Lokomotif Tua Devon Jadi Tempat Menikmati Teh dan Pemandangan Indah di Inggris

Menikmati teh sore di dalam kereta yang ditarik lokomotif uap sepertinya menjadi hal menarik dan unik bagi sebagian besar orang. Lokomotif uap tersebut melintas dari Buckfastleigh ke Totnes dan kembali lagi di sepanjang lembah Sungai Dart yang indah. Lokomotif tua ini begitu antik dan saat melintas memberikan pemandangan, bau uap dan suara yang memberikan pengalaman tersendiri.

Baca juga: Dijamin Instagramable, Inilah Jalur Kereta Api dengan Pesona Laut Satu–satunya di Pulau Jawa

Ketika kereta berhenti, pelancong bisa melihat banyak meja yang ditata dengan indah di gerbong restoran. Tak hanya itu, gerbong kereta pun dihiasi dengan lampu bergaya Pullman, cangkir dan piring porselen, serta peralatan makan yang dipoles. Bahkan Anda akan ditanya jenis teh yang di minum dari beberapa pilihan yang disediakan.

Lokomotif tua Devon melintasi jalur pinggir laut Inggris

Uniknya, seperti memberikan isyarat untuk berjalan, saat teh tiba di meja pengunjung, peluit simbolis dari kereta uap menandakan keberangkatannya dalam perjalanan ‘Teh Sore’. Selain teh, pelancong juga disediakan stand kue tiga tingkat yang disajikan dengan luar biasa penuh hidangan West Country yang lezat.

Selain menikmati teh dan kudapan, pemandangan di luar jendela pun sangat indah dengan melintasi sepanjang Sungai Dart serta pemandangan Devon yang menakjubkan. Bukan hanya ditarik lokomotif antik, kereta ini juga melintasi Stasiun Staverton yang kecil aneh dan otentik.

Tak hanya itu, pemndangan bynga mawar liar dan bunga bakung di sepanjang tanggul kereta menambah daya tarik perjalanan. Karena pepohonan masih cukup banyak dan memiliki daun yang lebat serta ada pemandangan dari River Dart, maka semuanya menambah sensasi rekreasi di atas kereta.

Sebagaimana dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, kereta ini juga akan membawa Anda kembali ke zaman keemasan tepi laut Inggris. Kereta tersebut akan melintasi sepanjang pantai Paignton yang menawarkan beberapa pemandangan terbaik di negara ini.

Baca juga: Taman Nasional InterContinental Khao Yai Hadirkan Gerbong Kereta Sebagai Resor

Di pantai tersebut, banyak keluarga yang menikmati air laut dan berjemur sembari menikmati pemandangan laut di sepanjang jalur Paignton. Disepanjang perjalan ini pun, banyak pelancong yang bisa menikmati English Riviera Geopark dan melalui hutan ke Dartmouth. Di sekitar jalur kereta ini juga pelancong juga bisa berjalan kaki melewati ladang dan pegunungan berbatu untuk melihat pemandangan lanskap terjal yang terbentang luas.






















Bus Wonogiri: Lain Dulu, Lain Sekarang

Jika Anda di Jabodetabek atau sekitarnya, mungkin tidak asing dengan bakso atau mie ayam khas Wonogiri. Bisa jadi Anda justru malah jadi pelanggan kuliner tersebut di kota-kota besar Indonesia. Wonogiri merupakan sebuah wilayah yang terletak di Jawa Tengah.

Baca juga: Dibekali Pelatihan Khusus, Inilah Rincian Tugas Pramugari Bus AKAP Premium

Sekitaran tahun 70 banyak penduduk wilayah ini yang merantau untuk mengadu nasib di kota-kota besar Indonesia. Meski tidak semua, kebanyakan dari para perantau asal Wonogiri merupakan pedagang kuliner bakso atau mie ayam yang tak jarang meraih sukses di tanah perantauan.

