Begini Wujud Helikopter Hidrogen Berawak Pertama di Dunia

Piasecki Aircraft selangkah lagi berhasil memproduksi helikopter hidrogen berawak pertama di dunia. Saat ini, manufaktur tersebut terus mengebut pembangunan helikopter tersebut setelah sebelumnya mendapat dukungan teknologi turbo air cooler fuel cell dari HyPoint dan powertrain listrik dari EDM Aerotec.

Baca juga: Percaya atau Tidak, Rusia Pernah Membuat Helikopter Berkapasitas 196 Penumpang

Sejak era taksi udara perkotaan massif dikembangkan perusahaan-perusahaan startup di seluruh dunia, yang umumnya dengan konsep electric vertical take-off and landing (eVTOL) jarak pendek, CEO Piasecki Aircraft, John Piasecki, mengungkapkan sama sekali tidak tertarik akan hal itu.

Dalam hematnya, eVTOL yang mengandalkan teknologi baterai akan habis masanya di kemudian hari. Sudah begitu, biaya operasionalnya juga tak bisa dibilang murah, terlebih dengan jangkauan yang pendek.

Karenanya, Piasecki fokus mengembangkan helikopter, yang kebetulan ayahnya, Frank dikenal sebagai bapak helikopter tandem modern, namun dengan sentuhan yang berbeda, yaitu helikopter yang menggunakan bahan bakar hidrogen fuel cell (H2FC) berawak pertama di dunia.

Menariknya, Piasecki melanjutkan, kombinasi powertrain hybrid dan bahan bakar fuel cell hidrogen juga mengalahkan helikopter lain. Disebutkan, kombinasi powertrain hybrid dan sel bahan bakar hidorgen dinilai sama-sama 100 persen bebas emisi dengan helikopter yang menggunakan tenaga turbin dan bahan bakar berkelanjutan.

Namun, keduanya berbeda dalam hal penurunan biaya operasional. Disebutkan, helikopter dengan sel bahan bakar hidrogen dan powertrain hybrid lebih efisien hingga 50 persen. Ke depan, angka itu juga bisa meningkat seiring pengembangan teknologi sel bahan bakar hidrogen dan powertrain hybrid.

Meski begitu, dibalik kelebih, terdapat kekurangan helikopter sel bahan bakar hidrogen yang dikembangkannya. Disebutkan, penggunaan helikopter dengan sel bahan bakar hidrogen tak bisa dikembangkan secara terpisah, melainkan sejak awal harus didesain sebagai sebuah satu kesatuan untuk memaksimalkan efisiensi.

“Teknologi sel bahan bakar yang tersedia saat ini hanyalah titik awal. Kami telah bekerja dengan HyPoint untuk mengidentifikasi target untuk peningkatan daya dan kepadatan energi tertentu, yang akan kami validasi melalui tes. Kemampuan pertumbuhan itulah mengapa kami merasa ada begitu banyak peluang untuk dieksplorasi di sini,” jelas Piasecki.

“Salah satu hal utama yang kami pelajari adalah bahwa sel bahan bakar tidak dapat dirancang secara terpisah,” tambahnya.

Baca juga: “Elon Musk” Rusia Kembangkan Drone Kargo Bertenaga Hidrogen, Bisa Melesat Sampai Mach 15

“Ini benar-benar perlu dirancang sebagai bagian terpadu dari kendaraan udara untuk memaksimalkan efisiensi yang dapat dicapai. Anda memerlukan fungsionalitas silang, untuk menggunakan badan pesawat itu sendiri untuk mengelola lingkungan termal,” tutupnya, seperti dikutip dari New Atlas.

Piasecki saat ini sudah berkomunikasi dengan intens terkait masa depan helikopter hidrogen berawak pertama di dunia buatannya. Helikopter PA-890 berkapasitas lima kursi dengan unit sel bahan bakar sekitar SPM 20, daya sekitar 560 kW, serta jangkauan sejauh 370 km ini diperkirakan bisa terbang perdana dan mendapat sertifikasi FAA pada tahun 2023 mendatang.

