“Tiger” Si Merah yang Dicaci Tetapi Dinanti

Buat Anda yang sudah tinggal cukup lama di Bekasi hingga Cikampek, Jawa Barat mungkin sudah asing dengan istilah “tiger”. Istilah itu digunakan untuk menyebut bus tiga perempat atau bus medium jurusan Pulo Gadung-Bekasi-Karawang-Cikampek.

Baca juga: Awak Mayasari Bakti Punya Panggilan Sayang ke Armadanya, Salah Satunya “Manohara”

Bus yang sebagian besar berwarna merah itu sempat menjadi andalan warga Cikampek, Karawang, dan Bekasi untuk bepergian ke Ibukota hingga medio 2000-an. Tentu saja, kala itu pilihan moda transportasi di wilayah tersebut belum sebanyak sekarang dan penggunaan sepeda motor belum masif.

Mirip seperti Metromini atau Kopaja, pemilik “tiger” sebagian besar adalah perorangan. Beberapa diantaranya bahkan dimiliki langsung oleh sang pengemudi. Mereka bebas menamai busnya apa saja sesuai keinginan mereka di bodi atau kaca menggunakan stiker.

Salah satu nama yang cukup dikenal adalah “Libra”. Entah siapa pemiliknya, tetapi yang jelas “tiger” dengan nama itu begitu dominan dan unitnya terlihat lebih “segar” dibandingkan unit-unit dengan nama lainnya.

Pada masa kejayaannya, “tiger” kerap terlihat penuh sesak, terutama pada jam pulang dan berangkat kerja. Pekerja di Kawasan Industri Pulogadung yang tinggal di timur Jakarta menjadi salah satu kelompok pelanggan tetapnya. Demikian juga dengan pekerja di pabrik yang berada di sepanjang Jalan Pantura Bekasi hingga Cikampek.

Walaupun rute resminya tidak melalui tol, ada saja unit-unit “tiger” yang masuk tol untuk memangkas waktu. Layanan yang kerap disebut “tiger ekspres” ini biasanya masuk tol di Bekasi Timur atau Bekasi Barat dan keluar di Cakung untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulogadung.

Normalnya, bus ini berjalan melewati Jalan Raya Bekasi, Pasar Kranji, Stadion Bekasi, Rawa Panjang, Terminal Bekasi, dan kemudian lanjut ke Karawang atau Cikampek lewat Jalan Pantura. Trayeknya bersinggungan dengan angkot K-25 Bekasi-Pulo Gebang dan Elf K01 Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung.

Seiring bertambahnya pilihan moda transportasi lainnya dan kemudahan kepemilikan kendaraan bermotor, “tiger” mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari image-nya sebagai sarang tindak kriminal. Mulai dari pencopetan, penodongan, hingga kerap dijadikan “armada tempur” oleh siswa SMA/STM yang akan pergi tawuran.

Kemudian tak sedikit pula awaknya yang nakal, menarik ongkos seenaknya. Beberapa juga kerap menurunkan penumpang semaunya, tidak mengantarkan sampai tujuan akhir.

Kini, nyaris tidak tersisa lagi “tiger” di sepanjang jalanan Pulo Gadung hingga Cikampek. Ditutupnya Terminal Pulo Gadung juga menjadi salah satu faktor yang membuat angkutan legendaris ini menghilang ditinggalkan penumpangnya.

Kondisi bus yang reyot dan kerap ugal-ugalan juga membuat mereka ditinggal penumpang. Entah berapa banyak sumpah serapah dari penumpang atau pengguna jalan lain untuk bus merah ini.

Saat ini, “tiger” yang masih tersisa hanya melayani penumpang jarak pendek, alih-alih melayani dari ujung hingga ujung. Mereka pun sebenarnya tinggal menunggu waktu atau umur operasinya sudah mau habis dan tidak bisa diperpanjang lagi.

Baca juga: “Cilokan” Suplemen Pendapatan Awak Mayasari Bakti

Bagaimanapun kondisinya dan nasibnya “tiger” pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Cikampek, Karawang, dan Bekasi. Tanpa adanya “tiger” mereka mungkin dahulu kesulitan beraktivitas atau bepergian. [Bisma Satria]

Tak Lagi Repot, Pesan Tiket Pelni Bisa Online dan Cetak Tiket Sebelum Keberangkatan di Pelabuhan

Kemudahan teknologi saat ini memudahkan para calon penumpang moda transportasi untuk melakukan pembelian tiket. Di mana calon penumpang bisa melakukan pembelian secara online melalui website atau aplikasi maupun gerai minimarket yang melayani penjualan tiket tersebut. Saat ini, PT Pelni juga melakukan penjualan tiket mereka secara online baik melalui website Pelni atau aplikasi PELNI Mobile.

