Lebih Ramah Lingkungan, KAI Akan Beralih dari Bahan Bakar B35 ke B40 untuk Performa Mesin Lokomotif

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam uji coba penerapaan B40 untuk kereta api. Uji coba ini dilakukan di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta pada Senin (22/7) dengan menggunakan KA Bogowonto relasi Lempuyangan – Pasar Senen.

Baca juga: Progress Rail Pasok 54 Unit Lokomotif ‘Ramah Lingkungan’ CC205 ke PT KAI

B40, campuran solar 60% dan bahan bakar nabati dari kelapa sawit 40%, diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurangi konsumsi solar dan emisi gas buang.

”KAI sangat mendukung kebijakan pemerintah melalui penggunaan bahan bakar B40 pada angkutan kereta api. Hal ini sejalan tujuan  KAI dalam memberikan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” VP Public Relations KAI Anne Purba.

KAI kini menggunakan 300 juta liter bahan bakar B35. Selama penggunaannya, performa mesin kereta api tetap berjalan tanpa masalah. Oleh karena itu, KAI yakin bahwa peralihan dari B35 ke B40 akan berlangsung mulus, mengingat spesifikasi kedua jenis bahan bakar tersebut hampir sama.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, uji kinerja terbatas ini bertujuan untuk menguji ketahanan genset KA Bogowonto selama 1.200 jam. Dengan waktu perkiraan satu kali pulang-pergi (PP) KA Bogowonto dari Lempuyangan ke Pasar Senen 22 jam, diperkirakan akan membutuhkan 50 kali PP, atau sekitar 2 bulanan, untuk mencapai hasil tersebut.

“Kami berharap semua uji penggunaan bisa selesai Desember ini sehingga penggunaan B40 secara penuh bisa dilakukan tahun 2025,” ujar Eniya.

Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Mustafid Gunawan menyampaikan, uji penggunaan pada KA dilakukan untuk bahan bakar mesin lokomotif dan mesin genset KA. Uji penggunaan mesin lokomotif dilakukan pada satu kereta barang rute Jakarta – Surabaya. Sedangkan uji genset dilakukan pada KA Bogowonto rute Lempuyangan – Pasar Senen.

Untuk melakukan uji penggunaan, KAI membangun fasilitas blending (pencampuran bahan bakar) dan pengisian bahan bakar di 5 lokasi yaitu Cipinang (Jakarta), Arjawinangun (Cirebon), Cepu (Blora), Lempuyangan (Yogyakarta), dan Pasar Turi (Surabaya).

“Pasumai,” Lokomotif Ramah Lingkungan dengan Pilihan Tenaga Listrik Pantograf atau Baterai

Farnborough Airshow 2024 – Japan Airlines Tuntaskan Pesanan Armada Airbus A350-900 dan A321neo

Japan Airlines (JAL) telah menandatangani pesanan pasti atas akuisisi 20 unit pesawat wide body A350-900 dan 11 unit narrow body A321neo yang merupakan penyelesaian atas komitmen yang diumumkan awal tahun ini.

Baca juga: Buntut Insiden Japan Airlines Flight 516, Desain Airbus A350 Mendapat Pujian

Kontrak tersebut diumumkan pada pameran dirgantara Farnborough Airshow 2024. Pesawat A350-900 baru ini akan bergabung dengan armada A350 milik maskapai yang melayani rute internasional, sedangkan A321neo akan beroperasi pada layanan domestik di Jepang.

Hingga saat ini, JAL telah memesan total 52 unit A350, dengan 18 unit sudah dalam pelayanan. Kontrak A321neo merupakan pesanan pertama JAL untuk lini produk narrow body Airbus.

Executive Officer dan Senior Vice President Procurement Japan Airlines Yukio Nakagawa mengatakan, “Kami sangat senang telah menandatangani perintah pasti untuk memperkenalkan tambahan pesawat A350 dan A321 baru. Kami akan mempercepat pengenalan pesawat canggih dan hemat bahan bakar untuk memberikan layanan terbaik kepada penumpang kami dan mengurangi emisi CO₂.”

A350 adalah pesawat berbadan lebar paling modern dan efisien di dunia serta pemimpin jarak jauh dalam kategori kursi 300-410. Desain A350 yang sepenuhnya baru mencakup teknologi dan aerodinamis tercanggih yang memberikan standar efisiensi dan kenyamanan tak tertandingi. Pada akhir Juni 2024, Keluarga A350 telah memenangkan lebih dari 1.300 pesanan pasti dari 60 pelanggan di seluruh dunia, menjadikannya salah satu pesawat berbadan lebar tersukses yang pernah ada.

