita cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: Ini Dia Serba-Serbi NOTAM, Pemberitahuan Yang Terkesan “Menakutkan”

Khusus untuk perahu yang melakukan pelayaran di Selat Sunda, Yefri menghimbau agar setiap awak untuk, “memastikan kondisi permesinan, kemudi, dan peralatan navigasi kapal lainnya telah berfungsi dengan baik sebelum berlayar,” tulisnya. “Selain itu, setiap kapal pun perlu ditinjau kembali kelengkapan dari alat keselamatan yang tersedia,” tandas Yefri.

Mesin Alami Kendala Sebelum Lawan Uruguay, Pesawat Timnas Arab Saudi Diterjang Bird Strike

Pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia memang menjadi magnet bagi setiap penggila sepak bola dari berbagai pelosok bumi. Tidak lolosnya sejumlah negara seperti Belanda dan Italia di fase penyisihan dan masuknya tim-tim kuda hitam seperti Islandia dan Arab Saudi semakin membuat perhelatan empat tahun sekali ini semakin menarik untuk disaksikan. Tapi, siapa sangka ada satu kejadian yang cukup menghebohkan di balik pesta sepak bola sedunia ini.

Baca Juga: Bird Strike! Masih Jadi Momok Menakutkan dalam Dunia Penerbangan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman independent.co.uk, perjalanan tim Arab Saudi dalam pertandingan kedua melawan Uruguay pada Rabu (20/6/2018) mengalami sedikit gangguan. Mesin pesawat Airbus A319 yang mengangkut seluruh pemain dan staf dari St. Petersburg menuju Rostov-on-Don terbakar dan sempat diabadikan oleh salah seorang penumpang di dalam kabin. Video berdurasi kurang dari satu menit tersebut pun sontak menjadi buah bibir khalayak ramai.

Dalam video amatir tersebut, tampak mesin sebelah kanan pesawat menyala merah dan mengeluarkan percikan api. Tak ayal, penumpang yang melihat kejadian itu pun kaget dan sempat panik. Beruntung, pilot dapat mendaratkan pesawat tersebut dengan mulus di tujuan. Insiden ini pun tidak menelan korban baik luka atau pun jiwa.

Guna mengklarifikasi video yang beredar, salah satu pemain Arab Saudi, Hatan Bahbir mengatakan via jejaring sosial Twitter, “Kami mendarat dengan selamat, kami semua baik-baik saja.. Pesawat mengalami kerusakan ringan,”

Senada dengan Hatan, Saudi Arabian Football Federation pun mengklarifikasi insiden yang baru saja menimpa timnya tersebut. “Kami ingin meyakinkan bahwa semua pemain Arab Saudi telah mendarat di Bandara Rostov-on-Don dalam keadaan aman setelah kesalahan teknis yang terjadi. Kini mereka tengah dalam perjalanan menuju tempat beristirahat,”

Baca Juga: Bird Strike Paksa AirAsia QZ104 ‘Return to Base’ di Bandara Kualanamu

Di sisi lain, salah satu juru bicara dari pihak maskapai Rossiya yang mengangkut para pemain tersebut mengatakan bahwa mesin pesawat mengalami kerusakan, “Dengan dugaan awal bird-strike,” tulisnya dalam sebuah pernyataan resmi. Sebagai informasi tambahan, pesawat yang digunakan oleh tim dan staf Arab Saudi tersebut disediakan oleh International Air Transport Association (IATA).