Stott Hall Farm – Inilah Rumah di Tengah Jalan Tol yang ‘Anti’ Dipindahkan

Median jalan tol dikenal sebagai area terbatas (steril) yang difungsikan untuk keselematan berkedara. Namun, ada yang unik dari Negeri Raja Charles, yakni ada rumah yang berdiri di tengah alur jalan tol. Ini bukan sensasi, pasalnya di tengah jalan tol M62 di Inggris, terdapat Stott Hall Farm.

Baca juga: Ini Fungsi Jalur Penyelamat di Jalan Tol

Rumah ini terletak di antara jalan tol arah barat dan timur di daerah West Yorkshire, antara Junction 22 dan Junction 23. Dari sejarahnya, pembangunan jalan tol M62 pada tahun 1970-an telah memisahkan rumah dari jalan yang ada sebelumnya.

Rumah ini menjadi terkenal dan telah menjadi daya tarik yang menarik bagi pengendara yang melewatinya. Uniknya, rumah tersebut masih dihuni dan merupakan bagian dari sejarah jalan tol M62 yang menjadi simbol kegigihan dan keberanian pemiliknya yang enggan untuk menjual properti mereka.

Pemerintah setempat telah mengakui keberadaan rumah tersebut dan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan pengendara dan pemilik rumah. Beberapa perubahan telah dilakukan pada jalan tol dan akses ke rumah untuk mengurangi risiko tabrakan atau kecelakaan.

Stott Hall Farm tidak dipindahkan dari lokasinya di tengah jalan tol M62 karena beberapa faktor.

1. Sejarah dan warisan
Stott Hall Farm memiliki nilai sejarah dan menjadi ikon yang dikenal oleh banyak orang sebagai rumah di tengah jalan tol. Penghapusan atau pemindahan rumah tersebut dapat menghilangkan elemen unik dari jalan tol M62 dan mengurangi daya tariknya sebagai objek wisata.

2. Biaya
Memindahkan sebuah bangunan seperti Stott Hall Farm ke lokasi baru adalah sebuah proyek yang sangat mahal. Dibutuhkan perencanaan, persiapan, perizinan, dan biaya fisik untuk memindahkan rumah tersebut. Karena Stott Hall Farm tetap dihuni, biaya dan kerumitan pemindahan menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan.

3. Dampak pada lalu lintas dan infrastruktur
Memindahkan Stott Hall Farm ke lokasi baru akan melibatkan gangguan lalu lintas yang signifikan dan mungkin memerlukan perubahan desain jalan tol M62. Ini dapat menimbulkan kerugian finansial, kesulitan logistik, dan gangguan bagi pengguna jalan tol.

Baca juga: Kecelakaan Banyak Terjadi di Bahu Jalan Tol, Ini Penyebabnya

4. Izin dan regulasi
Memindahkan bangunan seperti Stott Hall Farm melibatkan izin dan persetujuan dari otoritas terkait. Peraturan dan regulasi terkait pembangunan, perpindahan bangunan, dan perlindungan lingkungan harus dipertimbangkan sebelum adanya pemindahan rumah.

Airbus Ungkap Visi Baru untuk Desain Kabin Pesawat di Tahun 2035

Guna mewujudkan visi di tahun 2035, maka segala rancangan futuristik dihadirkan guna memberikan sensasi dan pengalaman baru pada layanan pesawat penumpang di masa depan. Seperti Airbus, manufaktur pesawat asal Eropa, telah meluncurkan visi untuk kabin di masa depan.

Baca juga: Desain Diskotik dan Gym di Kabin Pesawat, Pernah Mengemuka di Dekade 70-an 

Persisnya Airbus belum lama ini memperkenalkan tentang konsep ‘Airspace Cabin Vision 2035+’ yang akan mendukung desain kabinn pesawat Airbus di masa depan. Konsep ini sangat berfokus pada keberlanjutan, material ringan, dan digitalisasi.

