Rail Clinic Generasi Keempat KAI Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Stasiun Ketanggungan

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat khususnya di lingkungan sepanjang jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJSL dalam bentuk pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis dengan kereta kesehatan (Rail Clinic) untuk masyarakat.

Baca juga: KRD Bumi Geulis – Kenangan Rute Bogor-Sukabumi yang Kini Jadi Rail Clinic

Vice President Daop 3 Cirebon, Dicky Eka Priandana menyampaikan, Bakti Sosial Rail Clinic ini kembali digelar Daop 3 Cirebon setelah sebelumnya dilaksanakan di Stasiun Pasirbungur pada tanggal 25 Oktober 2023 lalu. Rail Clinic hadir kembali untuk memberikan pelayanan sekaligus pengobatan gratis kepada masyarakat khususnya di sekitar Stasiun Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Rail Clinic sendiri merupakan kereta kesehatan yang pembuatannya dilatarbelakangi oleh semangat KAI untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat Indonesia, khususnya dibidang kesehatan dengan memanfaatkan jalur KA sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor. Dibuatnya Rail Clinic ini juga sebagai salah satu bentuk dari pelaksanaan program TJSL KAI.

Pada kegiatan yang diadakan di Stasiun Ketanggungan ini menggunakan rangkaian Rail Clinic generasi keempat, dengan rangkaian terdiri atas empat kereta diesel. Dua kereta difungsikan sebagai Rail Clinic, sedangkan yang dua lagi difungsikan sebagai Rail Library. Adapun fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, Kesehatan Ibu dan Anak, pemeriksaan kesehatan mata, Apotek, penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kebidanan lanjutan. Dua kereta kesehatan juga telah dilengkapi fasilitas EKG, USG dan laboratorium hematology analyzer sysmex berbasis komputer sebagai pemeriksaan penunjang yang berfungsi untuk mengukur sampel darah sehingga mampu membantu mendiagnosis penyakit.

Sedangkan dua kereta pustaka yang dinamakan Rail Library, di dalamnya terdapat perpustakaan  manual dengan beragam buku untuk kalangan anak-anak sampai pengetahuan umum untuk dewasa. Selain buku-buku manual, tersedia juga fasilitas e-library atau perpustakaan elektronik berupa enam buah monitor layar sentuh dengan database berbagai bacaan, video edukatif, dan lagu anak-anak.

Rail Clinic, Klinik Berjalan Diatas Rel Milik PT KAI Gratis

Libur Sekolah Berakhir, PT KAI Pertahankan Tingkat Keterisian Kursi dengan Promo “Juleha”

Berakhirnya masa libur sekolah sedikit banyak akan berpengaruh pada tingkat keterisian kursi pada layanan kereta api, khususnya kereta api jarak jauh. Nah, guna menyiasati menurunnya jumlah penumpang pasca liburan sekolah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan promo “Juleha (Juli Lebih Hemat)”, dimana masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon hingga 20% dari tarif normal. KAI menyediakan hampir 22 ribu tiket dengan tarif promo untuk kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi.

Baca juga: Keluhan Masyarakat Saat Naik Kereta Api Soal Tempat Duduk, KAI Segera Hilangkan Kursi Tegak Kelas Ekonomi

Promo ini berlangsung pada tanggal 13 sampai dengan 16 Juli 2024 untuk keberangkatan tanggal 15 sampai dengan 31 Juli 2024. Pembelian tiket Promo Juleha dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. “Promo ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan pada momen pasca libur sekolah dengan tarif yang terjangkau. KAI berharap masyarakat memanfaatkan promo ini sebaik-baiknya karena jumlahnya terbatas,” kata VP Public Relations KAI Anne Purba.

