Penumpang Kian Meningkat, Ternyata Ini Keunggulan yang Bikin Kereta Panoramic Makin Digemari

Dalam melakukan perjalanan kereta api, tentu yang menarik perhatian adalah menikmati pemandangan dari balik jendela. Apalagi jalur kereta api yang membentang melewati pesona alam Indonesia yang memiliki berbagai lokasi yang terbaik dan terlihat kagum. Ya, menggunakan kereta api sambil melihat indahnya pemandangan alam jika disuguhkan dari atas kereta wisata yang hingga kini masih terbilang populer. Kereta wisata Panoramic ternyata makin hari makin digemari masyarakat untuk melakukan perjalanan yang istimewa.

Menurut data yang diterima dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat pertumbuhan penumpang Kereta Panoramic periode Januari-Mei 2026 meningkat 62,32% secara tahunan. VP Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan jumlah penumpang Kereta Panoramic mencapai 79.933 orang pada Januari-Mei 2026. Adapun, pada periode yang sama tahun sebelumnya hanya 49.244 orang.

Peningkatan tersebut sejalan dengan tren pariwisata nasional. Kementerian Pariwisata mencatat sepanjang Januari-November 2025 lalu jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi pergerakan wisata domestik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Anne menuturkan pertumbuhan pelanggan Kereta Panoramic mencerminkan perubahan preferensi masyarakat dalam menikmati perjalanan kereta api. Perjalanan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata dan penumpang ingin menikmati setiap momen selama perjalanan.

Saat ini Kereta Panoramic hadir pada rangkaian Kereta Api (KA) Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng (PP), KA Turangga relasi Bandung – Surabaya Gubeng (PP), KA Pangandaran relasi Gambir – Banjar (PP), KA Papandayan relasi Gambir – Garut (PP), KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP), serta KA Manahan relasi Gambir – Solo Balapan (PP). Nah, dari berbagai kereta api yang menghadirkan Panoramic ternyata memiliki keunggulan yang hingga kini digemari masyarakat.

Sejak pertama kali diluncurkan, kereta ini langsung mencuri perhatian para pelancong karena tampilannya yang beda dari kereta api pada umumnya. Layanan ini didesain khusus untuk memberikan pengalaman sightseeing atau melihat pemandangan secara maksimal selama perjalanan. Serta bertujuan agar penumpang tidak hanya sampai ke tujuan, tapi juga menikmati setiap jengkal keindahan alam di sepanjang jalur rel.

Kereta Panoramic menyuguhkan jendela kaca yang ukurannya sangat besar di kedua sisi kabin. Tidak hanya itu, bagian paling istimewa adalah atap kaca (panoramic roof) yang membentang dari depan ke belakang. Karena didominasi oleh kaca, suasana di dalam kabin terasa sangat lega dan tidak membuat merasa terkurung dalam kotak besi.

Kursi yang di desain pada Kereta Panoramic pun memiliki keunikan, salah satunya bisa diputar menghadap jendela. Jadi, jika bosan melihat ke depan, penumpang tinggal memutar kursi untuk langsung menghadap ke pemandangan luar yang memukau. Tentunya inovasi ini membuktikan bahwa kereta api kini bukan hanya sekadar moda transportasi, tetapi telah bertransformasi menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman wisata yang unik dan berkesan.

KAI mencatat antusiasme pelanggan terhadap Kereta Panoramic terus meningkat. Fitur 90 derajat menjadi salah satu pengalaman khas yang memperkuat posisi layanan ini sebagai premium scenic train di Indonesia. Dan yang pasti, dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan kereta api yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Kereta Panoramic Belum Bisa Dioperasikan Secara Reguler, Kenapa? Ini Jawaban dari PT KAI

Tingkatkan Standar Keselamatan, India Sukses Gelar Uji Tabrak Kereta Skala Penuh pada Kereta LHB

Badan Riset dan Standar Perkeretaapian India, Research Designs & Standards Organisation (RDSO), bersama Automotive Research Association of India (ARAI) sukses melaksanakan uji kelaikan tabrak (crashworthiness test) skala penuh pada kereta jenis Linke Hofmann Busch (LHB). Pengujian komprehensif ini dilakukan secara khusus pada armada kereta varian LSLRD (LHB Second Class Luggage Brake & Generator Car with Guard’s Compartment) dan LWSPP.

Langkah krusial ini diambil guna memastikan armanda kereta penumpang masa depan di India memenuhi parameter keamanan global yang ketat. Pelaksanaan uji tabrak ini sengaja dikalibrasi agar sepenuhnya sesuai dengan standar internasional EN 15227, yang merupakan regulasi standar Eropa untuk persyaratan kelaikan tabrak (crashworthiness) pada badan kendaraan perkeretaapian.

Melalui simulasi tabrakan skala penuh tersebut, tim penguji berhasil memperoleh berbagai data dampak (impact data) yang sangat krusial. Data teknis yang dikumpulkan secara langsung dari lapangan ini nantinya akan digunakan sebagai basis validasi desain bodi kereta, memperkuat sekaligus menaikkan standar keselamatan (safety standards) industri perkeretaapian, serta secara signifikan meningkatkan proteksi penumpang pada moda transportasi rel di India untuk masa depan.

Keberhasilan uji coba ini menandai lompatan besar bagi ekosistem perkeretaapian India dalam mengadopsi teknologi keselamatan mutakhir guna meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi insiden di lintasan.

Inilah Kavach, Teknologi Asli India Cegah Dua Kereta Tabrakan

Bagaimana Slot Bandara Dialokasikan ke Maskapai dan Mengapa Slot Bandara Sangat Berharga?

Pada tahun 2016, Oman Air dan Bandara Heathrow memecahkan rekor harga dunia untuk sepasang slot (lepas landas dan mendarat). Oman Air membayar US$75 juta untuk hak mendarat di Heathrow, termasuk mendapatkan slot kedatangan di pagi hari yang diperebutkan. Lantas, bagaimana slot bandara dialokasikan ke maskapai dan mengapa slot bandara sangat berharga?

Baca juga: Apa Itu Landing Slot Bandara, yang Bikin Maskapai Rusia Rugi Rp1 Triliun Gegara Inggris?

Pesawat maskapai perlu mendapat slot bandara, terdiri dari landing slot atau slot pendaratan dan take off slot atau slot lepas landas untuk bisa beroperasi di sebuah bandara internasional, dalam hal ini bandara besar dan sibuk secara global. Slot bandara ini harus sepasang. Sistem slot bandara ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu dengan merujuk pedoman dari International Air Transport Association (IATA).

Slot bandara terbagi ke dalam tiga kategori atau level. Level 1 ialah non-coordinated airport atau yang tidak terkoordinasi dengan slot bandara global. Level 2 merupakan slot facilitated airport. Di bandara level 1 dan 2 ini, landing slot dan take off slot dikelola oleh bandara dan melalui kerjasama antar maskapai. Ini biasanya berada di level domestik atau penerbangan domestik.

Terakhir adalah level 3 atau yang terkoordinasi dengan slot bandara oleh IATA. Biasanya level 3 ini hanya bandara-bandara besar dan sibuk di banyak negara di dunia.

Menurut IATA, seperti dikutip dari Simple Flying, pada Musim Panas 2019, ada 205 bandara terkoordinasi slot secara global. Ini mencakup 43 persen dari lalu lintas udara global. Jumlah landing slot dan take off slot disepakati serta dialokasikan untuk maskapai di bandara-bandara tersebut sebelum menjadwalkan penerbangan dari dan ke bandara.

Bagi maskapai yang sudah mempunyai slot, ini bukan berarti aman. Begitupun juga dengan maskapai yang belum mendapat slot bandara, bukan berarti kiamat selamanya. Sebab, dalam Panduan Slot Bandara Seluruh Dunia (WASG) oleh IATA, slot bandara dialokasikan ke maskapai dua kali dalam setahun.

Itu berarti, per enam bulan (biasanya setiap musim dingin dan musim panas), slot bandara direview dan harus menjalankan minimal 80 persen slot bandara. Bila tidak, maskapai tersebut akan diganti dengan maskapai lain yang sudah menunggu. Sistem dikenal sebagai “grandfather rights”. Aturan ini harus dijalankan kecuali ketika force majeure.

Akan tetapi, di awal-awal pandemi, banyak maskapai yang mempertahankan slot bandara dengan menerbangkan penerbangan hantu atau terbang tanpa penumpang. Seiring waktu, sistem grandfather rights pun akhirnya ditangguhkan selama pandemi.

Selain itu, maskapai tertentu bisa saja mendapat prioritas lantaran memiliki histori slot yang cukup baik di sebuah bandara.