Hal ini tentu membuat geliat bisnis transportasi bus akap penyambung rute Jabodetabek – Wonogiri menjadi lahan basah bagi para pebisnis di bidang transportasi. Di mana para perantau ini senang menggunakan bus untuk ke Jabodetabek dan tentu ketika mudik pulang kampung ke Wonogiri.

Nama-nama beken seperti Purwo Widodo, Timbul Jaya, Purwo Putro, Tunggal Daya, Jadi Mulyo, Sedya Mulya, Sumba Putra, Tunggal Dara, Gajah Mungkur, Ismo, Daya Palapa dan lain-lain adalah nama-nama pribumi yang sudah wara-wiri di jalur pantura mulai tahun 80-an.

Sayangnya kejayaan bus pribumi ini mulai terusik. Entah karena faktor over confident atau terlalu percaya diri, satu-persatu bus pribumi mulai gulung tikar karena tidak mampu menghadapi persaingan dunia transportasi yang semakin ketat.

Dari nama-nama di atas, beberapa sudah gulung tikar dan menutup usaha transportasinya. Sebagian lagi masih bertahan sembari terus mengkuti tren pasar. Selain itu, derasnya pemain luar yang masuk ke pasar Wonogiri juga jadi salah satu faktor penyebab banyaknya bus pribumi yang gulung tikar.

Para pemain baru bisa dibilang benar-benar serius dalam menggarap pasar penumpang Wonogiri. Hal ini dikarenakan banyaknya perantau yang bahkan rutin melakukan perjalanan Jakarta – Wonogiri atau sebaliknya bahkan setiap minggunya.

Hadir dengan armada baru, fasilitas yang memanjakan penumpang nampaknya jadi alasan penumpang Wonogiri mulai berpaling menggunakan jasa pribumi. Padahal, penumpang Wonogiri bisa dibilang adalah penumpang yang fanatik terhadap PO putra daerah.

Disatu sisi, beberapa tahun lalu, sebelum pasar ‘direbut’ oleh pemain luar, putra daerah bisa dibilang terlalu nyaman dengan keadaan, minim inovasi, dan serba apa adanya tanpa peremajaan armada.

Baca juga: Sebelum Naik Bus AKAP, Sebaiknya Ketahui Dulu Tarif Tiketnya

Memang awalnya bus-bus pendatang di Wonogiri belum mendapatkan pangsa pasar yang bagus, akan tetapi lambat laun justru yang jadi primadona adalah perusahaan otobus luar Wonogiri. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)






















Masih Berduka, Keluarga Sayangkan Kemenhub Izinkan Boeing 737 MAX Kembali Terbang

Pihak keluarga menyayangkan pemerintah -melalui Kementerian Perhubungan- mengizinkan pesawat Boeing 737 MAX terbang kembali. Masih dalam keadaan berduka adalah alasannya. Terlebih bagi keluarga korban yang jasad orang tercintanya tak pernah ditemukan.

Baca juga: Kemenhub Izinkan Boeing 737 MAX Kembali Terbang, Garuda Indonesia dan Lion Air Malah Pusing?

“Saya sedikit terkejut ketika mendengar larangan itu dicabut,” kata Anton Sahadi, dimana dua sepupu istrinya yang berusia 24 tahun menjadi korban jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX-8 Lion Air pada 29 Oktober 2018 silam.

“Saya tidak mengerti mengapa itu (diizinkannya Boeing 737 MAX kembali terbang) harus terjadi begitu cepat ketika kita masih berduka,” tambahnya, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Ia pun membuka kembali memori lama yang mengharukan dan penuh dengan ketidakpastian. Ketika Lion Air dilaporkan hilang kontak, ia menaruh rasa peduli sebagaimana orang pada umumnya.

Namun, setelah istrinya yang sedang berada di Mekkah, Arab Saudi, mengabarkan bahwa dua sepupunya berada di pesawat nahas tersebut, secepat kilat ia langsung pergi ke Bandara Soekarno Hatta untuk mencari informasi terbaru.