Baca juga: Tiga Kapal Penumpang Milik PT Pelni Kembali Beroperasi di Pelabuhan Agast Asmat Papua

Tak hanya itu, calon penumpang juga bisa memesan tiket melalui nomor WhatsApp resmi milik PT Pelni. Meski pembelian secara online, penumpang masih juga harus mencetak tiket mereka sebelum keberangkatan melalui mesin cetak tiket di pelabuhan. Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ini beberapa langkah-langkah pemesanan hingga mencetak tiket Pelni.

a. Reservasi atau booking tiket
Setiap calon penumpang harus memesan tiket terlebih dahulu baik melalui website, aplikasi atau gerai minimarket yang bekerja sama dengan PT Pelni. Kemudian Anda bisa langsung memesan rute tujuan serta jadwal keberangkatan yang diinginkan. Jika sudah tersedia maka bisa langsung mereservasi sesuai jumlah yang dibutuhkan. Biasanya untuk sekali pembelian online, setiap penumpang hanya bisa memesan paling banyak sepuluh tiket.

b. Bayar tiket
Jika sudah melakukan pemesanan dan mendapatkan jadwal yang diinginkan penumpang membayarnya akan mendapatkan struk. Nantinya struk tersebut akan digunakan ketika Anda akan mencetak tiket di loket resmi milik Pelni.

c. Cetak tiket
Ketika di hari keberangkatan, penumpang yang sudah melakukan pembelian tiket dan memiliki struk pembayaran sebelumnya, bisa langsung menukarnya dengan tiket fisik. Loket tiket ini berada di pelabuhan. Selain itu juga bisa menukarkannya dengan tiket elektronik.

Baca juga: Sambut Nataru 2020, Pelni Siapkan 26 Kapal dan Imbau Penumpang Hindari Calo Tiket

d. Check in
Langkah terakhir adalah Anda membawa tiket fisik atau tiket elektronik untuk ditunjukkan saat check in. Selain tiket, setiap penumpang juga wajib membawa kartu identitas mereka yang masih berlaku. Kartu identitas digunakan untuk memverifikasi tiket. Jika sudah selesai semua, penumpang bisa memasuki kapal dengan barang bawaan mereka menuju ruang kelas yang dipesan.

Penumpang Membawa Balita Dilarang Naik KRL Pada Jam Sibuk

Pembatasan jaga jarak bagi penumpang KRL sudah diterapkan beberapa hari yang lalu. Tak hanya penumpang berdiri, penumpang yang duduk pun sudah diberi stiker pada kursi KRL bertuliskan “duduk di sini” sudah ditempel di beberapa rangkaian KRL. Setelah kementerian perhubungan mengeluarkan surat edaran mengenai pelonggaran aturan berkendara khususnya kereta api, antusias masyarakat Jabodetabek pengguna KRL makin meningkat. Tak melulu pada hari kerja (weekdays) namun hari libur (weekend) pun terlihat sama bahkan lebih banyak penumpangnya.

Baca juga: Megaproyek Kereta Peluru India, Dilengkapi Nursery Room dan Toilet Terpisah

PT KAI Commuter Indonesia sebenarnya sudah memberlakukan pembatasan penumpang sebagai pengguna KRL untuk naik pada jam – jam tertentu khususnya bagi penumpang yang membawa balita dibawah usia 6 tahun. Stasiun yang melayani KRL menerapkan aturan tersebut guna menghindari kepadatan penumpang khususnya pada jam kerja. Penerapan sesuai aturan tersebut salah satunya berada di Stasiun Bogor. Stasiun yang memiliki kepadatan penumpang diatas diatas 50 persen ini terlihat di jam sibuk.

