Dari Rusia Hingga Singapura, Inilah Deretan Kereta Tematik Unik Nan Unik

Bayangkan oleh Anda jika kereta yang Anda tumpangi sarat akan nilai seni yang mengundang decak kagum. Tentu jika hal tersebut terjadi, dijamin Anda akan betah berlama-lama berada di dalamnya. Tidak bisa dipungkiri, gerbong kereta komuter memang kerap kali dijadikan ‘sasaran empuk’ para pelaku seni untuk mengekspresikan nilai-nilai estetikanya. Selain itu, menghadirkan gerbong tematik menjadi salah satu cara sederhana untuk memperingati sebuah perayaan.

Baca Juga: Ada Patung Gadis Hiasi Bus di Seoul, Ada Apa Ya?

Nah, kira-kira kereta di mana saja ya yang bagian interiornya pernah dimodifikasi sedemikian rupa? Berikut KabarPenumpang.com sarikan beberapa kereta tersebut, dilansir dari laman railway-technology.com.

Singapura

Sumber: sbs.com.au

Pada bulan Oktober 2017, SMRT turut memeriahkan Hari Raya Diwali (Deepavali), sebuah perayaan umat Hindu yang sarat akan cahaya, simbol dari menangnya kebaikan melawan keburukan. Demi berperan serta dalam perayaan setahun sekali ini, Land Transport Authority (LTA) turut memposting penampakan gerbong SMRT yang sudah didandani tersebut.

Dapat dilihat dominasi warna kuning gading yang dikombinasikan dengan hiasan yang identik dengan nuansa Hindu ini bercokol di salah satu  gerbong SMRT. Kereta bertemakan Perayaan Diwali yang beroperasi di sepanjang North East dan Downtown Lines ini juga melintasi Singapura Little India, daerah yang terkenal memiliki populasi orang India terbesar di Singapura.

Inggris

Sumber: istimewa

Salah satu moda yang ada di jalur London Underground’s Circle pernah didandani dengan tema Rusia dan beroperasi selama tiga bulan lamanya. Tampilan kereta ini didominasi oleh warna merah, putih, dan biru, dimana itu merupakan cara yang ditempuh oleh perkeretaapian Inggris untuk lebih mengenalkan Rusia yang memiliki prestasi di bidang sains dan seni kepada para penumpangnya.

Nutcracker and the Bolshoi Theatre, lukisan Bathing of the Red Horse karya Kuzma Petrov-Vodkin yang terkenal, hingga foto Katedral St Basil dan Menara TV Ostankino menjadi beberapa gambar yang bisa Anda temui di dalam gerbong ini. Kereta bernama Heart of Russia ini juga dilengkapi dengan barcode yang dapat di scan dan menggiring pemindainya untuk mendownload aplikasi mobile Heart of Russia, yang menampilkan kilasan sejarah tentang Rusia.

Rusia

Sumber: flickr.com


Sebagai salah satu cara untuk memperingati 400 tahun kematian sastrawan legendaris dunia, William Shakespeare pada tahun 2016 silam, Moscow Metro yang bekerja sama dengan British Council meluncurkan Shakespreare Train, sebuah dedikasi tingkat tinggi terhadap sang mendiang. Dalam gerbong tersebut,  terdapat beberapa penggalan kutipan dari karya tulis Shakespeare, seperti Macbeth, King Lear, hingga Romeo dan Juliet yang fenomenal. Tak ayal, banyak penumpang yang selfie berlatarkan interior dari kereta  tematik ini.

Jepang

Sumber: istimewa


Terkenal dengan produksi film kartunnya, Jepang tak lantas menyia-nyiakan salah satu ikon negaranya ini. Sebut saja kereta bertemakan Pokemon dan Doraemon menjadi yang paling banyak diminati oleh para penumpangnya. Khusus untuk Pokemon, kereta yang mengular sejak 2012 di wilayah Tohoku di Ofunato Line ini ditujukan untuk menghibur anak-anak di daerah tersebut yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami Jepang pada tahun 2011 silam.

Lain cerita dengan kereta bertemakan Sonic the Hedgehog, salah satu karakter kartun berbentuk landak biru favorit anak-anak. Ketika merayakan hari jadinya yang ke 25 tahun pada tahun 2016 silam, beberapa kereta yang terdapat di jalur metro Blue Sky Tokyo dihiasi oleh gambar-gambar dari Sonic yang identik dengan kecepatan larinya tersebut.

Baca Juga: Jadi Ajang Kampanye Produk, Pegangan Tangan di Angkutan Umum Dibuat Unik

Korea Selatan

Sumber: railway-technology.com


Demi memeriahkan perhelatan pesta olahraga empat tahunan ini, perkeretaapian Seoul rela merogoh kocek untuk mendandani beberapa kereta bawah tanahnya yang akan beroperasi selamakurang lebih tiga bulan, terhitung sejak bulan November 2017 kemarin. Interior gerbong kereta pun dihias dengan maskot resmi Olimpiade PyeongChang, Soohorang dan Bandabi, hingga iklan beberapa sponsor perhelatan ini.

