Kuda Lepas dari Kandang, Boeing 747 Terpaksa Return to Base Setelah Buang Bahan Bakar di Udara

Sebuah pesawat kargo Boeing 747 milik maskapai Air Atlanta Icelandic yang berangkat dari Bandara Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) dengan tujuan Belgia, dilaporkan terpaksa kembali ke bandara asal (return to base) setelah seekor kuda terlepas dari kandangnya. Berdasarkan klip audio yang diperoleh You Can See ATC melalui Live ATC, kuda tersebut lepas dari kandangnya setelah pesawat 30 menit lepas landas.

Baca juga: Konversi dari Pesawat Penumpang ke Pesawat Kargo, Inilah Delapan Tahap yang Harus Dilalui

Boeing 747 tersebut baru saja berada di ketinggian 31.000 kaki ketika pilot memberi tahu pengatur lalu lintas udara bahwa seekor kuda telah melarikan diri dari kandangnya dan mereka harus kembali ke JFK pada hari Kamis lalu.

Dalam audio pengatur lalu lintas udara, seorang pilot terdengar berkata, “Kami adalah pesawat kargo dengan hewan hidup, seekor kuda, di dalamnya. Kuda itu berhasil melarikan diri dari kandangnya. Tidak ada masalah dengan terbang, tapi kami harus kembali ke New York karena kami tidak dapat mengamankan kembali kudanya.”

Penerbangan tersebut terpaksa memutar balik di lepas pantai Boston dan membuang sekitar 20 ton bahan bakar ke Samudera Atlantik, “10 mil sebelah barat Martha’s Vinyard,” karena beratnya penerbangan tersebut, menurut audio.

Di tengah pembuangan bahan bakar, pilot meminta dokter hewan untuk hadir di JFK saat pesawat tiba. Masih belum jelas bagaimana kuda tersebut berhasil melarikan diri tetapi kuda tersebut tetap tidak terkendali hingga pesawat mendarat di JFK.

Baca juga: Kenapa Pesawat MD-11 Laris Dipakai Penerbangan Kargo tapi Tidak Penerbangan Penumpang 

Menurut FlightRadar24.com, penerbangan tersebut dapat lepas landas beberapa saat kemudian dan berhasil tiba di Bandara Liege di Belgia pada Jumat pagi.

Jelang Konser Coldplay, Jumlah Penumpang yang Datang di Stasiun Gambir Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat terjadi peningkatan volume penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, menjelang diselenggarakannya konser grup band Coldplay di Jakarta pada Rabu (15/11). Pada periode tgl. 14 – 15 November 2023 terdapat 15.687 penumpang KA Jarak Jauh yang tiba di Stasiun Gambir, meningkat 30 persen dibanding periode pekan lalu tgl. 7 – 8 November 2023 sebanyak 12.033 penumpang.

Baca juga: Coldplay ke Jakarta Kampanyekan ‘Sustainable Aviation Fuel’

“Kami berkomitmen untuk terus melayani pelanggan yang menggunakan kereta api untuk berbagai keperluan, salah satunya untuk menyaksikan konser Coldplay tersebut. Diharapkan masyarakat terus menggunakan kereta api sebagai transportasi massal yang aman, nyaman, dan bebas macet serta tepat waktu,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Pengunjung konser tersebut juga dapat menggunakan commuter line untuk menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (tempat berlangsungnya konser). Setidaknya ada 3 stasiun commuter line terdekat, yakni Stasiun Palmerah, Stasiun Karet, dan Stasiun Sudirman.

Sementara itu, per Rabu (15/11), KAI mencatat bahwa tiket kereta api untuk periode libur Natal dan Tahun Baru masih tersedia. Sebanyak 232.574 tiket kereta api yang sudah terjual, dari 1.182.968 tiket yang disediakan untuk periode 21 s.d 30 Desember 2023. Adapun KAI menetapkan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung pada 21 Desember 2023 s.d 7 Januari 2024.

Baca juga: Jejak Sejarah Yang Terlupakan, Stasiun Gambir Dulunya Adalah Tanah Rawa

“Jumlah tersebut masih akan terus bertambah karena penjualan masih berlangsung. Masyarakat dapat segera memesan tiket karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” kata Joni.