Airbus meluncurkan konsep kabin barunya selama konferensi virtual pada 30 Mei menjelang Aircraft Interiors Expo (AIX) 2023 di Hamburg . Airspace Cabin Vision 2035+ dipresentasikan oleh Stan Shparberg, Chief Marketing Officer di Airbus, dan Ingo Wuggetzer, kepala Cabin Marketing, mengungkapkan visi pembuat pesawat untuk kabin pesawatnya mulai tahun 2035 dan seterusnya.

Sepuluh maskapai penerbangan dan delapan perusahaan teknologi, termasuk Delta Air Lines, Lufthansa dan BMW, berkontribusi pada proyek tersebut, sementara Airbus memanfaatkan survei penumpang yang ekstensif untuk merumuskan konsep kuncinya. Perubahan pada rentang kabin pabrikan yang ada akan dimulai pada awal tahun ini, dengan implementasi skala penuh untuk diluncurkan pada pesawat generasi berikutnya.

Wuggetzer mempresentasikan tiga pilar Airbus, atau “blok bangunan”, yang akan membentuk cara perusahaan menciptakan kabin masa depannya. Pilar pertama adalah transparansi dalam rantai pasokan untuk membangun sistem siklus hidup yang dapat dilacak – ini akan melibatkan “penilaian siklus hidup end-to-end, cara merancang produk, cara memperbaiki produk, atau cara menyesuaikan.”

Pilar kedua adalah dekarbonisasi yang akan menjadi nilai jual yang besar dalam industri yang berlomba untuk memenuhi target lingkungan. Berdasarkan analisis siklus hidup untuk A350-nya, Airbus mengatakan antara 10-20 persen dampak lingkungan pesawat berasal dari kabin, jadi perubahan di sini akan menjadi kunci untuk mendorong dekarbonisasi di seluruh industri.

Pilar ketiga adalah sirkularitas, yang diklaim Wuggetzer sebagai yang paling sulit dicapai. Pilar ini berkisar pada empat konsep utama – memikirkan kembali, mendaur ulang, memperbaiki, dan menggunakan kembali – untuk membuat industri lebih berkelanjutan. Wuggetzer menggunakan contoh panel dinding samping yang dibuat seluruhnya dari produksi limbah karbon A350 (dan lebih ringan 18kg). Melalui sistem siklus hidup end-to-end, Airbus dapat menggunakan alat digital untuk lebih mengoptimalkan cara mendaur ulang material.

Baca juga: Siapa Bilang Mendesain Interior Kabin Pesawat Mudah? Ini Kata Pakarnya!

Dikutip dari Simple Flying, melalui penggunaan desain bionik, Airbus mengklaim dapat mengurangi bobot kabin hingga 40 persen, yang pada gilirannya akan menghasilkan penghematan emisi yang besar. Seperti dilansir FlightGlobal, pabrikan melihat ke alam untuk mengembangkan desain yang optimal, mengutip struktur jamur sebagai solusi yang “tidak pernah terpikirkan oleh manusia.”

Sinyal Aspek, Rambu Paling Vital di Kereta Api

Siapa tak kenal dengan rambu dengan tiga lampu yang terdiri dari warna merah, kuning, dan hijau? Layaknya lampu rambu lalu lintas yang berada dipersimpangan jalan raya, rambu dengan 3 lampu ini juga digunakan dan sangat diperlukan untuk perjalanan kereta api. Rambu tersebut juga memiliki 3 lampu dengan warna yang sama yaitu merah, kuning, dan hijau.

Baca juga: Yuk, Kenali Marka Batas Berhenti Kereta Api

Namun, perbedaannya jika rambu jalan raya merah berada dibagian atas dan hijau bagian bawah, sedangkan rambu untuk kereta api untuk lampu merah berada dibawah dan hijau berada dibagian atas. Dan lampu berwarna kuning tetap dibagian tengah baik jalan raya maupun kereta api.