Belum lagi stasiun Mongchontoseong yang namanya diubah menjadi stasiun PyeongChang 2018 yang lengkap dengan karya seni tiga dimensi yang sarat akan nuansa Olimpiade Korea 2018. Keren!

Piaggio P180 Avanti – Mampu Tandingi Jet Bisnis dengan Desain Unik!

Ketika dunia aviasi global memiliki banyak sekali desain pesawat yang unik nan nyentrik, sebut saja Lockheed Martin P-791, Boeing X-32, hingga McDonnell XF-85 Goblin, ada satu jenis pesawat baling-baling (propeller) yang desainnya bisa dibilang cukup unik.

Baca Juga: Pesawat-Pesawat Ini Punya Desain Yang Sangat Unik, Yuk Intip!

Alih-alih menggunakan propeller pada bagian depannya, pesawat ini malah melintangkan bagian depannya sehingga menyerupai ikan hiu martil! Produsen pesawat ini pun lebih dikenal sebagai salah satu manufaktur skuter Wahid di dunia, Vespa. Ya, Piaggio P.180 Avanti!

Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Piaggio P.180 Avanti merupakan pesawat bermesin turboprop ganda asal Itali, mahakarya Piaggio Aero. Pesawat yang masuk ke dalam kategori Executive Transport ini pertama kali mengudara pada 26 September 1986. Empat tahun berselang, barulah pesawat rancangan Alessandro Mazzoni ini diperkenalkan pada publik.

Adapun pesawat berkapasitas dua hingga sembilan orang ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 732 km per jam. Untuk masalah mesin, Piaggio mempercayakan produsen mesin kenamaan asal Negeri Paman Sam, Pratt & Whitney, seri PT6A-66B turboprop 630 kW (850 shp) pada masing-masing sayapnya. Pesawat andalan kemiliteran Italia ini masih diproduksi hingga sekarang, dengan harga jual Rp103 miliar per-buahnya (untuk seri terbaru, Avanti EVO).

Sumber: wikimedia.org

Siapa sangka, pesawat nyentrik ini ternyata digunakan juga oleh pihak Indonesia lho! Adalah Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti. Melalui PT ASI Pujiastuti Aviation, maskapai bernama Susi Air ini melayani penerbangan berjadwal dan charter. Pada awalnya, Susi Air didirikan untuk mengantarkan muatan perikanan milik perusahaan lain Susi, PT ASI Pudjiastuti, namun seiring berjalannya waktu, Susi Air lalu bertransformasi menjadi salah satu maskapai penerbangan berjadwal dan charter ternama di Indonesia.

Baca Juga: Ada DC-9 Berlivery Klasik di Hanggar Garuda Maintenance Facility, Buat Apa Ya?

Bermula pada Juli 2009, dimana Susi Air mengoperasikan salah satu pesawat paling diminati untuk penerbangan charter, Piaggio P.180 Avanti. Pada jamannya, Avanti tergolong sebagai salah satu pesawat turboprop tercepat ketimbang jenis jet bisnis lainnya. Jangkauan 2.200km juga menjadi  salah satu alasan pihak Susi Air untuk mendatangkan Piaggio P.180 Avanti dari markasnya di Italia. Diketahui, maskapai milik menteri yang terkenal dengan jargon “Tenggelamkan!” ini memiliki tiga buah pesawat Piaggio P.180 Avanti.

Sebuah Apotek, Inilah Sejarah Pom Bensin Pertama di Dunia

Pada masa dulu sebelum kendaraan berbahan bakar minyak ada, manusia menggunakan kuda atau hewan lainnya untuk menarik gerobak atau kendaraan mereka. Tapi setelah mobil atau kendaraan berbahan bakar minyak mulai bermunculan maka keberadaan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau dikenal dengan pom bensin menjadi keharusan.

Baca juga: SPBU Muri, Rest Area dengan Berbagai Fasilitas Plus

Bahkan saat ini bisa dikatakan pom bensin adalah syarat mutlak bagi sebuah kota karena transportasi modern menggunakan bahan bakar minyak. Namun bagaimana sejarah dari pom bensin itu sendiri? Penasaran?

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, pada Agustus 1888, Bertha Benz, istri dari pebisnis dan penemu asal Jerman, Karl Benz, mengemudikan mobil pertama yang dibuat oleh sang suami. Dirinya saat itu mengemudikan mobil tersebut dari Mannheim menuju ke Pforzheim bersama kedua anaknya.