Meski begitu, ada aturan dimana tersisa beberapa persen slot bandara untuk maskapai baru yang ingin mendapat landing slot dan take off slot di bandara tertentu.

Menjawab pertanyaan di awal, slot bandara dialokasikan dan dikelola secara global oleh IATA. Sistemnya sendiri tidak dijelaskan dengan rinci. Yang pasti bukan berbasis lelang. Di luar itu (diatur IATA), maskapai yang sudah mendapat slot bisa saja menjual slot bandara ke maskapai lainnya.

Pada tahun 2016, misalnya, Oman Air dan Bandara Heathrow memecahkan rekor harga dunia untuk sepasang slot (lepas landas dan mendarat). Oman Air tidak langsung mendapatkannya dari IATA melainkan dari maskapai lain yaitu Air France-KLM seharga US$75 juta untuk hak mendarat di Heathrow, termasuk mendapatkan slot kedatangan di pagi hari yang diperebutkan banyak maskapai.

Baca juga: Mengapa Slot Bandara Bisa Sangat Mahal? Inilah Jawabannya

Masih di Bandara Heathrow, maskapai Air New Zealand pernah menjual sepasang slot pada tahun 2020 ke maskapai lain seharga US$27 juta, cukup murah memang dibanding penjualan slot Air France-KLM ke Oman Air mengingat jam slot yang dijual Air New Zealand tak semenarik yang dijual Air France-KLM.

Mahal tidaknya slot bandara tergantung banyak hal, mulai dari jam, frekuensi, durasi dari mendarat sampai kembali lepas landas, dan musim.

Agar Penerbangan Aman Sampai Tujuan, Inilah Cara Pilot Menafsirkan Laporan Cuaca

Sudah menjadi keharusan bagi setiap pilot untuk selalu memperhatikan laporan cuaca. Pilot dalam misi penerbangan apa pun, baik sipil dan militer, perlu perlu menganalisis dan menafsirkan laporan cuaca untuk memutuskan apakah penerbangan aman dilakukan.

Baca juga: Hari ini dalam Sejarah, Nusantara Buana Air Flight 823 Jadi Korban Hilangnya Kesadaran Situasional Pilot

Dari forum quora.com yang merangkup beberapa komentar penerbang, berikut adalah beberapa langkah yang biasa dilakukan oleh pilot dalam menafsirkan laporan cuaca sebelum melakoni suatu penerbangan.

1. Membaca informasi cuaca
Pilot harus membaca informasi cuaca secara keseluruhan untuk memahami kondisi cuaca di area penerbangan.

2. Memahami jenis cuaca
Pilot harus memahami jenis cuaca yang terjadi, seperti awan, hujan, salju, kabut, atau angin kencang.

3. Memperhatikan intensitas cuaca
Pilot perlu memperhatikan intensitas cuaca, seperti intensitas hujan, intensitas angin, dan tingkat kejelasan pandangan.

4. Memperhatikan daerah cuaca buruk
Pilot harus memperhatikan daerah cuaca buruk, seperti badai petir dan turbulensi.

5. Menghubungkan laporan cuaca dengan rute penerbangan
Pilot perlu menghubungkan laporan cuaca dengan rute penerbangan untuk memutuskan apakah rute tersebut aman dilalui.

6. Membuat keputusan
Berdasarkan informasi cuaca dan faktor-faktor lainnya, pilot harus membuat keputusan apakah penerbangan dapat dilakukan atau harus ditunda.

Baca juga: Lawan Cuaca Buruk, Pesawat WestJet Tergelincir di Landas Pacu

Dalam memahami dan menafsirkan laporan cuaca, pilot juga dapat memanfaatkan layanan informasi cuaca yang disediakan oleh otoritas penerbangan setempat dan sumber informasi cuaca lainnya.

Bagaimana Pramugari Beri Pertolongan Pertama ke Penumpang di Pesawat?

Banyak hal indah selama dalam penerbangan. Pun sebaliknya, hal buruk yang tak terduga juga kerap terjadi. Salah satunya kondisi darurat kesehatan oleh penumpang. Ketika itu terjadi, pramugari atau kru kabin harus siap. Lantas, bagaimana pramugari membarikan pertolongan medis ke penumpang yang mengalami masalah kesehatan saat di pesawat?

