Tuesday, July 21, 2026
HomeHot NewsAir Canada dan Airbus Suntik Dana CAD13,7 Juta untuk Kembangkan Bahan Bakar...

Air Canada dan Airbus Suntik Dana CAD13,7 Juta untuk Kembangkan Bahan Bakar Ramah Lingkungan (SAF)

Maskapai penerbangan nasional Kanada, Air Canada, resmi menggandeng produsen pesawat terkemuka dunia, Airbus, untuk mempercepat transisi energi hijau di industri penerbangan. Melalui pameran kedirgantaraan Farnborough International Airshow 2026 di Inggris, kedua pihak sepakat membentuk wadah investasi bersama bernama Sustainability Co-Investment Platform dengan komitmen pendanaan hingga CAD 13,7 juta (sekitar US$10 juta).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mendorong produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel / SAF) dalam skala komersial di Kanada, sekaligus menekan emisi karbon dari aktivitas perjalanan dinas perusahaan (corporate travel).

Investasi bersama ini difokuskan untuk mempercepat proyek SAF di Kanada hingga mencapai keputusan investasi akhir (Final Investment Decision / FID). Selain menyuntikkan modal, Airbus juga mengikat komitmen jangka panjang selama 5 tahun melalui skema Leave Less Travel Program milik Air Canada. Sebagai tahap awal, Airbus akan membeli atribut lingkungan SAF yang setara dengan lebih dari 60.000 liter SAF untuk memangkas jejak karbon dari perjalanan dinas para karyawannya.

Inisiatif pengolahan dan penggunaan bahan bakar terbarukan ini melengkapi strategi modernisasi armada Air Canada yang tengah berlangsung. Saat ini, maskapai maskapai tersebut gencar mendatangkan pesawat-pesawat baru yang lebih hemat bahan bakar, seperti pesawat koridor tunggal jarak jauh Airbus A321XLR serta pesawat buatan lokal Kanada, Airbus A220.

Penggunaan SAF dinilai menjadi pilar paling krusial bagi maskapai dan manufaktur penerbangan global untuk mencapai target Net-Zero Carbon Emissions pada tahun 2050 yang dicanangkan oleh IATA, ATAG, dan ICAO.

Tak hanya berdampak positif bagi lingkungan, pengembangan ekosistem SAF domestik juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi Kanada. Laporan studi makroekonomi terbaru dari Airbus dan ICF mengungkapkan bahwa jika Kanada mampu memenuhi 40% kebutuhan bahan bakar penerbangannya dengan SAF pada tahun 2040, industri ini dapat menyumbang hingga CAD 32 miliar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menciptakan lebih dari 140.000 lapangan kerja baru di sektor pertanian, kehutanan, dan perkotaan.

Melalui kemitraan strategis ini, Air Canada dan Airbus berharap dapat mendorong pemerintah federal dan provinsi di Kanada untuk segera menerbitkan regulasi serta kerangka kebijakan publik yang mendukung, sehingga harga SAF dapat lebih kompetitif dan penerbangan ramah lingkungan tetap terjangkau bagi para penumpang.

Airbus dan Pertamina Berkolaborasi Jajaki Pengembangan SAF di Indonesia 

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru