10 Kapal Misterius Ini Ditemukan Tanpa Awak

Lautan menjadi tempat yang paling misterius di dunia, banyak kapal atau pesawat yang bisa hilang ataupun karam di lautan lepas. Misteri ini terkadang membuat Anda berpikir ada apa di lautan sehingga banyak kapal yang hilang.

Baca juga: Hilang Bak Ditelan Lautan, Insiden SS Waratah Masih Misteri Hingga 112 Tahun

Mungkin memang tak hanya hilang karena fenomena alam seperti cuaca ekstrim, melainkan hilang karena di sandera para bajak laut atau di Segitiga Bermuda yang sampai saat ini belum jelas. Apalagi dengan munculnya kapal-kapal yang secara tiba-tida dan tanpa awak.

Dilansir dari weburbanist.com, ada sepuluh kapal yang ditiemukan di lautan dan menimbulkan misteri sehingga membuat Anda penasaran. Berikut sepuluh kapal yang ditiemukan begitu saja di lautan baik tanpa awak maupun dengan awak yang sudah tewas membeku.

1. Mary Celeste
Kapal dagang brigantine ini ditemukan di Samudera Atlantik tahun 1872 dengan kargo dan barang-barang berharga yang tidak pernah disentuh. Kapal ini seolah-olah ditelantarkan oleh para awak kapalnya dan dianggap menyeramkan serta mengganggu. Saat ditemukan, kapal ini telah hilang selama enam bulan dengan keadaan barang-barang yang ditemukan basah dan tak tampak seujung rambut pun dari awak kapal ini. Banyak cerita yang tidak masuk akal tentang ditinggalkannya kapal ini dari awak yang hilang karena di ambil alien sampai hal yang masuk akal terkena badai. Bila dilihat dari kondisi barang-barang yang basah, kapal ini terkena badai dan awak kapal semua tak ditemukan sisa-sisanya.

2. Carrol A Deering
Kapal ini hilang di Segitiga Bermuda bersama para awaknya dan ditemukan kandas di Cape Hatters, North Carolina. Awak dan barang-barang serta semua sekoci hilang tanpa bekas. Sayangnya hilangnya jejak semua dari kapal ini tidak ada penjelasan resmi dari AS. Biasanya kapal ini mengangkut batubara dari Virginia ke Rio karena berhenti pengiriman ke Barbados di hentikan.

Pinterest
Pinterest

3. Bel Amica
Dengan gaya klasik kapal Bel Amica yang hilang ini ditemukan tahun 2006 sejak hilang berabad-abad lalu dan di temukan oleh Coast Guard. Kapal yang disebut kapal hantu ini ditemukan dengan isi makanan Mesir, peta Perancis laut Afrika Utara, tumpukan pakaian, bendera Luksemburg dan sebuah plakat kayu bertuliskan Bel Amica. Kapal ini tidak pernah terdaftar di negara manapun dan di identifikasi sebagai kapal antik. Kapal ini adalah kapal pesiar modern milik seorang pria Luksemburg yang kemungkinan tidak mau mendaftarkan kapalnya untuk penggelapan pajak.

4. High Aim 6
Kisah kapal Taiwan ini sangatlah aneh dari pembunuhan, pemberontakan hingga adanya ikan busuk pada kapal. Awalanya ditemukan di perairan Australia tanpa awak tahun 2003 lalu. Dari hasil forensik, tidak ditemukan tanda-tanda dari sisa pemberontakan ataupun peperangan di kapal ini. Setelah dicari sejauh 7300 mil laut, ada petunjuk pada hari ke 10. High Aim 6 diketahui masih melakukan panggilan dari Indonesia dan satu-satunya awak yang pernah melacak, mengatakan bahwa kapten dan teknisi kapal High Aim 6 dibunuh dan kru lainnya kembali ke rumah masing-masing tanpa alasan yang jelas.

Pinterest
Pinterest

5. Jian Seng
Banyaknya hal ilegal yang dilakukan di lautan dunia dan suatu ketika sebuah kapal Jian Seng muncul tanpa awak tahun 2006 di dekat perairan Queensland, Australia. Pada saat itu, petugas bea cukai Australia memeriksa kapal tersebut dan tidak menemukan ada aktivitas manusia di atas kapal tersebut saat baru-baru di temukan. Kapal terlihat seperti habis dilucuti dan hanya ada beras dalam jumlah yang banyak.

6. MV Joyita
Tahun 1955, MV Joyita dikabarkan menghilang di Pasifik Selatan. Saat itu, kapal ini mengangkut 25 penumpang dan awak kapalnya. Kabar hilangnya MV Joyita di dapatkan setelah lima minggu dilaporkan terlambat. Radio kapal ini disambungkan ke saluran marabahaya di pelayaran internasional. Sekoci tidak ditemukan dan banyak perban dengan noda darah ditemukan pada kapal ini. Banyak cerita yang mengatakan kapten kapal terluka dan terbunuh. karena masalah ini, diperkirakan saat itu para penumpang dan awak kapal tersebut meninggalkan kapal dan kargo yang di angkut tidak jelas keberadaannya.

