Selain umumnya dikenal sebagai wahana untuk kebutuhan militer, secara terbatas, kapal selam juga digunakan untuk kebutuhan wisata. Dan terkait kapal selam wisata, belum lama berselang ada kabar insiden hilangnya kapal selam wisata laut dalam, yakni kapal selam yang digunakan untuk membawa pelancong untuk melihat bangkai kapal pesiar legendaris Titanic.
Atas hilangnya kapal selam wisata pada hari Minggu lalu, saat ini tengah digelar operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran di kawasan Atlantik tengah. Dikutip dari BBC.com (19/6/2023), kontak dengan kapal selam hilang sekitar satu jam 45 menit setelah menyelam.
Perusahaan wisata OceanGate yang mengoperasikan kapal selam mengatakan, semua opsi sedang dieksplorasi untuk menyelamatkan lima orang di dalamnya.
Untuk melihat langsung bangkai Titanic di kedalalam laut, pelancong harus merogoh tiket seharga US$250.000 (£195.000) untuk perjalanan delapan hari termasuk menyelam ke bangkai kapal di kedalaman 3.800 meter.
Instansi pemerintah, angkatan laut AS dan Kanada serta perusahaan laut dalam komersial tengah membantu operasi penyelamatan.
Bangkai kapal Titanic terletak sekitar 435 mil (700 km) selatan St John’s, Newfoundland, meskipun misi penyelamatan dijalankan dari Boston, Massachusetts.
Kapal yang hilang diyakini sebagai kapal selam Titan milik OceanGate, kapal selam seukuran truk yang menampung lima orang dan biasanya menyelam dengan pasokan oksigen darurat selama empat hari.
Hamish Harding, seorang pengusaha dan penjelajah miliarder Inggris berusia 58 tahun, termasuk di antara mereka yang berada di kapal selam yang hilang, kata keluarganya.
Di media sosial pada akhir pekan, Harding mengatakan dia “bangga akhirnya mengumumkan” bahwa dia akan ikut misi melihat bangkai kapal Titanic.
Kapal selam wisata biasanya membawa seorang pilot, tiga tamu yang membayar, dan apa yang oleh perusahaan disebut sebagai “ahli konten”. Setiap penyelaman penuh ke bangkai kapal, termasuk turun dan naik, dilaporkan memakan waktu sekitar delapan jam.
Situs web OceanGate mencantumkan tiga kapal selam yang dimilikinya, dan hanya Titan yang mampu menyelam cukup dalam untuk mencapai reruntuhan Titanic.
Kapal berbobot 23.000 lbs (10.432 kg) dan, menurut situs web, dapat mencapai kedalaman hingga 13.100 kaki dan memiliki 96 jam dukungan hidup yang tersedia untuk lima awak.
David Pogue, seorang reporter CBS yang melakukan perjalanan dengan kapal selam Titan tahun lalu, mengatakan kepada BBC tentang masalah yang mungkin dialami oleh awak kapal selam dan awak darat, mengatakan bahwa saat ini “tidak ada cara” untuk berkomunikasi dengan kapal tersebut. karena baik GPS maupun radio tidak “berfungsi di bawah air”.
“Ketika kapal pendukung berada tepat di atas kapal selam, mereka dapat mengirim pesan teks pendek bolak-balik. Jelas itu tidak lagi mendapat tanggapan,” kata Pogue.
Dia menambahkan bahwa karena penumpang disegel di dalam kapal dengan baut yang dipasang dari luar, “Tidak ada cara untuk melarikan diri, bahkan jika Anda naik ke permukaan sendiri. Anda tidak dapat keluar dari kapal selam tanpa awak di luar yang membukakan Anda untuk keluar.”
Baca juga: 1 September 1985, Bangkai Kapal Titanic Ditemukan, Banyak Barang Masih Utuh
Titanic, yang merupakan kapal terbesar pada masanya, menabrak gunung es dalam pelayaran perdananya dari Southampton ke New York pada tahun 1912. Dari 2.200 penumpang dan awak kapal, lebih dari 1.500 meninggal. Puing-puingnya telah dieksplorasi secara ekstensif sejak ditemukan pada tahun 1985.


Bersamaan dengan peluncuran film Asteroid City yang sebentar lagi tayang, mari lihat keunikan akomodasi bertema UFO satu ini! Meskipun bukan pesawat yang sesungguhnya, namun tempat ini memberikan suasana seakan sedang menginap di luar angkasa.
Beralih sejenak dari kenyataan dan nikmati indahnya hidup dengan bersantai di sebuah airstream yang terletak di tengah gurun California. Tersedianya fasilitas air panas outdoor, membuat tamu dapat berendam dengan rileks.
Rasakan pengalaman tinggal di apartemen yang dihiasi oleh desain unik dan penuh warna karya seniman dari Salento. Memiliki estetika ala Wes Anderson, konsep utama dari Airbnb ini adalah untuk membuat tamu merasa seperti tinggal dalam sebuah karya seni.
Dapatkan pengalaman glamping yang menyenangkan dengan campervan ini. Terletak di salah satu garis pantai yang memukau di Selandia Baru, penginapan ini memberikan pemandangan alam yang indah. Desain retronya membuat tamu seperti hidup dalam sebuah film.




4. Hjorundfjord, Norwegia
8. Iles Des Saintes, Guadalupe
11. Kotor, Montenegro