Inilah “Link and Fly,” Kereta Terbang Besutan Perancis! Penumpang Bakal Dijemput Kabin Berjalan

Mobil terbang, motor terbang, hingga perahu terbang (flying boat) mungkin sudah biasa didengar. Namun, bagaimana dengan kereta terbang? Terdengar aneh memang, namun, tidak demikian bagi perusahaan asal Perancis, Akka Technologies.

Baca juga: Hughes H-4 Hercules Flying Boat, Pesawat Amfibi (Gagal) dengan Rentang Sayap Terbesar

Dilansir Daily Mail, konsep kereta terbang bernama Link and Fly ini dinilai menjadi salah satu pilihan moda transportasi di masa depan. Selain itu, Link and Fly diklaim mampu mencapai kecepatan 600 mil per jam di ketinggian maksimum 39.800 kaki sejauh 2.200 km, ditambah extended range sejauh 800 km.

Konsep kendaraan masa depan dengan panjang 33,8 meter, tinggi 8,2 meter, dan bentang sayap 48,8 meter ini mampu mengangkut beban sebesar 23 ton lebih, terdiri dari 162 penumpang dan 14 kontainer; didukung berat lepas landas maksimum (MTOW) sebesar 70-80 ribu. Manuver saat lepas landas juga tergolong mumpuni dengan take-off angel sebesar 13 derajat.

Meskipun menyerupai pesawat (pada dasarnya ini memang disebut pesawat dengan modular pod), namun, kereta terbang ini tak dilengkapi beberapa fitur yang ada di pesawat, seperti flap dan APU (auxiliary powr unit). Selain itu, layaknya pesawat dengan desain blended wing body, kereta terbang ini juga tak dilengkapi dengan vertical stabilizer, rudder, elevator, dan horizontal stabilizer. Selebihnya, seperti slat, winglet, spoiler tetap ada untuk mendukung aerodinamika pesawat.

Di antara hal spesial yang terdapat di kereta terbang ini, modular pod jadi yang paling menarik. Sebab, fitur tersebut memungkinkan penumpang untuk masuk ke dalam kabin tanpa perlu berjalan cukup jauh menuju sky bridge di bagian apron bandara.

Singkatnya, kabin utama pesawat atau kereta terbang ini akan menjemput penumpang di sebuah meeting point untuk kemudian meluncur ke apron bandara melalui line yang terlah tersedia. Bila perlu, meeting point tersebut bisa saja dibuat di tengah terminal bandara, sehingga lebih mudah diakses penumpang tanpa perlu berjalan jauh.

Dengan sistem automatic alignment, modular pod atau kabin penumpang tadi kemudian menyatu dengan bagian lain untuk menjadi sebuah kesatuan utuh berbentuk pesawat. Skema tersebut diklaim mampu mereduksi waktu tunggu dan proses bongkar muat barang dan orang sekitar setengah jam untuk setiap pesawat.

Baca juga: Mobil Terbang SkyDrive SD-03, Uji First Flight dengan Pilot

“Kereta terbang harus menjadi lebih efisien, sedikit polusi dan tidak bising,” ujar CEO Akka Technologies Maurice Ricci. “Peran kami adalah mengarahkan pelanggan ke teknologi masa depan,” lanjutnya.

Link and Fly mungkin tidak membuahkan hasil secara keseluruhan, tapi beberapa ide dapat digunakan untuk meningkatkan perjalanan udara. Kereta terbang itu juga memiliki mode pengiriman, bahkan bisa dioperasikan sebagai kendaraan nirawak. Dari simulasi Link and Fly dalam video Akka Technologies dianugerahi penghargaan sebagai kategori Product Marketing di Aerospace Festival Etoiles beberapa waktu lalu.

Yuk! Pahami Berbagai “Bunyi Bising” di Dalam Kabin Pesawat

Suara bising sampai saat ini masih menjadi momok tersendiri dalam dunia penerbangan. Pihak manufaktur pesawat memang terus memperbaharui teknologi peredam pada generasi pesawat terbaru, namun efek bising sampai saat ini masih banyak dirasakan penumpang. Selain membuat penasaran, bising yang berlangsung terus menerus tak jarang bisa menciptakan stress bagi penumpang. Dari berbagai penelitian, satu dari enam orang penumpang pesawat memiliki ketakutan akibat bising dalam penerbangan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari birminghammail.co.uk, Monarch Airlines, maskapai LCC (Low Cost Carrier) yang berbasis di Inggris, berusaha membantu penumpang untuk mengerti tentang semua suara ‘aneh’ dan bising yang kerap membuat seram dan menakutkan.