Sesampainya di sana, ia mengecek langsung manifes penerbangan dan ternyata besar, Riyan Aryandi dan Ravi Andrian, dua sepupu istrinya itu berada di penerbangan JT 610.

“Istri saya berada di Mekkah, Arab Saudi pada saat itu dan dialah yang memberi tahu saya bahwa sepupunya Riyan Aryandi dan Ravi Andrian telah berada di pesawat pada waktu yang sama menuju tujuan yang sama,” ujar Sahadi.

“Pada suatu momen, saya melihat salinan manifes dan saya tahu itu benar bahwa mereka ada di pesawat,” jelasnya.

Setelah proses pencarian panjang dan melelahkan, jasad Ravi berhasil diidentifikasi dan dikuburkan keluarga. Sedangkan jasad Riyan tidak berhasil ditemukan sampai saat ini, menyisakan pedih yang mendalam bersama segala kenangan.

“Itu sulit. Kami tidak bisa menguburnya. Saya berharap pemerintah telah memverifikasi semuanya dengan hati-hati dan menempatkan semua prosedur yang tepat terlebih dahulu,” ungkapnya Sahadi.

“Saya harap mereka (Kemenhub dan Lion Air) tidak akan mempertaruhkan nyawa demi bisnis,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia akhirnya mengizinkan Boeing 737 MAX kembali terbang melayani penumpang.

Baca juga: Demi Hemat Uang, Mantan Pilot Boeing 737 MAX Didakwa Bohongi FAA-Sebabkan Kecelakaan

Kepastian itu didapat usai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mengeluarkan surat bernomor A4402/8/6/DRJU-DKPPU-2021 tentang pencabutan larangan beroperasi MAX sejak 14 Maret 2019 lalu.

Secara terpisah, Kepala Subdit Sertifikasi Pesawat Udara DKKPU Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Agustinus Budi Hartono mengatakan, Lion Air siap menerbangkan dua Boeing 737 MAX-8 miliknya. Adapun Garuda Indonesia sudah mengkonfirmasi tidak akan kembali menerbangkan pesawat nahas tersebut.

Dikeluhkan Pengguna, Tesla Kunci Akses Video Games Saat Mobil Berjalan

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) menegaskan bahwa Tesla sudah mengunci akses video games di layar jumbo car’s entertainment saat mobil sedang bergerak. Dengan begitu, pengguna Tesla Model 3, Model S, dan Model X tidak bisa lagi mengakses fitur Passenger Play saat berkendara.

Baca juga: Spektakuler! Sedan Tesla Mampu Derek Dreamliner Qantas Sejauh 300 Meter

Meski sudah dilarang dan akses video gamesnya dikunci oleh Tesla, NHTSA mengatakan masih dalam proses penyelidikan terkait pengaruh penumpang depan bermain games di layar entertainemt jumbo Tesla terhadap pengemudi.

Laporan CNBC Internasional, penyelidikan sedikitnya melibatkan 580.000 mobil Tesla Model 3, Model S, dan Model X yang dijual antara 2017 dan 2022.

“Meyusul dimulainya proses investigasi terhadap fitur ‘Passenger Play’ Tesla, mereka memberitahu bahwa fitur tersebut sudah diubah fungsionalitasnya. Dalam update software terbaru, fitur ‘Passenger Play’ sekarang dikunci dan tak dapat digunakan saat mobil berjalan,” kata juru biacara NHTSA.

“NHTSA terus-menerus menilai bagaimana produsen mengidentifikasi dan melindungi (penumpang) terhadap bahaya gangguan yang mungkin timbul karena kesalahan, penyalahgunaan, atau tujuan penggunaan teknologi kenyamanan, termasuk layar infotainment,” lanjutnya.

