Oleg Konstantinovich Antonov – Sosok Legendaris di Balik Nama Besar “The Mammoth” An-225

Siapa sih yang tidak tahu dengan pesawat terbesar saat ini, Antonov An-225 Mriya? Pesawat kargo dengan enam mesin jet yang mampu mengangkut muatan hingga 250 ton. Adapun nama dari perusahaan ini diambil dari nama sang founder, Oleg Konstantinovich Antonov. Ia sendiri secara pribadi bertanggung jawab untuk merancang sejumlah pesawat Soviet yang sangat sukses (seperti Antonov An-12) dan pesawat layang untuk keperluan sipil dan militer.

Baca juga: Antonov An-124 Terasa ‘Istimewa’ di Yogyakarta, Tapi Sudah ‘Biasa’ di Makassar

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Oleg Konstantinovich Antonov lahir di Troitsy (sekarang menjadi Podolsky District) pada 7 Februari 1906. Di usianya yang baru menginjak enam tahun, ia sudah harus berpindah menuju Saratov. Sejak kecil, Antonov sudah memiliki ketertarikan yang sangat besar terhadap dunia aviasi.

Lalu di usianya yang ke-17 tahun, Antonov mendirikan Amateur Aviation Club, sebelum akhirnya bergabung bersama Organization of Friends of the Air Force. Singkat cerita, Antonov merakit OKA-1 “Pigeon”, sebuah glider yang mengantarkannya untuk memenangkan peringkat pertama pada sebuah kompetisi yang diadakan di Moskow.

Pada tahun 1930, Antonov berhasil menyelesaikan pendidikannya di Kalinin Polytechnical Institute, Leningard. Kecintaannya terhadap dunia aviasi membuat Antonov tetap mendesain glider, dan pada tahun 1931, Antonov diangkat menjadi chief designer di Moscow Glider Factory.

A-7 Military Glider. Sumber: istimewa

Singkat cerita, Perang Dunia II pecah dan Antonov dengan segala keahliannya turut terjun langsung pada perang tersebut. Antonov merancang A-7 military glider yang digunakan untuk mengantarkan pasokan ke garis depan perang.

Lalu pada tanggal 31 Mei 1946, Antonov diangkat menjadi kepala fasilitas di Biro Penelitian dan Desain Antonov, di Kiev, Ukraina. Di waktu yang hampir bersamaan, Antonov juga diangkat menjadi Siberian R&D Institute for Aeronautics. Di sinilah perjalanan perusahaan Antonov dimulai. Pengembangan demi pengembangan terus dilakukan olehnya, hingga yang paling fenomenal adalah Antonov An-225 yang masuk ke Guinness Book of Records untuk catatan 240 rekornya.

Baca Juga: Niki Lauda – Mantan Jawara F-1 Yang Banting Stir Jadi Penggiat Bisnis Aviasi

Oleg Konstantinovich Antonov sendiri meninggal pada 4 April 1984 di Kiev, Ukraina di usianya yang ke-78 tahun. Antonov meninggalkan empat orang anak – Rolan, Anna, Elena, dan Andrei dan tiga orang istri – Elena Kochetkova, Yelyzaveta Shahatuni dan Elvira Antonova.

Pesawat Kargo asal Indonesia, Boeing 737-300F Asiana Cargo Airlines Hancur di Bandara Khartoum Sudan

Perang saudara yang meletus di Khartoum, ibu kota Sudan sejak 15 April lalu, bukan hanya menyebabkan ratusan korban jiwa melayang. Dari Indonesia, selain banyak WNI yang harus menyelamatkan diri ke kantor Kedutaaan Besar, rupanya ada pesawat kargo asal Indonesia yang ikut menjadi korban di Bandara Khartoum.
Dikutip dari akun Twitter pengamat penerbangan Gerry Soejatman – @GerryS, disebutkan pesawat Boeing 737-300F dengan nomer registrasi PK-YGW milik Asiana Cargo Airlines, terjebak berada di Bandara Khartoum. Tidak jelas misi apa yang membawa pesawat kargo asal Indonesia tersebut sampai berada di Sudan.
Dari citra foto satelit, disebut bahwa pesawat kargo tersebut kini dalam kondisi hancur. Padahal pada hari Senin dan Selasa lalu, pesawat masih terlihat utuh, meski jika di zoom terlihat kerusakan di bagian atas.

