Mulai 19 Maret, Singapore Airlines Kembali Layanan Penerbangan ke Surabaya

Singapore Airlines (SIA) diwartakan akam kembali membuka penerbangan komersial ke Surabaya mulai 19 Maret 2022. Untuk melayani rute ke Surabaya, SIA akan mengoperasikan pesawat narrow body Boeing 737-800 berkapasitas 162 kursi yang terdiri dari 12 kursi Business Class dan 150 kursi Economy Class, bersama pesawat Boeing 777-300ER dengan kapasitas 264 kursi yang terdiri dari 4 kursi First Class, 48 kursi Business Class, dan 212 kursi Economy Class, pada layanan Singapura-Surabaya.

Baca juga: Singapore Airlines Group Perluas Jaringan VTL ke 66 Kota, Termasuk Bali Mulai 16 Maret

“Dengan dibukanya kembali perbatasan di Indonesia secara bertahap, SIA berharap penerbangan ke Surabaya ini akan memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dan fleksibilitas kepada pelanggan kami yang ingin melakukan perjalanan menuju dan dari Indonesia,” kata Alvin Seah, General Manager Indonesia, Singapore Airlines dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com.

SIA terus memantau permintaan dan akan menyesuaikan jaringannya secara berkala untuk menyesuaikan kapasitas dengan permintaan. Tiket penerbangan antara Singapura dan Surabaya sudah tersedia dan dijual melalui berbagai saluran distribusi SIA. Sebelumnya, SIA telah membuka penerbangan ke Denpasar pada 16 Februari lalu.

Nikah dengan Konsep Kereta di Jepang? Chichibu Railway Siapkan Lokomotif Uap Retro

Punya impian menikah di kereta api? Ide ini bisa saja dimiliki oleh banyak orang yang ingin konsep pernikahannya berbeda dari yang lainnya. Tapi bagaimana merealisasikannya? Sebab tidak banyak operator kereta yang membuka dirinya untuk hal tersebut.

Baca juga: Stasiun dan Kereta Api Bisa Jadi Pilihan Untuk Upacara dan Resepsi Pernikahan

Namun tak perlu kecewa, karena Chichibu Railway menawarkan kesempatan dan merealisasikan mimpi pernikahan Anda di kereta api. Sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari laman soranews24.com (15/3/2022), pada 10 Maret kemarin, Chichibu Railway Company yang adalah perusahaan kereta api swasta menerima reservasi untuk SL Paleo Express Wedding.

Adanya ini, perusahaan kereta yang berbasis di Saitama tersebut memberikan pengalaman pernikahan jenis baru yang sempurna untuk otaku kereta atau pasangan yang mencari hal berbeda bagi hari istimewa mereka. Layanan ini akan berpusat di sekitar kereta wisata SL Paleo Express milik perusahaan.

Meski sudah dibuka reservasi, tapi pelaksanaannya sendiri akan mulai pada 7 Mei 2022 mendatang. Di mana selanjutnya layanan tersebut akan tersedia pada hari-hari kapan pun kereta beroperasi.

Dalam layanan ini, ada dua rencana atau plan yang bisa dipilih oleh calon pengantin yakni paket foto dan kereta yang lebih komprehensif dengan biaya sekitar 439.625 yen atau sekitar Rp53 juta. Nantinya calon pengantin akan mendapatkan sesi foto di depan lokomotif uap C58363, yang dibuat sejak tahun 1944 di Hirosegawara Rail Yard.

Sedangkan yang paling menarik adalah mencakup penyewaan salah satu dari empat gerbong yang ditarik oleh lokomotif uap C58363. Yang mana empat gerbong tersebut akan digunakan untuk resepsi pernikahan pribadi dan bisa menampung hingga 20 orang dari keluarga maupun kerabat yang bergabung dalam peryaan pernikahan itu.

Acara resepsi tersebut pun bukan di kereta yang diam di rel, tetapi bergerak dan hingga ke Taman SL Tenshadai. Untuk diketahui paket foto yang lebih sederhana yakni 384.625 yen atau sekitar Rp46 juta.

Baca juga: Video Viral Resepsi Pernikahan di Tengah Rel Kereta Balai Yasa Yogyakarta

Dengan paket ini, sesi foto khusus untuk pengantin akan berada di lokasi Hirosegawara Rail Yard dan berbagai stasiun di sepanjang jalur Chichibu. Kedua paket tersebut juga mencakup layanan penataan rambut di pagi hari untuk pengantin agar terlihat terbaik di hari istimewa mereka.