A321neo adalah anggota terbesar dari keluarga A320neo terlaris Airbus, yang menawarkan jangkauan dan kinerja tak tertandingi. Dengan menggabungkan mesin generasi baru dan Sharklets, A321neo menghadirkan pengurangan kebisingan sebesar 50% dan penghematan bahan bakar serta pengurangan CO₂ lebih dari 20% dibandingkan pesawat lorong tunggal generasi sebelumnya, sekaligus memaksimalkan kenyamanan penumpang di kabin lorong tunggal terluas di angkasa. Hingga saat ini, lebih dari 6.400 unit A321neo telah dipesan oleh lebih dari 90 pelanggan di seluruh dunia.

Seperti halnya semua pesawat Airbus, pesawat A350 sudah mampu beroperasi dengan bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF) hingga 50%. Airbus menargetkan pesawatnya memiliki kemampuan SAF hingga 100% pada tahun 2030.

A350 Japan Airlines Tabrak DHC-8 yang Hendak Bantu Korban Gempa dan Tewaskan 5 Orang, Airbus Bilang Begini

Airbus Racer Pecahkan Rekor Kecepatan Helikopter 420 Km per jam

Demonstran helikopter berkecepatan tinggi Airbus Racer, yang dikembangkan dalam kerangka proyek European Research Clean Sky 2, telah mencapai target kecepatan jelajah 407 km per jam (220 knots).

Baca juga: Airbus Racer Demonstrator Terbang Perdana, Helikopter dengan Kecepatan Jelajah Lebih dari 400 Km per Jam

Pada tanggal 21 Juni, kurang dari dua bulan setelah penerbangan pertamanya, demonstran Airbus Racer melampaui target kecepatan levelnya sebesar 407 km per jam (220 kts) dengan mencapai 420 km per jam (227 kts) dalam konfigurasi awalnya. Hanya dalam tujuh penerbangan dan sekitar sembilan jam uji terbang, hampir seluruh flight envelope telah terbuka.

“Pencapaian dalam waktu singkat ini benar-benar merupakan bukti kerja keras 40 mitra kami di 13 negara Eropa untuk mewujudkan semua inovasi ini. Selain performanya, perilaku aerodinamis dan stabilitas pesawat juga menjanjikan. Kami semua menantikan fase pengujian penerbangan berikutnya, terutama mode eco yang memungkinkan kami mematikan satu mesin saat penerbangan maju, sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar, dan menurunkan emisi CO2,” kata Bruno Even, CEO Airbus Helikopter.

Awak uji penerbangan terdiri dari Hervé Jammayrac, Kepala Pilot Uji Penerbangan, Dominique Fournier, Insinyur Uji Penerbangan, dan Christophe Skorlic, Insinyur Uji Penerbangan. Tahap pengujian penerbangan berikutnya akan fokus pada pengoperasian mesin tunggal dan menyelesaikan selubung penerbangan.

Dioptimalkan untuk kecepatan jelajah lebih dari 400 km per jam, demonstran Airbus Racer bertujuan untuk mencapai trade-off terbaik antara kecepatan, efisiensi biaya, dan kinerja misi. Racer juga menargetkan pengurangan konsumsi bahan bakar sekitar 20%, dibandingkan dengan helikopter generasi saat ini dalam kategori bobot lepas landas maksimum yang sama, berkat optimalisasi aerodinamis dan sistem propulsi eco-mode yang inovatif.

Dikembangkan dengan mesin helikopter Safran, sistem eco-mode listrik hibrida memungkinkan salah satu dari dua mesin Aneto-1X dihentikan sementara saat dalam penerbangan jelajah, sehingga berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO2. Airbus Racer juga bertujuan untuk menunjukkan bagaimana arsitektur khususnya dapat berkontribusi dalam menurunkan jejak akustik operasionalnya.

Jepang Kembangkan Helikopter yang Mampu Tembus Kecepatan 500 Km Per Jam!

