Bus Tingkat di Indonesia, Transformasi dari Moda Angkutan dan Wisata

Indonesia tempo dulu, memiliki angkutan umum yang unik-unik dan sekarang masih bisa ditemukan hanya fungsinya berbeda. Salah satu angkutan umum unik milik Indonesia adalah bus tingkat atau di Inggris kondang dengan sebutan Double Decker. Dan merujuk ke sejarahnya, bus tingkat hadir di Indonesia pertama kali tahun 1968 yang dibuat oleh Leyland pabrikan bus dan truk dari Inggris.

Baca juga: Leyland Atlantean – Nostalgia Bus Tingkat Jakarta Era 80-an

Jenis bus tinhkat pertama di Indonesia adalah Leyland Titan dengan kode PD3-11. Leyland Titan bahan bus fiberglass dan kaca lengkung untuk memperluas pandangan pengemudi dengan mesin berada di bagian depan bus. awal keberadaan bus tingkat ini melayani trayek Blok M-Salemba – Pasar Senen dari tahun 1968-1982. Kemudian tahun 1983, muncullah generasi kedua bus tingkat di Indonesia masih pabrikan Lelyland yang bernama Leyland Atlantea. Bus tingkat generasi kedua ini mampu menampung penumpang hingga 106 orang. Pada bus generasi kedua ini, pintu pada bus sudah otomatis dengan membuka dan menutup sendiri. Tak hanya di Jakarta, bus Leyland Atlantea ini juga beroperasi di kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya dan Semarang.

Selain Leyland, pada dekade awal 80-an armada bus tingkat di Jakarta juga dipasok oleh merek asal Swedia, yakni Volvo seri B55. Bus tingkat yang mampu menampung 200 penumpang ini punya panjang 11, 83 meter, lebih panjang dan punya kapasitas penumpang lebih banyak dibanding bus tingkat Leyland Atlantea. Total ada 180 unit bus yang dipesan oleh Departemen Perhubungan.

bis-mania

BTLeylandPPDReguler43-1

Untuk Jakarta sendiri, bus tingkat ini dikelola oleh Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD), sedangkan yang diluar Jakarta dikelola Perum Damri (Semarang dan Surabaya). Sayangnya bus generasi kedua ini tak bertahan lama seperti kakaknya yang bertahan selama 14 tahun, generasi kedua ini hanya bertahan selama 7 tahun hinggan 1990.

Penonaktifan bus ini dikarenakan kondisi yang kurang layak jalan, spare part untuk perawatan mahal dan harus impor serta jalanan yang semakin macet sehingga menyulitkan manuver bis. Tak hanya itu, bus dengan dua tingkat ini pun berjalan lambat dan banyak penumpang yang sudah tidak mau naik bus tingkat. Namun beberapa waktu bus tingkat masih sempat dirasakan hingga tahun 1995-an dan sejak itu sudah tidak ada lagi bus tingkat di Indonesia.

Tetapi, untuk masa kini di era tahun 2000-an, bus tingkat hadir kembali di Indonesia. Kali ini bus double decker kembali hadir dengan buatan Indonesia dan lebih banyak diperuntukkan pariwisata. Seperti di Jakarta punya City Tour, bus tingkat ini hampir seluruhnya ditutupi kaca. Memang bus ini diperuntukkan untuk umum tetapi bukan untuk angkutan umum dengan biaya melainkan pelayanan gratis untuk masyarakat yang ingin berkeliling Ibukota.

karoseri-id.com
karoseri-id.com

Untuk kota Solo, double decker bernama Werkudoro ini buatan karoseri Trisakti dengan model phoenix. Di bagian atas bus ini tidak semua tertutup kaca, melainkan ada yang terbuka, ini untuk memudahkan penumpang merasakan kesegaran alam Solo dan menikmati pemandangan tanpa kaca.

Untuk Anda yang masih penasaran dengan bus tingkat dan mengenang masa lalu, ada baiknya mencoba bus tingkat di Jakarta ataupun Solo. Selain murah meriah, Anda juga bisa merasakan pengalaman yang berbeda dan mengetahui sejarah kota Jakarta bila menaiki City Tour. Selain Jakarta dan Solo, Bandung juga memiliki Bandros, bus tingkat yang bisa digunakan untuk berkeliling Bandung. Desain Bandros yang futuristik banyak membuat wisatawan ingin menaikinya.

Untuk bisa menggunakan Bandros ini, penumpang bisa mereservasi tempat duduk. Bila sudah mendapat konfirmasi jadwal keberangkatan Bandros untuk mengelilingi Bandung pada hari biasa pukul 08.00-11.00 WIB dan akhir pekan 08.00-14.00 WIB dengan donasi per orang Rp25 ribu untuk sekali perjalanan.

Ini bedanya dengan City Tour milik Jakarta yang menggratiskan penumpangnya untuk berkeliling Jakarta. Rute yang ditempuh bus CityTour ini ada 2.

Hari Senin – Jumat (9 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte Pecenongan – Halte Pasar Baru – Halte Masjid Istiqlal – Halte Monas 1 – Halte Monas 2 – Halte Balai Kota – Halte Sarinah.

Hari Sabtu – Minggu (5 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte GKJ Sarinah – Halte Masjid Istiqlal (Monas 1), Halte Balai Kota (Monas 2).

