Pramugari Emirates Lompat dari Pesawat, Akhirnya Tewas Sehari Setelah Jalani Perawatan

Pramugari Emirates tewas setelah melompat dari pesawat (Daily Mail)

Pesawat Emirates Boeing 777 yang terparkir di landasan pacu Bandara Internasional Entebbe Uganda sempat mengalami keterlambatan keberangkatan menuju Dubai pada Rabu (14/3/2018) lalu. Hal ini disebabkan seorang pramugari melompat dari pintu dan langsung menghujam ke permukaan aspal apron. Akibat aksi nekadnya, sang pramugari mengalami luka parah.

Baca juga: Lakukan Pendaratan Darurat, Penumpang Southwest Airlines Dibuat Bingung dengan Sosok Misterius di Sayap

KabarPenumpang.com merangkum dari laman dailymail.co.uk (15/3/2018), bahwa penerbangan EK729 tersebut tiba di Entebbe sekitar pukul dua siang waktu setempat dan di jadwalkan kembali ke Dubai pukul 15.25. Saat itu penumpang tengah bersiap untuk masuk ke pesawat untuk pemberangkatan berikutnya ke Dubai.

Sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut sempat melihat pramugari itu berbincang dengan rekan kerjanya sebelum melompat keluar. Kemudian dia menjepit botol kaca di dagunya sebelum melompat dari pesawat yang memiliki tinggi lebih dari 15 meter tersebut.

“Lututnya hancur dan tubuhnya luka karena terkena pecahan dari botol yang dibawanya itu,” ujar seorang saksi yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Kemudian pramugari tersebut dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan pihak Emirates bersama keamanan setempat melakukan penyelidikan untuk mencari penyebabnya. Sayangnya, pramugari yang belum diidentifikasi nama dan kewarganegaraanya tersebut meninggal pada Rabu malam setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Juru bicara Ugandan Civil Aviation Authority (CAA), Vianney Luggya mengatakan, pramugari tersebut meninggal karena luka serius di bagian kepalanya. Diketahui, pramugari tersebut dengan sengaja membuka pintu keluar dan melompat dari pesawat.

Baca juga: Ceroboh, Pramugari Ini Jatuh ke Tarmak dan Alami Patah Tulang

“Kami bisa memastikan bahwa anggota awak kabin kami terjatuh dari pintu yang terbuka sembari menyiapkan pesawat untuk penumpang bisa naik dan berangkat dari Entebbe pada tanggal 14 Maret. Anggota kabin kami yang cedera tersebut dibawa ke rumah sakit terdekat. kami menyediakan semua dukungan dan perawatan yang mungkin bagi kru kami yang terkena dampak dan akan memperpanjang kerja sama kami dengan pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini,” ujar juru bicara Emirates.

Dari foto yang beredar di media sosial menunjukkan, wanita tersebut mengenakan seragam Emirates, terbaring telungkup di aspal dan aliran darah tersebar di sekitar kepalanya.