Tesla sebenarnya telah memberikan peringatan saat pengguna ingin mengakses Passenger Play ini saat mobil berjalan. Yang pertama mereka harus membaca peringatan keamanan dan juga mengkonfirmasi bahwa mereka adalah penumpang.

Sayangnya, ketika semua aturan keamanan tersebut sudah dilakukan dan pemain membuka game-nya tidak ada pengaturan yang dapat mengkonfirmasi bahwa game tersebut tidak dimainkan oleh sang pengemudi. Sehingga beresiko untuk dieksploitasi dan membahayakan pengemudi.

Di sisi lain, Tesla juga terus diinvestigasi oleh NHTSA namun untuk masalah fitur Tesla Autopilot. Fitur otonomus ini juga tengah mendapat sorotan publik terutama setelah adanya beberapa kasus kecelakaan yang menyebabkan belasan terluka dan setidaknya satu orang meninggal.

Sebelumnya, pengguna Tesla ramai-ramai melaporkan keluhan tentang fitur video games di car’s entertainment. Salah satunya Patton.

Baca juga: Bulan Depan, Tesla Siap Tampilkan Truk Besar Bertenaga Semi Elektrik

Ia mengaku mencoba beberapa game yang tersedia dalam mobil, dan menunjukkan bahwa ia mampu mengaktifkan game ketika sedang mengemudi. Ia bahkan bisa menjelajah internet ketika mobilnya bergerak. Patton khawatir pengemudi akan bermain game dan merasa aktivitas tersebut berbahaya.

Tanpa pikir panjang, ia memutuskan untuk mengajukan keluhan ke NHTSA dan diterima dengan baik. Dari situlah, NHTSA kemudian memutuskan turun tangan dan menyelidiki hubungan video games tersebut terhadap fokus pengendara.

Bikin Panik! Suami Tunggu Istri di Peron, Bayi Terbawa di Dalam Kereta

Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah, karena banyak hal yang harus dilakukan. Salah satunya adalah menjaga anak mereka ketika bepergian baik dengan kendaraan pribadi maupun dengan transportasi umum. Ini dikarenakan, banyak orang tua yang lupa kalau mereka membawa anak saat bepergian.

Baca juga: Gadis Kecil Usia 5 Tahun Tertinggal di Bandara Setelah Keluarganya Pulang Berlibur

Bahkan tersadar setelah mereka tiba dirumah atau ditujuan. Mungkin banyak yang berpikir ini adalah hal yang sepele, tapi ternyata anak tertinggal di transportasi umum kerap kali terjadi dan bukan sekali atau dua kali.

Seperti yang baru saja terjadi, di mana bayi yang berada di kereta dorongnya bepergian sendiri dengan kereta api. Insiden ini kemudian langsung membuat kedua orang tua bayi itu terkejut dan panik.

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman stuff.co.nz (11/1/2022), seorang bayi di Jerman akhirnya dipersatukan kembali dengan orang tuanya setelah mereka menyaksikan kengerian. Di mana bayi tersebut ikut dalam kereta yang melaju tanpa mereka ikut di dalamnya.

Polisi federal yang menangani insiden ini mengatakan, sang ayah saat itu memasukkan kereta dorony bayi sebelas bulan mereka ke dalam kereta. Kemudian dirinya menungu sang istri di peron untuk bergabung.

Namun, ketika dirinya menunggu istrinya, pintu kereta ditutup dan melaju keluar dari Stasiun Düsseldorf. Keduanya kemudian panik dan bergegas menuju taksi dengan harapan bisa mengejar kereta itu di perhentian berikutnya di kota terdekat Duisburg.

Untungnya, seorang penumpang yang ada di dalam kereta melihat bayi tanpa pendamping tersebut. Dia kemudian memberitahukan kepada kondektur yang memerintahkan untuk kereta kembali ke Düsseldorf. Adanya bantuan penumpang itu, kedua orang tua bayi tersebut akhirnya bertemu dan kemudian bayi diserahkan kembali ke perawatan mereka.