Baca juga: Selain Mesin, Yuk Kenali Arti Suara-Suara di Dalam Kabin Pesawat

1. Kabin
Saat memasuki pesawat, penumpang akan mendengar suara aliran udara dari kabin. Dimana suara itu adalah udara yang disaring dan dialirkan ke semua bagian kabin. Jika Anda duduk dibagian belakang pesawat, akan terdengar suara dari APU (auxiliary power unit) atau unit daya tambahan. Kemudian, saat duduk, Anda juga akan mendengar suara dari lantai pesawat terbang dimana barang-barang dimasukkan kedalam kargo atau bagasi bawah pesawat.

2. Persiapan lepas landas
Pasti terdengar suara ‘bing bong’ yang sudah familiar terdengar dipesawat. Itu adalah suara dimana awak kabin menggunakan sistem interphone pesawat untuk menyampaikan informasi ke awak kabin senior bahwa semua sudah pemeriksaan yang diperlukan sudah selesai. “Suara ini akan terdengar beberapa kali sampai informasi tersebut selesai,” ujar juru bicara Monarch.

3. Meluncur (berjalan ke runway)
Berjalan ke landasan pacu akan mengubah kebisingan mesin dan kebisingan di dalam kabin. Suara mesin menyala perlahan sebelum siap untuk lepas landas.

4. Lepas landas
Suara yang akan terdengar adalah suara bilah-bilah pada mesin pesawat yang terdengar seperti suara gemuruh knalpot. “Kami mengudara, dan kami memilih landing gear up. Pada beberapa pesawat yang lebih besar dengan landing gear yang lebih rumit, ini secara tidak jelas digambarkan sebagai ‘terdengar seperti semua toilet di dunia beroperasi sekaligus, namun pada Airbus A320/A321 (dan Boeing 737) ini urusan yang jauh lebih sederhana.”

Anda akan mendengar suara bising saat pintu roda terbuka untuk memasukkan roda pendaarat, sementara dan sistem hidrolik menarik gigi ke posisi terkunci. Kebisingan dikabin akan kembali terdengar setelah berada di 1000 kaki (304 meter).

Baca juga: Atasi Dampak Kebisingan di Bandara, Bombardier Rilis Jet C Series

5. Pendaratan

Saat berada di ketinggian, suara kabin tetap harus konstan. Biasanya sebelum mendarat Anda akan mendengar suara bising.

“Kami biasanya harus turun level pada berbagai titik dalam turunan. Kebisingan udara mesin dan kabin akan bervariasi seperti yang kami lakukan. Jika Anda mendengar suara gemuruh, jangan panik! Ini hanya akan menjadi pilot yang menerapkan kecepatan rem ke sayap dan bisa menghasilkan sedikit kenyamanan di bagian belakang pesawat terbang.”

Sekitar lima mil dari tempat pendaratan, kami memilih peralatannya. Sekali lagi pintu roda terbuka, dengan kebisingan aerodinamis dan hidrolik yang dihasilkan, sampai roda gigi terkunci dan lampu darurat keluar menyala dengan satu berpadu. Arus hidrolika saat kita memilih pendaratan mendarat. Begitu turun, Anda akan merasakan sedikit ketenangan.”

Jika Anda cukup beruntung untuk duduk di depan pesawat, Anda mungkin akan mendengar suara dari kokpit, khususnya suara yang disebut ‘muatan kavaleri’ dan suara terkomputerisasi yang memanggil ketinggian.

Baca juga: Bising, Masyarakat London Keluhkan Layanan Night Tube

6. Menurunkan penumpang 

Setelah pesawat mendarat dan kemudian menuju apron, penumpang mungkin akan mendengar ‘clunk’ lagi saat rem parkir diterapkan. “Akan ada beberapa klik dan flicker saat generator APU mengambil alih dari mesin.” Pesawat kemudian terhubung ke listrik di tanah dan mematikan sumber energinya sendiri.