Istilah Semboyan untuk Sinyal Rambu Kereta Api
Jika di jalan raya, sebutan rambu lalu lintas adalah lampu traffic light, sedangkan jntuk kereta api dengan sembutan sinyal aspek atau bahkan penyebutannya adalah semboyan. Nah, semboyan ini biasa diucapkah oleh masinis jika melihat sinyal aspek kereta api dalam keadaan merah, kuning, ataupun hijau. Semboyan – semboyan tersebut diucapkan secara terpisah antara 3 lampu yang menyala secara bergantian.

Jika lampu menyala merah menandakan Semboyan 7, kemudian jika lampu menyala kuning disebutnya Semboyan 6, dan jika sinyal aspek menyala hijau masinis biasa menyebut Semboyan 5. Tak hanya masinis, PPKA atau PAP yang menginformasikan melalui pengeras suara di stasiun juga mengucapkan semboyan pada sinyal aspek. Sebagai contoh: “Masinis KA 111 sinyal aspek J22 Semboyan 5 diijinkan berangkat”. Maka masinis mengikuti instruksi dari PPKA dan PAP untuk menjalankan keretanya setelah dijinkan berangkat karena menunjukan indikasi sinyal aspek diposisi Semboyan 5.

Beda halnya jika sinyal menunjukan aspek kuning atau Semboyan 6, masinis diperbolehkan berangkat dengan kecepatan terbatas, karena dibagian depan biasanya masih terdapat kereta yang jaraknya agak dekat dengan kereta belakangnya.

Begitupula dengan sinyal aspek dengan posisi masih Semboyan 7 atau indikasi merah. Namanya lampu sinyal dalam keadaan merah, baik kendaraan jalan raya maupun kereta api harus benar – benar berhenti. Jika melanggar menerobos lampu merah akan dikenai sanksi berat.

Baca juga: Mengenal Marka Batas Kecepatan Kereta Api

Sinyal dengan 3 aspek ini biasa ditemui di stasiun besar maupun kecil (sinyal blok antara). Biasanya sinyal keluar stasiun berada diujung peron sedangkan sinyal blok antara biasa ditempatkan pada jalur lintas antar stasiun guna menghindari jarak antar kereta yang terlalu beredekatan agar tidak terjadi kecelakaan. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Serba-serbi Kecelakaan Kereta Api, Antara Mitos dan Fakta

Kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang kerap kali memakan korban jiwa baik itu pejalan kaki, pengendara sepeda motor hingga mobil. Bahkan petugas yang menjaga palang pintu pun beberapa diantaranya pernah meninggal karena tertabrak kereta.

Baca juga: Minimalisir Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Kaohsiung Luncurkan Layanan Kereta Bawah Tanah

Namun apa yang jadi masalahnya? Apakah sengaja menabrakkan diri atau memang tidak sadar akan adanya kereta karena perlintasan yang lewati adalah perlintasan sebidang? Berbagai mitos pun hadir mewarnai penjelasan kecelakaan yang menewaskan pejalan kaki atau pun pengendaran kendaraan.

Bagi pejalan kaki, salah satunya adalah setan budeg, di mana mitos ini menyebutkan bahwa para pejalan kaki dibuat tidak mendengar datangnya kereta api. Biasanya para pejalan kaki yang menggunakan earphone mengalami ini.

Namun faktanya mereka bisa saja meleng dan tidak melihat adanya kereta datang. Sedangkan kendaraan roda dua karena menerobos palang pintu. Mungkin saat menerobos mereka hanya melihat dari satu sisi jalur tetapi tidak sadar akan kedatangan kereta dari sisi jalur lainnya.

Tak hanya itu, faktor keinginan bunuh diri pun bisa menjadi penyebabnya. Pasalnya, banyak orang yang kerap kali sengaja berdiri di tengah perlintasan untuk mengakhiri hidup mereka karena berpikir dengan kemungkinan tidak bisa menyelesaikan permasalahan.