Pinterest
Pinterest

7. Kaz II
Sepuluh tahun lalu tepatnya 15 April 2007, diketahui ada tiga orang yang melakukan perjalanan sepanjang pantai Australia dan tiga hari kemudian, kapal yang ditumpangi ketiganya ditemukan saat menuju Great Barrier Reef dengan keadaan utuh. Makanan di atas meja, laptop terbuka dan masih aktif, sistem darurat yang masih berfungsi normal hingga jaket yang tergantung rapi di kaitnya. Saat itu diketahui laut sedang berombak dan diperkirakan semua penumpang tidak menggunakan pelampung sama sekali saat badai terjadi.

Pinterest
Pinterest

8. Zebrina
Kapal tongkang dengan tiga tiang yang meninggalkan pelabuhan di Southern England Oktober 1917, ditemukan tanpa awak. Dalam kapal hanya ditemukan kargo yakni batubara yang diangkut menuju Saint-Brieuc, Perancis. Kapal tersebut ditemukan kandas di Perancis tanpa awak dalam kondisi yang baik pada dua hari kemudian. Terlihat ada konflik yang berkaitan dengan Perang Dunia I dengan ancaman tembakan dari kapal selam Jerman. Kemudian para awak kapal mudur ketika kapal sekutu mendekat.

9. Schooner Jenny
Pada kapal ini saat ditemukan, juga ditemukan catatan yang bertuliskan “4 Mei 1823, tidak ada makanan selama 71 hari. Saya satu-satunya yang masih hidup.” Pesan ini ditemukan 17 tahun kemudian dan ditulis oleh kapten kapal Schooneer Jenny. Saat kapal ditemukan, tubuh sang kapten dan enam orang kru telah membeku karena cuaca Antartika yang dingin dan terjerat di kapal sehingga menyebabkan kru meninggal.

Baca juga: Tenggelamnya MS Estonia, Kecelakaan Laut Terbesar Kedua di Abad ke-20

10. Baychimo
Kapal yang satu ini digunakan untuk melakukan perdanganan di sepanjang pantai utara Kanada. SS Baychimo tidaklah asing, kapal kargo dengan tinggi 230 kaki ini sempat dibebaskan dari es selama seminggu sebelum terjebak lebih parah pada 8 Oktober 1931 silam. Pada 24 November, badai salju melanda dan hilang, lalu ditemukan tiga hari kemudian sejauh 45 mil. Yang ditemukan hanya barang-barang kargo pada kapal ini. Beberapa dekade, kapal Baychimo ini menampakkan dirinya di seluruh pantai beberapa orang terlihat naik ke kapal tersebut. Terakhir, kapal ini diketahui terjebak es di Alaska Coast tahun 1969 dan tidak jelas tenggelam atau tidaknya. Atau bisa saja tiba-tiba ditemukan kembali.

Pinterest
Pinterest

TransNusa Buka Penerbangan Jakarta – Kuala Lumpur 2x Sehari Mulai 14 April

PT TransNusa Aviation Mandiri, TransNusa, mengumumkan pembukaan rute internasional perdananya,menghubungkan antara Jakarta ke Kuala Lumpur, Malaysia, yang akan beroperasi 2 kali sehari pergi-pulang mulai 14 April 2023 mendatang.

Baca juga: COMAC Kirim ARJ21-700 ke TransNusa Airlines, Pertanda Duopoli Regional Jet Narrow Body di Indonesia Berakhir?

Untuk merayakan pembukaan rute ini bersama pelanggan, TransNusa memberikan promo spesial Jakarta – Kuala Lumpur – Jakarta, di mana calon penumpang bisa mendapatkan tiket rute Jakarta – Kuala Lumpur mulai dari Rp990 ribu dan tiket rute Kuala Lumpur – Jakarta mulai dari RM 299, sudah termasuk gratis 30 kg bagasi dan fleksibilitas mengubah jadwal penerbangan tanpa batas.

Seluruh penerbangan Transnusa juga dilengkapi dengan premium inflight services yaitu makan dan minum serta kursi dengan jarak ruang kaki yang lega.

Guna memastikan kemudahan dan kenyamanan bagi para calon penumpang, harga istimewa beserta seluruh keuntungan yang ditawarkan tersedia di seluruh saluran penjualan, mulai dari situs resmi maskapai (transnusa.co.id), agen perjalanan serta penjualan tiket resmi lainnya. Tiket promo sudah dapat dipesan dari hari ini sampai 31 Maret 2023 dengan periode terbang 14 April 2023 hingga 18 Oktober 2023 mendatang.

Baca juga: 35 Persen Saham Dikuasai Perusahaan Cina, Jadi Alasan TransNusa Gunakan Pesawat Cina ARJ21?

