Hiasi Lokomotif dengan Livery Pohon Kelapa Sawit, Yuk, Cari Tahu Alasannya

Wara-wiri berbagai lokomotif penarik mulai dari angkutan penumpang hingga barang mewarnai jalur kereta api di wilayah Jawa dan Sumatera. Terutama lokomotif seri CC 206 di Tanah Jawa cukup banyak yang menjalankan tugas mengantar rangkaian kereta api ke berbagai kota.

Namun, ada satu lokomotif yang berbeda dari yang lainnya. Memiliki ciri khas dan merupakan hasil energi campuran yang membuat bahan bakar lokomotif ini menjadi ramah lingkungan. Ciri-cirinya pun sangat mudah di tebak, mulai dari nomor seri pada lokomotif hingga tambahan livery yang menghiasi bagian depan dan samping lokomotif.

Bernomor seri CC 2061387 yang dimiliki Depo Induk Cipinang ini merupakan lokomotif yang mempunyai livery tambahan bertuliskan “Uji Penggunaan B40”. Tulisan tersebut berada disamping kiri dan kanan dibawah nomor seri lokomotif tersebut. Tak hanya itu, bagian depan lokomotif pun terdapat gambar pohon kelapa sawit yang merupakan bahan dasar campuran pada lokomotif tersebut.

Semula lokomotif itu uji coba membawa rangkaian kereta api barang (petikemas) dari Surabaya menuju Jakarta maupun sebaliknya. Namun saat ini lokomotif tersebut tak hanya menarik kereta barang tapi membawa rangkaian penumpang.

B40 adalah campuran bahan bakar yang terdiri dari 60% solar dan 40% bahan bakar nabati yang berasal dari minyak kelapa sawit. Pengujian awal dilakukan menggunakan kereta pembangkit di rangkaian KA Bogowonto yang melayani rute Yogyakarta-Pasar Senen. Uji coba tersebut pertama kali dilakukan pada 22 Juli 2024. Uji coba ini bertujuan untuk menguji ketahanan genset kereta api Bogowonto selama 1.200 jam dan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk diselesaikan. Kemudian dilanjutkan uji coba pada lokomotif yang sampai saat ini masih dijalankan.

Livery B40 pada kereta pembangkit yang di rangkaikan di KA Bogowonto. (Foto: Tangkapan Layar Youtube.com/Elkana Paskah Nugraha)

Pengisian bahan bakar biodiesel B40 untuk lokomotif ini saat menarik gerbong peti kemas saat itu dilakukan di emplasemen Stasiun Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Dalam sekali pengisian, lokomotif tersebut memuat hingga 350 liter B40. Penggunaan B40 sejauh ini tidak mengalami kendala teknis yang berarti, karena mesin tetap beroperasi secara normal.

Penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan dampak perubahan iklim dan pemanasan global. Apalagi transportasi massal seperti kereta api merupakan salah satu solusi efektif untuk menekan polusi udara dan mengurangi emisi karbon

Lebih Ramah Lingkungan, KAI Akan Beralih dari Bahan Bakar B35 ke B40 untuk Performa Mesin Lokomotif

TransJakarta Akan Hadirkan Petugas Khusus di Perlintasan Kereta Api

Viralnya video penumpang bus TransJakarta yang keluar melalui jendela di perlintasan rel kereta api pada Sabtu (15/2/2025) kemarin membuat PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bukan hanya melakukan investigasi internal. Tetapi juga berencana untuk menempatkan petugas khusus di perlintasan kereta api.

Kepala Divisi Sekretaris PT Transjakarta Tjahyadi Dermawan mengatakan akan menempatakan petugas khusus yang nantinya membantu mengatur lalu lintas di jalur perlintasan kereta api. Menurutnya, ini dilakukan juga demi kenyamanan dan keamanan pelanggan saat menggunakan layanan Transjajarta.

“Keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama yang akan terus dijaga oleh kami. Maka kami menempatkan petugas khusus yang akan membantu mengatur lalu lintas di jalur perlintasan kereta api,” ujar Tjahyadi kepada awak media, Senin (17/2/20205).

Baca juga: Akibat Petugas Sinyal Tak Sabar, 189 Nyawa Melayang Pada Kecelakaan Kereta 81 Tahun Lalu di Jalur Sakurajima

Untuk diketahui, bus Transjakarta milik operator Bianglala Metropolitan dengan nomor bodi BMP 230364 sempat terhambat perjalanannya Ketika melintasi perlintasan rel kereta api Green Garden arah Pasar Baru. Saat itu, sirine kedatangan kereta berbunyi dan palang pintu mulai menutup.