Baca juga: Viral! Cerita Pramugari Tangani Penumpang Meninggal di Pesawat, Bikin Ngeri

Saat penumpang mulai masuk ke pesawat, pramugari atau kru kabin biasanya akan memperhatikannya sambil melihat tiket. Tujuan dari ini adalah memperhatikan gerak-gerik penumpang, gaya berpakaian, serta hal lain yang bisa mencirikan siapa dan bagaimana latar belakang pekerjaan penumpang tersebut, khususnya dokter untuk dimintai tolong saat terjadi keadaan darurat.

Namun, pramugari tak bisa selalu berharap pada penumpang yang berprofesi sebagai dokter atau petugas medis. Karenanya, mereka dibekali dengan keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama darurat medis.

Dilansir Simple Flying, awak kabin terlatih dalam CPR (resusitasi jantung paru), menggunakan defibrilator, dan oksigen ke penumpang. Selain itu, mereka terlatih untuk menangani penumpang tersedak, asma, diabetes, stroke, kejang-kejang, persalinan, patah tulang, luka ringan, gangguan jantung, dan banyak lagi.

Standard Operating Procedure (SOP) awa kabin saat terjadi kondisi darurat medis di pesawat juga jelas. Langkah pertama adalah SAMPEL kepanjangan dari Symptoms, Allergies, Medication, Previous history, Last meal, Events.

Saat penumpang di pesawat membutuhkan pertolongan pertama, pramugari biasanya akan melihat gejalanya terlebih dahulu. Dengan bekal pengetahuan kesehatan, gejala bisa mengindikasikan sesuatu dan ini berpengatuh pada pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Proses identifikasi ini pun juga harus cepat sehingga tidak ketinggalan momentum pertolongan pertama.

Setelah itu, awak kabin akan bertanya ke penumpang yang butuh penanganan medis atau orang yang mendapinginya apakah yang bersangkutan memiliki alergi, minum obat dan memiliki kondisi medis tertentu, makanan apa yang terakhir dikonsumsi, serta ada tidaknya insiden yang menyebabkan sakit dan membutuhkan pertolongan medis.

Prosedur SAMPEL ini umumnya dilakukan oleh seorang kru. Adapun kru lainnya bertugas membantu kru yang menanganinya langsung dengan bantuan salah satu kru yang menjadi komunikator atau pendamping kru yang memberikan pertolongan medis.

Dari kru tersebut (komunikator), kru lain diminta tolong untuk mengambil kotak P3K, resuscitation kit, tabung oksigen, dan defibrilator. Komunikator juga akan melaporkan ke pramugara/pramugari senior untuk kemudian diteruskan ke kapten pilot.

Andai situasinya tak bisa ditangani oleh kru pesawat, pilot akan mengumumkan melalui passenger announcement system untuk menanyakan apakah di antara penumpang ada yang berprofesi sebagai profesional medis. Bila situasi masih tak terkendali pilot akan mengalihkan penerbangan ke bandara terdekat dan melakukan pendaratan darurat.

Baca juga: Sepasang Petugas Medis Beraksi Selamatkan Nyawa Penumpang di Kabin Singapore Airlines

Di beberapa pesawat terdapat fasilitas yang disebut MedLink untuk memungkinkan kru melakukan kontak langsung dengan profesional medis di darat untuk meminta saran tindakan. Dari situ, kemudian keluar hasil apakah pesawat perlu mendarat darurat di bandara terdekat atau tetap melanjutkan perjalanan.

Di samping prosedur SAMPEL, awak kabin juga dibekali prosedur DRSABCD atau Danger, Response, Send for help, Airway, Breathing, CPR, dan Defibrillation saat berhadapan dengan penumpang yang membutuhkan bantuan medis.

Tanpa Sopir dan Kemudi, Robotaxi Amazon Zoox Resmi Beroperasi Gratis di Las Vegas

Masa depan transportasi urban yang sepenuhnya mandiri kini bukan lagi sekadar bualan fiksi ilmiah. Raksasa teknologi Amazon, melalui anak perusahaannya Zoox, secara resmi telah meluncurkan layanan komersial taksi tanpa sopir (robotaxi) di kawasan wisata premium Las Vegas Strip, Amerika Serikat.

Langkah ini menandai babak baru dalam industri transportasi daring setelah melalui fase riset, pengembangan, dan pengujian ketat selama lebih dari satu dekade. Menariknya, untuk menarik minat masyarakat serta memperkenalkan pengalaman mobilitas masa depan, Zoox menggratiskan seluruh biaya perjalanan bagi para penumpangnya untuk saat ini.