Sekilas tentang Boeing 737-300F adalah versi kargo dari seri Boeing 737-300. Kemampuan pesawat ini tergantung pada berbagai faktor seperti jarak tempuh, beban maksimum, dan kondisi cuaca. Berikut adalah beberapa informasi umum tentang kemampuan Boeing 737-300F Cargo:

– Jarak tempuh: 4.420 km – 4.940 km, tergantung pada beban dan kondisi cuaca.
– Kapasitas kargo: sekitar 130 meter kubik.
– Kecepatan jelajah: sekitar 800 km/jam.
– Rentang sayap: 28,9 meter.
– Mesin: 2x urbofan CFM56-3B1.
Payload atau muatan maksimum yang dapat diangkut oleh Boeing 737-300F Cargo adalah sekitar 20.400 kg. Namun, payload maksimum ini dapat bervariasi tergantung pada jarak penerbangan, kondisi cuaca, dan faktor-faktor lainnya.
Payload atau muatan yang dapat diangkut oleh pesawat kargo seperti Boeing 737-300F sangat penting dalam menentukan kapasitas dan efektivitas penerbangan kargo. Dalam menentukan muatan atau payload maksimum, selalu penting untuk memperhatikan batasan dan persyaratan keamanan yang berlaku.
Dikutip dari asiacargonetworkgroup.com, disebut bahwa Asiana Cargo Airlines mengoperasikan lima unit pesawat kargo narrow body Boeing 737-300F.

Toilet di Kabin Pesawat Mampet, Bisa Berakibat Ringan Hingga Berujung Pendaratan ‘Darurat’

Dalam suatu penerbangan, terbesik suatu pertanyaan, mungkinkah toilet vakum di pesawat bisa mampet? Pertanyaan tersebut muncul setelah melihat kenyataan banyaknya penumpang dalam penerbangan yang mempunyai latar belakang dan kebiasaan yang berbeda-beda.
Ya, toilet di pesawat bisa menjadi mampat terutama jika digunakan secara tidak tepat atau oleh terlalu banyak penumpang dalam waktu yang bersamaan.
Hal ini bisa terjadi ketika ada masalah teknis pada sistem vakum yang mengalirkan limbah dari toilet, atau ketika penumpang membuang benda-benda yang seharusnya tidak dibuang ke dalam toilet seperti tisu atau kain.
Jika toilet terjadi mampet, maka akan menyebabkan gangguan dan ketidaknyamanan bagi penumpang dan bisa menyebabkan kondisi yang tidak higienis di dalam pesawat. Untuk mengatasi masalah ini, awak kabin biasanya akan mencoba memperbaiki toilet yang mampet atau mengalihkan penumpang ke toilet lain jika tersedia. Jika masalahnya tidak dapat diatasi, pesawat mungkin harus mendarat di bandara terdekat untuk perbaikan.
Pada dasarnya, masalah toilet mampet dapat menyebabkan beberapa akibat yang tidak diinginkan, seperti:
1. Gangguan bagi penumpang
Toilet yang mampet dapat menyebabkan gangguan dan ketidaknyamanan bagi penumpang yang ingin menggunakannya. Penumpang harus menunggu antrian yang lebih lama dan kemungkinan harus menggunakan toilet yang lebih jauh dari tempat duduk mereka.
2. Ketidaknyamanan di kabin
Kondisi mampet di dalam toilet bisa menyebabkan bau yang tidak sedap dan kondisi yang tidak higienis di dalam kabin, yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain.
3. Gangguan pada operasional penerbangan
Jika masalahnya tidak dapat diatasi, pesawat mungkin harus mendarat di bandara terdekat untuk perbaikan, yang dapat menunda jadwal penerbangan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lainnya.
4. Masalah kesehatan
Jika toilet mampet karena masalah teknis pada sistem vakum yang mengalirkan limbah dari toilet, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan jika limbah tersebut bocor ke kabin atau menumpuk di dalam sistem.
Untuk menghindari masalah ini, penumpang harus menggunakan toilet dengan bijak dan hanya membuang benda-benda yang seharusnya dibuang ke dalam toilet seperti kertas toilet atau limbah manusia.
Selain itu, maskapai penerbangan biasanya memiliki prosedur yang ketat untuk membersihkan dan memeriksa toilet secara berkala selama penerbangan untuk memastikan toilet tetap berfungsi dengan baik dan nyaman digunakan.

