Pengendara Sepeda Dilempar Kesemak-Semak oleh Penumpang Mobil

Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang paling menyenangkan. Sebab sembari berolahraga, menghirup udara segar saat pagi hari dengan bersepeda adalah hal yang paling baik.

Baca juga: Lima Poin ini Siap Ubah Persepsi dan Jadikan Anda Seorang Komuter Sepeda!

Tapi apa jadinya, jika saat sedang bersepeda untuk berolahraga di jalan besar dan sudah berada di lajurnya, kemudian diganggu pengemudi kendaraan lainnya bahkan membuat cedera atau yang lebih parah lagi meninggal? Baru-baru ini dilansir KabarPenumpang.com dari laman somersetlive.co.uk (28/6/2018), seorang pria pengendara sepeda di dorong penumpang mobil yang mendahuluinya hingga terpental ke semak-semak.

Dari video yang tersebar, di dalam mobil tersebut setidaknya ada tiga orang di dalam mobil dan mendorong pengendara sepeda tersebut di jalanan umum. Video tersebut diambil oleh penumpang yang dududk dibagian belakang mobil dan pelaku pendorong terlihat berdiri dan bersandar di jendela mobil.

Kemudian, pria pelaku pendorongan menarik pengendara sepeda dan melemparkannya ke rerumputan pas di pinggir jalan yang mereka laluinya. Dalam video, pengendara sepeda terpental dan terguling ke semak-semak.

Sayangnya tidak diketahui bagaimana kondisi pengendara sepeda tersebut. Video yang diposting di grup Facebook dengan caption Idiot Drivers Exposed ini telah dilihat sebanyak 280 ribu kali saat pertama kali diunggah pada 27 Juni 2018 kemarin.

Banyak warganet yang mengomentari kejadian tersebut, salah seorangnya adalah Shjeel Ahmed yang mengatakan, pengendara sepeda itu mungkin telah meninggal atau mengalami cedera berat.

“Dia dilemparkan dari sepeda seperti itu dengan kecepatan goes yang cukup tinggi,” tulis Ahmed.

Lain lagi dengan Jennifer Ann Bracegirdle yang melihat hal tersebut dan mengatakan sangat tidak baik perlakuan penumpang mobil.

Baca juga: Israel Railways Hadirkan Sepeda di Stasiun untuk Mudahkan Akses Penumpang

“Pengendara ini bisa terluka parah bahkan meninggal. Dia jelas pengendara sepeda yang benar karena menggoes dengan cepat dan berada di pinggir jalan bahkan tidak mengganggu lalu lintas lainnya. Kekerasan yang dilakukan ini tanpa berpikir dan ini sama seperti melempar seseorang kedepan bus,” tulisnya.

“Jika Anda pernah menerima sesuatu yang begitu jahat seperti ini, itu menakutkan dan tidak sedikit lucu. Orang tolol ini harus dituntut dengan percobaan pembunuhan! Tindakannya di sini adalah nekat untuk membahayakan hidup dengan niat,” tulis Mark A Leavesley.

Duuh.. Mobil Golf Pendukung Disabilitas dan Orang Tua ‘Nyungsep’ ke Rel Kereta

Beragam fasilitas pendukung yang disediakan oleh penyedia layanan kereta api di berbagai negara semata-mata ditujukan untuk meningkatkan pengalaman penumpang dan memanjakan mobilitas mereka. Seperti di India, tepatnya di Stasiun Dadar, operator kereta menyewakan mobil golf yang biasa digunakan oleh orang-orang tua atau penyandang disabilitas. Namun apa jadinya jika fasilitas pendukung seperti ini malah menimbulkan masalah baru bagi stasiun terkait?

Baca Juga: Stasiun Kereta ‘Rasa Bandara Internasional’ Siap Hadir di India

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman indiatimes.com (26/6/2018), alih-alih mengangkut penyandang disabilitas atau orang tua, mobil listrik bertenaga baterai ini malah tergelincir di salah satu peron Stasiun Dadar. Untungnya, mobil tersebut tengah tidak melakukan operasi, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Anant Sudrik yang berperan sebagai pengemudi mobil nahas ini pun hanya menderita luka ringan.

