Akibat Cuitan di Twitter, Penumpang Jet Airways di Interogasi

Ada yang bikin heboh dalam dunia penerbangan India, pada Kamis, 27 April kemarin, penerbangan maskapai Jet Airways dari Mumbai menuju Delhi dialihkan ke Jaipur. Penerbangan ini membawa 176 penumpang dan delapan orang awak kabin.

Karena pengalihan rute ini seorang penumpang membuat drama di Bandara Jaipur dengan berkicau di akun Twitternya yang ditujukan kepada Perdana Menteri Narendra Mobi bahwa pesawat Jet Airway telah di bajak. Padahal pengalihan ini bukanlah masalah pembajakan, melainkan cuaca buruk di ibu kota sehingga tidak memungkinkan pesawat bisa melanjutkan penerbangan dan beralih sementara ke Jaipur.

www.ndtv.com
www.ndtv.com

Dilansir dari ndtv.com (28/4/2017), isi kicauan dari penumpang bernama Nitin ke Perdana Menteri yakni, “Sir kita telah di penerbangan Jet Airways selama tiga jam terakhir dan terlihat dibajak, please help 9W355.” Penumpang yang berkicau di akun Twitter ini akan bepergian dari Mumbai. Namun, kicauan tersebut kemudian di balas oleh pihak Jet Airways “Hai Nitin, pesawat terbang 9W355 mengalami penundaan karena masalah lalu lintas udara yang padat di Delhi.”

Sayangnya sang penumang tidak puas dengan jawaban pihak maskapai dan berkicau kembali, “Bisakan kami mendapat konfirmasi dengan pembenaran yang tepat, karena penerbangan lain yang terjadwal lainnya sudah punya izin dari Mumbai ke Delhi.”

Akibat ulahnya, penumpang tersebut kemudian diturunkan oleh petugas keaamanan bandara Jaipur untuk di interogasi. Sayangnya tidak ada informasi tentang tindakan apapun yang diberikan dikenakan pada penumpang tersebut, lapor Press Trust of India.

Dikutip dari Press Trust of India, setelah pemeriksaan menyeluruh tersebut oleh petugas keamanan Jaipur, protokol terkait keamanan juga nantinya perlu dilakukan setelah pesawat tiba di tempat asalnya, Delhi. Terkait dengan masalah ini, juru bicara Jet Airways mengatakan, seorang penumpang yang berkicau di Twitter dengan pesan yang berisikan ancaman keamanan harus menyertakan pernyataan untuk tidak mengulangi hal tersebut pada pihak keamanan.

“Informasi tersebut segera dibagi dengan pihak yang berwenang termasuk CISF, dan Biro Keamanan Penerbangan Sipil (BCAS) dan badan penegak hukum setempat sesuai dengan Standard Operating Procedures,” katanya. Direktur Bandara Internasional Jaipur MP Bansal mengatakan bahwa lima Jet Airways dan satu penerbangan Oman Air yang berasal dari lokasi berbeda yang seharusnya mendarat di New Delhi dialihkan ke bandara Jaipur karena kondisi cuaca buruk.

Hyperloop, Tawarkan Kecepatan Supersonic Untuk Transportasi Indonesia

Di era kejayaan pesawat Concorde, penumpang pesawat dapat menikmati perjalanan supersonic dengan kecepatan melebihi 2.000 km per jam. Melintasi Samudera Atlantik menghububgkan antara kota Paris/London di Eropa dengan New York di Amerika Serikat. Tapi karena Concorde dianggap tak efisien dari aspek biaya operasional, ditambah kerap mengalami musibah, maka Concorde sudah tak lagi dioperasikan sejak 23 November 2003.

Setelah era Concorde, tak ada lagi moda transportasi yang menawarkan kecepatan supesonic kepada penumpang, pesawat udara reguler pun hanya beroperasi di kecepatan subsonic. Nah, bagi yang merindukan moda transportasi dengan kecepatan supersonic, kini ada solusinya berupa Hyperloop. Yang ini justru bukan moda transportasi udara, hyeperloop bergerak di ground dan menawarkan kecepatan supersonic hingga 1.000 km per jam.