Melalui aplikasi seluler khusus, para turis dan pengguna transportasi di Las Vegas kini dapat memesan layanan robotaxi unik ini untuk mobilitas di antara titik penjemputan dan penurunan (pickup/drop-off points) yang telah ditentukan di sekitar area ikonik. Rute awal yang dilayani mencakup pusat hiburan populer seperti Resorts World Las Vegas, distrik komersial Area15, hingga kompleks rekreasi Topgolf. Strategi memberikan tumpangan gratis di pusat pariwisata dunia ini dinilai sangat cerdas untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus membiasakan publik berpergian dengan kendaraan yang sama sekali tidak memiliki kursi pengemudi maupun setir kemudi tradisional.

Pendekatan desain bodi kendaraan Zoox ini terbilang sangat radikal dan membedakannya dari para pesaing utama seperti Waymo atau Tesla, yang masih memodifikasi bentuk mobil konvensional. Taksi otonom milik Amazon ini mengusung konsep kereta penumpang (carriage seating) dengan kapasitas empat orang yang duduk saling berhadapan. Pengalaman hands-free alias tanpa sentuhan langsung terasa sejak awal, di mana pintu geser taksi akan terbuka secara otomatis saat penumpang mendekat.

Di dalam kabin yang lapang, penumpang dimanjakan dengan fitur premium seperti dok pengisian daya nirkabel (wireless charging), pengatur suhu kabin otomatis (personalized climate control), pencahayaan yang bisa diatur, serta layar monitor digital yang menampilkan estimasi waktu ketibaan (ETA). Untuk menjamin keselamatan, taksi bertenaga listrik ini dilengkapi dengan sensor pintar yang akan mendeteksi apakah semua penumpang sudah mengenakan sabuk pengaman dengan benar sebelum armada mulai bergerak.

Keunggulan teknis lain dari armada kendaraan listrik Zoox adalah kemampuan gerak dua arah (bidirectional). Didukung oleh sistem kemudi empat roda (four-wheel steering) dan suspensi aktif yang membuat guncangan terasa sangat minim, taksi otonom ini dapat melaju “maju” atau “mundur” secara fleksibel tanpa perlu melakukan manuver putar balik (U-turn) yang repot di jalanan padat. Diproduksi di pabrik perakitan Hayward, California—yang ditargetkan mampu memproduksi 10.000 unit van per tahun—taksi ini dirancang aman untuk menembus guyuran hujan deras maupun kegelapan malam dengan kecepatan maksimum dibatasi pada 45 mil per jam atau sekitar 72 kilometer per jam.

Kehadiran layanan komersial Zoox di Las Vegas dipastikan akan memanaskan peta persaingan transportasi otonom global. Amazon kini harus berhadapan langsung dengan Waymo yang saat ini menguasai pasar AS di wilayah Los Angeles, Phoenix, hingga San Francisco. Setelah Las Vegas, Zoox sendiri berencana segera membuka layanan komersial berbayar di kota tersebut sebelum mengekspansi operasinya ke San Francisco, Austin, dan Miami.

Dubai Metro: Efisiensi Transportasi Driverless dari Gurun ke Kota Global

KAI Services Hadirkan Loyalty Program melalui AstraPay dan MyTelkomsel

KAI Services terus berinovasi dalam meningkatkan pengalaman pelanggan melalui berbagai layanan yang memberikan nilai tambah. Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, KAI Services menghadirkan Loyalty Program yang memungkinkan pelanggan menikmati berbagai promo spesial melalui aplikasi AstraPay dan MyTelkomsel.

Melalui program ini, pelanggan dapat menukarkan AstraPoints maupun Telkomsel Poin untuk memperoleh voucher diskon pada berbagai layanan kuliner unggulan KAI Services, termasuk Loko Café, Kuliner Kereta, dan Whoosh Dining Car. Inisiatif ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, praktis, dan menguntungkan bagi pelanggan.

Dalam implementasinya, KAI Services menggandeng Cronos sebagai loyalty management system provider untuk mendukung pengelolaan program loyalitas secara terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pengelolaan loyalty program berjalan lebih efektif, mulai dari distribusi voucher hingga monitoring transaksi pelanggan.

Pelanggan AstraPay dan MyTelkomsel dapat menikmati berbagai penawaran menarik pada layanan KAI Services. Untuk transaksi di Kuliner Kereta dan Whoosh Dining Car, pelanggan dapat memperoleh voucher diskon sebesar 10% dengan menukarkan 1.500 AstraPoints atau Telkomsel Poin, dengan minimum transaksi sebesar Rp100.000.