Baca juga: Ada Bayi Werewolf di Kereta, Warganet Heboh Asli Atau Boneka!

“Bayi itu diserahkan kembali ke perawatan orang tuanya yang berterima kasih,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Detik-detik Pesawat Ditabrak Kereta, Pilot Nyaris Meregang Nyawa

Sebuah pesawat Cessna ditabrak kereta api d Pacoima, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS). Beruntung, beberapa detik sebelum pesawat hancur disambar kereta, pilot, yang sudah dalam keadaan wajah berlumur darah, berhasil diselamatkan petugas kepolisian.

Baca juga: Bukan Hanya Shuttle Bus Vs A320neo Batik Air, Inilah 6 Insiden Mobil Tabrak Pesawat Terpopuler

Dilansir Reuters, insiden pesawat ditabrak kereta di AS dimulai saat pesawat perintis tersebut lepas landas dari Bandara Whiteman. Bandara tersebut memang terletak cukup dekat dengan jalur kereta api. Nahas, pesawat tidak lepas landas dengan sempurna dan akhirnya oleng dan jatuh tepat di tengah rel kereta api aktif di wilayah tersebut.

Dalam video viral yang dilihat KabarPeumpang.com, pilot yang luka-luka nampak tak sanggup keluar dari pesawat meski dari kejauhan kereta terlihat melesat dengan cepat. Beruntung, petugas kepolisian yang sedang berpatroli sigap membantu dan menyelamatkan nyawa sang pilot, beberapa detik tepat sebelum pesawat hancur ditabrak kereta.

“Pesawat itu gagal lepas landas dan mendarat di rel kereta api di persimpangan yang populer. Hanya beberapa detik sebelum tabrakan, petugas polisi menyelamatkan pilot, dan sepotong puing hampir mengenai saya,” kata Luis Jimenez yang berada di lokasi kejadian.

 

Sampai saat ini, belum ada keterangan apapun dari pihak kepolisian mengenai insiden kereta menabrak pesawat tersebut.

Dalam cuitannya di Twitter, pihak kepolisian setempat mengungkapkan rasa bangganya terhadap para petugas yang sigap menyelamatkan nyawa pilot, beberapa detik sebelum pesawat ditabrak kereta.

“Mereka telah menunjukkan kepahlawanan dan tindakan cepat dengan menyelamatkan nyawa seorang pilot yang melakukan pendaratan darurat di rel kereta api”.

Insiden pesawat tertabrak kereta api bisa dikatakan langka. Namun, pesawat ditabrak selain itu, seperti ditabrak mobil atau ditabrak pesawat lainnya, sering terjadi.

Pada Sabtu sore, 3 Maret 2021, shuttle bus maskapai Batik Air menabrak bagian bawah moncong pesawat Batik Air. Insiden terjadi di apron Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Baca juga: Tak Hanya Tabrak Tiang, Pesawat Juga Saling Bertabrakan di Apron dan Landas Pacu

Selanjutnya, di pertengahan tahun 2020, pesawat FlyBe dilaporkan menabrak pesawat lainnya milik Loganair yang tengah parkir di Bandara Aberdeen, Belanda. Dari gambar yang beredar, pesawat Bombardier Q400 tampak menghantam bagian sisi kanan belakang Embraer 145 dan membuatnya terjepit di bawah mesin pesawat.

Yang paling unik terjadi pada tahun 2017. Ketika itu, bukan mobil yang menabrak pesawat, tetapi pesawat menabrak mobil saat hendak lepas landas dari bandara Alicante-Elche, Spanyol.

Tips Penerbangan: Bahaya, Jangan Terlalu Banyak Muat Informasi di Label Koper Bagasi

Meski ada beragam jenis merek, bentuk, warna, dan ciri pada koper bagasi, tetap saja insiden koper tertukar terjadi. Menyikapi hal itu, tak sedikit penumpang yang menandai kopernya dengan berbagai informasi dan tanpa sadar membahayakan diri mereka secara tidak langsung.

