Per 1 Mei 2017 Penerbangan Internasional Garuda Indonesia Pindah ke Terminal 3 Ultimate

Bila tiada aral melintang, rencananya pada 1 Mei 2017 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Ultimate akan resmi melayani penerbangan internasional pertama dari maskapai Garuda Indonesia. Sebagai penerbangan pertama adalah Garuda Indonesia GA 824 dengan rute Jakarta – Singapura pada pukul 06.10 WIB. Sementara penerbangan internasional yang tiba pertama di Terminak 3 Ultimate adalah GA 823 dari Singapura pukul 08.15 WIB. Sebelum itu, penerbangan internasional Garuda Indonesia dilayani oleh Terminal 2.

Untuk mendukung penerbangan internasional, PT Angkasa Pura II akan mengoperasikan bangunan main building atau bagian tengah bangunan, sementara untuk Pier 1 belum dioperasikan. Gate yang dibuka untuk proses naik pesawat atau boarding baru sebanyak 6 gate yakni Gate 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan sedikitnya 17 penerbangan internasional langsung dari Bandara Soekarno-Hatta ke sejumlah negara di Asia, Australia, dan Eropa.

Guna mendukung operasional penerbangan internasional, Terminal 3 Ultimate juga dilengkapi dengan 64 konter imigrasi, masing-masing 32 konter imigrasi di keberangkatan dan kedatangan. Selain itu juga terdapat total 32 autogate imigrasi yang akan mulai difungsikan pertengahan Mei 2017, di mana masing-masing 15 autogate imigrasi di keberangkatan dan 17 autogate imigrasi kedatangan. Untuk keamanan, sebelum memasuki area imigrasi terdapat 12 unit x-ray dan 2 unit body scanner guna mendukung terwujudnya keamanan serta keselamatan saat di terminal maupun pesawat.

Terminal 3 Ultimate dilengkapi dengan sejumlah fasilitas digital seperti layar flight information display system dengan teknologi termodern, serta didukung aplikasi smartphone yang dapat mempermudah penumpang pesawat atau pengunjung bandara mencari lokasi parkir, memesan tempat parkir inap, melakukan reservasi taksi, melihat jadwal penerbangan, dan lain sebagainya. Sementara itu di sisi udara, parking stand di Terminal 3 Internasional juga dapat mengakomodir 3 pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus A380.

Berkereta Lebih dari 8 Jam, Siapkan Jurus Ini Agar Anda Survive!

Antara kereta api dan pesawat terbang punya kesamaan, yakni sama-sama meladeni perjalanan jarak jauh lebih dari delapan jam. Namun untuk menyikapi perjalanan jarak jauh dengan kereta api ada sedikit beda, terlebih bila komparasinya terkait kenyamanan pada penumpang. Anda yang pernah naik kereta pastinya tahu rasa lelah, pegal sampai penat. Apalagi jika tiket menuju tujuan langsung tidak ada dan harus transit dari stasiun satu ke yang lainnya untuk mencapai tujuan.

Ada beberapa tips yang KabarPenumpang.com bisa berbagi dengan Anda untuk mengatasi kejenuhan atau bosan di kereta saat perjalanan yang ditempuh lebih dari 8 jam.

1. Ngobrol dengan tetangga sebelah bangku atau depan
Pastinya saat penat sudah menumpuk, tidak mungkin Anda berbicara sendiri. Bisa jadi kalau Anda berbicara sendiri di anggap orang gila oleh penumpang lainnya.  Ada baiknya mulailah bertanya dengan tetangga sebelah dengan pertanyaan biasa seperti mau kemana dan mau apa ke sana. Kemudian tawarkan makanan yang Anda bawa.

KabarPenumpang.com
KabarPenumpang.com

2. Bermain game
Ini juga salah satu kegiatan yang menarik, bila membawa tablet, konsol game kecil atau permainan di smartphone Anda bisa mengurangi rasa bosan yang memuncak. Jika Anda pergi dengan saudara atau teman, lakukan permainan yang bisa melibatkan anggota keluarga atau teman. Apalagi saat itu sinyal di perjalanan susah, sehingga Anda merasa jenuh karena tidak ada yang bisa di ajak chatting atau berkomunikasi melalui smartphone.

3. Lihat pemandangan
Dengan pemandangan hijau padi di sawah dan awan di langit biru, membuat pikiran lebih tenang. Terkadang, Anda bisa melihat kerbau di kubangan dekat sawah, dan bisa menjadi cerita menarik untuk di ceritakan kepada yang lain.

