KA Joglosemarkerto Rute Cilacap – Yogyakarta Segera Beroperasi, Ini Jadwal dan Tarif Promonya

Beredar informasi perjalanan kereta api rute Cilacap – Yogyakarta akhirnya bakal terwujud. Warga Cilacap disambut rute kereta api baru dari Stasiun Cilacap sampai dengan Stasiun Yogyakarta. Sebenarnya sudah ada kereta api keberangkatan Cilacap melewati Yogyakarta, yaitu Kereta Api Wijayakusuma dari Stasiun Cilacap pukul 15.00 WIB dan tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 18.10 WIB. KA Joglosemarkerto yang akan dioperasikan mulai tanggal 25 Februari 2022.

Baca juga: Sempat Hoax, Ini Kisaran Tiket KA Joglosemarkerto yang Beroperasi 1 Desember 2018

Diketahui bahwa KA Joglosemarkerto merupakan kepanjangan dari Yogyakarta – Solo – Semarang – Purwokerto ini adalah rangkaian kereta api yang dijalankan melewati jalur kantong di Jawa Tengah. Hingga saat ini KA Joglosemarkerto masih beroperasi melewati 3 Daop (Daerah Operasi) di Pulau Jawa, seperti Daop 6 Yogyakarta, Daop 4 Semarang dan Daop 5 Purwokerto. Rangkaian ini merupakan jarak menengah bagi penumpang pengguna kereta api untuk bepergian ke beberapa kota di Jawa Tengah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Alasan Rute Cilacap – Yogyakarta Diberi Nama Joglosemarkerto
Seperti diketahui bahwa KA Joglosemarkerto sebenarnya sudah dijalankan rute Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto dan berakhir kembali di Yogyakarta. Namun untuk rute Cilacap – Yogyakarta juga diberi nama KA Joglosemarkerto, kenapa?

Ternyata semula sebelum dijalankan KA Joglosemarkerto rute Cilacap – Yogyakarta ini sudah diberi nama yaitu KA Nusa Tembini. Nama Nusa Tembini diambil dari nama kerajaan yang berada di pelosok Pulau Nusakambangan, Cilacap. Waktu itu akan dilakukan persemian KA Nusa Tembini di Stasiun Cilacap pada tanggal 2 Juli 2021 pukul 06.00 WIB. Tapi karena melonjaknya kasus Covid-19 peresmian dibatalkan hingga waktu yang belum ditentukan. Akhirnya nama Joglosemarkerto digunakan untuk rute pendek Cilacap – Yogyakarta.

Tarif Promo KA Joglosemarkerto
Menurut pantauan kabarpenumpang.com melalui instagram @kai121_ KA Joglosemarkerto akan dioperasikan mulai Jumat, 25 Februari 2022 dengan tarif promo yaitu kelas ekonomi Rp 40 ribu dan kelas eksekutif Rp 60 ribu. Beberapa informasi yang diperoleh bahwa tarif promo ini berlaku hingga April 2022, namun masih belum diketahui info kepastiannya apakah tarif promo ini terus diperpanjang atau tidak.

KA Joglosemarkerto beroperasi hanya satu kali perjalanan pulang pergi setiap harinya. KA 224B keberangkatan Stasiun Cilacap pukul 06.00 WIB berhenti di Stasiun Maos (06.29 WIB), Kroya (06.46 WIB), Gombong (07.13 WIB), Karanganyar (07.24 WIB), Kebumen (07.39 WIB), Kutoarjo (08.07 WIB), Wojo (08.27 WIB), Wates (08.42 WIB) dan berakhir di Yogyakarta (09.10 WIB).

Untuk KA 223B keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta pukul 11.20 WIB berhenti di Stasiun Wates (11.48 WIB), Wojo (12.01 WIB), Kutoarjo (12.22 WIB), Kebumen (12.48 WIB), Karanganyar (13.02 WIB), Gombong (13.12 WIB), Kroya (13.40 WIB), Maos (13.55 WIB), dan berakhir di Cilacap (14.21 WIB).

Baca juga: Ingat KA Kamandaka Ingat Lutung Kasarung?