TransNusa baik rute domestik maupun internasional dari/ke Jakarta, beroperasi di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, dengan kode penerbangan 8B dan menggunakan armada baru Airbus A320 Neo dan A320 Ceo.

“Dream of The Desert” – Kereta Mewah Pertama di Timur Tengah, Beroperasi Tahun 2025

Setelah mengoperasikan layanan kereta berkecepatan tinggi Haramain Express pada tahun 2015, maka obsesi Arab Saudi kini tertuju untuk menjadi negara pertama di Timur Tengah yang mengoperasikan kereta api mewah layaknya Orient Express yang ikonik di Eropa.

Baca juga: Oriental Desert Express, Sensasi Kereta Mewah Pelintas Padang Pasir

Dikutip luxurylaunches.com, kereta mewah Arab Saudi yang diberi nama “Dream of The Desert'” akan melayani rute Riyadh ke Qurayyat pada tahun 2025, dengan jalur sepanjang 1.300 km yang melintasi nuansa erotis padang pasir.

Kereta mewah akan melengkapi oasis kemewahan sempurna dari Negeri Kaya Minyak ini. Arab Saudi seolah mengejar status untuk menjadi tuan rumah kereta mewah pertama di Timur Tengah, menambahkan permata lain ke mahkota Arab Saudi yang terus berkilau dan berkembang.

Belum lama ini, Saudi Arabia National Railways telah menandatangani nota kesepahaman dengan Arsenale Group Italia. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh CEO SAR, Bashar Al-Malik, dan ketua Arsenale Group, Paolo Barletta.

Di Dream of the Desert, penumpang akan menikmati keindahan alam dan habitat eksklusif di Arab Saudi. Sepanjang perjalanan, kereta mewah tersebut akan melintasi Alula, sebuah kota oasis kuno di provinsi Madinah.

Kereta tersebut akan menyedot anggaran sebesar US$51 juta sebagai biaya pembuatan kereta api, yang tentunya hanya setetes di lautan kekayaan yang tak ada habisnya ditemukan di wilayah tersebut.

Baca juga: “Mauritania Railway,” Inilah Jalur Kereta Ekstrem yang Belah Gersangnya Gurun Sahara

Dalam rilisnya, Badan Pers Saudi mengatakan: “Perjanjian tersebut mencerminkan komitmen SAR untuk mempromosikan pariwisata dan urusan budaya di Kerajaan dan bertujuan untuk meningkatkan tujuan pariwisata nasional. Kereta mewah akan menawarkan pengunjung dan penduduk Kerajaan kesempatan unik untuk menjelajahi berbagai tempat wisata dalam kerangka layanan transportasi mewah yang terintegrasi.”

Kapal Perang Cina Diduga “Ganggu” Saluran Komunikasi Radio dan Sistem GPS Pesawat Qantas

Lantaran terlanjur membuka ‘front’ dengan Cina, menjadikan entitas Australia merasa tidak nyaman atas segala pergerakannya di kawasan Indo Pasifik. Terlepas dari urusan militer, ada kabar bahwa gesekan antara Australia dan Cina, juga berdampak pada layanan penerbangan komersial.

Baca juga: Pengamat: Beijing Mau Terapkan ADIZ di Laut Cina Selatan, tapi Takut ASEAN ‘Ngamuk’

Awak pesawat Qantas dilaporkan mendapatkan interferensi radio yang diduga berasal dari militer Cina. Kapal perang Angkatan Laut Cina diyakini bertanggung jawab atas gangguan transmisi radio dan GPS, yang memengaruhi navigasi jet Qantas. Persisnya, penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai ini telah mengalami gangguan radio dan gangguan GPS – gangguan yang telah diinstruksikan untuk dilalui oleh pilot.

Menurut news.com.au, beberapa pesawat Qantas telah mengalami gangguan radio dan gangguan GPS. Gangguan ini dilaporkan sebagai akibat dari kapal militer Cina yang berlayar di lepas landas barat laut Australia.

Dalam standing order yang dikeluarkan kepada pilot pada Kamis, 16 Maret 2023, Qantas telah menginstruksikan awak pesawat untuk terbang melalui interferensi radio dan gangguan GPS. Perintah yang sama mencatat bahwa gangguan yang dialami sejauh ini belum menimbulkan masalah keselamatan, meskipun pilot diminta untuk melaporkan insiden apa pun ke kontrol lalu lintas udara (ATC).

Mengomentari kemampuan pilot Australia untuk menangani gangguan seperti itu, Presiden Asosiasi Pilot Australia dan Internasional, dan kapten Qantas, Tony Lucas mengatakan kepada The Guardian,

“Pilot Qantas Group terlatih dengan baik dan tetap siap untuk mengelola masalah semacam ini dengan aman sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.”