Mengenal Landasan yang Tidak Rata (Bumpy Runway), Apakah Aman untuk Penerbangan?

Apakah runway harus selalu datar alias flat? Tentu saja, runway pesawat sebaiknya selalu datar untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. Runway yang tidak datar dapat menyebabkan masalah pada pesawat saat lepas landas dan mendarat. Permukaan runway yang tidak rata bisa membuat pesawat sulit untuk mengontrol arah dan kecepatan, serta bisa merusak sistem pendaratan pesawat.

Baca juga: Seperti Pesawat, Runway dan Taxiway Bandara Juga Rutin Diinspeksi

Oleh karena itu, runway harus selalu dirawat dan diratakan secara teratur untuk memastikan keselamatan penerbangan. Namun, ada juga runway yang sengaja dibuat miring atau tergantung pada kebutuhan pendaratan, seperti runway pada bandara di gunung atau yang berada di atas air.

Pesawat bisa mendarat di runway yang tidak selalu datar atau flat, namun tergantung pada jenis pesawat dan kondisi permukaan runway. Pesawat komersial yang biasa digunakan pada bandara besar biasanya membutuhkan runway yang datar dan rata untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Namun, pesawat kecil seperti pesawat olahraga atau pesawat militer dapat mendarat di runway yang lebih tidak rata atau bahkan di lapangan rumput jika kondisinya memungkinkan.

Selain itu, ada juga jenis pesawat yang dirancang khusus untuk mendarat di runway yang tidak rata, seperti pesawat STOL (short takeoff and landing) yang bisa mendarat dan lepas landas di runway pendek atau tidak rata. Pesawat jenis ini memiliki desain khusus yang memungkinkannya untuk mengontrol arah dan kecepatan dengan lebih baik di permukaan runway yang tidak rata.

Bumpy Runway
Runway yang tidak rata dikenal juga dengan sebutan bumpy runway, sehingga permukaannya tidak halus dan terasa bergelombang saat pesawat lepas landas atau mendarat. Runway yang bumpy dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kondisi cuaca yang buruk, kerusakan pada permukaan runway, atau perubahan kondisi tanah di sekitar runway.

Bumpy runway dapat menyebabkan masalah dalam penerbangan karena bisa mempengaruhi kemampuan pesawat untuk mengontrol arah dan kecepatan saat lepas landas atau mendarat. Permukaan runway yang tidak rata juga bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendaratan pesawat, terutama pada roda dan landing gear.

Baca juga: Mengapa Sebagian Besar Runway di Bandara Terbuat dari Aspal Bukan Beton?

Oleh karena itu, bandara biasanya melakukan perawatan dan perbaikan secara teratur untuk menjaga kondisi permukaan runway agar tetap rata dan halus. Sebelum melakukan penerbangan, pilot juga harus memperhatikan kondisi permukaan runway dan memastikan bahwa kondisinya aman untuk lepas landas atau mendarat.

Jika kondisi runway terlalu bumpy dan berbahaya untuk penerbangan, maka penerbangan bisa dibatalkan atau dialihkan ke bandara lain yang lebih aman.

Jangan Remehkan Mini Moke, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Fatal!

Jika Anda pernah ke Karibia atau berbagai tempat liburan tropis lainnya, kemungkinan Anda pernah melihat Mini Moke. Mini moke adalah satu varian mobil Mini yang dirancang British Motor Corporation oleh Sir Alec Issigonis. Desain asli adalah sebagai kendaraan serbaguna militer seperti kendaraan Jeep yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat . Tetapi ukuran roda yang kecil dan ketinggian Mini moke tidak mencukupi untuk penggunaan jalan kasar (off-road).

Baca Juga: Intip Yuk 10 Tujuan Wisata Favorit Versi Pinterest!

Mini Moke diproduksi pada periode tahun 1964 hingga 1993 di beberapa belahan dunia (dan baru-baru ini dibangkitkan sebagai mobil listrik). Hingga kini, Mini Moke masih populer sebagai bugi pantai (beach buggy) yang biasanya sering ditemui di Australia , Amerika Serikat dan di tempat-resor tropis lainnya.