Perjalanannya tersebut tercatat sebagai perjalanan jarak jauh pertama dalam sejarah mobil. Tapi ada hal menarik dalam perjalanan ini adalah ketika mobil yang dikemudikan Bertha itu kehabisan bahan bakar ketika ditengah perjalanan.

Mobil yang dikemudikan Bertha diketahui kehabisan bahan bakar di sekitar Wiesloch, Jerman. Karena kehabisan bensin, di pun bergegas mencari Ligroin yang adalah sebuah bahan kimia yang digunakan untuk mengisi karburator berkapasitas 4,5 liter.

Karena tidak ada tangki bahan bakar, Bertha langsung memasukkan bahan kimia tersebut ke karburator. Ligorin itu pun didapatkan Bertha di sebuah apotek di kota Wiesloch. Bahkan karena Bertha lah, beredar kabar bahwa apotek itu disebut sebagai pom bensin pertama dalam sejarah dan masih berdiri hingga sekarang.

Namun cerita lainnya datang dari Amerika Serikat di mana tahun 1907, John McLean seorang manajer penjualan Standar Oil Co yang kini Chevron di Seattle Amerika Serikat, mendapatkan ide cemerlang. Dia memasang tangki berkapasitas 30 galon lalu menyambungkannya dengan selang untuk mengalirkan gasolin serta di ujung selang dipasang gelas ukur untuk menakar jumlah gasolin yang akan dijual.

Baca juga: Robot Akan Mengambil Peran di SPBU Cina Mulai Tahun Depan!

Dengan dilengkapi atap dari kanvas, jalur kendaraan, serta meteran untuk mengetahui jumlah bahan bakar yang dijual, maka jadilah sebuah SPBU pertama di dunia. Meskipun pada awalnya banyak mendapat perlawanan dari pemerintah lokal karena takut akan bahaya kebakaran, namun masyarakat begitu terbuai dengan pelayanan SPBU ini. Pada 1914, Standard telah mengoperasikan 34 SPBU di enam kota di California.

GMF AeroAsia Jadi Pelaksana Program Modernisasi Digital Armada C-130H Hercules TNI AU

Ada kabar baik dari anak perusahaan Garuda Indonesia, yaitu GMF AeroAsia, yang diwartakan menjadi pelaksana kontrak atas program modernisasi pada pesawat angkut C-130H Hercules TNI AU. Pihak prinsipal teknologi dalam program ini adalah Collins Aerospace, penyedia solusi dan teknologi dirgantara yang berbasis di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat.

Baca juga: Intip Prosedur Cabin Cleaning Pesawat Ala GMF Cegah Covid-19 di Pesawat

Dikutip dari laman resmi Collins Aerospace (2/11/2021), Andi Fahrurrozi, CEO GMF AeroAsia mengatakan, “Kami senang dapat bekerja sama dengan Collins Aerospace untuk bersama-sama memodernisasi C-130H milik TNI AU. GMF dalam hal ini ditunjuk oleh Kementerian Pertahanan, dan meyakini proyek prestisius ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan bekerja sama dengan Collins Aerospace.”

Program modernisasi pada armada C-130H TNI AU berupa upgrade avionik, dari yang saat ini masih mengandalkan teknologi analog, maka kedepannya perangkat avionik pada kokpit akan diubah dengan teknologi digital. Collins Aerospace menyebut bila armada C-130H Hercules TNI AU akan dipasangi solusi avionik Flight2, yang mengubah kontrol analog lama menjadi kokpit kaca digital (glass cockpit) modern.

Modifikasi avionik Flight2 akan menggantikan instrumen analog C-130H dengan tujuh tampilan multifungsi, tiga unit tampilan kontrol, dan autopilot digital baru. Selain itu, pesawat akan dilengkapi dengan sistem manajemen penerbangan Required Navigation Performance/Area Navigation, dengan high altitude release point dan computed air release point precision airdrop software. Modernisasi tersebut akan membantu TNI AU mengoptimalkan operasinya, meningkatkan kesadaran situasional pilot dan meminimalkan downtime pesawat.

Sebagai mitra pelaksana proyek modernisasi adalah anak perusahaan Garuda Indonesia, yaitu GMF AeroAsia yang berlokasi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Dengan upgrade ke sistem avionik Flight2, nantinya C-130H TNI AU akan memenuhi standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional terbaru, sekaligus melengkapinya dengan keunggulan taktis dalam operasi militer.

Baca juga: Jepang Dihujat Gegara Pesawat C-130 Hercules Hanya Evakuasi Satu Orang, Ekspektasinya 500 Orang

Sejauh ini, Collins Aerospace telah mengirimkan lebih dari 2.900 solusi Flight2 untuk pesawat sayap tetap dan sayap putar (helikopter) militer. Khusus untuk Hercules, ada 370 unit C-130 yang ditingkatkan, atau dalam kontrak untuk ditingkatkan, di 16 negara berbeda.