“Lapisan barat laut” Australia adalah koridor sibuk untuk maskapai penerbangan dan jalur menuju tujuan di india, Singapura, dan India. Seperti dapat dilihat pada gambar di atas, Singapura adalah salah satu tujuan yang lebih populer, dengan Qantas terbang ke negara kota tersebut dari empat kota di Australia.

Berita terbaru tentang campur tangan militer Cina ini muncul setelah International Federation of Air Line Pilots Associations (IFALPA) mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi adanya campur tangan tersebut. Asosiasi telah memberi tahu pilot untuk mengabaikan komunikasi apa pun yang datang dari kapal perang asing yang tidak ramah – bahkan komunikasi yang menyediakan vektor untuk menghindari wilayah udara di sekitar kapal. IFALPA mencatat bahwa beberapa jet telah mengalami panggilan dari kapal militer di kawasan Asia Pasifik, khususnya di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina.

Baca juga: Otoritas Penerbangan Sipil Perancis Tuduh Rusia Ganggu Sistem Navigasi Berbasis Satelit

Menanggapi insiden di atas, konsultan penerbangan Neil Hansford mengatakan kepada Guardian bahwa tindakan kapal militer Cina terkait saluran VHF (Very High Frequency) lebih merupakan gangguan daripada risiko nyata terhadap keselamatan. Namun, Hansford mencatat, bahwa gangguan pada GPS lebih merupakan ancaman.

Sirocco, Bus Dengan Roda Sejajar Calon Transportasi Masa Depan

Sebagai salah satu sarana transportasi darat yang melayani perjalanan dalam kota dan antar kota, bus dikenal sebagai moda yang mampu membawa penumpang dengan jumlah yang cukup banyak, tentu saja fakta ini didukung dengan “postur” bus yang besar. Walaupun ada beberapa jenis dan  ukuran bus yang terdapat di lapangan, namun perkembangan jaman seolah memaksa para produsen bus untuk membuat suatu inovasi terhadap moda darat yang satu ini.

Baca juga: Berteknologi Radar, Inilah Bus Masa Depan dari Mercedes-Benz

Adalah Bing Xiao Liu asal Kanada yang memiliki ide gila dengan menggabungkan sepeda motor dan bus. Ide ini muncul ketika Bing beranggapan bahwa ukuran sepeda motor yang kecil bukan jadi penghalang moda ini mengangkut penumpang dengan jumlah yang sedikit. Berdasar pada ide gila tersebut, Bing kemudian menciptakan Sirocco, sebuah bus yang memiliki 6 roda yang terpasang sejajar dengan desain memanjang dan tertutup.

Tidak hanya desainnya yang unik, bus ini juga turut memasang beberapa alat yang menunjang keselamatan penumpang seperti teknologi Lit Motors C-1 yang juga terpasang pada Riding Assist Honda serta BMW Motorrad Vision. Dengan ditambahkannya teknologi, membuat bus tidak akan jatuh saat berhenti meskipun penumpangnya tidak menurunkan kaki. Teknologi gyroscopic yang turut dipasangkan di moda ini akan memungkinkan kendaraan tetap seimbang walaupun kondisi penumpang yang berada di dalam tidak seimbang.

Dengan sistem roda sejajar, Siroco juga bisa melaju cepat. Selain itu, Sirocco bisa berbelok layaknya sepeda motor sehingga selain bisa lebih cepat namun juga tidak membutuhkan banyak ruang di jalan, dan bisa lebih menghemat energi karena bentuknya yang aerodinamis. Bus ini dikendalikan oleh sistem auto pilot, dengan kata lain moda ini merupakan bus tanpa awak. Teknologi lain yang terpasang di bus ini adalah pengatur suhu yang dapat menyesuaikan suhu di dalam bus dengan di luar bus. Terdapat juga sebuah layar LCD yang tertanam di dekat panel jendela yang akan memutarkan video streaming online dan film. Layar tersebut juga deprogram agar dapat menampilkan informasi mengenai lokasi serta ramalan cuaca dan lain sebagainya.

Sistem suspensi yang diadopsi pada moda inipun memungkinkan Sirocco menempuh medan yang kasar maupun mulus. Untuk masalah tempat duduk, Sirocco memilih bangku yang memanjang pada bagian sisinya, sebagaiamana yang dapat Anda lihat di Bus TransJakarta dan KRL. Di bagian dalam dari bus ini juga terdapat sebuah komputer onboard yang dapat menampilkan perhitungan estimasi perjalanan secara tepat, percepatan turbulensi, dan getaran yang dihasilkan oleh Sirocco.

Baca juga: Konsep Audi City Bus, Inikah Gambaran Bus Masa Depan?

Bus ini sengaja didesain oleh Bing untuk dapat melakukan perjalanan antar kota dengan jarak yang menengah. Namun bus ini tidak bisa dinikmati dalam waktu dekat, karena sang desainer, Bing, tengah menyempurnakan model dari prototipenya itu.