Padahal saat itu, bus berada di tengah perlintasan dan terhambat kendaraan lainnya karena lampu lalu lintas sedang berwarna merah. Dalam investigasi internal yang dilakukan oleh PT Transjakarta, tidak didapatkan kendala teknis pada bus.

“Hal tersebut terjadi karena laju bus terhambat setelah melewati sebagian rel kereta, saat sedang lampu merah dan ada kendaraan lain di depannya. Bus sudah melintasi sebagian rel kereta, sebelum sirine berbunyi dan palang pintu perlintasan kereta ditutup”, jelas Tjahyadi.

Selain itu Tjahyadi menjelaskan bahwa kepanikan terjadi karena pelanggan memaksa turun dan memecahkan kaca samping sebelah kiri. Namun setelah lampu merah selesai, dan kendaraan di depan bus berjalan, maka bus kembali melaju dengan normal.

“Kami Memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Hal ini menjadi perhatian serius Transjakarta untuk melakukan reviu SOP pramudi khususnya pada rute-rute yang melintasi rel kereta api”, tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, video penumpang bus Transjakarta keluar dari dalam bus dengan meloncat sudah disukai lebih dari 19 ribu orang.

Viral, Video Penumpang Bus TransJakarta Loncat dari Jendela dan Pintu

Menteri Ketenagakerjaan: Momentum THR, Bisa Jadi ‘Bukti’ Pengusaha dan Pengemudi Online Harmonis

Demo besar-besaran terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pengemudi online dilakukan di depan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Senin (17/2/2025). Ratusan ojek online berdemo menyampaikan aspirasi mereka terkait THR yang sebelumnya sudah pernah disampaikan tahu 2024 lalu.

Namun sayangnya hal tersebut belum pernah terealisasi. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pihaknya akan menyiapkan aturan terkait meregulasi THR untuk pengemudi online.

Dia menjelaskan, nantinya aturan bisa berbentuk surat edaran (SE) atau peraturan Menteri (Permen). Yassierli menilai, THR meripakan bagian dari budaya Indonesia, maka dirinya mendukung agar perusahaan aplikator penyedia layanan transportasi online memberikan THR kepada pengemudinya.

“Kita janjikan momentum THR ini sebagai bukti bahwa pengusaha dan kemudian driver itu memang harmonis bersama-sama,” kata Yassierli kepada awak media.

Untuk diketahui, berdasarkan Permen Ketenagakerjaan No.6/2016, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja yang setidaknya memiliki hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Karena pengemudi online hanya memiliki hubungan mitra kerja dengan perusahaa aplikas, maka dianggap tidak wajib mendapatkan THR.

Baca juga: Serikat Pekerja Tuntut Ojol Diberi THR. Efektifkah?

Meski begitu, Yassierli mengaku bahwa Kemenaker beberapa kali bertemu dengan pihak aplikator untuk membicarakan wacana pemberian THR tersebut. Menurutnya, hingga kini pemerintah masih melakukan negosiasi terkait teknis pencairan THR itu.

“Sudah beberapa kali (bertemu aplikator), tentu ada sebuah negosiasi, tapi nanti itu bagian dari prosesnya,” ucap dia.

Menanggapi sang Menteri, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau yang sering disapa Noel menyatakan hal yang sama. Dia berharap kebijakan THR bagi para pengemudi online ini sifatnya mengikat dan bukan hanya imbauan.

“Jadi apa pun bentuknya, surat edaran atau Permen atau apa pun, itu harus dilaksanakan, tidak bisa tidak,” kata Noel.

Noel mengatakan pemerintah ingin agar THR untuk pengemudi online bisa berbentuk uang.

“Kan kemarin kita coba menyampaikan soal tunjangan hari raya (ke aplikator). Tapi kemudian kita negosiasi soal teknisnya seperti apa, entah itu bonus hari raya atau bantuan hari raya, tapi itu bentuknya uang,” ucap dia.