Gegara Sanksi UE, Pesawat Rombongan Diplomat Rusia yang Diusir Spanyol Tempuh Rute 3.678 Km Lebih Jauh

Pesawat Ilyushin Il-96 rombongan diplomat Rusia yang diusir Spanyol terpaksa menempuh rute memutar mengelilingi Uni Eropa (UE). Pesawat tersebut seharusnya menempuh jalur sejauh 3.407 km. Tetapi, karena harus memutar ke utara akibat penutupan ruang udara banyak negara, pesawat setidaknya menempuh 7.085 km untuk sampai di Moskow.

Baca juga: Inilah Bandara Yakutsk, Bandara dengan Suhu Terdingin di Bumi

“Rusia mengirim pesawat untuk menjemput diplomat yang diusir dari Spanyol. Penutupan ruang udara (negara-negara UE dan Britania Raya) membuat pesawat menambah 3.678 km – lebih dari dua kali lipat panjang penerbangan (yang semestinya),” tulis Flightradar24 dalam laman Twitter resminya.

Laporan The Diplomat Spain, pesawat widebody buatan Rusia yang juga digunakan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai pesawat kenegaraan itu menjemput sekitar 27 diplomat dan pegawai kedutaan yang diusir pemerintah Spanyol. Namun, duta besar dan wakil duta besar Rusia di Spanyol tidak termasuk dalam daftar yang diusir.

Negara-negara UE belakangan memang ramai-ramai melakukan pengusiran terhadap diplomat Rusia. Hal itu dilakukan bukan hanya karena invasi Rusia ke Ukraina, tetapi juga karena mencuatnya isu pembantaian ratusan warga sipil di kota Bucha, setelah pasukan Rusia ditarik mundur dari kota Ukraina yang sempat dikuasainya itu.

Setidaknya lebih dari 200 diplomat dan staf kedutaan besar Rusia di 11 negara telah diusir oleh tuan rumah. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Slovenia, Estonia, Rumania, Swedia, Denmark, Lithuania, dan Latvia. Jumlah tersebut mungkin saja akan bertambah seiring derasnya isu pembataian tersebut.

Baca juga: Intip Ilyushin Il-96 Air Force One Rusia, Punya Sistem Pertahanan Anti Rudal dan Kursi Lontar

Terbaru, pada Senin lalu, Kroasia mengusir 24 staf kedutaan besar Rusia untuk meninggalkan negaranya terkait invasi Rusia di Ukraina dan “agresi brutal” serta pembantaian di Bucha.

Proses penjemputan diplomat yang diusir di Spanyol jelas harus melalui rute memutar. Namun, untuk penjemputan diplomat yang diusir negara lain, seperti Denmark, Jerman, dan Swedia, itu mau tak mau harus melewati ruang udara negara-negara yang melarang.

Sejauh ini, tak ada keterangan resmi terkait bagaimana evakuasi diplomat di negara-negara di luar Spanyol, apakah tetap melewati rute memutar atau bisa melintas ruang udara negara-negara yang melakukan pelarangan terhadap Rusia dengan izin khusus.

Di Eropa, ada banyak negara yang tidak bergabung dengan UE, termasuk Norwegia, Islandia, Serbia, Kosovo, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Albania, Makedonia Utara, Swiss, Inggris, Turki, dan semua negara-negara Eropa Timur. Di antara negara-negara tersebut, tak semuanya ikut memberlakukan sanksi penutupan ruang udara terhadap Rusia.

Baca juga: Gegara Perang Rusia-Ukraina, Rute Hong Kong-New York Cathay Pacific Jadi Penerbangan Terpanjang di Dunia

Sebaliknya, mereka pun tidak turut disanksi oleh Uni Eropa karena masih menjalin kerjasama atau tidak ikut memberikan sanksi terhadap Rusia. Salah satunya Serbia. Negeri bekas pecahan Yugoslavia itu masih membuka ruang udaranya untuk maskapai-maskapai Rusia.

Demikian juga dengan beberapa negara di sekitarnya yang juga anggota Uni Eropa, mereka tidak ikut memberikan sanksi dan masih membuka ruang udaranya untuk Rusia, seperti Slowakia (Slovakia), Hungaria, dan banyak lainnya. Tercatat, hanya ada 18 negara di Eropa yang menutup ruang udaranya untuk maskapai-maskapai Rusia.

