Jantung Sempat Berhenti, Nyawa Seorang Pria Selamat dengan Bantuan Alat dan Penumpang Lain

Penumpang pria yang jantungnya berhenti dan mendapat pertolongan seadanya di pesawat (nypost.com)

Pesawat Spirit Airlines yang melayani penerbangan dari bandar Detroit Metro di Michigan tujuan ke Orlando di Florida harus mengalami penundaan beberapa saat. Hal ini karena ada insiden seorang penumpang pria yang tiba-tiba berhenti bernafas sebelum lepas landas.

Baca juga: Pramugari Emirates Lompat dari Pesawat, Akhirnya Tewas Sehari Setelah Jalani Perawatan

KabarPenumpang.com melansir dari laman nypost.com (15/3/2018), bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Penumpang penerbangan melihat seorang pria yang tiba-tiba ambruk dan langsung memberikan pertolongan pada pria tersebut.

“Seseorang baru saja berkata panggil 911. Anda pasti tidak akan pernah berharap mendengar itu di dalam pesawat,” ujar salah seorang penumpang yang juga perawat bernama Sue Kneehouse.

Sue mengatakan, bahwa jantung pria tersebut telah berenti. Selain itu pria tersebut juga dalam kondisi aritmia, dimana terjadi masalah pada irama organ jantung ketika berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur. “Dia sedang dalam aritmia. Dia pergi dan tidak memiliki denyut nadi,” tambah Sue lagi.

Dengan pikirannya yang cepat, Sue kemudian menggenggam defibrillator atau alat kejut jantung yang ada di pesawat. Sementara itu tim medis EMT melakukan CPR atau teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti.

Sue kembali mulai mencoba untuk menyadarkan pria tersebut dengan bantuan orang lain. “Semua orang yang bisa mencoba membantu. Semua orang tidak yakin betapa tenangnya itu sebenarnya,” ujar Felipe Capusano seorang penumpang yang melihat insiden tersebut.

Baca juga: Ceroboh! United Airlines Salah Terbangkan Anjing yang Tengah Sakit

Seorang anak usia 11 tahun, Kanada Nina Capusano mengatakan, jantungnya mulai kembali berdetak dan orang-orang mulai tenang. “Defibrillator membawanya kembali dan semua orang mulai bertepuk tangan, lalu mereka membawanya keluar,” ujar Nina.

Setelah bantuan sederhana tersebut, paramedis yang tiba, kemudian mendorong pria tersebut keluar dari pesawat. Dia kemudian di bawa ke Rumah Sakit Metro Detroit dan dilaporkan sudah pulih pada hari itu juga. Pesawat kemudian lepas landas meski terlambat dari jadwal semestinya.