Sementara itu, untuk transaksi di Loko Café, pelanggan dapat memperoleh voucher diskon sebesar 10% dengan menukarkan 300 AstraPoints atau Telkomsel Poin, dengan minimum transaksi sebesar Rp100.000.

Direktur Bisnis Konsumer KAI Services, Lies Permana Lestari, menyampaikan bahwa Loyalty Program ini merupakan bagian dari komitmen KAI Services untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan.

“Kami ingin terus menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan setia KAI Services. Melalui Loyalty Program ini, kami berharap pelanggan dapat merasakan manfaat lebih saat menikmati layanan Loko Café, Kuliner Kereta, maupun Whoosh Dining Car. Kami juga berharap inisiatif ini dapat menarik lebih banyak pelanggan untuk menikmati berbagai layanan KAI Services,” ujar Lies.

KAI Services akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan dan program strategis yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik di setiap perjalanan.

Jadi yang Tersibuk se-Indonesia, Stasiun Pasar Senen Tembus Sebanyak 3,15 Juta Penumpang

Hal terpenting dari transportasi kereta api adalah perjalanan aman, nyaman, dan praktis. Apalagi tentunya pilihan masyarakat menggunakan kereta api terbebas dari kemacetan dan juga ketepatan waktu. Dari situlah masyarakat selalu aktif menggunakan transportasi berbasis rel yang menempuh perjalanan ke berbagai kota tujuan.

Tak hanya dilihat dari aktivitas penumpang saat di perjalanan, namun saat di tempat tujuan pun terlihat penumpang ramai memadati stasiun tujuan bahkan hingga stasiun akhir. Ya, sebagai contoh stasiun yang berada di kawasan Jakarta Pusat ini adalah Stasiun Pasar Senen. Beragam masyarakat pengguna kereta api dari berbagai wilayah di Pulau Jawa selalu memadati stasiun besar ini.

Tak hanya saat akhir pekan atau pun hari libur nasional, saat hari biasa (weekdays) pun, Stasiun Pasar Senen memang selalu padat akan penumpang pengguna kereta api jarak jauh. Data yang diterima dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), Stasiun Pasar Senen tercatat sebagai stasiun kereta api jarak jauh tersibuk di Indonesia sepanjang Januari-Mei 2026. Dalam periode tersebut, Stasiun Pasar Senen melayani total 3,15 juta penumpang kereta api jarak jauh yang terdiri dari 1,67 juta penumpang naik dan 1,48 juta penumpang turun.

Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resminya, Stasiun Pasar Senen merupakan simpul strategis mobilitas antarkota di Indonesia. Data Januari hingga Mei 2026 memperlihatkan peran stasiun ini sangat besar karena melayani perjalanan jarak jauh dalam volume tinggi dan terhubung dengan perjalanan komuter serta angkutan publik perkotaan.

Pergerakan penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 622.763 penumpang pada Januari, 492.511 penumpang pada Februari, 783.962 penumpang pada Maret, 613.383 penumpang pada April, dan 643.226 penumpang pada Mei 2026. Hal tersebut terlihat bahwa karakter Stasiun Pasar Senen memang sangat kuat karena melayani perjalanan masyarakat lintas segmen.

Bagi banyak pelanggan, Pasar Senen menjadi titik awal perjalanan yang dekat, praktis, dan terhubung. Mulai dari perjalanan keluarga, pekerja, pelajar, mahasiswa, wisatawan, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat yang mengandalkan kereta api sebagai moda utama menuju berbagai kota.

KAI terus memastikan alur pelanggan di stasiun ini berjalan tertata, mulai dari kedatangan di area stasiun, proses boarding, informasi perjalanan, hingga keberangkatan kereta api. Karena diketahui bukan hanya melayani kereta api jarak jauh saja, namun Stasiun Pasar Senen juga melayani perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Cikarang dan Bekasi.

Sebagaimana data Commuter Line yang diperoleh dari sumber PT KAI bahwa sepanjang Januari hingga Mei 2026, pengguna Commuter Line di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 1,5 juta penumpang, terdiri dari 706.562 penumpang gate in dan 802.631 penumpang gate out. Lalu volume penumpang bulanan pada Commuter Line di Stasiun Pasar Senen mencapai 311.994 penumpang pada Januari, 262.895 penumpang pada Februari, 382.015 penumpang pada Maret, 272.160 penumpang pada April, dan 280.129 penumpang pada Mei 2026.