Honda Hadirkan Skutik Roda Tiga “Gyro Canopy”

Skuter listrik Gyro roda tiga menjadi populer setelah Honda Jepang mengumumkan versi listriknya. Ini merupakan skuter dengan versi penutup atap dan disebut electric Gyro Canopy yang diluncurkan awal tahun ini.

Baca juga: Poimo, Skuter Listrik Tiup dari Jepang

Electric Gyro Canopy ini memiliki manfaat kenyaman baterai yang bisa ditukar. Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (2/11/2021), skuter pertama seri Gyro sendiri adalah model 50cc yang diperkenalkan pada tahun 1982, dan yang pertama datang dengan kanopi diluncurkan pada tahun 2008.

Tipe baru 2021 memiliki tampilan yang mirip dengan konsep yang diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2011, tetapi sekarang sangat siap untuk hidup di jalan. Namun tipe baru itu hanya tersedia di Jepang yang diklasifikasi sebagai moped, skutik roda tiga ini memiliki kaca depan penuh yang melengkung ke atas di atas pengendara tinggal yang duduk.

Electric Gyro Canopy menawarkan beberapa perlindungan dari elemen meskipun sisi-sisinya sangat terbuka dan penghapus tautan ganda elektrik membantu memindahkan barang-barang basah dari jalan. Trike kargo listrik diperhitungkan mampu menghasilkan output maksimum 3,2 kW (4,3 hp) pada 5.800 rpm dan mengelola torsi 13 Nm (9,5 lb.ft) pada 2.300 rpm.

Dalam uji coba pada rata-rata kecepatan 30 kpj (18,6 mph), Honda melaporkan, skuter ini mampu menempuh 77 km. Selain itu menghabiskan waktu lima jam untuk mengisi daya sebelum kembali ke jalan. Karena hal ini, Honda menyiasatinya dengan menukar Honda Mobile Power Packs di bawah jok dengan yang baru dan mengendarainya sementara yang bekas diisi ulang.

Meskipun mengendarai dua roda di belakang, electric Gyro Canopy mempertahankan profil jalanan kota yang ramping, dengan lebar hanya 700 mm (27,5 in) dan datang dengan jarak sumbu roda 1.360 mm (53,5 inci). Ini fitur mode mundur, memiliki radius putar 1,9 mret (6,2 kaki), dan mekanisme engsel memungkinkan bagian depan bersandar ke sudut sementara bagian kargo tetap rata.

Baca juga: Toyota Rilis C+walkT, Skutik Tiga Roda yang Ideal Melaju di Area Pejalan Kaki

Tidak ada kotak kargo yang ditampilkan dalam foto yang disediakan, tetapi tidak diragukan lagi hal seperti itu dapat dipasang untuk melayani pengiriman makanan dan paket, meskipun Honda juga membidik skuter listrik sebagai layanan patroli. Electric Gyro Canopy dijual di Jepang dalam pilihan warna putih atau merah seharga 715.000 yen (yang dikonversi menjadi sekitar US$6.275).

Passenger Coffee & Tea Uji Coba Kemasan Yang Bisa Digunakan Kembali dengan Boox

Dalam mengurangi penggunaan kardus dan limbah kemasan sekali pakai, Passenger Coffee & Tea tengah menguji coba sistem kotak yang dapat digunakan kembali untuk pemesanan kopi panggang secara online. Perusahaan yang berbasis di Lancaster, Pennsylvania ini bersama denga Necessary Coffee telah bermitra dengan Boox.

Baca juga: Di Korea Selatan, Bangunkan Penumpang di KRL Bisa Dapat Kopi Gratis!

Yang mana itu adalah perusahaan rintisan California dan didirikan oleh mantan pemilik restoran Matthew Semmelhack yang membuat kotak kokoh yang dapat digunakan kembali dan dapat dilipat untuk mengirimkan produk ritel melalui surat. Dalam proses check out online, pelanggan dengan pesanan yang memenuhi syarat akan melihat indikasi sistem pengiriman Boox dan diberi insentif untuk berusaha mengembalikan kotak dengan tawaran kode diskon setelah berhasil menerima kotak mereka di fasilitas Boox.

Foto: Commons Company

Kode QR di dalam kotak juga mengarahkan pelanggan ke halaman arahan yang menunjukkan statistik pengembalian, instruksi pengiriman kembali, tempat untuk meninggalkan ulasan produk dan banyak lagi. Dilansir KabarPenumpang.com dari dailycoffeenews.com, setelah dibongkar, kotak dengan mudah dilipat rata menjadi bentuk seperti amplop.

Dengan stiker kembali di tempat, mailer Boox kosong kembali ke fasilitas di mana Boox mensterilkan dan menyimpannya selama beberapa minggu sebelum mengirimkannya kembali ke sirkulasi dengan pengecer yang berpartisipasi. Untuk pemanggang, kotak-kotak itu cepat terbentuk dan tanpa perlu lem atau selotip.