Baca juga: Bus Tingkat Menyebrang Sungai Diangkut Perahu Kayu?

Khusus untuk hari Minggu, City Tour Jakarta baru mulai perjalanan di jam 12.00-19.00WIB, sedangkan di hari lain City Tour mulai beroperasi jam 09.00-19.00WIB. Dikarenakan hari Minggu ada Car Free Day (CFD) di seputaran Thamrin–Sudirman.

Bus tingkat AKAP PO Nusantara. (Foto: Tribunsolo)
Bus tingkat AKAP PO Nusantara. (Foto: Tribunsolo)

Selain melayani trayek dalam kota, bus tingkat baru-baru ini juga dikembangkan untuk trayek jarak jauh atau AKAP (Antar Kota Antar Propinsi). Untuk bus tingkat AKAP pelopornya adalah PO Nusantara dan PO Putera Mulya. Kedua perusahaan bus ini menyajikan pelayanan bus tingkat yang nyaman dengan standar kemewahan pesawat terbang.

 

 

Jalur Kereta Trans-Siberia Capai Usia 100 Tahun

Tahun lalu genap 100 tahun usia jaringan rel kereta api terpanjang di dunia, Trans-Siberia, yang terbentang dari Moskwa hingga Vladivostok di ujung timur Rusia. Jalur kereta api ini memiliki panjang 9.289 kilometer, melintasi 10 zona waktu serta dua benua, Eropa dan Asia. Kini dengan kereta api modern dibutuhkan waktu sepekan untuk menyelesaikan perjalanan ini.

Baca juga: Kim Jong Un Mulai Membuka Diri, Jalur Kereta Trans Siberia Diharapkan Bisa Berakhir di Seoul

Untuk memperingati 100 tahun jaringan kereta api Trans-Siberia ini, berikut lima fakta menarik terkait salah satu keajaiban teknologi ciptaan manusia ini.

1. Dibangun selama 13 tahun
Proyek pembangunan jalur kereta api yang dulu dinamakan “Jalan Agung Siberia” itu dicanangkan Tsar Alexander III pada 1891. Demi menghemat anggaran, menteri keuangan Rusia saat itu Count Sergei Wiite meningkatkan pinjaman luar negeri, menaikkan pajak dan mencetak uang rubel baru.

trans_sib

Membangun jaringan kereta api di masa itu jauh dari kata mudah. Para buruh harus bekerja di alam liar dengan suhu yang ekstrem dan tak jarang mereka harus menghadapi serangan bandit dan hewan liar. Selain itu medan yang menjadi jalur kereta api ini sangat sulit karena harus melintasi rawa-rawa, gunung, danau serta hutan. Alhasil, para pekerja harus meledakkan gunung agar jalur kereta api itu bisa mengitari Danau Baikal.

2. Kereta penumpang beroperasi pada 1893
Saat kereta api pertama dioperasikan, para penumpang harus menggunakan kapal feri untuk melintasi Danau Baikal hingga pembangunan rel mengitari danau itu selesai pada 1894. Jaringan rel yang mengitari Danau Baikal terdiri atas 33 buah terowongan dan lebih dari 100 jembatan serta viaduk. Pembangunan jalur kereta api di sekitar danau Baikal sangat cepat yaitu 600 kilometer setahun sehingga tak ada waktu untuk memeriksa apakah semua trek dipasang dengan tepat. Alhasil, kerap terjadi penundaan keberangkatan kereta api karena terjadi masalah di beberapa titik rel kereta api.

the-golden-eagle-trans-siberian-express-in-moscow-russia

3. Untuk mengembangkan Kekaisaran Rusia
Rencananya jaringan kereta api itu mencapai Manchuria di atas tanah yang dipinjamkan China, untuk memenuhi ambisi meluaskan wilayah kekaisaran Rusia ke timur jauh. Setelah selesai dibangun, jaringan rel kereta api itu sempat digunakan untuk mengangkut tentara dalam perang Jepang-Rusia pada 1904-1905. Setelah perang berakhir, Rusia khawatir Jepang akan menduduki Manchuria sehingga jalur kereta api itu diubah sehingga hanya berada sepenuhnya di wilayah Rusia, sepanjang Sungai Amur. Pada 1999, dibangun sebuah jembatan yang melintasi Sungai Amur dengan panjang 2.612 meter.

4. Kereta Trans-Siberia hanya untuk penumpang kelas atas
Kereta api Trans-Siberia yang asli memiliki sebuah perpustakaan, pusat kebugaran, kamar mandi dengan lantai marmer, sebuah piano, dan ruang makan mewah yang menghidangkan kaviar. Kemewahan di gerbong kelas satu sangat kontras jika dibanding gerbong kelas tiga yang hanya berupa gerbong kosong tanpa kelengkapan yang disesaki penumpang kelas pekerja dan barang-barang bawaan mereka.