Teknologi Hyperloop digagas pendiri perusahaan mobil listrik Tesla Motors dan SpaceX, Elon Musk memulai sebuah konsep visioner sistem transportasi masa depan tersebut. Jika di komparasi dengan moda transporsi kereta, waktu tempuh dari Jakarta – Yogyakarta yang biasanya menghabiskan waktu sekitar 10 jam, kini dapat ditempuh hanya dengan waktu 25 menit dengan Hyperloop.

Sistem Hyperloop menggunakan beberapa buah kapsul untuk mengangkut penumpang yang kemudian didorong oleh semacam magnet. Tidak main-main, Hyperloop dapat melaju hingga 1.300 km per jam pada kecepatan maksimum. Fokus mereka saat ini adalah mengoptimalkan sistem pada kapsul penumpang tersebut, terutama untuk pengembangan sistem passenger boarding dan capsule handling. Nantinya, penumpang dapat memesan dan menggunakan layanan mobil tanpa awak yang akan mengantar ke stasiun Hyperloop terdekat. Semua sistem dikembangkan dengan sangat efisien serta menggunakan sistem berbasis bahan bakar solar dan penggerak listrik demi tercapainya pengeluaran energi yang rendah. Diperkirakan, Hyperloop mampu membawa 6 juta penumpang Los Angeles dan San Fransisco setiap tahun.

Keberadaan rencana pengadaan Hyperloop ini tidak selamanya menuai dukungan, banyak yang mempertanyakan bagaimana sistem keamanan yang digunakan, hingga banyaknya golongan yang mencibir. CEO Hyperloop, Dirk Ahlborn dengan santai menjawab semua keraguan akan salah satu transportasi modern itu. “Kami mendesain sedemikian rupa sehingga penumpang merasa nyaman dan familiar dengan Hyperloop. Bahkan, hampir tidak ada bedanya ketika Anda menaiki pesawat atau bahkan mobil sekalipun. Tidak ada yang aneh, tidak ada yang futuristik,” tutur Dirk seperti yang dilansir dari laman mobgenic.com.

Jika pembangunan Hyperloop berhasil dibuat di Amerika, maka perusahaan tersebut akan melebarkan sayap dari mulai Afrika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Tahukah Anda, beberapa waktu yang lalu, PT Hyperloop Transtek Indonesia (HTT) memprediksi moda futuristik ini akan hadir di Indonesia pada tahun 2020 kelak. Indonesia menjadi Negara pertama yang melakukan perjanjian JV Hyperloop di Asia Tenggara dengan fokus utama pembangunan di Jakarta. pihak Hyperloop juga berencana untuk mengeksplorasi sistem transportasi modern ini guna menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

Hingga saat ini, HTI di bawah naungan Hyperloop Transportation Technology (HTT) masih melakukan studi kelayakan demi pengadaan Hyperloop di Indonesia, tepatnya di Jakarta. Menurut Dwi Putranto Sulaksono, selaku salah satu pendiri HTI seperti yang dilansir dari VOA Indonesia, studi kelayakan pembangunan Hyperloop diperkirakan memakan waktu satu tahun dan akan diawali di Jakarta.

“Treknya atau rutenya sedang kita evaluasi atau pelajari, rute mana yang tidak terlalu sulit tapi sangat diperlukan oleh penduduk Jakarta, khususnya padat area yang mana nanti akan bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan waktu yang lama bagi seseorang untuk pergi dan pulang dari rumah ke tempat kerja dan kembali ke rumahnya,” ujar Dwi. Dwi berharap sistem Hyperloop ini bisa terwujud di Indonesia dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun. Jadi, semoga rencana pengadaan Hyperloop di Indonesia bukanlah sekedar isapan jempol belaka.

Circular Pedestrian Bridge Jadi Titik Integrasi Penumpang Lintas Moda

Circular pedestrian bridge atau jembatan lingkar pejalan kaki akan dibangun di Stasiun Dukuh Atas untuk mengatur arus penumpang dari lima moda transportasi yang bersinggungan. Pembuatan circular pedestrian bridge tak terlepas dari proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata mengatakan dari enam stasiun MRT yang ada, Stasiun Dukuh Atas lah yang terpilih untuk pembangunan circular pedestrian bridge, karena terhubung dengan stasiun Sudirman Baru yang terintegrasi dengan kereta Bandara Soekarno-Hatta, stasiun Sudirman (KRL), bus TransJakarta dan Light Rail Transit (LRT). Menurutnya, circular pedestrian bridge ini akan memudahkan para pengguna transportasi massal dari MRT ke yang lainnya atau sebaliknya.