4. Dengar musik
Bosan ngobrol, bosan chat yang berulang terus membuat Anda semakin lelah dalam kepenatan atau kebosanan. Sebenarnya musik hampir sama dengan Anda melihat sawah, dengan musik, Anda bisa merasakan ketenangan asal lagu yang diputar menenangkan untuk diri Anda.

5. Tidur
Bila sudah bosan dengan hal ini itu dan  mulai mengantuk, baiknya Anda tidur untuk menghilangkan rasa kantuk. Biasanya tidur sejenak bisa membuat Anda lebih segar danrasa bosan seperti hilang dengan sendirinya.

Bukan hanya bosan ataupun penat saja yang akan Anda rasakan bila berada dalam perjalanan kereta lebih dari 8 jam. Biasanya otot, dan tulang-tulang terasa kaku semua untuk di gerakkan. Baiknya, Anda lakukan beberapa tips menghilangkan rasa pegal selama duduk lebih dari 8 jam di kereta.

1. Regangkan kaki, tangan dan leher
Pastinya bukan hanya pantat yang pegal, kaki dan tangan Anda juga seperti mati rasa, luruskan kaki dan tangan Anda. Goyangkan pelan-pelan atau pijit sedikit kaki dan tangan Anda. Kemudian, untuk bagian leher, berikan streatching yang agak perlahan seperti tengok kanan kiri secara bergantian, kemudian putar-putar leher Anda.

2. Berjalan ke toilet atau di lorong hingga ke pintu
Memang kaku seluruh badan Anda dan juga kesemutan kalaupun tidak kaku. Selain bisa memijat kaki dan tangan, Anda juga bisa berjalan ke depan arah pintu ataupun sekalian berjalan ke toilet. Hitung-hitung mengurangi rasa kaku di tubuh. Kalau kesemutan, luruskan kaki untuk mengurangi sedikit rasa kesemutan.

3. Minum air putih secukupnya
Duduk selama lebih dari 8 jam, tidak baik sebenarnya untuk ginjal dan anggota tubuh lainnya. Biasakan minum air putih yang cukup untuk mengantisipasi sakit pinggang.

Untuk menghilangkan bosan, jenuh hingga pegal, Anda bisa mengikuti beberapa tips ini. Apalagi untuk Anda yang baru pertama bepergian jauh dengan kondisi menggunakan transportasi umum seperti kereta.

Tak Salah, Pasangan Ini Diusir dan Tidak Mendapat Kompensasi dari Maskapai

Salah satu maskapai Low Cost Carrier (LCC) EasyJet membuat pernyataan pada minggu ini, setelah beberapa penumpang mengeluh bahwa mereka dikawal dari penerbangan menuju Sisilia. Dua orang bernama Manoj (38 tahun) dan Vidha (35 tahun) yang merupakan pasangan saat akan berangkat menuju Catania di Sisilia dengan keberangkatan dari Luton pekan lalu di minta turun dari pesawat karena sudah melebihi kuota.

Padahal, keduanya mengakui melakukan chek in online satu hari sebelum penerbangan dan sampai di gerbang keberangkatan jauh sebelum adanya panggilan terakhir. Walaupun ada beberapa orang yang sampai di gerbang setelah mereka tiba. Sayangnya, saat itu staff EasyJet menghadang dan memaksa Manoj serta Vidha untuk mengosongkan tempat duduk mereka.

Dilansir dari thesun.co.uk (19/4/2017), menurut pihak maskapai, memang benar pasangan tersebut sudah melakukan chek in 24 jam sebelum perjalanan atau 29 hari setelah EasyJet pertama kali membuka chek in untuk penerbangan tertentu. Kemungkinan keduanya terpilih karena saat chek in bentrok tetapi bukan dengan orang lain.

www.thesun.co.uk
www.thesun.co.uk

Salah seorang juru bicara maskapai mengatakan kepada The Independent, sebelumnya ada pengecekan penumpang yang dilakukan pihak maskapai, harusnya kemungkinan terpilihnya merek berdua sangat kecil. Namun, karena kejadian ini maskapai telah meminta maaf kepada pasangan tersebut atas kesalahan pada penanganan keduanya. Sebenarnya pihak maskapai bukan sengaja memilih mereka, tetapi karena tidak ada kompensasi atau penggantian yang sesuai.

