Gegara Tas Louis Vuitton, Penumpang Wanita Asal Cina Terpaksa Diusir dari Pesawat

Seorang penumpang wanita asal Cina terpaksa dikeluarkan dari pesawat setelah berdebat dengan awak kabin terkait penyimpanan tas tangan mewah (luxury handbag), lantaran menolak menyimpan tas mewah yang dimaksud di bawah kursi.

Baca juga: Akibat Tas Obat, Sepasang Suami Istri Diusir dari Pesawat

Seperti dikutip South China Morning Post (15/8/2024), insiden perdebatan sampai diusirnya penumpang wanita tersebut telah menyebabkan penundaan penerbangan selama satu jam.

Insiden tersebut menarik 4 juta penayangan di Douyin dan memicu diskusi panas setelah seorang penumpang mengunggah klip video kejadian tersebut.

Penumpang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya itu mengatakan wanita yang duduk di kelas ekonomi bersikeras meletakkan tas tangan Louis Vuitton-nya di sebelahnya, bukan di bawah kursi di depannya.

Penerbangan pada 10 Agustus 2024 dari bandara di kota Chongqing di China barat daya itu sudah berangkat dan terpaksa kembali ke gerbang keberangkatan. Para penumpang bertepuk tangan ketika polisi mengawal wanita itu keluar dari pesawat.

Insiden tersebut menyebabkan penundaan selama satu jam dan mengganggu waktu keberangkatan penerbangan berikutnya. Tas tangan Louis Vuitton harganya sekitar US$3.000 di Cina dan tiket kelas ekonomi untuk penerbangan dari Chongqing ke provinsi Hebei di Cina utara, yang dioperasikan oleh China Express Airlines, harganya 800 yuan (US$110).

Maskapai penerbangan tersebut tidak menanggapi pertanyaan tentang kasus tersebut atau mengungkapkan hasilnya setelah berbicara dengan penumpang tersebut. Identitas penumpang yang melakukan pelanggaran tersebut juga tidak diungkapkan.

Tak Salah, Pasangan Ini Diusir dan Tidak Mendapat Kompensasi dari Maskapai

Tak Hanya Satu, Ada 4 Stasiun MRT Singapura yang Terkenal Angker

Jaringan kereta komuter yang berusia ‘dewasa’ kerap mengundang kisah-kisah mistis dan horor, apalagi sebagian besar jaringan MRT berada di bawah tanah. Dirangkum KabarPenumpang.com dari laman goodyfeed.com, di Singapura ternyata ada empat stasiun MRT yang berhantu dan beberapa diantaranya dulu merupakan bekas pemakaman. Ya, simak cerita keempat stasiun MRT tersebut.

Baca juga: Sejarah MRT Singapura, Dibangun di Atas Keterbatasan Lahan

Stasiun MRT Tampines
Sebelum dibangun menjadi sebuah stasiun MRT, dulunya Stasiun Tampines adalah kuburan. Tapi tenang saja, tulang belulang orang-orang yang dikubur situ sudah dipindahkan ketempat lain yang layak dan stasiun MRT dibangun diatasnya. Banyak penumpang yang mengatakan telah melihat ‘sosok’ saat naik kereta saat larut malam dan beberapa bahkan melihat sosok seorang pria yang bunuh diri dengan melompat ke rel kereta di bagian belakang peron.

Stasiun MRT Woodleigh
Stasiun ini berdiri dekat dengan tempat Pemakaman Bidadari yang merupakan salah satu pemakaman tertua dan terbesar di Singapura. Karena letaknya, di stasiun ini sering terlihat sosok hantu dengan pakaian putih baik duduk atau berdiri di stasiun yang menghadap ke peron timur laut. Stasiun ini sudah selesai pembangunannya pada tahun 2003 dan mulai dioperasikan tahun 2011. Banyak penumpang yang naik kereta sebelum stasiun dibuka melihat pocog saat kereta mereka melintas melalui stasiun Woodleigh.