Ibarat “Sedia Payung Sebelum Hujan,” Jangan Sepelekan Kotak P3K di Kendaraan

Angkutan umum seperti, bus, kereta, kapal hingga pesawat pastinya memiliki kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan atau yang biasa disebut P3K. Kotak ini wajarnya bukan sembarang kotak yang kosong, melainkan berisi alat-alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pertolongan pertama. Sebenarnya, tak hanya untuk pertolongan pertama, kotak P3K juga berguna untuk menyimpan obat-obatan yang diperlukan selama perjalanan untuk pemulihan kondisi kesehatan.

Baca juga: Bagaimana Pramugari Beri Pertolongan Pertama ke Penumpang di Pesawat?

Pemerintah melalui Pasal 57 huruf G UU No. 22/2009 tentang kendaraan menyebutkan bahwa setiap kendaraan berpemumpang harus membawa perlengkapan pertolongan pertama. Jika tidak, maka sesuai dengan pasal 278 UU no 22 tahun 2009 tentang Kendaraan, maka pengendara akan dikenakan tilang sebesar Rp250 ribu. Hal tersebut kemudian ditegaskan pada Pasal 43 huruf G Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 yang mewajibkan mobil dilengkapi dengan kotak pertolongan pertama. Selanjutnya pada pasal 55 disebutkan bahwa kotak pertolongan pertama setidaknya mencakup empat hal, yaitu obat antiseptik, kain kassa, kapas dan plester.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari beberapa sumber, selain empat macam benda yang harus ada di dalam kotak P3K, sebenarnya Anda bisa menambahkan beberapa alat kesehatan lainnya yang vital untuk merespon kejadian kecelakaan.

1. Kain kassa gulung, untuk menutup luka luar yang mengeluarkan darah cukup banyak
2. Plester berbagai ukuran, ini untuk menutup luka ringan seperti lecet dan luka tergores.
3. Perekat kain khusus untuk merekatkan perban.
4. Salep antibiotik, biasanya digunakan untuk menghentikan penyebaran kuman dan bakteri pada infeksi kulit.
5. Tisu antiseptik, untuk membersihkan tangan setelah menangani luka.
6. Aspirin, obat ini berfungsi untuk meredakan rasa sakit dengan penyakit ringan seperti pusing.
7. Kompres instan, digunakan untuk meredakan demam pada penumpang.
8. Sarung tangan, ini biasanya digunakan untuk menutupi tangan saat menangani korban luka. Fungsinya agar tidak langsung bersentuhan dengan korban dan menghindari penularan penyakit.
9. Hidrokotison salep. Hidrokortison adalah obat antiinflamasi yang ditujukan untuk gangguan-gangguan kulit yang bersifat proliferatif, seperti psoriasis (gangguan kulit yang manifestasinya berupa timbulnya bintil-bintil kecil yang terasa gatal dan jika digaruk dapat berair atau bersisik), dan penyakit-penyakit inflamasi seperti beberapa jenis dermatitis (infeksi kulit).
10. Gunting. Pastikan gunting yang anda miliki tajam dan bisa gunakan untuk memotong kain kassa.
11. Perban gulung ukuran 3 dan 4 inchi. Fungsinya untuk membebat dan menekan luka.
12. Kain kassa berbentuk bantalan ukuran 3×3 inchi dan 4×4 inchi. Fungsinya untuk menekan luka. Biasanya digunakan untuk luka berukuran kecil namun dalam.
13. Termometer digital. Jangan gunakan thermometer air raksa, karena selain beresiko pecah, air raksa akan sulit terlihat di kondisi gelap.
14. 2 lembar perban segitiga atau mitela. Biasanya digunakan saat korban mengalami dislokasi atau patah tulang. Kain mitela digunakan untuk menjaga tulang lebih stabil dan tidak semakin parah saat perjalanan ke rumah sakit.

Baca juga: 11 Fitur Keselamatan di Kabin Pesawat yang Mungkin Belum Diketahui Penumpang

Jangan lupa untuk mencatat dan menempelkan nomor-nomor darurat seperti ambulans, rumah sakit dan kantor polisi di kotak P3k. Hal ini memudahkan Anda dalam menghubungi pihak-pihak tersebut walupun dalam keadaan panik. Baiknya juga Anda harus menguasai metode dalam pertolongan pertama sebelum melakukan pertolongan.

Apakah Ukuran Pesawat Pengaruhi Kemampuan Pesawat Atasi Turbulensi?

Turbulensi bagi pesawat adalah keniscayaan. Hanya saja, tingkat destruktifnya bisa berbeda-beda. Ada yang ringan, sedang, bahkan berat. Tak sedikit penumpang yang mengira bahwa ukuran pesawat berbanding lurus dengan seberapa kuat turbulensi yang dirasakan penumpang. Dengan kata lain, ukuran pesawat mempengaruhi kemampuan pesawat melewati turbulensi. Benarkah demikian?

