Singapore Duck Tour, Wisata Amfibi dengan Rantis eks Perang Vietnam

Bisa menumpangi kendaraan amfibi laksana pasukan Marinir boleh jadi adalah obsesi bagi banyak wisatawan, namun sayangnya di Indonesia, setidaknya sampai saat ini belum ada pengelola wahana wisata yang menyajikan layanan tersebut. Meski toh harus ke luar negeri, sebenarnya merasakan sensasi naik rantis (kendaraan taktis) milik Marinir bisa Anda rasakan di Singapura.

Baca juga: Cavenagh Bridge, Jembatan Tertua di Singapura. Indonesia Punya Lebih Tua, Lho!

Captain Explorer DUKW Tour telah menjadi salah satu daya tarik wisata di Negeri Pulau tersebut. Dengan menumpangi rantis amfibi eks Perang Vietnam, selama kurang lebih satu jam Anda akan diajak berkeliling mengutari kawasan Marina, tentu saja lengkap dengan ‘suguhan’ mengarung di sekitaran Marina Bay yang megah dan berlanjut melaju bak bus di jalanan kawasan Raffles serta bangunan bersejarah di sekitarnya.

Singapore Duck Tour atau Captain Explorer DUKW memiliki empat roda dengan bentuk seperti perahu. Bentuk seperti perahu yang memudahkannya untuk bergerak saat masuk ke sungai daerah Marina dan mampu mengangkut penumpang kurang lebih 20-an penumpang dalam sekali jalan. Apa sih yang dimaksudnya dengan DUKW? Persisnya kode “D” menyiratkan kendaraan amfibi ini dirancang pada tahun 1942, “U” menandakkan sifat kendaran yang serbaguna (utility), “K” menginformasikan bahwa kendaraan ini mengandalkan all wheel drive, dan “W” artinya dual tandem rear axles. Saat melaju di atas air, kendaraan ini mengandalkan bilah propeller seperti lazimnya kapal penumpang.

Perjalanan Duck Tour dimulai dari Suntec City Mall dengan berkeliling sungai melihat panorama patung Merlion dan Esplanade, Marina Bay, kemudian disuguhkan pemandangan khas kota Singapura yang menakjubkan. Selanjutnya Duck Tour akan membawa para pelancong ke darat dengan melewati Singapore Flyer dan Esplanade serta yang terakhir mengelilingi Civic Distric di Singapura untuk menikmati bangunan bersejarah.

Duck Tour saat berada di air mengeliling Merlion dan Marina Bay (DUCK & HiPPO)

Lama perjalanan Duck Tour ini kurang lebih satu jam dengan tiket untuk sekali naik saja, berbeda dengan Hippo Bus yang tiketnya berlaku 24 jam dan tidak bisa nyemplung ke air. Untuk tiketnya dewasa S$33,90 dan anak diatas 2 tahun S$22,90 serta anak usia 1-2 tahun S$1,90, harga ini untuk hari Senin sampai dengan Minggu. Bagi Anda yang berminat, jauh-jauh hari sebelum tiba di Singapura Anda bisa membeli tiketnya via layanan online. Titik pemberangkatan Duck Tour dari area parkir di Singapore Flyer.

Baca juga : Ini Dia! Beberapa Rambu Lalu Lintas Yang Aneh di Singapura

Dengan bandrol tiket yang relatif terjangkau, menjajal Duck Tour di Singapura cukup direkomendasikan, terlebih di Indonesia belum ada wahana wisata yang menyajikan layanan sejenis itu. Interval jadwal perjalanan Duck Tour juga dibuat cukup rapat, dimulai dari pukul 10.00 sampai 18.00, setiap jamnya akan selalu ada jadwal pemberangkatan dari Singapore Flyer. Sebagai prosedur keselamatan, sebelum naik ke DUKW, para calon penumpang diwajibkan melihat video keselamatan, terutama cara mengenakan pelampung bila terjadi kondisi darurat di air.

DUKW merupakan kendaraan yang ditawarkan untuk melintasi kawasan sungai dan danau, kendaraan amfibi jenis ini juga pernah digunakan untuk menolong korban banjir di Florida.

Langkah-Langkah Ini Akan Mudahkan Proses Evakuasi Saat Kapal Mengalami Kecelakaan!

Tentu Anda semua pernah menonton film Titanic, bukan? Ya, film yang sangat melegenda ini diangkat dari kisah nyata dimana Royal Mail Ship (RMS) Titanic menabrak gunung es dan tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 dalam pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke New York City. Dalam tragedi yang tecantum sebagai yang paling mematikan di dalam sejarah kemaritiman ini, sebanyak 1.514 penumpangnya meninggal dunia.

Baca Juga: 10 Poin Penting Sistem Keselamatan di Bus

Nah, semisal Anda berada dalam skenario kecelakaan kapal seperti yang dialami oleh Titanic seratus tahun silam, ada beberapa cara yang harus diperhatikan agar nyawa Anda tetap terselamatkan. Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, pertama yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan sekitar. Semisal situasinya tidak memungkinkan Anda untuk bertahan di dalam kapal, terjunlah ke dalam air.

Tapi jangan asal lompat ya, Anda harus memastikan beberapa hal sebelum lompat, seperti ketinggian tempat Anda lompat ke permukaan air, life jacket yang sudah terpasang di tubuh Anda, dan keberadaan sekoci yang dapat Anda tumpangi. Pastikan pula Anda telah mengenakan life jacket secara benar, karena pemakaian yang salah dapat menyebabkan leher Anda patah!

Laman sielearning.tafensw.edu.au menyebutkan, upayakan lengan tetap berada di samping ketika Anda terjun meninggalkan kapal. Jangan lupa untuk menutup hidung dan mulut Anda ketika terjun, karena dikhawatirkan hentakan tubuh ke air yang keras akan mempengaruhi volume air yang masuk ke dalam tubuh Anda melalui hidung dan mulut.

Anda juga disarankan untuk terjun dengan posisi kaki terlebih dahulu. Semisal Anda terjun dengan posisi kepala terlebih dahulu, dikhawatirkan ada benda keras yang tertutup oleh buih air laut dan itu akan menghantam kepala Anda yang bisa saja membuat Anda kehilangan kesadaran dan membuat suasana semakin buruk!

Bagi Anda yang takut akan ketinggian, ada tips khusus yang akan memudahkan Anda untuk melompat. Jangan melihat ke arah bawah dan tetap fokuskan pandangan Anda lurus sejajar arah kepala (melihat ke arah depan), dengan begitu akan sedikit mengurangi rasa takut Anda akan ketinggian.

Baca Juga: Bila Tak Cermat, Airbag Justru Bisa Membayakan Anda

Lalu sesampainya di laut, apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja upayakan untuk mencari sekoci pertolongan atau benda mengambang lain yang dapat membantu Anda bertahan. Jangan lupa untuk dekatkan diri dengan korban lain, karena itu akan memudahkan regu evakuasi untuk menyadari posisi Anda.

Ketika sudah berada di perahu penyelamat, upayakan untuk meminta baju hangat agar Anda terhindar dari ancaman hipotermia.

Inilah Serangkaian Faktor yang Menjadi Penyebab Tabrakan kapal di Laut

Dua Kapal Motor Penumpang (KMP) terlibat dalam sebuah kecelakaan di Selat Sunda, Senin (22/4/2019) kemarin. Adalah KMP Windu Karsa Dwitya dan KMP Virgo 18 yang mengalami tabrakan sekira pukul 16.00 WIB. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan yang terjadi antara satu hingga 1,5 mil dari dermaga I Pelabuhan Merak ini memakan dua korban – mualim I bernama Endang Roch Basuki dan satu lagi merupakan seorang penumpang.

Baca Juga: Langkah-Langkah Ini Akan Mudahkan Proses Evakuasi Saat Kapal Mengalami Kecelakaan!

Malang, Basarnas hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap Endang karena disinyalir korban tidak bisa berenang. Sedangkan penumpang yang juga jadi korban dalam insiden tabrakan ini segera langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna menerima pertolongan pertama.

Nah, berkaca pada insiden di atas, tentu sebagian dari Anda akan bertanya-tanya, mengapa bisa sampai kejadian ini terjadi. KabarPenumpang.com mengutip dari berbagai laman sumber, sejumlah ahli perkapalan menyuarakan pandangan mereka tentang apa-apa saja yang bisa menjadi penyebab kecelakaan di sektor perairan.

Kondisi Cuaca
Tidak bisa dipungkiri, ini menjadi momok yang kerap muncul sebagai penyebab dari suatu kecelakaan di berbagai sektor moda transportasi – tidak terkecuali moda laut. Hempasan ombak dan gelombang tinggi menjadi dua faktor yang kerap menghambat perjalanan moda laut – sampai-sampai membuat celaka.

