Bukan Wahana Permainan, Ini Dia Sejarah Kora-Kora

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Dunia Fantasi, Ancol, mungkin Anda tidak lagi asing dengan nama Kora-Kora. Ya, wahana permainan berbentuk kapal yang berayun hingga ketinggian tertentu ini sangatlah memacu adrenalin. Tapi tahukah Anda bahwa sejarah mencatatkan memang ada kapal yang bernama Kora-Kora?

Baca Juga: Kapal Pinisi, Kapal Warisan Leluhur Asli Indonesia yang Diakui UNESCO

Seperti yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Kora-Kora merupakan sebuah kapal tradisional dari kepulauan Maluku. Pada umumnya, Kora-Kora merupakan perahu angkatan laut untuk membawa orang-orang dalam perompakan untuk dijarah atau untuk budak. Di jaman dahulu, mengambil budak adalah cara terhormat untuk mencari nafkah, dan kora kora dibutuhkan untuk pertahanan dari serangan serta untuk perampokan.

Diketahui bahwa Kora-Kora sudah mulai dipergunakan sejak jaman penjajahan Portugis di Maluku, atau di sekitar tahun 1200-an. Lambat laun, kapal Kora-Kora juga turut dipergunakan untuk memerangi penjajah Portugis, Spanyol dan Belanda. Sejarah juga mencatat, Kora-Kora sempat ‘diberdayakan’ sebagai kapal komoditi untuk mengangkut barang dagangan antar pulau.

Kapal Kora-Kora. Sumber: istimewa

Secara etimologi, tidak diketahui pasti asal nama Kora-Kora ini, namun sebagian beranggapan bahwa Kora-Kora berasal daei kata dalam Bahasa Arab “Qorqora” atau yang berarti kapal dagang besar.

Di sejarah Nusantara, Kora-Kora memegang peranan penting dalam upayanya untuk mengusir penjajah. Terlebih di Maluku, Kora-Kora tidak hanya berperan sebagai moda transportasi dan sarana perdagangan, melainkan juga sebagai simbol keberanian dan kekuatan masyarakat Maluku.

Dikabarkan, Kora-Kora terbuat dari kayu jenis Gufasa atau Marfala yang terkenal kuat dan tahan lama. Ada juga sumber yang menyebutkan bahwa pembuatan kapal Kora-Kora tidak menggunakan paku.

Kapal Kora-Kora. Sumber: istimewa

Dari segi desain, Kora-Kora memiliki bentuk yang ramping dan panjang. Dilengkapi dua cadik di sisi kanan dan kirinya untuk menjaga keseimbangan saat berlayar. Untuk soal muatan, Kora-Kora mampu mengangkut puluhan hingga ratusan penumpang dalam sekali pelayaran.

Di era modern seperti sekarang, kapal Kora-Kora masih menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Maluku, tidak jarang juga dilibatkan dalam berbagai upacara adat dan festival. Tidak bisa dipungkiri, Kora-Kora masih menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Maluku.

Bagi Anda yang hendak berkunjung ke Maluku, sempatkan diri untuk melihat bentuk fisik dan mempelajari sejarah Kora-Kora lebih lanjut, ya!

SS Ourang Medan, Legenda ‘Kapal Hantu’ yang Menghiasi Perairan Selat Malaka

Geliat ASDP Ferry yang Kian Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Musim Mudik 2025

Dalam menyambut lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi pada saat libur Lebaran 2025, PT ASDP Indonesia Ferry terus berbenah dan memastikan kesiapan layanan penyeberangan yang kebetulan di tahun ini bertepatan dengan libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi. Dikabarkan, fokus utama ASDP adalah memastikan kelancaran arus mudik dan balik, terutama di lintasan tersibuk: Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, dengan peningkatan armada, penguatan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi sistem digitalisasi tiket.

Baca Juga: Sambut Libur Lebaran, ASDP Siap Operasikan 2 Lintasan Strategis di Timur Indonesia

Hasil evaluasi Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 kemarin menjadi pijakan strategis dalam mempersiapkan Angkutan Lebaran tahun ini, tegas Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada, 86% masyarakat menyatakan puas dengan layanan Nataru, meskipun masih terdapat ruang untuk perbaikan dalam pengelolaan titik rawan kepadatan, penguatan buffer zone, serta optimalisasi sistem tiket online.

Dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa ASDP telah menyusun strategi komprehensif untuk memastikan layanan tetap prima selama periode mudik Lebaran 2025.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, berkoordinasi aktif dengan regulator terkait penambahan armada kapal, peningkatan kapasitas pelabuhan, serta sosialisasi masif mengenai pentingnya membeli tiket lebih awal melalui Ferizy,” ujar Shelvy.

Seperti yang disebutkan Shelvy, Ferizy merupakan platform ticketing berbasis daring yang dikembangkan oleh ASDP sebagai bentuk inovasi digital. Diharapkan, Ferizy dapat mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan, termasuk pembelian tiket jauh hari, minimal H-60 sebelum keberangkatan. Adapun sosialisasi yang dimaksud Shelvy adalah berfokus pada lintasan strategis seperti Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, dan Ajibata–Ambarita.