Stasiun Novena
Stasiun ini dikatakan berhantu dan dulunya adalah pemakaman Yahudi. Banyak staf SMRT telah melihat penampakan sosok buram yang membawa peti mati di sepanjang rel. Staf pemeliharaan tugas malam di terowongan juga memiliki banyak pengalaman melihat hantu berdiri disamping mereka atau mengamati mereka dari jauh.

Baca juga: Legenda Kereta Hantu Manggarai, Antara Fakta dan Mitos

Stasiun Bishan
Bishan ternyata menjadi salah satu stasiun MRT yang sering memperlihatkan hantu-hantu tanpa kepala, penumpang hantu dan beberapa hantu nakal yang mengganggu wanita muda. Beberapa orang bahkan mendengar langkah kaki yang berjalan di atas kereta. Banyak staf SMRT yang lebih tua juga mengalami kesulitan teknis yang tidak biasa setelah mencapai stasiun ini.

Masih belum percaya? Untuk wisata mistis empat stasiun Singapura ini sangat cocok buat uji nyali.

Pertahankan Nuansa Komuter, Rangkaian Singapore MRT (SMRT) Disulap Jadi Hotel Co-living

Mulai beroperasi sejak 7 November 1987, layanan kereta komuter Singapore MRT (Mass Rapid Transit) kini telah beroperasi 37 tahun. Lantaran sudah beroperasi hampir empat dekade, armada SMRT sudah barang tentu sudah banyak yang dipensiunkan, bahkan sebagian tela di-scrap. Dan ada kabar salah satu bekas SMRT kini dijadikan hotel co-living di one-north.

Baca juga: Dalam Bahasa Ceko, ‘SMRT’ Ternyata Punya Arti ‘Kematian’

Dikembangkan oleh perusahaan rintisan lokal Tiny Pod dengan dukungan dari JTC Corporation, Train Pod @ one-north akan menjadi hotel kereta co-living pertama di Singapura dan akan diluncurkan pada September 2024.

Di hotel co-living, tamu dapat menikmati kamar pribadi berperabotan lengkap tetapi juga dapat berbaur dengan orang lain di ruang komunal. Terletak di tempat parkir mobil di sebelah Blok 69 Ayer Rajah Crescent, gerbong kereta akan menampung delapan kamar berukuran 7,5 meter persegi, masing-masing dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Hotel ini juga akan beroperasi dengan sistem kunci pintar oleh perusahaan rintisan lainnya Igloo Home.

Staf hotel tidak akan ditempatkan secara fisik di hotel kereta, tetapi pergantian kamar akan tetap ditangani oleh tim kebersihan.

Untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam bagi para tamu, kompartemen masinis akan dilengkapi panel layar kristal cair yang memperlihatkan rekaman nyata perjalanan kereta sebelumnya melalui sebuah terowongan.

Ruang hijau rekreasi publik juga akan dibangun di samping hotel kereta co-living, dilengkapi dengan mesin penjual makanan dan minuman serta rak sepeda.

Pengunjung juga dapat berjemur di bawah sinar matahari sambil bersantai di kursi kereta, yang akan dialihfungsikan menjadi bangku publik luar ruangan.

Proyek kereta-hotel ini juga merupakan perluasan dari hotel peti kemas pop-up milik Tiny Pod yang sudah ada di LaunchPad @ one-north. Diluncurkan pada tahun 2020, peti kemas milik Tiny Pod telah meluas ke ruang publik dan perkotaan di Gardens by the Bay dan Haw Par Villa. Bagian asli bus (kereta) – termasuk jendela, kursi pengemudi, dan roda kemudi – tetap dipertahankan sebagai fitur kamar.