DC-9 Garuda Indonesia, Andalan Penerbangan Jet Domestik Era 80-an

Sebelum masuknya era pesawat berbadan sedang Boeing 737 di Indonesia, pelayanan penerbangan jet komersial domestik jarak pendek di Tanah Air dominan dilakukan oleh DC-9 (Douglas DC-9) produksi McDonnell Douglas. Maskapai pengguna DC-9 tak lain adalah Garuda Indonesia, saat masa jaya DC-9 memang belum tumbuh layanan penerbangan jet komersial swasta seperti saat ini. Debut pesawat ini pun sempat melejit di kalangan warga, lantaran menjadi pesawat pertama dari Indonesia yang dibajak di luar negeri dalam peristiwa “Woyla”di tahun 1981.

Baca juga: ATR-72 600, Pesawat Tercanggih Untuk Penerbangan Perintis Nasional

Selain ditangan Garuda Indonesia, beberapa unit DC-9 kemudian dilungsurkan kepada maskapai Merpati Nusantara Airlines. Karena sudah tergolong tua, DC-9 yang berjaya di era 80-an kini tak lagi terbang, secara bertahap Garuda Indonesia memensiunkan pesawat ini saat memasuki dekade 2000-an. Karena populernya DC-9, mendorong pihak manufaktur merilis versi baru dari DC-9, yang kemudian diberi label MD-82, yang salah satunya dulu sempat dioperasikan maskapai Bouraq Airlines. Dikenal banyak menghubungkan kota-kota besar di Indonesia, populasi DC-9 yang dimiliki Garuda Indonesia disebut berjumlah 25 unit (planespotters.net)

Dirunut dari sejarahnya, McDonnell Douglas meluncurkan proyek pengembangan DC-9 pada bulan April 1963, yang mengarahkan DC-9 sebagai pesawat jarak pendek untuk menjadi pendamping DC-8, pesawat empat mesin yang lebih besar. Tidak seperti pesaingnya, Boeing 727, yang menggunakan banyak komponen dari Boeing 707, DC-9 merupakan desain baru, menggunakan dua mesin turbofan Pratt & Whitney JT8D di fuselage belakang dan menjadi pesawa ekor T yang kecil dengan sayap efisien. Dalam konfigurasi yang umum digunakan, keluarga DC-9 lebih sering menggulakan susunan kursi 5 kolom daripada susunan 6 kolom yang biasa digunakan pesawat lain.

Baca juga: Seragam Pramugari Garuda, Beda Warna, Beda Pula Arti dan Jabatannya

Foto: Airliners.net

Prototipe dari DC-9 terbang pada bulan Februari 1965 digunakan pertamakali oleh Delta Air Lines pada tahun yang sama. Pesawat ini merupakan pesawat kelas menengah yang sukses dibagun sebanyak 976 pesawat hingga produksinya diakhiri pada tahun 1982. Pada tahun 1980 diperkenalkan seri MD-80 (DC-9-80) yang merupakan DC-9-50 yang diperpanjang dengan maximum take-off weight (MTOW) yang lebih besar dan kemampuan membawa bahan bakar lebih banyak. Seri MD-80 dikembangkan menjadi seri MD-90 yang dikembangkan pada awal 1990. Keluarga DC-9 merupakan salah satu pesawat yang berumur panjang dalam sejarah operasionalnya. Dengan total penjualan lebih dari 2.400 unit, keluarga DC-9 menjadi salah satu pesawat paling sukses, pada rangking ketiga setelah Airbus A320 (lebih dari 3.700 unit), dan Boeing 737 (lebih dari 6.000).

Meski debut DC-9 tinggal sejarah dalam dunia penerbangan, Anda masih bisa menjumpai DC-9 yang dijadikan koleksi di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di pesawat yang disebut sebagai DC-9-32 PK-GNT, pengunjung dapat melihat langsung interior kabin dan kokpit DC-9. DC-9 memang tinggal kenangan, tapi identitas pesawat ini tak mudah untuk dilupakan, terlebih dengan keberadaan pintu dibawah ekor dan sunroof yang terdapat di bagian kokpit.

Targetkan Wisatawan dan Pebisnis, Batik Air Buka Penerbangan Langsung Kualanamu-Chennai

Batik Air mengumumkan peluncuran rute baru langsung dari Sumatera Utara melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) ke Bandar Udara Internasional Chennai (MAA), India. Penerbangan perdana akan dilakukan pada 11 Agustus 2023.

Baca juga: Bus Kota di Chennai, Potret Buruk Transportasi di India

Penerbangan Kualanamu ke Chennai dioperasikan menggunakan Boeing 737-800NG. Rute ini akan dijadwalkan secara harian dengan frekuensi 7x (tujuh kali) seminggu.