Kondisi Kapal
Layaknya semua moda, kapal juga harus mendapatkan sertifikasi laik jalan sebelum berlayar. Sebut saja kondisi mesin, kondisi lambung kapal, hingga sistem navigasinya harus berada dalam kondisi prima agar setidaknya dapat menjamin keselamatan suatu pelayaran.

Skill Nakhoda
Ini bisa berbuntut pada generalisasi human error, dimana sebagai pemegang kendali terhadap suatu kapal, tentu saja seorang nakhoda harus piawai betul dalam mengemudikan kapal yang ia bawa. Salah-salah, yang ada kapalnya malah bisa karam!

Baca Juga: Kenapa Kapal Pesiar Bisa Tahan Terjangan Badai? Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana!

Pengelolaan Lalu Lintas Laut
Menurut Dr. Eng Trika Pitana, ST, M.Sc, seorang pakar transportasi laut dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), kecelakaan kapal bisa saja karena pengelolaan lalu lintas laut yang kurang tepat sasaran. Jalur lintasan yang terlalu padat merupakan salah satu turunan dari penyebab kecelakaan kapal di laut.

Equipment Error
Sebenarnya ini merupakan turunan dari poin kedua, namun lebih rinci. Ya, piranti komunikasi yang terpasang di kapal harus benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya. Ini dimaksudkan agar komunikasi bridge to bridge tetap berjalan lancar – alih-alih menimbulkan kesalahpahaman karena piranti komunikasi yang tidak berfungsi secara optimal.

 

Wajib Tahu, Ini 10 Bahasa Rahasia Pilot

Pilot memiliki kode-kode tersendiri dalam menyikapi sesuatu. Saat terjadi pembajakan pesawat, misalnya, hal pertama yang dilakukan pilot adalah menekan kode squawk atau identifikasi empat digit yang dikirim pilot dengan kode 7500 pada transponder yang akan memperingatkan Air Traffic Control (ATC).

Baca juga: Saat Terjadi Pembajakan, Inilah Sinyal Rahasia Yang Dapat Dikirimkan Oleh Pilot

Selain, kode squawk, pilot juga memiliki kode-kode lain dalam bentuk bahasa yang sepertinya hanya kalangan mereka saja yang mengerti. Tercatat, setidaknya ada 10 bahasa rahasia pilot yang sering dijumpai. Apa saja? Dilansir time.com, berikut ulasannya.

1. “Let’s kick the tires and light the fires”

Kalimat ini pertama kali tercetus dari lisan Harry Connick Jr. di momen Independence Day. Menurut, Mark Baker, seorang pilot pesawat komersial berusia 35 tahun sekaligus presiden Aircraft Owners and Pilots Association (AOPA) saat ini, frasa atau bahasa rahasia tersebut menandakan bahwa sebuah pesawat hampir siap lepas landas.

2. “Deadhead crew”

Istilah deadhead crew mungkin terdengar nyeleneh. Tetapi, faktanya tidak seburuk itu. Deadhead crew maksudnya adalah kru pesawat yang tidak bertugas tetapi ikut dalam penerbangan komersial sebagai penumpang. Biasanya, deadhead crew hendak kembali ke homebase atau pangkalan kru maskapai tersebut.

3. “There’s a pilot in the jumpseat”

Deadhead crew biasanya diusahakan sedemikian rupa agar bisa ikut dalam penerbangan. Jika kabin penumpang penuh, maka, maskapai akan menyiapkan kursi lipat tambahan di kokpit yang dikenal sebagai jumpseat. Jumpseat biasanya disediakan untuk inspektur FAA atau untuk deadhead crew.

4. “It’s 17:00 Zulu time”

Karena pilot dapat melewati beberapa zona waktu dalam satu perjalanan dan harus berkomunikasi dengan ATC dari seluruh dunia, pilot mengacu pada “waktu Zulu,” atau Greenwich Mean Time (GMT), zona waktu universal di aviasi.

5. “George is flying the plane now”

“George is flying the plane now” atau yang dalam bahasa Indonesia berarti “George sedang menerbangkan pesawat saat ini” adalah istilah rahasia pilot untuk sistem autopilot yang sedang bekerja. Biasanya, pilot mengaktifkan sistem autopilot saat di ketinggian 30-37 ribu kaki.

6. “We’re flying through an air pocket”

Frasa tersebut dipakai pilot untuk menginformasikan ke kru kabin akan adanya turbulensi di depan. Air pocket atau kantung udara dianggap lebih halus untuk memperingatkan adanya bahaya tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi penumpang.