Ini Lima Motor Listrik Kapasitas Daya Tinggi, Ramah Lingkungan Cocok untuk Ojek Online

Ekspansi Bisnis, Vision Marine Tawarkan Gabung Klub Eksklusif di Florida Selatan

Sebuah perusahaan spesialis propulsi listrik yang bermarkas di Kanada, Vision Marine Technologies Inc. mengumumkan bahwa mereka telah memperluas kemitraannya dengan sebuah komplek hunian super mewah yang berada di tepian laut Florida, Aileron Residences. Kerja sama yang terjalin antara dua belah pihak memungkinkan anak perusahaan Vision Marine, Vision Marine Electric Boat Rental, untuk secara bertahap mulai menawarkan layanan penyewaan perahu listrik dalam waktu dekat.

Baca Juga: Electric Supply Boat Meluncur di Batam, PaxOcean Siap Lanjut Hadirkan Electric Tug Boat Pada Juni 2025

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman accessnewswire.com, nantinya penghuni Aileron Residences akan secara otomatis tergabung ke dalam klub perahu listrik eksklusif milik Vision Marine, di mana setiap penghuni akan mendapatkan akses ke armada perahu listrik premium kembangan Vision Marine. Kerja sama ini juga turut menggarisbawahi komitmen Aileron Residences untuk menghadirkan fasilitas perahu listrik premium.

Di sisi lain, kemitraan ini juga memberi Vision Marine ruang dermaga dan tempat penyimpanan penting, yang memungkinkan peluncuran operasi penyewaan secara bertahap di lokasi tersebut. Selain itu, Vision Marine juga dikabarkan akan membuka lokasi penjualan barunya untuk memperkuat dan memperluas jangkauan pemasarannya di pasar Florida. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat strategi pertumbuhan penjualan jangka panjang.

“Kemitraan ini menandai langkah signifikan dalam mengintegrasikan perahu listrik ke dalam real estate mewah,” ujar Kepala Pertumbuhan & Kemitraan Strategis Vision Marine Technologies, Maxime Poudrier.

“Aileron Residences berharap dapat menetapkan standar baru dengan menawarkan tidak hanya akses tanpa hambatan ke klub perahu listrik kami, tetapi juga sebagai salah satu langkah untuk memperkenalkan mesin perahu listrik 180E E-Motion yang mutakhir.” tambahnya.

Aileron Residences. Sumber: istimewa

Pihak Vision Marine Technologies juga berharap kemitraan ini akan memberikan pengalaman berkendara menggunakan moda laut dengan dampak lingkungan yang sangat kecil. Ya, diketahui memang isu pencemaran lingkungan menjadi salah satu poin utama di balik berkembangnya perusahaan-perusahaan transportasi berbasis tenaga listrik.

Di sisi lain, CEO dari LYND yang menaungi Aileron Recidences, David Lynd mengatakan bahwa kemitraan dengan Vision Marine memungkinkan pihaknya untuk memberikan failitas kelas wahid yang benar-benar unik kepada setiap penghuni Aileron Residences. “Hal ini selaras dengan masa depan sebuah real estate yang super mewah,” ujar David.

“Calon penghuni kami akan memiliki akses instan dan mudah ke armada perahu listrik canggih, menghilangkan kerumitan terkait kepemilikan (armada) sekaligus memudahkan mereka untuk berkendara di laut.” tambahnya.

Baca Juga: AAA Travel Prediksi Ada Kenaikan Penumpang di 2025, Pertanda Kebangkitan Moda Laut di Seluruh Dunia?

Jika ditelaah lebih dalam, salah satu alasan mengapa Vision Marine Technologies mengincar daerah Florida bagian selatan adalah karena daerah tersebut diakui sebagai salah satu pusat ‘berperahu’ paling ramai di dunia. Di mana hal ini akan memberikan kemudahan bagi Vision Marine untuk mengekspansikan bisnisnya yang berkelanjutan di sektor tepi laut yang sarat akan hunian mewah.

Diketahui bahwa Vision Marine Boat Rental telah memfasilitasi lebih dari 60.000 penyewaan perahu listrik di berbagai lokasi dan diharapkan ekspansinya mampu memperkokoh status Florida Selatan sebagai salah satu destinasi rekreasi laut mewah yang ada di dunia.

Moda Transportasi Laut Selandia Baru Mulai ‘Berdayakan’ Kapal Listrik yang Ramah Lingkungan

Berlayar Saat Berpuasa? Tidak Perlu Khawatir! Simak Tips Berikut Agar Puasa Tetap Lancar

Sebentar lagi kita semua akan menyambut bulan suci Ramadhan. Rasa lemas, haus dan lapar memang tidak bisa dihindarkan selama kita berpuasa, namun ini bukanlah halangan untuk kita beraktivitas. Nah, jika Anda terpaksa harus berlayar dalam kondisi berpuasa, tentunya ini akan menjadi sebuah cerita yang berbeda.