KA-KA yang menjadi favorit untuk Angkutan Nataru sejauh ini di antaranya KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari pp, KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi pp, KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar pp, KA Serayu relasi Pasarsenen – Purwokerto pp, dan lainnya.

“Labirin Shinjuku” – Stasiun Kereta Bawah Tanah Tokyo dengan Banyak Koridor yang Membingungkan

Setelah sebelumnya kami ulas tentang game indie “The Exit 8” dengan latar labirin yang membingungkan di stasiun bawah tanah Tokyo, maka pada artikel ini kami bahas tentang latar stasiun dalam game tersebut, yang dikatakan tak hanya membingungkan, tapi juga menakutkan. Yang dimaksud adalah Stasiun Shinjuku yang terletak di distrik Shinjuku, yang merupakan salah satu distrik utama di Tokyo.

Baca juga: “The Exit 8” – Game Indie yang Bikin Kamu Ketakutan di Stasiun Bawah Tanah Tokyo

Dari beberapa literasi, Stasiun Shinjuku terkenal karena memiliki tata letak dan desain yang rumit sehingga dijuluki sebagai “Labirin Shinjuku”. Keberlanjutan arsitektur dan struktur stasiun yang besar dapat menciptakan pengalaman yang rumit bagi orang yang tidak terbiasa. Stasiun ini adalah salah satu stasiun tersibuk di dunia, melayani jumlah penumpang yang sangat besar setiap harinya.

Ciri khas Stasiun Shinjuku memiliki banyak pintu keluar, pintu masuk, dan koridor yang menghubungkan berbagai bagian stasiun. Bangunan ini terdiri dari beberapa bangunan dan sejumlah besar platform kereta api. Selain itu, Stasiun Shinjuku dianggap sebagai stasiun terbesar di dunia dalam hal jumlah penumpang harian dan jumlah platform kereta api.

Stasiun ini melayani beberapa jalur kereta api dan operator, sehingga penumpang memiliki banyak pilihan untuk berpindah dari satu kereta ke kereta lainnya. Banyaknya rute dan pilihan dapat membuatnya terlihat seperti labirin bagi orang yang belum pernah menggunakannya sebelumnya.

Selain kereta api, Stasiun Shinjuku juga memiliki stasiun bus, terminal taksi, dan area pejalan kaki yang sibuk. Semua ini menciptakan lingkungan transportasi yang sangat padat dan kompleks. Meskipun kompleks, stasiun ini sebenarnya telah dilengkapi dengan petunjuk yang baik, tanda-tanda, dan peta untuk membantu penumpang menavigasi dengan lebih mudah.

Dari sejarahnya, Stasiun Shinjuku dibuka pada tahun 1885 sebagai bagian dari Jalur Kereta Api Shinagawa yang dioperasikan oleh Nippon Railway (Nippon Tetsudo). Pada awalnya, stasiun ini memiliki dua jalur kereta.

Selama abad ke-20, stasiun mengalami pengembangan dan perluasan secara bertahap. Pada tahun 1925, Stasiun Shinjuku menjadi simpul transportasi yang signifikan dengan terhubungnya Jalur Odakyu dan Jalur Keio. Ini memungkinkan penumpang untuk beralih antar jalur dan mendukung pertumbuhan wilayah sekitarnya.

Selama Perang Dunia II, stasiun ini mengalami kerusakan yang signifikan akibat serangan udara, namun, setelah perang, dilakukan upaya besar-besaran untuk merekonstruksi dan memperbarui stasiun.

Baca juga: Hotel Kapsul di Shinjuku Hadirkan Fitur Sleep Report, Pantau Kualitas Tidur Lewat Suara Dengkuran

Pada tahun 1968, gedung terminal baru dibuka, dan stasiun ini terus melayani peningkatan jumlah penumpang dan aktivitas komersial. Pada tahun 1987, JR East menggabungkan operasinya dengan Japan National Railways, dan Stasiun Shinjuku menjadi bagian dari JR East. Pengembangan lahan di sekitar stasiun juga menjadi semakin penting, dengan munculnya pencakar langit, pusat perbelanjaan, hotel, dan pusat bisnis.