Jumlah penumpang pengguna kereta api di Stasiun Pasar Senen tentu menjadi yang tersibuk se-Indonesia. Hal tersebut salah satunya akses yang cukup mudah, terutama bagi penumpang yang memilih angkutan publik sejak awal perjalanan. Konektivitas kawasan Stasiun Pasar Senen juga didukung akses Transjakarta di Halte Senen. Layanan yang tersedia mencakup BRT 2 Pulo Gadung–Monas, rute 2A Pulo Gadung–Rawa Buaya, rute 7F Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih, BRT 14 Jakarta International Stadium–Senen, serta rute 14B Tanjung Priok–Senen via JIS.

Selain itu kawasan Senen juga memiliki aktivitas ekonomi dan akomodasi yang kuat. BPS mencatat Kecamatan Senen memiliki 25 hotel dan 14 penginapan pada 2024. Pun seluruh kelurahan di Kecamatan Senen juga memiliki prasarana transportasi darat dengan angkutan umum bertrayek tetap.

Tentunya KAI mengimbau penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen untuk datang lebih awal, memeriksa kembali jadwal perjalanan melalui Access by KAI, menyiapkan identitas, memperhatikan pengumuman petugas, dan menjaga barang bawaan selama berada di area stasiun. Karena dengan volume mobilitas yang besar, kedisiplinan penumpang dan kesiapan layanan menjadi kunci agar perjalanan dari Stasiun Pasar Senen berjalan lancar.

Masa Lalu Stasiun Bekasi, Sempat Berstatus Sebagai Halte Besar

Revolusi Hijau, Kereta Hidrogen ‘Narrow-Gauge’ Pertama di Dunia Resmi Diperkenalkan

Sebuah revolusi hijau yang sunyi resmi dimulai di jalur perkeretaapian Eropa. Produsen kereta api terkemuka asal Swiss, Stadler, bersama dengan operator transportasi Sardinia, ARST (Trasporti Regionali della Sardegna), secara resmi meluncurkan kereta bertenaga hidrogen pertama di dunia yang dirancang khusus untuk jalur rel sempit (narrow-gauge).

Pengenalan armada inovatif berkode Class SRHe 113 ini dilaksanakan langsung di pusat komisioning Stadler di Erlen, Swiss, pada Jumat, 19 Juni 2026. Kehadiran jet darat ramah lingkungan ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan geografis yang selama ini memaksa jalur-jalur rel sempit di wilayah perbukitan tetap bergantung pada lokomotif diesel yang bising dan berpolusi.

Selama berdekatan dengan sejarah, jalur kereta rel sempit regional (khususnya berukuran 950 mm yang banyak tersebar di Italia) terjebak dalam dilema teknologi. Jalurnya yang penuh dengan tikungan tajam serta memiliki batas beban gandar (axle-load) yang sangat ketat membuat operasional kereta listrik modern yang berbobot berat menjadi mustahil untuk diterapkan.

Namun, Stadler berhasil mendobrak batasan tersebut dengan merancang kereta berbahan aluminium ringan yang dilengkapi sistem propulsi unik. Seluruh tangki hidrogen, sel bahan bakar (fuel cells), dan baterai traksi dikemas secara taktis di dalam satu gerbong tengah terpisah yang dinamakan “Power Pack”. Komponen ini bertindak sebagai pengisi daya berjalan yang mengubah hidrogen menjadi energi listrik, menggerakkan roda kereta, sekaligus mengisi ulang baterai saat melintasi jalur yang tidak memiliki kabel listrik aliran atas.

Hal yang paling luar biasa dari megaproyek ini adalah terciptanya ekosistem energi bersih yang sepenuhnya tertutup (closed-loop). Bahan bakar hidrogen yang digunakan tidak dibeli dari industri kimia, melainkan diproduksi secara mandiri di fasilitas lokal Sardinia dengan memanfaatkan 100 persen pasokan energi dari pembangkit listrik tenaga surya (panel surya). Alhasil, operasional jaringan kereta ini benar-benar menghasilkan emisi nol persen karena satu-satunya zat yang dibuang melalui saluran knalpot kereta hanyalah berupa uap air murni.