0288060e7cf2cc9a2e0f99d300c5546f

Baca juga: Inilah 10 Stasiun Terindah di Jalur Kereta Trans-Siberia

5. Sangat penting untuk perekonomian Rusia
Setelah eksis selama satu abad, jaringan kereta api Trans-Siberia masih merupakan satu-satunya jalur darat yang bisa menghubungkan seluruh penjuru negeri besar itu. Hingga kini jalur kereta api Trans-Siberia masih menjadi tulang punggung perekonomian dan transportasi di Rusia. Saat ini, kereta api Trans-Siberia digunakan mengangkut lebih dari 200.000 kontainer barang menuju Eropa dan jumlah ini terus bertambah seiring bertambahnya kapasitas pelabuhan. (Dikutip dari Kompas.com – 5/10/2016)

Perahu Getek, Riwayatmu Kini

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika mendengar kata Getek? Mungkin bagi Anda yang berasal dari daerah Sunda, Anda akan mendefinisikannya sebagai pengganti kata geli. Namun definisi itu akan berbeda 180 derajat ketika Anda menanyakannya kepada masyarakat Ibu Kota. Di Jakarta, getek dikenal sebagai perahu tradisional yang menghubungkan daerah satu dengan daerah lainnya yang terpisah oleh kali atau sungai. Tidak hanya di Jakarta, Solo juga merupakan daerah yang masih menggunakan getek sebagai salah satu alat transportasinya.

Baca juga: Mengenal Jenis dan Kapasitas Sekoci (Perahu Penyelamat) di Kapal Penumpang

Khusus di Ibu Kota, perahu getek merupakan alat transportasi air yang keberadaannya sudah cukup lama. Perahu getek ini sering digunakan oleh warga pesisir sungai Ciliwung untuk menyebrang tanpa harus memutar jauh untuk mencari jembatan. Pada era 80an, perahu getek banyak dijumpai di sungai atau kali di Jakarta, namun keberadannya mulai terkikis oleh kemajuan jaman. Perahu getek ini terbuat dari kayu atau bambu yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat mengapung di air dan membawa beban.

Tenaga yang digunakan oleh perahu getek ini adalah tenaga manusia. Ada beberapa cara untuk menggerakkan perahu getek. Yang pertama, Pengemudi akan mengayuh dari satu titik menuju titik lainnya dengan menggunakan kayu panjang yang fungsinya sebagai alat untuk menggerakkan perahu getek. Cara kedua yaitu dengan mengikatkan tali pada kedua sisi sungai, jadi pengemudi tinggal menarik tali tersebut hingga perahu sampai di titik seberang.

Perahu getek juga dilengkapi dengan atap terpal yang berfungsi untuk mencegah penumpang kehujanan dan panas sinar matahari. Dengan tarif yang cukup murah, yaitu rata-rata Rp3.000 sekali perjalanan, menjadi senjata ampuh para pengemudi perahu getek untuk menarik minat penumpangnya. Tentu saja tarif ini bukan merupakan tarif flat, semuanya tergantung jarak (lebar sungai) yang ditempuh. Ternyata, tarif murah yang dikenakan mampu untuk menarik minat para penumpangnya. Para penumpang lebih milih menggunakan perahu getek daripada mesti memutar jauh untuk mencari jembatan.

Walaupun keberadaannya yang sudah mulai tergerus oleh perkembangan jaman, jumlah perahu getek kini sudah semakin sedikit. Banyaknya sarana transportasi baru yang lebih memudahkan penumpang, tidak menyurutkan semangat pengemudi perahu getek untuk tetap setia menunggu penumpang di dermaga kecil yang tersusun dari tangga kecil yang terbuat dari kayu.

Tidak berbeda jauh dengan di bantaran sungai Ciliwung, sebagian masyarakat Solo juga masih setia untuk menggunakan perahu getek sebagai alat transportasinya. Sungai Bengawan Solo seolah menjadi saksi bisu keberadaan perahu getek yang melegenda itu. Masyarakat di sekitaran sungai Bengawan Solo seperti Dusun Jagang, Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo dan Kampung Beton Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres, Solo yang terlihat masih menggunakan perahu getek.

Layaknya di kota-kota besar di Indonesia, jalur penyebrangan perahu getekpun ramai dibanjiri penumpang saat jam-jam sibuk, seperti jam berangkat kerja dan pulang kerja. Layaknya sebuah moda transportasi yang menawarkan “jalan pintas”, membuat masyarakat seakan tidak memperdulikan bentuk getek yang berupa perahu tua ini. Ditambah dengan ongkosnya yang cukup murah, yaitu kurang dari Rp 5.000, menjadikan getek sebagai tumpuan transportasi masyarakat di sekitaran sungai Bengawan Solo.

Festival perahu getek di sungai Bengawan Solo.Sumber: okezone.com
Festival perahu getek di sungai Bengawan Solo.Sumber: okezone.com

Baca juga: Inilah Wiggles – Rumah Perahu dengan Cita Rasa London Train Tube

Harumnya nama perahu getek di Solo membuat Kepala Dinas Pariwisata Solo pada tahun 2015 silam, Eni Tyasni Suzana mengadakan sebuah rangkaian acara yang dikhususkan untuk perahu tersebut. Festival perahu getek yang pernah diadakan pada pertengahan 2015 ini merupakan salah satu ajang untuk mengembangkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan tanpa diskriminasi yang bertujuan untuk mendongkrak kesenian-kesenian tradisional. Perahu-perahu ini nantinya dihias sedemikian rupa sebelum berlomba untuk mencapai garis finish.