Hyundai Rotem Luncurkan KTCS-2, Sistem Keamanan Jaringan Kereta dari Korsel dengan Standar Eropa

Hyundai Rotem, manufaktur kereta asal Korea Selatan yang memasok rangkaian LRT Jakarta, belum lama ini merilis inovasi baru yang terkait dengan sistem keamanan kereta api KTCS-2 di sepanjang jalur Jeolla. Sistem KTCS-2 merupakan perangkat pelindung kereta otomatis yang memenuhi spesifikasi sistem kontrol kereta Eropa.

Baca juga: Hyundai Rotem Pamerkan Trem Next Generation Bertenaga Hidrogen di Busan

Dikutip railway-technology.com (14/11/2023), Hyundai Rotem mengumumkan peluncuran sistem keselamatan KTCS-2 di sepanjang jalur Jeolla yang membentang 180 km dan diklaim meningkatkan kapasitas jalur sebesar 20 persen. Ini akan menjadi pertama kalinya jalur KTCS-2 memasuki komersialisasi dan akan melakukan perjalanan antara Iksan, provinsi Jeolla di utara Korea dan Yeosu, kota pelabuhan di Laut Cina Timur Korea Selatan.

Sistem sinyal kereta api, yang dapat dioperasikan dengan ETCS (European Train Control System), menjamin keselamatan di seluruh pengoperasian kereta api. Ia bekerja dengan menjalankan kontrol kecepatan dan sakelar jalur untuk mencegah tabrakan kereta dan insiden penggelinciran.

Menurut pabrikannya, sistem KTCS-2 dapat beroperasi di berbagai lini dan akan berfungsi pada standar yang sama dengan ETCS level 1 dan level 2.

Baca juga: Hyundai Rotem Luncurkan EMU-320, Kereta Berkecepatan Tinggi Tercepat di Korea Selatan

Hyundai Rotem membuat pernyataan di Rail Log Korea 2023, menekankan masa depan yang menjanjikan untuk sistem Korea: “Sistem KTCS-2 dapat digunakan di seluruh jalur domestik serta jalur di Eropa dan wilayah lain karena memenuhi level 1 dan level 2 spesifikasi standar untuk Sistem Pengendalian Kereta Api Eropa, sehingga menawarkan masa depan yang menjanjikan dalam hal ekspor sebagai teknologi yang membantu pengoperasian dan pengelolaan kereta api yang aman.”

“The Exit 8” – Game Indie yang Bikin Kamu Ketakutan di Stasiun Bawah Tanah Tokyo

Sebuah game indie yang berjudul “The Exit 8” akan segera diluncurkan, namun ada yang unik dari game ini, dengan later stasiun bawah tanah di Jepang, The Exit 8 disebut-sebut akan membuat Anda takut untuk memasuki stasiun kereta bawah tanah di Tokyo.

Baca juga: Stasiun Tsutsuishi, Stasiun Bawah Tanah yang Menyerupai Sebuah Bangker

Siapapun yang pernah tersesat di labirin stasiun Tokyo pasti akan merasakan sensasi petualangan dan horor ketika memainkan game role-playing ini. Dikutip dari Soranews24.com, yang menjadi latar pada game ini adalah Stasiun Shinjuku, Stasiun Shibuya, dan Stasiun Ikebukuro. Stasiun tersebut banyak dikatakan sulit dijelajahi, bahwa oleh penduduk asli Tokyo sekalipun, terutama bagi mereka yang jarang mengunjungi stasiun bawah tanah.

Seperti Stasiun Shinjuku, yang merupakan stasiun tersibuk di dunia oleh penumpang harian, memiliki lorong-lorong labirin dan deretan pintu keluar yang memusingkan. Tidak mengherankan jika stasiun ini disebut-sebut sebagai denah lantai bawah tanah untuk permainan.

The Exit 8 dijadwalkan akan dirilis sekitar bulan ini melalui Steam, game ini diatur untuk memungkinkan Anda mensimulasikan pengalaman berjalan melalui salah satu lorong yang ramai, tetapi dengan twist yang dikembangkan oleh Kotake Create.

Pada game ini Anda diperingatkan untuk mewaspadai segala anomali yang terlihat saat berjalan. Jika Anda melihat sesuatu yang tampak tidak beres, Anda harus segera berbalik. Saat ini tidak banyak yang diketahui tentang apa yang terjadi jika Anda tidak melakukannya, tetapi berdasarkan trailer di atas, Anda dapat bertaruh bahwa karakter Anda berada dalam keadaan yang paling kasar dan kebangkitan yang paling buruk dan mengerikan.

