Tak Bisa Langsung Ngacir, Sebelum Penerbangan ada 11 Dokumen yang Harus Diperiksa dan Ditandatangani oleh Pilot

Sebagai orang yang bertanggung jawab atas terlaksananya penerbangan dengan aman sampai tujuan, maka ada beragam prosedur yang harus dilakukan pilot sebelum penerbangan dilakukan.

Baca juga: Apa Saja Persiapan Pesawat Sebelum Terbang? Cek Jawabannya Disini!

Di antara prosedur tersebut adalah terkait dokumen. Sebelum penerbangan, pilot harus memeriksa dan menandatangani berbagai dokumen untuk memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan penerbangan. Berikut adalah beberapa dokumen utama yang biasanya harus diperiksa dan ditandatangani oleh pilot sebelum penerbangan:

1. Flight Plan (Rencana Penerbangan)
Berisi detail rute penerbangan, ketinggian, kecepatan, dan informasi navigasi lainnya, dan semua diperlukan untuk mendapatkan izin dari otoritas lalu lintas udara.

2. NOTAM (Notices to Airmen)
Informasi tentang kondisi bandara, ruang udara, dan navigasi yang relevan untuk penerbangan. Pilot harus meninjau NOTAM untuk mengetahui adanya pembatasan atau peringatan khusus.

3. Weather Briefing (Prakiraan Cuaca)
Informasi cuaca untuk rute penerbangan dan bandara tujuan. Menyertakan laporan cuaca, prakiraan, dan informasi tentang kondisi cuaca berbahaya seperti badai atau turbulensi.

4. Aircraft Maintenance Log (Log Pemeliharaan Pesawat)
Rekaman pemeliharaan dan inspeksi pesawat. Pilot harus memastikan bahwa pesawat dalam kondisi layak terbang dan semua pemeliharaan rutin telah dilakukan.

5. Weight and Balance Sheet (Lembar Berat dan Keseimbangan)
Menghitung berat total pesawat dan distribusi muatan. Memastikan bahwa pesawat tidak kelebihan beban dan keseimbangan terjaga.

6. Passenger Manifest (Manifest Penumpang)
Daftar penumpang yang ada di pesawat, yang mana ini penting untuk keamanan dan manajemen penumpang.

7. Cargo Manifest (Manifest Kargo)
Daftar barang dan kargo yang diangkut pesawat. Memastikan semua barang terdaftar dan sesuai dengan peraturan keselamatan.

8. Fuel Log (Log Bahan Bakar)
Rekaman jumlah bahan bakar yang diisi dan digunakan. Memastikan bahwa pesawat memiliki cukup bahan bakar untuk penerbangan dengan cadangan yang cukup.

9. Aircraft Performance Data (Data Kinerja Pesawat)
Informasi tentang kinerja pesawat termasuk kecepatan lepas landas, kecepatan pendaratan, dan konsumsi bahan bakar. Membantu pilot dalam perencanaan dan pengambilan keputusan selama penerbangan.

10. Flight Duty and Rest Log (Log Tugas dan Istirahat)
Rekaman waktu kerja dan istirahat pilot dan awak pesawat. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan penerbangan mengenai batasan waktu kerja dan istirahat untuk menghindari kelelahan.

11. Aircraft Registration and Airworthiness Certificate (Sertifikat Registrasi dan Kelaikan Udara)
Sertifikat resmi yang menunjukkan bahwa pesawat terdaftar dan memenuhi standar keselamatan udara. Harus selalu ada di pesawat dan diperiksa sebelum setiap penerbangan.

Sebelum Era GPS, Inilah Teknik Terbang Aman Saat Pesawat Melintasi Samudera

Sebelum penerbangan, pilot harus memeriksa dan menandatangani berbagai dokumen yang mencakup rencana penerbangan, informasi cuaca, kondisi pemeliharaan pesawat, keseimbangan berat, manifest penumpang dan kargo, serta data kinerja pesawat. Proses ini penting untuk memastikan keselamatan, kepatuhan terhadap peraturan, dan persiapan yang baik untuk penerbangan.