Tingkatkan Pelayanan Parkir di Stasiun Pasar Senen, KAI Services Siapkan Area Parkir Lebih Nyaman

Demi pelayanan parkir yang lebih baik, KAI Services meningkatkan pelayanan parkir dengan menambah kapasitas kendaraan untuk jenis kendaraan motor di Stasiun Pasar Senen. Pembangunan area lahan parkir dimulai hari Senin (22/7) dan diperkirakan akan selesai dibangun pada November 2024.

Baca juga: Kolaborasi KAI Services dan BNI Hadirkan Produk UMKM Berkualitas Ekspor di Kereta

Menurut Plt Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, peningkatan layanan parkir di Stasiun Pasar Senen dipersiapkan untuk memberi pelayanan terbaik kepada para pelanggan KAI Services saat musim liburan Natal dan Tahun Baru tiba (Nataru). “Kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna lahan parkir KAI Services khususnya kendaraan motor agar saat libur Nataru tiba mereka bisa memarkir kendaraannya dengan nyaman” ujar Ririn.

Ririn menambahkan, KAI Services sebagai perusahaan yang mengedepankan pelayanan kepada para pelanggan setiap tahunnya terus meningkatkan pelayanan disemua unit bisnisnya agar pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan KAI Services. “KAI Services yang menjadi central of services PT KAI (Persero) terus menerus memperbaiki layanannya agar para pelanggan merasa puas dengan semua layanan yang diberikan perusahaan” ujar Ririn.

Dari tahun ketahun memang pertumbuhan pelanggan yg menggunakan jasa Kereta Api semakin meningkat, dalam semester 1 tahun 2024 ini, volume pelanggan KA mencapai 5 juta lebih, dan khusus Stasiun Pasar Senen pada saat libur nasional, liburan sekolah, libur Hari Raya Idul Fitri, serta libur Natal dan Tahun baru, per harinya bisa mencapai 27 ribu lebih pelanggan naik kereta dari Stasiun Pasar Senen.

Untuk peningkatan layanan parkir ini nantinya area parkir di Stasiun Pasar Senen akan menambah kapasitas area parkir motor menjadi 178 unit motor. Untuk saat ini, area parkir motor Stasiun Pasar Senen memiliki kapasitas 120 motor.

Arsitektur Neo Indishce Bikin Stasiun Pasar Senen Tak Lekang Oleh Waktu

431.600 Pelanggan Percayakan Layanan KAI Wisata Sepanjang Semester Pertama 2024

PT KA Pariwisata (KAI Wisata) mencatat jumlah pelanggan bisnis hospitality pada semester 1 tahun 2024 sebanyak 431.600 pengunjung . Puncak meningkatnya jumlah penumpang terjadi pada momen libur sekolah bulan Juni. Bisnis hospitality tersebut yang terdiri fasilitas Hotel Transit Suite Gambir, Shower n Locker, Wisata Heritage Lawang Sewu dan Indonesian Railway Museum Ambarawa diminati para wisatawan domestik maupun internasional.

Baca juga: Ada Lebaran-Liburan Sekolah, KAI Wisata Layani 70.627 Penumpang Sepanjang Semester 1 2024

Antusias pelanggan bisnis hospitality di semester ini terlihat melalui tingginya okupansi kunjungan pada bulan April 2024 pada momen angkutan lebaran dengan dan momen liburan sekolah pada bulan Juni dengan jumlah masing-masing bisnis hospitality sebgai berikut, fasilitas hotel Rail Transit Suite Gambir (RTSG) selama 1 semester ini sebanyak 9.035 pengunjung, fasilitas Shower n Locker sebanyak 36.184 pengunjung, wisata heritage Historic Builiding Lawang Sewu sebanyak 308.676 pengunjung, Indonesian Railway Museum Ambarawa sebanyak 77.705 pengunjung.

“Pelanggan KAI Wisata semester 1 ini sebanyak 431.600 pengunjung untuk kesuluruhan bisnis hospitality, pengunjung pada bisnis hospitality ini sangat diminati pengunjung karena sangat memudahkan para traveler” ujar Direktur Utama Hendy Helmy.

Tidak hanya pelanggan kereta wisata namun pelanggan bisnis hospitality ini juga disambut baik oleh pelanggan KAI Wisata untuk membawa keluarga berwisata rombongan mengunjungi bisnis hospitality khususnya wisata edukasi menyenangkan yaitu Historical Building Lawang Sewu dan Indonesian Railway Museum, juga tidak kalah dengan fasilitas Shower n Locker dan Rail Transit Suite Gambir yang sangat memudahkan para traveler.

