Wargi Bandung, Terbang dari Bandara Kertajati Dijamin Lebih Murah! Ini Daftar Rutenya

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati mulai hari ini Minggu (29/10) lalu, resmi beroperasi penuh melayani penerbangan domestik dan internasional, pasca pengalihan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Baca juga: Mulai 29 Oktober, Bandara Husein Bandung Resmi Digantikan Bandara Kertajati, Ini Rute yang Dilayani

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut terbang dari Kertajati lebih murah dibanding terbang dari bandara lain lantaran adanya diskon landing fee untuk maskapai.

Selain diskon, deretan maskapai, seperti Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan AirAsia juga diminta oleh Pusat untuk memberikan tiket khusus bagi penumpang. Harapannya, itu bisa mendatangkan traffic di Bandara Kertajati. Itu kenapa terbang dari Bandara Kertajati lebih terjangkau dibanding terbang dari bandara lainnya.

Karenanya, Menhub mengajak masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya memanfaatkan momentum tersebut untuk bepergian dari Bandara Kertajati ke rute-rute yang tersedia.

Sejauh ini, ada sebanyak tujuh rute yang dialihkan dari Bandara Husein ke Bandara Kertajati yaitu tujuan Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), Batam (BTH), Denpasar (DPS), Makassar (UPG), Medan (KNO), serta Palembang (PLM). Ketujuh rute tersebut dilayani pesawat jet maskapai Citilink, AirAsia, serta Super Air Jet.

Latar belakang pengalihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati di antaranya adalah untuk meningkatkan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan.

Bandara Kertajati memiliki luas lahan sebesar 1.800 hektar, dengan luas terminal penumpang 121.000 meter persegi dan terminal kargo 90.000 meter persegi, serta panjang runway 3.000 meter x 60 meter. Bandara ini diproyeksikan dapat melayani sebanyak 5,6 s.d.12 juta penumpang pertahun hingga 2024, dan diproyeksikan mencapai 29,3 juta penumpang per tahun pada 2032.

Setelah pengalihan penerbangan dari Bandara Husein ke Bandara Kertajati, setiap harinya ada sebanyak 16 penerbangan dengan kapasitas tempat duduk sebesar 32.760 pax per minggu atau 4.680 pax per hari (datang dan berangkat).

Baca juga: 17 Mei 2023, AirAsia Buka Penerbangan Langsung Kuala Lumpur – Kertajati, 2x Seminggu

“Kita butuh runway yang lebih panjang dari Bandara Husein, supaya pesawat besar seperti Boeing 777 bisa mendarat sehingga penerbangan dari luar negeri baik dari Asia, Eropa, dan negara lainnya, bisa langsung mendarat di Jawa Barat. Maka itu penerbangan kita pindah ke Bandara Kertajati,” ujar Menhub.

“Saya mengharapkan semua stakeholder, baik itu Kementerian/Lembaga, pemerintah Daerah, Dinas Pariwisata, pelaku usaha hotel, travel, serta unsur terkait lainnya, mendukung penuh kegiatan penerbangan di Bandara Kertajati. Karena, dengan semakin baiknya konektivitas diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan potensi wisata yang akan mendorong kesejahteraan masyarakat, serta mempersatukan Indonesia,” tutupnya.

Aksesibilitas dari dan ke Bandara Kertajati semakin mudah dan cepat dengan adanya Tol Cisumdawu. Serta terdapat beragam pilihan moda transportasi massal antara lain Bus Damri, travel, taksi dan mikro bus dari sejumlah titik di kawasan Bandung Raya dan daerah lainnya seperti: Sumedang, Cirebon, Kuningan, Karawang, Majalengka, Tasikmalaya, Indramayu, Cimahi, Purwakarta, Subang, Ciamis, Banjar, serta Pangandaran.

 

Sensasi Kursi Nyaman dalam Penerbangan, Inilah Rekomendasi dari Pilot!

Terbang menjelajahi angkasa dengan pesawat adalah hal biasa bagi para pelancong maupun pebisnis untuk sampai ke suatu negara atau kota yang akan dikunjungi. Tak hanya itu, terbang dengan pesawat Anda sudah tahu resiko apa yang akan terjadi seperti turbulensi, kelelahan dan kram kaki.

Baca juga: Mau Tidur Nyenyak dalam Penerbangan? Ini Dia Tips dari Awak Kabin!

KabarPenumpang.com merangkum dari laman thesun.co.uk, salah seorang pilot pesawat komerisal, Jonny Knowlson membantu memberikan tips untuk memilih kursi yang tepat agar penerbangan terasa nyaman. Berikut ini beberapa tips untuk Anda menikmati penerbangan agar bisa meregangkan kaki dan menghindari hal terburuk dari turbulensi.