Berikut daftar kereta api yang mendapatkan tarif Promo Juleha:
1. Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi pp (Kelas ekonomi)
2. Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi pp (Kelas eksekutif)
3. Argo Merbabu relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng pp (Kelas eksekutif)
4. Argo Muria relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng (Kelas eksekutif)
5. Argo Parahyangan relasi Gambir – Bandung pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
6. Argo Sindoro relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Gambir (Kelas eksekutif)
7. Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng – Malang pp (Kelas eksekutif)
8. Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
9. Blambangan Ekspres relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
10. Blora Jaya relasi Semarang Poncol – Cepu pp (Kelas ekonomi)
11. Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah (Kelas eksekutif dan ekonomi)
12. Kaligung relasi Tegal – Semarang Poncol pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
13. Kamandaka relasi Purwokerto – Semarang Tawang Bank Jateng pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
14. Kutojaya Utara relasi Jakarta Kota – Kutoarjo pp (Kelas ekonomi)
15. Lodaya relasi Bandung – Solo Balapan pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
16. Menoreh relasi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng pp (Kelas ekonomi)
17. Pangandaran relasi Gambir – Banjar pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
18. Papandayan relasi Gambir – Garut pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
19. Purwojaya relasi Gambir – Cilacap pp (Kelas eksekutif)
20. Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
21. Sawunggalih relasi Pasarsenen – Kutoarjo pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
22. Senja Utama Yk relasi Pasarsenen – Yogyakarta pp (Kelas eksekutif dan ekonomi)
23. Sribilah Utama relasi Medan – Rantauprapat pp (Kelas eksekutif dan bisnis)
24. Tegal Bahari relasi Pasarsenen – Tegal pp (Kelas eksekutif dan bisnis)

Dengan adanya promo Juleha ini, maka tiket-tiket KA di atas mendapatkan potongan harga 20%. Contohnya KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi dapat dibeli dengan hanya Rp496.000 dari tarif normalnya sebesar Rp620.000. Atau KA Menoreh relasi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng dapat dibeli dengan hanya Rp152.000 dari tarif normalnya sebesar Rp190.000.

Tarif diskon ini tidak dapat digabungkan dengan tarif reduksi (kecuali reduksi infant), tarif khusus, atau diskon lainnya. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.

Begini Cara Refund atau Pembatalan Tiket Kereta Cepat Whoosh, Paling Lambat H-2 Jam Keberangkatan

Dikira Pintu Toilet, Penumpang ini Justru Buka Pintu Darurat, Penerbangan Otomatis Dibatalkan

Dari sekian banyak insiden yang melibatkan penumpang pesawat membuka pintu darurat, maka yang terjadi di Cina belum lama ini terbilang paling unik. Pesisnya seorang penumpang yang baru pertama kali terbang telah membuat kepanikan dan kekacauan ketika Ia membuka pintu darurat  pesawat yang dikiranya adalah pintu toilet. Kejadian ini menyebabkan evakuasi penumpang dan penerbangan dibatalkan.

Baca juga: Katanya Gerah, Wanita ini Buka Pintu Darurat Pesawat dan Berjalan di Sayap

Pada 4 Juli 2024, pesawat Air China CA2754 dari kota Quzhou telah dijadwalkan terbang ke Chengdu. Namun, seorang penumpang yang baru pertama kali naik pesawat itu tak sengaja membuka pintu darurat, menyebabkan perintah evakuasi. Alhasil, penumpang harus turun dari pesawat dan penerbangan dibatalkan. Para penumpang pun dipindahkan ke hotel dan diberikan kompensasi sebesar 400 yuan (Rp900.000) untuk masing-masing orang.

Pelaku yang membuka pintu darurat itu juga dipindahkan ke hotel untuk ditanya oleh polisi. Salah seorang penumpang, yang bernama Cheng, mengatakan bahwa penumpang itu membuka pintu secara diam-diam, tanpa seseorang melihatnya.

“Ketika slide evakuasi muncul, bahkan pramugari terkejut. Penumpang perempuan menangis ketika dia mendengar bahwa pesawat mengalami masalah,” kata Cheng, seperti dilansir SCMP, Selasa (9/7/2024).

Kejadian ini mendapatkan perhatian yang luas di media sosial China.  Di Weibo, seorang pengguna menulis, “Tidak ada alasan untuk menjadi penumpang pertama kali. Dia bisa saja bertanya kepada kru di mana letak toilet.”

“Jika pintu darurat dapat dibuka dengan mudah, tidakkah itu rentan terhadap aktivasi kecelakaan? Ini tampak seperti kesalahan desain pesawat,” kata seorang lainnya. Pintu keluar pesawat dirancang untuk dapat dibuka dengan mudah untuk memastikan akses cepat dalam keadaan darurat. Dalam keadaan normal, kru penerbangan akan terus-menerus mengingatkan penumpang untuk tidak secara tidak sengaja mengaktifkan pintu darurat.