Seiring perkembangan jaman, Mini Moke tersebar banyak jenis lainnya, seperti jenis British Mokes, Australian Mokes, hingga Portuguese Mokes dimana penyebarannya sesuai dengan kebutuhan di berbagai lokasi tersebut. Berubah fungsi hingga berubah bentuk ke revolusi baru. Kini, perusahaan desain kendaraan asal Perancis, Lazareth menawarkan replika Moke yang kerap kali disebut mobil amfibi.

Kendaraan 4 Wheel Drive (4WD) ini didukung oleh mesin 4-katup 400cc, yang siap membawa penumpangnya melaju di kecepatan maksimal 56 mph atau setara dengan 90 km per jam. Setelah kendaraan ini masuk ke dalam air, sebuah baling-baling yang terintegrasi lalu mengambil alih penggerak utama dalam hanya hitungan detik. Dengan menggunakan tenaga baling-baling, Mini Moke dapat melaju dengan kecepatan tujuh knot atau setara dengan 13km/jam.

Baca Juga: EMBATT, Baterai Mobil Yang Dapat Menempuh Jarak 1000 Km

Body dari Mini Moke terbuat dari alumunium yang diisi dengan busa pori-pori kecil tertutup (closed-cell foam), sehingga memungkinkan kendaraan ini tetap mengapung dan tidak menimbulkan karat di bagian besinya.

Namun, dibalik fungsinya sebagai kendaraan di pantai, jangan kira Mini Moke ini tidak bisa menimbulkan bencana. Tercatat, pada 2 Juni 2017, dua buah Mini Moke mengalami tabrakan di Magnetic Island, di Queensland, Australia. Dari kejadian tersebut, dua orang tewas dan satu lainnya mengalami luka yang cukup serius sehingga memerlukan perawatan intensif.

Kecelakaan tersebut terjadi tepat pada pukul 01.00 waktu setempat di Sooning St, Nelly Bay. Salah satu Mini Moke keluar dari jalanan aspal dan menabrak sebuah tiang setelah sebelumnya beach buggy tersebut mengalami selip di sebuah bundaran.

Salib Sydney, Kota Terbesar di Australia Sekarang adalah Melbourne

Selama ini Sydney dikenal sebagai kota terbesar di Australia. Hal tersebut mengacu pada jumlah terbesar penduduk Australia yang bermukim di Ibu kota Negara Bagian New South Wales (NSW) tersebut. Namun, ada dinamika, bahwa saat ini yang menjadi kota terbesar di Australia adalah Melbourne.

Baca juga: Sejarah Qantas, Maskapai Terbesar Australia dan Paling Aman di Dunia

Dikutip dari BBC.com (18/4/2023), Melbourne telah mengambil alih Sydney sebagai kota terpadat di Australia untuk pertama kalinya sejak demam emas abad ke-19. Sydney sendiri mendapat gelar kota terbesar di Australia selama lebih dari 100 tahun.

Tetapi dengan populasi yang berkembang pesat di pinggiran Melbourne, batas kota telah diperluas hingga mencakup wilayah Melton. Angka penduduk terbaru, dari Juni 2021, menempatkan populasi Melbourne pada jumlah penduduk 4.875.400, atau 18.700 lebih banyak dari Sydney.

Biro Statistik Australia (ABS) mendefinisikan “daerah perkotaan yang signifikan” sebuah kota, dengan memasukkan semua pinggiran kota yang menghubungkan dengan lebih dari 10.000 orang.

“Dengan penggabungan Melton ke Melbourne dalam klasifikasi terbaru, Melbourne memiliki lebih banyak orang daripada Sydney – dan telah terjadi sejak 2018,” kata Andrew Howe dari ABS kepada surat kabar Sydney Morning Herald.

Wilayah kota yang lebih besar memperhitungkan “area fungsionalnya”, kata ABS, dan termasuk populasi yang sering atau bekerja di dalam kota, tetapi mungkin tinggal di kota kecil dan daerah pedesaan di sekitarnya.

Sensus mengungkapkan bagaimana Australia berubah. Namun pemerintah federal memperkirakan Greater Melbourne akan mengambil alih Greater Sydney pada 2031-2032.