1. Masalah mungkin ada di bagian depan
Banyak orang yang menghindari duduk di bagian depan pesawat. Sebab banyak yang berpikir bagian ini tidaklah aman. Namun Jonny mengatakan, sebenarnya bagian depan bukanlah tempat yang buruk untuk menjadi pilihan.

“Bila Anda mencari perjalanan yang mulus, tahukah Anda duduk di dekat sayap di pesawat berbadan besar dengan ketinggian tertentu menguntungkan?” ujar Jonny.

Jonny mengatakan, hal ini menguntungkan karena tempat ini lebih dekat dengan pusat massa pesawat. Menurutnya kekuatan daya angkat, torsi, angin, gravitas, dan lainnya tak terlalu terasa jika berada di bagian ini sehingga penumpang akan merasakan perjalanan yang mulus meski terjadi turbulensi sekalipun.

2. Tidur nyenyak
Dengan penerbangan malam, tidur adalah salah satu kunci untuk menikmati penerbangan. Apalagi jika Anda tidur dengan nyenyak tanpa ada gangguan masalah kaki atau kursi yang di duduki.

“Untuk kursi yang paling tenang dan membuat penumpang tidur adalah yang jauh dari mesin. Jika Anda tidak mendapatkan tempat duduk di depan, maka pilihlah kursi di bagian lorong,” kata Jonny.

Menurutnya, bagian lorong akan lebih sepi meski jauh dari jendela. Sehingga penumpang bisa menikmati tidur yang nyenyak jika berada dalam penerbangan malam atau penerbangan jarak jauh.

3. Meluruskan kaki
Duduk lama di pesawat bisa membuat badan pegal dan kaki terkena penyumbatan pembuluh darah jika tidak sering di luruskan atau digerakkan. Apalagi untuk orang tua, orang yang memiliki tubuh jangkung dan anak-anak perlu banyak bergerak.

“Saya bisa merekomendasikan kepada penumpang agar mendapatkan tempat duduk yang tepat dengan Seat Guru. Dengan Seat Guru, penumpang hanya butuh memasukkan nama maskapai penerbangan yang digunakan, nomor penerbangan dan tanggal bepergian,” kata Jonny.

Dia mengatakan, belum lama ini dirinya bepergian ke Jenewa dengan Airbus A319 dan menggunakan Seat Guru. Jonny mendapatkan hasil saran untuk duduk di baris 10 kursi B, C, D dan E karena memiliki ruang kaki ekstra karena dekat dengan pintu darurat.

Jonny menambahkan, karena duduk dekat pintu darurat, bagi penumpang yang membawa tas tangan harus siap untuk menyimpannya di kompartemen atas. Dia mengatakan, berada di pesawat Dreamliner 787, kursi di baris 30 memiliki tempat kaki yang ekstra.

Baca juga: SeatGuru, Aplikasi ‘Pendeteksi’ Tersedianya WiFi dan Stop Kontak di Dalam Penerbangan

4. Dekat jalan keluar
Jonny mengatakan, bagi penumpang yang ingin keluar dengan cepat setelah mendarat dan pintu pesawat terbuka baiknya pilih duduk dekat jalan keluar. Bagian depan atau belakang pesawat sebelah kiri.

“Dengan tas di kompartemen atas Anda yang duduk di dekat pintu, maka keluar akan lebih cepat tanpa waktu yang lama untuk menunggu seperti di bagian tengah kabin,” tutur Jonny.

Duh, Ada Lakban di Sayap Pesawat, Amankah Penerbangan Anda?

Meski sepertinya jarang terlihat, namun ada beberapa postingan di media sosial yang memperlihatkan adanya lakban (duct tape) padabagian pesawat. Bila melihat ada lakban yang menempel di beberapa bagian pesawat, maka bagi orang awam akan terbesit rasa khawatir, tentu wajar adanya, mengingat lakban identik dengan adanya ‘kerusakan.’ Namun, apakah lakban di pesawat menyiratkan adanya kerusakan?

Baca juga: Bagaimana Sayap Pesawat Dapat Menopang Berat Mesin, Ini Jawabannya!

Selama beberapa tahun terakhir, beberapa postingan di berbagai saluran media sosial menjadi viral tentang pesawat yang diperbaiki dengan lakban oleh teknisi pemeliharaan atau sayap yang permukaannya lebih mirip papan catur karena banyaknya selotip yang dipasang.