Sejarah MRT Singapura, Dibangun di Atas Keterbatasan Lahan

Bukan Cuma Shinjuku, Stasiun Union di Toronto Juga Punya Lorong Bawah Tanah yang Kompleks

Selain Shinjuku di Tokyo, ada beberapa stasiun bawah tanah di manca negara yang dikenal punya lorong-lorong yang kompleks, yang membuat sebagian besar akan membiungungkan untuk menjelajahinya. Seperti di Kanada, ada Stasiun Union (Union Station) di Toronto, ini adalah salah satu stasiun kereta utama yang paling sibuk di Kanada dan memiliki sistem lorong yang cukup rumit.

Baca juga: “Labirin Shinjuku” – Stasiun Kereta Bawah Tanah Tokyo dengan Banyak Koridor yang Membingungkan

Stasiun Union, yang dibuka pada tahun 1927, menggabungkan elemen desain bersejarah dengan pembaruan modern. Lorong-lorong yang ada harus mengakomodasi pergeseran antara desain lama dan penambahan baru, yang dapat membuat navigasi menjadi lebih kompleks.

Stasiun Union tidak hanya melayani kereta komuter dari VIA Rail dan GO Transit, tetapi juga terhubung dengan Toronto Transit Commission (TTC) melalui jalur subway. Ini menciptakan jaringan lorong yang luas dan memerlukan navigasi yang hati-hati. Lorong-lorong di stasiun ini menghubungkan peron-peron kereta dengan berbagai jalur subway TTC dan juga dengan terminal bus. Pengunjung harus menavigasi lorong-lorong yang berbeda untuk berpindah dari satu jenis transportasi ke yang lain.

Karena stasiun ini melayani berbagai jenis layanan kereta, peron dan jalur sering kali tersebar di beberapa tingkat, yang memerlukan eskalator dan tangga untuk perpindahan antar lantai. Ini menambah tingkat kompleksitas saat mencari jalur atau peron tertentu.

Stasiun Union di Toronto memiliki beberapa lantai yang masing-masing melayani fungsi yang berbeda. Secara umum, stasiun ini memiliki tiga lantai utama:

Lantai Dasar (Ground Level) – Ini adalah lantai utama di mana pintu masuk utama stasiun berada. Di sini terdapat akses ke berbagai layanan, termasuk area tiket, beberapa restoran, dan toko-toko. Lantai ini juga sering kali menjadi titik awal untuk mengakses berbagai jalur transportasi.

Lantai Mezzanine – Lantai ini berada di atas lantai dasar dan menghubungkan berbagai area stasiun, termasuk akses ke jalur kereta GO Transit dan VIA Rail, serta ke jalur subway Toronto Transit Commission (TTC). Lantai mezzanine juga berfungsi sebagai ruang untuk layanan pelanggan dan informasi.

Lantai Peron (Platform Level) – Lantai ini terletak di bawah lantai mezzanine dan merupakan tempat peron untuk kereta. Terdapat beberapa tingkat peron yang terpisah untuk layanan kereta yang berbeda, seperti VIA Rail dan GO Transit. Di sini juga terdapat akses ke eskalator dan tangga yang menghubungkan peron dengan lantai mezzanine dan dasar.

Stasiun Union melayani sekitar 250.000 penumpang per hari, menjadikannya salah satu stasiun dengan volume penumpang tertinggi di Kanada. Stasiun ini memiliki beberapa peron yang melayani berbagai layanan kereta, termasuk VIA Rail dan GO Transit. Jumlah total peron di stasiun adalah sekitar 16.

Luas total dari stasiun Union, termasuk area peron, mezzanine, dan lantai dasar, mencakup beberapa ribu meter persegi, memungkinkan ruang yang cukup untuk menangani volume penumpang yang besar serta fasilitas tambahan.