Menurut The Independent saat pasangan tersebut diminta untuk turun, keduanya diberitahukan bahwa akan dipesankan atau dititipkan pada penerbangan lain namun keduanya harus menunggu selama empat hari dan akhirnya memutuskan untuk tidak jadi berangkat liburan. Tetapi, pihak maskapai karena merasa bersalah berpikir memesankan tiket ke maskapai saingannya untuk perjalanan ke sebuah kota di Italia yang berbeda pada malam itu juga agar keduanya bisa melakukan perjalanan dibandingkan tidak berangkat sama sekali.

Tak hanya memesankan tiket, pihak maskapai EasyJet juga memesan sebuah hotel di salah satu destinasi Italia dan mengkoordinasikan agar pasangan tersebut bisa berangkatkan ke Sisilia pada keesokan harinya. Seharusnya karena kejadian ini, pasangan tersebut masing-masing mendapat penggantian £350 sesuai dengan pedoman hak penumpang Eropa.

Namun sayang, keduanya mengatakan bahwa tidak ada salah seorangpun dari pihak maskapai yang mengatakan pilihan atau kompensasi tersebut. Selain itu keduanya mengatakan bahwa para staff maskapai hanya mengatakan akan adanya pengembalian uang tiket dan biaya yang berkaitan dengan penerbangan tersebut.

Atas masalah ini pihak EasyJet mengatakan pada para penumpang lainnya yang terkena hal seperti ini untuk menghubungi langsung ke maskapai bila tidak diberi kompensasi yang sesuai. Salah seorang juru bicara lainnya mengatakan kepada Sun Online “Kami sangat menyesal dengan situasi yang dialami pasangan ini. Penerbangan mereka dari Luton ke Catani sudah penuh akibat satu orang dan ini tidak ditangani dengan baik dengan standar dan kebijakan yang sesuai dengan peraturan EU261.”

“Jelas bahwa staff kami tidak mengikuti panduan atau memberikan saran yang benar. Kami memang menjelaskan bahwa kami akan mengembalikan biaya penerbangan dan biaya lainnya, namun staff tersebut gagal mengatakan tentang kompensasi yang tertuang dalam EU216,” jelas pihak maskapai tersebut.

Pihak maskapai ini juga menambahkan bahwa email konfirmasi staff yang dikirim selama panggilan tersebut berisikan sebuah tautan yang mengacu pada EU216 dan proses klaim biaya, namun tidak dijelaskan secara eksplisit. Selain itu pihak maskapai mengatakan, hasil data mereka tidak ada staff ataupun pasangan tersebut yang membicarakan perjalanan alternatif mengenai panggilan yang menjadi kesalahan lain dari pihak maskapai.

“Meskipun tidak ada gunanya kita menolak perjalanan alternatif atau EU261, kita tidak cukup mengikuti kebijakan kami untuk menjelaskan kelayakan untuk keduanya. Kami ingin meyakinkan pelanggan bahwa kami akan memberikan pelatihan tambahan ke setiap staff contact center sekarang untuk memastikan bahwa pelanggan masa depan tidak mengalami pengalaman serupa. Ini juga harus ditangani lebih baik di bandara pada hari jadi ini dijemput dengan orang-orang yang bersangkutan. Kami benar-benar menyesali apa yang telah terjadi,” tutupnya.

Rencana Pengoperasian Kereta Jalur Elizabeth di Inggris, Semuanya Serba Baru Loh!

Sebuah kereta modern dengan bangku yang masih terbungkus oleh plastik terpampang di jalur Elizabeth, Inggris pada Jumat (21/4/2017) kemarin. Kehadiran beberapa awak media setempat di lokasi tersebut menandakan ada sebuah momentum khusus yang sayang untuk dilewatkan. Ternyata kereta tersebut merupakan salah satu kereta baru yang nantinya akan beroperasi di jalur tersebut terhitung sejak bulan Mei 2017 mendatang. Bukan hanya keretanya saja, jalur Elizabeth yang terbentang lebih dari 60 mil itu juga merupakan jalur baru yang disediakan oleh pemerintah setempat untuk menunjang para warganya dalam berkendara.

Jalur Elizabeth yang menghubungkan Reading hingga Heathrow di sebelah barat ini rencananya akan membuka 10 pemberhentian baru setelah sebelumnya melakukan renovasi teradap 30 pemberhentian yang sudah ada. Seperti yang sudah diperhitungkan sebelumnya, jalur yang akan dibuka total pada tahun 2019 mendatang ini akan mengangkut sekitar 500.000 penumpang setiap harinya,  dan lebih dari 200 juta penumpang per tahunnya.