Baca juga: Kereta Bandara Ditaksir Mampu Tampung 33 Ribu Penumpang

Selain untuk memudahkan pengguna moda transportasi terintegrasi satu dengan moda transportasi lainnya, adanya circular pedestrian bridge ini juga guna mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta karena kendaraan pribadi.

Google.com
Google.com

“Kami memiliki tiga tugas pokok yaitu mengadakan prasarana, operasi dan pemeliharaan, serta pengelolaan bisnis. Terutama untuk pengembangan transit oriented development (TOD),” ujar William Sabandar yang dikutip dari Jakartamrt.co.id (29/3).

William menambahkan, dalam pembangunan MRT dan circular pedestrian bridge ini, belajar banyak dari world class operator Dehli Metro atau MRT Hongkong. Dia mengatakan, dalam semua pembangunan baik MRT hingga sarana dan prasarananya MRT menggunakan standar internasional yakni aman, nyaman dan dapat di andalkan.

Bila ditelusuri lebih lanjut, circular pedestrian bridge milik Indonesia hampir sama dengan milik negara Tiongkok tepatnya di Luijiazui Road. Di Tiongkok sendiri, pembuatan circular pedestrian bridge agar masyarakan pejalan kaki menghindari lalu lintas di bawahnya. Jalur ini mengakses The Oriental Pearl Tower dan bisa menghubungkan masyarakat modern Tiongkok dengan kafe, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran serta yang terpenting adalah stasiun transit.

Circular pedestrian bridge Luijiazui Road dibangun dengan tinggi hampir 20 meter di atas jalan, uniknya, teknologi sudah digunakan untuk jembatan penyeberangan ini seperti eskalator dan tangga untuk pintu masuk serta keluar dari jembatan. Dengan desain kontemporer, bentang panjang antara setiap kolom memungkinkan masyarakat memiliki sudut pandang berbeda saat berada di atas jembatan.

Sayangnya, di Indonesia, pembuatannya masih dalam pencanangan. Sebab, hingga kini, patok atau groundbreaking untuk pembuatan circular pedestrian yang direncanakan belum jelas kapan akan dilaksanakan. Sebab Jalur MRT diketahui akan selesai akhir tahun 2017 ini dan baru digunakan Maret 2019 mendatang dengan jalur koridor satu dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.

Meski bukan dalam wujud jembatan, circular pedestrian sejatinya sudah diterapkan di terminal TransJakarta di Kota, jalur jalan kaki yang melingkar underground ini mengarahkan calon penumpang dan wisawatan menuju stasiun Kota, halte TransJakarta dan obyek wisata di sekitarnya.

Duh! Bocah 15 Tahun Kemudikan Angkot di Bandung

Sebagai salah satu moda transportasi darat yang keberadaannya sudah mulai tergeser oleh kehadiran transportasi online, angkot tetap menjadi primadona untuk sebagian kalangan. Namun dalam beberapa hari ke belakang, perhatian dari seluruh lapisan masyarakat tertuju pada kota Kembang, Bandung dimana seorang netizen memposting sebuah foto yang mengundang banyak kontrofersi. Bagaimana tidak, dalam foto yang diunggah oleh pengguna akun @dianmeindra ke dalam jejaring sosial Twitter pada Selasa (25/4/2017) lalu menunjukkan seorang bocah di bawah umur yang mengendarai sebuah angkot.

Dalam keterangan yang dicantumkan oleh pengguna tersebut, ia menulis “Pas naik angkot kaget pengemudinya anak kecil… usia belum 15 tahun.. trayek 09 nopol D 1933 AM.” Sontak, foto tersebut menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan. Tidak membutuhkan waktu lama, foto tersebut kemudian menjadi viral yang akhirnya tercium oleh pihak kepolisian. Aparat keamanan langsung berkoordinasi untuk menindak lanjut sopir angkot tersebut.