Châtelet–Les Halles – Dari Pusat Kota Paris, Inilah Stasiun Bawah Bawah Tanah Terbesar di Dunia

Seluruh Stasiun LRT Jabodebek Dilengkapi Water Station, Penumpang Bisa Isi Air Minum Gratis

Seluruh stasiun LRT Jabodebek saat ini sudah dilengkapi fasilitas water station. Penumpang dapat menikmati fasilitas tersebut secara gratis dan aman, sambil membentuk kebiasaan baik dengan membawa botol minum sendiri.

Baca juga: Ada Andil Jokowi, Penumpang LRT Jabodebek Meningkat Ribuan Orang

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengungkapkan tersedianya water station ini merupakan bagian dari inisiatif PT KAI untuk mendukung gaya hidup sehat di kalangan pengguna.

“Langkah ini juga sejalan dengan upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai serta mendukung kampanye cinta lingkungan,” ujarnya.

Berikut adalah rincian jumlah water station yang terdapat di setiap stasiun LRT Jabodebek:

Dukuh Atas: 2 unit
Setiabudi: 2 unit
Rasuna Said: 2 unit
Kuningan: 2 unit
Pancoran: 2 unit
Cikoko: 2 unit
Ciliwung: 1 unit
Cawang: 2 unit
TMII: 1 unit
Kampung Rambutan: 2 unit
Ciracas: 2 unit
Harjamukti: 2 unit
Halim: 2 unit
Jatibening Baru: 1 unit
Cikunir I: 1 unit
Cikunir II: 1 unit
Bekasi Barat: 2 unit
Jatimulya: 2 unit

Penyediaan water station di seluruh stasiun merupakan komitmen KAI untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. KAI ingin memastikan bahwa setiap perjalanan dengan LRT Jabodebek tidak hanya nyaman tetapi juga mendukung kesehatan dan kebiasaan positif pengguna.

Penggunaan water station di stasiun LRT Jabodebek memiliki berbagai manfaat, termasuk kemudahan akses air minum yang bersih dan aman, menjaga hidrasi selama perjalanan, serta berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik.

Baca juga: PT KAI Menuju “Zero Net Emission”, Dari Implementasi PLTS sampai Drinking Water Station

Water station yang KAI sediakan telah memenuhi prasyarat kesehatan yang ketat, dengan air yang telah dianalisis di Water Quality Laboratory (WQL) yang dikelola oleh Coway bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan.

“Kami mengajak seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk memanfaatkan fasilitas water station ini dengan bijak, mendukung gaya hidup sehat, dan turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. KAI bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan,” tutup Mahendro.

Cerdik dan Bernyali, Pria Tanpa Tiket Berhasil Naik Dua Penerbangan di Bandara Munich

Seorang pria dari Norwegia berhasil naik dua penerbangan tanpa boarding pass atau tiket yang sah di bandara Munich, yang merupakan bandara internasional terbesar kedua di Jerman, dan menjadi bandara kelima tersibuk di Eropa. Setelah awalnya tertangkap, pria itu lolos dari pemeriksaan keamanan keesokan harinya dan terbang ke Swedia.

Baca juga: Tanpa Tiket dan Dokumen, Bocah 13 Tahun ‘Sukses’ Terbang dengan British Airways

Seperti dikutip dw.com (14/8/2024), seorang pelancong Norwegia naik dua penerbangan di bandara Munich, tanpa tiket yang sah untuk kedua pesawat, kata polisi pada hari Selasa. Meskipun penipuannya dengan cepat diketahui pada awalnya, tapi Ia berhasil mencoba trik yang sama hanya sehari kemudian — dan berangkat dengan penerbangan menuju Swedia.

Yang terjadi adalah, pria berusia 39 tahun itu berhasil mengelabui staf keamanan di Bandara Munich untuk pertama kalinya pada tanggal 4 Agustus lalu.

Meskipun penumpang biasanya akan memindai boarding pass mereka di gerbang otomatis, surat kabar Bild Jerman melaporkan bahwa orang Skandinavia yang licik itu berdiri di dekat pelancong lain dan menyelinap masuk tanpa boarding pass.