Penumpang Buka Pintu Darurat Karena Pengap, Xiamen Airlines Delay Satu Jam!

Meski Terlihat Bersih, Kursi dan Meja Lipat di Kabin Pesawat Dipenuhi Bakteri

Apa yang Anda lihat dan rasakan saat masuk ke dalam kabin pesawat? Untuk menyambut penumpang, selain senyum cantik pramugari yang mempesona, aroma kabin juga dirancang sesegar mungkin, sementara di depan mata terdapat deretan kursi yang ditata apik dan tentunya dalam kondisi bersih. Tapi apakah kursi dan meja makan lipat di set kursi pesawat benar-benar sudah dibersihkan sebelum penumpang masuk kabin?

Baca juga: Masker Oksigen, “Penyambung Nyawa” Saat Kabin Kehilangan Tekanan

Pertanyaan diatas wajar adanya, mengingat sebelum Anda masuk ke kabin, pesawat dalam rute sebelumnya sudah bolak balik mengantarkan ratusan penumpang. Sementara waktu yang dibutuhkan petugas kebersihan tak cukup, pasalnya pesawat harus dipersiapkan untuk menerima penumpang untuk penerbangan berikutnya.

Percaya bahwa pesawat bisa menjadi salah satu tempat yang memiliki bakteri dan kuman penyakit terbanyak? Anda boleh percaya atau tidak, tapi kenyataannya, kursi pesawat yang Anda duduki kemungkinan besar jarang sekali dibersihkan. Kalaupun dibersihkan akan sangat lama dari mungkin satu minggu, satu bulan atau lebih dari itu.

KabarPenumpang.com merangkum masalah kebersihan pesawat dari news.com.au, dalam satu hari sebuah pesawat terbang bisa mengangkut ratusan penumpang dan untuk tujuan domestik bisa melakukan penerbangan bolak balik dari satu tempat ke tempat lain dan kembali lagi ke tempat semula. Hal ini membuat pesawat jarang sekali diperhatikan kebersihannya kecuali sampah seperti bekas permen atau tisu.

Tempat yang pastinya dan wajib dibersihkan adalah toilet dan ini menjadi prioritas utama. TravelMath melakukan penyelidikan dan mengirim seorang ahli mikrobiologi untuk megumpulkan sampel dari penerbangan. Fakta yang didapat yakni, meja lipat menjadi salah satu tempat paling kotor di dalam pesawat terbang, dan meja ini adalah tempat dimana Anda akan makan.

(www.news.com.au)

Tetapi, ternyata bukan hanya meja lipat yang ada di depan Anda melainkan kursi yang di duduki juga kotor dan banyak sekali debu. Dengan logika yang sama pastinya akan Anda akan berasumsi bahwa meja lipat dan kursi memiliki prioritas yang sama dengan toilet tetapi nyatanya tidak. Dari penelitian, kursi pesawat sangatlah menjijikkan.

Biasanya isi kabin pesawat hanya dibersikan dengan vakum dan dibersihkan seadanya saja. Bahkan saat berada di satu bandara dan pesawat tidak menginap, awak kabin hanya membersihkan seadanya dimana menyedot debu di lantai dengan vakum, melap sandaran tangan, meja lipat dan layar hiburan serta kantong belakang kursi.

Baca juga: Ini Alasan Lampu Kabin Pesawat Dimatikan Saat Lepas Landas dan Mendarat

Sayangnya, pembersihan tidak sampai ke kursi kalaupun ada itu sangat jarang sekali dilakukan seperti mendry cleaning atau membersihkan dengan cairan pembersih. United Airlines mengatakan, pihaknya melakukan pembersihan pesawat secara menyeluruh setiap 35 sampai 55 hari. Sedangkan American Airlines melakukan pembersihan menyeluruh setiap 30 hari dan Delta melakukan setiap 90 sampai 100 hari.

Waktu-waktu tersebut cukup lama untuk dilakukan pembersihan. Sedangkan untuk perjalanan maskpai-maskpai ini pastinya pesawat selalu terbang di setiap harinya. Tes kebersihan pesawat yang dilakukan oleh The Today Show di Amerika Serikat pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa sabuk pengaman pesawat kotor, termasuk yang menunjukkan adanya “bakterioid manusia”.