Baca Juga: Jangan Melulu Konsumsi Obat, Inilah Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Laut!

Sementara langkah untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan, ASDP juga telah memperluas kapasitas parkir dan menyiapkan pelabuhan pendukung. Di Pelabuhan Merak, 67 kapal siap dioperasikan dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan. Sementara itu, Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara (BBJ) akan menjadi pelabuhan alternatif, dengan kapasitas tambahan 6.760 unit kendaraan per hari. Buffer zone tambahan juga telah disiapkan untuk mengurai kepadatan.

Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, ASDP menyiapkan kapal-kapal besar, buffer zone di jalur arteri, serta rekayasa lalu lintas menuju pelabuhan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi memuncak pada H-2 Lebaran, bersamaan dengan Hari Raya Nyepi.

PT Pelni Siap Kerahkan KM Dobonsolo Untuk Tunjang Mudik Lebaran 2025

Tak Jelas Sejarahnya, Taksi Puskopau ‘Penguasa’ Bandara Halim Perdanakusuma

Bandara Halim Perdanakusuma memiliki taksi sendiri yang dikelola oleh koperasi milik Angkatan Udara. Taksi yang bernama Puskopau (Pusat Koperasi Angkatan Udara) menjadi penguasa utama di Bandara Halim Perdanakusuma.

Meski menjadi penguasa utama, di Bandara Halim Perdanakusuma penumpang juga bisa memilih opsi transportasi lainnya yang dikelola oleh Puskopau yakni Grab dan Gojek Puskopau. Ini adalah layanan ride-hailing yang bekerja sama dengan Puskopau untuk penjemputan di bandara.

Baca juga: Mulai 1 November 2024, Garuda Indonesia Kembali Layanan Penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma

Namun tarifnya akan berbeda dari saat memesan layanan online atau taksi biasanya. Karena pengelolaan transportasi bandara Halim Perdanakusuma berada di bawah kewenangan TNI AU, sehingga ada aturan dan kebijakan khusus terkait transportasi di area tersebut.

Bahkan beberapa tahun belakangan silam, banyak penumpang yang mengeluhkan tarif Taksi Puskopau. Di mana penumpang mengeluhkan tarif Taksi Puskopau lebih mahal dibandingkan dengan taksi layanan lainnya.

Dilansir dari berbagai laman sumber, untuk perjalanan dari Bandara Halim ke cileungsi, tarif Puskopau mencapai Rp299 ribu, sedangkan taksi konvensional lainnya seperti Blue Bird hanya mengenakan tarif sekitar Rp159 ribu untuk perjalanan yang sama.

Selain itu, penumpang yang menggunakan layanan ride-hailing dari Bandara Halim pun disarankan untuk bertanya detail tarif sebelum menggunakan layanan Grab atau Gojek. Sebab, akan dikenakan biaya tambahan atau surcharge.

Meski begitu, penumpang yang akan pulang dari Bandara halim juga masih bisa menggunkan bus DAMRI jika memang merasa Taksi Puskopau atau layanan ride-hailing lainnya di Bandara halim cukup mahal.

Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, spesifikasi sejarah awal pendirian layanan taksi Puskopau tidak jelas sumbernya. Namun, upaya yang baru-baru ini menunjukkan komitmen Puskopau untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi dan mendukung insiatif ramah lingkungan dengan menghadirkan taksi listrik di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Si Tosca dari Vietnam, Ini Dia Taksi Listrik Xanh SM

Pertahankan Konfigurasi Kursi di Kelas Ekonomi, Korean Air Dinobatkan Sebagai Maskapai Full Service Terbaik di 2025

Mempertahankan konfigurasi kursi, sehingga ruang kaki (seat pitch) pada penumpang kelas ekonomi tetap nyaman, rupanya berbuah manis kepada Korean Air. Berkat kebijakan tersebut, AirlineRatings.com telah menobatkan maskapai asal Negeri Ginseng ini sebagai maskapai terbaik dunia di tahun 2025.

Korean Air dinobatkan sebagai Maskapai Penerbangan Tahun Ini tahun 2025, mengalahkan pemenang tahun lalu Qatar Airways, dalam daftar resmi 25 maskapai penerbangan layanan lengkap teratas dari lembaga pemeringkat keselamatan dan produk penerbangan yang berbasis di Australia.

Sejarah Panjang Korean Air, Maskapai Nasional yang Awalnya Dimiliki Pemerintah

Komitmen maskapai penerbangan nasional Korea Selatan untuk “kenyamanan penumpang” disebut sebagai salah satu alasan utama kemenangannya — baik Korean Air maupun Japan Airline menyediakan tempat duduk kelas ekonomi terluas dari semua maskapai global.