7. “Pilot English”

Pilot sering mengungkapkan “Pilot English” untuk menghindari miskomunikasi melalui transmisi radio. Dengan begitu, “Tree” for misalnya, itu berarti tiga, “fife” berarti lima, dan “niner” berarti sembilan. Ini dilakukan untuk menghindari kebingungan antara nomor yang terdengar serupa dengan kata lain.

8. “Pass the crew juice”

Setelah perjalanan panjang, kru perlu bersantai sambil menyesuaikan diri dengan zona waktu yang sepenuhnya berbeda. Karenanya, mereka perlu “jus” atau koktail atau minuman beralkohol yang tersisa dalam penerbangan. Tentu ini relatif, tergantung maskapainya. Beberapa maskapai tidak menjual minuman beralkohol dalam penerbangan.

Baca juga: Rahasia di Bandara yang Tak Semua Diketahui Penumpang

9. “Pan-Pan”

“Pan-Pan” maksudnya adalah sinyal darurat dari pilot. Mungkin tak jauh berbeda dengan “Mayday” yang juga biasa dikumandangkan pilot saat terjadi keadaan darurat.

10. “There are 155 souls on board”

“Jiwa” di sini maksudnya mengacu pada setiap orang yang ada di pesawat, mulai dari pilot, pramugari, penumpang, dan lainnya jika ada.

Saat Terjadi Pembajakan, Inilah Sinyal Rahasia Yang Dapat Dikirimkan oleh Pilot

Pilot dan kopilot tak pelak menjadi orang yang paling penting di dalam pesawat, dan karena peran penting keduanya, maka sasaran utama jika terjadi pembajakan adalah area di kokpit. Melihat tren yang ada, terutama belajar dari insiden 9/11 di New York, pihak Federal Aviation Administration (FAA) lantas memberi standar pengamanan ekstra pada kokpit, salah satunya dengan pintu yang diperkuat dengan material tahan peluru dan pemberlakukan sistem kunci yang kendalinya dapat diatur dari dalam kokpit.

Baca juga: Pembajakan Pesawat Terlama, 39 Hari Kelam Penumpang El Al Flight 426

Baik bila pembajak sudah mampu merangseng ke dalam kokpit atau belum, saat informasi bahaya datang, maka prosedur penanganan darurat sudah wajib disampaikan pilot kepada petugas Air Traffic Controller (ATC). Ada sejumlah kode rahasia yang dapat digunakan pilot untuk mengabarkan kondisi pembajakan. Diantaranya saat pesawat melakukan pendaratan, pilot bisa menggunakana ‘bahasa’ isyarat lewat sayap. Seperti pilot dapat memanfaatkan ayunan  flap yang digunakan untuk pengereman pesawat sebagai kode kepada petugas ATC atau keamanan bandara.

Dengan begitu pihak otoritas bandara dapat melakukan tindakan yang diperlukan sebagai langkah respon lanjutan. Umumnya para pembajak akan memaksa pilot untuk membuka pinti kokpit dengan ancaman nyawa kepada awak kabin dan penumpang.

Tapi dalam kondisi super darurat, bila pilot wajib mempertahankan kendali pesawat, maka pintu kokpit masih cukup kuat dengan proteksi moda penguncian dari dalam. Menurut kantor berita BBC ada tiga moda untuk pengaturan kunci pada pintu kokpit. Yang pertama adala normal, artinya pintu dapat diakses oleh awak kabin yang memang sudah mengetahui password. Kemudian ada pilihan akses ‘unlocked’ dan ‘locked,’ perbedaan diantara keduanya adalah prosedur untuk mendapatkan kemudahannya.

‘Unlocked’ digunakan saat seorang pilot ingin keluar sebentar dan perlu masuk lagi, sementara ‘locked’ adalah saat pilot mengganti kode password dan tetap seperti itu selama lima menit, dan mencegah siapa pun untuk mengetahui kode tersebut.

Lain dari itu masih ada metode squawking, yakni kode identifikasi empat digit yang dimasukkan oleh pilot ke dalam transponder untuk setiap kali melakukan penerbangan. Squawk membantu pusat kendali lalu lintas udara mengenali masing-masing pesawat. Ada beberapa kode yang bisa digunakan untuk melaporkan keadaan darurat. Untuk pembajakan, pilot bisa menggunakan kode 7500. Untuk masalah komunikasi, pilot menggunakan kode 7600, sementara untuk keadaan darurat lainnya, pilot bisa memasukkan kode 7700 ke transponder.