Meski begitu, kecelakaan kereta yang menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tertabrak juga bisa karena human error. Di mana masinis tidak melaksanakan standar prosedur operasi yang ditetapkan atau melanggar kecepatan. Tak hanya itu, terjadinya pengaturan tugas dan beban kerja yang kurang baik menyebabkan kelelahan fisik pada masinis.

Sementara penyebab dari sarana banyak terjadi kecelakaan lantaran pengereman yang tidak bekerja dengan baik, kerusakan pada as dan roda seperti as yang patah atau bearing macet. Pembebanan yang tidak merata, kelebihan beban, dan kurangnya perawatan sarana hingga tidak menggunakan suku cadang standar.

Adanya ini berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan keselamatan KA diantaranya peningkatan kelaikan prasara, sarana, peningkatan kompetensi SDM hingga pemberian Sertifikasi SDM Perkeretaapian. Sosialiasi keselamatan KA juga menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Baca juga: Jumlah Perlintasan Sebidang Liar di Indonesia, Tembus Angka 4.000!

Yang paling utama adalah pencegahan kecelakaan KA dengan melaksanakan pemantauan terhadap batas kecepatan, pelaksanaan identifikasi daerah rawan kecelakaan, penanganan perlintasan sebidang dengan membangun under pas atau fly over, dan menutup perlintasan liar. Pemasangan warning device pada pintu perlintasan, dan melakukan pemantauan serta penelitian atas kecelakaan KA yang terjadi.

Insiden 2 Juni 2023 dengan Korban Tewas 288 Orang, Pecahkan ‘Rekor’ Kecelakaan Kereta Terburuk di India

Kecelakaan maut dalam layanan kereta api tak bisa dilepaskan dari sejarah buruknya transportasi di India. Seolah beradu dalam jumlah korban jiwa, insiden maut pada 2 Juni 2023 di negara bagian Odisha, India timur, disebut sebagai kecelakaan kereta api paling mematikan di negara itu dan juga terparah di dunia dalam lebih dari 20 tahun. 288 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini.

Baca juga: Hari ini 31 Tahun Lalu, Terjadi Kecelakaan Kereta Terbesar di India, Tewaskan 140 Orang!

Sebelumnya, insiden kecelakaan maut kereta api terparah di India terjadi pada 8 Juli 1988. Sebuah kecelakaan besar kereta terjadi di Kerala, India. Kereta tersebut tergelincir di jembatan Peruman dan jatuh ke Danau Ashtamudi sekitar pukul 13.15 waktu setempat. Sepuluh dari 14 gerbong tersebut jatuh ke danau dengan dua diantaranya terbalik saat jatuh ke air.

Dari 14 gerbong ada gerbong mesin, gerbong barang dan gerbong kelas dua yang berhasil melewati jembatan ketika kecelakaan terjadi. Saat terjatuh ke danau, gerbong-gerbong tersebut terkunci dan menyulitkan para penyelam yang akan membantu menyelamatkan nyawa penumpang.

Dua hari setelah kecelakaan ditemukan 101 jenazah oleh penyelam angkatan laut. Ternyata saat masa pencarian berlanjut banyak mayat yang ditemukan dan diperkirakan mencapai 140 orang tewas.

Sementara dari jumlah korban jiwa, korban jiwa akibat tabrakan kereta api di India yang terjadi pada 2 Juni 2023, jumlahnya terus bertambah Sejauh ini, setidaknya 288 orang tewas dan lebih dari 850 orang lainnya terluka dalam tabrakan mengerikan tersebut.

Dari kronologi, tabrakan maut pada 2 Juni 2023 melibatkan dua kereta penumpang dan kereta barang di Balasore, India. Satu kereta penumpang yang tergelincir ke jalur yang berdekatan dan ditabrak oleh kereta yang masuk pada Jumat, 2 Juni 2023 dan menabrak kereta barang stasioner di dekatnya.