Baca juga: Penumpang Wajib Tahu, Ini Tips Antisipasi Delay dan Pembatalan Penerbangan

Di era digital seperti sekarang ini, data pribadi sering kali tersinkronisasi antara satu dan lain hal. Akun Gmail terhubung dengan messanger, whatsapp, dan lainnya. Satu saja beralih ke tangan orang yang tak bertanggung jawab, bukan tak mungkin seluruh akun media sosial Anda akan berpindah tangan.

Seiring berjalan waktu, publik mulai khawatir terhadap data pribadi mereka yang diakses oleh pengembang aplikasi dan sebagainya tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Karena itu, di banyak negara mulai muncul undang-undang perlindungan data pribadi.

Kesadaran untuk mengamankan data pribadi pada akhirnya mempengaruhi penumpang pesawat mengisi informasi atau menandai bagasi atau koper mereka dengan nama dan sebagainya.

Akan tetapi, hal ini tidak disukai pihak bandara. Biasanya, saat terjadi kehilangan atau ketinggalan koper, pihak bandara akan coba menelusuri sang pemilik dan mereka akan sangat terbantu dengan berbagai informasi yang ada di label bagasi.

Dilansir cayman.loopnews.com, menyiasati hal itu, penumpang dianggap tetap aman namun berkontribusi membantu petugas dalam menemukan pemilik dari koper yang hilang atau tertinggal di bandara, dengan menuliskan alamat email, alamat kantor, nomor telepon, dan nama pemilik.

Namun, menurut beberapa sumber lain, salah satu dari tiga itu sebetulnya sudah cukup. Bedanya hanya dikecepatan dan kemudahan petugas dalam menghubungi sang pemilik. Bila yang dicantumkan adaah alamat kantor tempat pemilik koper bekerja, tentu tingkat kecepatannya berbeda dengan koper yang di labelnya tertera nomor telepon pemilik atau alamat email.

Yang paling penting adalah penumpang jangan sampai menuliskan alamat rumah lengkap. Sebab, ini dapat meningkatkan risiko kejahatan di rumah Anda dan pihak bandara tentu tidak akan bertanggung jawab sekalipun kejahatan bermula dari informasi alamat rumah yang berhasil dilihat oleh orang lain di bandara.

Baca juga: Penumpang Wajib Tahu, Ini Tips Mendapatkan Upgrade Kelas Kursi Secara Gratis dari Pramugari!

Andai penumpang ingin menuliskan berbagai informasi penting di atas, dalam hal ini alamat rumah, kantor, nomor telepon, nama pemilik, dan alamat email di label koper, jangan lupa untuk menutupnya dengan cover koper bagasi.

Hal ini dapat meminimalisir penumpang atau orang lain melihat informasi tersebut dan pada saatnya memudahkan petugas menghubungi Anda saat koper tertinggal ataupun sengaja ditukar oleh oknum penumpang maupun petugas.

Peran Penting Sinyal Masuk Kereta Api Saat Memasuki Stasiun

Sebagian besar persinyalan di jalur kereta api khususnya Indonesia sudah diubah yang semula dari mekanik/manual menjadi elektrik. Ya, sinyal elektrik di kereta api ini menjadi peran penting saat masinis menjalankan keretanya baik siang hingga malam.

Baca juga: Sinyal Kereta Api Mekanik, Meski Tertinggal, Tapi Masih Tetap Digunakan

Terlebih lagi persinyalan saat ini sudah menggunakan teknologi LED atau cahaya lampu yang lebih terang. Sehingga saat siang yang terik maupun malam yang gelap gulita, menggunakan teknologi LED tetap bisa terpantau walaupun dari jarak 1 km oleh masinis. Persinyalan eleletrik biasanya sudah dipasang dijalur kereta api yang cukup ramai, salah satunya dijalur ganda dengan aktifitas atau kesibukan lalu lintas kereta api.