Tentu saja, aspek yang paling meresahkan dari game ini adalah kurangnya orang di tempat yang seharusnya ramai dengan mereka. Akibatnya, beberapa pengguna internet membandingkan kekosongan menakutkan yang terlihat di trailer dengan estetika ruang liminal di internet.

Baca juga: Ada Iklan Tak Lazim di Stasiun Bawah Tanah Tokyo, Ditujukan untuk Pelajar yang Akan Ujian

Bahkan tanpa banyak orang yang menavigasi jalan permainannya, satu hal yang pasti adalah grafisnya spektakuler, terutama dalam penggambaran cahaya yang sangat realistis. Faktanya, sulit untuk mengidentifikasi apakah tangkapan layar tersebut berasal dari game atau foto sebenarnya dari stasiun kereta bawah tanah yang sebenarnya.

Tiket Penumpang “Dibobol” Oknum Railfans, KAI Bilang Begini

Viral di media sosial seorang penumpang mengaku tiketnya diubah oleh oknum railfans yang memiliki akses ke sistem pembatalan tiket dan kode booking. Saat hendak boarding, tiket KA Harina tujuan Bandung-Surabaya Turi tersebut diketahui sudah dibatalkan tanpa sepengetahuan pemiliknya. KAI pun buka suara atas kejadian ini.

Baca juga: Inggris Terapkan Harga Tiket Kereta Berbasis “Demand” Layaknya Maskapai Penerbangan 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan, berdasarkan beberapa informasi yang didapat, disinyalir pemilik tiket tersebut telah membagikan kode booking-nya di salah satu grup percakapan, sehingga disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, tiket tersebut bukan dibatalkan, tetapi di-reschedule (diubah jadwal perjalanannya). Tiket tersebut awalnya, tercatat KA Harina relasi Bandung – Surabaya Pasar Turi dengan keberangkatan pada tanggal 13 November 2023. Kemudian dilakukan reschedule oleh orang yang tidak bertanggung jawab menjadi KA Ciremai relasi Cimahi – Semarang Tawang Bank Jateng dengan keberangkatan pada tanggal 14 November 2023. Sehingga pemilik tiket tersebut ditolak di gate boarding, karena tanggal dan KA di tiketnya tidak sesuai.

“Kami mengimbau kode booking tiket kereta api yang didapat setelah proses pembayaran, agar tidak dibagikan kepada orang lain secara sembarangan. Sebab kode booking merupakan suatu privasi yang sangat vital untuk digunakan saat proses boarding, apabila akan melakukan pembatalan, ataupun perubahan jadwal,” tegas Joni.

Joni melanjutkan, jika kode booking tersebut diketahui oleh orang lain, maka dapat berpotensi disalahgunakan seperti pada unggahan yang viral di media sosial tersebut.
KAI menyayangkan atas tindakan ini, sehingga merugikan pemilik kode booking yang seharusnya berangkat menggunakan KA Harina dari Bandung menuju Semarang Tawang Bank Jateng.

KAI menegaskan bahwa ketentuan dalam melakukan pembatalan ataupun perubahan jadwal sudah memperhatikan dengan tingkat keamanan dan kemudahan pelanggan. Saat ini, pihak KAI terus menyediliki terduga pelaku yang tertangkap CCTV sebagai orang mengakses proses kode booking di Loket Box Stasiun Cimahi.

Adapun tahapan dari proses perubahan jadwal tiket kereta api di Loket Box sebagai berikut:
1. Pilih tombol Ubah Jadwal perjalanan tiket KA.
2. Masukkan kode booking yang akan diubah jadwal.
3. Masukkan relasi baru.
4. Pilih tanggal keberangkatan baru.

Sedangkan tahapan proses pembatalan tiket kereta api di Loket Box sebagai berikut:
1. Pilih tombol Pembatalan tiket KA.
2. Masukkan kode booking dan nomor ID penumpang.
3. Pilih nama penumpang yang akan dibatalkan.
4. Isi data pengembalian dana.
5. Metode refund dilakukan secara transfer.