Waduh! Bus Plat Merah Ternyata Ikut “Narik” Macam Bus Kota

Selain angkutan plat hitam atau omprengan, awak bus kota di Jakarta dan sekitarnya ternyata punya saingan lain yang statusnya tidak resmi. Saingan yang dimaksud adalah bus jemputan pegawai lembaga atau instansi pemerintah.

Baca juga: Wacana Wajib Sekat Pemisah Pengemudi dan Penumpang, Begini Komentar Pengemudi Bus

Sudah menjadi rahasia umum, bus-bus berplat merah itu kerap menaikkan penumpang selain pegawai lembaga atau instansi pemerintah. Tentu saja, penumpang tersebut harus membayar ongkos layaknya penumpang bus kota atau omprengan.

Ada yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi, akan tetapi ada juga yang terang-terangan hingga memasang plang atau stiker jurusan di kacanya. Beberapa diantaranya bahkan menyiapkan awak tambahan untuk mencari penumpang atau menarik ongkos.

Deny, karyawan swasta di bilangan MH. Thamrin, Jakarta mengaku sudah lima tahun terakhir menjadi pelanggan tetap bus antarjemput milik salah satu kementerian. Alasannya sederhana, bus tersebut waktu tempuhnya lebih cepat dari bus kota atau omprengan.

“Lebih cepat, tarif sama kaya bus kota. Saya kan dari Tangerang ya, bus ini enggak ada acara ngetem di pintu tol atau di halte Tol Kebon Jeruk. Bus ini juga on-time karena memang mengejar waktu masuk PNS yang jam 8 pagi. Kalo omprengan kan nunggu penuh juga, mahal pula,” katanya.

Bus jemputan pegawai instansi pemerintah yang dinaiki Deny adalah bus medium atau tiga perempat. Keunggulannya tentu saja jauh lebih lincah saat bermanuver di tengah kemacetan Ibukota dibandingkan bus besar.

Konsekuensinya, terkadang dia harus duduk di kursi tambahan berupa kursi plastik atau dingklik kayu jika kursi yang tersisa untuk penumpang gelap habis. Namun, dia tak mempermasalahkannya karena masih jauh lebih baik dibandingkan berdesakan atau bus kota.

“Kalau dapat bus kecil ya duduk di kursi bakso atau di tangga pintu. Kalau kursi sisa buat penumpang selain pegawai enggak banyak dan di belakang. Depan udah bookingan pegawai. Enggak masalah sih, karena ini cepat juga enggak kaya jemputan yang bus gede,” tuturnya.

Deny mengaku hanya menggunakan bus jemputan pegawai instansi pemerintah saat berangkat kerja. Sebab, jam pulang kantornya tidak sesuai dengan jam pulang PNS yang biasanya lebih awal, sekitar jam 4 sore. Pilihannya mau tidak mau adalah bus kota atau omprengan.

“Jam mereka cepat banget, makanya kalau sore bus-bus itu pada kosong, cuma bawa pegawainya aja. [Pekerja] swasta mana ada sih pulang cepat begitu. Lembur yang ada pulang malam,” katanya seraya terkekeh.

Asep, awak bus Mayasari Bakti AC 05 Bekasi Barat-Blok M mengaku tak bisa berbuat banyak dengan apa yang dilakukan oleh bus plat merah. Dia hanya bisa pasrah sembari mengatur headway atau selah agar tak terlalu dekat dengan jadwal bus-bus tersebut.

Baca juga: Ini Ternyata Alasan AC Bus Berada di Bagian Atap atau Belakang

“Plat merah mau diapain, paling kalo pas ketemu depan kita ya diklaksonin aja. Siapa yang mau nindak mereka? Paling kita ya jaga selah aja biar enggak dekat-dekat mereka. Toh mereka juga cuma sekali pagi sama sore, enggak terlalu mengganggu lah,” ungkapnya.

Hindari Kemacetan, Perlintasan Stasiun Batutulis akan Diubah Jadi Flyover

Jelang pengoperasian jalur ganda Bogor – Cicurug ternyata masih ada kendala dalam pembangunan tersebut. Salah satunya arus lalu lintas yang berada di Jalan Saleh Danasasmita ini. Jalan raya yang menghubungkan dari Jalan Raya Batutulis ini memang sering terjadi kemacetan setiap harinya. Bahkan saat kereta api melintas, kemacetan terlihat di lokasi ini. Terlihat jalan raya yang menanjak maupun turunan membuat kendaraan yang menyeberang perlintasan kereta api cukup berat untuk dilalui apalagi dalam kondisi hujan.