Baca juga: Serba-serbi Kecelakaan Kereta Api, Antara Mitos dan Fakta

Dua kereta api beroperasi di jalur yang berbeda. sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Saat itu, Howrah Superfast Express, yang beroperasi dari Bangalore ke Howrah, Benggala Barat, tergelincir dan bertabrakan dengan Coromandel Express, dengan rute perjalanan Kolkata ke Chennai.

Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit

Guna meningkatkan keselamatan dalam mengoperasikan armadanya, Indian Railways mendapatkan bantuan dari Indian Space Research Organization (ISRO) untuk mengantisipasi kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang tanpa penjaga dan melacak pergerakan kereta secara real-time. Diketahui, ISRO menggunakan sistem berbasis satelit dalam membantu Indian Railways.

Baca Juga: Antisipasi Gangguan Kabut Saat Musim Dingin, Ini Yang Disiapkan Perkeretaapian India!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman indiatimes.com, ISRO bekerja dalam sebuah proyek percontohan, dimana Indian Railways memasang space agency-developed integrated circuit (Chip IC) di beberapa rangkaian kereta. Indian Regional Navigation Satellite System atau yang kerap kali disebut NaVIC akan digunakan untuk memperingatkan para pengguna jalan yang hendak melintas di perlintasan sebidang tak berawak melalui sirine yang dipasang di sana.

“ISRO dan Indian Railways memang telah bekerja sama dalam proyek percontohan ini sejak bulan Juni kemarin,” tutur Tapan Misra, Direktur Space Applications Centre (SAC) yang berbasis di Ahmedabad. “Sirine akan berbunyi manakala chip IC yang terpasang di kereta memancarkan sinyal dari jarak 500 meter hingga 4 kilometer sebelum kereta melintasi sebuah perlintasan. Bunyi sirine akan semakin keras ketika kereta semakin mendekat dan akan mati ketika kereta sudah melintas,” tambah Tapan.

Tapan menambahkan bahwa sudah lima rangkaian kereta yang diinstal chip IC ini di lima rute yang berbeda. “Pengujian sistem sirine berbasis satelit ini telah berlangsung sejak bulan Juni untuk memeriksa apakah sistem ini dapat diandalkan dan dapat berfungsi di bawah kondisi iklim yang berbeda,” tandas Tapan. “ISRO menggunakan konstelasi tujuh satelit navigasi (IRNSS atau NaVIC) untuk sistem keamanan kereta api, setelah proyek percontohan ini selesai dengan sukses, rencananya akan dipasang di semua kereta api di seluruh negeri secara bertahap,” imbuhnya.

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, tidak hanya dipergunakan untuk memperingatkan para pengguna jalan di perlintasan sebidang tak berawak, tapi chip IC yang terpasang di rangkaian kereta juga dapat dipergunakan untuk memantau pergerakan kereta secara real-time. “Teknologi ini dapat memudahkan untuk melacak lokasi persis sebuah kereta yang mengalami kecelakaan, sehingga proses evakuasi juga dapat dilakukan dengan lebih cepat,” paparnya.

Baca Juga: Setarakan Kaum Minoritas, Formulir Tiket Kereta di India Akan Tambah Kolom T Untuk Transgender

Dorongan untuk menggunakan teknologi satelit untuk sistem keselamatan kereta api tercetus setelah Perdana Menteri Narendra Modi meminta semua kementerian pusat dan pemerintah negara bagian untuk memanfaatkan teknologi ISRO untuk memberikan tata pemerintahan yang lebih baik pada 7 September 2015 silam. Diketahui, ada sekitar 7.254 dari 18.000 perlintasan sebudang tak berawak di India yang menyumbang sekitar 40% kecelakaan yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan lainnya.

Jasa Antar Makanan Online, Uber Eats Gunakan 2.000 Robot di Amerika Utara

Robot pengiriman makanan Uber Eats akan mulai digunakan di beberapa kota di Amerika Serikar. Selama setahun terakhir, robot beroda Serve Robotics yang didukung Uber telah mengantarkan makanan dan bahan makanan untuk dibawa pulang kepada pelanggan di area Los Angeles.