Baca Juga: Jangan Melulu Konsumsi Obat, Inilah Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Laut!

Jika di bulan-bulan lain, Anda dapat dengan mudah mengonsumsi makanan untuk mengatasi mual selama perjalanan, namun tidak saat berpuasa. Nah, KabarPenumpang.com punya beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika harus berlayar selama berpuasa, dihimpun dari berbagai sumber.

Jaga Kesehatan & Stamina

Ilustrasi makanan sehat. Sumber: istimewa

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah asupan pada saat sahur. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat, protein dan karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, buah-buahan, sayur-sayuran hingga protein tanpa lemak.

Pastikan juga Anda untuk banyak minum saat sahur dan berbuka puasa, karena dehidrasi dapat menjadi masalah yang serius.

Jangan lupa juga untuk istirahat yang cukup pada saat sebelum dan sesudah berlayar agar aktivitas Anda tetap lancar.

Siapkan Obat-Obatan yang Diperlukan & Cek Kondisi Fisik

Ilustrasi mual saat perjalanan. Sumber: istimewa


Lebih baik mencegah daripada mengobati. Inilah yang patut dipertimbangkan saat Anda terpaksa berlayar saat berpuasa. Jika dirasa kondisi fisik Anda sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan puasa, segeralah berbuka lalu minum obat sesuai dengan keluhan fisik yang Anda rasakan.

Jangan lupa untuk maksimalkan waktu perjalanan Anda dengan beristirahat agar kondisi fisik Anda dapat kembali pulih dan melanjutkan puasa di esok harinya.

Jika Anda adalah orang yang mengidap suatu penyakit tertentu, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk berlayar saat berpuasa.

Batasi Aktivitas Fisik Selama Berlayar

Sumber: travelandstyle.ca


Sudah sewajarnya jika orang-orang yang berpuasa harus pintar dalam ‘me-manage’ kondisi fisiknya. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi Anda untuk membatasi aktivitas selama berlayar. Mungkin Anda bisa bersantai sejenak di daerah dek untuk menghirup udara segar agar terhindar dari mual atau tidur untuk menghemat energi.

Berbuka Dengan Bijak

Ilustrasi buka puasa. Sumber: poskotanews.com


Ini dia waktu yang ditunggu-tunggu! Kendati sudah boleh makan dan minum, bukan berarti Anda dapat dengan leluasa memasukkan semuanya ke perut! Pastikan Anda minum dengan cukup terlebih dahulu agar terhindar dari dehidrasi, dilanjut dengan konsumsi makanan ringan yang mudah dicerna. Ini ditujukan agar sistem pencernaan Anda tidak ‘kaget’ setelah seharian kosong karena berpuasa. Hindari juga makan terlalu banyak serta makanan yang berlemak saat berbuka puasa.

Pelayaran Tertunda? Jangan Keburu Emosi! Inilah Dampak Menerjang Cuaca Buruk

Garuda Indonesia dan Bank Mandiri Gelar “GOTF”, Hadirkan Penawaran 68.000 Kursi dengan Harga Khusus

Garuda Indonesia resmi menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) pertama di tahun 2025 yang menghadirkan sedikitnya 68 ribu kursi. Penerbangan dengan harga khusus untuk perjalanan domestik dan internasional tersebut dapat diakses pada periode pemesanan mulai tanggal 17-26 Februari 2025 dan periode perjalanan hingga 16 Februari 2026.

Dalam gelaran GOTF kali ini, Garuda Indonesia berkolaborasi dengan Bank Mandiri sebagai bank partner dengan target transaksi mencapai Rp600 miliar untuk 10 hari gelaran GOTF. Berbagai penawaran menarik yang ditawarkan dalam ajang GOTF tersebut dapat diakses melalui berbagai kanal digital Garuda Indonesia seperti mobile apps “FlyGaruda”, website resmi Garuda Indonesia, contact center, online travel agent, serta Livin Sukha.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi menjelaskan bahwa diselenggarakannya GOTF kali ini merupakan upaya berkelanjutan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan aksesibilitas transportasi udara yang aman dan nyaman dengan harga yang terjangkau serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun.