Sementara itu, per Selasa (14/11), KAI mencatat bahwa tiket kereta api untuk periode libur Natal dan Tahun Baru masih tersedia. Sebanyak 185.723 tiket kereta api jarak jauh atau 17 persen dari tiket yang disediakan telah terjual untuk periode 21 s.d 29 Desember 2023. Adapun KAI menetapkan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung pada 21 Desember 2023 s.d 7 Januari 2024.

Baca juga: Ada Promo Tiket-Gelaran Piala Dunia U-17, Penumpang KA Jarak Jauh KAI Meningkat

“Jumlah tersebut masih akan terus bertambah karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” kata Joni.

Tanggal yang menjadi favorit pemesanan adalah untuk keberangkatan tanggal 22 Desember dengan jumlah tiket yang sudah terjual sebanyak 38.401 tiket. Adapun KA-KA yang menjadi favorit untuk Angkutan Nataru sejauh ini di antaranya KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi pp, KA Jayabaya relasi Pasarsenen – Malang pp, KA Serayu relasi Pasarsenen – Purwokerto pp, KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar pp, dan lainnya.

Pesan 30 Unit Tambahan, Airbaltic Jadi Operator Airbus A220 Terbesar di Eropa

Airbaltic dari Latvia akan menjadi pelanggan A220 terbesar di Eropa setelah mengkonfirmasi pesanan tambahan untuk tambahan 30 A220-300. Pesanan baru ini akan membawa total pesanan ke 80 unit A220 untuk Airbaltic.

Baca juga: A220 – Generasi Narrow Body Terbaru Airbus Mendarat di Jakarta

Setelah mengoperasikan 44 unit A220-300S, AirBaltic saat ini adalah operator A220-300 terbesar di dunia. Sejarah maskapai dengan Airbus A220-300 berasal dari tahun 2016 di mana Airbaltic menjadi launch customer A220, dan pada tahun 2020, menyegarkan armadanya untuk hanya mengoperasikan jenis pesawat ini.

“Hari ini menandai tonggak penting dalam sejarah airbaltik-rencana kami untuk pertama kalinya untuk mengoperasikan armada 100 pesawat pada tahun 2030. Selama hampir tujuh tahun, Airbus A220-300 telah menjadi tulang punggung operasi kami dan telah Memainkan peran integral dalam kisah sukses internasional Airbaltic “, kata Martin Gauss, presiden dan CEO Airbaltic di hari pertama Dubai Airshow 2023.

A220-300 adalah pesawat paling modern dalam kategori ukurannya, membawa antara 120 hingga 150 penumpang pada penerbangan hingga 3.450 mil laut (6.390 km). Pesawat ini menawarkan bakar bahan bakar 25% lebih rendah dan emisi CO2 per kursi dibandingkan dengan pesawat generasi sebelumnya. Ini juga memiliki kabin, kursi, dan jendela terbesar di kelasnya, memastikan kenyamanan yang unggul.

Baca juga: Mesin Airbus A220 Mendadak “Shutdown” Saat Pendaratan, FAA Rilis Upgrade Perangkat Lunak FADEC

Seperti halnya semua pesawat Airbus, A220 sudah dapat beroperasi dengan hingga 50% bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF). Airbus bertujuan untuk semua pesawatnya untuk beroperasi dengan 100% SAF pada tahun 2030.

Emirates Borong 90 Unit 777x Senilai US$52 Miliar, Pertahankan Gelar Maskapai Terbesar Pengguna Boeing 777 Series

Mengoperasikan 148 unit Boeing 777 dalam berbagai seri, menobatkan Emirates sebagai maskapai terbesar pengguna armada Boeing 777. Puas atas kinerja pesawat widebody bermesin ganda, Emirates dikabarkan melakukan pesanan tambahan untuk 90 unit Boeing 777x, yang belum lama ini diumumkan pada pameran dirgantara Dubai Airshow 2023 (13 – 17 November 2023).