Meskipun beberapa orang mungkin mempertanyakan seberapa amannya, dibandingkan lakban biasa, ini adalah lakban/pita kecepatan (speed tape), yang merupakan bahan yang lebih tahan lama. Menurut Advanced Technology Supply (ATS), produsen yang berbasis di Florida, Amerika Serikat, ini adalah “pita perekat yang kuat dan juga dapat berperekat”.

Dikutip dari Simpleflying, jenis lakban ini mampu menahan panas tinggi tanpa mengalami kerusakan. Lakban ini juga sangat tahan lama karena masih dapat bekerja pada suhu minus 65 derajat Fahrenheit [-53 °C] dan jika diterapkan dengan benar dapat menahan angin hingga kecepatan 600 mph (setara 965 km per jam)”

Seperti disebutkan di atas, pita kecepatan juga digunakan di pesawat terbang. Biasanya, material tersebut digunakan untuk melakukan perbaikan kecil atau sementara, sehingga pesawat dapat terbang secara komersial tanpa mengorbankan keselamatan. Beberapa postingan media sosial, termasuk dari maskapai penerbangan dan penumpang yang peduli, telah menarik banyak perhatian.

Misalnya, Kenya Airways membagikan foto Boeing 737-800 yang berangkat dari bandara dengan pita kecepatan terpasang pada penutup kipas mesin CFM International CFM56. Maskapai tersebut mengklarifikasi bahwa pita tersebut “secara profesional dikenal sebagai pita kecepatan tinggi, pita aluminium yang peka terhadap tekanan yang digunakan untuk melakukan perbaikan kecil pada pesawat terbang dan mobil balap.”

Baca juga: Here’s Why! Bahan Bakar Disimpan di Sayap Pesawat, Kamu Harus Tahu 

Kenya Airways menambahkan bahwa “Bahan ini digunakan sebagai bahan perbaikan sementara sampai perbaikan yang lebih permanen dapat dilakukan,” dan mencatat bahwa bahan ini dapat disalahartikan sebagai lakban biasa, namun pita kecepatan diberi nama yang tepat karena mampu menempel pada lakban biasa.

Didampingi Bos Ciputra, Menhub Sebut Headway KRL Line Rangkasbitung Cuma 6 Menit Mulai 2024

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Senin (30/10), meninjau pembangunan perluasan serta pengembangan Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Maja, Banten. Begitu proses pengerjaan rampung pada Agustus 2024, headway atau jarak kedatangan antar kereta di Line Rangkasbitung menjadi hanya enam menit dari saat ini 12-15 menit.

Baca juga: Menjadi Saksi Sejarah Perang Kemerdekaan, Stasiun Rangkasbitung juga Sebagai Tombak Perekonomian

Peningkatan yang dilakukan di kedua stasiun tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi massal kereta api di wilayah Aglomerasi Jabodetabek.

Menurut Menhub, dengan dilakukannya peningkatan Stasiun Rangkasbitung, akan semakin meningkatkan daya tampung stasiun, sehingga akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa kereta api yang jumlahnya semakin meningkat.

“Kereta api adalah satu konsep transportasi massal perkotaan yang menjadi suatu keharusan dan harus terus dikawal pembangunannya. Dalam sehari, sekitar 40.000 sampai 50.000 penumpang dari Banten dan sekitarnya menuju Jakarta. Artinya sekitar 15% penduduk di sekitar sini menggunakan kereta api untuk beraktivitas,” ujarnya usai peninjauan Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Maja melalui udara menggunakan helikopter.

“Pembangunannya sudah dimulai dan kita harapkan dapat diselesaikan pada tahun 2024 mendatang. Ini adalah upaya kami bagaimana konektivitas antara Banten, Jakarta, dan sekitarnya semakin baik. Nantinya waktu tunggu kedatangan kereta (headway) juga akan semakin singkat, yang tadinya 15 menit menjadi 6 menit atau 2,5 kali lebih cepat,” ucapnya.

Lebih lanjut Menhub mengapresiasi pihak-pihak terkait yang turut mendukung upaya meningkatkan layanan transportasi massal khususnya kereta api, baik itu pemerintah daerah maupun pihak swasta para pengembang kawasan. “Usaha dari Pemda dan swasta begitu kompak. Ini penting, bagaimana kita bisa berkolaborasi dengan baik,” tambahnya.

Pembangunan perluasan stasiun Rangkasbitung Tahap I telah dimulai sejak tahun 2022 dan saat ini tengah dilakukan pembangunan Tahap 2 yang ditargetkan selesai pada Agustus 2024.