Rangkaian KA Joglosemarkerto terdiri dari 4 unit kereta eksekutif dan 3 unit kereta kelas ekonomi yang merupakan rangkaian idle KA Wijayakusuma dengan rute Cilacap – Ketapang (Banyuwangi). Informasi soal ketentuan bagi penumpang yang ingin menggunakan KA Joglosemarkerto rute Cilacap – Yogyakarta maupun sebaliknya sudah wajib divaksin minimal dosis pertama, menggunakan masker, serta tidak diwajibkan melakukan rapid test antigen/PCR. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Lain Dulu Lain Sekarang, Wajah Baru Stasiun Manggarai Kini Lebih Menawan

Pemandangan semerawut kini tak lagi dimiliki oleh stasiun yang berlokasi di Jakarta Selatan ini. Ya, Stasiun Manggarai kini sudah memiliki pemandangan yang menawan dengan kawasan yang tertata rapi. Bagian depan stasiun yang biasanya langsung terlihat jalan raya dan banyaknya kendaraan yang ngetem sembarang, kini sudah terlihat hamparan taman kota yang indah dengan tanaman hijau yang menyejukkan mata.

Perubahan di area Stasiun Manggarai ini adalah hasil revitalisasi Pemprov DKI Jakarta yang telah menyulap kawasan Stasiun Manggarai menjadi lebih hijau dan juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas. Beberapa papan informasi penunjuk arah di taman ini memudahkan masyarakat yang hendak menggunakan transportasi baik Bus Transjakarta maupun Kereta Rel Listrik (KRL). Selain bisa memanjakan mata, kawasan ini juga bisa sebagai pelepas lelah dari aktifitas yang telah dijalani seharian.

Fasilitas penunjang lainnya agar memudahkan masyarakat yang berada di kawasan ini adalah parkir sepeda, mushola, pangkalan ojek, pangkalan ojek online, halte Jak Lingko, dan halte Bus Transjakarta (Halte Plaza Stasiun Manggarai).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Rapinya area ini makin terlihat saat lorong – lorong untuk pejalan kaki di sisi kanan dan kiri terdapat hijaunya pepohonan dan juga rimbunnya tanaman hias serta dibagian pejalan kaki terpasang guiding block untuk penyandang disabilitas. Sementara pada area plaza atau taman, terdapat sebuah papan marka yang menuliskan petunjuk arah untuk sejumlah fasilitas di sekitar Stasiun Manggarai.

Namun sayangnya, saat usai revitalisasi wajah baru bagian depan Stasiun Manggarai ini masih saja ada masyarakt yang tidak tertib, seperti terlihat deretan bajaj maupun ojek dan ojek online yang antri menunggu penumpang yang hendak mengantar penumpang dari stasiun maupun halte bus. Padahal sudah disediakan lahan mereka untuk mengangkut penumpang.

Tak hanya itu, pedagang kaki lima yang terlihat masih mangkal di sisi utara stasiun berjejer tepat berada di lokasi khusus untuk drop kendaraan bagi penumpang yang hendak naik dan turun dari stasiun maupun halte bus. Serta beberapa anak – anak yang memanfaatkan bagian tengah taman tersebut dijadikan ajang bermain bola. Tak ada satupun pihak keamanan yang berjaga di area taman tersebut, membuat masyarakat tetaplah waspada saat bersantai menikmati pemandangan wajah baru area Stasiub Manggarai ini. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Emirates Hadirkan Lounge Khusus Anak, Manjakan Si Kecil dalam Penerbangan Tanpa Pendamping

Melepas kepergian anak untuk naik pesawat tanpa pendamping, kini telah difasilitasi dengan lebih maksimal oleh Emirates. Pasalnya maskapai asal Uni Emirat Arab itu telah meluncurkan lounge khusus anak. Penumpang di bawah umur persisnya sekarang dapat bersantai dan menunggu penerbangan mereka di lounge baru di Bandara Internasional Dubai.

Baca juga: Airbus A380 Emirates Nyaris ‘Tabrak’ Pramugari di Atas Burj Khalifa

Dikutip dari news.com.au (16/2/2022), lounge Emirates ini disebut buka 24 jam setiap harinya dan terletak di sebelah lounge kelas utama Emirates di Concourse B, antara ruang check-in ekonomi dan kelas utama/bisnis. Orang tua atau wali yang telah memesan layanan Unaccompanied Minor Emirates dapat meninggalkan penumpang anak-anak di Terminal 3 Bandara Dubai.