Baca juga: Boeing 777-300ER Hasil Konversi ke Pesawat Kargo Terbang Perdana

Dikutip foxbusiness.com, Emirates melakukan pemesanan untuk 95 unit Boeing Widebody Aircraft senilai US$52 miliar pada hari Senin, yakni hari pertama Dubai Airshow 2023. Rinciannya, Emirates memesan untuk 90 unit 777x – terdiri dari 55 unit 777-9 dan 35 unit 777-8 jet. Pesanan baru akan meningkatkan backlog keluarga 777X menjadi 205 unit jet.

“Kami telah terlibat erat dalam program 777 sejak dimulai sampai generasi terbaru dari pesawat 777X ini,” kata Sheikh Ahmed bin Saeed al Maktoum, CEO Emirates Airline. “Boeing 777 telah menjadi pusat armada Emirates dan strategi jaringan untuk menghubungkan kota-kota di semua benua tanpa henti ke Dubai.”

Boeing 777X memiliki kabin yang lebih luas dan interior yang memberikan tingkat kelembaban yang lebih baik dan cahaya yang lebih alami, sedangkan Boeing 777-8 akan memberi maskapai yang lebih banyak pendapatan potensial melalui peningkatan muatan dan peningkatan efisiensi bahan bakar pada penerbangan pendek dan panjang, menurut pengumuman.

Sementara itu, Boeing 777-9 akan menjadi jet mesin kembar terbesar dan paling hemat bahan bakar di dunia, dengan biaya operasi terendah per kursi dari pesawat komersial mana pun. 777-9 kursi 426 penumpang dalam konfigurasi dua kelas yang khas, dengan kisaran 7.295 mil laut, kata perusahaan.

“Kami senang memperluas hubungan kami dengan Boeing dan menantikan 777-9 pertama bergabung dengan armada kami pada tahun 2025,” tambah kepala eksekutif Emirates.

Baca juga: Ternyata, Emirates Hanya Menggunakan Dua Jenis Pesawat! 

Emirates juga memperbarui pesanan untuk Boeing 787 Dreamliner dengan tujuan untuk “lebih baik menyelaraskan kapasitas masa depan untuk menuntut.” Maskapai ini akan membeli lima 787 jet tambahan, menumbuhkan simpanannya menjadi 35 pesawat, sambil mengonversi 30 unit 787-9 ke 20 unit 787-8 dan 10 unit 787-10.

Ikuti Langkah Korean Air, AirAsia Timbang Berat Badan Penumpang Sebelum Masuk ke Pesawat

Mengikuti apa yang sebelumnya dilakukan oleh Korean Air, maskapai berbiaya murah asal Malaysia, AirAsia dikabarkan ikut menimbang berat badan penumpang sebelum mereka memasuki pesawat. Tahap uji coba telah dilakukan di Bandara Internasional Don Mueang Bangkok beberapa waktu lalu, yang mana seluruh penumpang pesawat menjalani tes berat badan saat berada di bandara. Nah, ada apa gerangan?

Baca juga: Korean Air Akan Timbang Berat Badan Penumpang Sebelum Naik Pesawat, Ada Apa?

Seperti dikutip dari unggahan akun Facebook AirAsia, inisiatif ini dinamai dengan “Weighing with Care” atau “Menimbang dengan Kepedulian”. Sebelum naik pesawat, penumpang tidak hanya diminta untuk menimbang barang bawaan mereka tetapi juga berat mereka.

Menurut keterangan pihak maskapai, program ini merupakan program sukarela sehingga tidak ada paksaan bagi penumpang. Mereka yang bersedia dipersilakan untuk melakukan pengecekan berat badan mereka terlebih dahulu ke alat timbangan.

Sedangkan bagi mereka yang tidak bersedia bisa melanjutkan perjalanan tanpa perlu ditimbang. Selama proses penimbangan tersebut, penumpang juga akan didampingi oleh staf maskapai baik dari antrean hingga proses penimbangan.

Sebelumya Korean Air juga melakukan kegiatan yang sama tanpa paksaan. Mereka juga melindungi data penumpang yang ikut dalam inisiatif tersebut. Pihak maskapai menjelaskan tujuan dari tindakan ini adalah untuk mendapatkan informasi terkini mengenai rata-rata berat penumpang. Tak hanya itu, inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan penerbangan.

Pihak maskapai menjelaskan bahwa bukan tidak mungkin bahwa inisiatif ini akan dilakukan di penerbangan lainnya. Penumpang juga tidak perlu khawatir sebab seluruh data mereka akan dijaga kerahasiaannya. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDPA) Thailand.