Baca juga: Kisah Stasiun Batutulis, Pernah Mati Suri dan Terlupakan

Sebelum dilakukan pembaruan jalur kereta api, perlintasan di Batutulis tak dilengkapi dengan palang pintu. Jika kereta api lewat hanya petugas keamanan stasiun yang turun ke jalan untuk mengamankan lalu lintas. Tak hanya itu saat kereta api memasuki Stasiun Batutulis dan berhenti, bagian belakang rangkaian kereta masih menutupi perlintasan. Ini dikarenakan peron stasiun saat itu masih pendek. Tak heran kendaraan jalan raya jadi terhambat dan timbulkan kemacetan. Meski saat itu kereta api yang melintas hanya sedikit, tapi warga sekitar pengguna jalan raya mengaku kesulitan melewati jalan tersebut. Selain timbulkan kemacetan, pengendara lain terlihat tak sabar untuk cepat – cepat sampai ditempat tujuan dengan cara menerobos perlintasan saat kereta api akan lewat.

Pembangunan jalur ganda dan uji coba tinggal menghitung hari. Khususnya Stasiun Batutulis juga terkena renovasi peron yang semula pendek, kini bakal diperpanjang dan akan dilengkapi kanopi pelindung dari cuaca hujan.

Untuk perlintasan yang berada di samping stasiun, saat ini sudah dipasang palang pintu dan pos jaga lintasan. Namun, meski sudah dibangun palang pintu perlintasan baru, ada rencana akan dibangun flyover di wilayah tersebut. Hal ini terungkap saat Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim meninjau langsung lokasi pembangunan rel ganda di kawasan Stasiun Batutulis bersama pemangku kepentingan terkait. Kunjungan tersebut telah dilakukan pada Selasa, 9 Maret 2022 lalu.

Baca juga: Rute KA Bogor – Sukabumi – Cianjur, Masih Eksis Meski Terlupakan

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam membangun jalan baru atau fly over di kawasan Stasiun Batutulis. Hal ini, kata Dedie, menjadi krusial dan penting juga prioritas karena saat nanti pembangunan selesai, tentu frekuensi kereta yang melintas akan lebih padat. Belum lagi, Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan rampung pada tahun ini. Meskipun ada toleransi penambahan paling lambat selesai pada 2022. Sehingga akhir 2022, sudah selesai seluruhnya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Stasiun Utama Berlin Kini Jadi Tempat Pengungsian Warga Ukraina

Stasiun kereta api utama di Berlin dipenuhi ratusan pengungsi Ukraina. Para pengungsi ini kebanyakan ibu dan anak-anak yang mencari tempat aman, jauh dari perang di negara mereka. Mereka tiba dari stasiun Polandia dan kereta yang ditumpangi penuh sesak.

Baca juga: Pekerja Bandara di Jerman Mogok Massal Akibat Perang Rusia-Ukraina, Penerbangan Kacau

“Pengungsi yang terhormat dari Ukraina, selamat datang di Jerman, silakan ikuti instruksi para sukarelawan dengan rompi kuning dan oranye,” ujar suara dari pengeras suara dalam bahasa Ukraina dan Inggris ketika para pengungsi tiba di stasiun utama Berlin.

Kemudian setelah itu, sekelompok relawan dengan rompi berwarna cerah muncul dengan pembagian yang menggunakan rompi kuning berbicara bahasa Jerman, Inggris dan lainnya. Sedangkan pengguna rompi oranye berbahasa Ukraina dan Rusia. Dirangkum KabarPenumpang.com dari apnews.com (16/3/2022), mereka membantu mengarahkan pengungsi ke arah ruang bawah tanah stasiun.

Meski padat dan seperti tak ada habisnya pengungsi yang tiba, operasi tersebut berjalan lancar walaupun bercampur dengan penumpang reguler kota Berlin. Bahkan para penumpang reguler ini banyak yang tidak tahu, bahwa di stasiun itu menjadi tempat pengungsian. Sayangnya para pengungsi ini tidak banyak bicara dengan keadaan mereka.

Hal ini karena ketakutan dan kengerian akibat perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Lebih dari tiga juta pengungsi telah meninggalkan Ukraina sejak Rusia menyerang dan sebagian besar melarikan diri ke Polandia, Moldova dan Rumania.