Ketentuan penumpang yang membawa balita naik KRL sama halnya dengan ketentuan khusus untuk penumpang lansia, yaitu mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Namun jika dirasa tidak terlalu sibuk dengan kepadatan penumpang di stasiun, bisa diperbolehkan untuk naik KRL dengan tentu tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

Baca juga: Kata Profesor Universitas Oxford, “Jangan Buru-Buru Berikan Kursi Pada Orang Tua di Bus Atau Kereta”

Para pelanggan KRL mengaku antusias menyambut penormalan lantaran tak lagi harus berdiri didalam kereta dengan aturan menjaga jarak. Semenatara itu pengawasan protokol kesehatan dan syarat bukti vaksin diperketat oleh petugas di tiap stasiun setelah diberlakukannya pembatasan jumlah penumpang 60 persen dari kapasitas. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Gempa Jepang M 7,3, Teknologi Ini Bikin Kereta Shinkansen Berhenti Otomatis Sebelum Celaka

Jepang kembali dilanda gempa bumi kuat magnitudo 7,3, yang berpusat di lepas pantai Fukushima pada kedalaman 60 km. Sejauh ini dua orang tewas dan 94 lainnya luka-luka. Gempa kuat berpotensi tsunami setinggi satu meter itu membuat sistem peringatan dini gempa milik JR East bekerja dan menyebabkan kereta berhenti otomatis tepat sebelum rel terdampak gempa.

Baca juga: Tahan Gempa, Ini Kereta Berkecepatan Tinggi yang Baru di Jepang

Jepang diketahui berada di wilayah seismik terpadat dan sangat aktif di dunia. Artinya, Jepang terletak di sepanjang wilayah Pacific Ring of Fire atau wilayah cincin dengan gempa paling aktif di dunia. Itulah alasan kenapa Jepang sering dilanda gempa bumi.

Cincin (ring) tersebut sebenarnya zona imajiner sepanjang 40 ribu km yang berbentuk tapal kuda dan didiami sekitar 450 gunung berapi. Di dalamnya, ada beberapa lempeng tektonik yang bertumbukan seperti, Lempeng Pasifik di bawah Samudra Pasifik dan Lempeng Laut Filipina.

Tumbukan lempeng itulah menyebabkan gempa bumi sering terjadi di Jepang. Selain itu, Palung Jepang juga menjadi salah satu penyebab banyaknya gempa bumi di sana. Menurut laman Voyapon, Palung Jepang mencapai kedalaman hingga 800 meter di bagian barat laut Pasifik dengan total kedalaman hingga 8.410 meter.

Sekitar tahun 2006, gunung vulkanik aktif dengan ketinggian 50 meter, ditemukan di kedalaman 5.000 meter Palung Jepang. Bahkan disebut-sebut sebagai penyebab gempa Tohoku pada Maret 2011.

Sering dilanda gempa bumi, Jepang pun bersiap. Di sektor transportasi, dalam hal ini kereta, operator JR East telah mengembangkan teknologi sistem peringatan dini gempa bumi berdasarkan pengalaman gempa bumi Great Hanshin-Awaji 1995 dan Niigata Chuetsu 2004.

Baca juga: Imbas Gempa Tokyo, Bikin Perjalanan Kereta Terhenti dan Sepeda Sewaan Laris Dicari Penumpang

Dilansir Journal of JSCE, cara kerja teknologi tersebut cukup mudah. Seismometer yang telah ditempatkan strategis di sepanjang jalur kereta cepat Shinkansen akan mengirim sinyal darurat berhenti otomatis pada kereta 12-22 detik sebelum gempa mengguncang sekitaran rel.

Ketika gempa Tohoku bermagnitudo 9,1 dan memicu gelombang tsunami setinggi 23 meter itu pada 11 Maret 2011 silam, sistem peringatan dini gempa tersebut berhasil membuat 33 rangkaian kereta berhenti otomatis dengan aman saat melaju pada kecepatan 270 km per jam.

Sistem peringatan dini gempa yang memicu sinyal berhenti otomatis ke kereta Shinkansen di Jepang tidak berdiri sendiri. Itu didukung dengan struktur rel tahan gempa dan sistem anti tergelincir pada kereta.

Di tahun 2020, Jepang, dalam hal ini JR East, meluncurkan kereta Shinkansen N700S, dimana ‘S’ adalah singkatan dari ‘Supreme’, dan memulai debutnya pada 1 Juli, melayani jalur Tokaido yang menghubungkan Stasiun Tokyo dan Stasiun Shin-Osaka di Osaka. Kereta ini disebut memiliki fitur unik tetap bisa meluncur di rel dengan aman saat gempa terjadi.

Baca juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang

Akan tetapi, pada gempa bumi Jepang bermagnitudo 7,3 pada Rabu malam 16 Maret 2022 lalu, kereta cepat Tohoku Shinkansen, yang menghubungkan Tokyo dengan Aomori di Prefektur Aomori, dilaporkan tergelincir dengan 100 penumpang di dalamnya.