Tidak hanya dari segi pra-sarananya saja yang mengalami pembaruan, pemerintah setempat juga menyediakan armada baru berupa kereta dengan panjang sekitar 160 meter yang berisikan 7 buah gerbong, dan Transport for London (TfL) dipercaya untuk mengoperasikan kereta di jalur ini. Ternyata, upaya pelebaran sayap TfL dalam melayani penumpangnya tidak hanya sampai di situ. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari laman resmi tfl.gov.uk, TfL berencana untuk mengambil alih layanan kereta dari Paddington menuju Heathrow pada bulan Mei 2018 mendatang. Tentu saja rencana ini dibarengi dengan pengembangan armada, seperti penambahan jumlah gerbong yang secara otomatis akan berpengaruh pada jumlah penumpang yang diangkutnya. Pada Desember 2019, rencananya TfL akan mengambil alih keseluruhan dari jalur Elizabeth dan mengoperasikan 66 armada kereta di jalur tersebut.

Pemasangan beberapa fasilitas penunjang di dalam kereta seperti kamera CCTV, AC, papan penanda pemberhentian, dan 4 buah tempat khusus multifungsi (bisa untuk kursi roda atau barang bawaan berukuran besar)akan menambah rasa nyaman para penumpangnya selama berkendara. Ditambah lagi dengan pengaplikasian pengatur suhu udara dan lampu penerangan yang membuat kereta ini lebih hemat energi hingga 30% dibandingkan dengan kereta lainnya.

Kehadiran jalur ini juga berdampak pada warga Britania Raya yang tengah mencari pekerjaan. 760 karyawan di Inggris serta 80 posisi magang di Derby seolah menjadi bukti bahwa hadirnya jalur ini juga berimbas pada upaya dalam menaikkan nilai dari kesejahteraan sosial.

Uji coba kereta di jalur Elizabeth dijadwalkan akan berlangsung sejak akhir Mei hingga September 2017 ini dengan menurunkan 11 kereta di jalur yang berbeda. Dengan hadirnya jalur Elizabeth ini, diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan yang terjadi saat rush hour, juga menjangkau daerah-daerah lain yang belum terlintasi oleh jalur kereta manapun, sehingga dapat memudahkan mereka dalam berkendara, tentu saja dengan fasilitas yang sudah mumpuni.

Tata Motors Luncurkan Bus Bertransmisi Ganda

Manufaktur otomotif asal India, Tata Motors, merilis sebuah bus yang menggabungkan transmisi manual dan otomatis pada Rabu (13/4/2017) kemarin. Teknologi Automated Manual Transmission (AMT) tersebut diterapkan pada dua bus miliknya, yaitu Starbus dan Ultra. Pada umumnya, kedua transmisi ini merupakan dua hal yang saling bertolak belakang, dimana ketika kendaraan yang menggunakan transmisi manual lebih mengutamakan performa yang lebih responsif, sementara kendaraan dengan transmisi otomatis lebih mengutamakan kenyamanan dalam berkendara, terutama ketika kondisi jalan sedang macet.

Adapun tujuan dari pemasangan teknologi AMT ke dalam bus miliknya adalah untuk mengimbangi perkembangan teknologi dengan kondisi jalanan yang sudah semakin padat,. Karena, dengan adanya sistem AMT yang terpadang pada busnya, pengendara dapat dengan mudah memacu kendaraan menggunakan transmisi manual ketika jalanan sepi, dan mengubahnya ke transmisi otomatis ketika kondisi jalanan mulai tersendat.

Menurut pihak Tata Motors, bus bertransmisi ganda bernama BS-IV ini memiliki panjang kurang lebih 9 sampai 12 meter dengan kapasitas maksimal penumpang hingga 54 orang. Berdasarkan data yang dilansir dari laman business-standard.com, pihak Tata Motors mengungkapkan teknologi AMT ini diaplikasikan pada mesin bus generasi baru yang kuat, dan tentu saja pemasangan teknologi ini akan melibatkan peran dari kopling kendaraan. “Hal ini akan berpengaruh kepada pengoperasian kemudi, torsi mesin, beban kendaraan, dan kondisi di jalan. Penggabungan ini akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengendara,” tuturnya dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan serupa dilontarkan oleh Head Engineering and Commercial Vehicles Tata Motors, Dr. Ajit Kumar Jindal, yang menyebutkan bahwa pihaknya terus menerus terlibat dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi baru. “Di masa yang akan datang, kendaraan kami siap digunakan untuk spektrum kendaraan komersial kami yang lebih luas, dan juga meningkatkan ekonomi konektivitas, keselamatan serta penggunaan bahan bakar,” ungkapnya pada laman resmi tatamotors.com.