“Dengan sistem pembelian melalui berbagai kanal digital Garuda Indonesia, gelaran GOTF ini kami harapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas lagi setelah sebelumnya kami telah menyelenggarakan Sales Office Travel Fair (SOTF) di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu, GOTF ini tentunya kami harapkan dapat menjembatani para pengguna jasa yang ingin merencanakan perjalanan udaranya sejak jauh-jauh hari,” jelas Ade.

Ade turut melanjutkan, “Gelaran GOTF ini diharapkan dapat memaksimalkan peluang di tengah tren pariwisata nasional yang terus menunjukkan peningkatan yang menjanjikan. Melalui optimalisasi berbagai kanal digital yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, Garuda Indonesia optimis gelaran GOTF merupakan program yang dapat menjawab kebutuhan travelling masyarakat yang saat ini juga turut didukung oleh kebijakan cuti bersama dan long weekend sepanjang tahun 2025 ini.”

Selain berkesempatan mendapatkan penawaran tiket penerbangan dengan harga khusus, para pengguna jasa juga berkesempatan mendapatkan berbagai nilai tambah lainnya seperti Welcome Bonus 1000 miles untuk anggota baru GarudaMiles yang melakukan pendaftaran selama periode program, diskon 15% prepaid baggage untuk rute internasional, dan bonus 2000 Miles setiap pembelian GarudaMiles Gold Privilege selama periode program.

Khusus para pengguna jasa yang merupakan nasabah Bank Mandiri juga berkesempatan untuk mendapatkan nilai tambah lainnya berupa diskon cashback hingga Rp3,5 juta untuk transaksi dengan Mandiri Kartu Kredit, Flash Sale diskon hingga Rp2,5 juta, serta kemudahan pembayaran cicilan hingga 12 bulan.

Adapun dalam gelaran GOTF kali ini, Garuda Indonesia menawarkan pilihan harga tiket untuk penerbangan domestik di antaranya:

Jakarta – Bali pp mulai Rp1,8 jutaan
Jakarta – Batam pp mulai Rp1,8 jutaan
Jakarta – Jayapura pp mulai Rp6,2 jutaan
Jakarta – Labuan Bajo pp mulai Rp2,1 jutaan
Jakarta – Makassar pp mulai Rp2,2 jutaan
Jakarta – Medan pp mulai Rp2,4 jutaan
Jakarta – Padang pp mulai Rp1,8 jutaan

Selain itu, beberapa rute internasional yang juga mendapatkan penawaran menarik di antaranya:

Jakarta – Amsterdam pp mulai Rp8 jutaan
Jakarta – Hong Kong pp mulai Rp3,3 jutaan
Jakarta – Melbourne pp mulai Rp6,9 jutaan
Jakarta – Seoul pp mulai Rp5,5 jutaan
Jakarta – Shanghai pp mulai Rp4,8 jutaan
Jakarta – Singapura pp mulai Rp2,6 jutaan
Jakarta – Sydney pp mulai Rp7,2 jutaan
Jakarta – Tokyo (Haneda) pp mulai Rp4,9 jutaan

Lebih lanjut, para pengguna jasa juga berkesempatan mendapatkan penawaran tiket penerbangan dengan harga khusus untuk beberapa rute penerbangan yang dilayani oleh airline partners Garuda Indonesia seperti KLM, Air France, Air Europe, All Nippon Airways, Japan Airlines, Qantas, Virgin Australia, Jet Star, Malaysia Airlines, Bangkok Airways, Qatar Airways, Air New Zealand, China Eastern Airlines, Lufthansa, Korean Air, dan Singapore Airlines.

Pahami Perjalanan Lintas Negara, Siapa Tahu Anda Butuh ‘Visa Transit’

Bikin Stasiun Bersih dan Ramah Lingkungan, KAI Services Terapkan Efisiensi dengan Smart Cleaning

Dalam upaya untuk terus meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pengguna transportasi kereta api, KAI Services kini menerapkan konsep Smart Cleaning dengan penggunaan mesin pembersih modern di berbagai stasiun. Langkah ini diambil sebagai bentuk inovasi dan efisiensi dalam menjaga kebersihan area stasiun yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.

Beberapa mesin pembersih modern yang digunakan meliputi jenis yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing lokasi:

• Ride-on Scrubber untuk area luas di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Purwokerto, Solo Balapan, dan Yogyakarta.
• Automatic Scrubber yang lebih fleksibel digunakan di Stasiun Cikoko, Jatimulya, Dukuh Atas, Harjamukti, Tanah Abang, dan Bekasi.
• Floor Polisher High Speed untuk memberikan hasil maksimal di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Solo Balapan, dan Purwokerto.

Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan, menjelaskan,  penerapan teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan standar kebersihan di lingkungan perkeretaapian. KAI Services berkomitmen menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, higienis, dan nyaman bagi para pengguna kereta api. Dengan adanya mesin pembersih modern ini, kami dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan lebih cepat menjaga kebersihan stasiun dengan kualitas lebih baik, serta memastikan pengalaman terbaik bagi para penumpang.

“Selain meningkatkan kualitas kebersihan di stasiun, KAI Services juga telah lebih dulu menerapkan teknologi canggih untuk kebersihan kereta api. Sebelumnya, perusahaan ini telah mengadakan mesin cuci high pressure asal Italia yang digunakan untuk membersihkan bagian eksterior kereta secara lebih efektif dan efisien. Teknologi ini memastikan kebersihan kereta tetap terjaga sebelum kembali melayani penumpang di berbagai rute perjalanan.” ujar Firhan.

Sementara menurut Ali, salah satu petugas cleaning KAI Services, penggunaan mesin pembersih ini sangat membantu dalam menunjang pekerjaannya sehari-hari. “Dengan hadirnya mesin pembersih ini, pekerjaan menjadi lebih cepat dan hasil lebih maksimal,” ujar Ali.

Dalam mendukung kebersihan dan kenyamanan pengguna kereta api, KAI Services juga mengelola 5.420 tenaga kerja di sektor Kebersihan Stasiun dan Area Publik (K2) yang tersebar di berbagai layanan transportasi, yaitu:

• Daop/Divre/KAI Logistik/Eksternal
• LRT Jabodebek
• KAI Commuter
• KAI Bandara
• Whoosh/KCIC

Penerapan Smart Cleaning ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden 2024-2029, yang menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam berbagai sektor, termasuk transportasi dan pelayanan publik. Dengan memanfaatkan mesin pembersih modern, KAI Services tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital dan penerapan teknologi di sektor transportasi.

Selain meningkatkan efisiensi kerja, Smart Cleaning juga mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mengadopsi teknologi yang lebih hemat air dan ramah lingkungan. Dengan efisiensi penggunaan air yang lebih baik, KAI Services turut berkontribusi dalam upaya pelestarian sumber daya alam.

Optimalkan Kebersihan Kereta, KAI Services Datangkan Mesin Cuci Kereta High Pressure dari Italia

Stasiun Rangkasbitung – Saksi Bisu Kedatangan KLB Istimewa Presiden Soekarno

Menikmati jalur ngulon lintas Tanah Abang-Rangkasbitung sudah tentu memiliki suasana berbeda. Jalur kereta yang membentang dilintas tersebut juga memiliki sejarah yang istimewa, apalagi beberapa stasiun yang mempunyai sejarah yang melegenda. Mulai dari bangunan stasiun, jalur kereta api, dan kereta api itu sendiri.

Saat ini jalur yang membentang antara Tanah Abang-Rangkasbitung ini sudah bisa ditempuh dengan mudah menggunakan Commuter Line. Tak seperti sebelumnya, jalur tersebut ramai digunakan oleh kereta api lokal yang ditarik lokomotif membuat penumpang harus membeli tiket sesuai dengan jam keberangkataj KA tersebut.

Melirik di jalur kulon ini ada sebuah stasiun pemberhentian terakhir perjalanan Commuter Line. Ya, stasiun ini adalah Rangkasbitung. Berada di ketinggian 22 mdpl yang merupakan stasiun utama di Provinsi Banten dengan jarak 80,9 km arah timur laut dari Kampung Bandan. Hingga saat ini, Stasiun Rangkasbitung melayani perjalanan Commuter Line yang terhubung ke Stasiun Tanah Abang maupun ke Stasiun Merak.

Dilihat dari bangunannya, Stasiun Rangkasbitung merupakan bangunan cagar budaya yang dilestarikan oleh PT KAI. Tak heran, stasiun ini memiliki sejarah yang panjang dan penuh makna dalam menghubungkan berbagai daerah di wilayah barat Jakarta, khususnya Banten. Sejarah Stasiun Rangkasbitung adalah sejarah yang kaya akan perkembangan kereta api dan transportasi di Banten. Dari awal pembangunannya hingga transformasi transportasi kereta api di wilayah Jabotabek, Stasiun Rangkasbitung telah berperan penting dalam menghubungkan masyarakat dan daerah. Sebagai salah satu peninggalan bersejarah, stasiun ini masih berdiri dengan gagah dan mengingatkan kita pada betapa pentingnya transportasi kereta api dalam membentuk wilayah dan perkembangan ekonomi di Indonesia.