Belum diketahui kenapa kereta tersebut tergelincir saat terjadi gempa. Bila merujuk pada sistem peringatan dini gempa milik JR East, seharusnya kereta sudah berhenti otomatis sebelum gempa mengguncang rel, mengingat kereta Tohoku Shinkansen tidak memiliki fitur bisa tetap berjalan saat gempa terjadi.
























Jarak Kuala Lumpur – Bangkok Kelawat Jauh. Apakah Rencana High-speed Rail Akan Terealisasi?

Kereta berkecepatan tinggi atau High-speed Rail (HSR) rencananya akan dibangun dari Kuala Lumpur (KL) ke Bangkok yang memiliki jarak 1.473,5 km. Namun hal ini menurut konsultan transportasi, akan menyulitkan untuk menarik partisipasi sektor swasta karena biaya astronomi. Selain itu juga jaraknya lebih jauh dibandingkan Kuala Lumpur ke Singapura.

Baca juga: Thailand Bangun Jalur High Speed Rail dari Bangkok ke Pattaya

Konsultan Transportasi YS Chan mengatakan, tidak mengherankan jika studi menemukan HSR KL-Bangkok akan layak pada tahun 2040 jika layanan diperluas ke Singapura. Dia menjelaskan, bagaimanapun Thailand akan mendapat banyak dari ini karena sebagian besar trek dan stasiun berada di wilayah Negeri Gajah Putih itu. Chan menjelaskan, bahwa dengan itu maka akan menguntungkan penduduk setempat seperti halnya Malaysia dengan HSR dari KL ke Singapura.

“Akan lebih masuk akal jika Thailand memulai studi kelayakan dan mendatangkan Cina, yang dapat menyediakan pendanaan, konstruksi, operasi, dan volume penumpang yang lebih besar dari Cina ke Thailand, Malaysia, dan Singapura, serta proyek besar-besaran dengan basis bagi hasil. tanpa tiga negara Asean menanggung risiko keuangan,” kata Chan yang dikutip KabarPenumpang.com dari themalaysianreserve.com (16/3/2022).

Malaysia dan Thailand pada 26 Februari lalu telah sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk rute HSR antara KL dan Bangkok. Pada hari Senin (14/3/2022), Menteri Perhubungan Datuk Seri Dr Wee Ka Siong mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan juga sedang mempertimbangkan studi kelayakan pada HSR KL-Bangkok.

Kementerian telah ditugaskan untuk memulai diskusi dengan pemerintah Singapura tentang proyek KL-Singapore HSR dan pembicaraan itu masih dalam tahap awal. Menurut Chan, sudah ada rel kereta api dari Bangkok ke Singapura dan tidak perlu ada rel lagi hanya untuk menampung kereta berkecepatan tinggi.

“Kereta listrik melaju kencang dari Gemas, Negri Sembilan, ke Padang Besar di Perlis, di perbatasan Thailand hingga 140 kpj dan sedang diperpanjang ke Singapura dan bisa juga ke Bangkok. Memiliki jalur HSR tambahan akan melumpuhkan lalu lintas penumpang, membuat kedua layanan gagal. Dan ketiga kota tersebut dilayani dengan baik melalui udara dengan Bangkok dan Singapura sebagai hub penerbangan utama,” tambahnya.

Sementara itu, CEO Center for Market Education Dr Carmelo Ferlito berpendapat bahwa proyek tersebut harus mengalihkan fokusnya dari koneksi KL-Singapura ke seluruh jalur Penang-KL-Johor Baru, termasuk hub utama lainnya dan menciptakan titik kontak untuk jalur timur-barat. Dia mengatakan proyek akan lebih berhasil jika bertujuan untuk memasukkan Singapura di selatan dan Thailand di utara, pada saat yang sama membuka pintu untuk sistem logistik modern dan terintegrasi untuk seluruh wilayah.

“Malaysia perlu memikirkan kembali seluruh koneksi utara-selatannya dan memindahkan lalu lintas orang dan barang dari jalan raya ke kereta api. Malaysia dapat menerapkan kereta api berkecepatan tinggi utara-selatan yang sukses untuk penumpang dan kargo dengan semua perbedaan yang ada, menciptakan peluang untuk pembangunan ekonomi dan pada saat yang sama mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh mobil, bus, dan truk,” kata Ferlito.