Uniknya, Ia juga lolos dari staf maskapai di gerbang dan naik pesawat menuju kota Hamburg di Jerman utara. Pesawat itu sudah dipesan penuh dan, karena pria itu tidak punya tempat duduk, tipu dayanya terbongkar.

Sementara calon penumpang gelap itu diserahkan ke polisi dan didakwa, ia segera dibebaskan dan dikembalikan ke bandara sehari kemudian.

Yang membuat heran, dengan menggunakan teknik yang sama, ia menyelinap ke dalam pesawat menuju pesawat tujuan Stockholm yang tidak dipesan penuh, kata juru bicara polisi Sebastian Pinta. Kali ini, pesawat itu lepas landas dengan dia di dalamnya.

Penemuan ini mengejutkan di Stockholm. Ketika ia tiba di ibu kota Swedia, pria itu dengan cepat menarik perhatian staf bandara, karena ia ingin segera terbang kembali ke Munich.

Tapi ia kali ini berhasil ditangkap oleh polisi Swedia, yang juga menemukan bahwa ia membawa pisau dengan bilah sepanjang 10 sentimeter. Meskipun demikian, Pinta mengatakan pria itu dianggap tidak menimbulkan ancaman.

Juru bicara Bandara Munich Henner Euring mengatakan keadaan pelanggaran itu sedang diklarifikasi tetapi akan memakan waktu. “Kami sedang menyelidiki bagaimana penumpang tersebut dapat melewati pemeriksaan boarding pass otomatis sebelum pemeriksaan keamanan. Maskapai juga memeriksa boarding pass di gerbang keberangkatan, tempat mereka bertanggung jawab atas pemeriksaan tersebut.”

Polisi Jerman mengatakan pria tersebut sedang diselidiki atas tuduhan masuk secara ilegal dan penipuan transportasi.

Delapan Kisah Penumpang Gelap Sembunyi di Roda Pesawat, Empat Di Antaranya WNI

Mau Ke Turki? Jangan Lupa Lintasi Tiga Jembatan Gantung yang Hubungkan Asia dan Eropa

Lantaran begitu banyak yang menarik dari Turki, maka Turki dinobatkan sebagai salah satu negara favorit pelancong global. Di antara yang menarik dari Turki adalah adanya jembatan gantung. Bukan sembarang jembatan gantung, yang dimaksud adalah jembatan gantung yang menjadi penghubung transportasi antara benua Asia dan Eropa.

Baca juga: Jembatan Brooklyn, Inilah Jembatan Gantung Tertua di Amerika Serikat

Dan bukan hanya satu, di Turki ada tiga jembatan yang mengaitkan antara daratan Asia-Eropa. Sisi dararan Eropa dan Asia dipisahkan oleh Selat Bosporus, dan ada tiga jembatan yang melintasi Selat Bosphorus, di antaranya:

1. Jembatan Bosphorus (Bosphorus Bridge)
Jembatan pertama yang dibuka pada tahun 1973, juga dikenal sebagai 15 July Martyrs Bridge. Jembatan ini punya nama lokal Boğaziçi Köprüsü (Jembatan Bosphorus) dan punya panjang 1.560 meter dengan panjang bentang utama 1.074 meter.

Jembatan Bosphorus punya lebar 33,40 meter, tinggi menara 165 meter dan tinggi di atas permukaan air 64 meter Jumlah Jalur Lalu Lintas: 8 jalur (6 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur darurat). Saat dibuka, ini adalah jembatan gantung terpanjang keempat di dunia. Jembatan ini juga dikenal sebagai “15 July Martyrs Bridge” untuk memperingati mereka yang tewas selama kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016.

Jembatan Bosphorus merupakan tol berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari arah Eropa menuju Asia. Arah sebaliknya (Asia ke Eropa) tidak dikenakan biaya. Sistem pembayaran otomatis (OGS/HGS) digunakan untuk pembayaran tol.