Sedangkan 160 ribu pengungsi Ukraina telah terdaftar secara resmi di Jerman. Tetapi jumlah yang sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi karena orang Ukraina bisa masuk ke Jerman tanpa visa dan tidak ada kontrol menyeluruh di sepanjang perbatasan Polandia da Jerman.

Untuk diketahui, Berlin telah menjadi pintu gerbang No. 1 bagi puluhan ribu pengungsi, dengan sekitar 7.500 tiba di stasiun kereta api setiap hari. Karena pejabat kota pada awalnya lambat untuk bereaksi terhadap arus besar-besaran, ribuan sukarelawan telah melangkah untuk membantu memenuhi setiap kebutuhan para pengungsi.

Para relawan membawa pendatang baru dari peron stasiun ke ruang tunggu di bawah tanah di sebelah McDonald’s. Mereka membagikan makanan dan minuman panas bagi pengungsi. Selain itu juga menawarkan sampo, popo, pembalut wanita dan perlengkapan kebersihan lainnya secara gratis.

Tak hanya itu, relawan juga mendirikan tenda menyusui bagi para ibu yang ingin menyusui bayi mereka. ZOna aman anak-anak pun disiapkan dengan mainan dan kotak penuh pakaian bekas. Bagi mereka yang membawa hewan peliharaan juga ditawarkan makanan.

Tak hanya itu, ada stand yang dioperasikan kereta api Jerman Deutsche Bahn yang membagikan tiket kereta api gratis bagi mereka yang ingin melanjutkan perjalanan ke tujuan lainnya. Tercatat lebih dari seratus ribu tiket telah terbit.

“Ketika ribuan pengungsi pertama tiba di sini, dengan cepat menjadi jelas bahwa di peron, tempat kereta datang dari Polandia, tidak ada cukup ruang. Itu sebabnya manajemen stasiun kami dengan cepat memutuskan untuk membebaskan kawasan lindung di ruang bawah tanah, ”kata juru bicara Deutsche Bahn Anja Broeker.

Sekitar sepertiga dari mereka yang tiba berencana untuk tinggal, tetapi kebanyakan tidak memiliki keluarga atau teman untuk menyambut dan melindungi mereka, tidak ada tempat untuk tidur. Jadi para sukarelawan membawa mereka ke tenda putih besar di luar pintu belakang stasiun, di sebelah Sungai Spree dan di depan Kanselir.

Baca juga: Perang dengan Rusia, Proyek Kereta Cepat Lviv-Kharkiv Ukraina Sirna?

Di sini, armada bus terus-menerus siap untuk membawa para pengungsi ke terminal 5 bandara BER baru Berlin, bekas bandara Tegel kota atau pusat konvensi di pinggirannya. Dalam beberapa hari terakhir, tempat-tempat itu berubah menjadi tempat penampungan darurat besar yang dipenuhi deretan ratusan ranjang bayi.

Stasiun Cipeundey, Kecil Namun Memiliki Segudang Cerita

Bila pernah bepergian dengan kereta api lintas Bandung – Banjar pasti tentu pernah mendengar Stasiun Cipeundeuy (CPD) yang satu ini. Berlokasi di Kecamatan Malangbong, Garut, Jawa Barat stasiun ini berada di ketinggian +772 MDPL. Lokasi yang berdekatan dengan jalan raya yang menghubungkan antara Bandung – Tasikmalaya tak membuat stasiun ini sukar dilihat. Karena papan penunjuk stasiun terlihat dari jalan raya serta bangunan stasiunnya.

Baca juga: Stasiun Ciomas, Dulu Terabaikan Sekarang Jadi Sorotan

Meski Stasiun Cipeundey bukan kelas stasiun yang besar, tapi semua kereta api wajib berhenti baik kereta api reguler maupun kereta api luar biasa (KLB). Selain dari ketinggian, stasiun ini berfungsi sebagai pengecekan rem berkala pada rangkaian maupun lokomotif. Ini berguna untuk menghindari ketidak handalan rem pada rangkaian kereta api alias mencegah rem blong. Karena kemiringan jalur kereta api yang menurun dibagian barat dan timur stasiun sebesar 25 permil.

Walaupun fisik bangunan stasiun ini terlihat hanya sebagai stasiun kecil, sejak zaman penjajahan Belanda ternyata memang sudah diperintahkan, bahwa di Stasiun Cipeundeuy semua kereta harus berhenti. Kejadian salah satunya menimpa pada tahun 1995 terjadi kecelakaan Kereta Api (KA) gabungan Galuh dan Kahuripan, pada tengah malam atau yang dikenal dengan tragedi Trowek. Kereta gabungan yang baru berangkat dari Stasiun Cipeundeuy, saat melintas di jembatan Trowek, tiba-tiba terperosok ke dalam jurang.