Sejumlah manfaat dari pembangunan ini diantaranya yaitu: mempermudah aksesibilitas karena adanya integrasi dengan terminal dan tambahan akses masuk stasiun melalui sisi belakang, meningkatkan kapasitas stasiun dari 38.000 penumpang (pnp)/hari menjadi 83.000 pnp/hari, meningkatkan aspek keselamatan dengan menghilangkan passenger crossing dan penutupan perlintasan sebidang, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara itu, di Stasiun Maja dikembangkan Transit Oriented Development (TOD) yang dibangun oleh pengembang kota baru di Maja. Serta menyediakan angkutan pengumpan (feeder) dari kawasan pemukiman menuju stasiun dan sebaliknya.

Baca juga: Jalur Labuan – Rangkasbitung, Dulunya Juga Untuk Angkut Ikan dan Garam

Usai melakukan tinjauan udara, Menhub menghadiri kegiatan di kawasan pemukiman Citra Maja Raya, di Kecamatan Maja, Banten.

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, dan Managing Director Grup Ciputra, Budiarsa Sastrawinata.

Google Maps Hadirkan Fitur Berbasis Kecerdasan Buatan di Layar Ponsel, Apa saja?

Google Maps akan mendapatkan fitur-fitur berbasis kecerdaan buatan (AI) dalam beberapa hari mendatang, yang menggabungkan aset yang biasa ditemukan melalui Street View dan citra satelit untuk membuat navigasi lebih intuitif.

Baca juga: Dear All, Stop Ketergantungan pada Google Maps (GPS)! Hasil Penelitian Ungkap Dampak Buruknya

Dikutip dari cnet.com (26/10/2023), Immersive View for Routes, adalah sebuah fitur yang diumumkan di Google I/O awal tahun ini. Tampilan Immersive memberi Anda representasi visual yang lebih baik tentang rute Anda, dengan bangunan dan dedaunan untuk membantu memvisualisasikan dunia nyata di layar ponsel.

Google mengatakan mereka menggunakan kecerdasan buatan untuk “menggabungkan miliaran Street View dan foto udara sehingga Anda dapat mengetahui seperti apa sebuah restoran atau bangunan terkenal sebelum Anda pergi.” Immersive View akan mulai diluncurkan minggu ini di Amsterdam; Barcelona; Dublin; Florence, Italia; Las Vegas; London; Los Angeles; Miami; New York; Paris; San Fransisco; San Jose, California; Seattle; Tokyo dan Venesia, Italia, di Google Maps berbasis Android dan iOS.

Bersamaan dengan Immersive View, Google juga menyematkan Lens di Maps, sebuah fitur yang membantu mengarahkan Google Maps dengan menggunakan kamera ponsel Anda. Terkadang, Google Maps bisa membuat bingung orientasi seseorang saat keluar dari kereta bawah tanah, karena sinyal GPS mungkin hilang.

Dengan menggunakan kamera ponsel Anda di Maps, Google akan menggunakan AI dan augmented reality untuk membantu memposisikan diri dengan lebih baik. Lens juga akan menampilkan informasi ATM, restoran, kafe, dan titik transit terdekat. Lens akan hadir di 50 kota tambahan, seperti Austin, Texas; Las Vegas; Roma; Sao Paulo dan Taipei, Taiwan.

Fitur lain yang disorot oleh Google mencakup citra yang lebih detail, dengan bangunan yang tampak realistis, detail jalur jalan raya yang lebih baik, terutama saat ada pintu keluar yang rumit, informasi jalur HOV, dan apa yang disebut Google sebagai informasi batas kecepatan bertenaga AI, yang pada akhirnya hanya menampilkan batas kecepatan. di jalan tertentu.

Google Maps akan segera menggunakan AI untuk menyarankan daftar tematik hal-hal yang harus dilakukan dengan menganalisis miliaran foto dalam beberapa minggu mendatang. Misalnya, saat mencari aktivitas yang dapat dilakukan di Tokyo, aplikasi ini dapat mengkategorikan aktivitas seperti pameran anime atau museum.

Baca juga: Mengapa Pesawat Tidak Terlihat di Google Maps Satelit? Ini Jawabannya

Untuk pengemudi kendaraan bertenaga listrik juga akan mendapat manfaat dari fitur baru di Google Maps. Persisnya, Google Maps akan segera menambahkan informasi terperinci tentang lokasi stasiun pengisian daya, seperti kompatibilitas mobil dan terakhir kali pengisi daya benar-benar digunakan, yang menunjukkan apakah stekernya berfungsi.