Baca juga: Gegara Pemanasan Global, Penumpang Pesawat Bakal Rasakan Turbulensi 3x Lipat

Sebelum lebih lanjut, turbulensi sedikitnya ada enam jenis. Pertama adalah clear air turbulence (CAT). Oleh Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), CAT didefinisikan sebagai turbulensi parah yang tiba-tiba terjadi di daerah tak berawan yang menyebabkan hentakan keras pada pesawat.

Lebih lanjut, FAA menyebut bahwa turbulensi CAT merupakan turbulensi yang paling sering terjadi di ketinggian. Turbulensi CAT disebabkan oleh gerakan angin yang tidak beraturan karena perbedaan densitas atau kerapatan udara.

Kedua adalah turbulensi wind shear adalah perubahan arah dan atau kecepatan angin secara mendadak pada arah mendatar ataupun juga vertikal. Perubahan arah dan kecepatan angin ini menyebabkan terbentuknya turbulensi.

Selanjutnya ada turbulensi termal. Turbulensi ini terjadi karena proses naiknya massa udara oleh sistem konvektif, seperti saat terbentuknya awan-awan konvektif. Karena proses ini, maka turbulensi termal disebut juga turbulensi konvektif.

Keempat ada turbulensi vortex. Ini adalah turbulensi yang terjadi ketika sebuah pesawat terbang melintas di belakang pesawat lain. Jenis turbulensi ini pernah terjadi, sekalipun tidak begitu sering. Biasanya melibatkan pesawat yang lebih besar di depan, seperti Airbus A380 dan Boeing 747, dengan pesawat yang lebih kecial, seperti pesawat mesin tunggal atau pesawat lainnya.

Turbulensi mekanik adalah turbulensi yang terbentuk karena arus udara melewati hambatan-hambatan di permukaan bumi, seperti bangunan, pohon dan pegunungan. Gesekan udara terhadap adanya hambatan tersebut menghasilkan pusaran-pusaran udara.

Terakhir ada turbulensi frontal. Ini adalah turbulensi yang terbentuk pada zona frontal, yaitu pertemuan dua massa udara dengan suhu yang berbeda. Massa udara dengan suhu yang dingin disebut front dingin dan yang hangat disebut front panas.

Baca juga: Seberapa Bahaya Turbulensi Pesawat?

Dari jenis-jenis turbulensi di atas, seberapa besar pun pesawat akan terpengaruh. Hanya saja, menurut MS in Computer Science & Operations Management, Arif Ansari, seperti dikutip dari Quora, ukuran pesawat mempengaruhi dampak turbulensi. Tetapi, bukan pada ukuran pesawat yang menjadi krusial melainkan wing loading pesawat.

Wing loading Boeing 747, misalnya, mencapai 134 pound/kaki persegi. Tetapi, pada pesawat kecil semisal Boeing 737–300, wing loadingnya mencapai 140 pound/kaki persegi. Di luar itu, seperti pesawat turboprop dan pesawat perintis, wing loadingnya lebih kecil lagi dan rentan terhadap turbulensi.

Berapa Berat Mesin Pesawat? Ini Jawabannya

Selain mahal, pesawat juga memiliki bobot yang cukup berat. Rata-rata berat pesawat mencapai 150-220 ton. Itu baru berat pesawatnya saja. Setelah diisi bahan bakar dalam kondisi penuh, penumpang, dan kargo, beratnya bisa mencapai 400 ton lebih. Dari total berat pesawat, salah satu penyumbang berat terbesar datang dari mesin. Lantas, berapa berat mesin pesawat, dalam hal ini mesin jet?

Baca juga: Mengenal GE9X Boeing 777X, Mesin Pesawat Terkuat di Dunia

Mesin jet, pada umumnya menggunakan turbin sehingga disebut mesin jet turbin atau turbojet atau dikenal juga sebagai turbofan dan turboshaft.

Sedangkan mesin turbin adalah perangkat putar yang digerakkan oleh fluida. Singkatnya, mesin jet biasanya mesin turbin, tetapi mesin turbin umumnya bukan mesin jet. Jadi ada perbedaan mencolok di antara keduanya. Hal ini penting dicatat mengingat seringkali dilabeli sama, padahal keduanya berbeda.

Dilansir highskyflying.com, seperti karburator motor, cara kerja mesin jet pesawat terbang juga tentu menggunakan udara. Bedanya dengan mesin non-jet ada proses pengompresan, mulai dari menghisap udara, menekan, ledakan, dan menghembuskan. Proses ini yang membuat mesin jet lebih besar dibanding mesin di masa lalu.

Langkah pertama adalah menghisap. Kipas di bagian depan mesin jet akan menghisap udara dan 80 persen dari udara akan melewati mesin dan meniupkan udara keluar dari belakang.