Baca juga: Neerja Bhanot – Mengenang Tameng Hidup Tragedi Pan Am Penerbangan 73

Transponder adalah sebuah pemancar radio di dalam kokpit yang terkoneksi dengan radar darat. Ketika transponder menerima sinyal dari radar sekunder darat yang lebih canggih, alat itu mengirim kode squawk yang berisi posisi pesawat, ketinggian dan tanda panggilannya. Secara konsisten, transponder menerima ping dari radar, sehingga pusat kendali lalu lintas bisa mengetahui kecepatan dan arah pesawat.

Mulai Agustus, Garuda Indonesia Perluas Jaringan Rute Umrah dari 5 Kota Besar

Garuda Indonesia mengoptimalkan pangsa pasar Umrah sebagai salah satu fokus dalam upaya transformasi dan akselerasi kinerja Perusahaan selaras dengan peningkatan jumlah armada yang beroperasi di tahun ini. Komitmen tersebut yang salah satunya dioptimalkan melalui pengoperasian layanan penerbangan langsung dari 5 (lima) kota besar Indonesia menuju tanah suci, yakni Yogyakarta, Makassar, Surabaya, Banda Aceh, dan Kertajati untuk menuju Jeddah dan Madinah. Adapun pengoperasian layanan penerbangan dari 5 kota ini akan dioperasikan secara bertahap pada bulan Agustus hingga September mendatang.

Baca juga: Arab Saudi Beri Penumpang Flynas dan Saudia Visa Transit 4 Hari, Bisa Umrah Gratis

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan bahwa perluasan layanan penerbangan langsung ke Tanah Suci dari berbagai kota besar di Indonesia ini merupakan upaya Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk menjembatani kebutuhan layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat guna menjalankan perjalanan ibadahnya, terlebih mengingat Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.

“Perluasan rute penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah dari 5 kota di tahun 2023 ini menjadi refleksi optimisme Garuda terhadap peluang layanan penerbangan Umrah yang tumbuh signifikan khususnya di tengah animo masyarakat untuk segera berangkat menuju Tanah Suci pada fase endemi saat ini.”, jelas Irfan.

“Tersedianya layanan penerbangan dari beberapa kota strategis ini, diharapkan tidak hanya dapat memberikan nilai tambah bagi para calon jemaah terutama dari aspek waktu yang tentunya lebih efisien karena dapat terbang langsung menuju Tanah Suci tanpa harus transit di Jakarta, namun juga kedepannya dapat turut berkontribusi untuk mendukung penguatan ekosistem layanan haji dan umrah di Indonesia.” tambah Irfan.

Adapun pengoperasian layanan penerbangan ke Tanah Suci ini akan dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari pengoperasian penerbangan Banda Aceh – Jeddah pp pada tanggal 3 Agustus dan akan beroperasi sebanyak 1x/2 minggu, dilanjutkan dengan pengoperasian penerbangan Kertajati-Jeddah pp pada 6 Agustus 2023 dan akan beroperasi sebanyak 1x/minggu; rute Makassar – Jeddah pp 8 Agustus 2023 dan akan beroperasi sebanyak 2x/minggu, penerbangan Yogyakarta – Jeddah pp mulai 12 Agustus yang akan dilayani sebanyak 1x/minggu, penerbangan Banda Aceh – Madinah pp mulai 14 Agustus yang akan dilayani sebanyak 1x/2 mingg serta, rute Surabaya-Jeddah pp via Banda Aceh akan beroperasi sebanyak 2x/minggu mulai September mendatang.

Baca juga: Garuda Indonesia Luncurkan Paket Umrah 4 Hari Rp 24 Jutaan

Irfan menambahkan, “Selain melalui pengoperasian layanan penerbangan ke Tanah Suci melalui 5 kota besar ini, optimalisasi jaringan penerbangan menuju Timur Tengah pada tahun ini juga kami laksanakan melalui penambahan frekuensi penerbangan pada rute Jakarta – Jeddah pp menjadi sebanyak 16x/minggu dan Jakarta-Madinah sebanyak 7x/minggu yang mulai dilaksanakan mulai Agustus mendatang.

