Video: Charging Ponsel di Kereta Lewat Hembusan Angin di Luar Jendela

Sumber: istimewa

Beruntunglah penumpang kereta di Indonesia bahwa stop kontak listrik telah hadir di setiap rangkaian kereta, mulai dari kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi, PT KAI telah menyiapkan fasilitas pengisian daya (charging) untuk gadget Anda. Namun belum semua negara bisa menyajikan layanan seperti di atas. Contoh di India dan Pakistan, stop kontak masih jadi barang langka.

Baca Juga: India Luncurkan Kereta Bertenaga Panel Surya

Atas kelangkaan stop kontak di rangkaian kereta kelas ekonomi, justru menjadi tantangan bagi kreator di Pakistan Science Club (PSC). Dengan memanfaatkan jendela kereta yang dapat dibuka tutup, kreator PSC merilis peragkat pengisian daya melalui media angin. Dalam video berdurasi kurang dari dua menit yang diunggah ke laman youtube.com ini, tampak sebuah kipas berukuran sedang terpasang di bagian kaca luar gerbong kereta yang tengah melaju.

Dengan begitu, kipas akan terus berputar karena diterpa oleh angin. Pada bagian depan kipas tersebut, dilekatkan sebuah alat yang tersambung dengan sebuah kabel yang berujung pada voltmeter. Ketika kipas tengah berputar, tampak voltmeter menunjukkan angka yang tidak konsisten. Ini membuktikan bahwa kipas yang berputar karena terkena terpaan angin tersebut berhasil menciptakan daya listrik tidak statis. Adapun angka yang ditunjukkan oleh voltmeter tersebut berkisar antara 3,4 hingga 3,6 volt.

Setelah itu, rekaman menunjukkan sebuah ponsel yang tengah berada dalam kondisi baterai terisi. Dengan beredarnya video ini, maka semakin mempertegas bahwa penggunaan energi terbarukan lebih baik ketimbang menggunakan sumber energi lain yang mungkin akan berdampak pada kelestarian lingkungan.

Baca Juga: 100 Persen Tenaga Kereta di Belanda Kini Andalkan Energi Terbarukan

Pemberdayaan sumber energi terbarukan belakangan ini memang tengah ramai dikembangkan oleh perusahaan yang mengusung tema ramah lingkungan. Sebut saja perkeretaapian India yang merilis kereta Diesel Electric Multiple Unit (DEMU), dimana semua kebutuhan listrik di setiap gerbong, meliputi lampu, kipas angin, dan layar penampil informasi akan dipasok oleh sistem panel surya yang tertanam di atas kubah kereta.