Puan Maharani yang tengah memborong kerupuk karak di atas getek. sumber: liputan6.com
Puan Maharani yang tengah memborong kerupuk karak di atas getek. sumber: liputan6.com

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani pernah menaiki perahu ini pada tahun 2016 silam dalam kunjungannya ke kota Solo dan memborong kerupuk karak dari salah satu pedagang yang turut menyebrangi sungai terbesar di pulau Jawa ini.

Disebut “Taksi Gelap” Bukan Karena Warna Tetapi Karena Tidak Berizin

Taksi gelap, atau taksi yang tidak resmi bukanlah hal baru di dunia transportasi Indonesia. Apalagi rute yang menuju bandara, taksi gelap merajalela dimana-mana. Taksi gelap biasanya menawarkan harga lebih murah dari taksi resmi. Bahkan dahulu taksi gelap biasanya berisikan lebih dari satu orang alias sampai bangku terisi semua.

Baca juga: Bingung Menentukan Tips Untuk Pengemudi Taksi? Simak Artikel Ini!

Biasanya taksi-taksi ini ada yang ngetem di suatu tempat atau di bandara. Salah satu bandara yang paling bayak berisi taksi gelap adalah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Banyak terdapat di bandara karena akses menuju ke bandara tak seperti terminal atau stasiun yang semua kendaraan bisa masuk ke terminal-terminal di dalam bandara. Padahal di Soetta sendiri banyak taksi resmi yang bisa dipilih penumpang penerbangan.

Taksi ini hadir di Jakarta sebenarnya karena kekurangan armada bus, namun kala itu masih belum ada regulasi yang jelas sehingga masih banyak taksi hitam atau gelap. Nama taksi gelap ini sebenarnya ada karena harga yang ditawarkan murah kemudian plat nomor yang digunakan pun bukanlah yang resmi alias tak terdaftar di regulator sebagai wahana angkutan umum.

Jawa post
Jawa post

Tanda uji KIR dan peralatan yang dipakai pada taksi resmi, salah satunya alat untuk menghitung argo atau biaya yang akan dibebankan pada penumpang. Terkadang, taksi gelap yang memiliki argometer sering memberikan harga langssung atau tembak harga sesuai keinginan si supir taksinya. Padahal bila menggunakan argometer yang benar dan belum di modifikasi harga yang harus dibayarkan penumpang bisa lebih rendah atau harga standar menggunakan taksi.

Sebenarnya taksi gelap muncul akibat gejala sosial yang timbul karena perekonomian yang kurang stabil. Saat itu, mungkin banyak pekerjaan yang tidak cocok atau tidak sesuai dengan tingkat gaji yang diharaplan. Dikutip dari Kompas.com (24/3/2017), seseorang pengusaha taksi gelap, Dja’is mengatakan, 100 persen dari pengemudi taksi gelap adalah orang-orang yang tidak pandai berdagang dan bukanlah orang yang pandai untuk berkorupsi. Dengan menjalankan taksi gelap ini, sebenarnya para pemilik taksi gelap hanyalah mencari penghasilan tambahan.

Tak hanya itu, taksi yang saat ini namanya terkenal dimana-mana dengan julukan burung biru atau Blue Bird, dulunya adalah taksi gelap yang belum memiliki izin pemerintah. Usaha keluarga yang dirintis oleh Almh. Mutiara Fatimah Djokosoetono dimulai dari dua mobil bekas yakni sedan Opel dan Mercedes yang dihibahkan almarhum Djokosoetono suaminya. Bisnis taksi gelap ini awalnya dijalankan oleh kedua anak Mutiara yakni Chandra dan Purnomo dengan nama Chandra Taxi. Dengan Chandra sebai operator dan Purnomo sebagai salah seorang supir di taksi tersebut.

Tahun 1970, Gubernur saat itu Ali Sadikin memerintahkan semua pemilik taksi harus memiliki izin resmi operasional. Sehingga Chandra taxi pun di daftarkan dengan nama baru yakni yang sekarang dikenal adalan Blue Bird taksi. Namun, seiring berjalan waktu hingga saat ini pun taksi gelap masih berkeliaran di Indonesia terutama di Jakarta.

Baca juga: Stiker “Taksi Bandara,” Apa Guna dan Manfaatnya Buat Penumpang?

Penasaran kenapa sampai saat ini di Jakarta atau kota lainnya masih ada saja taksi gelap? Salah satunya ini karena taksi gelap bisa menjadi ladang bisnis bagi perseorangan. Apalagi yang tidak memiliki kerjaan menetap. Mungkin bisnis ini bisa dikatakan merugikan negara, namun di pemikiran lain, ini juga menguntungkan. Kenapa? Karena si pemilik mobil pribadi yang digunakan menjadi taksi gelap juga tetap melakukan pembayaran pajak semestinya mobil pribadi biasa dan lebih mahal disbanding dengan angkutan umum lainnya atau taksi resmi.

Kini dengan hadirnya layanan transportasi berbasis online, seperti Uber, Go-Car, dan GrabCar, komunitas yang tadinya disebut penyedia jasa taksi gelap telah mendapat ‘naungan’ dalam organisasi yang resmi, punya ukuran tarif yang jelas dan diakui eksistensinya oleh masyarakat.

 

Mengenal Jasa Penerbangan Charter di Indonesia

Pesawat bukanlah hanya digunakan untuk mengangkut penumpang secara komersial melalui maskapai yang menangani penerbangan baik domestik maupun internasional atau peritis. Di Indonesia, juga memiliki operator charter pesawat  dan helikopter yang bisa Anda gunakan secara pribadi dan biasanya maskapai-maskapai ini tidak menggunakan jadwal reguler dalam penerbangannya.