Catat, QR Code Tiket Kereta Cepat Whoosh Tidak Bisa Digunakan Lagi Jika Penumpang Mencetak Tiket Fisik

Untuk mempercepat alur penumpang di area gate, KCIC terus melakukan sejumlah sosialisasi salah satu nya terkait aturan penggunaan tiket fisik dan QR Code. Bagi penumpang yang telah membeli tiket Kereta Cepat Whoosh melalui aplikasi dan website akan mendapatkan QR Code Tiket yang dapat digunakan untuk membuka gate dan melanjutkan perjalanan menuju peron.

Baca juga: Naik Kereta Cepat Whoosh Gratis Tiket Masuk Destinasi Wisata di Bandung, Ini Daftarnya: Belaku Sampai Oktober 2024

Dengan demikian Penumpang yang sudah memiliki QR Code Tiket tidak perlu lagi mengantre di mesin Tiket untuk mencetak tiket fisik. Penumpang dapat langsung naik ke area ruang tunggu dan melakukan boarding sesuai waktu yang ditentukan.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, bagi penumpang yang tetap membutuhkan tiket fisik, pencetakan dapat dilakukan melalui ticket Vending Machine di stasiun. Namun ada hal yang harus diperhatikan, jika penumpang sudah mencetak tiket fisik, maka QR Code tiket yang dimiliki secara otomatis tidak dapat digunakan kembali karena secara sistem sudah tidak dapat dibaca, sehingga untuk melalui gate penumpang harus menggunakan tiket fisik yang sudah dicetak.

Adapun pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh secara online dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh Kereta Cepat, Access by KAI, Livin by Mandiri, dan web ticket.kcic.co.id. Setelah menyelesaikan transaksi, QR Code Tiket tersebut dapat dilihat pada email maupun menu tiket pada aplikasi Whoosh.

“Dengan menggunakan QR Code Tiket, penumpang tidak perlu lagi khawatir kehilangan tiket fisik yang dibutuhkan untuk gate in dan gate out di stasiun atau terburu-buru untuk hadir di stasiun untuk melakukan pencetakan tiket. Cukup scan QR Code Tiket pada gate, dan gate akan langsung terbuka dalam hitungan detik,” ujarnya.

Penumpang dapat melakukan boarding paling cepat waktu 30 menit hingga 5 menit sebelum jadwal keberangkatan. Jika sudah diizinkan, penumpang dapat langsung mengantre untuk melakukan gate in dengan mengarahkan QR Code Tiket pada mesin pemindai yang terpasang di gate.

Hal hal yang harus diperhatikan saat melakukan scan QR Code tiket adalah:
1. Pastikan tiket yang akan discan sesuai dengan jadwal boarding Kereta Cepat Whoosh
2. Pastikan penumpang melakukan scan tiket sesuai dengan nama yang tertera pada tiket
3. Pastikan kecerahan pada layar ponsel jangan sampai terlalu gelap
4. Pastikan seluruh area QR Code terlihat dengan jelas saat melakukan scan
5. Pastikan sinyal handphone dalam keadaan baik saat akan melakukan scan QR Code Tiket.

Sementara untuk penggunaan tiket fisik, penumpang cukup memasukkan tiketnya ke dalam slot di gate saat lampu berwarna hijau. Jika sesuai maka tiket akan keluar dari slot yang berbeda, setelah penumpang mengambil kembali tiket maka gate akan otomatis terbuka.

“KCIC mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang selama ini telah memilih kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi untuk menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung ataupun sebaliknya,” tutup Dwiyana.

Baca juga: Awas Ditinggal, KCIC Imbau Penumpang Kereta Cepat Whoosh Datang 30 Menit Sebelum Jadwal Keberangkatan

Berdasarkan data per 30 Oktober, terdapat sekitar 132 ribu tiket kereta cepat Whoosh yang terjual untuk perjalanan 17 Oktober s.d 4 November 2023. Dari jumlah tersebut ada sekitar 116 ribu penumpang yang telah berangkat pada 17 s.d 30 Oktober 2023. Rata-rata okupansi penumpang pada setiap rangkaian yang beroperasi mencapai 85 s.d 99% untuk setiap perjalanan, dengan angka penumpang tertinggi mencapai sekitar 14.200 per hari.

Adapun peningkatan jumlah penumpang tersebut juga diikuti dengan peningkatan jumlah perjalanan Kereta Cepat secara bertahap dari 8 perjalanan per hari dimasa Whoosh Experience Program, menjadi 14 s.d 25 perjalanan pada 18 s.d 31 Oktober, dan menjadi 28 perjalanan per hari mulai 1 November 2023.