Setelah berhasil menggelandang bocah yang diketahui berinisial GMA ini, polisi kemudian melakukan interogasi untuk mengumpulkan sejumlah fakta. Dalam penuturannya seperti yang dihimpun dari laman detik.com, GMA mengaku menggantikan posisi Ronald (32), sopir angkot jurusan Cicaheum – Ciwastra yang mengalami sakit perut. “Sopirnya itu lagi sakit perut. Dia minta tolong ke saya untuk bawa mobil sampai ke Samsat nganterin penumpang,” ujar bocah tersebut.

Dalam keterangannya, GMA tengah berjalan di sekitaran Logam Buah Batu dan mengaku dicegat oleh Ronald yang mengaku tengah sakit perut dan meminta tolong untuk mengantarkan penumpang yang tersisa tiga orang di dalam angkot tersebut. Lalu ia menyetujui permintaan Ronald dan diberi imbalan sebesar Rp20.000. GMA lalu mengantarkan ketiga penumpang tersebut lalu mengembalikan angkot yang ia kendarai kepada Ronald. “Deket da, dari tugu Kordon sampai perempatan Samsat,” katanya di Mapolrestabes Bandung. “Baru dua minggu bisa mobil, enggak sering. Tiga kali (narik angkot) sama sekarang, tapi deket-dekat,” imbuhnya. Akibat kejadian tersebut, polisi terpaksa menyita angkot berwarna coklat itu dan masih mendalami motif dibalik kasus ini.

Tentu saja, tindakan yang dilakukan oleh pengguna Twitter tersebut terbilang cukup bijak dengan melaporkan pelanggaran yang terjadi di jalan. Karena, tanpa disadari, kejadian seperti ini bisa saja terus terulang apabila tidak ditindak lanjuti. Bukan hanya keselamatan para penumpangnya saja yang terancam, melainkan pengendara lainnya yang berada di dekat angkot tersebut. Tampilan fisik yang belum memadai, keputusan untuk menyalip kendaraan lain, hingga kecepatan yang bisa saja tidak stabil menjadi beberapa faktor pendukung terjadinya kecelakaan akibat adanya eksploitasi anak semacam ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi mengaku kaget ketika melihat foto yang tengah menjadi viral tersebut. Ia mengaku, ini menjadi pukulan berat bagi seluruh jajaran Dishub kota Bandung. “Ini pukulan berat buat Dishub dan stakeholder perhubungan yang sedang berusaha membangun citra baik transportasi publik,” tutur Didi, sebagaimana diliput dari laman detik.com, Rabu (26/4/2017).

Didi menambahkan, saat ini tiga koperasi angkutan di Bandung tengah berupaya untuk membentuk konsorsium dan memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat. “Tapi justru ada anggotanya yang kontraproduktif menghancurkannya dengan cara terjun bebas seperti ini. Sanksinya dilakukan penilangan,” tambahnya.

Selangkah Lagi, Uber Akan Operasikan Taksi Udara

Pada November 2016 silam, salah satu penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi asal San Francisco, California, Uber berencana untuk menghadirkan moda transportasi modern berupa mobil terbang atau yang lebih dikenal sebagai taksi udara. Pada waktu itu, Uber belum menentukan pilihan terhadap kendaraan apa yang nantinya akan digunakan untuk merealisasikan rencananya tersebut. Tapi seiring berjalannya waktu dan beberapa pertimbangan yang dilakukan, tepatnya pada hari Selasa (25/4/2017) kemarin, Uber telah menentukan pilihannya. Pertemuan pihak Uber dan partner barunya ini diadakan di Dallas, Texas.

Adalah Aurora Flight Sciences, sebuah perusahaan penyedia moda udara modern asal Virginia yang akan dipinang oleh pihak Uber untuk merealisasikan impiannya dalam penyediaan sarana transportasi modern. Dalam kerja samanya dengan Uber, Aurora Flight Sciences akan menggunakan sebuah moda udara yang menerapkan sistem electric Vertical TakeOff and Landing (eVTOL) dimana kendaraan tersebut akan mengudara dan mendarat dengan posisi vertikal, layaknya sebuah helikopter. Sebenarnya, moda udara yang satu ini merupakan pengaplikasian dari beberapa proyek yang bekerja sama dengan pihak penyedia.