Rute baru internasional ini merupakan bagian dari upaya terus-menerus Batik Air guna menyediakan pilihan perjalanan yang lebih baik kepada para pelanggan setia, pebisnis dan wisatawan serta memperluas jaringan penerbangan. Dalam rilisnya, Batik Air menyebut ada dua keutungan untuk wisatawan dan pebisnis dengan dibukan rute penerbangan ini.

Keuntungan Bagi Wisatawan
1. Jelajahi Kekayaan Budaya
Chennai adalah kota yang kaya warisan budaya dan sejarah India. Wisatawan dari Indonesia berkesempatan mengunjungi situs-situs bersejarah, kuil-kuil megah, museum dan taman-taman yang menakjubkan. Mereka bisa merasakan keindahan seni tari dan musik klasik India yang memukau.

2. Wisata Kuliner
Chennai terkenal dengan masakan khas India yang lezat. Wisatawan dapat mencicipi berbagai hidangan seperti biryani, murukku, filter coffee dan lainnya yang terkenal di sana. Perjalanan kuliner akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta makanan.

3.Liburan Pantai
Chennai terletak di pantai timur India, wisatawan leluasa menikmati pemandangan yang indah, berjemur di pantai, atau bahkan mencoba olahraga air seperti selancar atau menyelam.

Keuntungan Bagi Pebisnis
1. Akses Langsung
Para pebisnis Indonesia memiliki akses langsung ke Chennai, salah satu pusat bisnis terbesar di India. Sangat memungkinkan mereka menjalin kemitraan baru, menjelajahi peluang investasi dan memperluas jaringan bisnis di pasar yang berkembang pesat.

2. Efisiensi Waktu
Pebisnis dapat menghemat waktu yang berharga dan perjalanan semakin simple. Mereka bisa mengoptimalkan waktu lebih baik, menjadikan perjalanan bisnis lebih efisien dan produktif.

Baca juga: Chennai Mofussil, Terminal Bus Terbesar dengan Kapasitas 2.000 Bus 

3. Jaringan Luas
Kualanamu merupakan salah satu bandar udara terbesar di Indonesia, yang menawarkan aksesibilitas luas ke berbagai kota di dalam negeri.

Gratis! Lion Air Grup Buka Pendidikan untuk Pramugari dan Pramugara, Ini Syaratnya

Impian menjadi seorang pramugari atau pramugara kini semakin dekat bagi generasi muda yang ingin berkarier di penerbangan! Lion Air Group mengumumkan pelaksanaan untuk seleksi mengikuti pendidikan gratis periode Juni 2023 dengan pendaftaran tanpa ada biaya (secara gratis), yang memberikan kesempatan besar bagi para calon pramugari dan pramugara berbakat.

Baca juga: Jóhanna Sigurðardóttir – Mantan Pramugari yang Sukses Menjadi Perdana Menteri Islandia

Melalui program ini, Lion Air Group berharap mampu mewujudkan impian mereka dengan memberikan pelatihan terbaik untuk mencapai kesuksesan meniti karier di penerbangan. Adapun syarat untuk seleksi pendidikan awak kabin sebagai berikut:

Pramugari dan Pramugara Belum Berpengalaman (Initial Flight Attendant)
· Usia: laki-laki 18-30 tahun dan wanita 18-28 tahun.
· Tinggi badan minimal: laki-laki 170 cm dan 158 cm untuk wanita, dengan berat badan proporsional.
· Sehat jasmani dan rohani serta sudah vaksin Covid-19 minimal dosis 3.
· Tidak buta warna penuh atau parsial.
· Minimal lulusan SMA/SMK Sederajat, Madrasah Aliyah semua jurusan.
· Belum menikah.
· Mampu berbahasa asing.
· Jujur, ramah, menarik, jiwa pelayanan yang tinggi dan berperilaku baik.

Baca juga: Jadi Pramugari Singapore Airlines Harus ‘Serba Bisa’

Persyaratan dan informasi lebih lanjut, ikuti akun resmi Instagram @recruitmentlionairgroup dan atau dapat menghubungi email awak kabin (pramugari dan pramugara) recruitment.fa@lionair.co.id

Spot Berburu Kereta Api Disini, Gak Perlu Izin

Bagi penikmat foto/videografi pemandangan pasti tak jauh – jauh dari suasana pegunungan dan hamparan sawah yang luas. Apalagj ditambah dengan cuaca yang cerah membuat hasil dari bidikan kamera pun memuaskan. Nah, begitu pula yang dirasakan penikmat foto/videografi kereta api. Bukan Railfans jika tidak mengabadikan kereta api dengan kamera. Bermacam – macam “senjata” yang dimiliki Railfans untuk menambah koleksi mereka dengan bidikan kamera. Mulai dari kamera profesional hingga amatir bahkan kamera ponsel sekalipun.