Itulah yang memberikan sebagian besar dorongan, yang mendorong pesawat ke depan dan itu pula yang menjadi salah satu alasan kenapa mesin pesawat semakin besar. Itu karena di awal mesin jet muncul sampai beberapa dekade setelahnya, mesin turbojet beroperasi tanpa ada kipas.

Udara langsung masuk ke ruang bakar dan ditembakkan dari bagian belakang mesin untuk menghasilkan tenaga yang sangat besar. Tapi konsekuensinya adalah boros bahan bakar.

Karenanya, pada mesin jet modern yang saat ini ada menggunakan kipas dan teknologi pembakaran yang lebih panjang. Udara yang dihisap kipas (fan) di bagian depan mesin tidak langsung masuk ke ruang bakar, melainkan mengalir ke sekitar ruang bakar dan sebagiannya masuk ke ruang bakar.

Sebelumnya, terlebih dahulu udara disaring kompresor bertekanan rendah dan tinggi, shaft bertekanan rendah dan tinggi, dan turbin bertekanan rendah dan tinggi. Prinsipnya adalah semakin lambat udara yang masuk ke mesin semakin bagus dan lebih efisien.

Intinya, mesin saat ini berdiameter lebih besar dibanding diameter mesin pesawat di masa lalu. Ini memang berhasil membuat mesin jadi lebih hemat bahan bakar. Tetapi, bobotnya otomatis bertambah dan jauh lebih berat dibanding mesin di masa lalu.

Saat ini, mesin jet memiliki bobot beragam, tergantung penggunannya. Mesin CFM56-3 yang digunakan pesawat narrowbody seperti Boeing 737 dan Airbus A320, misalnya, memiliki bobot 2.000 kg atau 2 ton lebih. Mesin CFM LEAP yang menggerakkan Boeing 737 MAX dan keluarga Airbus A320neo memiliki berat 3.200-4.000 kg.

Mesin General Electric CF6-80 yang menggerakkan Boeing 747 (kecuali 747-8) berbobot antara 4.300–4.500 kg. Mesin ini digunakan oleh pesawat Airbus A330ceo, Boeing 767, Boeing VC-25 (pesawat untuk Presiden Amerika Serikat), dan Lockheed Martin C5-M Super Galaxy.

Baca juga: Dua Fungsi Tanda Spiral di Spinner Mesin Pesawat, Apa Saja?

Mesin GEnx yang menggerakkan seri Boeing 787 Dreamliner dan Boeing 747-8 memiliki berat sekitar 6.400 kg. Mesin Rolls-Royce Trent XWB yang menggerakkan pesawat Airbus A350 memiliki berat sekitar 7.500 kg.

Mesin GE90 yang menggerakkan pesawat Boeing 777 memiliki berat sekitar 8.700 kg. Mesin GE9X, yang notabene dinobatkan sebagai mesin terkuat dan terbesar di dunia, yang menggerakkan Boeing 777X memiliki berat 9.600 kg.

Apa Arti ‘ER’ Pada Pesawat dan Apa yang Membuatnya Menjadi Pesawat ‘ER’? Ini Jawabannya

Seiring waktu, varian pesawat menjadi lebih beragam. Ada pesawat Airbus A320neo (new engine option), Boeing 777-200LR (Long Range), Airbus A321XLR (Extra Long Range), Airbus A350-900ULR (Ultra Long Range), Boeing 777-300ER, dan lainnya. Khusus untuk varian ‘ER’ atau Extended Range, sebetulnya apa yang membuat sebuah pesawat berlabel ER dan apa artinya?

Baca juga: Inilah Alasan Airbus Bikin Pesawat Varian NEO “New Engine Option”

Varian pesawat ER pertama kali muncul setelah berhasil dikembangkan Boeing pada tahun 1980an. Varian ER pertama dari keluarga pesawat Boeing adalah 767, pesawat twinjet widebody menengah hingga jarak jauh.

Model aslinya adalah Boeing 767-200. Pesawat ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1982 bersama maskapai Amerika Serikat (AS), United Airlines. Tak lama setelahnya atau pada tahun 1984, varian Boeing 767-200ER muncul bersama maskapai Israel El Al.

Di tahun-tahun selanjutnya, Boeing terus membuat varian ER pada tipe pesawat pengembangan dari Boeing 767, seperti Boeing 767-300ER, Boeing 767-400ER, Boeing 747-400ER, Boeing 777-200ER, sampai Boeing Boeing 777-300ER.

Selain widebody, Boeing juga membuat varian ER pada pesawat narrowbody. Varian ER pertama pada pesawat narrowbody Boeing adalah 737-900ER. Boeing mengembangkan varian ini untuk memberi maskapai penerbangan pilihan mengoperasikan pesawat narrowbody dengan jangkauan dan kapasitas yang serupa Boeing 757.