“Ini adalah bakteri yang hidup di usus dan usus kita. Ini adalah bakteri berbahaya yang menyebabkan infeksi serius “, Dr. Robert Glatter, seorang dokter darurat di New York Lenox Hill Hospital mengatakan pada pertunjukan tersebut.

Baca juga: Yuk! Pahami Berbagai “Bunyi Bising” di Dalam Kabin Pesawat

Studi lain yang dilakukan oleh Auburn University menemukan bahwa bakteri berbahaya dan berpotensi mematikan seperti MRSA dan E coli bertahan selama berhari-hari di sandaran tangan, gagang toilet, meja baki, nuansa jendela, jok dan kantong pengaman. Untuk Anda yang melakukan perjalanan dengan pesawat, baiknya bawa sanitiser dan cuci tangan secara teratur untuk menjaga kebersihan diri selama di pesawat.

Menjawab Penasaran! Inilah Alasan Mengapa Mesin Airbus A340 Terlihat Lebih Kecil

Meski bukan lagi pesawat baru, namun Airbus A340 series dengan empat mesin masih menjadi primadona dalam penerbangan jarak jauh, sebut saja A340 masih sangat diminati oleh Iran, yang rela mendapatkan pesawat buatan Perancis itu lewat jalur tak resmi. Nah, salah satu yang menarik dari A340 adalah desain mesinnya yang terihat lebih kecil, semisal jika dibandingkan mesin pada A330 series atau Boeing 777. Tapi apakah benar demikian?

Baca juga: A340-500 Pensiun, Kini Rute Jarak Jauh Non-stop Singapore Airlines ke AS Gunakan A350-900ULR

Ukuran mesin pada Airbus A340 series terlihat lebih kecil karena beberapa alasan teknis dan desain yang berkaitan dengan kebutuhan pesawat dan teknologi yang tersedia pada saat pengembangannya. Tentu ada beberapa faktor utama yang menjelaskan mengapa mesin pada Airbus A340 terlihat lebih kecil dibandingkan dengan mesin pada pesawat jet modern lainnya.

Airbus A340 dirancang pada akhir 1980-an dan awal 1990-an ketika teknologi mesin jet berbeda dengan yang ada saat ini. Pada saat itu, mesin yang lebih kecil dan empat mesin dianggap sebagai solusi optimal untuk penerbangan jarak jauh (long-haul) dengan kapasitas yang cukup besar.

Menggunakan empat mesin memungkinkan A340 untuk memiliki sertifikasi ETOPS (Extended-range Twin-engine Operational Performance Standards) yang lebih longgar, yang memungkinkan penerbangan rute-rute yang lebih jauh dari bandara darurat dibandingkan dengan pesawat dua mesin pada masa itu.

Mesin yang digunakan pada A340, seperti CFM International CFM56 atau Rolls-Royce Trent 500, adalah mesin generasi sebelumnya yang memiliki rasio bypass dan efisiensi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan mesin modern seperti General Electric GEnx atau Rolls-Royce Trent XWB yang digunakan pada Boeing 787 dan Airbus A350.

Mesin modern memiliki rasio bypass yang lebih tinggi, yang berarti lebih banyak udara yang melewati mesin tanpa pembakaran, menghasilkan daya dorong yang lebih besar dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Mesin ini juga cenderung lebih besar karena kipas yang lebih besar.

Airbus A340 didesain dengan empat mesin yang masing-masing memberikan daya dorong yang lebih kecil, namun secara keseluruhan memenuhi kebutuhan daya dorong total pesawat. Menggunakan empat mesin yang lebih kecil dapat menawarkan keuntungan operasional tertentu pada saat pesawat tersebut dirancang, seperti distribusi beban yang lebih baik dan redundansi tambahan jika salah satu mesin mengalami kegagalan.

Mesin Airbus A340 memang lebih kecil secara fisik dibandingkan dengan mesin pada pesawat seperti Airbus A330. Hal ini disebabkan oleh desain empat mesin yang memberikan daya dorong lebih rendah per mesin, teknologi pada saat pengembangannya, dan kebutuhan operasional spesifik yang ditargetkan oleh Airbus untuk A340.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan peningkatan efisiensi mesin dua mesin, pesawat empat mesin seperti A340 menjadi kurang ekonomis untuk dioperasikan dibandingkan dengan pesawat dua mesin modern.