Pesawat-pesawat charter biasanya masuk dalam Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional (Inaca). Saat ini diketahui ada 48 operator penerbangan bisnis dan charter baik untuk mengangkut penumpang ataupun kargo. Dilansir dari Wikipedia, ada beberapa maskapai tak terjadwal di Indonesia baik itu untuk mengangkut penumpang ataupun kargo. Terkadang banyak yang berpikiran pesawat charter hanya untuk kepentingan pribadi padahal masih banyak keguanaannya.

Berikut dilansir dari Wikipedia, ada beberapa perusahaan yang menangani pesawat ataupun helikopter charter.

1. Airfast Indonesia
Perusahaan ini memiliki pesawat dan helikopter untuk di charter pribadi. Kantor Airfast Indonesia berada di Tangerang, keberangkatan melalui Terminal C Bandara Soekarno-Hatta. Ada dua tipe pesawat yang di sewa yakni Jet Aircraft yang terdiri dari Boeing 737-200, Embraer 135 Legacy, MD 82, MD 83. Selain itu ada tipe Tuboprop yakni Casa 212-200, DHC6-300 Twin Otter dan DHC-4000 Twin Otter. Kisaran harga Airfast dari Rp263 ribu hingga Rp379 ribu untuk perjalanan Sumenep-Surabaya, Karimunjawa-Surabaya, dan Bawean-Surabaya. Jadwal perjalanannya pun untuk penyewaan Senin-Kamis, untuk Jumat-Minggu, maskapai charter ini tidak ada rute terbang.

2. East Indonesia Airtaxi dan Charter Service
Bermarkas di Bandara Halim Perdana Kusuma, maskapai ini menghadirkan dua macam pesawat charter tipe Beechcraft B1900D PK-RGA & PK-RGD dan Britten-Norman PK-RGP & PK RGQ. Tak hanya itu, ada helikopter tipe Airbus Helicopter AS350B3E PK-RGG and Airbus Helicopter AS350B2 PK-RGH.

3. Galuh Pratama Service
Maskapai satu ini melayani pesawat dan helikopter untuk jasa wisata udara ataupun penggunaan lainnya. Berkantor di Bandara Juanda ada tiga macam helikopter yang dimiliki yakni Bolkow NBO-105, Puma SA-330 J, Super Puma AS 332. Tak hanya itu, maskapai ini memiliki dua pesawat lainnya yakni Cassa-212 dan Dash-7.

4. Gatari Air Service
Perusahaan penyewaan pesawat di Bandara Halim Perdana Kusuma ini menyewakan pesawat tipe Fokker ATR 42-500 dan helikopter Bell 212, Kawasaki BK-117-B1 dan Bel 412EP.

www.gatariair.com
www.gatariair.com

5. Indonesia Air
Menghadirkan dua macam pesawat tipe ATR 42-500 dan Embraer Legacy 600. Serta dua helikpter tipe Airbus Helicopter EC155-B1.

6. Intan Angkasa Air Service
Hanggar dan markas Intan Angkasa berada di Cibitung, Bekasi. Maskapai ini memiliki beberapa jenis helikopter yang bisa di charter atau disewa secara pribadi kurang lebih 10 jenis.

7. Susi Air
Maskapai milik Menteri Kelautan dan Perikanan ini, memiliki sembilan macam pesawat yang bisa di charter yakni Piaggio Avanti II, Cessna Grand Caravan, Pilatus Porter, LET 410, Air Tractor, Diamon Twin Stara, Piper Archer, Agusta Grand dan Agusta Koala.

Susi Air
Susi Air

8. Surya Air
Perusahaan pesawat charter ini adalah milik anak perushaan PT Gudang Garam Tbk. Dalam penanganan charternya, perusahaan ini lebih menggunakan helikopter dengan fasilitas mewah.

Surya Air
Surya Air

9. Transwisata Prima Aviation
Perusahaan yang menyediakan charter pesawat jet, baling-baling dan helikopter ini bermarkas di Bandara Halim Perdana Kusuma.

10. Whisteky Aviation
Menyewakan pesawat dan helikopter tipe Bell-407, Bell-429 dan Cessna-402B.

Dengan adanya pesawat atau helikopter sewaan, setiap lembaga atau orang pribadi bisa merasakan privasi. Tak hanya itu, baik pesawat ataupun helikopter ini juga bisa digunakan dan disewa untuk bantuan kemanusiaan seperti kebakaran hutan, banjir bandang atau hal lainnya.

Sebelum Banjir di Bandara Dubai, Banjir di Bandara Internasional Kansai Ternyata Lebih Parah

Hujan lebat yang melanda Uni Emirat Arab (UEA) telah menjadi sorotan dunia, lantaran berdampak pada penutupan Bandara Internasional Dubai, yang dikenal sebagai bandara ketiga tersibuk di dunia. Nah, rupanya ini bukan pertama kali suatu bandara internasional dilumpuhkan oleh hujan lebat dan banjir. Sebelumnya pada tahun 2018, Bandara Kansai di Jepang pernah mengalami hal serupa, bahkan dengan tingkat kerusakan dan dampak yang lebih besar.