Pihak Tata Motors mengatakan terdapat dua jenis sistem AMT yang mereka tawarkan kepada para konsumennya, yaitu power modes dan economy. “Dalam jenis Power Mode, Automatic Gear Detection (AGD) akan menekankan kemampuan torsi mesin yang cukup, demi untuk menjaga kelincahan dan kemampuan berkendara. Sedangkan dalam jenis economy, kami lebih menitik beratkan pada penggunaan bahan bakar yang lebih irit,” pungkasnya seperti yang dihimpun dari laman business-standard.com (19/4/2017).

Apabila melihat ke belakang, tepatnya pada 21 Mei 2014 silam, WABCO, perusahaan pemasok teknologi global terkemuka asal Negeri Paman Sam, Amerika, melakukan uji coba terhadap bus dan truk yang mengaplikasikan pula teknologi AMT. Beberapa hari setelah uji coba dilakukan, WABCO langsung kebanjiran pembeli yang hendak menggunakan teknologi gabungan tersebut. Dalam sebuah rilis resmi pada laman wabco-auto.com, WABCO mengutarakan hal tersebut. “WABCO sudah menjual lebih dari 2 juta sistem AMT terhitung sejak tanggal peluncuran,” ujar pihak perusahaan yang menggeluti bidang sistem kontrol mesin tersebut.

Lokomotif Uap Teranyar Inggris Tembus Kecepatan 161 Km Per Jam

Sebuah lokomotif uap asal Inggris baru-baru ini menjadi topik perbincangan khalayak ramai. Dalam sebuah uji coba sertifikasi yang dilakukan di Inggris pada Rabu (12/4/2017) yang lalu, lokomotif uap yang direncanakan akan kembali beroperasi ini mencapai kecepatan maksimal hingga 100 mph atau setara dengan 161 km per jam. Nantinya, lokomotif dengan nama LNER Peppercorn Class A1 60163 Tornado ini akan bersanding dengan kereta diesel dan kereta listrik untuk melayani para pengguna jasa kereta api di Inggris. Uji coba tersebut dilakukan di East Coast Main Line (ECML) antara Kota Doncaster dan Newcastle di bawah pengawasan teknisi industri perkeretaapian termasuk Perserikatan Lokomotif Uap A1 dan DB Cargo Rail and Network Rail.

Layaknya tampilan dari sebuah lokomotif uap jaman dulu, cat berwarna hijau berpadu dengan warna hitam pada bagian moncongnya seakan mempertahankan gaya retro dari kepala si ular besi ini. Perakitan kereta ini memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 14 tahun. Walaupun kereta ini belum bisa mengalahkan rekor yang dicatatkan oleh The Mallard yang dapat mencapai kecepatan maksimal hingga 126 mph atau setara dengan 203 km per jam, namun kereta ini masuk ke dalam jajaran kereta termodern di Britania Raya. Adapun tujuan dari diadakannya uji coba ini adalah untuk melihat aman atau tidaknya sebuah lokomotif uap melaju dengan kecepatan maksimal (100 mph). Berdasarkan aturan yang berlaku di Inggris, di jalur East Coast Mine Line, lokomotif uap kecepatannya hanya dibatasi sampai 75 mph, atau setara dengan 130km/jam, namun intensitas yang ada pada lokomotif ini mendorongnya mencapai kecepatan 90 mph atau sekitar 145km per jam.

Ini merupakan lokomotif pertama yang dirakit di Inggris dalam kurun waktu 50 tahun terakhir setelah sebelumnya pada 1960, Negara dibawah pimpinan seorang Ratu ini merakit sebuah lokomotif dengan nama Evening Star. Tornado, begitu kereta ini biasa disebut, menjadi pembicaraan khalayak ramai karena menjadi lokomotif uap pertama yang mampu berlari hingga kecepatan 100 mph di atas rel berumur lebih dari 50 tahun di Inggris.