Apa Saja Persiapan Pesawat Sebelum Terbang? Cek Jawabannya Disini!

Berbaris rapih sembari memegang tiket dan kartu identitas di depan gerbang keberangkatan menjadi pemandangan lumrah yang akan Anda lihat sesaat sebelum melakukan boarding. Nah, ketika Anda sedang berada pada situasi seperti ini, pernahkah terlintas di benak Anda tentang apa saja yang terjadi sebelum Anda diijinkan untuk masuk ke dalam pesawat?

Baca Juga: Saat Take Off and Landing, Penutup Jendela Pesawat Wajib Dibuka, Inilah Sebabnya!

Jika Anda pernah memikirkan hal tersebut, maka artikel ini akan menjawab pertanyaan Anda semua! Berikut adalah sembilan prosedur yang dilakukan oleh suatu maskapai, dari mulai landing hingga take-off kembali – dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnn.com.

Memarkirkan Pesawat
Ya, bukan hanya mobil atau motor saja yang butuh parkir – pesawat juga! Di sini pilot akan mengikuti arahan dari Air Traffic Control (ATC) yang memberikan koordinat parkir pesawat hingga rute mana saja yang harus pesawat itu lalui.

Menghubungkan Ground Power System
Ketika pesawat sudah terparkir, maka petugas darat akan menghubungkan ground power system yang akan mengganti pasokan aliran listrik selama pesawat berada di darat. Selain ground power system, ada juga yang namanya conditioned air, yang juga dipasang ketika pesawat mendarat guna menjaga temperatur kabin.

Persiapan Unload Penumpang
Untuk bisa mengeluarkan penumpang dari dalam pesawat, dibutuhkan tangga manual atau garbarata. Tentu saja ini juga sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Jika Anda beruntung, maka Anda akan turun melalui garbarata – namun jika tidak, Anda akan menggunakan tangga manual, dimana Anda bisa berdiri di tengah-tengah pesawat yang terngah terparkir.

Bongkar Muat Kargo
Hampir berbarengan dengan turunnya penumpang, pihak ground crew akan membongkar muat kargo dan bagasi penumpang. Setelah barang penumpang keluar semua, maka para petugas ini siap untuk memasukkan barang penumpang untuk penerbangan selanjutnya.

Mengisi Ulang Makanan
Tidak hanya barang penumpang saja yang di load ke dalam pesawat, pun halnya dengan pasokan makanan.

Membersihkan Toilet
Ini menjadi salah satu tugas yang vital, dimana kotoran yang ditampung pada penerbangan sebelumnya akan dibuang dan mengisi ulang air di dalam toilet.

Mengisi Ulang Bahan Bakar
Tidak seperti mobil atau motor yang bisa diisi bahan bakar sesuka hati, pengisian bahan bakar di pesawat dipertimbangkan dengan sangat matang – memiliki perhitungannya sendiri.

Baca Juga: Fenomena Take Off di Tahun 2018 dan Landing di Tahun 2017. Time Traveler?

Boarding dan Pushback
Ketika semua persiapan untuk penerbangan selanjutnya sudah rampung, maka tiba waktunya untuk menyambut penumpang baru dan melakukan prosedur boarding hingga pushback.

Kencangkan Sabuk Pengaman dan Siap Terbang!
Semua penumpang sudah duduk rapi di seat-nya masing-masing, kini tiba saatnya untuk pilot meminta ijin kepada ATC untuk melakukan pushback, taxi, dan lepas landas!