Baca juga: Hujan Lebat Bikin Bandara Dubai Jadi ‘Lautan’, Sejumlah Penerbangan Terpaksa Dibatalkan 

Peristiwa banjir yang melanda Bandara Internasional Kansai dimulai pada 4 September 2018, yaitu ketika Badai Jebi melanda wilayah Kansai, Jepang. Badai ini merupakan badai terkuat yang melanda Jepang dalam 25 tahun terakhir. Hujan lebat dan angin kencang dari badai menyebabkan Sungai Kizugawa meluap, membanjiri landasan pacu dan area terminal bandara. Banjir tersebut juga menyebabkan listrik dan sistem pendingin di bandara terputus.

Akibat banjir, seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Kansai dibatalkan. Air banjir yang masuk ke area terminal juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas dan peralatan bandara.

Dampak dari banjir Bandara Internasional Kansai terhadap penumpang dan penerbangan sangat signifikan. Ribuan penumpang terjebak di bandara karena semua penerbangan dibatalkan dan transportasi menuju dan dari bandara terganggu. Kondisi ini mengakibatkan ketidaknyamanan dan ketidakpastian bagi para penumpang, terutama bagi yang memiliki jadwal perjalanan yang ketat.

Selain itu, banjir juga menyebabkan kerugian besar bagi maskapai penerbangan dan industri penerbangan secara keseluruhan. Dengan semua penerbangan dibatalkan, maskapai harus mengalihkan atau membatalkan rute-rute penerbangan mereka, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Selain itu, penutupan bandara juga berdampak pada penerbangan lain di wilayah tersebut, karena bandara ini merupakan salah satu bandara utama di Jepang yang melayani penerbangan internasional dan domestik.

Dalam jangka panjang, banjir ini juga menyebabkan kerugian infrastruktur dan reputasi bagi Bandara Internasional Kansai. Proses pemulihan dan perbaikan infrastruktur bandara membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar, sementara reputasi bandara ini juga terpengaruh oleh insiden tersebut.

Bandara Internasional Kansai berhasil dibuka kembali untuk operasi parsial pada 7 September 2018, hanya tiga hari setelah banjir terjadi. Namun, pemulihan sepenuhnya dari dampak banjir membutuhkan waktu yang lebih lama. Proses perbaikan infrastruktur dan pemulihan layanan dilakukan secara bertahap selama beberapa bulan setelah banjir.

Beberapa fasilitas bandara, seperti terminal dan landasan pacu, dapat pulih relatif cepat, sementara perbaikan yang lebih mendalam pada sistem listrik, sistem pendingin, dan fasilitas lainnya membutuhkan waktu lebih lama. Pada Oktober 2018, bandara sudah dapat melayani sebagian besar penerbangan seperti biasa, meskipun masih dalam kondisi pemulihan.

Bandara Terapung, Dari Sebuah Konsep Hingga Terwujud di Jepang dan Hong Kong

Pertama Kali Beroperasi Saat Lebaran, LRT Jabodebek Layani 250 Ribuan Penumpang: Naik 73 Persen

Sebanyak 255.428 pengguna tercatat menggunakan LRT Jabodebek selama periode libur panjang Lebaran, 6 – 15 April 2024. Jika dirata-rata ada 25.500 pengguna setiap hari yang memanfaatkan moda transportasi ini.

Baca juga: Selama Liburan Lebaran LRT Jabodebek Beroperasi dengan Pola Akhir Pekan, Tarif Maksimal Rp10.000

Jumlah pengguna tertinggi terjadi pada H+3 Lebaran atau tanggal 13 April, dimana ada sebanyak 36.937 pengguna yang dilayani. Peningkatan jumlah pengguna setelah hari Lebaran sendiri mencapai 73 persen jika dibandingkan periode sebelum Lebaran.

Pada periode 6 – 10 April, jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai 93.332 pengguna, sedangkan pada periode 11 – 15 April jumlahnya meningkat signifikan hingga mencapai 162.096 pengguna.

“KAI menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat menggunakan LRT Jabodebek pada moment libur panjang Lebaran tahun ini. Hal ini merupakan bukti bahwa masyarakat percaya dan mengandalkan LRT Jabodebek,” ungkap Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono.

Selama 10 hari libur panjang tersebut, stasiun dengan jumlah pengguna terbanyak yang dilayani yakni Stasiun Dukuh Atas dengan 114.565 pengguna, disusul Stasiun Harjamukti (62.189) dan Stasiun Bekasi Barat (51.283).

Jumlah pengguna yang dilayani di ketiga stasiun tersebut pada libur panjang Lebaran juga menunjukkan peningkatan yang bervariatif antara 15 – 45 persen jika dibandingkan pada saat akhir pekan (weekend) atau hari libur pada bulan Maret.

Baca juga: KAI Tawarkan Hak Penamaan (Naming Right) untuk 18 Stasiun LRT Jabodebek

KAI pada libur panjang 6 – 15 April mengoperasikan 260 perjalanan LRT Jabodebek setiap harinya untuk melayani masyarakat. Pengoperasian LRT Jabodebek pada saat Lebaran tahun ini menjadi pertama kalinya sejak resmi beroperasi pada 28 Agustus 2023 lalu.