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan suksesnya uji coba ini, kehadiran Tornado nantinya diharapkan dapat membantu operasi dari kereta diesel dan listrik di Inggris. Selain itu, tujuan lain dari uji coba ini adalah agar pihak yang berwenang dapat mempertimbangkan soal penambahan batas kecepatan lokomotif uap guna mengurangi antrean yang kerap kali menumpuk di East Coast Main Line ketika lokomotif uap beroperasi.

Exruptive Tawarkan Teknologi Scanner X Ray Terbaru di Bandara

Keamanan dan kenyamanan dalam pengecekan bagasi di bandara adalah hal yang paling utama untuk mencegah segala sesuatunya apalagi dari hal-hal yang tidak di inginkan. Dilansir dari airport-technology.com, Exruptive, penyedia solusi teknologi keamanan bandara dari Denmark, baru-baru ini menawarkan solusi terpadu dan inovatif untuk mengoptimalkan keamanan wisatawan di bandara internasional.

Dengan sistem terbaru ini, meningkatkan keamanan, mengurangi biaya sehingga bisa lebih rendah, arus penumpang dan pendapatan yang meningkat dan daerah komersial yang efisien. Dalam hal ini, penyedia membantu pemilik dan operator bandara dengan pemindaian kemanan solusi untuk bagasi kabin apakah akan dikenakan biaya tambahan atau tidak. Kemudian nantinya solusi terbaru ini dilengkapi dengan scanner yang kompetibel yang dapat digunakan untuk troli belanja bandara serta hadir dengan layar sentuh untuk interaksi para wisatawan dan mendapatkan data komersial yang bisa di akuisisi.

Nantinya solusi ini akan di posisikan secara unik dipasar, sebab Exruptive menggabungkan teknologi pemindai CT gantry yang multispektral yang mutakhir dan algoritma dengan wawasan luas kedepan tentang arus penumpang, persepsim perilaku, dan perbedaan budaya. Ini memungkinkan perusahaan tersebut menjadi mitra untuk pelanggannya.

www.airport-technology.com
www.airport-technology.com

Solusi untuk scanning dengan sinar-X generasi baru yang mampu mendeteksi lebih akurat pada tingkat alarm palsu yang lebih rendah dan memungkinkan penumpang menyimpan semua barang elektronik dan cariran di dalam tas jinjing, sehingga memudahkan wisatawan dan tak perlu lagi untuk membongkar isi tas mereka.

Dalam hal ini, Exruptive menawarkan troli bagasi kabin scannable yang memungkinkan penumpang untuk melanjutkan dengan kecepatan mereka sendiri. Troli ini menghadirkan platform layar sentuh untuk memudahkan penumpang berinteraksi secara personal saat barang-barang mereka di periksa secara langsung di bandara.

Kominasi ini membuat komunikasi dan sistem manajemen bandara serta intelijen bisnis memungkinkan industri penerbangan yang mengidentifikasi penumpang dan lokasi di bandara. Tak hanya itu, adanya platform terbaru ini juga untuk meningkatkan pendapatan iklan dan penjualan di area perbelanjaan bandara serta meningkatkan efiensi layanan bandara.

www.airport-technology.com
www.airport-technology.com

Pemindai X-ray yang memenuhi persyaratan dan peraturan di masa depan untuk membantu mengurangi berbagai masalah, seperti meningkatnya biaya keamanan yang dialokasikan untuk penerbangan, kerumitan dan kegelisahan yang meningkat bagi penumpang, koneksi yang tidak terjawab hingga penerbangan yang tertunda.

Adanya solusi pemindaian baru ini karena banyak bandara yang beralih model untuk bisnis ke pengguna untuk mendanai operasi dan ekspansi. Exruptive memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan pada periklanan dan pemindaian bagasi untuk merampingkan layanan bandara. Selain itu, solusi pemindaian ini jua membantu penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan udara bebas stress dari chek in sampai masuk ke dalam pesawat.

Tempuh 12.000 Km, Jalur Sutera Kuno Dibuka Kembali dari Inggris Menuju Tiongkok

Layanan angkutan kereta barang mulai kembali berjalan dari Inggris menuju Tiongkok. Dilansir dari metro.co.uk (10/4/2017) layanan angkutan barang ini berjarak 7.500 mil (12.000 km) jauhnya dari Standford-le-Hope, Essex. Kereta angkutan barang ini akan menghidupkan kembali ‘Jalur Sutera Kuno’ yang pernah ada 2.000 tahun lalu. Layanan kereta ini akan memulai perjalanannya Senin (10/4/2017) dan berangkat dari DP World London Gateway pukul 10.35.