Baca juga: Lagi-Lagi Proyek High-Speed Rail Malaysia dan Singapura Ditangguhkan

Ferlito mengatakan proyek tersebut tidak boleh hanya dibiayai oleh pemerintah agar berkelanjutan secara ekonomi, yang membutuhkan kecepatan pembangunan yang sehat dan ambisius yang perlu dipertahankan secara eksklusif. Sementara itu, dekan Institut Studi Pascasarjana Universitas Sains dan Teknologi Malaysia Dr Geoffrey Williams mengatakan proyek ini akan menguntungkan perdagangan dan pariwisata hanya jika itu menambah arus perdagangan yang ada daripada menggusur perdagangan dari opsi transportasi dan logistik yang ada.

Mau Jadi Pilot? Kuasai Empat Cabang Ilmu Matematika Ini

Menjadi pilot bukan hanya soal menerbangkan pesawat tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam banyak hal, mulai dari sains, meteorologi, fisika, sampai matematika. Terkait matematika, setidaknya ada empat ilmu matematika yang harus dikuasai atau paling tidak dipahami untuk memudahkan pekerjaan sebagai pilot.

Baca juga: Kenapa Pilot Tak Banyak Memberikan Informasi Saat Terjadi Insiden? Inilah Alasannya

Meski begitu, bagi Anda yang tidak mahir matematika, kalian tetap bisa menjadi pilot andal dengan tetap berusaha memahami dasar-dasar matematika selama proses mendapatkan lisensi, mulai dari private pilot license (PPL), commercial pilot license (CPL), instrument rating (IR), multi-engine rating (MER), airline transport pilot license (ATPL), dan type rating (TR).

Dilansir flyaeroguard.com, berikut empat ilmu matematika yang harus dikuasai pilot.

  1. Aritmatika Dasar

Aritmatika, cabang matematika yang membahas angka, hubungan di antara angka, dan pengamatan pada angka dipelajari dan digunakan untuk memecahkan masalah.

Aritmatika (sebuah istilah yang berasal dari kata Yunani arithmos, “angka”) merujuk secara umum pada aspek-aspek dasar dari teori angka, seni pengukuran (pengukuran), dan perhitungan numerik (yaitu, proses penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pangkat, dan akar).

Ahli matematika Jerman terkemuka, Carl Friedrich Gauss, dalam Disquises Arithmeticae (1801), dan beberapa ahli matematika modern telah menggunakan istilah ini untuk memasukkan topik yang lebih maju.

Dalam penerbangan, pilot akan bertemuka dengan matematika, dalam hal ini aritmatika dasar, untuk menghitung penyimpangan dan variasi kompas magnetik, berapa bahan bakar yang dibutuhkan dengan menyesuaikan tipe, jenis, rute, cuaca, di setiap penerbangan, dan lain sebagainya.

  1. Aljabar

Aljabar merupakan salah satu cabang ilmu matematika yang menggunakan simbol dan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian untuk pemecahan masalah. Al-jabr berasal dari bahasa Arab yang artinya restorasi atau melengkapi.

Aljabar biasanya digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan di berbagai bidang studi, seperti matematika, kimia, biologi, ekonomi, dan lain sebagainya.

Pilot biasanya akan bertemu dengan matematika aljabar dalam waktu tempuh. Sebagai contoh, jika Anda bepergian dengan kecepatan 60 mil per jam, dan tujuan Anda berjarak 90 mil, berapa lama waktu yang Anda perlukan untuk sampai ke sana? Jawabannya sederhana, satu setengah jam.

  1. Geometri

Geometri adalah studi matematika yang mempelajari ruang bangun dengan berfokus pada pengukuran, pernyataan terkait bentuk, posisi relatif sebuah gambar ilmu ukur, padang ruang, dan lain sebagainya.

Pada ilmu geometri akan dapat mengonstruksi macam-macam bangun datar dan segi banyak. Segi banyak kemudian dapat dipergunakan untuk menyusun bangun-bangun ruang seperti segitiga, lingkaran, persegi, persegi panjang, jajaran genjang, belah ketupat, bola, kerucut, prisma dan lainnya.

Bagi pilot, biasanya geometri berguna untuk mengetahui arah dan kecepatan angin dalam penerbangan. Tentunya dengan didukung E6B flight computer.

Baca juga: Biar Tak Kelelahan dan Aman, Begini 4 Aturan Kerja FAA Bagi Pilot

  1. Mental Math

Mental Math atau matematika mental adalah metode berhitung cepat menggunakan alat bantu ‘The Mental Math Tool (MMT)’ atau hanya bayangan. Teknik belajar berhitung cepat yang berasal dari Malaysia ini bisa membantu anak mengenal konsep dasar matematika.