Sumber: indiatimes.com

Kepada media setempat, Anant mengaku kehilangan kemudi ketika dirinya tengah tergesa-gesa di salah satu peron selepas mengantarkan salah seorang tua ke dalam kereta. “Kejadian ini sendiri terjadi pada pukul 14.30 waktu setempat, mobil golf jatuh ke rel yang berdekatan dengan peron 7, yang khusus untuk melayani perjalanan jarak jauh eksklusif,” terang salah satu pejabat di Central Railway.

“Kendati tidak ada kerusakan pada infrastuktur (rel), namun pengemudi tersebut dianggap lalai dan akan dikenai denda sebesar Rs5.000 (sekitar Rp1.000.000),” tandas narasumber yang enggan membongkar identitasnya tersebut. Tidak hanya menjadi seseorang yang berada di balik insiden ini, Anant pun dinilai lalai karena telah memasuki zona yang bukan menjadi daerah operasinya.

Baca Juga: Lukisan Dinding Ramaikan 100 Stasiun di India

“Mobil golf sebenarnya tidak diperbolehkan masuk ke peron 5 dan 6, karena itu terlalu berresiko,” ujar sang narasumber. Seharusnya, ia menambahkan, para penyandang disabilitas atau orang tua bisa menggunakan layanan kursi roda yang disediakan oleh pihak stasiun jika hendak masuk ke peron 5 dan 6.

Tuduhan kelalaian Anant semakin diperparah ketika dikaitkan dengan kecepatan maksimal dari si mobil golf sendiri yang hanya mencapai kecepatan kurang dari 10km/jam. Tidak heran jika banyak pihak yang lalu mempertanyakan faktor keselamatan dari fasilitas penunjang stasiun tersebut. Duh, ada-ada saja, ya!

Books On a Bus, Perpustakaan Mobile yang Sambangi Daerah Berpenghasilan Minim

Nampaknya kalimat “Buku Adalah Jendela Dunia” tidak akan lekang oleh waktu, kendati perkembangan jaman sudah membawa banyak kemudahan bagi siapa saja yang hendak mencari informasi. Kuatnya jargon tersebut sampai-sampai mendorong sejumlah kreatif untuk memberdayakan moda transportasi sebagai perpustakaan berjalan. Semisal di Indonesia ada Kereta Pustaka, maka lain halnya dengan yang ada di Negeri Paman Sam.

Baca Juga: Kereta Pustaka Indonesia – Cerdaskan Bangsa di Usianya yang Senja

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman dnj.com (1/6/2018), sekolah bernama Murfreesboro City School meluncurkan bus yang dialihfungsikan menjadi sebuah perpustakaan berjalan bernama Books On a Bus (BOB) pada Kamis (31/5/2018) kemarin. Sebelumnya, bus dengan kapasitas 86 penumpang ini dioperasikan sebagai moda untuk mengangkut anak-anak sekolah pada tahun 2017 yang lalu.

Sumber: dnj.com

Bermodalkan dana sebesar US$40.000 atau yang setara dengan Rp565,6 juta, salah satu direksi dari Murfreesboro City School Linda Gilbert lalu mentransformasikan bus ini menjadi sebuah perpustakaan keliling dalam jangka waktu dua setengah bulan saja.

Mengusung visi untuk menjangkau para pembaca, BOB lalu tidak hanya diam saja di satu titik dan menunggu para peminat baca datang menghampirinya, melainkan bus ini terus melakukan mobilitas setiap harinya dan melakukan sejumlah pemberhentian. Diketahui bus perpustakaan ini melakukan pemberhentian 15 kali dalam seminggu di komplek-komplek dan apartemen di beberapa kota dengan penghasilan warganya yang bisa dibilang rendah.

Sekitar 1000 buku dipamerkan dalam bus ini, mulai dari buku untuk anak berusia dua tahun hingga kelas 6 SD dapat ditemukan di sini. Uniknya, para pengunjung tidak hanya dapat membacanya ditempat, melainkan dapat membawanya pulang.

Baca Juga: Nunggu Bus di Halte ini Bisa Bikin Tambah Pintar, Lho!