Kyle Sollenberger, salah satu pendiri dan CEO Commons Company, perusahaan induk dari Passenger, Necessary dan beberapa kafe, mengatakan bahwa perbedaan biaya antara pengiriman konvensional dan sistem Boox hanya sedikit dan tidak akan berdampak pada pelanggan.

“Delta antara masing-masing Boox dan apa yang akan kami bayar untuk kotak cetak khusus dapat diabaikan. Manfaatnya jauh lebih besar daripada biayanya. Kami tidak berencana untuk meningkatkan biaya pengiriman standar kami saat ini,” kata Sollenberger.

Sebagai B Corporation bersertifikat yang berusaha meminimalkan jejak karbonnya, Commons Company secara alami tertarik pada Boox dalam mencari solusi pengemasan baru menuju tahun 2021.

Baca juga: JoGo, Sedotan Canggih yang Mudahkan Minum Kopi Tanpa Gunakan Saringan

“Kami memulai dengan ukuran kotak yang paling sering digunakan untuk melihat bagaimana hasilnya. Pada titik ini, kami telah berkomitmen untuk pengiriman Boox senilai satu tahun. Kami berharap untuk bergerak menuju ukuran tambahan di masa mendatang. Kami menyukai gagasan untuk mengurangi jumlah sampah yang kami kirim, dan ini adalah langkah ke arah yang benar,” kata Sollenberger tentang program percontohan.

Lima Stasiun Tersibuk di Dunia, Semua Ada di Jepang!

Bukanlah menjadi suatu fenomena yang baru ketika kita pergi ke salah satu stasiun kereta di Ibu Kota dan menjumpai lonjakkan penumpang yang amat sangat ramai, terutama di pagi hari. Sebagian masyarakat sub-urban Jakarta lebih memilih untuk menggunakan kendaraan umum seperti kereta untuk menjangkau daerah pusat, daripada harus bermacet-macetan menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga: Amsterdam Centraal, Stasiun Tersibuk Kedua di Belanda 

Lonjakkan penumpang seperti ini terjadi setiap hari di hampir semua stasiun di Ibu Kota. Para pengguna jasa PT KAI ini mesti berdesak-desakkan dari stasiun awal hingga stasiun tujuannya. Tidak hanya pagi hari, para penumpang juga harus kembali berkutat dengan penuhnya kereta pada jam pulang kerja. Kenyataan seperti ini, mau tidak mau, harus diterima oleh para penumpang setiap harinya, terkecuali weekend.

Kepadatan Penumpang di Stasiun Shinjuku
Kepadatan Penumpang di Stasiun Shinjuku

Ternyata, selain di Ibu Kota, lonjakkan penumpang seperti ini terjadi juga di luar negeri. Seperti yang dilansir oleh Guinness Book World of Record, Stasiun Shinjuku di Tokyo, Jepang ini merupakan stasiun tersibuk di Dunia. Dengan kata lain, stasiun ini merupakan stasiun yang memiliki angka lonjakkan penumpang tertinggi di Dunia. Stasiun yang memiliki kurang lebih 200 pintu keluar ini melayani perjalanan menuju berbagai daerah di Jepang. Terdapat sekitar 200 pintu keluar dan 53 peron di stasiun ini. Sebanyak 36 peron terdapat di stasiun ini, termasuk yang ada di bawah tanah dan lorong-lorong, sedangkan 17 lainnya dapat diakses melalui lorong yang terdapat di dalamnya, tanpa harus keluar dari stasiun.

Shinjuku sendiri terdiri dari lima stasiun, yaitu JR-East, Odakyu Electric Railway, Keio Corporation, Tokyo Metro dan Toei Subway.Tercatat, hampir 3,5 juta orang datang ke Stasiun Shinjuku setiap harinya untuk berangkat menuju tempat tujuannya. Lalu pada 2007 lalu, stasiun ini mencatat penumpang yang datang setiap harinya mencapai angka rata-rata 3,64 juta orang. Atas “kesibukannya” inilah, Stasiun Shinjuku menduduki peringkat pertama dengan predikat stasiun tersibuk di dunia versi Guinness Book World of Record.

Kepadatan di Stasiun Shibuya
Kepadatan di Stasiun Shibuya

Stasiun tersibuk kedua di dunia ditempati oleh Stasiun Shibuya, Jepang. Stasiun yang dioperasikan bersama-sama dengan East Japan Railway Company, Keio Corporation, Tokyu Corporation, dan Tokyo Metro ini didatangi oleh kurang lebih tiga juta penumpang setiap harinya. Layaknya stasiun komuter pada umumnya, stasiun ini melayani perjalanan dari daerah tengah kota menuju sub-urban Jepang sebelah Selatan dan Barat.

monumen Hachiko di Sekitaran Stasiun Shibuya
monumen Hachiko di Sekitaran Stasiun Shibuya

Ada sesuatu yang unik dari stasiun ini, apabila diantara Anda ada yang pernah mendengar cerita tentang Hachiko, seekor anjing ras Akita Inu yang terkenal akan kesetiaannya menunggu sang majikannya pulang kerja. Setiap hari, Hachiko selalu setia menunggu majikannya di depan stasiun ini.