Stasiun yang dibangun pada 1 Juli 1901 ini ternyata pernah dikunjungi oleh Presiden Soekarno saat melakukan kunjungan kerja dengan menaiki sebuah rangkaian Kereta Luar Biasa (KLB) yang ditarik oleh lokomotif uap seri C27. Setelah tiba, Presiden dan rombongan meninggalkan Stasiun Rangkasbitung menuju ke Kabupaten Rangkasbitung.

Stasiun Rangkasbitung pada tahun 1901. Terlihat pada papan nama stasiun masih menggunakan nama Rangkasbetung. (Foto: Werner Hansjorg Brutzer)

Tak jauh dari Stasiun Rangkasbitung terdapat pula depo lokomotif uap. Setiap harinya depo lokomotif tersebut selalu disibukkan dengan aktivitas lokomotif uap dari berbagai seri. Lokomotif uap seperti B51, C27, BB10, dan CC10 digunakan untuk dinasan kereta api penumpang ke arah Anyer Kidul, Merak, dan Labuan.

Sejak saat itu jalur Rangkasbitung-Labuan masih aktif digunakan perjalanan kereta api, namun hanya 1 perjalanan PP saja. Menurut kabar dari berbagai sumber, lokomotif penarik rangkaian kereta pada rute tersebut adalah seri B5138 sebagai lokomotifnya, meskipun terkadang juga menggunakan lokomotif BB1005 dan B5132. Sangat disayangkan pada tahun 1984 jalur Rangkasbitung-Labuan akhirnya ditutup. Penutupan jalur itu karena bersaing dengan moda transportasi lainnya.

Hingga saat ini Stasiun Rangkasbitung menjadi peran penting bagi masyarakat khususnya Banten yang ingin melakukan perjalanan , baik ke Jakarta maupun ke Pulau Sumatera. Selain itu juga stasiun ini menjadi titik persinggahan bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam dan budaya Banten. Dari sini, mereka dapat dengan mudah mengakses berbagai tempat wisata seperti Pantai Anyer, Pantai Carita, dan Taman Wisata Curug Cikaso, yang semuanya berada dalam jarak tempuh yang relatif singkat.

Menjadi Saksi Sejarah Perang Kemerdekaan, Stasiun Rangkasbitung juga Sebagai Tombak Perekonomian

Versi AirlineRatings – Vietjet Jadi Maskapai Berbiaya Rendah (LCC) Terbaik di Tahun 2025

Vietjet kembali dinobatkan sebagai Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah Terbaik 2025—yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi dalam ajang World’s Best Airlines Awards yang diberikan oleh AirlineRatings.com, sebuah situs web global terkemuka yang menilai keselamatan dan kualitas produk penerbangan.

Selama bertahun-tahun, AirlineRatings secara konsisten mengakui keunggulan Vietjet melalui berbagai penghargaan bergengsi. Tahun ini, maskapai asal Vietnam ini mendapat apresiasi atas keberhasilannya dalam menghadirkan tarif yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas dan tingkat kepuasan pelanggan. Vietjet terus memperbarui armadanya dengan pesawat A330 dan A321 serta memperluas jaringan penerbangannya, sehingga menjadikan perjalanan udara lebih mudah diakses dan terjangkau bagi semua kalangan.

Maskapai ini juga dikenal akan model biaya rendahnya yang inovatif, termasuk layanan Kelas Bisnis yang menawarkan pengalaman perjalanan terbaik bagi para penumpangnya.

Pertahankan Konfigurasi Kursi di Kelas Ekonomi, Korean Air Dinobatkan Sebagai Maskapai Full Service Terbaik di 2025

Sharon Petersen, CEO AirlineRatings mengatakan, “Vietjet telah berhasil menghadirkan nilai yang luar biasa bagi penumpangnya dengan memadukan tarif yang terjangkau dengan layanan yang inovatif dan dapat diandalkan. Dengan tetap mengutamakan keselamatan dan efisiensi, Vietjet sukses membuat perjalanan udara lebih terjangkau bagi jutaan penumpang. Selain itu, ulasan kami tentang pengalaman di dalam pesawat secara konsisten menyoroti dedikasi awak kabin Vietjet dalam memberikan pelayanan terbaik kepada setiap penumpang, serta menjadi sesuatu hal yang sangat kami apresiasi.”