Bergantung pada alat bantu seperti kalkulator dalam berhitung tentu tidak bijak. Terlebih bagi seorang pilot. Karenanya, pilot harus berlatih mental math untuk memudahkan berhitung di benak kepala.
























50 Tahun Beroperasi, Jepang Siap Pensiunkan Kereta Ekspres Legendaris 381 “Yakumo”

Kereta ekspres dengan model tertua saat ini masih digunakan untuk melayanan perjalanan reguler ekspres di pulau utama Honsu. Namun kabarnya kereta seri JNR 381 yang dioperasikan oleh West Japan Railway Company (JR West)  akan berhenti beroperasi dua tahun mendatang, yakni pada tahun 2024.

Baca juga: Jepang Rilis Desain Kereta Metro Futuristik, Mirip Pesawat Luar Angkasa

Nantinya kereta tersebut akan digantikan dengan seri 273 mulai musim semi 2024. Kereta seri baru itu juga akan dilengkapi dengan sistem kemiringan yang baru dikembangkan dan menawarkan perjalanan yang lebih mulus di tikungan.

Sebagai informasi, kereta seri 381 mulai beroperasi pada Maret 1972, kereta ini dinamai Yakumo yang melayani perjalanan dari Stasiun Okayama di prefektur Okayama menuju ke Stasiun Yonago di prefektur Tottori dan Stasiun Izumoshi di Shimane. Awalnya kereta seri 381 diperkenalkan oleh bekas Kereta Api Nasional Jepang yang sudah digunakan sejak 1982 silam.

KabarPenumpang.com melansir asahi.com (14/03/2022), Yakumo dilengkapi dengan mekanisme kemiringan yang disebut dengan sistem pendulum alami. Ini karena kereta beroperasi di jalur yang memiliki banyak tikungan untuk Pegunungan Chugoki dengan kecepatan tinggi.

Kereta ini menghubungkan Stasiun Okayama dan Izumoshi yang berjarak 220,7 km hanya dengan menempuh waktu tercepat dua jam 57 menit. Sedangkan kereta seri terbaru 273 akan dipasang dengan sistem kemiringan yang lebih baik dengan Railway Technical Research Institute dan Kawasaki Railcar Manufacturing Company.

Penggunaan mekanisme baru juga karena, data yang dikumpulkan telah dimuat sebelumnya terkait titik perjalanan dan data dari kereta yang lama. Sehingga nantinya kereta seri baru yang beroperasi akan mencocokkan waktu ketika gerbong miring melintasi tikungan.

Tak hanya itu, kereta seri baru akan memiliki kursi dengan jarak yang diperluas dari 97 cm menjadi 104 cm untuk kursi non-reserved, sehingga selebar yang ditawarkan di Shinkansen. Model baru ini dapat mencapai kecepatan tertinggi 120 kpj. Meski sama dengan seri 381, tetapi akan menawarkan peningkatan kenyamanan penumpang dan memberikan langkah-langkah keamanan.

JR West akan menginvestasikan sekitar 16 miliar yen ($138 juta) untuk membangun 11 kereta dengan empat gerbong dan merenovasi fasilitas darat. Kereta seri 273 akan memiliki gerbong yang diproduksi oleh Kinki Sharyo Company dengan desainnya akan diluncurkan pada paruh pertama tahun fiskal 2022.

“Kami ingin membuat desain mobil yang akan menarik perhatian penduduk setempat dan memasang peralatan internal yang cocok untuk kelompok dan keluarga,” kata Presiden JR West Kazuaki Hasegawa.

Baca juga: Hello Kitty ‘Ingatkan’ Penumpang Kereta Jepang untuk Tetap Jaga Jarak Sosial

Untuk merayakan ulang tahun ke-50 Yakumo, perusahaan akan mengoperasikan kereta seri 381 yang dicat dengan warna khas JNR yaitu krem ​​dan merah untuk layanan ekspres empat kali sehari mulai 19 Maret.

Jennifer Lopez Jadi Chief Entertainment & Lifestyle di Kapal Pesiar Virgin Voyages

Jennifer Lopez telah bergabung dengan Virgin Voyages sebagai Chief Entertainment & Lifestyle Officer jalur pelayaran. Kapal pesiar Virgin Voryages adalah kapal pesiar khusus 18+ yang didirikan olen Richard Branson. Richard mendefinisiakn ulang tradisi bahari dengan mengangkat peran dari posisi seremonial menjadi kemitraan modern yang membuat perubahan.