Inspeksi Menhub, Pelindo Regional 2 Siap Layani Angkutan Lebaran 2022

Meski Lebaran masih beberapa minggu lagi, semua moda transportasi mulai mempersiapkan Angkutan Lebaran. Dan pada 10 April lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok yang dioperasikan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 untuk melihat persiapan Angkutan Lebaran 2022.

Baca juga: Tanjung Perak Tepi Laut, Riwayat Pelabuhan Kedua Tersibuk di Indonesia

Pada kunjungannya tersebut, Budi Karya meminta agar operator sarana dan prasarana transportasi laut dapat mengantisipasi daerah dengan tingkat penumpang yang tinggi. Bahkan dalam kunjungannya itu, Menhub memimpin langsung rapat koordinasi dengan seluruh instansi dan stakeholder dalam peningkatan kerja sama kehumasan di Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok.

“Dalam rakor, telah diidentifikasi daerah yang mengalami peningkatan penumpang. PT Pelni tadi menyampaikan ada satu daerah yang sudah 100 persen keterisiannya, untuk itu saya minta dilakukan re-routing kapal-kapal di daerah yang padat, sehingga diharapkan tidak terjadi kelebihan muatan,” ujar Budi Karya yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers.

Dia juga meminta agar semua pihak memastikan aspek keselamatan pelayaran terpenuhi dan dengan tegas mengatakan untuk melakukan uji petik atau pemeriksaan kelaikan kapal-kapal yang beroperasi pada masa mudik. Selain itu, Budi Karya juga meminta agar kesehatan awak kapal pun diperiksa.

Direktur Utama PT Pelindo Arif Suhartono berharap agar Pelabuhan Tanjung Priok dapat memastikan kesiapan sarana dan prasarana Terminal Penumpang dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun 2022. Sehingga dapat berjalan aman dan lancar, serta mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku dalam perjalanan melalui moda laut.Pelindo Regional 2 Tanjung Priok akan terus memastikan kesiapan Angkutan Lebaran melalui penumpang angkutan laut. Dengan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga kelancaran arus penumpang mudik Lebaran di tahun ini.

Baca juga: Pelabuhan Benoa Berbenah, Kapal Pesiar Ukuran Besar Akan Bisa Bersandar

Untuk diketahui, berdasarkan survei Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub), dipreduksi jumlah pemudik yang akan menggunakan angkutan laut di Lebaran tahun 2022 mencapai 1,4 juta orang. Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun 2020-2021.

Penerjun Payung Selamat Setelah Jatuh dengan Kecepatan 201 Km Per Jam

Seorang skydiver selamat setelah parasutnya tersangkut di kaki dan dirinya menghantam tanah dengan kecepatan 125 mph atau sekitar 201 km per jam. Skydiver bernama Jordan Hatmaker ini meluncur ke tanah dengan putaran yang menakutkan setelah parasut cadangan dilepaskan dan melontarkan dirinya ke arah yang berlawanan.

Baca juga: Pramugari Emirates Berdiri di Puncak Burj Khalifa, Apa Tujuannya?

Saat terjatuh itu, dia menderita patah punggung, kaki dan pergelangan kaki. Bahkan merasakan benturan saat dia tetap sadar. Akibat insiden ini, dia membutuhkan waktu tiga bulan untuk berjalan kembali dan berencana untuk terbang kembali.

“Semuanya terjadi sangat cepat. Saya tidak punya pikiran karena saya berputar jadi saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, saya hanya dalam mode strategi,” ujar Jordan yang dikutip KabarPenumpang.com dari leicestermercury.co.uk (10/4/2022).

Jordan mengatakan, dirinya mulai mengatur perjalanannya November dan berharap bisa kembali terjun payung suatu hari nanti. Jordan diketahui, melakukan skydive pertamanya pada tahun 2015, dan benar-benar jatuh cinta.