Sejak tragedi Trowek yang menimpa KA gabungan Galuh dan Kahuripan, untuk menghindari kejadian serupa, semua KA, baik yang akan ke timur maupun barat, diwajibkan berhenti di Stasiun Cipeundeuy. Kewajiban berhenti ini untuk pemeriksaan rem karena jalur setelah stasiun Cipeundeuy, merupakan petak yang cukup terjal naik-turunnya.

Baca juga: Wajah Stasiun Garut Saat Menyelimuti Suasana Malam 

Meski staisun kecil, namun di bagian halaman depan stasiun terdapat kuliner khas Jawa Barat dengan harga yang sangar terjangkau. Mulai dari jajanan gorengan, lontong sayur, sampai nasi dengan lauk pauk yang lengkap membuat area ini makin berwarna. Kuliner tersebut buka setiap hari selama 24 jam. Karena kereta api yang berhenti di Stasiun Cipeundey selama 10 menit jadi penumpang bisa mencicipi kuliner tersebut. Dan stasiun ini melayani 24 jam perjalanan kereta naik dan turun penumpang dengan pembelian tiket bisa secara langsung maupun memesan via aplikasi KAI. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Lebih Dekat dengan Teknologi GSM-R, Teknologi Persinyalan yang Diadopsi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bakal menggunakan Teknologi Global System Mobile-Railway (GSM-R) untuk persinyalan, mengadopsi teknologi transmisi data (train control data) yang digunakan China Railway.

Baca juga: KA Feeder Kereta Cepat Jakarta – Bandung Rencana Tambah Armada KRDE Hingga 5 Set

Dalam keterangan resminya, KCIC mengklaim teknologi GSM-R untuk persinyalan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipilih karena sudah terbukti dari sisi keselamatan dan dioperasikan banyak operator Kereta Api Cepat di dunia, di negara-negara Eropa, Cina, Arab Saudi, dan Maroko.

Teknologi ini juga termasuk teknologi yang stabil dan sudah terstandardisasi oleh UIC atau International Union of Railways (Uni Kereta Api Internasional). Itu berarti teknologi CTCS-3/GSM-R masih akan diandalkan oleh sebagian besar operator Kereta Api Cepat di dunia sekarang dan yang akan datang.

Cara kerja teknologi GSM-R ini bisa dibilang sama dengan teknologi GSM konvensional untuk ponsel. Pola GSM R tetap membutuhkan unsur BTS (base tranceiver station), BSC (base station controller), OMC (operation & maintenance centre) hingga Intelligent Network.

Kesemua hardware tadi ditempatkan layaknya penempatan konvesional, seperti BTS yang disipakan di sepanjang lintasan jalur kereta api. Sedang perangkat pada kereta api bisa ditempatkan module atau juga ponsel GSM.

Keunggulan konsep GSM R utamanya adalah koordinasi traffic dan update informasi. Seperti menunjang operasional komunikasi suara antara masinis dan petugas controller di stasiun, antar sesama masinis di suatu area, antar petugas langsir hingga kebutuhan emergensi.

Di samping itu GSM R juga dapat mendukung komunikasi non operasional, seperti antara stasiun dan depot. Tidak hanya itu, lebih penting lagi kebutuhan komunikasi bagi penumpang juga diakomodasi, misalkan informasi perubahan waktu berangkat, keterlambatan hingga kebutuhan koneksi data akses GPRS (general packet radio services).

Dalam pengaplikasiannya, teknologi GSM-R menawarkan berbagai kemudahan untuk operator maupun penumpang, seperti advanced speech call items (ASCI) yang berfungsi menyediakan voice group call dan voice broadcast services, location dependent addressing (LDA) yang berfungsi untuk menghubungkan masinis dengan controller lewat satu tombol, dan keeping in touch sejenis tracking system.

Adapun value added services for passanger, ini berguna untuk penumpang, mulai dari automatic ticket sales, onward booking dan reservasi, schedule up date per menit tentang status kereta api, yang kesemuanya sudah lumrah ditemui di Indonesia, semisal di KRL Jabodetabek.

Baca juga: Kereta Cepat Berpotensi Sepi Penumpang Gegara IKN, Pemerintah Bakal ‘Paksa’ Masyarakat dengan Cara Ini?