Pihak penyedia layanan mengatakan bahwa musim panas merupakan waktu yang krusial bagi para pelajar, terutama bagi mereka yang tidak mengambil program pendidikan semasa waktu liburan panjang tersebut. Sebuah studi menunjukkan bahwa libur musim panas merupakan celah bagi setiap pelajar untuk menurunkan kebiasaan ‘bersentuhan’ dengan dunia akademis, dan hal tersebutlah yang coba diberantas oleh bus perpustakaan BOB ini. Inspiratif ya!

Operator Kereta SJ Lakukan Uji Coba Augmented Reality di Stasiun Stockholm Central

Ketika teknologi dunia perkeretaapian semakin canggih, Swedia juga tak mau kalah untuk mengembangka fitur pada basis sistem transportasinya tersebut. Baru-baru ini, di Stockholm, Swedia, dihadirkan Augmented Reality (AR) untuk menavigasi penumpang saat berada di stasiun tersibuknya yakni Stockholm Central.

Baca juga: Mudahkan Calon Penumpang, Bandara Gatwick Adopsi Augmented Reality

KabarPenumpang.com merangkum dari laman railway-technology.com (27/6/2018), bahwa inisiatif baru ini dihadirkan dalam bentuk JS Labs oleh operator kereta penumpang Statens Järnvägar (SJ) yang mana kereta apinya melayani Stockholm Central. Ini merupakan aplikasi interaktif yang menggunakan AR untuk membantu penumpang menavigasi menuju platform keberangkatan mereka.

Penumpang nantinya hanya mengunduh aplikasi dan memindai kode QR kemudian memasukkan tujuan platform yang diinginkan. Selanjutnya penumpang membuka kamera pada ponsel cerdas mereka dan melalui kamera tersebut akan menunjukkan sejumlah petunjuk digital untuk membimbing penumpang sampai tujuan serta tambahan kunci sepanjang jalan.

Fitur AR sendiri kini masih dalam tahap uji coba dan kemungkinan peluncurannya pada musim gugur ini. SJ sendiri berharap fitur AR mampu membuktikannya kepada penumpang dan pengembang bahwa teknologi ini bisa membantu.

Apalagi pada musim panas di Stockholm, akan ada pemeliharaan ekstensif di rute alternatif stasiun Stockholm Central. Direktur pengembangan bisnis dan transformasi digital aplikasi Claes Lidholtz mengatakan, teknologi AR ini merupakan strategi perusahaan untuk menarik umpan balik dari para penumpang untuk meningkatkan layanan utama.

“SJ Labs sendiri merupakan sebuah konsep dimana kami mencoba mengembangkan layanan baru untuk pelanggan kami, bersama dengan pelanggan kami, dan kami cenderung beralih dari ide untuk diluncurkan dalam waktu delapan minggu,” jelas Lindholtz.

Dia mengatakan, ini adalah bagian penting dari penilitian konstan pihaknya dalam menemukan cara dan inovatif untuk memudahkan pelanggan melakukan perjalanan dengan kereta api dan melibatkan dalam proses pengembangan. Lindholtz menambahkan pemilihan Stockholm Central dalam uji coba fitur AR ini sendiri dikarenakan sebagai tujuan wisata terbesar di Swedia dan stasiun kereta api tersibuk di seluruh Skandinavia yang menyambut 200 ribu penumpang setiap harinya.

Baca juga: Sukses Curi Hati Penyandang Disabilitas, Swiss Federal Railways Rajai Perkeretaapian di Eropa!

“Fitur tersebut nantinya akan diluncurkan secara permanen, jika pelanggan menganggap ini adalah layanan yang baik dan benar-benar membantu mereka serta hasil pengujian juga memutuskan hal tersebut. Sebab kami berada diantaranya dan pada musim gugur ini pelanggan akan tahu apakah akan diluncurkan atau tidaknya fitur AR dari SJ Labs,” jelasnya.

Sampai Mana Perkembangan Pembangunan MRT Jakarta? Ini Dia Jawabannya!

Sebagai bentuk tanggung jawab PT MRT Jakarta (PT MRTJ) kepada masyarakat DKI Jakarta, perusahaan yang dikepalai oleh William P Sabandar ini terus memberikan informasi perkembangan terkait pembangunan jaringan transportasi baru di Ibu Kota tersebut. Dalam acara Forum Jurnalis dan Blogger yang diadakan di Wisma Nusantara, markas MRTJ, William menyampaikan perkembangan di sektor pembangunan infrastruktur tetap berjalan sesuai skema awal.