KAI berharap antusias dan kepercayaan masyarakat dan pengguna dalam memilih serta menggunakan LRT Jabodebek akan terus berlanjut kedepannya. Kepercayaan ini akan menjadi motivasi bagi KAI untuk memenuhi harapan pengguna serta memacu KAI untuk meningkatkan keandalan dan konsistensi pelayanan LRT Jabodebek.

Hujan Lebat Bikin Bandara Dubai Jadi ‘Lautan’, Sejumlah Penerbangan Terpaksa Dibatalkan

Dubai yang biasanya mengalami iklim gersang dan suhu yang sangat panas, saat ini mengalami kekacauan pada hari Selasa kemarin (16/4) ketika hujan lebat melanda Uni Emirat Arab (UEA). Hujan lebat telah mengganggu perjalanan udara dan memicu banjir yang meluas di negara gurun tersebut.

Baca juga: Dubai Jadi Kota Nomer Satu Paling Diminati, Jakarta Nomer Berapa?

Banjir besar yang tidak terduga ini tidak hanya membuat aktivitas kota terhenti, namun juga menimbulkan kekhawatiran akan semakin nyata dampak perubahan iklim terhadap peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Bandara Internasional Dubai, sebagai salah bandar udara tersibuk di dunia bagi penumpang internasional, terpaksa mengalihkan sejumlah penerbangan masuk karena hujan lebat membuat operasi penerbangan menjadi berbahaya. Bandara ini, yang biasanya menerima lebih dari 100 kedatangan penerbangan pada malam hari, mengalami penangguhan kedatangan yang jarang terjadi, diikuti dengan pembukaan kembali secara bertahap 25 menit kemudian. Meskipun penerbangan keberangkatan dimulai kembali pada malam hari, operasi penerbangan banyak mengalami penundaan dan pembatalan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat meluncur di landasan yang terendam banjir dan mobil setengah terendam di tempat parkir bandara. Akses jalan menuju bandara dilaporkan juga terendam.

Bandara Dubai, secara resmi dikenal sebagai Bandara Internasional Dubai (DXB), adalah bandara tersibuk ketiga di dunia berdasarkan jumlah penumpang internasional yang dilayani. Bandara ini memiliki tiga terminal penumpang utama, yaitu Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Terminal 3 adalah terminal terbesar di dunia dan khusus melayani maskapai penerbangan Emirates.

Bandara Internasional Dubai memiliki landasan pacu utama sepanjang 4.000 meter dan landasan pacu sekunder sepanjang 4.500 meter. Bandara ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti lounge eksklusif, toko-toko, restoran, dan hotel di dalam bandara.

Infrastruktur utama di Dubai, termasuk pusat perbelanjaan utama seperti Dubai Mall dan Mall of the Emirates, terendam banjir dan air setinggi mata kaki menggenangi setidaknya satu stasiun Metro Dubai. Jalan-jalan runtuh, pemukiman warga terendam, dan muncul laporan kebocoran atap, pintu, dan jendela di berbagai rumah.

Dampak badai ini meluas hingga ke luar Dubai, dengan seluruh UEA dan negara tetangga Bahrain mengalami banjir dan kekacauan serupa. Menurut kantor berita AFP, sekolah-sekolah di seluruh Uni Emirat Arab ditutup, dan badai berikutnya, termasuk hujan es, diperkirakan akan terjadi hari ini, sehingga mendorong pihak berwenang untuk memperluas pengaturan kerja jarak jauh bagi pegawai pemerintah.

Vietjet Air Luncurkan Kampanye “Real Deal to New Me” untuk Wisatawan Indonesia

Vietjet Air, maskapai terkemuka dari Vietnam, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman terbang terbaik bagi semua penumpang dan memperkuat posisinya di pasar Indonesia. Sejalan dengan komitmen ini, Vietjet Air meluncurkan kampanye “Real Deal to New Me” untuk wisatawan Indonesia, menyediakan jutaan tiket Eco dan diskon hingga 50% untuk tiket Business pada semua rute domestik dan internasional.

Baca juga: Vietjet Terima Pesawat ke-105 Airbus A321neo ACF, Diklaim Bisa Mengurangi Kebisingan Hingga 75%

Dengan kampanye “Real Deal to New Me” ini, wisatawan Indonesia sekarang dapat memanfaatkan kesempatan emas untuk mendapatkan jutaan tiket Eco dengan harga mulai dari Rp1.000.000 (termasuk pajak dan biaya) untuk tiket satu arah untuk penerbangan antara Jakarta/Bali ke Hanoi dan Ho Chi Minh City. Promosi ini juga berlaku untuk rute lain di Vietnam dan tujuan internasional lainnya. Pemesanan dapat dilakukan di www.vietjetair.com atau melalui aplikasi seluler Vietjet Air, dengan tanggal perjalanan tersedia mulai dari 01 September hingga 31 Oktober 2024 (kecuali untuk liburan, periode puncak).

Wisatawan Indonesia dapat meningkatkan perjalanan mereka dengan tiket Business unggulan dari Vietjet dan menikmati berbagai manfaat eksklusif. Mulai dari 15 April hingga 30 April 2024, pesan tiket Business dan dapatkan diskon 30% dengan menggunakan kode BU30 untuk penerbangan langsung dan penerbangan konektif yang mencakup Vietnam dan tujuan internasional. Tanggal perjalanan untuk promosi ini adalah dari 1 Mei hingga 30 Juni 2024, dapat diakses melalui situs web Vietjet, aplikasi seluler, kantor pemesanan resmi, dan agen di seluruh dunia (syarat dan ketentuan berlaku).