Aurora Flight Sciences menggunakan baterai dengan sistem propulsi, sistem yang sama dengan XV-24A X-Plane Demonstrator milik Departemen Pertahanan Amerika. Untuk sistem keselamatannya, pesawat tanpa awak ini mengadopsi pesawat Centaur Optionally-Piloted. Sedangkan untuk masalah sistem penghindaran tabrakan, Aurora menggunakan sistem yang dikembangkan untuk  Autonomous Aerial Cargo Utility System (AACUS) milik Angatan Laut Amerika.

John Langford, selaku CEO dari pihak Aurora menyebutkan Uber menginginkan kendaraan yang tidak bising dan handal. “Uber juga menginginkan kendaraan yang ekonomis,” tuturnya seperti yang dilansir dari laman prnewswire.com, Selasa (25/4/2017). Sebelumnya, pihak Uber melalui Direktur Tekniknya, Mark Moore mengatakan dengan adanya eVTOL akan membantu meningkatkan mobilitas perkotaan di seluruh dunia dan mengubah nuansa dari perjalanan para penumpangnya. “Ini merupakan sebuah langkah besar yang kami ambil dengan menggaet Aurora sebagai partner dalam proyek ini,” ucap Mark.

Dalam uji coba pertamanya yang dilakukan pada Kamis (20/4/2017) kemarin, pihak Uber merasa puas dengan performa dari eVTOL milik Aurora dan sepakat untuk mendatangkan sebanyak 50 buah dalam rangka uji coba pelayanan yang akan berlangsung hingga tahun 2020 mendatang. Pesawat yang dapat menampung dua penumpang ini menggunakan delapan buah baling-baling yang mengelilingi bagian kabin. Delapan baling-baling ini merupakan elemen pendukung eVTOL untuk melakukan take off dan landing secara vertikal. Sedangkan baling-baling yang ada pada bagian belakang akan memudahkan pesawat dalam mengudara.

Sama seperti pilihan moda lain pada aplikasi Uber, eVTOL ini juga nantinya dapat dengan mudah dijangkau oleh para penumpangnya dengan cara memesan melalui aplikasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak Uber belum menyebutkan secara rinci mengenai tarif yang dikenakan untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan eVTOL. Kira-kira, kapan Indonesia dapat mulai menggunakan moda transportasi modern seperti ini, ya?

Atasi Lonjakan Penumpang Kereta di Musim Libur, India Siapkan Skema Vikalp

Menjelang liburan musim panas, pemerintah India mulai mengambil ancang-ancang untuk menghadapi lonjakan penumpang yang terjadi di salah satu sarana transportasinya, kereta api. Inisiasi untuk menyediakan kereta spesial dipilih dengan harapan dapat meredam peningkatan jumlah penumpang yang terjadi pada saat musim liburan di Negara penghasil film Bollywood tersebut. Selain bertujuan untuk meredam lonjakan penumpang, kehadiran kereta spesial ini juga dinilai dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi para penumpangnya.

Dengan hadirnya kereta spesial ini, tidak akan ada lagi pelancong yang terpaksa menunggu akibat kehabisan kereta. Ditambah lagi dengan tidak adanya biaya tambahan untuk menggunakan jasa kereta spesial ini, dan di beberapa kereta menyediakan layanan kelas premium seperti yang biasa didapatkan di kereta Rajdhani hingga Shatabdi, tentunya para pendatang akan merasa terbantu dengan adanya kebijakan penambahan armada ini.

Salah seorang dari Kementerian Perkeretaapian India mengatakan penyediaan kereta alternatif dengan tujuan yang sama sudah bisa digunakan per tanggal 1 April kemarin. “Respon (masyarakat) yang kami terima sejak peluncuran amat bagus,” ujarnya seperti yang dilansir dari laman indianexpress.com, Minggu (23/4/2017) lalu. Kondisi penduduk India yang amat banyak memaksa pemerintah untuk menghadirkan skema Vikalp, alternatif penambahan kereta seperti yang sudah dijabarkan di atas.