Trem di Dubai Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Monitor Keselamatan Penumpang

Keselamatan dalam moda transportasi menjadi prioritas nomer satu, terutama di negara-negara maju. Seperti salah satunya dilakukan oleh otoritas transportasi dari negeri kaya minyak, Uni Emirat Arab. Meski masih mengandalkan trem dengan operator (masinis), namun trem di Dubai mendapatkan pantauan aspek keselamatan lewat teknologi kecerdasan buatan.

Baca juga: Hyundai Rotem Pamerkan Trem Next Generation Bertenaga Hidrogen di Busan

Dikutip dari thenationalnews.com, masinis trem di Dubai dipantau oleh kecerdasan buatan dalam keselamatan berkendara. “Sistem ini dapat membantu mengurangi insiden yang disebabkan oleh kesalahan manusia,” kata otoritas transportasi Dubai

Otoritas Jalan dan Transportasi – Roads and Transport Authority (RTA) mengatakan data yang dikumpulkan dari beragam sensor dapat digunakan untuk mengurangi kecelakaan, mencegah pola mengemudi yang tidak aman, menunjukkan titik rawan insiden dan meningkatkan keselamatan penumpang.

Sistem ini mencakup perangkat pintar dan ban lengan (armband) yang melacak detak jantung pengemudi, pola bicara, dan waktu reaksi untuk menilai gaya mengemudi, pola tidak aman, dan gerak tubuh berdasarkan profil. Data yang dikumpulkan kemudian “diproses baik dari insiden maupun operasi rutin untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang individu”.

“Jaringan transportasi dan asetnya dikenal luas sebagai infrastruktur penting yang memerlukan perhatian terhadap detail dan perlindungan khusus,” kata Hassan Al Mutawa, direktur operasi kereta api di RTA.

Ini adalah uji coba fase ketiga menggunakan model pembelajaran mendalam yang dikembangkan oleh perusahaan Spanyol Own Experiences, yang memiliki kantor penelitian dan pengembangan di UEA yang disebut “Virtue”.

Tiga tahun lalu, RTA memperkenalkan perangkat lunak pengenalan wajah untuk memantau tingkat stres dan tanda-tanda kelelahan di kalangan pengemudi. RTA mengatakan jika pengemudi menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau kurang konsentrasi, peringatan akan dikirim dari ruang kendali utama melalui serangkaian suara dan getaran kursi.

Baca juga: Railbus Batara Kresna, Wahana Unik yang Melaju di Rel Bekas Trem

Trem Dubai, yang membentang di sepanjang Jalan Al Sufouh dan Jalan Pantai Jumeirah, dibuka pada tahun 2014 dan dioperasikan oleh Keolis MHI. Jaringan ini terhubung ke Metro Dubai dan monorel Palm Jumeirah.

Singapore Airlines Terima Unit Ke-1.000 Boeing 787 Dreamliner

Sejak terbang perdana pada 15 Desember 2009, sampai saat ini sudah 1.000 unit Boeing 787 Dreamliner berhasil diproduksi. Dan unit ke-1.000 Dreamliner belum lama ini diserahkan pada maskapai Singapore Airlines, sekaligus menjadi unit kedelapan Boeing 787 yang dioperasikan maskapai asal Negeri Pulau tersebut.

Baca juga: Byee Airbus, Arab Saudi Pesan 121 Pesawat Boeing 787 Dreamliner untuk Saudia dan Riyadh Air

Dikutip dari SimpleFlying.com, pada 29 Oktober 2023, menjadi hari besar bagi Singapore Airlines dan Boeing, yakni satu unit Boeing 787-10 (unit ke-1.000 unit) diterbangkan dari Charleston ke Singapura melalui Nagoya, Jepang. Pesawat tersebut diidentifikasi dengan nomer registrasi 9V-SCP dan nomer seri pabrik 60266.

Menurut Aviation Flights, pesawat ini bukanlah pesawat baru, meskipun Singapore Airlines adalah operator pertamanya. Pasalnya, pesawat tersebut melakukan penerbangan pertamanya pada April 2020. Dengan demikian, saat pesawat itu diserahkan kepada Singapore Airlines, usia pesawat tersebut sudah kurang lebih tiga setengah tahun.

Boeing 787-10 milik Singapore Airlines. Sumber: FlightGlobal

Uji terbang kedua dilakukan pada Juli 2021 sebelum 787-10 diterbangkan ke Kelly Field di San Antonio, Texas untuk penyimpanan jangka panjang pada Agustus 2021.

Pesawat tersebut akan keluar dari penyimpanan pada Februari 2023 dan melakukan empat penerbangan uji lagi sebelum dikirim pada Oktober 2023 melintasi Samudra Pasifik. Sebelum pengirimannya, Aviation Flights melaporkan bahwa pesawat tersebut telah menjalani uji terbang selama 15 jam 15 menit.

