Central Railways India Keluhkan Absennya Alat Pendeteksi Benda Asing di Rel

Sumber: post.jagran.com

Sebagai moda yang memiliki jalur khusus, kereta api memang menjanjikan estimasi waktu perjalanan yang presisi. Lain cerita jika si ular besi ini menemukan halang rintang di tengah pengoperasiannya, tentu saja hal ini bisa menghambat laju si kereta. Tidak sedikit kecelakaan kereta yang disebabkan oleh benda asing di rel, dan salah satu zona perkeretaapian India, Central Railways (CR) mengatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada teknologi yang dapat mendeteksi benda asing di lintasan CR.

Baca Juga: Terobos Kolong Kereta Demi Lintas Antar Peron, Potret Buruk Stasiun Whitefiled di India

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman asianage.com (11/4/2018), dengan absennya teknologi ini, maka masinis tidak akan menerima peringatan bahaya semisal ada objek yang menghalangi laju kereta yang mengular di jalur CR. Berangkat dari sini, mereka berasumsi bahwa objek penghalang laju tersebut bisa saja mengakibatkan sebuah kecelakaan.

“Sejauh pengetahuan kami, pihak kereta api tidak menemukan teknologi jenis pun yang dapat mendeteksi objek asing di jalur CR,” tulis pihak Central Railways yang mengadukan permasalahan ini kepada pengadilan tinggi Bombay. Melalui seorang aktifis bernama Sameer Zaveri, pihak CR lalu melayangkan surat pernyataan berisi pengaduan masalah tersebut ketika pengadilan tinggi menggelar sidang litigasi kepentingan publik.

Sameer mengatakan bahwa zona anak perusahaan dari Indian Railways, Konkan Railways telah memasang sebuah instrumen bernama Anti-Collision Devices (ACD) yang disematkan pada Global Positioning System (GPS) pada tahun 2011 silam. Adapun tujuan dari pemasangan ACD adalah untuk memerangi dan mencegah kecelakaan kereta api yang mungkin saja terjadi akibat tanah longsor. Ia pun menambahkan bahwa tidak hanya Konkan Railways saja yang telah memasang alat ini, tapi juga perkeretaapian yang mengular di Timur India, dimana medan yang dilalui oleh jaringan ini didominasi oleh perbukitan.

Sensor ACD ini sendiri berperan sebagai ‘mata’ yang senantiasa mengawasi rel, dan akan mengirimkan sinyal kepada masinis semisal ada objek yang menghalangi laju kereta. Dengan begitu, masinis bisa menghentikan laju kereta, menyingkirkan objek tersebut, dan kecelakaan pun bisa dihindari.

Baca Juga: Demi Raih ‘Follower’ dan ‘Like,’ YouTuber India Buat Aksi Nekad di Jalur Kereta

“Sistem peringatan dini yang dipasang di dua jalur tersebut terbukti efektif dengan minimnya angka kecelakaan yang terjadi setelah pemasangan,” tutur Sameer. Dengan adanya contoh konkret dari Konkan Railways dan perkeretaapian di Timur India, mereka mengharapkan pengadilan tinggi dapat memberikan wejangan tentang langkah-langkah apa yang sekiranya dapat ditempuh oleh pihak Central Railways.