Sebagian dari traveler mungkin ada yang setuju dan tidak setuju untuk menimbang penumpang sebelum naik pesawat. Terlepas dari hal sensitif mengenai berat badan seseorang, nyatanya hal tersebut ada manfaatnya.

Mengutip Simple Flying, menurut Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) yang dulu pernah menimbang penumpang pada 2008 hingga 2009 mengungkapkan bahwa rata-rata berat badan penumpang bisa meningkat tiga hingga lima kilogram setiap tahunnya. Sebuah studi lanjutan pada tahun 2022 juga menunjukkan adanya peningkatan rata-rata berat badan penumpang.

Berat badan penumpang adalah faktor kunci dalam memastikan stabilitas pesawat. Tak hanya itu, dari situ maskapai juga bisa mengetahui untuk menentukan jumlah bahan bakar yang dibutuhkan untuk perjalanan.
Perkiraan berat yang akurat juga dapat menghemat bahan bakar secara signifikan.

Baca juga: Punya Berat Badan Berlebih dan Mau Naik Pesawat? Cek Dulu Tips Ini!

Korea Times melaporkan bahwa pesawat biasanya membawa lebih banyak bahan bakar daripada yang diperlukan, sehingga perkiraan berat penumpang yang akurat dapat mengurangi konsumsi bahan bakar tambahan.

Bukan Hanya Lewat Pantograf, Listrik Disalurkan ke Kereta Menggunakan Dua Metode Ini

Seiring modernisasi layananan perkeretaapian, maka jenis kereta bertenaga listrik semakin banyak digunakan lantaran menawarkan efisiensi dan lebih ramah lingkungan. Nah, kadang menjadi pertanyaan, bagaimana energi listrik dapat disalurkan ke rangkaian kereta api?

Baca juga: Hitachi Rail Luncurkan “Blues” di Italia – Kereta Bertenaga Hybrid, Bisa Pakai Listrik Pantograf, Baterai dan Diesel

Listrik di kereta api biasanya diperoleh melalui salah satu dari dua metode, yakni lewat saluran udara (juga dikenal sebagai sistem catenary) atau sistem rel ketiga. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan yang kami sarikan dari forum quora.com.

1. Saluran Udara (Sistem Catenary)
Banyak kereta listrik, terutama yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh atau di perkotaan, menerima listrik dari saluran udara. Sistem ini terdiri dari kabel-kabel yang digantung di atas rel. Kabel diberi energi dengan listrik tegangan tinggi, biasanya arus bolak-balik (AC).

Keretanya sendiri memiliki pantograf, yaitu alat yang dipasang di atap yang memanjang hingga bersentuhan dengan kabel di atas kepala. Ketika pantograf terhubung dengan kabel, ia menarik listrik dari saluran udara dan mentransfernya ke sistem kelistrikan kereta. Listrik ini menggerakkan berbagai komponen, seperti motor traksi, penerangan, AC, dan sistem onboard lainnya.

2. Sistem Rel Ketiga
Di beberapa sistem kereta api, khususnya di jaringan kereta bawah tanah atau kereta api ringan perkotaan (LRT), maka listrik diperoleh dari rel ketiga, yang merupakan konduktor yang terletak di sepanjang atau di antara rel. Rel ketiga biasanya diberi energi dengan arus searah (DC) pada tegangan tinggi.

Kereta api mempunyai pengumpul arus, seperti sepatu atau kontak geser, yang bersentuhan dengan rel ketiga, sehingga kereta dapat menarik listrik dari rel tersebut. Mirip dengan sistem saluran udara, listrik kemudian digunakan untuk menggerakkan berbagai sistem kereta, termasuk propulsi dan peralatan lainnya di dalam kereta.

Baca juga: “Pasumai,” Lokomotif Ramah Lingkungan dengan Pilihan Tenaga Listrik Pantograf atau Baterai

Singkatnya, listrik di kereta api diperoleh melalui saluran udara atau sistem rel ketiga. Kereta api menggunakan perangkat khusus, seperti pantograf atau pengumpul arus, untuk mengambil listrik dari sumber ini, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan penggerak kereta, penerangan, dan sistem onboard lainnya.