AirlineRatings telah menganugerahi Vietjet peringkat bintang tujuh tertinggi untuk keselamatan penerbangan, yang semakin memperkuat komitmen maskapai asal Vietnam ini dalam hal keunggulan operasional. Selain itu, Vietjet secara konsisten diakui sebagai salah satu dari 10 maskapai paling aman dan terbaik di dunia. Pada tahun 2022 lalu, maskapai ini juga dinobatkan sebagai Maskapai Penerbangan Terbaik Tahun Ini oleh AirlineRatings.

Ajang World’s Best Airlines Awards telah diselenggarakan oleh AirlineRatings sejak tahun 2013 untuk memberikan apresiasi terhadap maskapai penerbangan terbaik dalam berbagai kategori penting di industri ini. Setiap maskapai menjalani evaluasi mendalam berdasarkan berbagai aspek yang ditawarkannya kepada penumpang.

Vietjet Adopsi Efisiensi Bahan Bakar Penerbangan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

Sejak Kamis, Skytrain Bandara Soetta Berhenti Beroperasi, Ternyata Ini Penyebabnya

Skytrain atau Kalayang (kereta melayang) adalah kendaraan operasional di Bandara Soekarno Hatta yang mengangkut penumpang ke beberapa terminal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.

Terdapat 2 jalur (track) yang digunakan dalam operasi Kalayang dan tiap-tiap jalurnya dioperaskan 2 Set Kalayang dengan 2 gerbong disetiap Set Kalayang. Untuk dapat menggunakan Kalayang, pengguna jasa harus melalui Shelter Kalayang yang terdapat disetiap Terminal dan juga di Integrated Building yang terhubung dengan Stasiun Kereta Api Bandara.

Namun saat ini ramai diperbincangkan di media, bahkan penumpang yang ingin menggunakan fasilitas secara gratis ini dibuat kecele. Pasalnya sejak Kamis (13/2) Kalayang berhenti beroperasi. Seperti unggahan di media sosial Instagram memperlihatkan sebuah pengunguman yang terpampang di Bandara 3 Soetta bahwa Kalayang tidak beroperasi sementara waktu.

Menurut sang perekam mengatakan bahwa pengunguman tersebut tidak begitu paham akibat dari pemberhentian sementara Kalayang tersebut. Padahal ruangan menuju stasiun Kalayang masih terlihat beroperasi, seperti pendingin ruangan yang masih terasa dingin, lampu penerangan menyala seperti biasa, dan eskalator yang masih berfungsi.

Alih-alih Kalayang tidak beroperasi ternyata berimbas pada sistem mesin yang tidak berfungsi. PT Len Rekaprima Semesta (LRPS) selaku operator fasilitas layanan kalayang (skytrain) di Bandara Soekarno-Hatta menjelaskan penyebab tidak beroperasinya kereta tersebut akibat gangguan pada salah satu perangkat pendukung.

Jalur Skytrain atau Kalayang yang terhubung terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno Hatta (Foto: Dok. Angkasa Pura)

Dikabarkan dari berbagai sumber, PT Len menyatakan bahwa proses perbaikan masih berlangsung. Mereka menambahkan bahwa fasilitas tersebut belum dapat dipastikan kapan kembali beroperasi secara normal. Bandara Soetta turut meminta agar PT Len mempercepat proses perbaikan agar layanan kalayang dapat kembali digunakan oleh pengguna jasa.

Saat ini penumpang di Bandara Soetta yang biasanya menggunakan Kalayang, dimohon untuk menggunakan fasilitas alternatif lainnya. Karena pihak dari Bandara Soetta sendiri telah menyiapkan layanan transportasi alternatif secara gratis dengan menambah jumlah armada dan personel pelayanan selama pelayanan Kalayang masih tahap perbaikan.

Seperti diketahui Kalayang beroperasi pada 17 September 2017 oleh Kementerian Perhubungan RI untuk menghubungkan terminal 2 dan terminal 3. Kemudian pada November 2017, Kalayang menghubungkan terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soetta dengan total yang dapat terangkut 176 penumpang. Dengan jarak 5 menit, naik Kalayang ini bisa menghemat waktu tempuh yang singkat dan mempermudah pergerakan antara terminal di Bandara Soetta.

Mengenal Skytrain di Changi, Benchmark APMS di Bandara Soekarno-Hatta