Selanjutnya Tim bandara Emirates akan membantu check-in untuk penerbangan mereka di area lounge khusus. Setelah proses check-in, kru dari tim layanan bandara Emirates akan mengawal para penumpang anak-anak ini melalui imigrasi dan keamanan, dan selanjutnya ke ruang tunggu keberangkatan di lorong sisi udara khusus untuk mereka, hingga dari ruang tunggu ke gerbang keberangkatan.

Menyesuaikan tema untuk anak-anak, lounge ini menyuguhkan permainan video, minuman dan makanan ringan, area tempat duduk yang nyaman, WiFi gratis, dan tentunya kamar kecil khusus anak-anak. Lebih lanjut dikatakan, penumpang anak-anak dapat menikmati boarding prioritas, dan awak kabin Emirates akan menyambut mereka di pintu pesawat, membantu mereka menemukan tempat duduknya, dan menyesuaikan diri untuk penerbangan mereka.

Saat tiba di kabin pesawat, mereka juga dapat menantikan makanan dan camilan lezat yang disesuaikan dengan selera mereka, mainan dan paket kegiatan seru, serta headset ukuran anak untuk menikmati pilihan lebih dari 50 film Disney dan 130+ saluran TV. Guna memanjakan anak-anak, Emirates menawarkan mainan dan tas untuk dibawa pulang yang terinspirasi dari Expo 2020 Dubai dan menampilkan karakter-karakter kecil Emirates. Uniknya, semua mainan dan tas menggunakan bahan daur ulang, dan tas terbuat dari 100% botol plastik daur ulang.

Baca juga: Tok! Pesawat Airbus A380 Terakhir Dikirim ke Emirates, Era Pesawat Komersial Terbesar Usai

Penumpang anak-anak dengan penerbangan lanjutan di Dubai akan dilayani saat transit. Tim layanan darat Emirates akan menemui dan mengantar mereka dari penerbangan mereka ke salah satu ruang tunggu khusus untuk anak di bawah umur tanpa pendamping. Layanan Emirates untuk anak di bawah umur yang bepergian tanpa pendamping harus dipesan sebelum perjalanan dan tersedia untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun yang bepergian tanpa pendamping dewasa. Namun, layanan ini juga bisa dipesan untuk penumpang muda berusia 12 sampai 15 tahun.

Ketika Badan Pesawat Adam Air KI172 Bengkok Gegara Hard Landing dan Pilot Lalai

Badan pesawat Boeing 737-300 Adam Air dengan nomor registrasi PK-KKV sampai bengkok akibat hard landing pada 21 Februari 2007 silam. Sempat dikabarkan terdapat kelemahan struktur, namun itu dibantah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca juga: 1 Januari 2007 Boeing 737 Adam Air Flight KI574 Kecelakaan, Seluruh Maskapai Indonesia Dilarang Terbang ke Uni Eropa!

Dilansir Simple Flying, pesawat yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Juanda (SUB), Surabaya, dengan nomor penerbangan KI 172 itu dilaporkan dalam keadaan laik terbang sebelum lepas landas.

Proses lepas landas juga sangat mulus. Begitu juga di udara, tidak ada insiden apapun. Penerbangan sangat mulus. Namun, semua itu sirna setelah pesawat landing di Bandara Juanda, Surabaya.

Pesawat berusia 13 tahun itu dilaporkan mendarat dengar keras atau hard landing dan tergelincir. Alih-alih menyentuh aspal runway, roda kanan atau right landing gear meluncur di luar itu. Pilot kemudian berusaha mengarahkan pesawat agar mantap di dalam strip.

Setelah itu, berhenti sempurna, pesawat jelas terlihat mengalami bengkok di bagian tengah ke belakang, tepatnya setelah kursi nomor 16. Beruntung tidak ada korban jiwa. 155 penumpang selamat dan dua lainnya mengalami luka-luka ringan.

Meski begitu, tetap saja hal itu mengundang kekhawatiran masyarakat akan safety pada maskapai Adam Air. Hal itu pun direspon oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, dengan menghentikan izin operasional tujuh pesawat Boeing 737-300 Adam Air.