Boeing juga mengembangkan dan meluncurkan 737-700ER pada pertengahan tahun 2000-an. Pesawat ini memiliki spesifikasi yang mirip dengan Airbus A319LR.

Pada pesawat jet regional, varian ER juga melengkapi pilihan operator. Di antaranya Embraer ERJ135 ER dan LR, 140 ER dan LR, dan 145 ER dan LR.

Dari sekian varian ER di atas, diketahui mereka bukanlah pesawat tipe baru melainkan memakai model lama namun terdapat beberapa pengembangan hingga berlabel ER.

Pengembangan tersebut berupa tangki bahan bakar tambahan dan beberapa bagian yang diperkuat agar mencapai Maximum Permissable Take Off Weight (MTOW) yang lebih tinggi dengan aman.

Baca juga: Varian Pesawat Sipil Mana yang Paling Aman di Dunia? Ini Jawabannya 

Dilansir Simple Flying, sekalipun hanya menambah tangki bahan bakar saja, turunan dari itu bisa mempengaruhi pesawat secara keseluruhan. Boeing 767-200ER, misalnya, memanfaatkan ruang kosong di bagian tengah pesawat untuk meletakkan tangki bahan bakar tambahan. Jangkauan pesawat pun meningkat menjadi 12.200 km dari sebelumnya hanya 7.200 km.

Menambah tangki bahan bakar tambahan, otomatis bobot pesawat bertambah. Terlebih dalam kondisi bahan bakar penuh (fuel tank). Karenanya, pabrikan harus memperkuat berbagai hal, seperti sayap, landing gear, badan pesawat, roda pesawat yang lebih besar, sampai wingtip dan winglet yang diperpanjang.

Vietjet Persiapkan Penerbangan Langsung Ho Chi Minh City – Brisbane, 2 Kali Seminggu

Vietjet, maskapai berbiaya murah asal Vietnam, telah mengumumkan akan meluncurkan penerbangan langsung perdana antara Vietnam dan Queensland pada bulan Juni tahun ini. Hal tersebut menyusul pengumuman dibukanya dua rute penerbangan antara Ho Chi Minh City dan Melbourne/Sydney dalam waktu satu bulan.

Baca juga: Perluas Jaringan, Vietjet Buka Rute Ho Chi Minh – Haneda Tokyo Mulai 26 April

Vietjet akan mengoperasikan layanan penerbangan antara Bandara Ho Chi Minh City (SGN) dan Brisbane (BNE) sebanyak dua kali seminggu setiap hari Senin dan Jumat mulai 16 Juni 2023. Penerbangan dari Ho Chi Minh City akan berangkat pada pukul 10.05 (waktu setempat) dan tiba di Brisbane pada pukul 21.10 (waktu setempat), sementara penerbangan kembali akan berangkat pada pukul 23.10 (waktu setempat) dan tiba pada pukul 04.50 keesokan harinya (waktu setempat).

Untuk menyambut peluncuran rute baru ini, mulai saat ini hingga 22 Maret 2023, seluruh tiket Eco Vietjet untuk penerbangan antara Vietnam dan Australia (Brisbane, Melbourne, dan Sydney) akan tersedia dengan harga mulai dari US$0 melalui situs vietjetair.com dan aplikasi Vietjet Air.

Selain itu, wisatawan yang terbang menggunakan Vietjet dari seluruh Vietnam menuju dan dari Australia dapat menikmati penerbangan transfer domestik menuju dan dari Ho Chi Minh City secara bebas biaya. Program diskon 50% untuk kelas tiket SkyBoss Business dan SkyBoss di semua rute ini akan berlangsung hingga 8 Juni.

Dengan jaringan penerbangan yang mencakup sekitar 450 penerbangan setiap harinya di 160 rute di seluruh Vietnam dan menghubungkan Vietnam dengan berbagai destinasi di Asia Pasifik, Vietjet berencana mengoperasikan armada pesawat Airbus A330-300 pada seluruh rute baru menuju Sydney, Melbourne, dan Brisbane dengan konfigurasi 12 kursi SkyBoss Business, serta 365 kursi di kelas SkyBoss, Deluxe, dan Eco.

Baca juga: Sepanjang 2022, Vietjet Bukukan Laba Hampir US$38,7 Juta, LCC Sukses Pasca Pandemi

Vietjet juga baru-baru ini membuka penjualan tiket untuk dua penerbangan langsung dari Ho Chi Minh City ke Melbourne dan Sydney (sebanyak tiga penerbangan per minggu). Penerbangan antara Ho Chi Minh City dan Bandara Tullamarine Melbourne direncanakan beroperasi mulai 8 April 2023, sementara penerbangan antara Ho Chi Minh City dan Sydney pada 12 April 2023.

Sebagai informasi, Vietjet mengoperasikan dua penerbangan di Indonesia untuk rute pulang-pergi harian antara Bali dan Ho Chi Minh City dan satu penerbangan pulang-pergi harian antara Bali dan Hanoi.