Lantaran Bisa Bawa Sial, Sejumlah Maskapai Hilangkan Sejumlah Nomor Bangku

Bagi Anda yang sering bepergian dengan menggunakan pesawat, pernahkah Anda iseng memperhatikan baris tempat duduk yang tersedia di dalam kabin? Teruntuk maskapai asing, biasanya ada deret angka yang tidak runut yang diberlakukan oleh pihak maskapai, atau ada juga maskapai yang menghilangkan nomor-nomor tertentu karena beranggapan bahwa angka-angka tersebut sebagai angka sial. Nah, siapa dari Anda yang sudah tahu mengenai hal ini? Atau bahkan baru tahu setelah membaca artikel ini? Yuk kita simak maskapai mana saja yang memberlakukan penomoran unik pada setiap armada yang dioperasikannya.

Baca Juga: Jadi Baiknya Sebagai Penumpang Pesawat Duduk di Kursi Mana?

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au, sejumlah maskapai di luar sana seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific, Qatar Airways, Emirates, dan United Airlines menolak untuk menggunakan nomor bangku 13 di dalam kabin mereka dan lebih memilih untuk menghapus nomor tersebut – pada maskapai ini menganggap bahwa 13 sebagai angka sial.

Ilustrasi penomoran dari Boeing 777-300 milik Qatar Airways. Sumber: news.com.au

Ketika kebanyakan maskapai memulai penomoran bangku dimulai dengan angka 1, tapi ada juga maskapai yang tidak memulai penghitungan nomor bangku dari angka 1. Sebut saja Boeing747-400 yang dioperasikan oleh AirChina, dimana maskapai ini menomori bangku di baris paling depan di dalam kabinnya dengan angka 11 hingga nomor 14 yang menandakan bahwa itu adalah kelas bisnis. Setelah 14, AirChina akan mulai menomori bangku mereka dengan angka 1, 2, 3 yang merupakan bangku first class, dan menggunakan nomor 31 ke atas untuk menandai bangku kelas ekonomi. Hhmmm, cukup rumit ya penomoran dari AirChina!

Ilustrasi penomoran dari maskapai AirChina. Sumber: news.com.au

Mengingat ada angka 13 yang dianggap ‘keramat’ oleh sebagian maskapai, namun ada juga maskapai lain yang tetap menggunakan angka ini dan tidak menghiraukan soal stigma buruk tentang angka sial ini. Sebagian maskapai yang berasal dari daerah Asia malah enggan menggunakan angka 4 karena menurut kepercayaan mereka, 4 merupakan angka yang dipercaya dapat membawa kesialan.

Sebagai contoh, salah satu maskapai yang tidak menggunakan angka 4 pada bangku penumpang di armada mereka adalah Cathay Pacific. Sementara diluar Asia, ada juga Lufthansa yang tidak menggunakan angka 13 dan 17 pada bangku penumpang di armada mereka yang dilatarbelakangi oleh hal yang sama selayaknya maskapai-maskapai yang sudah disebutkan tadi – membawa sial.

Baca Juga: Dilema Seat Pitch, Maskapai Tambah Untung Penumpang Merana

Tapi tenang saja, kendati penomoran pada bangku-bangku pesawat yang sudah disebutkan di atas ada yang tidak runut atau melompati nomor-nomor tertentu, Anda akan tetap bisa duduk di bangku yang tertera pada tiket Anda dengan cara menunjukkan boarding pass kepada awak kabin ketika proses boarding, dan mereka akan dengan senang hati menunjukkan dimana tempat duduk Anda.

Lempuyangan, Sejarah Panjang Stasiun KA Ekonomi di Yogyakarta

Lempuyangan mengandung arti sebagai tanaman umbi-umbian untuk bumbu masakan, namun Lempuyangan sendiri sejak lama telah menjadi salah satu ikon transportasi di Yogyakarta. Peran stasiun ini terbilang strategis, pasalnya segala jenis kereta yang melintasi jalur Selatan menuju Jawa Timur pastinya akan melintasi stasiun ini. Dari aspek perkeretaapian, pamor Lempuyangan menjadi penguat keberadaan stasiun utama di Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu, yang jika ditakar kedua stasiun ini hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer ke arah Timur.