Baca juga: Dianggap Rasis Karena Bebaskan Biaya Pengiriman Pada Restoran Milik Kelompok Kulit Hitam, Uber Eats Terima 8500 Tuntutan Arbitrase

Serve Robotics telah mengumumkan 2.000 bot akan mulai digunakan dengan Uber Eats di kota-kota Amerika Utara lainnya. Menurut Serve Robotics, lebih dari 200 restoran kini berpartisipasi dalam proyek percontohan. Selain di Los Angeles dan kota asal perusahaan di San Francisco, robot berjalan di trotoar otonom telah menyelesaikan puluhan ribu pengiriman tanpa kontak”sejak pendirian Serve Robotics pada tahun 2017.

Dalam perluasan yang baru saja diumumkan, rencananya Serve Robotics membutuhkan sebanyak 2.000 bot untuk digunakan oleh Uber Eats di beberapa kota Amerika dan Kanada.

Layanan pengantaran makanan menggunakan robot dapat berlangsung berjat kerja sama dengan mitra industri dan otoritas kota di berbagai lokasi.

Setiap robot beroda empat dapat beroperasi selama sehari penuh dengan satu kali pengisian baterai, membawa kargo hingga 22 kg dengan kecepatan tertinggi 11 km per jam. Untuk keamana, kompartemen kargonya hanya dapat dibuka oleh klien korporat atau pelanggan yang memesan menggunakan aplikasi. semua robot mampu mengemudi otonom Level 4.

“Yang dimaksud level 4 adalah saat tidak ada perhatian manusia yang diperlukan di area yang telah ditentukan sebelumnya,” kata salah satu pendiri/CEO Serve Robotics Ali Kashani. Hal ini dicapai dengan menggunakan sejumlah kemampuan teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih yang membantu robot kami menavigasi kota.

Baca juga: Kekurangan Tenaga Kerja, Jepang Izinkan Jasa Pengiriman Barang/Makanan dengan Self Driving Delivery Robots

AI membantu robot mendeteksi permukaan mana yang harus dinavigasi, menemukan rute tercepat dan juga teraman, mendeteksi dan mengidentifikasi orang dan mobil, dan bahkan mengidentifikasi risiko tabrakan dengan mobil saat pengemudi lalai di persimpangan.

Tequila Herradura Express, Siap Antar Anda Ke Kampung Halaman Tequila

Salah satu produsen tequila tertua di dunia bekerja sama dengan perkeretaapian Meksiko untuk kembali mengoperasikan wisata kereta api yang mengusung tema pendidikan dan entertain. Bulan April kemarin, Tequilla Herradura Express yang berada di bawah naungan Ferrocarril Mexicano S.A. de C.V. (Ferromex) melakukan debutnya dengan memperkenalkan delapan gerbong penumpang yang membuka rute dari Guadalajara di Jalisco, Meksiko, ke La Hacienda San José del Refugio di Casa Herradura di Jalisco’s Amatitán, dimana tempat tersebut terkenal dengan kampung halaman tequila.

Baca Juga: The Blue Train, Kereta Super Mewah dari Ujung Selatan Afrika

Sepanjang perjalanan menuju Casa Herradura, penumpang akan menikmati keindahan pegunungan serta ladang agave dibarengi dengan sajian tequila yang akan menemani sepanjang perjalanan. Kereta ini beroperasi setiap tahunnya pada hari Sabtu, setiap perjalanan memiliki durasi perjalanan kurang lebih sekitar 90 menit. Casa Herradura menjadi terkenal karena daerah ini sudah mulai memproduksi tequila sejak 1870 dengan salah satu produksi andalannya, Tequila Herradura.