Indikasi Sinyal Masuk Saat Masuk Stasiun
Sinyal elektrik paling vital saat kereta mau memasuki dan berangkat dari stasiun adalah sinyal masuk. Untuk sinyal masuk elektrik biasanya dilengkapi dengan beberapa petunjuk atau biasa disebut semboyan dan penempatannya berada pada jarak 500 meter mendekati stasiun. Sinyal masuk ini biasanya terdiri dari angka batas kecepatan, lampu tiga aspek (merah, kuning, hijau), lampu darurat yang berbentuk segitiga, dan penomoran sinyal.

Jika kereta api akan memasuki stasiun, pasti masinis melihat indikasi sinyal masuk tersebut dalam keadaan seperti apa yang ditunjukkan. Jika menunjukkan Semboyan 9E1 berarti lampu penunjuk arah akan menyala biasa menunjukkan angka 3 bercahaya putih. Itu brarti kereta api berjalan dengan kecepatan maksimal 30 km/jam dan akan memasuki jalur belok sebelum tiba di stasiun.

Jika menunjukkan indikasi Semboyan 9E2 atau tanda batas kecepatannya tidak menyala dan lampu menunjukkan warna hijau, berarti kereta api bisa memasuki stasiun dan masuk jalur lurus. Biasanya jika indikasi lampu pada sinyal masuk berwarna hijau, kereta api tidak berhenti di stasiun yang dilewatinya. Namun jika indikasi lampu warna kuning, kereta api berjalan dengan hati hati dan biasanya berhenti di stasiun tersebut.

Baca juga: Sinyal Aspek, Rambu Paling Vital di Kereta Api

Dan jika menunjukkan indikasi lampu Semboyan 6A yang berarti kereta api harus berjalan darurat alias lampu segituga menyala. Biasanya rel yang akan dilewati kereta api tersebut ada kendala sehingga kereta api berjalan lebih berhati – hati. Dan lampu segitiga menunjukkan keadaan darurat ini menyala selama 90 detik dan lampu 3 aspek menunjukkan indikasi berwarna merah. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Penggemar Bus, Hati Lesu Saat Tak Dapat Bus Incaran

Ritual touring bagi para penggemar bus nampaknya jadi sebuah hal yang wajib dan jadi sebuah rutinitas. Bisa dikatakan self healing bagi para penggemar bus adalah touring. Mereka tak sembarangan memilih bus untuk touring, pastinya banyak sekali hal yang melatarbelakangi seorang penggemar bus untuk memilih armada bus ketika akan touring.

Baca juga: Rela Ndlosor, Inilah Hunting Foto Ala Busmania

Mulai dari bus terbaru, faktor mesin, bahkan faktor ketenaran sebuah armada bus jadi alasan seorang penggemar bus untuk touring menaiki sebuah armada bus. Tapi bagaimana jika apa yang direncanakan meleset? Bagaimana ketika armada yang diincar seorang penggemar bus untuk touring mendadak berhalangan karena rusak atau hal lain?

Tentunya hal ini menjadi keapesan tersendiri bagi seorang penggemar bus, dimana ketika bus yang diincar mendadak tidak jalan. Bisa karena rusak atau bahkan kecelakaan. Tak jarang para penggemar bus rela mundur merubah jadwal keberangkatan atau bahkan rela tiketnya ‘hangus’ karena tidak mendapat bus yang diincar. Andriansyah seorang penggemar bus yang hobi touring mengatakan bahwa sangat jengkel saat dirinya touring dan tidak mendapat armada bus incaran.

“Pastinya kecewa sih, istilahnya ketika harapan sudah tinggi, tapi hasil tidak sesuai ekspektasi, disitulah timbul frustasi. Waktu itu saya mau touring Tangerang – Kudus naik sebuah PO. Sudah kordinasi sama agen tiket dan saya hitung-hitung harusnya tanggal keberangkatan saya pas dengan jadwal armada bus incaran saya. Ternyata pas hari H dapat info bus sedang servis rutin di garasi, jadi gagal,” cerita Andry.