Baca juga: Jembatan Ciherang, Lintasan Melengkung dan Spot Foto Favorit Para Railfans

Layaknya memiliki kesempatam emas karena momen luar biasa yang didapat, membuat Railfans memiliki kepuasan tersendiri dengan membidik dengan kameranya. Apalagi jika mengabadikan kereta api dari sudut atas. Layaknya sang “Ular Besi” merayap diatas tanah, jika dibidik dari bagian atas lebih terasa memuaskan. Karena landscape yang didapat justru lebih banyak dan luas.

Membidik dari Area Parkir Lantai Atas Mall
Jika membidik dari bagian atas sudah tentu perlu adanya usaha. Usaha untuk menaiki bukit ataupun gedung tinggi. Di Jabodetabek khususnya Jakarta ada beberapa spot tinggi untuk berburu kereta api, seperti gedung yang menjulang tinggi. Namun, tak semudah yang dibayangkan jika naik ke gedung tinggi dan menuju ke area spot foto itu bisa berhasil. Ada yang harus izin ke manager gedung, ada pula izin hanya ke bagian kepala keamanan gedung. Contohnya gedung perkantoran, hotel dan apartemen.

Kereta Api Argo Parahyangan dari Bandung menuju Gambir. (Foto: Sendy Prasetya)

Tapi bagaimana jika membidik kereta api dari atas gedung pusat perbelanjaan (Mall)? Salah satu triknya adalah manfaatkan area parkir mall tersebut. Biasanya area parkir lebih bebas dan terjamin keamanannya. Disamping banyak kendaraan roda dua/empat yang parkir, area ini juga bisa dijadikan spot foto/video dari atas dengan pemandangan ikonik Kota Jakarta.

Bagi penikmat foto/videografi kereta api dari atas dengan pemandangan luas, bisa di coba gedung pusat perbelanjaan di Jatinegara, Jakarta Timur. Pusat Perbelanjaan (mall) ini sangat dekat dengan Stasiun Jatinegara. Jika ingin mendapatkan hasil foto yang lebih waaah, bisa dicoba di area parkir paling atas. Lantai gedung paling atas mall ini sebenarnya lantai bioskop. Namun tidak harus memasuki area bioskop, tapi bisa langsung menuju pintu area parkir yang selalu terbuka didepan pintu masuk bioskop.

Suasana ikonik Jakarta lengkap dengan pemandangan gedung bertingkat. (Foto: Sendy Prasetya)

Ketika memasuki area parkir, hal utama yang tertuju dan terlihat adalah jalur kereta api yang sangat luas. Jalur kereta api ini merupakan petak antara Stasiun Jatinegara dengan Stasiun Pondok Jati dan Stasiun Matraman. Jadi bisa terlihat keempat bahkan sampai delapan jalur kereta dari atas sini. Tak hanya jalur kereta, pemandangan Kota Jakarta Utara dan Timur pun bisa terlihat sangat luas dan ikonik. Apalagi jika kereta api melintas area tersebut, tak perlu mencari spot bagus lagi, tinggal membidik kamera, jepret, dan lihat hasilnya. Pasti sangat memuaskan.

Suasana malam Kota Jakarta. (Foto: Sendy Prasetya)

Waktu yang Tepat Untuk Pengambilan Gambar
Bagi penikmat foto/video kereta api masih ada yang tahu bahkan ada yang belum saat pengambilan gambar. Nah, waktu yang cocok dan tepat untuk pengambilan gambar dari sini adalah cuaca. Cari cuaca yang cerah dan tidak backlight, biasanya sore hari mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 17.40 WIB.

Jika cuaca dirasa agak mendung, aturlah kecerahan dan saturasi pada foto/video agar menghasilkan gambar lebih bagus. Berikutnya adalah menentukan jam kereta api yang melintas. Jika pengambilan gambar dari mall ini, waktu yang tepat adalah pagi dan sore hari. Waktu tersebut merupakan jam – jam sibuk kereta api yang melintas. Mulai dari KRL, kereta jarak jauh hingga kereta barang.

