Virgin Galactic Sukses Terbangkan (Kembali) Pesawat Bertenaga Roketnya ke Antariksa

Sumber: newatlas.com

Virgin Group melalui anak perusahaannya,Virgin Galactic kembali memberikan gebrakan di sektor aviasi global. Diketahui, perusahaan besutan Sir Richard Brenson ini baru saja meluncurkan VSS Unity, pesawat ruang angkasa bertipe subordital yang dirancang untuk pariwisata antariksa. Dengan bantuan dari pesawat WhiteKnightTwo, VSS Unity ini ‘ditembakkan’ dari Gurun Mojave, California pada Jumat (6/4/2018) pagi.

Baca Juga: Virgin Galatic Uji Coba Pesawat Luar Angkasa Komersial

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari sejumlah sumber, pesawat ini mengudara bersama dengan pilot uji Mark “Forger” Stucky dan Dave Mackay pada pukul 08.02 waktu setempat. Sang pesawat induk, WhiteKnightTwo, membawa VSS Unity hingga ketinggian 46.500 kaki (14.175 meter) di atas permukaan tanah sebelum akhirnnya melepaskan pesawat yang diketahui pernah mengalami insiden masif pada 31 Oktober 2014 silam.

Ketika sudah mencapai ketinggian tersebut, VSS Unity yang memiliki panjang 18 meter ini berhasil mengarungi angkasa dengan kecepatan 2.290 km per jam (Mach 1.87) dalam 30 detik setelah menyalakan mesinnya. Tidak tanggung-tanggung, VSS Unity pun berhasil menanjak hingga sudut 80 derajat.

Sumber: newatlas.com

Uji coba penerbangan tersebut pun bisa dibilang mulus dan tidak menemukan kendala yang berarti. Hingga akhirnya VSS Unity bersama dua pilot yang mengendalikannya berhasil menembus ketinggian 84.271 kaki (25.700 meter) di atas permukaan tanah, sebelum akhirnya sang pilot memutuskan untuk mengaktifkan “Feather” system yang akan memudahkan mereka kembali menuju permukaan bumi.

Twin tail dari pesawat ini pun berganti arah 60 derajat dari badan pesawat, dimana hal tersebut akan membuat hidung pesawat yang semula menghadap ke udara berbalik arah dan menukik menuju bumi. Cara kerja dari “Feather’ system ini bisa dibilang hampir mirip dengan sebuah shuttlecock yang biasa digunakan dalam permainan bulutangkis.

Setelah menukik turun sejauh 50.000 (15.240 meter) menuju permukaan bumi, twin tail VSS Unity pun kembali ke posisi semula dan membuang sisa oksidator saat meluncur kembali menuju runway di Gurun Mojave, California. Uji coba penerbangan ini pun sukses dan menghasilkan data tentang kinerja pesawat selama pembakaran mesin serta selama transisi dari kecepatan subsonik ke supersonik.

Baca Juga: Yuk Intip Aktivitas Awak Kabin Virgin Atlantic

“Kami menggabungkan mekanisme keamanan tambahan yang diadopsi setelah kecelakaan penerbangan uji VSS Enterprise pada tahun 2014 silam,” tuang Virgin Galactic dalam keterangan tertulisnya.

Tentu saja, uji coba penerbangan pesawat bertenaga roket ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan. Jika dalam beberapa uji coba lanjutan di masa yang akan datang, Virgin Galactic tidak menemukan masalah, maka bukan tidak mungkin dalam waktu dekat ini mereka akan mulai menjajakan tiket perjalanan wisata menuju ruang angkasa.