Baca juga: Inilah Daftar Stasiun Tersibuk di Indonesia

Bila menikik tentang Stasiun Lempuyangan, pada papan plang stasiun tertera ‘+114 meter’ yang artinya posisi stasiun berada di ketinggian 114 meter diatas permukaan laut. Stasiun ini berada dalam pengelolaan Daerah Operasional (DaOp) VI Yogyakarta. Saat ini Lempuyangan memiliki sebelas jalur dengan jalur tiga dan empat sebagai sepur lurus.

Merujuk ke sejarah, stasiun Lempuyangan berawal dari perusahhan KA Swasta belanda, NV nederlandsch – indische spoorweg Maatschaappij atau NISM. Saat itu NISM telah membuka membangun jaringan rel sepanjang 26 kilometer untuk melayani rute Kemijen, Semarang – Tanggung dan Grobogan. Setelah beberapa waktu beroperasi, NISM terus merugi hingga akhir nya meminta pemerintah Hindia Belanda melanjutkan pembangunan rel sepanjang 166 kilometer menuju Yogyakarta. Nah, dalam pemabangunan jaringan rel inilah, Lempuyangan turut dibangun sebagai salah satu stasiun. Secara resmi stasiun ini mulai dioperasikan pada 2 Maret 1872 oleh pemerintah Hindia Belanda. Dan di era tersebut Stasiun Lempuyangan hanya melayani rute Yogyakarta – Semarang. Bersamaan dengan pengoperasian Lempuyangam, Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Undang-Undang Pembangunan jalan KA di Pulau jawa.

Lempuyangan saat ini.

Dari lokasi, dengan lintasan rel membujur dari Barat ke Timur maka stasiun ini berada di Kecamatan Danurejan. Yang terkenal dari Lempuyangan adalah stasiun ini melayani pemberhentian kereta api kelas ekonomi dan kereta lokal atau komuter seperti Prambanan Ekspres (Prameks), meski pada awalnya Awal berdirinya Lempuyangan hanya dikhususkan untuk kereta barang.

Kini Stasiun Lempuyangan kian berbenah menjadi lebih baik. Baru-baru ini, KabarPenumpang.com berkunjung ke Yogyakarta dan menggunakan kereta baik berangkat ataupun kembali, terlihat stasiun ini sudah memperbesar area tempat menunggu penumpang dan pengantarnya. Hal ini terlihat dari pintu masuk yag dipindah menggeser kearah timur dekat dengan tempat parkir kendaraan.Tapi sayangnya, untuk jalanan masih saja tetap padat karena jarak hall utama stasiun dengan jalan utama depan stasiun jaraknya terlalu sempit. Beruntung kesesakan dan kepadatan ini sedikit berkurang karena lahan parkir stasiun Lempuyangan diperbesar, sehingga tidak lagi terlalu banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan dan membuat lalu lintas sedikit lapang.

Melengkapi etalase stasiun kedua terbesar di Yogyakarta ini, pada halaman depan terdapat monumen KRD Kuda Putih, yakni KRD komuter yang pertama kali dioperasikan di Indonesia. Letaknya tak jauh dari parkiran kendaraan di Stasiun Lempuyangan. Untuk yang suka foto monumen ini juga cocok untuk dijadikan objek fotografi.

KA Kuda Putih setelah direstorasi menjadi monumen di Stasiun Lempuyangan. (Foto: Semboyan35.com)

Baca juga: KA Kuda Putih, Menapaki Jejak Kereta Rel Diesel Pertama di Indonesia

Bagi pengguna jasa yang sampai di Stasiun Lempuyangan dan kelaparaan, tenang saja di depan stasiun penuh dengan penjual makanan. Pilihan makanan pun beragam, seperti gudeg, ayam penyet hingga angkringan. Selain itu tak jauh dari stasiun Lempuyangan juga terdapat pasar dan banyak kuliner yang bisa dijumpai di pasar tersebut.