“Saya menyukai tantangan dan menaklukkan ketakutan saya dan itu benar-benar menanamkan kepercayaan dalam diri saya. Saya pikir saya bisa melakukan apa saja,” ujarnya.

Dia melakukan lima lompatan tandem antara tahun 2015 dan 2020, dan kemudian memutuskan untuk mencoba dan melatih lisensi terjun payungnya sehingga dia bisa melompat tanpa instruktur. Di tengah pelatihannya, pada 14 November 2021, dia mencoba melakukan dua lompatan agar dia bisa mendapatkan lisensinya sebelum musim dingin membuat latihan menjadi lebih sulit.

Lompatan pertamanya berjalan mulus, tetapi ketika dia melompat keluar dari pesawat Skyvan untuk kedua kalinya pada hari itu untuk lompatannya yang keenam belas, ada yang tidak beres. Setelah sekitar sepuluh detik terjun bebas, dia menjauh dari pelatihnya dan menarik kabelnya untuk melepaskan parasutnya, tetapi parasut pilot yang awalnya lebih kecil yang keluar sebelum kanopi utama melingkari kakinya.

Kakinya tergantung di udara saat dia jatuh pada kecepatan 125 mph tanpa ada yang memperlambatnya, dan dia bergegas untuk mencoba dan membebaskan dirinya sendiri, tetapi saat dia melakukannya, parasut cadangannya secara otomatis dilepaskan. Sentakan pelepasan melontarkan kanopi utama keluar dari tasnya, dan kedua parasut yang mengembang terbang menjauh satu sama lain untuk menciptakan ‘pesawat bawah’.

Baca juga: Airbus A380 Emirates Nyaris ‘Tabrak’ Pramugari di Atas Burj Khalifa

Bahkan ketika terjatuh dirinya tidak pingsan dan masih bisa berteriak minta tolong karena takut lumpuh. Dia mengaku cukup beruntung karena mendarat tidak terlalu jauh dari pemandangan pendaratan dan lima menit kemudian orang-orang bergegas untuk membantunya. Ambulans udara dipanggil untuk membawanya ke rumah sakit, di mana dia diberitahu bahwa dia telah mematahkan sebagian besar punggung bawahnya.

“Ketika punggung saya patah, beberapa bagian tulang belakang saya masuk ke saluran tulang belakang saya,” kata Jordan.

Museum Kereta Ambarawa Sewakan Lokomotif dan Gerbong Untuk Konsep Unik Pernikahan

Museum kereta api banyak yang memiliki fungsi baru seperti tempat untuk pemberkatan atau resepsi pernikahan. Nah, ini juga ternyata di adopsi oleh salah satu museum kereta api di Indonesia. Anda tahu dengan Museum Kereta Api Ambarawa yang terletak di Semarang, Jawa Tengah?

Baca juga: Nikah dengan Konsep Kereta di Jepang? Chichibu Railway Siapkan Lokomotif Uap Retro

Mungkin ketika Anda mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa atau yang dikenal juga dengan Indonesian Railway Museum ini untuk tujuan wisata sejarah. Tetapi, di sini juga bisa menjadi lokasi yang unik untuk pernikahan. Bahkan supervisor senior Indonesia Railway Museum, Thanti Felisiani mengaku bahwa belum ada orang yang mengusung konsep pernikahan di gerbong kereta yang ada di museum.

“Bus kan sudah, jadi ayo siapa yang mau (akad nikah) di gerbong kereta diesel atau uap?” kata Thanti yang dikutip KabarPenumpang.com dari liputan6.com.

Dia mengatkan, gerbong kereta bersejarah yang digunakan itu bisa disulap menggunakan dekorasi sesuai keinginan calon pengantin. Sayangnya, pihak museum tidak memfasilitasi dekorasi, sehingga calon penganting harus mendatangkan dekor dari luar.

“Kalau yang prewedding, biasanya membawa WO (wedding organizer) sendiri. Bisa begitu juga saat wedding, dipersilakan,” kata dia.