Fasilitas e-ticketing yang tersedia untuk layanan kereta spesial tersebut sudah dapat dipesan per tanggal 1 April 2017, dan apabila Anda ingin membatalkan tiket tersebut, Anda bisa mengaksesnya melalui laman IRCTC atau menghubungi 139. “Hal ini dilakukan agar proses pembatalan tidak merepotkan,” tambah salah satu senior di Kementerian Perkereta Apian tersebut pada kesempatan yang sama. Beberapa kereta tambahan ini akan diluncurkan beberapa minggu ke depan. “Sementara beberapa kereta khusus sudah diluncurkan bulan ini, banyak lagi yang akan kami perhatikan untuk memastikan rencana perjalanan musim panas Anda tidak terganggu,” tutur senior yang tidak menyebutkan namanya tersebut. “Perkereta apian telah memastikan finalisasi tabel reservasi kloter pertama setidaknya 4 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Setelah tabel reservasi pemesanan tahap satu selesai, maka pihak kereta api harus mengatur jadwal penumpang yang membatalkan tiket dan kembali memjualnya di loket-loket penjualan tiket hingga di internet. Skema Vikalp yang diterapkan di sini berguna agar kereta api dapat mengakomodasi jumlah penumpang yang lebih banyak.

Ada beberapa keuntungan yang dapat dirasakan oleh penumpang yang memesan tiket via online. Bagi Anda yang sudah memesan tiket via online, perubahan jadwal dapat dilakukan minimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan pada tiket yang sebelumnya sudah dipesan. Selain itu, keuntungan lain yang didapatkan penumpang adalah bebas biaya tambahan untuk penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda. Apabila Anda memesan tiket melalui situs IRCTC, keuntungan tambahan lainnya adalah penumpang dapat memesan bedrolls sekali pakai dan memilih menu makanan yang akan disajikan selama perjalanan.

Dipandang Tak Manusiawi, Kereta Sapu Jagad Kini Tinggal Kenangan

Kereta ini memang special, pasalnya hanya dihadirkan pada saat-saat tertentu. Ya, kereta Sapu Jagad merupakan kereta tambahan bagi para penumpang yang tidak kebagian tiket kereta reguler. KA Sapu Jagad umumnya hadir menggunakan gerbong kereta barang dan tanpa tempat duduk didalamnya. Dan nama Sapu Jagad sejak beberapa dekade telah melekat pada angkutan pemudik Lebaran di Pulau Jawa.

Sayangnya, karena manajemen tiket tidak jelas untuk tempat duduk, kareba yang dipakai adalah gerbong barang, banyak penumpang yang akhirnya berdesak-desakan. Ini menimbulkan banyak pertentangan, mengingat yang di angkut dalam kereta adalah manusia, bukan barang ataupun binatang. Apalagi setiap gerbong kereta sapu jagad bisa berisi 100-125 penumpang. Anda pasti bisa membayangkan seperti apa isi kereta sapu jagad ini.

Seiring reformasi perkeretaapian di Indonesia, sejak tahun 2009 PT KAI mulai meniadakan kereta sapu jagad. Kereta ini (sapu jagad) terakhir terlihat dan beroperasi tahun 2009 dengan alasan kemanusiaan, keselamatan dan keamanan dalam perjalanan. Sehingga KAI menerapkan satu kursi satu tiket seperti sekarang.

Railway Enthusiast Digest
Railway Enthusiast Digest

Pertengahan tahun 2016 lalu, tepatnya sebelum lebaran, Komisi V DPR RI meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyediakan kereta sapu jagad saat mudik lebaran. Pemikiran adanya kereta sapu jagad ini karena antusias masyarakat yang mudik menggunakan kereta api selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Dilansir dari Kompas.com (21/6/2017), Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, KAI sudah memiliki sistem ticketing, dimana konsep kereta sapu jagad tidak lagi memungkinkan untuk diterapkan saat ini. “Ada nomor bangku, sekarang enggak bisa lagi sebab orang masuk stasiun kan harus boarding,” ujarnya.