Hendy Helmy menambahkan “Fasilitas memudahkan traveler sangat dinantikan oleh masyarakat khususnya pelanggan setia KAI Wisata, karena ini hal baru untuk traveler di Indonesia dapat menikmati fasilitas yang biasa digunakan diluar negeri”.

Pelanggan KAI Wisata terus memberikan masukan kepada KAI Wisata melalu whatsapp bisnis, email maupun media sosial untuk dapat mengembangkan seluruh bisnis hospitality ini. Tidak hanya pelanggan kereta wisata, pelanggan bisnis hospitality juga sangat berpengaruh pada kemajuan bisnis KAI Wisata saat ini dan seterusnya.

Melalui berbagai bisnis hospitality diantaranya Hotel Rail Transit Suite Gambir, Fasilitas Shower n Locker untuk membersihkan badan dan menitipkan barang, wisata Historical Building Lawang Sewu dapat menikmati museum dengan Wahana Immersive, dan Indonesian Railway Museum Ambarawa dapat menikmati kereta wisata uap dan diesel berkeliling menikmati pemandangan sepanjang Stasiun Ambarawa dan Stasiun Tuntang.

Dituding Bantu Calo Jual Tiket Kereta Lebaran, Begini Respon KAI Wisata

Ekspansi Penerbangan Antarbenua, Vietjet Akuisisi 20 Unit Airbus A330-900neo Senilai $7,4 Miliar

Vietjet, maskapai swasta terbesar di Vietnam, pada pameran dirgantara Farnborough Airshow 2024, secara resmi menandatangani kontrak untuk membeli 20 unit pesawat badan lebar generasi terbaru A330-900neo. Kesepakatan tersebut, yang bernilai $7,4 miliar berdasarkan harga jual, pertama kali diumumkan sebagai Nota Kesepahaman di Singapore Airshow pada bulan Februari lalu, namun kini telah menjadi perjanjian yang pasti.

Baca juga: Mengenal Electronic Flight Bag, Fitur Canggih di Airbus A330-900NEO Terbaru Lion Air

Vietjet saat ini mengoperasikan tujuh unit Airbus A330-300 sewaan, dan pesawat berbadan lebar baru ini secara bertahap akan menggantikan armada yang ada di jaringan penerbangan antarbenua jarak jauh yang semakin berkembang dan layanan regional berkapasitas tinggi, seperti antara Hanoi dan Kota Ho Cho Minh dan dari Vietnam ke Mumbai dan Delhi.

Pesawat A330neo baru ini secara strategis akan meningkatkan armada Vietjet dan meningkatkan kapasitas operasionalnya untuk mendukung ekspansi global. Pimpinan Vietjet Dr. Nguyen Thi Phuong Thao mengatakan pengenalan pesawat canggih dan hemat bahan bakar ke dalam armadanya merupakan bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan dan tujuan ESG Vietjet dalam upayanya mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

Asia telah menjadi pasar yang sangat sukses bagi Airbus A330, dengan pesawat berbadan lebar yang digunakan pada beragam rute, mulai dari penerbangan jarak pendek bervolume tinggi hingga layanan antarbenua jarak jauh. Memasangkan A330 dengan Keluarga A320 merupakan kombinasi yang sangat ampuh ketika membuka rute baru, dengan dua pesawat yang dapat dipertukarkan digunakan untuk memenuhi permintaan yang berfluktuasi seiring berkembangnya rute tersebut.

Dalam dua belas bulan terakhir, Vietjet telah berhasil memasuki pasar Australia menggunakan A330 pada tujuan utama Melbourne, Sydney dan Brisbane. Namun, ketika diluncurkan di pasar yang lebih kecil di Perth dan Adelaide, mereka mengerahkan Airbus A321neo untuk mengembangkan pasar dengan biaya yang efektif tanpa mengorbankan strategi tarif rendahnya.

Menurut ch-aviation, Vietjet dan afiliasinya Thai Vietjet memiliki gabungan armada Airbus sebanyak 103 pesawat. Vietjet (VJ) tercatat memiliki 17 A320-200, 36 A321-200, 25 A321neo, dan tujuh A330-300. Thai Vietjet (VZ) juga mengoperasikan armada Airbus yang terdiri dari 12 unit A320-200 dan enam unit A321-200 tetapi belum merambah ke pengoperasian pesawat berbadan lebar.

Ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru, A330-900 memiliki jangkauan 7.200 mil laut (13.000 kilometer), menjadikannya sangat cocok untuk jaringan Vietjets di Asia-Pasifik sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar, emisi karbon, dan biaya operasional.

Meski Sempat Tertunda, Garuda Indonesia Akhirnya Terima Airbus A330-900NEO Perdana

Garuda Indonesia dan Bank Mandiri Gelar “Sales Office Travel Fair” – Diskon Tiket Sampai 80 Persen

Garuda Indonesia kembali menggelar program diskon tiket yang kali ini dilaksanakan melalui gelaran Garuda Indonesia “Sales Office Travel Fair” (SOTF) yang mulai diselenggarakan pada 22-31 Juli 2024.

Baca juga: Dongkrak Sektor Pariwisata, Garuda Indonesia Buka Rute dari Bandung Menuju Lampung dan Surabaya

Melalui penyelenggaraan SOTF ini, berkerja sama dengan Bank Mandiri sebagai bank partner, Garuda Indonesia menghadirkan penawaran menarik berupa diskon tiket perjalanan hingga mencapai 80% untuk menuju berbagai destinasi penerbangan domestik maupun internasional.

Untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik dari gelaran SOTF ini, para pengguna jasa dapat mengakses penawaran menarik ini di seluruh Kantor penjualan Garuda Indonesia di kota-kota di Indonesia maupun kantor perwakilan di luar negeri.

Adapun beberapa rute domestik dan internasional yang mendapatkan penawaran menarik di antaranya :

* Jakarta – Denpasar pp mulai dari Rp1,8 jutaan pp
* Jakarta – Labuan Bajo pp mulai dari Rp2,2 jutaan pp
* Jakarta – Ambon pp mulai Rp3,2 jutaan pp
* Jakarta – Makassar pp mulai Rp2,2 jutaan pp
* Jakarta – Sorong pp mulai Rp3,5 jutaan pp
* Jakarta – Padang pp mulai Rp1,8 jutaan pp

* Jakarta – Amsterdam pp mulai dari Rp11,8 jutaan pp
* Jakarta – Seoul pp mulai dari Rp5,6 jutaan pp
* Jakarta – Sydney pp mulai dari Rp7,7 jutaan pp
* Jakarta – Tokyo pp mulai dari Rp8 jutaan pp
* Jakarta – Hongkong pp mulai dari Rp4,2 jutaan pp
* Jakarta – Singapura pp mulai dari Rp2,7 jutaan pp

Pada gelaran SOTF kali ini, Garuda Indonesia yang berkolaborasi bersama Bank Mandiri juga turut memberikan nilai tambah kepada para pengguna jasa Garuda Indonesia yang juga nasabah Bank Mandiri berupa cashback hingga mencapai Rp 2 juta dan cicilan 0% bagi para pengguna Mandiri Kartu Kredit.

Selain menghadirkan penawaran harga tiket dengan diskon spesial, Garuda Indonesia juga turut memberikan nilai tambah berupa Welcome Bonus 2000 Miles untuk Anggota Baru/Renewal GarudaMiles Gold Privilege, pemberian free kartu desain spesial untuk anggota baru GarudaMiles Junior, penawaran diskon Rp50.000 untuk cetak kartu GarudaMiles Junior, hingga penawaran paket Bundling cetak kartu GarudaMiles Junior + 1000 Miles dengan harga khusus.

Lebih lanjut, selain berkesempatan mendapatkan berbagai diskon tiket dan nilai tambah lainnya untuk penerbangan Garuda Indonesia, para pengguna jasa juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai potongan harga tiket untuk penerbangan yang dilayani oleh mitra airline Garuda Indonesia seperti KLM, Air France, Air Europe, All Nippon Airways, Japan Airlines, Qantas, Virgin Australia, Jet Star, Malaysia Airlines, dan Bangkok Airways.

Jaringan Kereta Api di Swiss Dikenal Tepat Waktu, Inilah Resepnya

Meski performa ketepatan waktunya masih di bawah Jepang, banyak yang menyebut jaringan kereta Swiss punya ketepatan yang sangat baik, terutama bila dibandingkan dengan negara seperti Jerman dan Italia. Dengan kontur geografisnya yang sebagian besar berupa dataran tinggi, tentu menjadi menarik untuk mengetahui, bagaimana jaringan kereta di Swiss bisa begitu tepat waktu.

Baca juga: Rute Ekstrim Kereta Bergerigi di Swiss, Kemiringannya Hingga 48 Persen

Dari forum di quora.com, disebutkan ada beberapa latar yang mengenai ketepatan waktu kereta di Swiss. Yang mengemuka adalah pengeluaran yang besar untuk pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan terowongan, perlintasan sebidang dan jalur bypass. Sehingga jika ada satu kereta mengalami keterlambatan maka efeknya akan lebih kecil kepada kereta lainnya.

Ciri khas kereta di Swiss yakni kereta tidak berjalan secepat di negara-negara Eropa lainnya. Jadi ada kemungkinan untuk pulih dari keterlambatan. Seringkali jika penumpang mengalami keterlambatan pada saat keberangkatan, penundaan tersebut akan dikurangi (atau dibatalkan) pada saat kedatangan.

Meski berupa negara yang terkurung daratan dengan luas wilayah 41.277 km2 dan jumlah penduduk 8,5 juta jiwa, namun, jaringan kereta di Swiss dilayani oleh 20 perusahaan kereta api.

Kereta Swiss tepat waktu juga karena merupakan upaya nasional yang diperlukan untuk memastikan ketepatan waktu di beragam aspek. Ada lelucon bahwa jika keberangkatan kereta pukul 08:00 berangkat saat jam stasiun menunjukkan pukul 08:05, maka kereta tersebut bukan Swiss atau jam stasiun bukan di Swiss.

Perjalanan kereta Swiss dikenal dengan keandalan yang luar biasa, memungkinkan perjalanan lintas negara yang rumit dengan koneksi yang erat. Kereta yang tiba di banyak stasiun disambut dengan armada bus penghubung untuk perjalanan darat selanjutnya. Seluruh pengalaman perjalanan Swiss seringkali sempurna, yang umumnya disertai dengan pemandangan yang luar biasa dari Pegunungan Alpen.

Baca juga: Suhu Panas Ekstrem Melanda Swiss, Lintasan Kereta Api Terpaksa di Cat Putih

Tentu diperlukan biaya perawatan rel, rolling stock dan sistem kendali kereta yang modern. Ketepatan waktu kereta api rupanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Misalnya pada tahun 2014, Pemerintah Swiss mengucurkan subsidi senilai 5,8 miliar euro untuk layanan kereta api. Nilai subsidi tersebut konon lebih besar dari yang dikucurkan Pemerintah Inggris pada layanan kereta apinya.

Balas Serangan Balon Sampah, Korea Selatan Aktifkan Loudspeaker dengan Siaran Propaganda ke Korea Utara

Korea Utara pada hari Minggu kembali menerbangkan balon-balon yang membawa muatan sampah ke arah Korea Selatan, dan kali ini kata militer Korea Selatan, dan menyatakan bahwa mereka akan merespons dengan “skala penuh”. Lantaran bukan serangan senjata konvensional, maka militer Korea Selatan melancarkan serangan balasan dengan gaya baru.

Baca juga: Korea Selatan Dapat Kiriman Ratusan Balon Udara dari Utara, Beri Pesan yang Bikin ‘Syok’

Militer Korea Selatan mengatakan tindakan Korea Utara yang meningkatkan ketegangan di dekat perbatasan yang dipersenjatai dengan ketat dapat menimbulkan konsekuensi yang fatal, dan menambahkan bahwa rezim Korea Utara akan bertanggung jawab penuh.

“Seperti yang telah kami peringatkan beberapa kali, militer akan melakukan siaran melalui pengeras suara secara penuh dan di semua lini perbatasan mulai pukul 1 siang,” kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, seraya menyebut peluncuran balon yang dilakukan Korea Utara sebagai hal yang vulgar dan memalukan.

Aktivis dan pembelot di Korea Selatan selama bertahun-tahun telah mengirimkan balon mereka sendiri yang membawa selebaran propaganda dan barang-barang lainnya ke Korea Utara, sehingga membuat marah Pyongyang.

Awal pekan ini, militer Korea Selatan memutuskan untuk melanjutkan kampanye siaran melalui pengeras suara sepanjang waktu yang menargetkan Korea Utara sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai peluncuran balon keji oleh Pyongyang yang membawa sampah melintasi perbatasan.

Sejak Mei, Korea Utara telah menerbangkan ribuan balon yang ditempelkan kantong sampah, yang menjadi sumber ketegangan baru antara kedua Korea.