Thanti mengatakan, tarif sewa gerbong sama dengan kondisi umum yang mana tarif untuk weekday dan weekend akan berbeda. Lokomotif diesel, dengan satu kereta bermuatan maksimal 40 orang, seharga Rp5 juta. Bila menggunakan dua kereta bermuatan maksimal 80 orang, dibanderol Rp7,5 juta. Kemudian, lokomotif diesel dengan tiga kereta, yang mana berkapasitas 120 orang, dihargai Rp10 juta.

“Itu tarif untuk weekday. Untuk lokomotif uap tersedia kapasitas 40, 80, dan 120 orang. Masing-masing tarifnya adalah Rp10 juta, Rp12,5 juta, dan Rp15 juta,” jelas Thant.

Sementara tarif sewa lokomotif diesel saat weekend adalah Rp10 juta dan Rp14,5 juta untuk kapasitas 80 dan 120 orang. Lalu, tarif sewa lokomotif uap, yakni Rp16 juta dan Rp20 juta untuk kapasitas 80 dan 120 orang. Kereta-kereta ini tidak hanya diam di rel tetapi berjalan menyusuri rel layaknya rute reguler.

“Kereta diesel PP rute Ambarawa-Tuntang, kurang lebih enam kilometer, memakan waktu 60 menit. Kemudian, (dengan rute yang sama) kereta uap 90 menit karena perlu menaikkan uap,” tambah Thanti.

Baca juga: Stasiun dan Kereta Api Bisa Jadi Pilihan Untuk Upacara dan Resepsi Pernikahan

Lebih lanjut dijelaskan bahwa reservasi ini dilakukan maksimal tiga minggu sebelum hari H. Untuk informasi dan pemesanan, Anda bisa menghubungi WhatsApp 081229346070 atau email ambarawa@kawisata.id.

Gerbong Kricak Anjlok Sebabkan Kemacetan Lalu Lintas dan Terlambatnya KA

Rangkaian Batu Balas (Kricak) yang anjlok di wilayah Kadungora, Garut, Jawa Barat membuat beberapa kereta api yang melintas di jalur yang sama mengalami keterlambatan. Kejadian pada pukul 2 siang kemarin membuat petugas yang akan mengevakuasi rangkaian kricak ini harus ekstra cepat. Pasalnya lokasi anjlok tersebut berada dekat dengan perlintasan Jalan Raya Kadungora yang menghubungkan Nagrek dengan Kota Garut.

Baca juga: Tipe Batang Rel yang Berbeda, Bisa Pengaruhi Perjalanan Kereta Api

Beruntung rangkaian selesai melaksanakan tugasnya menabur balas di petak Cibatu – Bumiwaluya. Namun saat kembali menuju Bandung setelah melewati Stasiun Leles rangkaian mengalami anjlok sesudah wesel stasiun. Sedikitnya 2 as roda yang keluar dari rel dengan nomer rangka GB306523 dan GB306527. Sisa rangkaian yang tidak anjlok, digeser guna melerai emacetan jalan raya, karena hampir setengah jam pintu perlintasan ditutup sejak rangkaian anjlok terjadi.

Evakuasi menggunakan kereta penolog (NR) yang dikirim dari Bandung membuat evakuasi berjalan lancar dengan pengaturan kru yang sudah dikoordinasi agar berjalan lancar. Lebih dari 1 jam evakuasi dilakukan untuk menormalkan kembali dari roda yang keluar dari rel. Karena sempat terkendala dengan rel gongsol dan jalur yang menikung.

Baca juga: Di Bangladesh, Baut Rel Kereta Diganti dengan Batang Bambu dan Pisang

Dugaan sementara akibat anjloknya rangkaian Batu Balas karena kondisi rel yang memang harus dilakukan pengecekan secara berkala. Juga dilakukan pengecekan rangkaian terutama pada roda gerbong yang alami anjlok. Dari kejadian ini, ada beberapa kereta yang alami keterlambatan, yaitu KA Lodaya Pagi (Solo Balapan – Bandung), KA Argo Wilis (Surabaya Gubeng – Bandung), KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo – Kiaracondong), dan KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong). (PRAS – Cinta Kereta Api)

Boeing 777 Etihad Airways Dijual Rp 400 Ribuan, Begini Cara Belinya

Boeing 777-200LR Etihad Airways yang sudah purna tugas kini dijual dengan harga murah. Pesawat yang terakhir menyandang nomor registrasi A6-LRB itu dijual dengan harga terendah US$32,61 atau sekitar Rp473 ribu dan harga tertinggi US$41,32 atau sekitar Rp600 ribu. Hanya saja, bukan dalam bentuk pesawat utuh, melainkan dalam bentuk gantungan kunci yang bahan dasarnya dari pesawat tersebut.