Pertumbuhan pesat Melbourne sebagian besar berkat migrasi internasional, kata ahli demografi Australian National University Liz Allen kepada BBC. Allen mencatat bahwa tidak seperti Sydney, yang memiliki “mabuk sejarah” saat “tidak ingin dilihat sebagai apa pun selain kulit putih”, Melbourne memiliki reputasi merayakan keragaman.

Baca juga: Melbourne Kini Punya Restoran Trem Keliling

Ini bukan kali pertama Melbourne menyandang gelar kota terbesar di Australia. Akibat demam emas pada akhir abad ke-19, yang menyebabkan para migran berduyun-duyun ke negara bagian Victoria, Melbourne berkembang pesat dan melebihi jumlah penduduk Sydney hingga tahun 1905.

Airbnb Rilis Data Terbaru Tentang Industri Wisata di Asia Tenggara, Thailand Jawara di 2022

Airbnb, layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen yang tersebar di berbagai penjuru dunia, belum lama ini merilis hasil data yang terkait dengan pariwisata di Asia Tenggara.

Baca juga: Baru Pertama Melancong Sendiri ke Luar Negeri? Simak Tips Berikut Ini

Data terbaru dari Airbnb menunjukkan bahwa industri perjalanan yang kembali bangkit dan berevolusi di Asia Tenggara telah menghadirkan peluang baru bagi masyarakat di seluruh kawasan ini.

Berdasarkan data internal terbaru dari platform Airbnb, jumlah reservasi melalui Airbnb di seluruh Asia Tenggara mengalami peningkatan dua kali lipat pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021. Ini merupakan pertanda baik dari pemulihan yang sedang berlangsung di kawasan Asia Tenggara, mengingat aktivitas perjalanan yang terus meningkat seperti pra-pandemi pada tahun 2019.

Di Airbnb, Thailand adalah negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara pada tahun 2022. Sementara itu, kota-kota lain yang populer di kawasan ini antara lain:

– Kuala Lumpur, Malaysia
– Bangkok, Thailand
– Pattaya, Thailand
– Chiang Mai, Thailand
– Phuket, Thailand

Amerika Serikat menempati peringkat pertama negara asal tamu Airbnb internasional yang mengunjungi Asia Tenggara pada tahun 2022, diikuti Australia, Inggris, Jerman, dan Korea Selatan.

Baca juga: Boeing 737 Classic Diubah Jadi Airbnb Yang Menakjubkan

Perjalanan intra-Asia Tenggara tetap populer di kalangan wisatawan yang sangat senang berkunjung ke negara-negara tetangganya. Ada banyak warga Singapura yang menggunakan Airbnb untuk merencanakan liburan mereka. Biasanya Singapura-Malaysia muncul sebagai rute perjalanan intra-Asia Tenggara terpopuler di Airbnb, diikuti Singapura-Thailand dan Singapura-Indonesia.

Populer Sejak 1970, Ini Arti Sebenarnarnya dari Kata “Mudik”

Mudik telah menjadi tradisi yang melekat kuat di masyarakat Indonesia. Terlebih lagi ketika waktu Idul Fitri saat masyarakat beragama muslim berbondong-bondong ke kampung halaman untuk merayakannya bersama keluarga besar.

Baca juga: Mudik Meriah, Porter Hasilkan Cuan Dapat Berkah

Namun selama dua tahun pandemi, masyarakat tak bisa untuk mudik karena mengantisipasi dan mencegah penularan Covid-19. Untungnya tahun ini, Presiden Joko Widodo mulai memperbolehkan lagi untuk mudik Lebaran 2022. Sehingga momen spesial ini bisa lagi dilakukan.

Tapi, tahukah Anda meski mudik berkaitan dengan pulang kampung, ternyata istilah ini justru berasal dari sejarah kaum urban di Jakarta yakni ‘udik’. Bingung? KabarPenumpang.com mengutip dari gridoto.com, seorang Sejarahwan dan Budayawan Betawi JJ Rizal mengatakan bahwa dulu kota Jakarta ada di dekat wilayah Barat dan Utara.

Kemudian orang-orang yang kawasan rumah atau kampungnya berada di luar daerah kota itu disebut sebagai orang udik. Tak hanya itu, istilah udik pun diartikan sebagai orang yang tinggal di sebelah selatan yang jauh dari pusat kota Jakarta. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, arti dari mudik meluas dan memaknainya sebagai istilah dari pulang ke kampung halaman.