Baca Juga: JR East Pasang Safety Guards, Apa Sih Bedanya Dengan Platform Screen Doors?

“Kami terus melakukan interaksi dengan masyarakat, supaya masyarkat tahu lebih banyak tentang (progress) MRT. Secara keseluruhan, progress fase 1 telah mencapai angka 94,62 persen,” terang William di hadapan sejumlah awak media, Rabu (28/6/2018). Ia juga menambahkan bahwa progress tersebut terbagi ke dalam dua cabang, pengerjaan depo dan elevated section dan underground section.

Untuk pengerjaan depo dan elevated section, lanjut William, sudah mencapai angka 92,4 persen. Sedangkan untuk underground section telah mencapai 96,87 persen pengerjaan. ‘Rupa’ dari beberapa stasiun yang membentang dari Lebak Bulus – Bunderan HI pun sudah semakin terlihat, baik yang elevated maupun yang underground. Bahkan beberapa di antaranya sudah ada yang dipasangi Platform Screen Doors.

Hampir mirip dengan stasiun-stasiun Commuter Line Jabodetabek, nantinya stasiun elevated section MRT Jakarta tidak akan menggunakan teknologi Air Conditioning (AC). “Untuk yang underground akan pakai AC, sedangkan untuk yang elevated tidak. Kami akan menggunakan sistem sirkulasi udara, karena konsepnya (elevated section) ramah lingkungan,” jelas William.

Selain itu, lulusan University of Canterbury, Selandia Baru ini telah menentukan sejumlah target yang harus dicapai oleh PT MRTJ sebelum pengoperasian penuh pada April 2019 mendatang. “Jadi kita akan gelar sejumlah uji coba, sepeti 23 Juli besok kita akan tes sistem persinyalan dijalur utama tanpa kereta,” ujar William.

Tidak hanya sistem persinyalan yang diuji coba, dua rolling stock yang sudah mejeng di Depo Lebak Bulus sejak beberapa waktu yang lalu pun akan diuji coba dalam waktu dekat. “10 September kita akan tes uji pergerakan kereta di jalur utama, dan uji coba kereta ke dua sampai ke 16 akan mulai bergulir sejak 8 Desember nanti,” ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan di Peron, Stasiun MRT Jakarta Akan Dilengkapi Platform Screen Doors

Menyadari rencana tersebut sifatnya tentatif karena kemungkinan banyaknya hambatan faktor eksternal, maka William mengatakan bahwa dirinya dan jajaran lain di PT MRTJ akan mengupayakan momentum yang ada secara maksimal. “Kenyataannya di lapangan memang tidak semudah membacakan rencana tersebut, ada banyak tantangan,” tandas William.

Erupsi Gunung Agung, AirAsia Batalkan 22 Penerbangan Domestik dan Internasional

Gunung Agung yang kembali erupsi pada Kamis (26/6/2018) kemarin membuat Direktorat Navigasi Penerbangan mengeluarkan NOTAM (Notice to Airmen) penutupan bandara. Penutupan yang berlangsung pada hari ini, 29 April 2018 dilaksanakan selama 16 jam sejak pukul 03.00 WITA hingga 19.00 WITA.

Baca juga: Gunung Agung Erupsi, Citilink Batalkan Seluruh Penerbangan dari dan Menuju Denpasar

Bukan hanya Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali yang ditutup, semua maskapai yang memiliki rute penerbangan dari dan ke Pulau Dewata ini juga harus membatalkannya. Salah satu diantara maskapai yang membatalkan penerbangannya adalah AirAsia.

Dikabarkan maskapai berbiaya hemat (LCC) ini membatalkan 22 penerbangannya setelah erupsi Gunung Agung. Dilansir KabarPenumpang.com dari thejakartapost.com, AirAsia mengatakan, karena letusan Gunung Agung baru-baru ini di Bali, beberapa penerbangan mereka yang dijadwalkan tiba dan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar ikut terpengaruh.

Penerbangan yang terkena dampak termasuk salah satunya dari kota-kota populer di Indonesia dan negara tetangga seperti dari Kuala Lumpur, Malaysia. Dari Kuala Lumpur sendiri ada lima penerbangan yakni AK 370, AK 317, AK 378, AK 379, QZ 555.