Baca juga: “Hanoi Train Track Cafe” Jadi Spot Tunggu Kereta yang Melintas di Old Quarter

Untuk memasuki area mall tersebut karena sebagai pengunjung, cukup ikuti peraturan mall yang ada. Untuk area parkir sendiri, dirasa tidak perlu ijin ke pihak gedung atau petugas keamanan. Karena di sepanjang area parkir tidak ada sign atau tanda peringatan “Dilarang Mengambil Gambar”. Pun beberapa pengunjung mall juga asyik menikmati obrolan bersama rekan – rekannya dan tak ketinggalan juga ada yang mengambil gambar pemandangan Kota Jakarta. Yang terpenting adalah selalu menaati peraturan yang ada agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan (Pras – Cinta Kereta Api)

Seutas Cerita di Balik Kelamnya Stasiun Kampung Bandan

Bagi Anda yang menggantungkan mobilitas sehari-hari dengan menggunakan Commuter Line Jabodetabek, mungkin sudah tidak asing dengan salah satu stasiun yang berada di perbatasan Kelurahan Ancol (Jakarta Utara) dan Kelurahan Mangga Dua Selatan (Jakarta Pusat) ini. Stasiun yang dicanangkan akan menjadi depo MRT kedua setelah Lebak Bulus ini juga merupakan satu-satunya stasiun di Indonesia yang mengaplikasikan split platform (peron bertingkat). Ya, Stasiun Kampung Bandan.

Baca Juga: Sering Naik Kereta? Kini Saatnya Anda Mengenal Jenis dan Karakter Peron di Stasiun

Stasiun yang berada di Daerah Operasi I Jakarta ini berkali-kali diterjang banjir hingga terpaksa dihentikan sementara pengoperasiannya, antara lain pada bulan Januari 2005, Desember 2007, Januari 2008, dan Januari 2009. Problematika seperti ini tidak lepas dari sistem drainase di Jakarta sendiri yang buruk, ditambah lagi kebiasaan setiap individu di sekitar stasiun yang kerap kali tidak mengindahkan peringatan dilarang membuang sembarangan. Terlihat jelas bukan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar?

Dahulu, pintu masuk Stasiun Kampung Bandan terletak di sebelah utara menuju Ancol, namun sejak perkembangan sisi selatan (seputaran Mangga Dua, Harco, dll) begitu pesat, pintu utara tidak pernah dipakai lagi, cenderung terbengkalai. Lingkungan di sekitar stasiun pun bisa dibilang kumuh, terlihat dari banyaknya rumah semi permanen di sepanjang rel kereta api. Jika sudah seperti ini, maka urusan kesehatan seolah dinomor-duakan.

Terlepas dari masalah sosial yang berkembang di sekitaran stasiun ini, penamaan daerah Kampung Bandan sendiri bisa dibilang unik. Ada banyak literatur yang menyebutkan asal mula nama Kampung Bandan, dengan versinya masing-masing. Literatur pertama menyebutkan bahwa nama daerah ini diambil dari sekelompok masyarakat Banda yang pada jaman penjajahan Belanda menduduki tempat ini.

Stasiun Kampung Bandan. Sumber: youtube.com

Tulisan lain menyebutkan bahwa nama Kampung Bandan diambil dari penjajah Jepang yang sering melintasi daerah tersebut sambil membawa para pemberontak dengan tangan dibanda (Bahasa Jawa: Diikat), sebelum akhirnya para pemberontak ini dieksekusi di daerah Ancol. Satu lagi spekulasi yang melatarbelakangi penamaan Kampung Bandan adalah banyaknya tumbuhan Pandan yang tumbuh di daerah ini dulu.

Terlepas dari semua spekulasi tersebut, catatan sejarah menyebutkan bahwa kampung ini merupakan penampungan para budak dari Pulau Banda, Maluku, ketika Meneer Belanda, JP Coen menaklukkan Batavia pada tahun 1621. Mereka yang selamat dari pembantaian JP Coen diboyong ke Batavia dan melakukan pemberontakan besar-besaran terhadap VOC di daerah Marunda.