Bagi para penumpang setia komuter, kehadiran Class SRHe 113 besutan Stadler ini akan menghadirkan lompatan kenyamanan yang sangat drastis. Penumpang dipastikan tidak akan lagi merasakan getaran mesin yang berat serta raungan bising khas mesin diesel regional yang berisik. Kabin kereta dirancang sangat cerah, dilengkapi pendingin udara canggih dengan pembersih partikel udara, soket pengisi daya ganda (220V dan USB), serta koneksi Wi-Fi gratis.

Untuk memanjakan wisatawan, kereta ini dibekali lantai kabin yang rendah (low-floor) untuk memudahkan aksesibilitas kursi roda serta jendela panorama berukuran raksasa yang menyajikan pemandangan indah pedesaan Italia. Setelah melewati serangkaian uji keselamatan ketat dari Badan Keselamatan Kereta Api Italia (ANSFISA), armada ini dijadwalkan resmi mengangkut penumpang pada tahun 2028 untuk rute Bandara Alghero–Mamuntanas, Sassari–Alghero, dan Sassari–Sorso.

Baden-Württemberg, Negara Bagian di Jerman yang Tolak Teknologi Kereta Hidrogen

Legenda ‘Si Hidung Panjang’ Berakhir: Shinkansen Seri 500 Resmi Pensiun Januari 2027

Era salah satu kereta cepat paling ikonik dan dicintai di dunia akan segera berakhir. West Japan Railway Company (JR West) secara resmi mengumumkan pada Senin (22/6/2026) bahwa armada Shinkansen Seri 500, yang akrab dijuluki oleh para pencinta kereta api sebagai “Si Hidung Panjang” (Long Nose), akan mengakhiri layanan regulernya pada tanggal 13 Januari 2027 mendatang. Pengumuman ini menandai awal dari perpisahan mendalam dengan jet darat yang telah menjadi simbol modernisasi sekaligus mahakarya estetika perkeretaapian Jepang selama hampir tiga dekade.

Dilansir dari laporan The Yomiuri Shimbun pada Selasa (23/6/2026), JR West merinci bahwa setelah resmi ditarik dari jadwal dinasan reguler pada pertengahan Januari tahun depan, Shinkansen Seri 500 tidak akan langsung dihancurkan. Kereta legendaris ini masih akan dioperasikan secara temporer khusus untuk acara-acara seremonial, perjalanan wisata charter, dan festival spesial selama kurang lebih setengah tahun. Seluruh rangkaian Shinkansen Seri 500 baru akan benar-benar dipensiunkan secara total dan diputus dari jalur rel pada bulan Juli 2027. Langkah pensiun ini diambil seiring dengan program peremajaan armada JR West yang mulai beralih ke varian kereta cepat generasi terbaru yang lebih efisien dalam konsumsi energi.

Sejak pertama kali memulai debut operasional komersialnya pada tahun 1997 di jalur Sanyo Shinkansen, Seri 500 langsung mencuri perhatian dunia lewat performa dan desainnya yang revolusioner. Kereta ini memecahkan rekor sebagai Shinkansen pertama yang berhasil menembus kecepatan operasional komersial hingga 300 kilometer per jam—menjadikannya moda transportasi darat tercepat di Jepang pada masanya.

Kecepatan fantastis tersebut berhasil dicapai berkat desain eksteriornya yang sangat aerodinamis mirip jet tempur, lengkap dengan bagian moncong depan sepanjang 15 meter yang dirancang khusus untuk meminimalkan hambatan udara serta meredam efek dentuman keras (sonic boom) saat kereta melesat keluar dari terowongan.

Bagi para pelancong asing dan komuter di Jepang, Shinkansen Seri 500 memberikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan dengan bentuk interior kabinnya yang unik yang melengkung menyerupai tabung pesawat terbang. Meskipun kenyamanan ruang bagasi atasnya sempat sedikit dikorbankan demi mengejar bentuk aerodinamis yang ekstrem, popularitas kereta ini tidak pernah luntur, bahkan sempat menjadi sangat viral secara global ketika JR West menyulapnya menjadi kereta tematik khusus berbalut livery anime legendaris “Evangelion” dan karakter “Hello Kitty”.

Keputusan pensiun total pada Juli 2027 ini menjadikan waktu beberapa bulan ke depan sebagai kesempatan terakhir bagi para wisatawan dunia untuk memesan tiket dan merasakan langsung sensasi melesat bersama sang legenda hidup perkeretaapian Jepang.

Sayonara! Kereta Cepat Shinkansen Hello Kitty Resmi Pensiun Setelah 8 Tahun Mengular