Begitu para tamu tiba, pemandu wisata akan membawa para pengujung melewati produksi Tequila Herradura, yang dilanjutkan dengan  makan siang khas Meksiko di jantung penyulingan. Hidangan ekslusif seperti ini tidak lengkap rasanya bila tidak dihibur oleh musik khas Mariachi serta tarian khasnya. Dalam tur yang berdurasi kurang lebih 10,5 jam tersebut, para pengunjung akan dibuat terpana dengan beragam paparan yang kaya akan nilai-nilai historik, warisan, serta semangat perjuangan jaman dulu. Seperti KabarPenumpang.com wartakan dari progressiverailroading.com, sekitar 200 orang pengunjung tidak pernah melewatkan kesempatan menyambangi kampung halaman dari tequila, per keberangkatan.

Interior di salah satu lounge Tequila Herradura Express. Sumber: progressiverailroading.com

“Tequila Herradura Express yang baru memberikan kesempatan langka bagi para konsumen untuk mengunjungi homeplace kami yang hebat dan menkmati tequila bersama, tapi juga untuk menciptakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan,” tutur Denisse Sánchez, manajer penginapan Casa Herradura.

Tequila Herradura Express adalah versi terbaru dari kereta wisata tequila yang dioperasikan Ferromex ke Amatitán dari tahun 1997 sampai 2015 sebagai bagian dari pengaturan antara rel kereta api, perusahaan tequila dan kamar dagang Guadalajara. Ketika pengaturan dengan bilik berakhir, Ferromex memperbaharui gerbong untuk dialih fungsikan sebagai Tequila Herradura Express.

Baca Juga: Belmond Andean Explorer, Kereta Tidur Pelintas Pegunungan Andes

Kereta ini dapat menampung sekitar 400 penumpang sekali perjalanan. Untuk pilhan kelas, Anda tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa pilihan gerbong yang bisa Anda cocokkan dengan kondisi dompet. Dua gerbong First Class mmenawarkan sebuah kabin mewah, lengkap dengan tempat duduk lounge, TV layar datar serta layanan personal dengan opsi makanan dan minuman pilihan khusus di kapal dan saat mengunjungi Casa Herradura.

Ada juga dua Club Cars yang menyediakan pengalaman lounge khusus orang dewasa dengan tempat duduk yang nyaman, TV layar datar, dan bar besar yang menampilkan hiburan campuran. Empat gerbong Premium dirancang khusus untuk keluarga dan memiliki tempat duduk serta layanan tunggu yang nyaman. Lebih lanjut, Dennise mengatakan interior yang digunkan pada setiap gerbong menganut konsep modern dan kontemporer. Harga yang ditawarkan dalam perjalanan ini pun beragam, dari mulai $95 untuk Premium Class, $105 untuk Club Cars, dan $115 untuk First Class.

Gandeng Qatar Airways, Louis Vuitton Buka Lounge Mewah di Bandara Internasional Hamad

Merek fashion mewah, Louis Vuitton, baru-baru ini meluncurkan lounge bermerek pertamanya di Bandara Internasional Hamad (HIA) di Doha, Qatar. Lounge mewah yang baru dibuka ini bekerja sama dengan maskapai Qatar Airways yang berbasis di Qatar.

Baca juga: Lengserkan Changi, Bandara Hamad Jadi Nomor Satu Versi Skytrax

Dikutip dari Simple Flying (30/5/2023), lounge baru tersebut dibuka akhir pekan lalu dan berada di atas toko Louis Vuitton yang sudah ada. Toko tersebut berdampingan di area dengan berbagai toko mewah yang mencakup Bvlgari, Fendi, dan Omega.

Selama ini, Bandara Hamad telah dikenal sebagai bandara bintang lima oleh Skytrax dan juga merupakan hub untuk Qatar Airways. Louis Vuitton Lounge dibuka dengan kemitraan khusus dengan Qatar Airways. Lounge baru ini akan menawarkan berbagai keuntungan bagi penumpang pertama dan kelas bisnis Qatar Airways. Ini termasuk berbagai sajian makanan, minuman, dan berbelanja di toko mewah.