Baca juga: Gokil, Boeing 747 Bekas Eva Air Dijual Rp500 Ribuan!

Bisnis pesawat purna tugas lama-kelamaan semakin diminati. Sebab, 6.000 pesawat dalam 20 tahun mendatang akan mencapai akhir jam terbangnya. Lantas pesawat tua dibuang ke mana? Sebagian mungkin bakal dibuang ke kuburan pesawat di Gurun Mojave, sebagian lagi didaur ulang dan dibuat jadi barang berharga.

Melihat hal itu, riset di Eropa coba mencari teknik pembuangan yang paling ekonomis dan ramah lingkungan. Hal itu dikarenakan pesawat dibuat dari 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium. Jadi, terlalu sayang untuk dibuang begitu saja, selain untuk menyelamatkan lingkungan.

Valliere Aviation, salah satu raksasa daur ulang pesawat tua di Eropa, mengerti betul betapa menggiurkannya pesawat tua. Biasanya pesawat tua dihancurkan, dibersihkan dari komponen radioaktif sesuai panduan hijau Eropa, diklasifikasikan, dan diteliti bagian mana saja yang masih bisa dipertahankan, seperti suku cadang berharga, roda pendaratan, mesin, dan peralatan avionik.

Semua itu untuk dijual kembali di pasar suku cadang internasional. Namun, itu bukan bisnis satu-satunya. Di Eropa, tepatnya di Jerman, pesawat purna tugas dibongkar dan dijadikan souvenir atau gantungan kunci oleh Aviationtag. Salah satu produk souvenir atau gantungan kunci perusahaan tersebut datang dari pesawat legendaris Worldliner Boeing 777-200LR Etihad Airways.

Dalam situs Aviationtag.com, perusahaan yang berbasis di Cologne, Jerman, itu selain hendak menyelamatkan lingkungan dengan menghindari penumpukan pesawat-pesawat bekas yang jumlahnya jutaan di dunia, mereka juga melihat minat tinggi para pecinta penerbangan untuk mengabadikan pesawat favoritnya sekalipun dalam bentuk yang lebih kecil; tak terkecuali Worldliner.

Gantungan kunci dari pesawat itu sendiri dijual dengan harga cukup terjangkau, sebesar US$32,61 atau sekitar Rp473 ribu.

Gatungan kunci Aviationtag yang terbuat dari pesawat Worldliner Boeing 777-200LR Etihad Airways itu tersedia dalam dua pilihan warna, putih dan gold. Adapun harga Rp473 ribu adalah harga aviationtag A6-LRB berwarna putih.

Sedangkan warna gold, yang notabene berasal dari livery Etihad Airways, dibanderol lebih mahal karena lebih eksklusif dibanding warna putih yang merupakan warna dasar pesawat. Aviationtag A6-LRB berwarna gold dijual seharga Rp600 ribu.

Bagi avgeeks yang ingin membeli, caranya cukup mudah. Masuk ke situs Aviationtag.com, kemudian cari gantungan kunci dengan keyword ‘A6-LRB’ dan lakukan proses pembelian.

Menurut data ch-aviation.com, pesawat tersebut bergabung dengan Etihad pada Maret 2014 dan aktif selama empat tahun. Di tahun 2018, pesawat tersebut akhirnya pensiun dan registrasinya pun dihapus. Namun, berkat aviationtag, pesawat tersebut akan tetap abadi bagi avgeeks di seluruh dunia.