Meski dinilai sebagai teknologi canggih, namun, teknologi GSM-R ini sudah hadir sejak tahun 1995 lewat proyek European Intergrated Railway Radio Enhanced Network (EIRENE) yang digagas oleh Mobile Railway radio Network for Europe (MORANE). Proyek ini dimotori oleh tiga negara; Perancis, Jerman, dan Italia.

Salah satu tujuannya adalah untuk menyeragamkan sistem komunikasi kereta api antar negara di Eropa. Sebelumnya diketehaui terdapat 35 sistem komunikasi kereta api yang berbeda di Eropa.

Sempat Lolos dari Kebangkrutan, Hong Kong Airlines Kembali Terancam Bangkrut

Lessor Stellar Aircraft Holding 1 Ltd dikabarkan telah mengajukan gugatan default atau pailit untuk Hong Kong Airlines ke Pengadilan Tinggi negara tersebut. Tidak dijelaskan atas dasar apa tuntutan tersebut. Namun, besar kemungkinan lantaran pembayaran sewa pesawat yang tersendat. Sidang awal terkait gugatan ini akan dihelat pada 11 Mei mendatang.

Baca juga: Hong Kong Airlines, Maskapai Malang yang Hampir Jajal Airbus A380

Berbicara maskapai Hong Kong, sudah pasti ingatan orang-orang akan condong ke Cathay Pacific, sekalipun keduanya sama-sama berbasis di Bandara Hong Kong. Namun memang, Hong Kong Airlines bisa dibilang maskapai lapis kedua di negara tersebut, dengan menghindari rute-rute yang diterbangkan Cathay Pacific.

Sebagaimana Cathay Pacific, pandemi Covid-19 juga memukul telak keuangan Hong Kong Airlines. Walau data lengkapnya tidak tersedia, namun, itu bisa ditakar dari jumlah penumpang yang dilayani Bandara Hong Kong sepanjang Januari lalu yang hanya 71 ribu. Jauh dari jumlah penumpang di bulan yang sama tahun 2020 mencapai 5,7 juta.

Meski begitu, Hong Kong Airlines sebetulnya sudah mengalami kesulitan keuangan sejak sebelum pandemi.

Pada akhir 2019, maskapai yang berdiri pada 22 September 2006 itu mengalami defisit keuangan dan berada diambang kebangkrutan karena tak bisa bayar sewa pesawat dan gaji karyawan. Di sini, Transport and Housing Board (THB) Hong Kong telah mengultimatum akan mencabut izin operasi maskapai andai tidak bisa membayar gaji karyawan.

Akan tetapi, Hong Kong Airlines selamat dari lubang jarung usai disuntik dana sebesar US$568 juta atau sekitar Rp 8 triliun lebih (kurs 14.300) oleh HNA Group, yang merupakan induk perusahaan.

Tak lama berselang, maskapai yang satu grup dengan Hainan Airlines ini juga menghentikan penerbangan jarak jauh dan lebih fokus ke rute-rute singkat ke daratan Cina dan Asia.

Di tengah pandemi tahun lalu, maskapai melakukan PHK ke 700 karyawan di Hong Kong dan perwakilan di luar negeri. Pada bulan yang sama, 12 armada Airbus, dimana sebagai besarnya adalah A330, Hong Kong AIrlines digrounded.

Dalam catatan ch-aviation, Hong Kong Airlines memiliki 29 pesawat, tetapi 25 di antaranya digrounded sampai saat ini. Detailnya, 12 dari 29 armada maskapai adalah A320-200, sembilan A330-300, tujuh A330-300, dan satu A350-900.

Dari 29 pesawat yang dioperasikan maskapai, 16 di antaranya adalah pesawat sewaan. Adapun pesawat yang menjadi objek gugatan dalam sidang di Pengadilan Tinggi Hong Kong pada Mei mendatang adalah pesawat dengan nomor registrasi B-LHD.

Airbus A330-300 B-LHD diketahui bergabung dengan Hong Kong Airlines pada 2017 setelah sebelumnya dioperasikan Singapore Airlines dan TransAsia Airways. Karena menjadi objek gugatan, pesawat tersebut tengah digrounded di fasilitas penyimpanan di Bandara Châteauroux-Centre Marcel Dassault, Perancis.