Lounge baru ini juga dilengkapi perabotan khusus. Interior lounge Louis Vuitton mencakup perabotan desainer dari berbagai seniman. Ini termasuk meja rendah India Mahdavi dan kursi berlengan Costela yang dirancang oleh Martin Eisler.

Sebuah restoran terhubung dengan lounge berperabotan lengkap untuk menyediakan makanan lezat bagi penumpang Qatar Airways. Menu ini dibuat oleh Chef Yannick Alleno bintang tiga Michelin. Menu ini juga dirancang khusus untuk menonjolkan berbagai bahan lokal di Qatar. Masakan Qatar dipengaruhi oleh berbagai bumbu dan makanan yang meliputi kunyit, kacang-kacangan, limau, dan kayu manis.

Baca juga: Bandara Internasional Hamad Punya Ruang Tunggu Non-Tradisional

Selain lounge mewah yang ada, restoran Louis Vuitton Lounge akan bergabung dengan daftar restoran mewah lainnya di bandara. Ini termasuk beberapa pilihan tempat makan kelas atas seperti Emporio Armani Caffee, Fendi Caffee, Ralph Lauren’s Ralph’s Coffee, dan Harrod’s Tearoom.

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Bentuk ‘Joint Venture’ Rute Penerbangan

Garuda Indonesia bersama dengan Singapore Airlines terus memperkuat jalinan kerja sama strategis dalam pengembangan jaringan penerbangan yang semakin seamless antara Indonesia dan Singapura.

Baca juga: Garuda Indonesia Tingkatkan Frekuensi Penerbangan ke Seoul, Bangkok dan Hong Kong

Komitmen tersebut ditandai dengan penjajakan kerja sama komersial melalui pendekatan skema “Joint Venture” rute penerbangan antara kedua maskapai yang akan dilakukan pada rute penerbangan Singapura – Denpasar, Singapura – Jakarta dan Singapura – Surabaya. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari perluasan kolaborasi komersial yang telah terjalin sejak November 2021.

Melalui kerja sama ini nantinya akan memungkinkan Garuda Indonesia dan Singapore Airlines untuk mengoptimalkan strategi pengembangan jaringan penerbangan antara Singapura dan Indonesia dengan menambah ragam pilihan jadwal penerbangan yang saling melengkapi antara Garuda Indonesia dan Singapore Airlines, termasuk dengan memberikan harga yang lebih kompetitif bagi pengguna jasa kedua maskapai.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat landasan kolaborasi program corporate antara kedua maskapai yang dapat dikembangkan kedepannya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa “Dengan telah terjalinnya kerjasama selama lebih dari satu dekade antara Garuda Indonesia dan Singapore Airlines, kolaborasi dengan skema Joint Venture rute penerbangan ini akan menjadi inisiatif lanjutan perluasan kerjasama yang memberikan nilai lebih bagi pengalaman terbang untuk kedua pelanggan kedua maskapai dari seluruh dunia danmemperkuat komitmen kolaborasi strategis antara kedua maskapai dimomentum kebangkitan sektor aviasi pasca pandemi.”

“Kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kinerja perusahaan melalui strategi jaringan kami dengan mengoptimalkan jadwal penerbangan melalui kemitraan bersama Singapore Airlines. Melalui inisiatif ini, kedua maskapai sepakat untuk mengeksplorasi lebih banyak keuntungan bagi pengguna jasa penerbangan, dengan menawarkan pilihan ragam jadwal yang selaras dengan standar layanan yang diusung oleh Garuda Indonesia dan Singapore Airlines.”

Baca juga: Singapore Airlines Luncurkan Layanan WiFi Gratis Tanpa Batas, Ini Syaratnya

“Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat hubungan bilateral strategis antara Indonesia dan Singapura, khususnya di bidang pariwisata dalam meningkatkan peluang kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi eksotis dan unggulan di Indonesia dan Singapura,” kata Irfan.