Setelahnya, KNKT melakukan investigasi terhadap pesawat di tengah rumor hangat di masyarakat bahwa pesawat mengelami kelemahan struktur. Namun, hasil investigasi mengungkapkan itu tidak benar. Tidak ada kelemahan struktur. Pesawat Adam Air KI 172 yang bengkok setelah mendarat di Bandara Juanda Surabaya murni karena pendaratan sangat keras atau hard landing.

“Hasil analisa sementara dapat kita pastikan pesawat itu melengkung karena pendaratan tidak normal yakni sangat keras (hard landing),” kata ketua KNKT Setio Rahardjo, dikutip dari Antara.

Senada dengan Setio, Ketua Tim Investigasi KI 172 KNKT, Capt Ertata Lanang Galih, berdasarkan hasil analisis itu ternyata tidak ditemukan kelemahan struktur pada pesawat Boeing 737-300 itu.

“Tidak ada kaitannya. Saya pun dari Surabaya ke Jakarta sudah memakai salah satu dari dua pesawat yang sudah dirilis kembali oleh Dephub,” jelasnya.

Baca juga: Belum Lewati ‘Masa Kritis,’ Akankah Sriwijaya Air Menyusul Merpati dan Adam Air?

Hard landing Boeing 737-300 Adam Air dengan nomor penerbangan KI 172 disebabkan oleh kelalaian pilot. Pilot dan kopilot dilaporkan gagal menyelesaikan approach briefing and checklist reading sebelum landing. Mereka juga tidak mengikuti manual book Boeing terkait GPWS warning.

Alarm ground proximity warning system (GPWS) warning biasanya akan berbunyi saat sensor mendeteksi pesawat begitu dekat dengan daratan atau objek lainnya. Ketika alarm GPWS berbunyi, pilot dilaporkan tidak menggubris peringat tersebut dan hard landing berlanjut tergelincirnya pesawat tidak terhindari.

Siap–siap Warga Garut Bisa Mencoba Kereta Api, GRATIS!

Sudah semakin dekat informasi tentang perjalanan kereta api dari dan ke Stasiun Garut. Rencana perjalanan kereta api di jalur ini akan dioperasikan sebelum lebaran. Selama ini uji coba dilakukan hingga saat ini dengan rute Garut – Pasar Senen pp. Minggu lalu rangkaian kereta kelas ekonomi (80 seat) telah diuji coba dari Stasiun Garut dengan keberangkatan awal pada pukul 06.45 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 13.10 WIB. Kemudian berangkat lagi dari Pasar Senen pukul 17.55 WIB dan sampai di Garut pukul 00.50 WIB.

Baca juga: Bupati Garut Turut Ramaikan Uji Coba Kereta Api Lintas Garut – Pasar Senen pp.

Menurut kabar yang beredar bahwa jalur Stasiun Garut – Cibatu yang baru selesai pembangunan reaktivasinya itu, akan beroperasi untuk tiga pemberangkatan kereta api kelas ekonomi setiap harinya. Rencana kereta api tersebut adalah rute Garut – Cibatu – Padalarang, Garut – Cibatu – Purwakarta dan Garut – Cibatu – Bandung – Pasar Senen. Untuk rute Garut – Cibatu – Padalarang dan Purwakarta merupakan rangkaian kereta api lokal yang sebelumnya hanya sampai dengan Stasiun Cibatu. Lalu untuk rute Garut – Bandung – Pasar Senen merupakan rute baru yang nantinya akan dioperasikan.

Perjalanan Gratis Untuk Penumpang Rute Garut – Cibatu pp.
Warga Garut patut berbangga jika kereta api ini akan normal beroperasi, pasalnya menurut kabar yang beredar besok akan dijalankan kereta api lokal dengan rute Garut – Cibatu – Padalarang dan Purwakarta. Bagi warga Garut yang ingin mencoba naik kereta api dengan rute Garut – Cibatu maupun sebaliknya rencana tidak dipungut biaya tiket alias gratis.

Menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan bahwa PT KAI akan mengoperasikan kereta api lintas Garut – Cibatu pada Rabu 23 Februari 2022 untuk umum secara gratis. Selanjutnya rute dari Stasiun Cibatu ke Padalarang dan Purwakarta dikenakan tarif normal sebesar Rp 8.000. Uji coba lintas Garut – Cibatu ini dilakukan selama satu bulan terhitung mulai besok. Pembelian tiket gratis ini dilakukan secara langsung dari Stasiun Garut, Stasiun Wanaraja, Stasiun Pasir Jengkol dan Stasiun Cibatu.