Baca juga: Jadi Heboh Setelah Serangan Virus Corona, Inilah Sosok Kapal Pesiar “World Dream”

“Misi artistik dan sosial saya adalah untuk memberdayakan, menginspirasi dan menghibur,” kata Lopez yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman travelweekly.com (14/3/2022).

“Setiap kesempatan yang saya dapatkan untuk menggabungkan semua atribut ini menjadi kemitraan dan kolaborasi sangat menarik bagi saya. Saya mengagumi Sir Richard dan semua yang telah dia bangun. Saya terinspirasi oleh dedikasi Virgin Voyages untuk menciptakan pengalaman yang tak tertahankan dan fokus pada kesejahteraan, yang semuanya sangat cocok dengan gaya hidup dan etos merek saya sendiri,” tambahnya.

Dalam kemitraan ini, Lopez, Richard dan Virgin Voyages memeiliki rencana besar. Di mana mereka menekankan pada kesejahteraan dan kebugaran serta kolaborasi desain dan kreasi bersama dalam hiburan. Tak hanya itu, mereka memulai kemitraan ini dengan Virgin Voyages memperkenalkan secara eksklusif JLo Beauty sebagai bagian dari penawaran onboard.

“Kami langsung tahu bahwa kami ingin Jennifer menjadi mitra dan membantu Virgin Voyages membentuk masa depan perjalanan di laut lepas. Dia adalah salah satu orang yang paling berbakat dan pekerja keras di luar sana. Saya mengaguminya sebagai seorang seniman, sebagai pengusaha dan sebagai pribadi,” kata Richard.

Dia menjelaskan, bahwa sejak meluncurkan merek itu, mereka tahu bahwa ingin membuat gelombang dan membawa perubahan bagi pelaut untuk mendapatkan liburan paling epik yang pernah ada.

“Setelah dua tahun terakhir, liburan tidak pernah lebih dibutuhkan, jadi kami mencari seseorang yang sangat istimewa untuk bergabunglah dengan kami dalam perjalanan ini. Jennifer adalah perintis dan mewujudkan semangat yang hidup di dalam Virgin Voyages dan orang-orang kami,” kata Tom McAlpin, CEO Virgin Voyages.

Sebagai investor dan penasihat, dia mengubah tradisi ibu baptis di atas kepalanya dan membuatnya kuat dan tak terbatas.

Baca juga: Spektakuler! Inilah 5 Pesiar Sungai Terindah di Dunia

“Kami tidak bisa lebih bersemangat untuk apa yang ada di depan,” ujar Tom.

Virgin Voyages meluncurkan kemitraan di media sosial dalam video lucu antara Branson dan Lopez yang berlangsung di FaceTime.

Selain 2x Vaksin, Pelancong yang Ke Vietnam Wajib Siapkan Asuransi ini

Vietnam mulai 15 Maret akan merubah persyaratan pelancong yang tiba. Hal ini dikatakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Vietnam. Bahkan setelah tanggal itu pun, pelancong yang sudah divaksin lengkap tidak lagi harus karantina di hotel.

Baca juga: Vietnam Airlines Jadi Maskapai Kedua di Asia Tenggara yang Layani Penerbangan Langsung ke AS

Namun meski begitu, mereka yang tiba melalui bandara tetap harus menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan atau swab antigen dalam waktu 24 jam. Dosis vaksinasi Covid-19 terbaru harus sudah diberikan minimal 14 hari dan tidak lebih dari enam bulan sebelum keberangkatan.

Untuk menikmati liburan di Vietnam pun, setiap pelancong harus menunjukkan bukti asuransi kesehatan atau perjalanan yang mencakup perawatan Covid-19 dengan pertanggungan minimum $10.000. Selain itu, demi menikmati akomodasi pun, pelancong harus melakukan swab antigen 24 jam setelah setelah tiba di Vietnam.

Nantinya jika hasil negatif, pelancong bebas untuk bepergian kemana pun di Vietnam. Dilansir KabarPenumpang.com dari traveller.com.au (15/03/2022), selain Vietnam, Norwegia dan Amerika Serikat juga menggunakan tes swab antigen untuk salah satu persyaratan masuk ke negara itu.

Untuk diketahui, perubahan persyaratan pelancong masuk ke Vietnam ternyata tiga bulan lebih awal dari yang direncanakan pada Juni mendatang. Di mana setelah sebelumnya proposal perubahan syarat diajukan kepada Perdana Meneteri untuk disetujui.