Untuk Anda yang ingin mencari tempat penyewaan motor pun tak perlu khawatir, saat keluar dari gerbang stasiun, langsung terlihat papan nama untuk tempat penyewaan motor. Sebagai pelancong yang mau menikmati kota Yogyakarta, dan lebih suka berkelana dengan jalan kaki atau angkutan umum bisa menggunkan ojek online untuk menuju pusat kota tetapi karena ada larangan menaikkan penumpang dari depan stasiun. Sehingga harus berjalan dari pintu keluar sekitar 200 meter untuk menaiki ojek atau taksi online ini.

Di Tengah Ketegangan dengan Beijing, Filipina Bangun Bandara di Pulau Sengketa Laut Cina Selatan

Filipina sedang mengembangkan bandara di sebuah pulau yang didudukinya di Laut Cina Selatan, ketika negara Asia Tenggara tersebut menegaskan klaimnya atas perairan yang disengketakan tersebut di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Beijing.

Baca juga: Pengamat: Beijing Mau Terapkan ADIZ di Laut Cina Selatan, tapi Takut ASEAN ‘Ngamuk’

“Pengadaan lahan untuk perpanjangan landasan pacu sedang dilakukan untuk Proyek Pengembangan Bandara Pulau Pag-asa,” kata Kantor Komunikasi Presiden Ferdinand Marcos Jr dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Pag-asa adalah nama lokal Pulau Thitu di Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan, tempat Beijing mengajukan klaim besar-besaran. Setelah selesai, proyek ini diharapkan dapat menyediakan moda perjalanan yang efisien ke dan dari pulau terpencil tempat tinggal warga sipil dan personel militer Filipina, menurut pernyataan tersebut.

Rencana tersebut menunjukkan tekad Filipina untuk mempertahankan kehadirannya di perairan yang disengketakan, seiring Tiongkok juga memaksakan klaimnya yang telah dibatalkan oleh keputusan arbitrase tahun 2016. Manila juga telah mengirim kapal ke laut yang disengketakan tersebut, sehingga menyebabkan bentrokan dengan Beijing.

Landasan pacu militer di pulau Balabac di provinsi Palawan dekat Laut Cina Selatan juga hampir selesai. Balabac adalah salah satu dari empat situs baru yang dapat diakses militer AS berdasarkan perjanjian pertahanan yang diperluas tahun lalu.

“Kami sedang dalam tahap akhir pengerjaan landasan pacu militer Balabac, terutama karena Palawan akan memainkan peran besar dalam keamanan nasional,” kata Marcos.

Proyek infrastruktur tersebut merupakan salah satu prioritas di bawah pemerintahan Marcos dan merupakan bagian dari upaya untuk membuka wilayah selatan ibu kota bagi investasi baru, memudahkan transportasi, dan memperkuat sektor pariwisata.

Konflik Perbatasan dengan Cina, Fillipina Cari Investor Baru untuk Proyek Kereta Penghubung Subic dan Clark

Q1 2024 – Kerja sama dengan Mitra Airline Strategis, Trafik Kargo Garuda Indonesia Tumbuh 40,6 Persen

Garuda Indonesia menyebutkan pertumbuhan kinerja usaha yang salah satunya dilaksanakan dengan mengoptimalkan lini bisnis kargo. Seiring dengan berbagai upaya untuk mengoptimalkan lini komersial kargo yang telah dilaksanakan Perusahaan, pada Q1-2024 ini Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan angkutan trafik kargo hingga 40,6% jika dibandingkan dengan periode Q1-2023.

Baca juga: Eksplorasi Sektor Kargo, Garuda Indonesia Group Luncurkan “Tauberes”

Lebih lanjut, selama periode Q1-2024 tersebut Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan angkutan kargo internasional sebesar 45,38% dibandingkan dengan Q1-2023 dimana selama Q1-2024 ini Perusahaan mengangkut sedikitnya 14 ribu ton angkutan kargo. Sementara itu untuk sektor domestik juga turut mencatatkan pertumbuhan sedikitnya 27,63% menjadi 19 ribu ton angkutan kargo jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa seiring dengan capaian kinerja usaha yang secara konsisten mencatatkan pertumbuhan, Garuda Indonesia terus memaksimalkan langkah optimalisasi berbagai lini komersial termasuk lini bisnis kargo yang telah menujukan tren positif sejak akhir 2023 lalu.