Tarif Kereta Api Rute Garut – Pasar Senen Tetap Dikenakan Biaya
Rute Garut – Cibatu nantinya akan dioperasikan dengan membawa penumpang secara terbatas dan tidak dikenakan biaya. Namun untuk rute Garut – Pasar Senen nantinya akan dikenakan biaya. Rangkaian kelas ekonomi ini akan berjalan tiap hari dengan harga tiket Rp41.000.

Baca juga: Uji Coba Kereta Api Lintas Cibatu – Garut, Diharapkan Beroperasi Saat Hari Jadi Kota Garut

Saat ini rangkaian tersebut masih tahap uji coba, nantinya akan diuji cobakan untuk mengangkut penumpang secara terbatas. Saat ini operasional kereta api rute Garut – Pasar Senen masih terus uji coba hingga 13 Maret 2022 sebelum diberi izin oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). (PRAS – Cinta Kereta Api)






















28 Ribu Wanita Arab Saudi Serbu Lowongan Kerja Masinis Kereta Cepat Mekkah-Madinah

Sedkitnya 28 ribu wanita di Arab Saudi dikabarkan telah melamar pekerjaan sebagai masinis perempuan kereta cepat Mekkah-Madinah. Mereka memperebutkan 30 posisi sebagai masinis wanita operator kereta cepat Mekkah-Madinah asal Spanyol, Renfe.

Baca juga: Spanyol Luncurkan Kereta Cepat London-Paris dan Spanyol-Inggris

Dilansir Aljazeera, ke-28 ribu wanita Arab Saudi yang melamar kerja sebagai masinis tersebut telah dilakukan seleksi online, mengingat saat ini masih di tengah pandemi Covid-19.

Setelah dilakukan seleksi berkas atau administrasi secara online, mulai dari latar belakang pendidikan dan kemampuan bahasa Inggris, hampir separuh pelamar kerja dinyatakan gugur karena tak memenuhi syarat.

Tahapan selanjutnya adalah psikotest yang rencananya akan dilakukan pada Maret mendatang, juga secara online. Diharapkan ini juga bisa menyeleksi sekitar setengahnya, sebelum terus melalui tahapan selanjutnya berupa interview, dan sebagainya.

Renfe mengungkapkan, ke depan mereka ingin melibatkan banyak pekerja wanita di Arab Saudi. Hal ini tentu sejalan dengan pihak Kerajaan Arab Saudi telah memulai revolusi terhadap wanita, dengan mengizinkannya tampil , seperti mengendari mobil seorang diri, dan sebagainya.

Saat ini, Renfe mengaku telah mempekerjakan sebanyak 80 karyawan dan 50 freelancer pria di jaringan kereta cepat Haramain High Speed Railway Arab Saudi. Namun, tak satupun wanita.

Sebelum diizinkan lebih jauh mengisi hampir semua sektor pekerjaan oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, wanita di Arab Saudi hanya diizinkan bekerja sebagai guru dan pekerja medis. Kebijakan ini bahkan membuat Arab Saudi sebagai salah satu negara dengan partisipasi tenaga kerja wanita terendah di dunia. Itu terus berjalan sampai tahun 2018 silam.

Ketika itu, wanita mulai diizinkan mengemudi dan undang-undang perwalian laki-laki untuk memungkinkan perempuan bepergian dengan bebas dilonggarkan. Perlahan tapi pasti, partisipasi wanita di dunia kerja pun meningkat hampir dua kali lipat dalam lima tahun terakhir menjadi 33 persen.

Meski begitu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu oleh lembaga think tank Brookings Institute yang berbasis di AS, laki-laki masih mendominasi di dunia kerja, terutama di sektor publik.

Baca juga: Tak Hanya Cina dan Jepang, Ini Jalur Terpanjang Kereta Berkecepatan Tinggi di Eropa

Karena itu, upaya mempekerjakan wanita sebagai masinis kereta cepat Haramain High Speed Railway Mekkah-Madinah oleh Renfe, hanya memuaskan dahaga sebagian kecil wanita di Arab Saudi yang masih terus berjuang agar bisa terserap di dunia kerja.