Menurut Edi, daripada menyediakan kereta sapu jagad, lebih baik membuat kereta tambahan untuk mengangkut penumpang, dan kapasitas kereta mengangkut pemudik bisa lebih banyak. “Kalau memang 5,3 juta kapasitas terpenuhi ya sudah silahkan mencari moda lain demi keselamatan. Kalau mau penumpangnya ditambah yang beliin kereta dong,” kata Edi.

Tak adanya persetujuan pengaktifan kereta Sapu Jagad juga disampaikan oleh Menteri Perhubungan saat itu Ignasius Jonan. Sebab, menurutnya hal ini sangat bertentangan dengan aspek keselamatan dan komitmen pelayanan PT KAI.

Utamakan Keselamatan Jangan Lupakan Segitiga Pengaman

Jangan anggap enteng keberadaan segitiga pengaman (safety triangle), coba cek apakah tools ini sudah ada di kendaraan Anda, jika melirik ke beberapa kasus kecelakaan lalu lintas di malam hari, tak sedikit kejadian mobil yang sedang mogok dan sedang dalam perbaikan, justru di ‘seruduk’ dari belakang oleh mobil lain. Nah, disinilah peran penting marka segitiga pengaman, sebagai penanda keberadaan proses perbaikan kendaraan di tengah kegelapan malam.

Segitiga pengaman merupakan sebuah tanda bentuk segitiga berwarna merah sisi-sisinya dengan lis berwarna putih. Segitiga ini digunakan untuk mengamankan tempat dimana kendaraan mogok atau terjadi kecelakaan. Keberadaan segitiga pengaman sudah bersifat internasional, artinya peraturan lalu lintas disemua negara dan semua kendaraan wajib memiliki segitiga pengaman.

Menurut UU no. 22 tahun 2009 Republik Indonesia, bila saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat tidak memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain dapat dipidana kurungan paling lama 2 bulan penjara atau denda paling banyak Rp500 ribu. Mungkin masih banyak yang tak mengerti apa fungsi segitiga pengaman, dilansir dari ntmcpolri.info, biasanya segitiga pengaman diletakkan di depan atau belakang mobil saat parkir dalam keadaan darurat baik itu mogok ataupun kecelakaan.

Fungsi segitiga pengaman ini adalah sebagai rambu atau tanda peringatan pada pengendara lain yang akan melintas agar berhati-hati dan waspada, sebab ada mobil yang mogok didepannya. Segitiga pengaman baiknya diletakkan paling dekat 3 meter dari kendaraan atau idealnya 10-20 meter.

Tak hanya itu, bila kendaraan mogok di jalan berliku, baiknya segitiga pengaman diletakkan sebelum tikungan dan jarak maksimal 100 meter dari mobil yang saat itu dalam kondisi darurat baik mogok atau kecelakaan. Jangan pernah mengganti segitiga pengaman dengan benda-benda lainnya yang dibentuk segitiga, sebab tidak akan efektif dalam memberikan tanda darurat ke pengendara lain, selain lebih kecil, tidak aman mengganti dengan yang lain.

Berikut kriteria segitiga pengaman yang wajib dimiliki semua pengendara mobil.

1. Biasanya memiliki warna yang cukup nyaman dipandang dengan kualitas cat yang bagus (tidak terlalu kontras).

2. Mampu menyala saat terkena sinar lampu mobil (terutama malam hari), ini sangat penting.

3. Memiliki ukuran yang relatif besar sehingga mudah terlihat.

4. Material yang digunakan cukup baik (dari besi) atau plastik yang kokoh.

5. Banyak segitiga pengaman yang sudah dilengkapi dengan lampu LED yang menyala di malam hari (tidak membutuhkan sorot lampu dari kendaraan lain untuk menyala), menggunakan segitiga dengan LED sangat baik untuk keselamatan kita.

Tarif LRT Jakarta Diputuskan Rp12 Ribu

Light Rail Transit (LRT) atau yang bisa disebut juga kereta ringan untuk transportasi massal ibu kota Jakarta diharapkan selesai tahun 2019 mendatang. Tarif untuk LRT ini sudah di tetapkan sebesar Rp12 ribu dan ini sudah dibahas antar perwakilan Kementerian Perhubungan dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Ada tiga pilihan Rp10 ribu, Rp12 ribu dan Rp15 ribu. Dalam diskusi tersebut kami sepakat untuk mutuskan Rp12 ribu untuk ongkos LRT,” ujar Kepala Subdirektorat Kelayakan Jalan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Jumardi yang dikutip dari TheJakartaPost.com (25/4/2017).