Mengenai pengiriman ke Singapore Airlines, pesawat berangkat dari fasilitas Boeing di Charleston (CHS) pada 28 Oktober pukul 13:50.

Dengan nomor jalur 1000, 9V-SCP jelas merupakan Dreamliner ke-1000 yang dibuat. Di luar kode registrasi, pengamat pesawat dan penumpang SIA akan dapat mengenali pesawat khusus ini karena terdapat stiker khusus “1000th 787 Dreamliner” di antara jendela kokpit dan pintu pertama. Hitungan tersebut mencakup semua varian Dreamliner, termasuk -8 dan -9.

Ini merupakan tonggak sejarah besar bagi Boeing, produsen pesawat yang telah meraih kesuksesan besar di seluruh dunia dengan pesawat berbadan lebar generasi berikutnya. Dreamliner pertama diselesaikan pada tahun 2007 sebagai 787-8 dengan launch customer All Nippon Airways (ANA).

Boeing 787 disebut “Dreamliner” karena nama tersebut dipilih dalam kontes yang melibatkan staf Boeing, pemasok, dan mitra yang terlibat dalam pengembangan pesawat ini, serta masyarakat umum. Nama “Dreamliner” dipilih sebagai simbol untuk menggambarkan visi Boeing tentang masa depan penerbangan komersial yang lebih baik dan lebih inovatif.

Nama “Dreamliner” mencerminkan tujuan Boeing untuk menciptakan pesawat yang memberikan pengalaman penerbangan yang nyaman, efisien, dan canggih. Pesawat ini dirancang untuk memberikan perubahan signifikan dalam hal kinerja bahan bakar, jarak terbang, kenyamanan penumpang, dan pengoperasian bagi maskapai penerbangan.

Baca juga: Boeing 787 Terbaru El Al Dikirim Menggunakan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Selain itu, nama “Dreamliner” juga mencerminkan harapan dan mimpi perjalanan penumpang di seluruh dunia untuk menjelajahi destinasi baru dan pengalaman penerbangan yang mempesona. Nama ini menggambarkan visi Boeing dalam menciptakan pesawat yang akan menjadikan impian penerbangan menjadi kenyataan.

Naik Kereta Cepat Whoosh Gratis Tiket Masuk Destinasi Wisata di Bandung, Ini Daftarnya: Belaku Sampai Oktober 2024

Selain cepat, penumpang Kereta Cepat Whoosh juga mendapatkan keuntungan lain berupa gratis tiket masuk sejumlah destinasi wisata di Kota Bandung. Menariknya, promo tersebut berlaku sampai Oktober tahun 2024. Selain itu, tiket berlaku sampai dengan H+15 setelah keberangkatan perjalanan Kereta Cepat Whoosh. Artinya, kurang dari H-15, tiket bisa digunakan untuk mendapatkan free entry sejumlah destinasi wisata.

Baca juga: Awas Ditinggal, KCIC Imbau Penumpang Kereta Cepat Whoosh Datang 30 Menit Sebelum Jadwal Keberangkatan

Seiring tingginya minat masyarakat, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah perjalanan reguler Kereta Cepat Whoosh dari sebelumnya 14 perjalanan per hari di bulan Oktober, menjadi 28 perjalanan per hari di bulan November. Adapun jumlah tempat duduk yang disediakan meningkat dari 8.414 tempat duduk menjadi 16.828 tempat duduk per hari.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, antusiasme masyarakat yang tinggi akan layanan Kereta Cepat Whoosh terlihat dari tingginya jumlah penjualan tiket. Tercatat jumlah tiket yang telah terjual, termasuk pemesanan, sejak dibuka pada 17 Oktober hingga 1 November 2023 telah mencapai 124 ribu tiket.

Sementara total penumpang Kereta Cepat Whoosh yang telah dilayani hingga 27 Oktober adalah sebanyak 87 ribu penumpang dengan tingkat okupansi mencapai 90 persen dan jumlah penumpang yang sudah mencapai 13 ribu penumpang dalam satu hari.

Guna meningkatkan jumlah penumpang dan menggenjot pariwisata daerah, KCIC juga telah memberikan sejumlah promo gratis masuk ke destinasi wisata di Bandung dengan menggunakan tiket Kereta Cepat Whoosh.

Promo gratis tiket masuk bagi penumpang Kereta Cepat Whoosh antara lain ke destinasi wisata Dusun Bambu, Farmhouse, Floating Market Lembang, dan The Great Asia Africa.