Pada awalnya, pejalan kaki diizinkan untuk melintasi jembatan ini ketika pertama kali dibuka. Namun, saat ini, pejalan kaki tidak lagi diizinkan melintasi jembatan ini karena alasan keamanan dan lalu lintas.

2. Jembatan Fatih Sultan Mehmet (Fatih Sultan Mehmet Bridge)
Jembatan kedua yang dibuka pada tahun 1988. Jembatan ini punya nama lokal Fatih Sultan Mehmet Köprüsü yang punya panjang total 1.510 meter dan lebar 39,4 meter. Jumlah Jalur Lalu Lintas: 8 jalur (6 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur darurat)

Jembatan gantung ini dibangun untuk mengurangi beban lalu lintas dari Jembatan Bosphorus dan dinamai sesuai dengan Sultan Mehmed II, yang menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Jembatan ini juga bagian dari tol berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari arah Eropa menuju Asia. Arah sebaliknya (Asia ke Eropa) tidak dikenakan biaya.

Pejalan kaki tidak diizinkan untuk melintasi jembatan ini. Jembatan ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor.

3. Jembatan Yavuz Sultan Selim (Yavuz Sultan Selim Bridge)
Ini adalah jembatan ketiga yang dibuka pada tahun 2016, yang lebih jauh di sebelah utara dibandingkan dua jembatan sebelumnya. Jembatan ini punya nama lokal Yavuz Sultan Selim Köprüsü dan punya panjang total 2.164 meter dan lebar 58,4 meter. Jumlah Jalur Lalu Lintas: 10 jalur (8 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur untuk kereta api)

Jenisnya merupakan jembatan gantung dan jembatan kabel (cable-stayed). Jembatan ini adalah salah satu yang terlebar di dunia dan merupakan satu-satunya jembatan di dunia yang menggabungkan lalu lintas jalan dan rel dalam satu struktur.

Jembatan Yavuz Sultan Selim juga bagian dari sistem tol berbayar berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari kedua arah (baik dari Eropa ke Asia maupun sebaliknya). Jembatan ini juga tidak mengizinkan pejalan kaki untuk melintas. Jembatan ini dirancang untuk kendaraan bermotor dan kereta api.

Sistem tol pada jembatan-jembatan ini dikelola menggunakan teknologi canggih, seperti OGS (Otomatik Geçiş Sistemi) dan HGS (Hızlı Geçiş Sistemi), yang memungkinkan kendaraan untuk melewati gerbang tol tanpa harus berhenti, sehingga memperlancar arus lalu lintas.

Inilah Profil Jembatan Francis Scott Key di Baltimore yang Runtuh Ditabrak Kapal Kontainer

Buntut Kebakaran yang Hanguskan 40 Kendaraan, Korea Selatan Pertimbangkan Larangan Mobil Listrik Parkir di Basement

Mercedes-Benz Korea merilis nama-nama pemasok baterai kendaraan listriknya pada hari Selasa.13 Agustus 2024, hal tersebut dilakukan dalam menanggapi kemarahan publik setelah salah satu mobilnya terbakar di tempat parkir awal bulan ini.

Baca juga: CEO BMW: “Harga Mobil Listrik Tidak Akan Pernah Murah”

Kebakaran pada tanggal 1 Agustus 2024, telah merusak ratusan kendaraan dan menimbulkan kepanikan nasional, dengan tempat parkir mobil di seluruh Korea Selatan memberlakukan gelombang pembatasan ad-hoc di tengah meningkatnya seruan untuk transparansi pada rantai pasokan baterai.

Korea Selatan merupakan produsen utama baterai dan kendaraan listrik, termasuk produsen mobil lokal Hyundai dan Kia, dengan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) mencapai 9,3 persen dari mobil baru yang dibeli tahun lalu, lebih tinggi daripada di AS.