Penerbangan Bali dan Singapura ada tiga dengan nomor QZ 507, QZ 508, QZ 509, penerbangan Bali dan Perth ada dua, yakni QZ 536, QZ 537. Sedangkan Bali dan Jakarta ada delapan penerbangan QZ 7533, QZ 7534, XT 7516, XT 7517, XT 7518, XT 7519, XT 7522, XT 7523, Penerbangan Bali dan Surabaya ada dua XT 7624, XT 7625 serta Bali dan Manila ada dua dengan nomor Z 2231 dan Z 2232.

Baca juga: Ini Dia Serba-Serbi NOTAM, Pemberitahuan Yang Terkesan “Menakutkan”

Sedangkan penerbangan FD 398 dan FD 399 antara Bali dan Bangkok, Thailand, serta penerbangan Perth ke Bali QZ 545 dan penerbangan Kuala Lumpur ke Bali QZ 557 telah ditunda. Maskapai AirAsia mengatakan, penumpang akan diberitahu tentang status penerbangan mereka melalui email dan pesan teks dan menyarankan para penumpang untuk memperbaharui semua rincian kontak di situs web AirAsia untuk memastikan mereka menerima pemberitahuan.

Dikarenakan adanya pembatalan, pihak maskapai juga memberitahukan kepada penumpang dan memberikan pilihan menjadwal ulang penerbangan, mengubah rute perjalanan atau menerima pengembalian uang atau kredit.

Diduga Serangan Jantung, Penumpang United Airlines Meninggal di Udara

Bukan United Airlines namanya jika tidak bertengger di puncak pemberitaan global. Selalu ada saja pemberitaan yang bisa diangkat dari salah satu maskapai kebanggaan Negeri Paman Sam ini. Tapi tunggu dulu, Anda jangan dulu naik pitam, karena kali ini bukan kejadian kekerasan seperti yang menimpa David Dao atau beragam kasus United yang sebelum-sebelumnya. Kali ini, salah satu penumpang dari maskapai yang kerap kali dianggap sebagai Flag Carrier Amerika ini meninggal ketika pesawat tengah mengudara.

Baca Juga: Hendak Mengudara? Jangan Konsumsi Obat-Obatan Jenis Ini, Berbahaya!

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, kejadian ini sendiri terjadi pada Selasa (26/6/2018) malam, ketika pesawat tengah bertolak dari bush Intercontinental Airport di Houston menuju Boston. Diduga, penumpang tersebut meninggal karena darurat medis.

Karena kejadian ini, si burung besi yang semula bertolak menuju Logan Airport di Boston, terpaksa dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di Washington-Dulles, Virgina setelah pesawat mengudara kurang lebih sekitar dua jam lamanya.

Insiden ini berawal ketika seorang pramugari di penerbangan 1888 tersebut mendapati salah satu seorang penumpang prianya menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan, seperti kesakitan. Panik akan kondisi tersebut, sang pramugari langsung memberitakan apa yang ia lihat kepada kapten penerbangan dan akhirnya sang kapten memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat.

Pria yang disinyalir berusia 40 tahunan tersebut sempat membuat panik dan takut seluruh penumpang yang berada di dalam kabin. Selama menunggu pesawat mendarat, para penumpang lain pun mencoba untuk memberikan sejumlah pertolongan, namun semuanya sia-sia. Sesampainya pesawat di Bandara Washington-Dulles, Virgina, pria tersebut langsung mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, nyawa pria malang tersebut tidak tertolong. Kuat dugaan, sang penumpang terkena serangan jantung ketika pesawat tengah mengudara.

Baca Juga: Pengemudi Grab Antar Penumpang Serangan Jantung ke Rumah Sakit, Keluarga Berterimakasih

Atas kejadian tersebut, pihak United Airlines melalui juru bicaranya menyampaikan rasa belasungkawa terhadap keluarga korban. “Kami turut berduka mengetahui salah satu penumpang kami meninggal dunia,” ujar sang Jubir. “Kami menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” tandasnya.

Sementara itu, para penumpang yang penerbangannya ikut tertunda akibat kejadian ini, dialihkan menuju penerbangan lainnya di hari yang sama.