Operasi Intelijen, Airbus A340 Tujuan Filipina Justru Didaratkan di Iran dengan Mematikan Transponder

Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan dari Bali Menuju Sydney, Melbourne dan Seoul

Garuda Indonesia mengumumkan peningkatan frekuensi penerbangan internasional untuk rute penerbangan dari dan menuju Bali dari berbagai kota internasional di Australia dan Korea Selatan, seperti Sydney, Melbourne dan Seoul.

Baca juga: Garuda Indonesia Buka Penerbangan Denpasar – Sydney, 1x Seminggu

Peningkatan frekuensi penerbangan internasional menjadi setiap hari (daily flight) tersebut berlangsung secara bertahap mulai awal Juli 2024 di sejumlah rute (pulang pergi/PP) yaitu Denpasar – Sydney (dari sebelumnya 5 kali per minggu) efektif mulai 1 Juli 2024; Denpasar – Melbourne (dari sebelumnya 5 kali per minggu) efektif mulai 4 Juli 2024; dan Denpasar – Seoul (dari sebelumnya 4 kali per minggu) efektif mulai 6 Juli 2024 mendatang yang akan dioperasikan dengan armada widebody Airbus 330-300.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, “Upaya penambahan frekuensi penerbangan internasional dari dan menuju Denpasar kali ini selaras dengan demand yang terus tumbuh positif, sebagaimana total kunjungan wisatawan mancanegara di antaranya didominasi oleh wisatawan asal Australia dan Korea Selatan dalam rangka menikmati waktu libur mereka di salah satu destinasi favorit mereka yaitu Bali.”

“Di sisi lain, diharapkan dengan adanya peningkatan frekuensi penerbangan internasional direct flight setiap harinya ini, akan menjadi sebuah nilai tambah layanan tersendiri bagi para pengguna jasa Garuda Indonesia khususnya dalam mengatur rencana perjalanan secara lebih fleksibel. Serta, kiranya langkah yang dilakukan oleh Perusahaan ini juga dapat berkesinambungan dengan upaya Pemerintah dalam mewujudkan target kunjungan hingga 7 (tujuh) juta wisatawan mancanegara ke Bali di sepanjang tahun 2024,” jelas Irfan.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali di tahun 2024, turut mencatatkan performa kinerja operasional yang positif untuk penerbangan internasional Garuda Indonesia dari dan menuju Denpasar yakni pada rute-rute Denpasar – Singapura pp, Denpasar – Sydney pp, Denpasar – Tokyo, Narita pp, Denpasar – Incheon, Seoul pp, Denpasar – Melbourne pp, Denpasar – Manado – Tokyo, Narita, Denpasar, di mana secara keseluruhan jumlah penumpang yang berhasil diangkut pada Semester 1 Tahun 2024 tumbuh hingga 155 persen atau sebanyak 233 ribu penumpang dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni sekitar 91 ribu penumpang.

Sementara itu sejalan dengan jumlah peningkatan penumpang tersebut, frekuensi penerbangan rute internasional dari hub Denpasar sepanjang Semester 1 tahun 2024 juga tumbuh signifikan hingga 111 persen atau mencapai 1.347 penerbangan dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama yakni 639 penerbangan.

Demi Efisiensi, Garuda Indonesia Hapus Jatah Menginap Awak Kabin di Rute Sydney dan Melbourne

Dipengaruhi oleh Musim Monsun, Turbulensi Parah Juga Menjadi Momok di Asia Tenggara

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang lima rute penerbangan yang terkenal dengan turbulensi parah, maka salah satunya berada di Asia Tenggara. Penerbangan di wilayah ini, yang termasuk Indonesia, kerap dihadapkan pada musim monsun, yang dapat menghadapi turbulensi karena badai petir yang sering terjadi.

Baca juga: Waspada! Lima Rute Penerbangan ini Terkenal dengan Turbulensi Parah

Nah, karena Asia Tenggara luas, maka harus dipahami terlebih dahulu tentang musim ini. Musim Monsun di Asia Tenggara terbagi menjadi dua periode utama: monsun barat daya dan monsun timur laut. Berikut adalah rincian periode dan lokasi di mana monsun ini terjadi:

1. Monsun Barat Daya (Southwest Monsoon) pada periode Juni hingga September.
Monsun ini mempengaruhi sebagian besar wilayah Asia Tenggara, termasuk Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Singapura, Indonesia bagian barat (Sumatra, Jawa, Kalimantan), dan Filipina bagian utara.