Namun pada tahun 1925, Hachiko tidak mendapati sang majikan muncul dari tengah-tengah kerumunan orang yang keluar dari stasiun itu. Ternyata sang majikan telah meninggal dan Hachiko tidak mengetahuinya. 10 tahun berselang, Hachiko yang tetap menunggu di depan Stasiun Shibuya ini akhirnya menyusul sang majikan. Oleh karena itu, di depan Stasiun Shibuya didirikan monument berupa patung anjing untuk mengenang kesetiaan dari Hachiko.

Lonjakan penumpang di Stasiun Ikebukuro
Lonjakan penumpang di Stasiun Ikebukuro. Sumber: wikimedia.org

Lalu di peringkat ketiga stasiun tersibuk di Dunia dipegang oleh Stasiun Ikebukuro, Jepang. Hampir 2,7 juta orang datang setiap harinya ke stasiun ini untuk mendapatkan kereta menuju tempat tujuannya. Diperkirakan, lebih dari 910 juta orang setiap tahunnya “mampir” ke stasiun yang terletak di jantung kota Tokyo ini.

Stasiun Ikebukuro dibuka pertama kali pada 1 April 1903 oleh Japanese Government Railway atau Departemen Perkeretaapian Jepang. Stasiun yang pada tahun 1903 hanya menangkut 28.000 penumpang setiap tahunnya, kemudian meningkat drastis pada 1965 dengan total angkutan 145.000.000.

Stasiun Umeda. Sumber: http://media.gettyimages.com
Stasiun Umeda. Sumber: http://media.gettyimages.com

Peringkat keempat stasiun tersibuk di Dunia ditempati oleh Stasiun Umeda. Rata-rata, stasiun ini dapat mengangkut 2.5 juta penumpang setiap harinya. Stasiun yang terletak di sebelah utara kota Osaka ini menduduki peringkat pertama stasiun tersibuk di Wilayah Barat Jepang.

Terdapat tiga jalur dalam stasiun ini, yaitu Hankyu Railway, Hanshin Railway, dan Osaka Municipal Subway. Terminal Hanshin Railway kerap kali disebut Stasiun Hanshin Umeda. Stasiun ini dibuka pada Desember 1906 lalu dipindahkan menjadi stasiun bawah tanah pada Maret 1939.

Baca juga: Inilah Daftar Stasiun Tersibuk di Indonesia

stasiun Yokohama. Sumber: hikkii.files.wordpress.com
stasiun Yokohama. Sumber: hikkii.files.wordpress.com

Lalu pada peringkat kelima stasiun tersibuk di dunia ditepati oleh Stasiun Yokohama, Jepang. Tercatat stasiun ini melayani 760 juta penumpang setiap tahunnya. Pada tahun 2013, sebanyak 406.594 penumpang menjajaki kakinya di stasiun yang terletak di Prefektur Kanagawa ini. Stasiun Yokohama menyediakan 11 jalur di 6 operator dan 17 peron. Stasiun bawah tanah yang luasnya mencakup beberapa lantai ini terhubung dengan beberapa bangunan di sekitarnya.

Kira-kira, stasiun-stasiun di Jakarta ada di posisi berapa ya?

Jadi Maskapai Terbaik, Modal Awal Cathay Pacific Hanya Satu Pesawat DC-3 Bernama “Betsy”

Cathay Pacific bisa dibilang masuk dalam jajaran maskapai terbaik di dunia. Salah satu alasannya adalah flag carrier Hong Kong ini pernah meraih penghargaan “Airline of the Year” selama empat kali pada tahun 2003, 2005, 2009, dan 2014.

Baca juga: Cathay Pacific Hong Kong, Ternyata Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika

Pencapaian tersebut bisa dibilang fenomenal karena tercatat hanya ada enam maskapai yang pernah menyandang gelar tersebut sejak pertama kali penghargaan tersebut dirilis pada tahun 2001.

Di antara deretan airlines yang masuk dalam jajaran maskapai top atau maskapai terbaik di dunia, beberapa dari mereka memang dilahirkan untuk itu, dengan sokongan dana besar dan kesiapan jumlah armada saat memasuk tahun layanan.

Sebaliknya, di antara mereka (deretan maskapai papan atas dunia) ada maskapai yang didirikan dengan dana dan kemampuan terbatas; termasuk Cathay Pacific.

Dilansir laman resmi perusahaan, Cathay Pacific didirikan pada 24 September 1946 oleh Sydney H. de Kantzow dan Roy C. Farrell.