Maskapai ini juga menawarkan asuransi SkyCare gratis untuk semua penumpang, sementara anggota Vietjet SkyJoy dapat mengumpulkan poin untuk penukaran hadiah dan menikmati berbagai pilihan penerbangan dengan harga hemat di rute domestik dan internasional sepanjang tahun.

Promo “Real Deal to New Me” memungkinkan wisatawan Indonesia dari Jakarta dan Bali yang ingin menjelajahi destinasi menakjubkan, menawarkan lebih banyak pilihan bagi wisatawan Indonesia yang bepergian ke destinasi populer termasuk Vietnam, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Thailand, dan lainnya.

Buka Penerbangan Vietnam – Hong Kong, Vietjet Terima Pesawat Ke-102 Airbus A321neo

Meski Didera Berjuta Sanksi, Industri Penerbangan Iran Mampu Bertahan dengan Lima Maskapai Besar

Iran kini tengah menjadi soriotan dunia, khususnya setelah keberanian Negeri Para Mullah untuk melawan kekuatan zionis Israel. Selain dikenal maju dalam industri pertahanan, Iran di tengah hujan sanksi dari Amerika Serikat dan negara barat, diketahui mempunyai beberapa maskapai penerbangan berskala besar yang melayani penerbangan domestik dan internasiona. Di tengah sanksi dan pembatatan, inilah lima maskapai utama di Iran.

Baca juga: Tanpa Lintasi Ruang Udara Iran, Banyak Maskapai Penerbangan Internasional Bakal Merugi

1. Iran Air
Iran Air adalah maskapai penerbangan nasional dari Iran, didirikan pada tahun 1962. Maskapai ini memiliki basis di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Tehran. Iran Air mengoperasikan penerbangan penumpang dan kargo ke berbagai destinasi domestik dan internasional.

Armada Iran Air terdiri dari berbagai jenis pesawat, termasuk Airbus dan Boeing. Maskapai ini dikenal dengan layanan yang baik dan armada yang terawat dengan baik. Iran Air telah mengalami sejumlah peristiwa penting dalam sejarahnya, termasuk sanksi ekonomi yang membatasi kemampuannya untuk mengembangkan armada dan jaringan penerbangan.

2. Mahan Air
Mahan Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar di Iran, didirikan pada tahun 1992. Maskapai ini berkantor pusat di Tehran dan mengoperasikan penerbangan domestik dan internasional ke berbagai destinasi di seluruh dunia. Mahan Air dikenal karena armada pesawatnya yang modern dan layanan yang baik.

Meskipun Mahan Air adalah salah satu maskapai terbesar di Iran, maskapai ini telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk sanksi internasional yang diberlakukan terhadapnya. Namun, Mahan Air tetap menjadi salah satu maskapai penerbangan yang paling populer di Iran dan terus beroperasi meskipun dalam situasi yang sulit.

3. Aseman Airlines
Aseman Airlines adalah maskapai penerbangan yang berbasis di Bandar Udara Internasional Mehrabad di Tehran, Iran. Maskapai ini didirikan pada tahun 1980 dan mengoperasikan penerbangan penumpang, kargo, dan charter di dalam dan luar negeri.

Aseman Airlines memiliki armada pesawat yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk Airbus, Boeing, dan Fokker. Maskapai ini terkenal dengan layanan penerbangan regional di Iran, menghubungkan berbagai kota di seluruh negeri

4. Qeshm Air
Qeshm Air adalah maskapai penerbangan swasta yang berbasis di pulau Qeshm, Iran. Maskapai ini didirikan pada tahun 1993 dan mulai mengoperasikan penerbangan pada tahun 1996. Qeshm Air mengoperasikan penerbangan penumpang domestik dan internasional, serta penerbangan kargo.

Qeshm Air dikenal karena armada pesawatnya yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk Airbus dan Boeing. Maskapai ini juga dikenal dengan layanan yang baik dan kenyamanan bagi penumpangnya. Qeshm Air menghubungkan pulau Qeshm dengan berbagai kota di Iran serta destinasi internasional seperti Dubai.

Meskipun Qeshm Air adalah maskapai penerbangan swasta yang relatif kecil, namun maskapai ini tetap menjadi salah satu pilihan populer bagi wisatawan dan pelancong yang ingin menjelajahi pulau Qeshm dan destinasi lainnya di Iran.

5. ATA Airlines
TA Airlines adalah maskapai penerbangan swasta yang berbasis di Tabriz, Iran. Maskapai ini didirikan pada tahun 2008 dan mengoperasikan penerbangan penumpang domestik dan internasional, serta penerbangan kargo. ATA Airlines memiliki armada pesawat yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk Airbus dan Fokker.

ATA Airlines dikenal karena layanan penerbangannya yang andal dan kenyamanan bagi penumpangnya. Maskapai ini menghubungkan Tabriz dengan berbagai kota di Iran serta beberapa destinasi internasional seperti Istanbul dan Dubai.

Di Tengah Sanksi Barat, Iran Akuisisi Empat Unit Airbus A340 dengan Cara yang Aneh