“Lini bisnis kargo khususnya kargo internasional menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis yang saat ini tengah kami optimalkan melalui berbagai insiasi strategis dalam mendukung optimalisasi akselerasi kinerja usaha Garuda Indonesia, khususnya dengan memaksimalkan demand yang tinggi atas layanan transportasi kargo udara baik untuk berbagai jenis komoditas unggulan menuju Indonesia,” jelas Irfan.

Irfan menambahkan bahwa upaya untuk meningkatkan trafik kargo tersebut dilaksanakan melalui berbagai inisiasi bersama partner strategis diantaranya melalui peningkatan kerjasama interline dengan maskapai global untuk pengiriman kargo dari dan ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Amsterdam. Melalui optimalisasi kerjasama interline ini, diharapkan Garuda Indonesia akan dapat mengangkut tambahan isian kargo yang dapat mencapai hingga 70-100 ton setiap bulannya.

Adapun selama periode Q1-2024 ini, melalui kerjasama interline dengan berbagai mitra airline strategis, Garuda Indonesia telah mengangkut sedikitnya 2325 ton angkutan kargo yang terdiri dari berbagai komoditas seperti General cargo, Meat, dan Live Animal. Adapun jumlah tersebut merupakan 16% dari total seluruh angkutan kargo internasional Garuda Indonesia selama periode Januari – Maret 2024.

Ganti Direktur dan Komisaris, Bagaimana Nasib Drone Kargo Garuda Indonesia?

Penerbangan Perdana Batik Air Rute Denpasar-Canberra Dianggap Bermasalah, Investigasi Digelar ATSB

Biro Keselamatan Transportasi Australia atau Australian Transport Safety Bureau (ATSB) sedang menyelidiki penerbangan perdana Batik Air ke Bandara Canberra atas dugaan pelanggaran aturan keselamatan udara.

Baca juga: Tiba di Canberra dari Melbourne, Penumpang Seperti Kena Prank Karena Harus Karantina

Maskapai penyedia layanan full service ini mengadakan acara di bandara Canberra pada tanggal 14 Juni 2024 dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi termasuk Duta Besar Indonesia, ketika penerbangan komersial pertamanya dari Bali mendarat satu jam lebih awal.

Seperti dikutip abc.net.au (18/7/2024), ATSB mengatakan ketika Boeing 737-800 mendekati bandara, sekitar 19 kilometer selatan landasan pacu, awak pesawat memilih untuk berhenti di designated waypoint yang ditentukan di udara. “Selama holding, pesawat dioperasikan di bawah ketinggian minimum holding,” demikian pernyataan ATSB.

Designated waypoint adalah koordinat yang diperiksa komputer pada setiap tahap penerbangan. Penyelidik ATSB menggambarkannya sebagai “insiden serius”, dan telah mendorong adanya penyelidikan.

ATSB mengatakan telah mewawancarai awak penerbangan dan pengontrol lalu lintas udara, menganalisis rekaman data penerbangan dan data pengawasan lalu lintas udara serta memeriksa catatan pilot dan operasional. “Jika masalah keselamatan kritis teridentifikasi selama penyelidikan, ATSB akan segera memberi tahu pihak terkait, sehingga tindakan keselamatan yang tepat dapat diambil,” kata ATSB.

ATSB berharap dapat menyelesaikan penyelidikannya dalam tiga bulan terakhir tahun ini, dan laporannya akan dipublikasikan ke publik.

Penerbangan Batik pada tanggal 14 Juni 2024 menandai penerbangan langsung pertama dari Canberra ke Bali.