Serba-serbi penggemar bus memang terkadang sering dianggap aneh bagi kebanyakan orang. Banyak yang beranggapan mau naik bus saja kok repot banyak pilih-pilih. Tapi begitulah, bagi para penggemar bus, faktor nyaman saja tidak cukup dalam memilih armada bus untuk touring.

Baca juga: Elora Azalia, Penggemar Bus Perempuan – “Cinta Bus Sejati Tanpa Mencari Sensasi”

“Karena yang saya cari tuh sensasinya naik bus A misalkan, armada A misalkan. Bukan sekadar nyaman yang dicari, kalo nyaman banyak banget sekarang bus nyaman. Tapi lebih dari itu, saya mau cari kepuasan batin dengan naik bus tertentu. Semisal PO A, juga saya nggak mau naik armada PO A yang mana saja, harus spesifik juga misal PO A armada dengan kode bus sekian” ujar Andry. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)

Double Glass Pernah Jadi Primadona, Kini Single Glass Kembali Masuki Pasar Bus

Beberapa tahun belakangan ini, bus dengan model kaca depan “double glass” atau yang sering disebut menggunakan ‘bando’ atau ‘topi’ memang menjadi primadona di dunia bus dalam negeri. Model ini lalu laris manis di pasaran dan semua karoseri membuat model yang serupa, yakni kaca depan berbando.

Baca juga: Ini Perbedaan Bus Single Glass dan Double Glass yang Digunakan Karoseri di Indonesia

Bahkan penumpang pun lebih menganggap bus dengan kaca depan tanpa bando/atau topi adalah bus lawas yang ketinggalan jaman. Bahkan bus dengan bando ini banyak dipilih oleh dunia bus pariwisata. Untuk tren bus double glass di Indonesia sendiri mulai ramai sekitar tahun 2015, diinisiasi oleh Karoser asal Malang, Jawa Timur yakni Adiputro.

Karoseri ini merilis model bus besar dengan kaca dobel yang modelnya disebut Jetbus2+ SHD. Dilanjut dengan karoseri asal Ungaran, Jawa Tengah yang merilis model kaca depan double yakni Legacy SR2 XHD Prime dan Legacy SR2 HD Prime. Lalu model bus kaca depan double glass lanjut dibuat oleh karoseri lain seperti Morodadi Prima, Tentrem, dan juga karoseri lainnya. Hal ini tentu mengikuti permintaan konsumen.

Model bus berkaca depan double glass memang bisa dikatakan menambah daya tarik tersendiri bagi sebuah perusahaan otobus, modelan ini dibilang kekinian sehingga penumpang lebih menyukai model double glass ini. Sayangnya, mulai ada nada sumbang tentang model double glass ini. Bando sekat pemisah kaca depan justru dianggap mengganggu pandangan baik bagi driver maupun untuk penumpang.

Memang terlihat keren dan gagah melihat bus dengan kaca depan double, yang bahkan terlihat seperti bus double decker atau bus tingkat. Barulah ketika penumpang memasuki kabin bus, rasa kurang nyaman bakal dirasakan. Terlebih mereka yang duduk di kursi paling depan.

Hal ini tentu dikarenakan bando atau sekat kaca depan yang lebar mengganggu pandangan penumpang. Penumpang harus menunduk dahulu ketika ingin melihat objek yang berada di depan bus.

Baca juga: Tri Sakti Jadi Karoseri Anak Bangsa Pertama yang Bangun Bus Tingkat

Berangkat dari hal ini, beberapa karoseri melakukan perubahan pada ‘bando’ bus double glass rilisan mereka. Dimana bando atau topi dibuat menjadi semakin tipis sehingga visibilitas baik driver juga penumpang menjadi tidak begitu terganggu. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)