Melalui berbagai upaya optimalisasi layanan penerbangan ke Tanah Suci ini, pada bulan September mendatang Garuda Indonesia akan melayani 29 penerbangan untuk menuju ke Tanah Suci dimana jumlah ini meningkat sekitar 70% dibandingkan dengan layanan penerbangan Umrah yang sebelumnya dilayani 17 kali setiap minggunya dari Jakarta ”

Roda Pendarat di Bawah Hidung Pesawat Ditarik Kedepan, Ada Kaitan depan Aspek Keamanan

Sudah barang tentu pesawat mengandalkan landing gear untuk lepas landas dan mendarat. Landing gear terdiri dari roda yang terhubung ke sistem seperti engsel dan terdapat di bawah hidung dan di sekitar sayap. Dan bicara tentang roda pesawat, pada pesawat jet dapat ditarik ke fuselage. Sebelum mendarat, pilot akan menurunkan landing gear pesawat. Sebaliknya, setelah lepas landas, mereka akan menaikkan roda pendaratan pesawat.

Baca juga: Apa yang Dilakukan Pilot Jika Landing Gear Rusak?

Namun, jika Anda pernah melihat roda pendaratan pesawat, maka akan melihat roda hidung pesawat (landing nose wheel) ditarik ke depan. Ada lusinan pengaturan berbeda untuk roda pendaratan. Meskipun demikian, roda pendaratan hidung sering ditarik ke depan, sedangkan roda pendaratan belakang di sekitar sayap sering ditarik ke belakang. Lantas yang jadi pertanyaan, mengapa roda pendaratan hidung ditarik ke depan?

Roda pendaratan di bawah hidung biasanya memiliki berat kurang dari roda pendaratan belakang. Oleh karena itu, roda pendaratan hidung lebih ringan dari roda pendaratan belakang. Karena bobotnya jauh lebih ringan, roda pendaratan hidung mungkin gagal ditarik ke belakang, yang mana roda akan terkena angin. Pesawat komersial dapat terbang dengan kecepatan hingga 600 mil per jam. Saat angin menerpa roda pendaratan, hal itu dapat mencegahnya menarik kembali dengan benar — dengan asumsi itu memiliki desain yang menarik ke belakang.

Dikutip dari monroeaerospace.com, disebut bahwa menggunakan roda pendarat yang menarik ke depan di bawah hidung dapat memecahkan masalah di atas. Angin tidak akan menciptakan perlawanan. Sebaliknya, desain retraksi ke depan berarti angin akan membantu menurunkan roda pendaratan.

Dengan desain retraksi ke depan, roda pendarat hidung tidak bergantung pada tekanan hidrolik. Baik roda pendaratan depan dan belakang menggunakan tekanan hidrolik untuk ditarik kembali. Mereka terhubung ke sistem seperti engsel yang ditenagai oleh gas atau udara bertekanan. Namun, sistem hidrolik seperti ini bisa gagal. Bahkan jika roda pendarat hidung kehilangan tekanan hidrolik, pilot dapat menurunkannya jika dilengkapi dengan desain retraksi ke depan.

Roda pendarat yang ditarik ke depan memanfaatkan gravitasi, serta angin, untuk membantu penarikan. Jika ada masalah dengan sistem hidrolik, pilot dapat menurunkan landing gear secara manual. Angin pada dasarnya akan memaksa roda pendaratan yang macet untuk ditarik kembali.

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Retractable Landing Gear? Berikut Ulasannya

Kesimpulannya, roda pendaratan pada hidung biasanya akan ditarik ke depan, sedangkan roda pendaratan belakang di sekitar sayap akan ditarik ke belakang. Roda pendarat hidung menggunakan desain retraksi ke depan karena beratnya kurang dari roda pendarat belakang, dan karena berfungsi sebagai pengaman kegagalan jika terjadi kehilangan tekanan hidrolik pada pesawat.

Bandara Agatti – Eksotisme “Bandara Apung” di Tengah Hamparan Biru Samudra Hindia

Berada di Samudra Hindia, terdapat sebuah bandara yang bisa disebut unik dan indah, lantaran bandara ini seolah terapung di tengah hamparan laut biru. Yang dimaksud adalah Bandara Agatti, sebuah bandara dibawah pengelolaan India. Bandara ini terletak di Pulau Agatti, yang merupakan bagian dari Kepulauan Lakshadweep.

Baca juga: 10 Bandara Ini Punya Landasan Paling Ekstrim

Kepulauan Lakshadweep adalah sebuah kelompok kepulauan yang terletak di lepas pantai barat daya India, di Samudra Hindia. Kepulauan ini berjarak sekitar 200 hingga 440 kilometer dari pantai negara bagian Kerala di India. Pulau Agatti adalah salah satu pulau terbesar di Kepulauan Lakshadweep dan memiliki Bandara Agatti sebagai gerbang utama akses ke wilayah eksotis tersebut.