Pilot dan Kopilot Ketiduran, Ternyata Ada yang ‘Lebih Parah’ dari Kasus Batik Air

Bali International Airshow 2024 Umumkan Penjualan Tiket Public Day, Gratis untuk Dua Golongan Umur Ini

Pameran penerbangan Bali International Airshow 2024, resmi mengumumkan penjualan tiket Public Day untuk acara yang akan berlangsung pada 18-21 September 2024. Tiket Public Day Bali International Airshow 2024 hanya berlaku selama satu hari, yakni pada tanggal 21 September 2024.

Baca juga: Digelar 18-21 September, Kemenko Marves Jadi Tuan Rumah Bali International Airshow 2024

Dengan tiket ini, pengunjung dapat menyaksikan lebih dari 30 pesawat militer dan komersial, serta helikopter di area pameran statis dari dekat, dan merasakan pengalaman melihat aksi pertunjukan udara yang diadakan selama empat kali dalam sehari selama acara berlangsung.

Melengkapi sajian utama pameran pesawat, Bali International Airshow 2024 juga menyiapkan serangkaian acara pendukung sepanjang jam operasional mulai pukul 09.00-17.00 WITA. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan hiburan, seperti kompetisi foto, menyaksikan pemutaran film penerbangan, atau mengabadikan momen di booth foto interaktif. Kesempatan untuk bertemu pilot, serta pameran seni dan kerajinan bertema aviasi juga akan diadakan untuk memeriahkan suasana.

Bali International Airshow 2024 membuka penjualan tiket mulai Kamis, 18 Juli hingga Sabtu, 21 September 2024. Pengunjung dapat membeli tiket acara dan shuttle bus melalui platform Loket.com dengan sejumlah harga spesial yang ditawarkan.

Informasi Tiket:
Harga tiket Public Day: Rp165.000
Harga tiket Shuttle Bus Pulang-Pergi: Rp111.000

Syarat: Wajib tiket untuk usia 6-65 tahun; Gratis untuk anak-anak di bawah 6 tahun dan lansia di atas 65 tahun.

Dubai Airshow – Pameran Dirgantara Bergengsi Dua Tahunan Terbesar di Timur Tengah

Penawaran Eksklusif:
– Buy One Get One (BOGO): Mulai tanggal 18 hingga 28 Juli 2024, pengunjung yang membeli tiket di booth Bali Airshow 2024 di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) dapat menikmati penawaran eksklusif ini.

– Hari Kemerdekaan Indonesia: Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan harga khusus tiket Public Day Rp79.000, tersedia mulai 17 Agustus hingga 19 Agustus 2024.

– Pembelian dalam Kelompok: Setiap pembelian 5 tiket Public Day, pengunjung berhak mendapat 1 tiket gratis. Penawaran ini hanya berlaku selama periode penjualan reguler dan periode Hari Kemerdekaan Indonesia.

Ada Lebaran-Liburan Sekolah, KAI Wisata Layani 70.627 Penumpang Sepanjang Semester 1 2024

PT KA Pariwisata (KAI Wisata) mencatat jumlah pelanggan Kereta Wisata pada semester 1 tahun 2024 sebanyak 70.627 penumpang. Puncak meningkatnya jumlah penumpang terjadi pada momen libur sekolah bulan Juni. KAI Wisata menawarkan 2 jenis pola perjalanan untuk para pelanggan, yaitu Free Independent Traveler (FIT) dan Rombongan (Pola Carter).

Baca juga: Dituding Bantu Calo Jual Tiket Kereta Lebaran, Begini Respon KAI Wisata

Kedua pola perjalanan tersebut diminati para wisatawan domestik maupun internasional. Antusias pelanggan Kereta Wisata di semester ini terlihat melalui tingginya okupansi perjalanan FIT pada bulan April 2024 pada momen angkutan lebaran dengan jumlah 17.876 penumpang dan moment liburan sekolah pada bulan Juni dengan jumlah 14.899 penumpang.

“Pelanggan Kereta Wisata semester 1 ini sebanyak 66.922 penumpang untuk perjalanan FIT, penumpang individu ini memang sangat antusias saat jadwal perjalanan tersedia pada aplikasi Access by KAI,” ujar Direktur Utama Hendy Helmy.