Sydney merupakan pilot Royal Australian Air Force berkebangsaan Swedia/Polandia yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Sydney, Australia. Sedangkan Roy merupakan pria berkebangsaan Amerika yang menjadi pencetus dari penggunaan nama Cathay. Menurutnya, nama Cathay sendiri diambil dari nama abad pertengahan dari Cina.

Saat didirikan, Cathay Pacific hanya bermodalkan satu pesawat Douglas DC-3 bernama Betsy. Penamaan tersebut tidak berkenaan dengan maskapai dikarenakan sudah menyandang nama tersebut saat melakukan operasi penerbangan kargo selama Perang Dunia II.

Meski tercatat berdiri sejak September, namun Cathay Pacific sudah mengoperasikan Betsy secara komersial pada bulan Januari di Shanghai. Ketika itu, Betsy menerbangkan layanan kargo dari Sydney ke Shanghai.

Setelah menghadapi masalah dengan pihak berwenang China, Farrell dan de Kantzow memindahkan bisnisnya ke Hong Kong dan mendaftarkan maskapai baru sebagai Cathay Pacific Airways Limited. Layanan dimulai pada bulan September 1946.

Setelahnya, Cathay Pacific rutin mengoperasikan Betsy sebagai penerbangan kargo dari dan ke Sydney-Hong Kong. Selama beberapa bulan, Betsy berjuang membesarkan nama maskapai sendirian, sebelum pada akhirnya dibantu Niki dan satu DC-3 lain tanpa nama di akhir tahun 1946.

Seiring waktu, Cathay Pacific merevitalisasi pesawat lama dengan pesawat baru yang lebih canggih, seperti DC-4 pada tahun 1949 dan DC-6 pada tahun 1958, Lockheed Electra pada tahun 1959, memasuki era jet pada tahun 1962 dengan Convair 880, dan diikuti oleh Boeing 707 pada tahun 1971.

Kecanggihan pesawat baru membuat pesawat lama akhirnya dipensiunkan. Termasuk Betsy. Pesawat itu meninggalkan armada pada Agustus 1955, dijual ke Ansett Australia. Namun, dia bukan DC-3 terakhir yang meninggalkan maskapai. DC-3 lain dengan nomor registrasi VR-HDA tetap beroperasi hingga tahun 1961.

Baca juga: Airbus A350 Cathay Pacific Terbang dengan Satu Pilot Mulai 2025!

Sebagai pesawat pertama yang sangat berjasa membawa Cathay Pacific berada di posisi sekarang, Betsy begitu penting bagi maskapai. Itulah mengapa mereka akhirnya membeli Betsy kembali dan diabadikan di Museum Sains Hong Kong.

Selain itu, agar Betsy seolah tetap hidup lebih lama, bir andalan Cathay Pacific pun diberikan nama tersebut.

Gawat, Blue Panorama Airlines Stop Operasi! Jadi Maskapai Italia Keempat Bangkrut?

Belum usai pemberitaan tentang bangkrutnya maskapai nasional Alitalia, industri dirgantara global kembali dikagetkan dengan terancam bangkrutnya maskapai asal Italia lain, Blue Panorama Airlines. Andai prosedur perlindungan kebangkrutan gagal, Blue Panorama Airlines dipastikan menjadi maskapai penerbangan Italia keempat yang bangkrut setelah Ernest, Air Italy, dan Alitalia.

Baca juga: Alitalia Bangkrut, ITA Airways Resmi Jadi Maskapai Nasional Italia

Laporan aerotime-aero, dalam sebuah keterangan bersama tiga serikat pekerja Italia, Filt Cgil, Fit Cisl, dan Uiltrasporti, Blue Panorama Airlines resmi menangguhkan seluruh penerbangan mulai 26 Oktober 2021. Maskapai menderita krisis finansial hebat sebelumnya dan diperparah dengan datangnya pandemi virus Corona.

Saat ini, Blue Panorama Airlines sedang mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan ke pengadilan Kota Milan, Italia. Selain itu, Air Operators Certificate and Air Transport License maskapai juga terancam dicabut oleh Otoritas Penerbangan Sipil Italia (ENAC).

ENAC beranggapan bahwa kondisi keuangan maskapai Blue Panorama Airlines sangat sulit ditangani atau bisa dibilang mustahil dicarikan jalan keluar terbaik kecuali dibangkrutkan.

Sementara ini, ENAC masih harus menunggu proses restrukturisasi utang ke para kreditur maskapai. Bila tak ada kata sepakat, penagguhan semua kegiatan penerbangan komersial Blue Panorama Airlines dipastikan berakhir dan Air Operators Certificate and Air Transport License dicabut.