Bandara Agatti memiliki beberapa fitur yang unik dan menarik. Berikut adalah beberapa hal yang membuat Bandara Agatti menjadi bandara yang unik:

1. Lokasi di Pulau Terpencil
Bandara Agatti terletak di Pulau Agatti yang terpencil dan indah. Pulau ini adalah salah satu dari sedikit pulau-pulau di Kepulauan Lakshadweep yang memiliki bandara. Keunikan ini menciptakan pemandangan yang menakjubkan dari bandara, dengan pemandangan pantai berpasir putih dan air laut yang jernih.

2. Landas Pacu di ‘Atas Air’
Salah satu fitur paling mencolok dari Agatti Airport adalah bahwa landasan pacunya sebagian besar berada di atas air. Landasan pacu sepanjang 1.036 meter yang berbentuk terusan panjang membentang dari Pulau Agatti hingga ke pulau-pulau terdekat yang saling terhubung. Ini memberikan kesan Agatti sebagai bandara apung yang menarik dan unik.

Ukuran tersebut menjadikannya landas pacu yang relatif pendek, namun masih dapat didarati pesawat sekelas ATR-72. Sesuai dengan karakteristik bandara yang terletak di pulau yang memiliki keterbatasan ruang.

3. Pusat Transportasi
Bandara Agatti adalah pintu gerbang utama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Kepulauan Lakshadweep. Ini adalah pintu masuk utama untuk mencapai pulau-pulau ini dari daratan India. Karena penerbangan komersial terbatas, bandara ini menjadi pusat transportasi penting untuk pulau-pulau indah ini.

4. Konservasi dan Keamanan
Kepulauan Lakshadweep dijaga ketat oleh pemerintah India untuk melindungi ekosistemnya yang unik dan kaya. Karena itu, perjalanan ke Kepulauan Lakshadweep memerlukan izin khusus dari pemerintah India. Bandara Agatti berperan dalam memastikan bahwa aturan dan kebijakan ini ditegakkan untuk menjaga lingkungan pulau tetap terjaga dengan baik.

5. Pemandangan Indah dari Udara
Bagi penumpang yang tiba atau berangkat dari Bandara Agatti, penerbangan ini menawarkan pemandangan spektakuler dari atas air dan pulau-pulau eksotis. Pemandangan panoramik ini membuat pengalaman penerbangan menjadi unik dan tak terlupakan.

Per September 2021, penerbangan ke Bandara Agatti Airport dilayani oleh maskapai penerbangan regional yang mengoperasikan penerbangan dari daratan India. Karena pulau-pulau Kepulauan Lakshadweep terletak secara terpencil, jumlah penerbangan komersial yang beroperasi ke Agatti Airport terbatas. Air India, Air India Express, dan Alliance Air, adalah beberapa maskapai yang pada saat itu melayani penerbangan ke Agatti.

Baca juga: Bantu Relaksasi Para Pelancong, Bandara Helsinki Tawarkan Pengalaman Hutan yang Unik

Keunikan Bandara Agatti tidak hanya terletak pada fasilitas fisiknya tetapi juga pada pengalaman dan suasana yang ditawarkannya. Ini adalah bandara yang istimewa bagi mereka yang ingin menjelajahi keindahan alam dan pesona Kepulauan Lakshadweep, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.

Transoceánica – Bus dengan Rute Terjauh di Dunia, Tempuh Jarak 6.195 Km!

Kilas balik ke tahun 1968, rute bus terjauh dipegang oleh “Albert” yang menawarkan perajalan spektakuler dari Sydney (Australia) ke London (Inggris) menggunakan double decker sejauh 16.000 km yang memakan waktu 132 hari dengan melintasi 14 negara. Tapi itu dulu, untuk saat ini, rute bus terjauh dipegang oleh Transoceánica.

Baca juga: Sydney-London, Rute Bus Terpanjang di Dunia! Perjalanan Butuh 132 Hari

Transoceánica persisnya beroperasi di Peru, Amerika Latin. Perjalanan Transoceánica ini dibuka pada tahun 2016 yang menghubungkan pesisir Atlantik dan pesisir Pasifik dengan jarak 3.850 mil atau 6.195 km. Konkritnya Transoceánica melayani rute dari Rio de Janeiro di Brasil sampai ke ibu kota Peru, Lima.

Perkiraan waktu tempuh perjalannya pun cukup lama ,yakni sekitar 102 jam, yang setara dengan lebih dari empat hari. Rute bus Transoceánica ini dioperasikan oleh perusahaan Ormeño dan masuk dalam Guinness Book of World Record karena menjadi rute perjalanan darat terjauh.