Menyalakan propaganda, berita dunia, dan musik K-pop, siaran Korea Selatan dianggap oleh pejabat militer dan aktivis sebagai bentuk perang psikologis yang efektif.

Ilyushin Il-62M “Changmae” – Pesawat Kenegaraan Korea Utara, Digunakan Kim Jong Un Bila Terpaksa

Tak Bisa Langsung Ngacir, Sebelum Penerbangan ada 11 Dokumen yang Harus Diperiksa dan Ditandatangani oleh Pilot

Sebagai orang yang bertanggung jawab atas terlaksananya penerbangan dengan aman sampai tujuan, maka ada beragam prosedur yang harus dilakukan pilot sebelum penerbangan dilakukan.

Baca juga: Apa Saja Persiapan Pesawat Sebelum Terbang? Cek Jawabannya Disini!

Di antara prosedur tersebut adalah terkait dokumen. Sebelum penerbangan, pilot harus memeriksa dan menandatangani berbagai dokumen untuk memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan penerbangan. Berikut adalah beberapa dokumen utama yang biasanya harus diperiksa dan ditandatangani oleh pilot sebelum penerbangan:

1. Flight Plan (Rencana Penerbangan)
Berisi detail rute penerbangan, ketinggian, kecepatan, dan informasi navigasi lainnya, dan semua diperlukan untuk mendapatkan izin dari otoritas lalu lintas udara.

2. NOTAM (Notices to Airmen)
Informasi tentang kondisi bandara, ruang udara, dan navigasi yang relevan untuk penerbangan. Pilot harus meninjau NOTAM untuk mengetahui adanya pembatasan atau peringatan khusus.

3. Weather Briefing (Prakiraan Cuaca)
Informasi cuaca untuk rute penerbangan dan bandara tujuan. Menyertakan laporan cuaca, prakiraan, dan informasi tentang kondisi cuaca berbahaya seperti badai atau turbulensi.

4. Aircraft Maintenance Log (Log Pemeliharaan Pesawat)
Rekaman pemeliharaan dan inspeksi pesawat. Pilot harus memastikan bahwa pesawat dalam kondisi layak terbang dan semua pemeliharaan rutin telah dilakukan.

5. Weight and Balance Sheet (Lembar Berat dan Keseimbangan)
Menghitung berat total pesawat dan distribusi muatan. Memastikan bahwa pesawat tidak kelebihan beban dan keseimbangan terjaga.

6. Passenger Manifest (Manifest Penumpang)
Daftar penumpang yang ada di pesawat, yang mana ini penting untuk keamanan dan manajemen penumpang.

7. Cargo Manifest (Manifest Kargo)
Daftar barang dan kargo yang diangkut pesawat. Memastikan semua barang terdaftar dan sesuai dengan peraturan keselamatan.

8. Fuel Log (Log Bahan Bakar)
Rekaman jumlah bahan bakar yang diisi dan digunakan. Memastikan bahwa pesawat memiliki cukup bahan bakar untuk penerbangan dengan cadangan yang cukup.

9. Aircraft Performance Data (Data Kinerja Pesawat)
Informasi tentang kinerja pesawat termasuk kecepatan lepas landas, kecepatan pendaratan, dan konsumsi bahan bakar. Membantu pilot dalam perencanaan dan pengambilan keputusan selama penerbangan.

10. Flight Duty and Rest Log (Log Tugas dan Istirahat)
Rekaman waktu kerja dan istirahat pilot dan awak pesawat. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan penerbangan mengenai batasan waktu kerja dan istirahat untuk menghindari kelelahan.

11. Aircraft Registration and Airworthiness Certificate (Sertifikat Registrasi dan Kelaikan Udara)
Sertifikat resmi yang menunjukkan bahwa pesawat terdaftar dan memenuhi standar keselamatan udara. Harus selalu ada di pesawat dan diperiksa sebelum setiap penerbangan.

Sebelum Era GPS, Inilah Teknik Terbang Aman Saat Pesawat Melintasi Samudera

Sebelum penerbangan, pilot harus memeriksa dan menandatangani berbagai dokumen yang mencakup rencana penerbangan, informasi cuaca, kondisi pemeliharaan pesawat, keseimbangan berat, manifest penumpang dan kargo, serta data kinerja pesawat. Proses ini penting untuk memastikan keselamatan, kepatuhan terhadap peraturan, dan persiapan yang baik untuk penerbangan.