Baca Juga: Lori, Si Kereta Tebu Yang Kini Sudah Beralih Fungsi

Setelah periode perbudakan usai, tawanan tadi dipekerjakan di Pasar Ikan. Mereka mendiami suatu kampung yang berdekatan dengan Pelabuhan Sunda Kelapa, dan beranak pinak di sana. Di kawasan itu akhirnya dibangun pula jalur kereta api, yaitu ketika Pelabuhan Tanjung Priok dibangun. Jalur kereta api itu untuk menghubungkan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Pelabuhan Tanjung Priok. Stasiun Kampung Bandan, saksi bisu dari cerita kelam jaman penjajahan di Batavia.

Kini, Kampung Bandan erat kaitannya dengan keberadaan para waria. Tinggal di pinggiran kota Jakarta demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah bukanlah perkara mudah bagi mereka. Keterbatasan memaksa mereka hidup seperti ini. Tidak hanya waria, Kampung Bandan juga terkenal dengan penggunaan lori yang disulap menjadi transportasi jarak dekat bagi para warga.

Airbus Buka Kursus Pelatihan Drone untuk Usia 18 – 65 Tahun

Seiring menigkatnya kebutuhan, kursus pelatihan drone telah banyak berdiri di banyak negara. Namun, sejauh ini masih jarang kursus drone melibatkan peran serta langsung pihak manufaktur dirgantara. Nah, untuk pertama kalinya, dibuka kursus pelatihan drone melibatkan peran manufaktur dirgantara asal Perancis, Airbus.

Baca juga: Drone Quadcopter Mini DJI Mavic 3 Mampu Prediksi Terjadinya Letusan Gunung

Airbus akan menawarkan kursus pelatihan pilot drone di Bengaluru, India, mulai 26 Juni 2023. Program lima hari tersebut telah disetujui oleh regulator penerbangan sipil Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Perhubungan Udara) India. Kursus ini telah dirancang untuk pelatihan drone mini dan mikro. Dikutip dari livemint.com (6/6/2023), kursus tersebut akan mencakup teori dan pelajaran terbang.

Airbus akan mendatangkan instruktur yang disetujui DGCA yang akan memberikan pelatihan teoretis yang mencakup topik-topik seperti aturan drone, prinsip dasar penerbangan, prosedur kontrol lalu lintas udara, pemeliharaan, operasi, dan aerodinamika.

Para siswa akan menerima pelajaran menerbangkan drone, termasuk pelatihan simulator dan pelajaran terbang praktis di fasilitas yang disetujui Airbus di Bengaluru. Hanya mereka yang telah menyelesaikan kelas 10 dan berusia antara 18 dan 65 tahun dengan paspor India yang masih berlaku yang memenuhi syarat untuk mendaftar program ini.

Kandidat akan diminta untuk membuat sertifikat medis kebugaran untuk menjalani pelatihan dan mengoperasikan drone. Nantinya Siswa akan diberikan sertifikat dari Airbus setelah berhasil menyelesaikan kursus.

“Kami dengan sepenuh hati menyambut inisiatif Airbus untuk meluncurkan program pelatihan pilot drone di negara kami. Masuknya Airbus ke dalam pelatihan drone akan berkontribusi pada keseluruhan pengembangan ekosistem drone di India,” kata Smit Shah, Presiden Federasi Drone India.

Menurut perkiraan industri, hampir 60.000 drone beroperasi di India termasuk 20.000-30.000 perangkat drome rekreasi. Pada Januari 2023, ada 41 sekolah drone berdiri di seluruh India, dan lebih banyak lagi yang akan dibangun.

Baca juga: Singapura Mulai Pengiriman Drone Kargo Darat ke Laut, Bisa Angkutan Beban Hingga 7 Kg

India berambusi untuk menjadi pusat drone global pada tahun 2030, tetapi pakar industri mengatakan bahwa banyak hal yang harus dilakukan di bidang yang terkait dengan pengiriman dengan drone. Manufaktur, sertifikasi drone, ketergantungan pada pemasok asing, pasokan keuangan yang tidak memadai dan tenaga terampil serta kekurangan pilot drone adalah tantangan utama.

Keluarkan Laptop dari Tas Saat Pemeriksaan di Bandara, Ini Alasannya

Selain aturan melepas ikat pinggang dan jam tangan, dalam penerbangan internasional juga ada aturan lain saat pemeriksaan keamanan di bandara, yakni mengeluarkan laptop/notebook dari tas. Bagi sebagian orang ini menjadi pertanyaan, mengapa laptop harus dikeluarkan dari tas? Padahal tas sudah wajib masuk ke dalam mesin X-ray.