Karakteristik dari monsun barat daya ditandai angin bertiup dari barat daya, membawa udara lembab dari Samudra Hindia dan menyebabkan curah hujan tinggi di wilayah-wilayah tersebut.

2. Monsun Timur Laut (Northeast Monsoon) pada periode November hingga Maret.
Monsun ini mempengaruhi wilayah yang serupa, tetapi dampaknya lebih signifikan di wilayah pesisir timur Semenanjung Malaya, bagian timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian besar Filipina.

Karakteristik dari monsun timur laut ditandai angin bertiup dari timur laut, membawa udara dingin dan kering dari daratan Asia, tetapi ketika melewati Laut Cina Selatan dan Laut Sulu, udara ini menjadi lembab dan menyebabkan curah hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Lokasi khusus di Asia Tenggara yang sering mengalami turbulensi selama musim monsun termasuk:
1. Laut Cina Selatan: Dikenal dengan badai petir dan kondisi cuaca yang berubah-ubah selama musim monsun.
2. Semenanjung Malaya dan Sumatra: Curah hujan tinggi dan badai petir sering terjadi di wilayah ini.
3. Kepulauan Filipina: Filipina sering terkena badai tropis dan taifun selama musim monsun, menyebabkan turbulensi parah di rute penerbangan yang melintasi wilayah ini.

Penerbangan di wilayah ini sering mengalami turbulensi selama periode monsun karena perubahan cuaca yang cepat dan aktivitas badai yang intens.

Fenomena Cuaca Baru “Danau Atmosfer,” Genangan Air Seluas 1.000 km di Langit Samudra Hindia

Waspada! Lima Rute Penerbangan ini Terkenal dengan Turbulensi Parah

Turbulensi ekstrim atau parah kini menjadi momok dalam layanan penerbangan, khususnya pada clear air turbulance yang dapat terjadi tanpa diduga pada cuaca cerah. Meski turbulensi dapat terjadi kapan dan di mana saja, namun ada beberapa rute yang melintasi wilayah dengan turbulens sedang dan ekstrim.

Baca juga: Hindari Dampak Turbulensi, Korean Air Hentikan Layanan Kabin Lebih Awal Jelang Pendaratan

Rute penerbangan yang paling banyak mengalami turbulensi parah biasanya adalah yang melintasi area dengan kondisi atmosfer yang tidak stabil, seperti jalur yang melewati pegunungan tinggi, daerah tropis, atau wilayah yang sering dilanda badai. Beberapa rute terkenal yang sering mengalami turbulensi adalah:

1. Rute melintasi Samudra Atlantik Utara
Banyak penerbangan lintas-Atlantik antara Amerika Utara dan Eropa melewati wilayah ini, yang sering terkena turbulensi udara jernih (clear-air turbulence) akibat pertemuan arus jet.

2. Rute di atas Pegunungan Rocky
Penerbangan domestik di Amerika Serikat yang melintasi Pegunungan Rocky sering mengalami turbulensi karena udara yang mengalir di atas pegunungan menciptakan gelombang udara yang tidak stabil.

3. Rute di sekitar kawasan tropis
Penerbangan yang melintasi wilayah tropis, terutama selama musim badai atau hujan lebat, sering mengalami turbulensi karena aktivitas konveksi yang kuat dan badai petir.

4. Rute melintasi kawasan Asia Tenggara
Penerbangan di wilayah ini, terutama selama musim monsun, dapat menghadapi turbulensi karena badai petir yang sering terjadi.

5. Rute melintasi Himalaya
Penerbangan di sekitar kawasan ini bisa mengalami turbulensi yang signifikan karena adanya aliran udara yang kuat di atas pegunungan tinggi.

Penerbangan komersial biasanya direncanakan untuk menghindari area dengan turbulensi parah bila memungkinkan, dan pilot dilatih untuk menangani turbulensi serta meminimalkan dampaknya bagi penumpang.