“Mudik bisa dibilang akarnya dari sejarah urban Jakarta, tapi sekarang mudik sudah jadi istilah umum dan perginya bukan ke Selatan Jakarta saja. Tapi sudah kemana-mana,” kata Rizal.

Dia menyatakan, istilah mudik juga diperluas masyarakat Betawi tempo dulu.

“Mayoritas orang Betawi juga lah yang ikut memproduksi istilah mudik ini. Jadi arti mudik sebenarnya adalah mereka orang-orang udik yang pindah ke Selatan karena sudah tidak sanggup lagi tinggal di tengah kota Jakarta,” jelasnya.

Wilayah luar Jakarta yang dimaksud adalah daerah yang kini dikenal dengan Depok, Bogor dan Bekasi. Bahkan dari beberapa laman sumber lainnya, sejarah mudik pun sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit dan Mararam Islam.

Dosen Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Silverio Raden Lilik Aji Sampurno mengungkapkan, kebiasaan ini terjadi di wilayah kekuasaan Majapahit hingga ke Sri Lanka dan Semenanjung Malaya.

“Awalnya, mudik tidak diketahui kapan. Tetapi ada yang menyebutkan sejak zaman Majapahit dan Mataram Islam, ” ujar Silverio.

Karena wilayah kekuasaannya yang luas, Kerajaan Majapahit menempatkan pejabat-pejabatnya di daerah-daerah kekuasaan. Suatu waktu, pejabat itu berkeinginan pulang ke pusat kerajaan untuk menghadap raja dan mengunjungi kampung halamannya. Menurut Silverio, hal inilah yang kemudian dikaitkan dengan fenomena mudik.

“Selain berawal dari Majapahit, mudik juga dilakukan oleh pejabat dari Mataram Islam yang berjaga di daerah kekuasaan. Terutama mereka balik menghadap raja pada Idul Fitri,” terangnya.

Baca juga: Puncak Arus Mudik, Tiket KA Jarak Jauh dari Jakarta Terjual 100 Persen

Nyatanya, istilah mudik sendiri baru populer sekitar tahun 1970-an dan dikenal menjadi sebutan untuk perantau yang pulang ke kampung halamannya. Bahkan dalam Bahasa Jawa, mudik memiliki akronim mulih dhisik yang artinya pulang dulu. Tak hanya itu, masyarakat betawi pun mengartikan mudik sebagai kembali ke udik.

Nekat, Kanada Berani Sita Antonov An-124 Ruslan Milik Rusia, Malah Mau Dikirim ke Ukraina

Dengan dimensinya yang raksasa, Antonov An-124 Ruslan, belum lama ini telah membetot perhatian netizen setelah melakukan pendaratan kedua kalinya di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Dan masih terkait debut “Kang Ruslan”, ada kabar bahwa salah satu An-124 ada yang ‘disita’ sebagai akibat perang Rusia – Ukraina yang terus berkecamuk. Bagaimana bisa?
Sebagai pendukung Ukraina, Pemerintah Kanada dikanarkan berencana mengirim pesawat Antonov An-124 Rusia yang disita ke Ukraina. Dikutip dari FlightGlobal, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal telah mengumumkan bahwa Kanada telah setuju untuk menyerahkan Antonov An-124 yang disita dari perusahaan kargo Rusia Volga-Dnepr.
Shmyhal menyatakan bahwa kesepakatan untuk mentransfer Antonov An-124 yang disita dari Kanada ke Ukraina dibuat setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Wakil Perdana Menteri Christie Freeland.
Pemerintah Kanada baru-baru ini memberlakukan sanksi baru yang mencakup penyitaan Antonov An-124 dari Grup Volga-Dnepr, bersama dengan sanksi yang menargetkan dua anak perusahaannya, Volga-Dnepr Airlines dan AirBridge Cargo Airlines.
Selain pesawat Antonov An-124, Kanada juga berencana untuk mentransfer aset lain dari Volga-Dnepr, sebuah perusahaan Rusia, ke Ukraina sebagai bagian dari sanksi baru tersebut.
Sebuah Antonov An-124 yang dioperasikan oleh Volga-Dnepr Group dengan registrasi RA-82078 saat ini terdampar di Bandara Internasional Toronto Pearson (YYZ) sejak 27 Februari 2022. Pesawat tiba di Toronto dari Bandara Internasional Ted Stevens Anchorage (ANC) di Alaska, Amerika Serikat.
Pada 24 Februari 2022, Rusia menginvasi Ukraina, yang menyebabkan sanksi internasional yang berat diterapkan pada industri penerbangan negara tersebut. Pembatasan ini membuat pesawat dengan registrasi Rusia dan afiliasinya tidak dapat terbang di atas wilayah udara beberapa negara lain, termasuk Kanada, AS, dan Eropa.
Empat dari sepuluh Antonov An-124 yang dioperasikan oleh anak perusahaan Volga-Dnepr Group, Volga-Dnepr Airlines, kemudian mendarat di bandara asing. Selain satu orang yang saat ini terjebak di Bandara Internasional Toronto Pearson, tiga orang awal Ruslan lainnya terdampar di Bandara Leipzig/Halle di Jerman.