Renfe sendiri adalah perusahaan perkeretaapian asal Spanyol. Selain fokus di dalam negeri, Renfe juga membangun infrastruktur sekaligus menjadi operator kereta cepat di luar negeri, salah satunya Arab Saudi.

Tarung Keluarga Boeing 737 vs Keluarga Airbus A320, Siapa yang Akan Menang?

Persaingan dua raksasa di sektor aviasi global – Airbus dan Boeing nampaknya tidak akan pernah surut, karena dua merek dagang ini sama-sama tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya hampir di seluruh segmen. Jadi wajar saja jika di luar sana, ada banyak sekali pesawat Boeing dan Airbus yang memiliki kesamaan – walaupun tidak signifikan. Ambil contoh dari pesawat narrow-body kedua perusahaan yang memiliki banyak ‘garis keturunannya’, Boeing 737 dan Airbus A320. Tentu saja, masing-masing perusahaan punya keunggulannya masing-masing, namun mana yang lebih baik?

Baca Juga: Airbus Rencanakan Upgrade Mesin Untuk Varian A320

Jika dibandingkan seri-per-seri, maka sudah jelas bahwa Boeing-lah yang akan memenangkan persaingan ini. Seperti yang diketahui bersama, Boeing 737-100 merupakan generasi dari family Boeing 737 yang diluncurkan pada Februari 1965. First flight dari Boeing 737-100 sendiri terjadi pada 9 April 1967 dan memulai service pertamanya bersama Lufthansa pada Februari 1968.

Sedangkan di tubuh Airbus sendiri, A320 menjadi armada narrow-body pertama yang menjadi penanda tumbuhnya pesawat narrow-body short to medium range di perusahaan asal Eropa tersebut. Airbus A320 pertama kali mengudara (first flight) pada 22 Februari 1987, dan diperkenalkan kepada publik dengan menggunakan livery dari Air France pada 19 April 1988.

Hal tersebut menggambarkan pada sekitar tahun 1988, Airbus datang sebagai kompetitor yang siap untuk merubuhkan kedigdayaan dari Boeing sebagai ‘pemain lama’ dalam bisnis ini.

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (24/3/2019), berikut adalah daftar perbandingan antara keluarga Boeing 737 dan Airbus A320.

Sumber: simpleflying.com

Sumber: simpleflying.com

Jika dilihat dari segi jarak tempuh yang mampu dilakoni oleh masing-masing pesawat, Airbus bisa dibilang mengungguli Boeing – mungkin ini adalah salah satu strategi Airbus untuk menggeser posisi Boeing. Sementara jika dilihat dari load capacities kedua keluarga, Airbus pun mengungguli Boeing, dimana rata-rata penumpang yang dapat diangkut oleh keluarga Boeing 737 hanya berkisar 160 penumpang, sedangkan Airbus dengan keluarga A320-nya unggul dengan angka rataan 185 penumpang.

Di tubuh Boeing sendiri, banyaknya varian dari keluarga 737 menandakan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi dan perbaikan guna tidak disalip oleh kompetitor abadinya tersebut.

Baca Juga: Boeing 737 Sabet Predikat Sebagai Pesawat Terlaris Sepanjang Sejarah Aviasi Global

Lalu mana yang lebih populer dari dua keluarga ini? Masing-masing punya predikatnya tersendiri, dimana keluarga Boeing 737 didaulat sebagai pesawat yang paling laku keras di pasar, sedangkan keluarga A320 Airbus menyandang predikat sebagai pesawat paling populer sekarang ini.

Kalah jadi abu, menang jadi arang. Mungkin peribahasa ini tepat untuk menggambarkan persaingan pesawat narrow-body antara Boeing dan Airbus. Masing-masing dari keduanya memiliki keunggulannya tersendiri, dan rata-rata, hampir seluruh maskapai di dunia menggunakan kedua produksian dari dua seteru ini.

 

 

Bandara Apung Kobe, Penuh Kontroversi dan Pembangunan Butuh 36 Tahun

Bandara apung Kobe akhirnya resmi dibuka pada tahun 2006 di atas lahan reklamasi sejak dicanangkan pada tahun 1970-an. Meski idenya melampaui jauh dari zamannya, tetapi, tetap saja, bandara apung Kobe sempat mendapat pertentangan keras dari masyarakat. Namun, faktor alam dan politik pada akhirnya mendorong dibangunnya bandara tersebut.