Transoceánica tidak hanya menghubungkan dua samudra, tetapi juga dua pemandangan paling penting di Amerika Selatan. Ini termasuk Cristo di Rio dan Machu Picchu di Cusco dekat dengan Lima.

Dalam perjalanan ini ada empat pengemudi melakukan perjalanan pertama, tetapi di masa depan hanya dua pengemudi yang akan menjalankannya. Salah satunya memiliki kemungkinan untuk beristirahat ke kabin tidur saat tidak berada di belakang kemudi.

Secara keseluruhan, bus ini dilengkapi dengan 44 kursi dan 12 kursi tidur. Sampai sekarang, ada dua perhentian singkat per hari. Untuk diketahui, Amerika Latin bangga dengan Transoceánica baru, meskipun sudah ada beberapa masalah yang terbukti.

Baca juga: Sejarah ALS, Perusahaan Otobus dengan Trayek Terjauh Lintas Jawa-Sumatera

Awalnya, rute bus ini seharusnya menciptakan banyak lapangan kerja baru, tetapi cuaca ekstrem merusak jalan baru. Namun demikian, para pelancong senang dengan opsi perjalanan baru. Sambungan kereta api tidak mencakup rute dan bus lebih murah daripada mobil atau pesawat. Lagi pula, perjalanan empat hari dari Peru ke Brasil hanya menghabiskan biaya sekitar US$200.

Arajet Luncurkan Rute Boeing 737 Max Terpanjang Keempat di Dunia, 5.735 Km Non-stop

Arajet, maskapai berbiaya murah asal Republik Dominika di Amerika Latin, telah mengumumkan rute internasional baru dari hubnya di Bandara Internasional Santo Domingo Las Américas (SDQ). Mulai 29 Oktober 2023, Arajet akan terbang ke Santiago de Chile Arturo Merino Benítez International (SCL). Rute tersebut akan menempuh jarak 3.564 mil (5.736 kilometer). Yang unik, rute itu akan menjadikan sebagai lima teratas penerbangan non-stop terpanjang dengan pesawat narrowbody Boeing 737 Max 8.

Baca juga: 10 Maskapai dan Rute Narrowbody Jarak Jauh Terbesar di Dunia, Ada Maskapai Indonesia?

Pada hari Kamis lalu, Arajet mengumumkan di media sosial akan meluncurkan penerbangan ke Santiago de Chile akhir tahun ini. Ini akan menjadi tujuan ke -19 maskapai dan negara ke -14 di Amerika.

Arajet ingin meningkatkan konektivitas internasionalnya setelah tahun operasi pertama yang sukses yang membuat perusahaan meluncurkan penerbangan di seluruh wilayah dengan lima pesawat Boeing 737 Max 8. Perusahaan mengharapkan untuk menerima hingga lima jetliner tambahan di sisa tahun 2023, yang akan digunakan untuk memicu ekspansi.

Dengan menggunakan keluarga Boeing 737 Max, memungkinkan Arajet dan banyak maskapai dengan endurance lama dengan jarak jangkau di atas rata-rata pesawat jet regional. Menurut situs web Boeing, Max 8 memiliki jangkauan 4.027 mil (6.480 kilometer atau 3.500 mil laut). Max 7 diatur untuk memiliki rentang lebih pada 4.372 mil (7.040 kilometer atau 3.800 mil laut).

Menurut data dari Cirium, penerbangan non-stop terpanjang di atas boeing 737 max saat ini dioperasikan oleh Gol Linhas aéreas antara Brasilia (BSB) dan Orlando (MCO). Rute ini panjangnya 3.778 mil (6.080 km), dan memiliki delapan penerbangan mingguan.

Rute max 8 non-stop kedua terpanjang dioperasikan oleh Virgin Australia International, terbang antara Cairns (CNS) dan Tokyo Haneda 3.627 mil (5.837 km). Yang ketiga adalah Gol lagi; yang melayani penerbangan antara Brasilia dan Miami (MIA) dengan panjang rute 3.598 mil (5.790 km).

Baca juga: Jadi Narrowbody Terjauh di KTT G20, Berikut Fitur Canggih Pesawat Airbus A321 PM Inggris

Layanan Santo Domingo-Santiago de Chile oleh Arajet akan menjadi yang terpanjang keempat untuk Boeing 737 Max series di 3.564 mil (5.735 km). Menurut Air Miles Calculator, penerbangan ini dapat memakan waktu rata -rata, tujuh jam dan 14 menit.