Baca juga: Mengenal Aircraft Skin Tag, Gantungan Kunci dari Kulit Asli Pesawat

“Setiap tag unik. Tergantung pada pesawatnya, tag dapat bervariasi dalam hal haptic, ketebalan material, dan warna. Noda kecil menjadi saksi sejarah panjang pesawat dan merupakan pengingat otentik hari-hari kejayaannya di atas awan,” kata Aviationtag dalam webnya.

“Goresan kecil, cat terkelupas, dan ketidaksempurnaan benar-benar normal dan memberikan pesona unik pada Aviationtag kami – pesona produk antik yang dibuat dari bahan daur ulang,” lanjutnya.

Sedang Direvitalisasi, Bandara Dnipro Peninggalan Uni Soviet Hancur Dihantam Roket Rusia

Roket Rusia dilaporkan Ukraina telah menghantam Bandara Internasional Dnipro dan membuatnya hancur. Mirisnya, bandara peninggalan Uni Soviet ini sedang direvitalisasi untuk menyambut lebih banyak penerbangan internasional.

Baca juga: Inilah Bandara Boryspil, Bandara Terbesar di Ukraina Peninggalan Uni Soviet

Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi bahwa serangan rudal tersebut dilakukan karena lokasi itu dituding sebagai basis kekuatan militer Ukraina sekaligus sarang tentara bayaran asing.

“Serangan rudal presisi-tinggi semalam menghancurkan pangkalan dan markas batalion nasionalis Dnepr di Zvonetsky, yang belakangan menerima bantuan tentara bayaran asing,” demikian pernyataan Kemenhan Rusia.

Sementara itu, pihak Ukraina melaporkan bahwa serangan tersebut menghancurkan bandara dan beberapa insfrastruktur di sekitarnya.

“Bandara hancur, begitu pula infrastruktur di sekitarnya. Roket terus beterbangan,” ujar Gubernur Dnipropetrovsk, Valentyn Reznichenko, seperti dikutip dari Reuters.

Sejauh ini, lima petugas layanan darurat mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, namun, tidak ada laporan korban jiwa.

Bandara Dnipro adalah salah satu dari beberapa bandara peninggalan Uni Soviet. Sejak runtuhnya Uni Soviet, bandara tersebut disiasiakan begitu saja. Tidak ada modernisasi.

Barulah pada tahun 2011, bandara tersebut akan dikembangkan menjadi lebih modern seperti bandara-bandara lainnya di Ukraina, salah satunya seperti Bandara Internasional Kharkiv yang terletak tak jauh dari bandara tersebut.

Akan tetapi, pembangunan yang direncanakan tak kunjung datang sampai tahun 2017. Di tahun 2017, proyek revitalisasi Bandara Dnipro kembali menghangat, walaupun pada akhirnya kembali terlupakan beberapa waktu kemudian.

Proyek revitalisasi bandara tersebut baru benar-benar berjalan pada tahun 2020 berkat kemitraan publik-swasta (PPP) antara Ukraina dan DCH Group milik pengusaha Oleksandr Yaroslavsky untuk membawanya ke standar internasional, termasuk pembangunan runway baru dan terminal baru yang rencananya selesai pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023.

Baca juga: Meski Dilanda Perang, Jalur Kereta Ukraina Masih Terus Beroperasi

Sayangnya, serangan rudal Rusia menghancurkan bandara tersebut. Sebelum serangan rudal pada 10 April lalu, bandara yang melayani dua maskapai dalam negeri tersebut sudah lebih dahulu terkena serangan rudal Rusia pada 15 Maret.

Dnipro dianggap menjadi salah satu kota penting di Ukraina sebagai pusat pusat industri, transportasi, pendidikan, dan aktivitas sosial.

Stasiun Kramatorsk, Jadi Saksi Bisu Serangan Rudal Maut Rusia

Lebih dari 50 orang yang merupakan warga sipil tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan rudal di stasiun Kramatorsk, Ukraina Timur pada 8 April 2022. Mereka yang tewas adalah warga sipil yang mencoba mengungsi lewat jalur kereta api.

Baca juga: Meski Dilanda Perang, Jalur Kereta Ukraina Masih Terus Beroperasi

Pasca tragedi tersebut, jenazah korban pun langsung dikeluarkan dari lokasi serangan rudal dan banyak barang bukti seperti tas yang dikumpulkan dan tergeletak di loket tiket kosong. Namun akibat serangan rudal tersebut, belum diketahui kapan layanan penumpang akan kembali dilanjutkan.