Tidak hanya perjalanan FIT, perjalanan pola carter juga terlihat meningkat pada semester 1 ini pada bulan Juni masa libur sekolah. Pada bulan Juni menyambut libur sekolah kali ini, KAI Wisata memberikan diskon spesial khusus untuk perjalanan pola charter “Schooliday” sampai dengan 15 persen. Hal ini disambut baik oleh pelanggan KAI Wisata untuk membawa keluarga berwisata rombongan menggunakan kereta wisata.

Hendy Helmy menambahkan “Special discount sampai dengan 15 persen ini sangat disambut hangat dan baik oleh pelanggan setia KAI Wisata dimana diskon ini meningkatkan ketertarikan pelanggan rombongan”.

Pelanggan Kereta Wisata pola carter pada semester 1 ini mencatat jumlah sebanyak 3.705 penumpang dan perjalanan tertinggi terdapat pada bulan Juni liburan sekolah. Pelanggan sangat antusias menyambut libur sekolah untuk melakukan perjalanan wisata menggunakan kereta wisata.

Baca juga: Berhasil Diuji Coba, KAI Tambah 3 Kereta Wisata Priority Buatan Balai Yasa Manggarai

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan KAI Wisata yang telah menjadi bagian dari pelanggan setia Kereta Wisata sehingga semester 1 ini menghasilkan banyak penumpang sampai 70.627 penumpang,” tutup Hendy Helmy.

Melalui berbagai tipe keretanya, yaitu: Panoramic, Priority, Imperial, Nusantara, Tematik (Kereta Jawa, Bali, Sumatera, Toraja), Dining on Train dan Kereta Istimewa. KAI Wisata terus berupaya memberikan layanan terbaiknya untuk pelanggan kereta wisata yang dan menjadikan Kereta Wisata sebagai pilihan transportasi utama untuk melakukan perjalanan wisata dengan pengalaman berbeda dengan transportasi lainnya.

Nikmati BISKITA Trans Depok di Stasiun LRT Harjamukti, Gratis Selama Enam Bulan Pertama

PT KAI menyambut baik hadirnya layanan BISKITA Trans Depok di Stasiun LRT Harjamukti, yang telah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada tanggal 14 Juli 2024. BISKITA Trans Depok merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan integrasi transportasi di wilayah Jabodebek.

Baca juga: Perhatian! LRT Jabodebek Mulai Terapkan Tarif Maksimal Tap In dan Tap Out di Stasiun yang Sama

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyampaikan KAI terima kasih kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) atas inisiatif menghadirkan layanan BISKITA Trans Depok, yang tidak hanya menjadi pilihan transportasi lanjutan dari Stasiun LRT Jabodebek, tetapi juga sebagai bagian dari kampanye untuk mendorong penggunaan transportasi umum.

BISKITA Trans Depok akan memberikan tarif gratis selama enam bulan pertama sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang menggunakan layanan ini. Rute BISKITA akan menghubungkan Stasiun Harjamukti hingga pemberhentian terakhir di Terminal Depok Baru dengan jam operasional mulai pukul 05.00 s.d 21.00 dengan headway 10 menit.

Stasiun LRT Harjamukti merupakan salah satu stasiun yang berada di paling ujung rute LRT Jabodebek. Rata-rata pengguna yang tap in dan tap out di Stasiun Harjamulti sebanyak 4.569 pengguna perhari saat peak hour, dan 2.858 pengguna perhari saat off peak hour (periode Januari s.d Juni).

Selain di Stasiun Harjamukti, hadir juga BISKITA Trans Bekasi Patriot di Stasiun Bekasi Barat, yang akan menghubungkan Stasiun Bekasi Barat menuju Summarecon Mall Bekasi serta Halte Pasar Alam Vida.

KAI Tawarkan Hak Penamaan (Naming Right) untuk 18 Stasiun LRT Jabodebek