Gunung Agung Erupsi, Citilink Batalkan Seluruh Penerbangan dari dan Menuju Denpasar

Pulau Bali yang menjadi salah satu tujuan wisata bagi pelancong domestik maupun internasional akses penerbangannya harus tutup sementara. Hal ini dikarenakan sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung sejak Kamis, (28/6/2018) siang.

Baca juga: Pesawat Boleh Tetap Mengudara di Tengah Kepulan Abu Vulkanik, Asalkan…

Salah satu maskapai dalam negeri yang membatalkan seluruh penerbangannya dari dan menuju Bali adalah Citilink. Maskapai berbiaya hemat atau LCC ini melakukan pembatalan setelah ditutupnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sejak pukul 03.00 WITA.

Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, seluruh penerbangan Citilink rute menuju ke Denpasar, Bali terpaksa dibatalkan.

“Seluruh penerbangan dari dan ke Denpasar, Bali terpaksa dibatalkan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima KabarPenumpang.com, Jumat, (29/6/2018).

Dengan adanya pembatalan penerbangan, Citilink menyediakan opsi reschedule dan full refund tanpa dikenakan biaya tambahan dan opsi reroute dengan biaya admin dan selisih harga jika ada calon penumpang yang penerbangannya terdampak dari pengehentian sementara ini. Untuk proses refundnya sendiri, penumpang Citilink bisa melakukannya di customers service Citilink di bandara atau melalui email refund@citilink.co.id.

Penerbangan tujuan Denpasar, Bali yang dibatalkan Citiink antara lain dari Jakarta baik Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma, Bandung, Surabaya, Balikpapan dan Dili. Hingga kini, pihak Citilink pun masih terus memantau perkembangan di lapangan terkait Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca juga: Gunung Agung Siap Erupsi, Apa Kabar Aktivitas Wisatawan di Bali?

Dari siaran pers yang diterima, PT Angkasa Pura I memberitahukan penutupan sementara operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama 16 jam mulai pukul 03.00 WITA hingga pukul 19.00 WITA. Ini sehubungan dengan diterbitkannya NOTAM A2551/18 oleh Direktorat Navigasi Penerbangan berdasarkan evaluasi laporan pilot yang melaporkan adanya volcanic ash di ruang udara pada ketinggian 15 ribu-23 ribu kaki diatas permukaan laut.

Selain itu data RGB Citra Satelit cuaca Himawari pada pukul 01.00 WITA menunjukkan pergerakan arah angin dengan kecenderungan ke arah barat dan barat daya sehingga diprediksi volcanic ash akan memasuki ruang udara pada pagi hari.

Seniman Hollywood Sulap Kereta Kuno Jadi Restoran Mewah

Tren mentransformasikan sebuah moda transportasi yang sudah ‘pensiun’ menjadi sesuatu dan memiliki fungsi baru memang sudah lama berkembang di berbagai belahan dunia. Sebut saja seorang wanita asal Lanarkshire yang mengubah Air Atlantique Convair CV-440 Metropolitan menjadi sebuah salon mewah, atau Boeing 727 yang disulap menjadi sebuah penginapan super nyaman di Kosta Rika. Sudah bukan jadi hal baru lagi, namun inovasi yang uniklah yang lantas menambah nilai jual dari transformasi ini.

Baca Juga: Wanita Pirang Ini Sulap Convair CV-440 Jadi Sebuah Salon Mewah!

Kali ini ada seorang seniman kawakan yang kerap kali membantu setting dari film Hollywood yang menyulap sebuah kereta menjadi tempat makan mewah di Huntsville, Amerika Serikat. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman whnt.com (22/6/2018), adalah Melisa Coby, seorang seniman yang kini tengah fokus terhadap A.M. Booth’s Lumberyard, tempat makan mewah yang kini tengah ia kembangkan.

Di dalam A. M. Booth’s Lumberyard, Anda akan mendapati sebuah lokomotif tua yang tengah diupayakan untuk diubah menjadi sebuah tempat makan mewah nan unik. Melisa sendiri menargetkan tempat makan dengan menggunakan badan kereta api sebagai fondasi ruangannya akan rampung pada bulan Juli mendatang.