Lebih lanjut, Dwiyana menjelaskan, kehadiran promo dengan destinasi wisata di Bandung ini mendapat respons baik dari penumpang. Hal itu terbukti dengan banyaknya penumpang yang telah memanfaatkan promo yang disediakan untuk mengunjungi destinasi wisata populer di wilayah Bandung Raya.

“Sejak Whoosh beroperasi dan promo destinasi wisata dibuka, tercatat jumlah penumpang yang memanfaatkan promo tersebut sudah mencapai lebih dari 2.500 penumpang,” terangnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan promo ini, cukup tunjukkan tiket Kereta Cepat Whoosh-nya baik berupa fisik maupun QR Code ke petugas di destinasi wisata yang telah bekerjasama dengan KCIC. 1 tiket hanya berlaku untuk 1 orang dan bisa digunakan ke seluruh destinasi yang tertera. Tiket berlaku sampai dengan H+15 setelah keberangkatan perjalanan Kereta Cepat Whoosh.

Promo berlaku hingga Oktober 2024. Informasi lebih lanjut terkait promo ini, masyarakat dapat menghubungi customer service KCIC di Stasiun, email ke cs@kcic.co.id, telepon ke 121, website kcic.co.id, dan sosial media KCIC di Kereta Cepat ID.

Baca juga: Begini Cara Refund atau Pembatalan Tiket Kereta Cepat Whoosh, Paling Lambat H-2 Jam Keberangkatan

Dwiyana menyebutkan, kerja sama dengan destinasi wisata ini secara tidak langsung meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Bandung dan sekitarnya. Hal ini menjadi salah satu bukti jika kehadiran Kereta Cepat Whoosh bukan hanya membantu mobilitas masyarakat namun juga memberikan dampak pergerakan ekonomi dan wisata.

Selain pebisnis dan pelajar, wisatawan juga menjadi salah satu target pasar dari Kereta Cepat Whoosh. Banyak penumpang yang memang berwisata ke Bandung di hari yang sama dengan menggunakan kereta paling pagi dari Halim, dan pulang kereta malam dari arah Padalarang maupun Tegalluar.

Isuzu Tampilkan “Erga EV” – Bus Listrik Pertama dengan Lantai Datar

Isuzu baru saja memperkenalkan bus Erga EV, yang diklaim sebagai bus lantai datar (low deck) bertenaga baterai pertama di dunia. Mobil ini diluncurkan pada Japan Mobility Show pertama (sebelumnya dikenal sebagai Tokyo Motor Show) pada tanggal 25 Oktober 2023. Sementara bus Erga EV dijadwalkan untuk diluncurkan di Jepang pada tahun 2024.

Baca juga: London Mulai Gunakan Bus Listrik dengan Pantograf, Isi Ulang Baterai Hanya 10 Menit

Dikutip dari cleantechnica.com, Erga EV ditenagai oleh baterai lithium-ion berkapasitas tinggi yang mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dengan sekali pengisian daya. Erga EV memiliki kapasitas hingga 90 penumpang dan dilengkapi dengan beragam fitur untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, antara lain sistem pengereman darurat otomatis -automatic emergency braking system (AEBS), sistem peringatan keberangkatan jalur, sistem pemantauan titik buta yang unik, dan kontrol jelajah adaptif. Bahkan bus ini dibekali port pengisian daya USB untuk penumpang yang duduk.

Bus berlantai datar dan rendah dengan tata letak yang fleksibel memungkinkan penghapusan langkah-langkah di bagian belakang bus, sehingga menciptakan interior yang sangat lebar dan sangat mudah diakses.

Desain “non-step” ini memungkinkan penumpang untuk naik dan turun bus dengan mudah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Selain itu, semua kursi diratakan sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian bus yang memiliki tangga (misalnya, kursi paling belakang atau kursi yang berada di atas spatbor), sehingga pergerakan di dalam bus benar-benar bebas hambatan.

Penggerak roda belakang pada bus ini menggunakan motor sinkron magnet permanen – permanent magnet synchronous motor (PMSM). Motor ini sangat efisien ini memiliki kepadatan daya yang tinggi, memungkinkan akselerasi dan deselerasi lebih mulus, serta tingkat getaran dan kebisingan yang lebih rendah.

Baca juga: Kempower Jadi Solusi Pengisian Daya di Bus Listrik Swedia

Selain upaya pengembangan kendaraan listriknya sendiri, Isuzu juga bermitra dengan perusahaan lain untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Misalnya, pada tahun 2022, Isuzu mengumumkan kemitraan dengan pemerintah Jepang untuk mengembangkan dan menerapkan bus berbahan bakar hidrogen.