Angin segar sebetulnya sudah berhembus setelah Pemerintah Italia mengumumkan akan mengalokasikan sejumlah dana guna menyelamatkan tiga maskapai, Air Dolomiti, Neos, dan Blue Panorama. Tak tanggung-tanggung, pemerintah berniat mengguyur dana besar sampai € 130 juta.

Sayangnya, itu hanya prank. Dana yang dijanjikan tersebut tak kunjung cair sampai Blue Panorama Airlines stop operasi.

“Mempertimbangkan berlanjutnya krisis di sektor penerbangan dan tidak datangnya dana kompensasi penyegaran yang telah dipilih maskapai, dengan tujuan untuk kelangsungan bisnis dan untuk perlindungan kreditur, untuk memulai proses ini,” kata juru bicara maskapai dalam sebuah pernyataan.

Maskapai penerbangan Blue Panorama Airlines sepanjang sejarah sudah melalui beberapa kali restrukturisasi. Selama 10 tahun terakhir, maskapai telah berkali-kali msuk pengadilan untuk permohonan kebangkrutan. Namun, berkali-kali itu pula maskapai berhasil lolos dan jurang kebangkrutan.

Baca juga: Covid-19 Paksa Maskapai Terbesar LATAM Bangkrut! Jadi Maskapai Kelima Bangkrut Akibat Corona

Menurut ch-aviation.com, Blue Panorama Airlines hanya memiliki 12 armada pesawat. Sebagian besar terdiri dari keluarga Boeing 737, delapan 737-800 dan masing-masing satu dari -300 dan -400 klasik.

Dalam urusan pesawat widebody, maskapai mengandalkan pada dua Airbus A333-200 untuk penerbangan internasional ke Kuba dan Meksiko.

Boji, Anjing Kesayangan Warga Istanbul yang Suka Berkeliling dengan Transportasi Umum

Seekor anjing menjadi penumpang berbagai moda transportasi? Ini bukanlah hal baru, karena para pelancong banyak yang membawa hewan peliharaan mereka untuk bepergian. Namun, ini bukanlah anjing bertuan alias anjing jalanan yang bepergian dengan transportasi umum sendirian.

Baca juga: Intip Gaya Anjing Ini Nikmati Kursi Kelas Bisnis Singapore Airlines dari Sydney-Italia

KabarPenumpang.com melansir dari laman nzherald.co.nz (26/11/2021), anjing itu bernama Boji dan menjadi kesayangan warga Istanbul. Saat sebuah kapal ferry penumpang milik Istanbul yang melintasi Eropa dan Asia penuh sesak dengan manusia, Boji menjadi tujuan mata penumpang.

Anjing berwarna cokelat ini mengeluarkan kepalanya dari jendela dan menjulurkan lidahnya. Masyarakat Istanbul tahu bahwa Boji adalah seekor anjing jalanan yang menjadi penumpang reguler di bus, kapal ferry dan kereta metro kota besar.

Bak selebriti, anjing yang suka dengan penumpang ini melakukan perjalanan hingga 30 km dengan tansportasi umum pada hari kerja. Dia berpindah di antara lusinan stasiun dan terminal setiap harinya. Namun, tidak ada yang tahu persis sudah berapa lama Boji naik transportasi di sekitar kota.

Hal ini kemudian membuat petugas kota mulai melacak petualanan anjing ramah itu beberapa bulan lalu. Kepala hubungan pelanggan di Metro Istanbul Avlin Erol mengatakan bahwa stafnya terkejut dengan kecerdasan anjing jalanan itu.

“Dia tahu ke mana harus pergi. Dia tahu ke mana harus keluar,” kata Erol.

Boji tidak hanya menguasai transportasi umum tetapi juga media sosial, dengan puluhan ribu pengikut di Twitter dan Instagram. Orang-orang secara teratur memposting selfie dan foto mereka dengan anjing ras campuran. Di Twitter, fotografer Getty Images Chris McGrath pertama kali mengetahui tentang Boji dan memutuskan untuk menghabiskan satu hari mengikutinya keliling kota.

“Dia sangat berjiwa bebas. Yang ingin dia lakukan hanyalah naik transportasi. Setiap kali dia melewati bus atau van atau transportasi apa pun, dia hanya ingin menaikinya. Benar-benar aneh,” kata McGrath.

Baca juga: Viral Video Anjing Pintar di India, Tunggu Kereta Hingga Berhenti Baru Turun

Saat berkeliaran di sekitar kota, McGrath mengatakan banyak orang mengenali anjing itu dan memperlakukannya seperti anggota komunitas yang dicintai.

“Dia pergi ke satu restoran dan dua pria mengusirnya, meneriakinya. Dan kemudian Anda mendengar orang lain, pemilik restoran lain, berteriak pada orang-orang itu: ‘Ini Boji! Ini Boji! Jangan usir dia!’ Jadi dia pasti mendapat status selebriti sekarang,” kata McGrath.