“Meskipun analisis masih berlangsung, rekaman CCTV menunjukkan bahwa kebakaran ini menunjukkan semua tanda-tanda yang disebabkan oleh baterai,” kata juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Incheon kepada AFP.

Menurut para ahli, kebakaran baterai lebih sulit dipadamkan daripada kebakaran konvensional karena efek thermal runaway – reaksi berantai di dalam sel baterai.

Model Mercedes-Benz EQE 350 yang meledak dan terbakar itu memiliki baterai dari produsen China Farasis Energy, Mercedes Korea mengungkapkan di situs webnya pada hari Selasa.

Media lokal telah menunjukkan gambar dramatis mobil yang terbakar, menyebabkan kobaran api yang menghancurkan 40 kendaraan di tempat parkir, dengan pemadam kebakaran mengatakan sekitar 23 warga dirawat di rumah sakit karena menghirup asap.

Petugas pemadam kebakaran sedang menyelidiki penonaktifan sistem penyiram tempat parkir mobil pada menit-menit awal kebakaran, dengan media lokal berspekulasi seorang pekerja pemeliharaan mungkin mengira sistem itu diaktifkan karena kesalahan.

Insiden tersebut telah meningkatkan kekhawatiran tentang keselamatan kendaraan listrik, yang mendorong beberapa kompleks apartemen untuk melarang EV dari parkir bawah tanah dan menutup stasiun pengisian daya.

Pemasok baterai Mercedes lainnya termasuk perusahaan Korea Selatan LG Energy Solution dan SK On dan CATL China.

Kebakaran tersebut telah memicu permintaan publik untuk pengungkapan wajib pemasok baterai oleh produsen EV, sebuah tindakan yang dilaporkan sedang dipertimbangkan pemerintah, menurut media lokal.

“Pemerintah harus memaksa produsen mobil domestik dan asing untuk mengungkapkan informasi tentang pasokan baterai sehingga lebih dari 500.000 pemilik kendaraan listrik dapat memahami tingkat risiko kebakaran,” kata surat kabar Chosun Ilbo dalam tajuk rencana. Salah satu usulan yang dipertimbangkan adalah melarang kendaraan listrik berada di area parkir bawah tanah (basement) jika dayanya melebihi 90 persen, dengan alasan meningkatnya risiko kebakaran.

Dalam Waktu Enam Menit, Baterai Mobil Listrik Terisi 90 Persen

[Video] Pulang dari Olimpiade Paris 2024, Pesawat Atlet Taiwan Dikawal Jet Tempur F-16 Viper

Meraih dua emas dan dua perunggu, Taiwan berhasil menempati peringkat ke-35 dalam Olimpiade Paris 2024. Sebagai wujud kebanggaan dan terima kasih atas prestasi gemilang. Pesawat yang membawa atlet dan rombongan secara khusus mendapat kawalan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon, layaknya pengawalan pada pesawat kepresidenan.

Baca juga: Profil China Airlines, Maskapai Nasional Taiwan yang ‘Alergi’ Pakai Nama ‘China’

Angkatan Udara Taiwan – Republic of China Air Force (ROCAF) mengirimkan tiga jet tempur F-16 untuk mengawal kelompok terakhir atlet Taiwan yang pulang dari Olimpiade Paris.

Mengikuti instruksi dari Presiden Lai Ching-te, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengatur agar jet tempur F-16 mengawal penerbangan charter EVA Air milik para atlet pada 12 Agustus 2024.

“Para atlet tim Olimpiade Taiwan tampil gemilang di Olimpiade Paris,” kata kementerian tersebut. “Angkatan Udara [Taiwan] mengirimkan tiga jet tempur F-16 Viper untuk mengawal mereka di udara dan melepaskan suar (flare) untuk berterima kasih kepada para atlet karena telah membawa kejayaan bagi negara.”