Staisun Kramatorsk yang diserang rudal Rusia. Foto: Wikipedia

Tentang lokasi kejadian, Stasiun Kramatorsk selama ini dioperasikan oleh Donets Railway dan terletak di persimpangan jalur utara dengan selatan dan timur ke barat.

Stasiun ini juga menghubungkan kereta ke pusat-pusat kota lain di Ukraina termasuk Kyiv, Odessa dan Kostiantynivka. Stasiun Kramatorsk sendiri dibangun ketika jalur kereta api dimulai di selatan Sloviansk pada tahun 1868.

Di mana stasiun ini letaknya berada di posisi yang sesuai yakni persimpangan jalur. Awalnya, rel kereta api adalah jalur tunggal di stasiun ini dan selesai dibangun tahun 1879 bersamaan dengan stasiun.

Di tahun yang sama, selain jalur dan stasiun kereta selesai dibangun, pemukiman warga pun mulai tumbuh di sekitarnya. Selama Perang Dunia II bangunan bersejarah dihancurkan dan pada tahun 1952 dibangun kembali sesuai dengan desain arsitek Syromyatnikov.

Sebelum serangan rudal, Stasiun Kramatorsk yang terbuat dari batu ini memiliki dua lantai. Bahkan ada sebuah lokomotif tua yang ditempatkan di halaman depan stasiun pada tahun 2021 sebagai monumen, memperingati model yang diproduksi oleh Uni Soviet hingga tahun 1957.

Baca juga: Yang Dikenang dari Kiev, Punya Jalur Trem Pertama di Bekas Kekaisaran Rusia

Stasiun ini beroperasi 24 jam yang melayani kereta barang dan penumpang jarak jauh, kereta pinggiran kota dan regional. Di sebelah terdapat Station Square, yang merupakan pemberhentian untuk angkutan umum perkotaan. Stasiun Kramatorsk jyga terhubung ke bengkel perbaikan dan pemeliharaan peralatan kereta api.

Penumpang Keluhkan Fasilitas yang Tidak Berfungsi di Stasiun Manggarai, Apa Saja?

Fasilitas stasiun yang sangat berguna bagi penumpang kereta api yang menggunakannya sangatlah terbantu bagi semua pihak. Terlebih lagi dengan terbantunya fasilitas umum yang disediakan menjadikan keamanan dan kenyamanan stasiun sudah sangat terjamin. Namun, baru – baru ini informasi yang beredar mengenai fasilitas khususnya di Stasiun Manggarai masih teronggok tidak bisa digunakan, yaitu lift (elevator) yang berada di peron 6 – 7 dan peron 10 – 13.

Baca juga: Lain Dulu Lain Sekarang, Wajah Baru Stasiun Manggarai Kini Lebih Menawan

Dikutip dari berbagai sumber perihal tersebut, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chaerunisa membenarkan atas masalah tersebut. Belum difungsikannya lift tersebut karena masih menunggu suku cadang untuk memperbaiki lift agar bisa digunakan kembali. Ia menambahkan pengerjaan tersebut akan selesai secepatnya dalam kurun waktu minggu ini. Ia pun meminta maaf atas ketidaknyamaman yang terjadi dengan fasilitas yang masih dalam perbaikan.

Baca juga: Tradisi Penumpang KRL Jika di Stasiun Manggarai

Selain lift yang belum kembali berfungsi ada juga beberapa eskalator yang mati dan sangat menyulitkan bagi para peumpang sebagai pengguna KRL saat transit atau berpindah rangkaian. Tak hanya di Stasiun Manggarai, lokasi lain seperti Stasiun Jatinegara juga alam hal sama yaitu tidak berfungsinya beberapa eskalator. Penumpang berharap agar selalu dilakukan pengecekan berkala agar penumpang merasa nyaman dan aman dengan fasilitas yang diberikan PT KAI untuk digunakan bersama. (PRAS – Cinta Kereta Api)