Marak Turbulensi Ekstrim, Emirates Rilis Video Keselamatan Terbaru yang Lebih “To The Point”

Mulai 25 Juli 2024, KA Jaka Tingkir Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA (221A) Jaka Tingkir relasi Purwosari – Pasar Senen mulai 25 Juli 2024 dan KA (222A) Jaka Tingkir relasi Pasar Senen – Purwosari mulai 26 Juli 2024.

Baca juga: Dari Total 612 Unit Kereta “Stainless Steel New Generation” Pesanan PT KAI, Tujuh KA Kini Telah Beroperasi

VP Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk.

Kursi pada kereta ekonomi new generation sudah berjenis captain seat  yang akan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan waktu tempuh yang panjang, karena memiliki desain kursi yang ergonomis dilengkapi fitur pengatur kemiringan (reclining) dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).

“Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman dan profil pelanggan ” kata Anne.

Selain pada kursi, kereta ekonomi new generation versi modifikasi ini  juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu di dalam kabin kereta.

Interior kereta juga dimodifikasi menyerupai kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah, dengan sentuhan aksen kayu pada bagian jendela yang memberikan kesan klasik dan elegan. Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan penggunaan toilet duduk dilengkapi wastafel dan hand dryer. Selain itu tersedia tempat ibadah di kereta restorasi.

Kereta ekonomi Jaka Tingkir new generation ini merupakan hasil inovasi sarana yang dilakukam oleh Balai Yasa Manggarai (tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Manggarai, Jakarta). Sebelumnya, KAI telah meluncurkan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA Jayabaya relasi Pasarsenen – Malang pp, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng pp, KA Blambangan Ekspres relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang pp, dan KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan pp.

KAI menargetkan pada tahun 2024 untuk mengubah sebanyak 60 kereta ekonomi kursi tegak berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi. Hingga awal Juli 2024, terdapat sebanyak 24 kereta yang telah dimodifikasi. Selain itu, sebanyak 52 kereta lainnya akan mengalami modifikasi serupa pada tahun 2025.

“KAI akan terus meningkatkan kenyamanan kereta api. Harapannya, minat masyarakat semakin besar untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Anne.

KAI Luncurkan KA Argo Dwipangga “New Generation”, Serba Canggih dan Nyaman

Inilah 5 Bandara Tertua di Dunia Yang Masih Beroperasi

Selain menjadi saksi sejarah pada masanya, bandara-bandara ini masih beroperasi hingga kini. Pengabdian mereka selama lebih dari 80 tahun di dunia aviasi memberikan cerita tersendiri bagi para calon penumpang yang singgah di sana. Berikut, KabarPenumpang.com himpun lima bandara aktif tertua di dunia versi laman airport-technology.com.

Baca Juga: Bandara Tempelhof, Megastruktur NAZI Yang Kini Jadi Taman Kota Besar di Berlin

College Park Airport (KCGS), Amerika

Sumber: washingtonpost.com


Bandara yang terletak di City of College Park, di Prince George’s County, Maryland, Amerika ini dibangun pada bulan Agustus 1909. Didirikan oleh United States Army Signal Corps, bandara ini awalnya berfungsi sebagai lapangan pelatihan bagi Wright Bersaudara yang dikenal sebagai penemu, pengembang, dan orang yang berhasil menerbangkan pesawat pertama di dunia.

Pada tahun 1973, College Park Airport diakuisisi oleh Maryland-National Capitol Park and Planning Commission (M-NCPPC) dan didaftarkan sebagai salah satu National Register of Historic Places empat tahun berselang. Bandara dengan landas pacu tunggal dengan panjang 792 meter dan lebar 18 meter ini berdiri di atas lahan seluas 28 hektar, dan memiliki beberapa fasilitas penunjang penerbangan, seperti stasiun pengisian bahan bakar hingga lounge khusus untuk pilot. Adapun hanggar bersejarah yang berada di bandara ini dialihfungsikan menjadi Prince George’s County Police Divisi Operasi Khusus.

Hamburg Airport (HAM), Jerman

Sumber: hamburg-airport.de

Bandara yang juga dikenal sebagai Flughafen Hamburg ini mulai beroperasi pada 1911 dan menjadikannnya bandara kedua tertua yang masih beroperasi di dunia. Tidak hanya itu, Hamburg Airport juga menyandang predikat sebagai bandara terbesar kedua di Jerman. Terletak 8,5 km sebelah utara pusat kota Fuhlsbüttel dan diketahui bandara ini berfungsi sebagai basis untuk beberapa maskapai asal Negeri Bavaria, seperti Germanwings, Condor dan easyJet.