Kereta angkutan barang akan menggunakan lokomotif DB Cargo dengan mengangkut 30 kontainer yang berisikan barang-barang produksi Inggris seperti Wiski, minuman ringan, vitamin, obat-obataan dan produk-produk bayi yang akan di ekspor. Nantinya perjalanan kereta layanan angkut barang akan melewati Terowongan Channel ke Perancis dan Belgia, kemudian menuju Duisburg. Melanjutkan ke Jerman dan sebelum sampai di InterRail akan mengangkut kargo dengan melalui Polandia, Balarus, Rusia, Khazahktan dan kemudian di perhentian terakhir Yiwu, Tiongkok Selatan pada 27 April mendatang.

metro.co.uk
metro.co.uk

Perjalanan kereta angkutan ini memakan waktu kurang lebih 18 hari dari Inggris untuk sampai ke Tiongkok. Tak hanya itu, angkutan barang dengan kereta lebih murah dibandingkan dengan angkutan udara dan lebih cepat dari angkutan laut.

Kepala eksekutif DP Wolrd Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan, layanan pengiriman pertama dari Inggris menuju Tiongkok ini adalah kesempatan perdagangan yang signifikan. Menurutnya, DP World London Gateway adalah salah satu pusat logistik terbesar di Inggris yang dirancang dan dikembangkan untuk memastikan produk bisa di impor dan di ekspor dari Inggris melalui kapal atau kereta api dengan cara yang lebih cepat, aman dan lebih dapat diandalkan daripada sebelumnya.

“Kami berharap untuk memungkinkan dan memfasilitasi perdagangan lebih antara Inggris, Cina dan seluruh dunia,” ujarnya.

Selain itu, Menteri Perdagangan Inggris Greg Hands juga mengatakan, “Ini adalah jaringan perdagangan terbaru antara Inggris dengan Tiongkok melalui Jalur Sutera Kuno untuk membawa produk dari Inggris untuk dijual ke seluruh dunia. Meski waktu tempuh mencapai 18 hari, namun dari sisi pembiayaan masih jah lebih murah ketimbang mengekspor barang dengan menggunakan pesawat. Di sisi lain, mengantar barang menggunakan kapal memang murah, namun memakan waktu yang malah jauh lebih lama lagi. Penggunaan kereta barang, menurut mereka, adalah sebuah kompromi yang terbaik.

Inggris adalah negara Eropa kedelapan yang menjadi tujuan kereta barang Cina, sedangkan London adalah kota tujuan kedua belas. Ini salah satu realisasi strategi ekonomi “Satu Sabuk, Satu Jalan” yang digagas Presiden Cina Xi Jinping sejak 2013. Tujuannya menghubungkan Asia dan Eropa serta Afrika melalui Jalur Sutra yang lama.

Asap Penuhi Kabin Aero Contractors, 53 Penumpang Selamat

Ketegangan terjadi di atas pesawat Aero Contractors penerbangan domestik di Nigeria, Selasa (18/4/2017) waktu setempat. Dalam video yang berdurasi kurang dari 1 menit itu menunjukkan bagian kabin pesawat yang tertutup oleh kepulan asap. Tidak hanya itu, teriakan serta tangisan yang terdengar dari berbagai penjuru kapal semakin menambah ketegangan di dalam penerbangan lokal tersebut. Berdasarkan data yang dilansir dari berbagai sumber, ternyata pesawat tersebut mengalami masalah pada mesinnya yang mengakibatkan ruang kabin dipenuhi oleh asap.

Menurut dailymail.co.uk, penumpang mulai merasakan sesuatu yang aneh sekitar 20 menit setelah pesawat nahas tersebut mengudara. Lebih parahnya lagi, alarm penanda bahaya tidak berbunyi yang menyebabkan masker oksigen tidak keluar dari bagian atas kursi penumpang. Akibat kegagalan fungsi alarm tersebut, para penumpang terpaksa menutupi saluran pernapasan mereka menggunakan handuk basah yang dikeluarkan oleh kru pesawat.