Baca juga: Ratusan Pilot Asing yang Dipecat Cathay Pacific Kena Prank! Visa Ditolak Otoritas Hong Kong

Ini bukan kali pertama Hong Kong Airlines menghadapi gugatan di Pengadilan Tinggi Hong Kong. Tahun lalu, Alafco Aviation Leasing yang berbasis di Kuwait memenangkan gugatan sebesar US$27 juta atau sekitar Rp 385 miliar (kurs 14.300) di Pengadilan Tinggi Hong Kong atas perjanjian sewa dengan Hong Kong Airlines.

Hong Kong Airlines dan konsorsium HNA Group, termasuk Hainan Airlines, yang seluruhnya satu grup, memang benar-benar dalam situasi sulit. Pimpinan HNA Group, Bao Qifa dan Sun Mingyu, dilaporkan telah ditangkap oleh kepolisian Cina, menyusul Chen Feng dan Chief Executive Officer Tan Xiangdong yang sudah ditangkap lebih dahulu pada September lalu.

Airbus Helicopters Kirim ACH130 Edisi Aston Martin ke Crazy Rich di Filipina

Airbus Helicopters baru saja mengirimkan sebuah helikopter, tapi yang dikirikan kali ini bukan sembarang helikopter. Pasalnya yang dikirim pabrikan yang berbasis di Perancis ini adalah ACH130 edisi Aston Martin. Dengan ada label “Aston Martin” sontak menyiratkan bahwa ini adalah helikopter yang diperuntukkan bagi kalangan mewah “crazy rich.”

Baca juga: Airbus Helicopters Siapkan Suksesor Helikopter Terlaris H125, Bertenaga Listrik?

Dikutip dari siaran pers Airbus.com (17/3/2022), disebutkan Airbus Helicopter telah mengirimkan ACH130 Aston Martin Edition kepada seorang pelanggan pribadi yang sudah rutin menerbangkan helikopter ACH130 di wilayah kepulauan Filipina. Helikopter ini juga menjadi ACH130 Aston Martin Edition pertama yang dikirimkan ke Asia Tenggara.

Helikopter ACH130 Aston Martin Edition adalah hasil kolaborasi para perancang aeronautika dari Airbus Corporate Helicopters (ACH) dan para desainer otomotif dari Aston Martin. Kolaborasi ini memadukan kesempurnaan, kualitas tinggi, dan pelayanan terbaik dari ACH dengan komitmen Aston Martin pada keindahan, sentuhan manusiawi, dan seni otomotif. Kolaborasi ini telah menghadirkan perhatian yang luar biasa mendetail dan level baru estetika pada pasar helikopter bermesin tunggal.

“Kami senang sekali dapat menyambut helikopter ACH130 Aston Martin Edition di Filipina, di mana hal ini menunjukkan kemajuan Filipina pada bidang penerbangan pribadi dan bisnis. Kami sangat mengapresiasi loyalitas dan dukungan pelanggan kami terhadap produk Airbus, dan akan terus mendukung armada pesawat mereka di Filipina,” ujar Charlie Simpson, Managing Director Airbus Helicopters Philippines.

ACH130 adalah helikopter ringan dengan mesin tunggal. Diawaki oleh seorang pilot, helikopter ini dapat membawa enam penumpang (2 di depan dan empat di belakang) atau dapat dimodifikasi untuk membawa tujuh penumpang (3 di depan dan empat di belakang).

Baca juga: Airbus Helicopters UK dan Universitas Cranfield Inggris Uji Sistem Pemantau Rotor Real Time

ACH130 ditenagai mesin 1x Turbomeca Arriel 2B1 turboshaft dengan kekuatan 847 shp. Dengan berat maksimum saat tinggal landas 2.427 kg, kecepatan maksimum helikopter ini bisa mencapai 287 km per jam.

Sembilan Inovasi Teknologi Dalam Sistem Perkeretaapian Inggris

Kereta api dan teknologi tinggi adalah dua hal yang saling terkait. Teknologi akan membantu dalam pengoperasian kereta lebih baik dan efisien untuk penumpang serta operator kereta. Nah, KabarPenumpang.com merangkum dari networkrail.co.uk, di Inggris setidaknya  ada sembilan inovasi teknologi yang kini telah diterapkan dan layak jadi acuan.

Baca juga: Keselamatan Perjalanan Kereta Api Terjamin, Asalkan Pakai Teknologi Ini

1. Kereta api digital
Dalam misi meluncurkan kereta api digital, network rail mengubah strategi untuk menyediakan perjalanan yang lebih baik dan banyak karena permintaan layanan kereta api yang terus meningkat. Mengkonfirmasi Siemens Mobility dan Atkins sebagai mitra dalam program besar untuk memperkenalkan sinyal di dalam kabin di bagian selatan Jalur Utama Pantai Timur. Ini salah satu skema yang akan mengurangi penundaan penumpang hingga ribuan jam.