F-16 lepas landas untuk menyambut pesawat Boeing 777-300ER (Extended Range) di udara sebelum mendarat di Bandara Internasional Taoyuan (TPE). Jet-jet tersebut melepaskan suar saat mengawal penerbangan tersebut.

Jokowi Beri Kode Bangun ART di Surabaya-Bandung: Problemnya Jalan Kurang Lebar

Jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menjajal trem otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/8). Usai mencoba trem otonom atau disebut juga kereta tanpa rel itu, Jokowi memberi sinyal bakal membangun moda transportasi serupa di berbagai kota besar karena dibutuhkan.

Baca juga: Dipantau Langsung CRRC Cina, ART Kereta Tanpa Rel di IKN Diuji Coba

“Tadi sudah saya gunakan. Kalau kita pakai trem otonom memang jalan harus lebar, dan jalan di IKN memang sudah didesain lebar, mencukupi untuk itu. Kota-kota lain di Indonesia saya kira semuanya membutuhkan transportasi massal yang berbasis energi hijau. Seperti contohnya Surabaya, Makassar, Medan, Bandung, saya kira sudah memerlukan transportasi massal seperti ini,” ujarnya.

Salah satu kelebihan dari penggunaan trem otonom, lanjut Jokowi, adalah biaya yang relatif murah. Sebab, pengoperasian trem otonom tidak berbasis rel dan cukup menggunakan jalan yang sudah ada, sehingga tidak membutuhkan pembangunan infrastuktur.

“Trem otonom kira-kira harganya Rp70-an miliar satu unit rangkaian. Kalau kita mau membangun MRT itu per kilometernya Rp2,3 triliun, kalau kita mau membangun LRT itu kurang lebih Rp700 miliar per kilometer. Bedanya di situ. Problemnya sekarang ini memang hampir di semua kota jalannya kurang lebar. Sehingga tidak semua kota bisa memakai ART,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menyampaikan saat ini di IKN terdapat satu rangkaian trem otonom yang akan berfungsi sebagai kendaraan pengumpan (feeder) bagi peserta upacara Hari Kemerdekaan RI. Trem tersebut akan beroperasi dengan kecepatan jelajah 40 km per jam di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur.

“Waktu tempuh untuk satu putaran adalah 5 menit, dengan waktu tunggu di tiap halte 30 detik. Terdapat 4 halte yang akan menjadi pemberhentian trem otonom, yakni Halte Kemenko 1, Kemenko 2, Kemenko 3, serta Kemenko 4,” jelasnya.

Menhub menyebut, trem otonom akan beroperasi menggunakan tenaga listrik yang bersumber dari baterai. Hal tersebut diharapkan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi, juga sejalan dengan konsep dan prinsip IKN sebagai kawasan kota cerdas, hijau, serta berkelanjutan.

“Trem otonom akan melakukan pengisian daya (charging) setelah mobilisasi tamu pagi dan sebelum mobilisasi tamu sore. Posisi trem otonom saat pengisian daya kami pastikan tidak akan mengganggu pergerakan dan lingkungan sekitar karena tidak menimbulkan suara maupun kebisingan dari sarana tersebut,” sebut Menhub.

Trem otonom akan melalui Fase Pengujian atau Fase Operasi Trem Otonom (POC) selama 60 hari sejak 10 Agustus hingga 9 Oktober 2024. Pengujian dimaksudkan untuk lebih mengetahui kelayakan operasi trem otonom.

Baca juga: Ada Andil Jokowi, Penumpang LRT Jabodebek Meningkat Ribuan Orang

Setelah POC, akan dilakukan evaluasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) besama Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Kemudian pada 10 Oktober hingga 31 Desember 2024, trem otonom akan dipamerkan (showcase) untuk umum. Selama masa showcase, masyarakat dapat menikmati trem otonom secara gratis.

“Kami optimis trem otonom dapat beroperasi dengan baik di IKN dan menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menerapkan transportasi massal modern yang cerdas dan ramah lingkungan,” tutup Menhub.