Baca juga: Lepas Ikat Pinggang dan Jam Tangan Saat Pemeriksaan di Bandara, Ini Alasannya

Alasan mengapa Anda diminta untuk mengeluarkan laptop dari tas selama pemeriksaan keamanan di bandara adalah untuk memastikan keamanan penerbangan. Berikut beberapa alasan mengapa hal ini diterapkan:

1. Deteksi bahan peledak
Laptop dapat menjadi tempat yang potensial untuk menyembunyikan bahan peledak atau komponen berbahaya. Dengan mengeluarkan laptop dari tas, petugas keamanan dapat memeriksa perangkat secara terpisah untuk memastikan bahwa tidak ada ancaman keamanan yang tersembunyi di dalamnya.

2. Pemeriksaan X-ray
Tas yang berisi banyak barang dapat membingungkan hasil pemeriksaan X-ray. Dengan mengeluarkan laptop dan meletakkannya secara terpisah dalam nampan khusus, petugas keamanan dapat mendapatkan gambar yang lebih jelas dari perangkat tersebut dan memastikan bahwa tidak ada benda mencurigakan lainnya yang tersembunyi di sekitarnya.

3. Inspeksi manual
Setelah melalui pemeriksaan X-ray, petugas keamanan mungkin juga perlu melakukan inspeksi manual pada laptop Anda. Dengan meletakkan laptop secara terpisah, petugas dapat memeriksa dengan lebih efisien tanpa harus mencari-cari di dalam tas yang berisi banyak barang.

4. Memudahkan pemeriksaan
Dengan meminta penumpang untuk mengeluarkan laptop dari tas, proses pemeriksaan keamanan dapat menjadi lebih cepat dan efisien. Ini membantu mengurangi waktu antrian dan memastikan kelancaran pemeriksaan untuk semua penumpang.

Baca juga: Laptop Anda Diperiksa di Bandara? Jangan Keburu Panik!

Penting untuk diingat bahwa aturan-aturan keamanan di bandara dapat berbeda di setiap negara dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, selalu periksa aturan terbaru dari otoritas bandara yang berlaku sebelum Anda melakukan perjalanan udara.

Jepang Punya Vending Machine ‘Tanggap Darurat’ – Gratiskan Makanan dan Minuman Saat Terjadi Bencana Alam

Meski dikenal sebagai negara dengan penguasaan teknologi tinggi, namun, warga Jepang juga harus akrab terhadap bencana alam, maklum negara kepulauan di Asia Timur itu lumayan sering ketimpaan bencana seperti gempa bumi dan angin topan. Dan guna memperluas persiapan tanggap bencana, kini beberapa mesin penjual otomatis (vending machine) akan menawarka makanan dan minuman gratis.

Baca juga: Yo-Kai Express Hadirkan Makanan Panas via Vending Machine

Makanan dan minuman gratis akan diberikan dari vending machine jika terjadi gempa bumi besar atau angin topan. Dikutip dari theguardian.com (2/6/2023), vending machine di pesisir kota Ako, menjadi percontohan, lantaran kerap terjadi bencana alam angin topan. Dua mesin telah dipasang di kota pantai barat Ako, yang terletak di wilayah yang menurut seismolog rentan terhadap gempa kuat yang diperkirakan akan melanda pantai pasifik tengah dan barat daya negara itu dalam beberapa dekade mendatang.

Dua unit vending machine di jalanan Tokyo dikabarkan juga telah beroperasi, yang secara otomatis akan terbuka jika terjadi bencana alam.

Vending machine ‘tanggap bencana’ ini berisi sekitar 300 botol dan kaleng minuman ringan serta 150 makanan darurat, termasuk suplemen gizi, telah dipasang di dekat bangunan yang telah ditetapkan sebagai tempat penampungan dan evakuasi.

Mereka dirancang untuk “membuka” dan membuat isinya tersedia secara gratis jika terjadi peringatan hujan lebat, atau perintah evakuasi setelah gempa berkekuatan lima atau lebih tinggi pada skala intensitas seismik tujuh Jepang.

Baca juga: Mesin Penjual Otomatis, Jual 48 Jenis Produk dari Buah Hingga Suvenir

Para ahli baru-baru ini mengemukakan kemungkinan “gempa besar” yang terjadi di sepanjang palung Nankai, lepas pantai Pasifik Jepang, dalam 20 tahun ke depan.