“Saya mendatangkan kereta dari film Fonzo yang dibintangi oleh Tom Hardy pada awal tahun 2018 kemarin,” ungkap Melisa. “Saya juga menambahkan patung berbahan dasar styrofoam di dalamnya,” tandasnya.

Konsep yang diterapkan oleh Melisa pun bisa dibilang unik, dengan memanfaatkan alat-alat yang tersedia, Melisa mencoba untuk membawa nuansa kuno nan mewah. Sebut saja para pekerja yang mengalihfungsikan sebuah pipa dari sebuah organ yang berusia kurang lebih 100 tahun menjadi sebuah meja bar. Unik bukan?

Baca Juga: Boeing 727 Ini Berubah Jadi Penginapan Mewah di Tepi Pantai

Tidak hanya tempat makan, Melisa pun menyediakan sebuah ruang hiburan yang dihosting oleh bar kelas atas dalam balutan nuansa bersejarah. Kepada media, Melisa membocorkan bahwa nantinya kereta ini tidak hanya untuk disewakan ke publik, namun juga dapat digunakan untuk keperluan sewa pribadi.

“Blue Bayou (nama kereta tersebut) siap menjamu para tamu dengan hidangan yang menggugah selera dalam balutan nuansa sejarah yang kental,” tutur Melisa.

Pria Hanya Bercelana Dalam Berlarian di Tarmak Bandara Atlanta

Kejadian seorang penumpang yang hampir telanjang ataupun hampir telanjang sering kali terjadi baik itu di dalam pesawat maupun di tarmak. Belum lama ini kejadian serupa kembali terjadi dimana seorang pria kulit hitam berlarian di tarmak hanya dengan celana dalamnya saja.

Baca juga: Telanjang dan Berlarian di Kabin, Pria Ini Akhirnya Diamankan di Dalam Toilet Pesawat

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman nypost.com (26/6/2018), pria tersebut tiba-tiba berada di tarmak sesaat setelah pesawat baru mendarat dan tiba di taxiway Bandara Internasional Hartsfield-Jackson di Atlanta sekitar pukul 17.30 waktu setempat pada Selasa lalu. Pria yang teridentifikasi setelah diamankan pihak kepolisian bandara di Atlanta tersebut bernama Jhryin Jones.

Dalam video yang terekam oleh penumpang, Jones terlihat hanya menggunakan celana dalam dan membawa pakaiannya dan mencoba masuk ke pesawat. Dalam sebuah tweet yang dibuat oleh @ATLairport pada 26 Juni 2018, mengatakan dimana operasional bandara tidak berdampak atas insiden ini.

“Tidak jelas pada saat ini mengapa atau bagaimana pria itu bisa keluar dari pesawat,” ujar tweet bandara di Atlanta tersebut.

Diketahui saat Jones berada di tarmak, penumpang lainnya yang berada di dalam pesawat juga sempat merekam dimana dia mondar mandir disekitaran pesawat ketikat polisi berusaha mendekatinya. Sayangnya, pihak bandara belum bisa menjelaskan dugaan bagaimana Jones bisa melompati pagar bandara dan membuatnya sampai di pesawat.

“Baiklah para hadirin dari dalam penerbangan, saat ini kami melihat seorang pria yang mendekati pesawat dari luar dan mencoba masuk ke dalam pesawat. Itu adalah informasi yang kami miliki saat ini. Kami saat ini sedang dikelilingi oleh penegak hukum dan mereka rupanya telah menangkap pria tersebut sekarang,” ujar seorang pilot yang masuk melalui interkom dan mencoba menjelaskan hal yang terjadi.

Baca juga: Bertelanjang Dada, Penumpang di Tarmak Ini Sempat Pukul Petugas

Setelah penangkapan Jones, insiden ini kemudian diinvestigasi dan dia didakwa dengan pelanggaran pidana, obstruksi aparat penegak hukum dan ketidaksenonohan publik. Tak hanya Jones, pada Mei 2018 kemarin, seorang pria dalam pesawat Alaska Airlines menanggalkan semua pakaiannya dan berlarian di lorong kabin Boeing 737 dan kemudian setelah mendarat di Bandara Internasional Ted Stevens Anchorage, pria muda tersebut diamankan pihak kepolisian.