Pahami Cara Kerja Rolling Resistance (Hambatan Gulir) Pada Ban, Berpengaruh ke Konsumsi Bahan Bakar Kendaraan Anda

Dalam berkendara, ban memiliki hambatan gulir (rolling resistance), yaitu gaya/energi hambat yang dihasilkan saat ban melakukan kontak dengan jalanan. Gaya ini mempengaruhi kecepatan dan cengkraman terhadap permukaan jalan. Senyawa karet yang padat, berat total yang berpengaruh pada bentuk ban, desain, gravitasi dan kecepatan merupakan beberapa faktor yang bisa mempengaruhi hambatan gulir.

Baca juga: Jangan Dilupakan, Inilah Rentetan Kecelakaan Maut Bus di Indonesia

National Sales Manager Truck and Bus Radial (TBR) PT Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni mengatakan, “Rolling resistance penting untuk pengemudi mobil pribadi dan kendaraan niaga. Namun, semakin besar hambatan gulir akan semakin besar juga bahan bakar yang digunakan.”

Hambatan gulir yang rendah bisa membantu menekan konsumsi bahan bakar terutama bagi kendaraan yang digunakan untuk menempuh jarak yang jauh setiap hari seperti kendaraan niaga. Karena, segmen kendaraan niaga (truk/bus) biasanya menempuh perjalanan lebih dari ratusan kilometer per hari.

Untuk mengurangi hambatan gulir, bandilengkapi dengan new compound mixing system guna menghasilkan ban yang lebih padat. Maka, bagian ban yang berkontak langsung dengan jalanan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengeras. Hal ini akan mendukung cengkraman antara ban dan jalanan sehingga bisa meningkatkan keselamatan.

Berikut beberapa tips untuk mengoptimalkan hambatan gulir ini, antara lain:

Pertama, pertimbangkan total beban kendaraan dan muatan sesuai dengan rekomendasi manufaktur kendaraan dan ban. Dengan beban yang sesuai, ban akan lebih sedikit menerima gaya tekanan sehingga area kontak ban dengan jalanan tidak akan terlalu melebar dan hambatan gulir akan lebih kecil.

Kedua, periksa keselarasan ban dengan benar. Ban yang tidak sejajar dapat menimbulkan friksi/gesekan yang berlebihan dengan jalanan. Biasanya, ban yang tidak sejajar akan aus tidak rata karena bagian kontak ban dengan jalanan juga tidak merata. Aus yang tidak merata ini tidak hanya memperpendek umur pakai ban, tetapi juga berdampak pada peningkatan hambatan gulir.

Ketiga, isi tekanan angin pada ban sesuai dengan rekomendasi manufaktur. Dengan cara ini pengemudi dapat mengurangi deformasi ban ketika berkendara sehingga energi yang digunakan pun akan berkurang. Tidak direkomendasikan untuk mengisi tekanan udara lebih dari rekomendasi guna memperoleh area kontak ban yang lebih kecil.

Baca juga: Go Coach Gandeng Wheely-Safe, Sematkan Teknologi Canggih Pada Roda Bus Cegah Kecelakaan

Hal tersebut mampu mempengaruhi kemudi dan pengereman terutama dalam kondisi basah. “Hambatan gulir juga dipengaruhi dari bentuk ban, desain tapak, dan senyawa pada ban, maka menjaga kondisi ban agar tetap prima akan membantu optimalisasi hambatan gulir yang sudah dirancang oleh manufaktur.