Langkah pembukaan kembali ini serupa dengan negara di Asia Tenggara lainnya seperti Thailand dan Filipina. Sebelum membuka kembali dengan merubah persyaratan, Vietnam sejak November tahun lalu mengizinkan pelancong asing untuk mengunjungi tempat-tempat yang ditentukan di bawah program paspor vaksin.

Baca juga: Australia Buka Pintu Masuk Wisatawan, Kereta Tait Kembali Beroperasi Setelah 18 Tahun Mati Suri

Pembukaan ini pun karena di Vietnam sudah hampir 77 persen dari 98 juta penduduknya telah divaksinasi. Meski begitu, Vietnam tetap mempertahankan pesyaratan karantina satu hari bagi pelancong yang di tes PCR atau antigen saat tiba di negara tersebut. Karantina ini dilakukan sembari menunggu hasil negatif COvid-19 saat tiba di Vietnam.

Redam Kebisingan, Bandara San Francisco Luncurkan Teknologi GBAS

Bandara-bandara di dunia melakukan berbagai cara demi meredam kebisingan, salah satunya Bandara Internasional San Francisco, Amerika Serikat (AS). Bandara di ujung barat AS tersebut telah mendapat izin Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk mengaplikasikan teknologi pendaratan baru yang disebut Ground-Based Augmentation System (GBAS).

Baca juga: Kurangi Emisi Suara di Tengah Malam, Bandara Heathrow Patok Biaya Ekstra untuk Maskapai 

Teknologi GBAS ini memungkinkan pesawat untuk melakukan landing approach lebih jauh dan lebih tinggi dari biasanya serta mengoreksi kesalahan bawaan akurasi GPS untuk menuntun pesawat mendarat dengan lebih presisi.

GBAS bukanlah teknologi baru di AS maupun di dunia. Di tahun 2012, Bandara Newark Liberty sudah menggunakannya terlebih dahulu, disusul Bandara Houston George Bush setahun berikutnya.

Meski begitu, teknologi GBAS yang diaplikasikan di Bandara San Francisco ini disebut lebih mutakhir dengan metode yang lebih inovatif dalam mencegah atau meredam kebisingan di bandara sekaligus meningkatkan keamanan.

Sebelum resmi diaplikasikan, teknologi GBAS ini sudah lima tahun diuji dan dikembangkan bersama oleh maskapai, pilot, teknisi, serta tentu saja FAA.

“FAA pada akhirnya bertanggung jawab atas semua prosedur penerbangan di AS, dan kami tahu bahwa, demi keselamatan, proses untuk mengevaluasi dan menyetujui prosedur penerbangan baru membutuhkan waktu,” kata Public Information Officer Bandara San Francisco, Doug Yakel.

“Mulai hari ini, maskapai dapat menggunakan GBAS untuk mereplikasi prosedur yang ada, tetapi prosedur yang benar-benar baru dan inovatif mungkin masih perlu waktu beberapa tahun lagi,” lanjutnya, seperti dikutip dari Simple Flying.

GBAS dirancang untuk mendukung pesawat selama proses transisi dari en-route airspace ke precision approach and landing dengan tingkat akurasi kurang dari satu meter. FAA menyebut, GBAS adalah satu-satunya kemampuan sistem navigasi berbasis satelit yang layak untuk visibilitas rendah Kategori II/III pesawat mendarat maupun lepas landas.

Selain mengurasi kebisingan dan meningkatkan keamanan, sistem GBAS juga memungkinkan 48 pendekatan terpisah (separates approaches) yang mencakup semua ujung runway, dan memberikan ATC fleksibilitas dalam mengatur lalu lintas penerbangan.

Teknolog GBAS juga memungkinakn multiple-precision approach paths dengan glide paths yang dapat disesuaikan dan memberikan direct approaches untuk mengurangi konsumsi bahan bakar selama proses approach.

Baca juga: Mengenal Polusi Suara Pesawat: Bisa Bikin Stres Sampai Kardiovaskular! Penumpang-Pilot Terdampak

Dalam memaksimalkan fungsinya, Aircraft Noise Office Bandara San Francisco telah menyebar 29 monitor di seluruh Bay Area untuk mencatat tingkat kebisingan di sekitar pemukiman warga dan di sekitar bandara. Warga juga dapat meminta ke petugas untuk ditempatkan monitor di sekitar pemukiman mereka untuk melacak tingkat kebisingan.

Bandara San Francisco serius dalam meredam kebisingan. Sejauh ini, pengelola bandara telah memberikan ke setidaknya 15 ribu rumah dan apartemen di sekitar bandara jendela, pintu, dan sistem ventilasi peredam suara secara gratis.