Baca juga: Di Antara Kegunaan Bandara Terapung: Alternatif Tempat Pemasangan Sistem Anti-Rudal

Dilansir Simple Flying, Pemerintah Kota Kobe pertama kali mengusulkan rencana pembangunan bandara baru pada tahun 1971.

Sejak awal, bandara ini direncanakan dibangun sebagai bandara apung di atas tanah reklamasi di dekat Port Island, selatan Prefektur Kyoto atau sebalah barat daya Prefektur Osaka, Jepang. Bandara apung Kobe didesain memiliki enam runway dengan yang terpanjang sejauh 3.000 m lebih.

Bandara apung Kobe diharapkan sebagai alternatif di tengah padatnya traffic penerbangan di Bandara Internasional Osaka (Itami). Sudah begitu, bandara tersebut juga sulit untuk melakukan perluasan mengingat posisinya berada di tengah kota dan dikelilingi gedung-gedung tinggi.

Sejak awal rencana pembangunan Bandara apung Kobe dirilis, Walikota Kobe, Tatsuo Miyazaki, aktif melakukan penolakan. Ia mendapat dukungan penuh dari mayoritas warga Kobe. Pada tahun 1973, ia kembali terpilih sebagai walikota dan proposal pembangunan Bandara apung Kobe kembali tersendat karenanya.

Pada tahun 1982, Bandara Internasional Kansai akhirnya dipilih menjadi alternatif tingginya traffic Bandara Internasional Osaka (Itami), menggantikan Bandara apung Kobe. Bandara Internasional Kansai berada di seberang atau selatan Bandara apung Kobe dan juga didesain sebagai bandara apung di atas tanah reklamasi.

Tetapi, perubahan politik dan preferensi masyarakat pada akhirnya mendorong terlaksananya pembangunan Bandara apung Kobe, meskipun dengan skala yang lebih kecil, meliputi penerbangan regional saja.

Pada akhir tahun 1980-an dan 1990-an, Kazutoshi Sasayama, terpilih menjadi walikota Kobe. Ia adalah salah satu pendukung dibangunnya bandara. Ia terus terpilih diperiode selanjutnya pada tahun 1997. Selain itu, terjadinya gempa bumi di Hanshin pada tahun 1995 juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya keberadaan bandara di Kobe.

Baca juga: Empat Keunggulan Bandara Terapung, Nomor Tiga Sangat Menggiurkan

Di penghujung abad atau pada tahun 1999, pemerintah, pebisnis, walikota, dan masyarakat akhirnya kompak mendukung Bandara apung Kobe dibangun. Ini dibuktikan dengan dimulainya konstruksi. Ketika itu, The Japan Times melaporkan awalnya 70 sampai 80 persen masyarakat menolak. Namun akhirnya keadaan berbalik di akhir tahun.

“Musim gugur yang lalu (awal tahun), 350.000 orang, termasuk 310.000 pemilih terdaftar kota Kobe, atau sepertiga dari total, menandatangani petisi yang meminta plebisit tentang masalah ini. Jajak pendapat media menunjukkan antara 70 persen dan 80 persen penduduk Kobe menentang proyek tersebut. Tapi pada bulan Desember, majelis kota, yang mendukung bandara dengan hampir dua pertiga mayoritas, menolak petisi tersebut,” tulisnya.

“Terowongan Cinta” di Ukraina, Salah Satu Jalurnya Menuju Pangakalan Militer Rahasia

Tunnel of Love atau terowongan cinta tak hanya dimiliki oleh Rumania, tetapi terowongan ini pertama kali ada di Ukraina. Tak jauh berbeda bentuknya dengan di Rumania, bahkan terowongan cinta di Ukraina sendiri masih beroperasi.

Baca juga: “Tunnel Of Love” Rumania, Harta Karun Tersembunyi di Eropa

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, terowongan cinta di Ukraina sendiri jalurnya masih digunakan oleh kereta api barang oleh pabrik kayu lapis Odek di desa Orzhiv. Kereta pengangkut panel kayu tersebut melalui jalur Klevan menuju ke jalur utama di pasar Eropa Barat.