Menurutnya Jumardi harga Rp12 ribu ini sudah disubsidi pemerintah dan bertujuan agar para pengendara kendaraan pribadi beralih dengan LRT nantinya. Dia mengatakan perhitungan ini sudah di subsidi oleh pemerintah.

Sayangnya ini tidak akan berpengaruh kepada subsidi untuk KRL Jabodetabek. Awalnya di perkirakan tarif dari Cibubur-Cawang-Dukuh Atas digadang-gadang Rp40 ribu dan untungnya karena subsidi sehingga menjadi Rp12 ribu

Peraturan Presiden No.65/2016 bahwa dana untuk proyek LRT berasal dari anggaran negara. Namun ada keterbatasan dana dalam APBN dan harus diubah skema pembiayaannya. Sehingga ada dua kemungkinan skema pembiayaan ini untuk financial closing. Sekama pertama PT KAI mendapatkan penyertaan modal begara di tahun ini atau melalui anggaran Kemenhub di APBN perubahan 2017 dan 2018.

Nantinya untuk financiaal closing 30 persen menggunakan APBN melalui penyertaan modal negara dan 70 persen lainnya melalui perbankan. Diperkirakan untuk proyek LRT ini, Pemeritah menggelontorkan dana hingga sekitar Rp27 triliun.

Akhir 2017 Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Rampung 93%

PT MRT Jakarta telah mencanangkan Maret 2019 sebagai momentum awal dibukanya pelayanan komersial mass rapid transit di Jakarta. Sebagian dari konstruksi jalur MRT merupakan struktur layang (Elevated) yang membentang ±10 km dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja. Dari rute tersebut, terdapat 7 Stasiun Layang, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Kemudian dilanjutkan ke jalur bawah tanah (Underground) yang membentang ±6 km mulai dari Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan berakhir di Bundaran Hotel Indonesia. Dan sampai seberapa jauh progress penggarapan mega proyek ini?

Baca juga: Proyek MRT – Bor Mustikabumi Telah Tiba di Stasiun Setiabudi

Dalam acara Obsat yang digelar Beritagar.id hari ini, Presiden Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyebutkan bahwa pihaknya terus bekerja 24 jam penuh untuk merampungkan pengerjaan jalur MRT. “Kami menargetkan pada akhir tahun ini (2017) pengerjaan telah bisa diselesaikan sampai 93 persen,” ujar William. Setelah itu masih dibutuhkan waktu untuk serangkaian uji coba, termasuk menguji pengoperasian kereta. Terkait pembangunan MRT, William juga menyebutkan telah menggadeng kerjasama dengan operator layanan MRT di Malaysia, Hong Kong dan studi bersama Monash University di Australia.

Seiring implementasi MRT secara komersial, PT MRT Jakarta juga membangun side income dari sektor property dan transit oriented development di 13 stasiun yang dilalui. Lebih lanjut Willian menyebut bahwa akan menawarkan pihak swasta untuk sign naming pada stasiun-stasiun MRT. “Nanti kami tawarkan untuk tujuan komersial, semisal ke perbankan yang mau mengidetifikasi nama stasiun tertentu, nanti bisa saja akan ada nama Mandiri Setiabudi atau BNI Dukuh Atas,” kata William. Setiap stasiun juga akan dilengkapi tema-tema tertentu yang nantinya disesuaikan dengan daerahnya.

Baca juga: Di Jakarta Segera Beroperasi MRT dan LRT, Tahukah Artinya?

Sebagai informasi, PT MRT Jakarta akan mendatangkan 16 set rangkaian kereta dari Jepang. Satu set ranhgkaian terdiri dari enam gerbong yang dapat membawa 900 penumpang sekali jalan. Diperkirakan dalam satu hari MRT dapat mengangkut 170 ribu penumpang. Pada jam-jam sibuk, kereta akan tiba di setiap stasiun selang lima menit. Untuk membelah wilayah selatan dan pusat Jakarta, kereta ini akan melaju selama lebih kurang 30 menit.