Bandara ini juga dikenal sebagai bandara tersibuk kelima di Jerman dengan catatan 16.223.968 penumpang dan 160,904 pergerakan pesawat pada tahun 2016. Pada Juli 2017, Hamburg Airport menyuguhkan 130 destinasi penerbangan, empat diantaranya merupakan rute penerbangan jarak jauh, yaitu ke Dubai, Newark, Tabriz dan Teheran.

Bandara ini sempat mengalami renovasi besar-besaran di antara tahun 2001 hingga 2009. Proyek senilai €356 juta ini menghasilkan dua terminal baru, jalan akses yang lebih luas, lahan parkir, dan koneksi rel metro baru yang menjadikannya sebagai salah satu bandara paling modern di Eropa.

Bucharest Baneasa ‘Aurel Vlaicu’ International Airport (BBU), Romania

Sumber: istimewa

Bandara yang juga dikenal sebagai Bandara Baneasa ini terletak di distrik Baneasa, 8,5 km sebelah utara dari kota Bucharest, Rumania. Penerbangan pertama di bandara ini dimulai pada tahun 1909, namun seiring didirikannya sebuah sekolah penerbangan di lokasi tersebut pada tahun 1912, maka secara resmi pula lokasi tersebut menjadi sebuah bandara.

Bucharest Baneasa ‘Aurel Vlaicu’ International Airport merupakan satu-satunya bandara internasional yang ada di Rumania, setidaknya sampai tahun 1968, bandara ini harus melepas predikatnya dan bersanding dengan Bandara Internasional Henri Coandă. Angka tertinggi yang pernah dicapai oleh bandara ini dalam urusan melayani penumpang adalah 2,398,911 orang pada tahun 2011 silam.

Per 25 Maret 2012, semua operasi penerbangan komersial telah dipindahkan Bandara Internasional Henri Coandă. Kini, Bucharest Baneasa ‘Aurel Vlaicu’ International Airport hanya menangani penerbangan charter dan jet pribadi.

Baca Juga: Bandara Internasional Tegel, Berlin: Terus Beroperasi Atau Berubah Jadi Pusat Bisnis

Bremen Airport (BRE), Jerman

Sumber: airliners.de

Bandara yang terletak 3,5 km sebelah selatan kota Bremen ini didirikan pada tahun 1913 dan menjadikannya bandara aktif tertua keempat di dunia. Bremen Airport sempat dikelola oleh militer Jerman selama periode Perang Dunia I, dan dibuka kembali pada tahun 1920 untuk penerbangan komersial.

Tidak hanya berfungsi sebagai hub untuk maskapai Germania dan Ryanair, bandara ini juga menawarkan penerbangan non-stop ke 50 destinasi yang mencakup 20 negara di Eropa dan Afrika Utara. Selain itu, Bremen Airport juga merupakan bandara terdekat dari pusat kota di Eropa, karena hanya membutuhkan waktu 11 menit saja dari pusat kota. Infrastruktur bandara saat ini terdiri dari empat terminal (1, 2, 3 dan E), dua landasan pacu serta fasilitas transportasi darat.

Rome Ciampino Airport (CIA), Roma

Sumber: airport-data.com


Bandara yang terletak 12 km dari pusat kota Roma ini dibuka pada tahun 1916, merupakan bandara aktif tertua kelima di dunia. Rome Ciampino Airport saat ini berfungsi sebagai hub utama maskapai-maskapai bertarif rendah.

Bandara ini menawarkan penerbangan internasional ke sekitar 20 destinasi dan saksi mata dari sekitar 5,5 juta penumpang setiap tahunnya. Pertumbuhan lalu lintas udara yang cepat dewasa ini memaksa Kementerian Transportasi Italia untuk mencari bandara baru untuk Roma dengan kapasitas yang lebih besar. Setelah pembukaan Bandara Leonardo da Vinci-Fiumicino, Rome Ciampino Airport menangani hampir secara eksklusif penerbangan charter dan penerbangan eksekutif lainnya selama lebih dari tiga dekade.