Kereta pengangkut kayu ini berjalan melalui terowongan cinta Ukraina beberapa kali dalam sehari, tergantung banyak kayu yang akan di angkut. Sebenarnya terowongan cinta ini sendiri terletak diantara Klevan dan desa Orzhiv di jalur Kovel-Riven dengan jarak tujuh kilometer.

Kemudian jalur terbagi dua dengan satu mengarah ke Klevan dan lainnya ke arah pangkalan rahasia militer yang tersembunyi di hutan saat perang dingin. Bila kembali kemasa itu, pohon-pohon sengaja ditanam di samping lintasan untuk menyembunyikan pengangkutan peralatan militer.

Bila menggunakan Google untuk mencari pangkalan rahasia ini, kemungkinan masih digunakan, sebab masih menunjukkan sejumlah besar kendaraan militer di pangkalan rahasia tersebut. Meski bukan pepohonan yang membentuk terowongan cinta ini tidak tumbuh sendiri melainkan di tanam, tetapi karena keunikannya banyak pelancong dan fotografer yang mengabadikan keindahanya.

Dikarenakan masih aktif untuk digunakan, para pelancaong meski lebih berhati-hati dan terkadang membuat operator kereta api juga ikut waspada dalam menjalankan kereta barang tersebut. Sebab tahun 2016 lalu seorang pelancong Jepang berusia 38 tahun tertabrak kereta dan membuatnya patah tulang, tetapi insiden ini tidak dibuka ke publik.

Baca juga: Serba-Serbi Channel Tunnel, Terowongan Rel Terpanjang Kedua di Dunia

Terowongan cinta Ukraina ini juga disebut dengan Green Mile Tunnel karena cabang-cabang pohon yang melengkung di atas rel kereta api. Pada musim semi dan panas ketika pepohonan berada di puncak kemerahan, daun begitu lebat dan pada musim gugur meski sedikit daun tetap terlihat menarik.

Bila musim dingin tiba, salju yang menutupi daun dan pohon begitu indah karena warna putih menghiasi terowongan ini. Ada legenda masyarakat lokal yang mengatakan, bila ada pasangan yang mengunjungi terowogan ini akan diberikan harapan asalkan niat mereka tulus.






















Paket dengan ACE Suite, Starlux Airlines Terima Airbus A330-900 Pertama

Maskapai asal Taiwan Starlux Airlines telah menerima A330-900 pertamanya dari Airbus. Pesawat ini adalah yang pertama dari 26 pesawat badan lebar yang akan bergabung dengan armada Starlux, terdiri dari delapan pesawat A330neo dan 18 pesawat A350.

Baca juga: Mengenal Electronic Flight Bag, Fitur Canggih di Airbus A330-900NEO Terbaru Lion Air2021

Pesawat A330neo yang tiba dan satu pesawat A350 disewa dari ALC, sementara 17 pesawat A350 lainnya dipesan secara langsung dari Airbus. A330neo menawarkan efisiensi operasional yang tak terkalahkan dan Airspace Cabin yang telah memenangkan penghargaan. Pesawat ini akan memiliki dua kelas kabin dengan 28 kursi kelas bisnis dan 269 kursi kelas ekonomi. Pesawat baru ini akan melengkapi jaringan rute Starlux dengan melayani rute regional dari Taiwan ke wilayah Asia-Pasifik.

Starlux juga akan menggunakan layanan pelatihan berbasis komputer Airbus Cockpit Experience (ACE). Dengan pendekatan learning by discovery, awak pesawat Starlux dapat menggunakan ACE Trainer untuk mendapat simulasi kokpit berbentuk 3D yang dilengkapi panduan pembelajaran dan kesempatan eksplorasi melalui free play.

ACE Suite menawarkan proses belajar yang efisien dan dapat menghemat waktu dalam pelatihan perangkat tingkat tinggi. Pengguna program ini juga dapat mengingat hasil latihan dengan lebih baik dan mendapat pengasahan keterampilan yang berkelanjutan. ACE Suite telah mendapat persetujuan EASA dan sesuai dengan regulasi ICAO.

Baca juga: Mengapa Airbus A330 Sangat Diminati di Asia-Pasifik? Inilah Alasannya

Hingga akhir Januari 2022, keluarga A330 telah dipesan sebanyak 1.800 kali (termasuk 353 A330neo dari 23 pelanggan di seluruh sedunia).