Video yang merekam kejadian mencekam itu diunggah ke jejaring sosial Twitter oleh salah satu penumpang dalam pesawat yang bertolak dari Port Harcourt menuju Lagos. Dalam kicauannya, akun @puffypearl dengan nama pengguna Oriakwu Okwesilieze, mengunggah beberapa kalimat dalam beberapa kicauan yang seolah menggambarkan kengerian dari kejadian tersebut. “Aku lolos dari maut. Hingga kini aku masih merasa ketakutan, dan ini akan menjadi satu pengalaman yang tidak akan dapat dilupakan. Selama lebih dari 30 menit kami tidak berhenti berdoa karena ketakutan,” ujar Oriakwu dalam kicauannya. Tidak hanya itu, lebih dari 5 kali Oriakwu mengunggah kicauan yang berbeda dan mengundang berbagai respon dari khalayak ramai.

Sumber: dailymail.co.uk
Sumber: twitter

Namun untungnya, pesawat tersebut berhasil melakukan pendaratan darurat setelah kurang lebih 35 menit penumpang harus berjuang melawan asap yang semakin menjadi-jadi. Sebanyak 53 penumpang termasuk seorang bayi berusia 7 bulan yang berada di dalam maskapai tersebut berhasil keluar dengan selamat setelah pesawat mendarat. Atas kejadian itu, Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria dan pihak maskapai kini tengah menyelidiki penyebab di balik insiden itu.

Juru bicara pihak maskapai mengatakan semua fungsi dalam pesawat berjalan normal pada saat pengecekan yang dilakukan oleh kru sebelum keberangkatan. Dalam pernyataan lain, ia menyebutkan bahwa alarm berbunyi ketika asap mulai memenuhi bagian kabin kapal, bahkan ketika beberapa penumpang mencoba untuk bersembunyi di dalam toilet.

Namun dibalik semua pernyataannya itu, juru bicara pihak maskapai mengapresiasi tindakan pilot serta kru kapal yang mencoba untuk tidak panik ketika memberi arahan kepada para penumpangnya dalam keadaan darurat. Dengan adanya kejadian ini seakan membangkitkan ingatan mengenai kejadian yang menimpa maskapai yang sama dua tahun silam. Kepulan asap menyeruak masuk ke dalam kabin penumpang yang akhirnya memaksa pilot untuk melakukan pendaratan darurat setelah kurang lebih 20 menit para penumpang terguncang di dalamnya.

Awas! Ada Baby Python di Kereta Komuter Sydney

Lagi, lagi dan lagi, mungkin kata ini tepat untuk menggambarkan sebuah kejadian dimana seekor ular berada dalam sarana transportasi baik pesawat terbang, bus hingga kereta api. Anda akan berpikir kenapa selalu ular yang masuk dalam kendaraan umum tetapi bukan yang lain? Bisa jadi, karena ular memiliki badan yang kecil dan gerakan yang gesit, apalagi ular adalah hewan berdarah panas yang mencari kehangatan saat sedang berada di suatu tempat yang tidak cocok dengan udara yang biasa dirasakannya.

Dilansir dari abc.net.au (19/4/2017), Penumpang kereta api dari kota kecil Kiama di Negara Bagian New South Wales, Australia dikejutkan dengan adanya ular di dalam gerbong yang mereka naiki. Alhasil untuk alasan keamanan, para penumpang diungsikan ke gerbong lainnya. Kejadian tersebut terjadi pukul 06.45 waktu setempat di dalam NSW TrainLink dan dari hasil pantauan, jenis ular yang dimaksud adalah baby python. Ular ini dilihat oleh orang-orang dalam gerbong kereta saat mendekat di stasiun Wollongong, kemudian beberapa dari penumpang memberitahukan kepada petugas kereta saat itu.

www.abc.net.au
www.abc.net.au

“Penumpang kereta telah dipindahkan, dan gerbong dikunci dan diatur agar unit pengendali hewan bisa mengamankan ular yang berada di dalam kereta. Untuk pengamanan lebih lanjut, ular baru diambil di Stasiun Central (Sydney Central),” ujar juru bicara NSW TrainLink.

Baca juga: Sydney Central, Eksotisme Stasiun Tua Diantara Deru Penumpang Metropolitan

Dia mengatakan, penyelamatan dan pengendalian ular tersebut setelah kereta sampai di Centar pukul 09.02. Posisi ular tersebut berada di atas rak tempat penumpang biasa meletakkan barang-barang. Tahun lalu, kejadian ini juga pernah terjadi di kereta Central Coast saat polisi menyita ular piton sepanjang satu meter dari seorang penumpang yang tidak memiliki izin atas reptil berdarah panas tersebut.