Perkeretaapian Polandia Gandeng Nokia Dalam Luncurkan Jaringan GSM-R

Sumber: Railway Pro

Sebentar lagi, jaringan kereta api Polandia, PKP Polskie Linie Kolejowe (PKP PLK) akan meluncurkan jaringan GSM-Railway (GSM-R) lengkap bersama backbone-nya (mission-critical backhaul network). Hal tersebut dapat dipastikan setelah pihak PKP PLK menyodorkan kontrak kerja sama berdurasi lima tahun kepada perusahaan telekomunikasi multinasional asal Finlandia, Nokia dan mitranya, Herkules, Pozbud, dan Wasko.

Baca Juga: Seoul Subway Gunakan Jaringan LTE-R dari SK Telecom

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (3/4/2018), penggunaan jaringan baru ini akan memungkinkan PKP PLK untuk memenuhi semua persyaratan baru untuk European Rail Traffic Management System (ERTMS) yang diterapkan oleh European Union (EU). Tidak hanya itu, jaringan GSM-R ini juga ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan keandalan kinerja kereta api di seluruh negeri.

Hadirnya GSM-R yang notabene merupakan komponen utama dari ERTMS akan membantu operator kereta api untuk mengelola pengoperasian kereta dalam sebuah kombinasi apik dengan European Train Control System. Patut diketahui, keseluruhan proyek ini akan didanai oleh pihak EU dan Pemerintah Polandia sendiri.

“Kami selaku pihak Nokia tentu sangat bangga dan bersemangat karena telah dipercaya sebagai mitra dalam upaya untuk melancarkan digitalisasi di Polandia, dan membangun jaringan komunikasi kereta api merupakan bagian terpenting di sini,” ungkap salah satu pejabat senior di Nokia Eropa, Matthieu Bourguignon. “Berdasarkan keahlian kami sebagai pemimpin pasar dan pengalaman kami dalam jaringan komunikasi GSM-R, Nokia merupakan pilihan terbaik dalam peluncuran jaringan ambisius ini,” imbuhnya.

Tidak bermaksud menyepelekan proyek ini, namun Nokia sendiri sudah banyak memakan asam garam dalam soal penyebaran jaringan komunikasi skala besar dan beberapa proyek turnkey di Polandia. Berdasarkan pada ketentuan yang tersurat dalam kontrak kerja sama tersebut, Nokia bertanggungjawab untuk melakukan instalasi, commissioning, integrasi, dan pemeliharaan pihak ketiga untuk jaringan GSM-R sepanjang 13.800 km.

Baca Juga: Saat Kereta Terintegrasi Internet of Things

Perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Finlandia tersebut juga akan bertanggung jawab atas infrastruktur jaringan backhaul berbasis serat optik dengan IP Multiprotocol Label Switching (IP/MPLS) dan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) sepanjang 11.000 km. Pengiriman ini juga mencakup solusi GSM-R lengkap, jaringan inti IP-MPLS, serta teknologi DWDM untuk jaringan serat optik.

Sementara itu, Herkules, Pozbud, dan Wasko akan melaksanakan pekerjaan sipil di bawah proyek raksasa ini.

Keunggulan teknologi GSM-R utama nya adalah koordinasi trafic dan update informasi. Seperti menunjang operasional komunikasi suara antara masinis dan petugas controller di stasiun, antar sesama masinis di suatu area, antar petugas langsir hingga kebutuhan emergensi. Disamping itu GSM-R juga dapat mendukung komunikasi non operasional, seperti antara stasiun dan depot. Tidak hanya itu, lebih penting lagi kebutuhan komunikasi bagi penumpang juga diakomodasi, misalkan informasi perubahan waktu berangkat, keterlambatan hingga kebutuhan koneksi data