2. Teknologi manajemen lalu lintas mengurangi penundaan
Penumpang di Wales mendapat manfaat dari salah satu inisiatif kereta api digital pertamanya. Karena sistem manajemen lalu lintas diluncurkan di Wales selatan untuk membantu operator mengatur jadwal. Sistem Thales ARAMIS membantu lebih dari 300 kereta setiap hari dan memberikan data yang ditingkatkan secara real time kepada operator.

3. Algoritme baru
Algoritme baru, yang menggabungkan data sirkuit trek dan sinyal untuk mengidentifikasi lokasi kereta secara lebih akurat pada waktu tertentu, adalah entri pemenang di acara HackTrain VI tahun ini didukung oleh Hack Partners dan Network Rail. Solusi yang dibuat oleh CodingCats menemukan kapasitas cadangan di beberapa bagian jaringan kereta api, memberikan peluang untuk penjadwalan dan peningkatan yang lebih akurat dalam pengoperasian kereta api.

4. Augmented Reality
Penggunaan augmented reality (AR) yang pertama untuk Network Rail pada bulan Oktober dan telah menempatkan desain arsitek ke dalam smartphone penumpang. Network Rail menyumbangkan data desainnya ke aplikasi yang memungkinkan penumpang menggunakan AR untuk melihat jembatan pengganti di stasiun. Aplikasi ini akan mendukung keterlibatan Network Rail dengan penumpang sambil memberikan jembatan penyeberangan di seluruh jaringan selama Periode Kontrol 6 (1 April 2019 hingga 31 Maret 2024) dan seterusnya. Aplikasi, yang disebut ARki dan dikembangkan oleh Darf Design, menyediakan visualisasi 3D dari bangunan yang direncanakan di tempat.

5. Pemodelan 3D dan 4D
Pemodelan 3D dan 4D membantu melaksanakan proyek-proyek penting, seperti perbaikan terowongan Sevenoaks sepanjang dua mil dan peningkatan besar-besaran stasiun Liverpool Lime Street, keduanya pada tahun 2018. Di Sevenoaks, tim menggunakan beberapa inovasi, termasuk pemodelan 3D. Ini membantu mereka membuktikan kesesuaian bantalan empuk khusus untuk mengurangi tekanan pada struktur Victoria dan memungkinkan kecepatan kereta yang lebih cepat. Mengganti bantalan kayu dengan beton setara telah menghemat waktu dan uang.

6. ‘Mendengarkan’ kereta api
SPECTRAIL adalah platform penginderaan hal-hal internet berbiaya rendah, yang memungkinkan infrastruktur cerdas untuk ‘mendengarkan’ kereta api dan mendeteksi masalah seperti roda datar, pencurian kabel, dan pelanggaran sebelum mereka menunda penumpang. Ini akan mendukung strategi pemeliharaan prediksi dan pencegahan Network Rail dengan memungkinkan pengumpulan data di lokasi yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh daya atau konektivitas, atau di lokasi yang dianggap terlalu mahal.

7. Hubble
Hubble adalah solusi perencanaan inspeksi dan pemeliharaan jalur berbantuan kecerdasan buatan yang akan membantu meningkatkan ketahanan infrastruktur perkeretaapian, mengurangi penundaan bagi penumpang dan pengguna barang, serta mengurangi biaya pemeliharaan.

8. Metodologi pengukuran alternatif
Penggunaan metode pengukuran probabilistik untuk memaksimalkan ruang pada rel kereta api. Ini akan menilai area West Highlands Line di Skotlandia dan memungkinkan staf kereta api untuk meninjau pendekatan pengukuran tradisional terhadap metode baru ini dan menunjukkan penghematan apa yang dapat dicapai dalam hal jarak bebas, loncatan dan intervensi.

Baca juga: Operator Kereta SJ Lakukan Uji Coba Augmented Reality di Stasiun Stockholm Central

9. Robotika Udara BVLOS
Meningkatkan keselamatan staf perkeretaapian dengan mengotomatiskan inspeksi rel, survei, dan respons terhadap insiden, menghindari kebutuhan staf untuk secara fisik menginjakkan kaki di infrastruktur. Ini juga akan mengurangi biaya secara signifikan.