“Meskipun banyak maskapai penerbangan telah menambahkan kursi ke-10 per baris pada pesawat Boeing 777 dan mengurangi jarak antar kursi di kelas ekonomi menjadi 31 hingga 32 inci (turun dari sebelumnya 32 hingga 33 inci), namun Korean Air memilih untuk tidak mengikuti tren ini,” kata CEO AirlineRatings.com Sharon Petersen dalam sebuah pernyataan.

Penggabungan maskapai baru-baru ini dengan Asiana Airlines — konsolidasi terbesar dalam sejarah penerbangan Asia — juga dicatat sebagai faktor yang berkontribusi terhadap posisinya di puncak.

Air New Zealand berada di posisi ketiga dalam daftar “dipilih dengan cermat”, sementara Cathay Pacific berada di posisi keempat dalam daftar “dipilih dengan cermat”.

Dilema Seat Pitch, Maskapai Tambah Untung Penumpang Merana

25 maskapai penerbangan teratas semuanya memenuhi daftar persyaratan khusus, seperti menyediakan pengalaman layanan lengkap yang komprehensif, dan memiliki jarak antar kursi kelas ekonomi minimal 31 inci.

Dan berikut 25 top maskapai full service terbaik dunia versi AirlineRatings.com.
1. Korean Air
2. Qatar
3. Air New Zealand
4. Cathay Pacific
5. Singapore Airlines
6. Emirates
7. Japan Airlines
8. Qantas
9. Etihad
10. Turkish Airlines
11. EVA Air
12. Fiji Airways
13. Virgin Atlantic
14. ANA
15. Aero Mexico
16. Air Caraibes
17. Thai Airways
18. Starlux
19. Vietnam Airlines
20. Sri Lankan Airlines
21. Air France
22. KLM
23. Air Calin
24. Air Mauritius
25. Garuda Indonesia

Singapore Airlines Group dan Aether Fuels Bangun Fasilitas Produksi Bahan Bakar Berkelanjutan di AS dan Asia Tenggara

Singapore Airlines Group (SIA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Aether Fuels (Aether), yang berencana membangun fasilitas produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan murni (Sustainable Aviation Fuel/SAF) di Amerika Serikat dan Asia Tenggara.

Perjanjian ini mencakup komitmen SIA Group untuk membeli SAF murni dalam jangka waktu lima tahun saat pabrik Aether mulai berproduksi secara komersial, dengan opsi perpanjangan lima tahun. SAF murni ini akan dicampur dengan bahan bakar jet konvensional sebelum didistribusikan ke bandara-bandara yang dilayani oleh Singapore Airlines dan Scoot.

Sementara Aether akan memanfaatkan limbah karbon sebagai bahan baku untuk memproduksi SAF menggunakan teknologi inovatif dan eksklusif, Aether Aurora. Metode ini mengurangi biaya modal, meningkatkan efisiensi produksi, dan menghasilkan SAF yang lebih banyak dibandingkan dengan teknik yang sudah ada.

Lee Wen Fen, Chief Sustainability Officer Singapore Airlines, mengatakan: “Kemitraan ini merupakan langkah selanjutnya dalam perjalanan SIA Group mencapai tujuan dekarbonisasi jangka panjang kami, yaitu mencapai emisi karbon nol pada tahun 2050. Melalui kolaborasi dengan mitra ekosistem yang sejalan dengan kami seperti Aether, kami bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan adopsi SAF dalam operasional penerbangan kami, serta membangun fondasi bagi masa depan perjalanan udara yang lebih berkelanjutan.”

Aether didirikan dan didanai pada tahun 2022 oleh Xora, sebuah perusahaan ventura teknologi yang didukung oleh Temasek. Sejak itu, perusahaan ini telah memperluas timnya di Asia Tenggara dan mengembangkan operasinya di Chicago, di mana tempat pusat penelitian dan pengembangannya berada.

Proyek produksi berskala komersial Aether yang akan datang di Amerika Serikat dan Asia Tenggara akan menghasilkan SAF bersertifikat CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation). Proyek-proyek ini dirancang untuk mengurangi gas rumah kaca minimal sebesar 75%, yang secara signifikan berkontribusi terhadap upaya keberlanjutan industri penerbangan.

Tahun 2030 Singapore Airlines Group Tetapkan Sustainable Aviation Fuel 5 Persen dari Kebutuhan Bahan Bakar

Sah! KRL dari Cina Diuji coba Lintas Bogor

Uji coba rangkaian KRL impor dari Perusahaan CRRC Cina akhirnya terwujud dan membuahkan hasil yang cukup maksimal. Senin (10/2) adalah uji coba pada rangkaian KRL kloter pertama di lintas jalur Bogor. Rute yang dilalui adalah Depok-Bogor-Jakarta Kota-Depok. Keberangkatan dari Stasiun Depok pada pukul 10 pagi.

Rangkaian KRL diuji coba mulai dari kekuatan, kecepatan, akselerasi, pengereman dan tentu saja sistem pengoperasian pada interior KRL. Kru, personel dan teknisi pun sudah mempersiapkan dengan matang ujicoba dan optimistis perjalanan aman dan lancar.

Bagian interior KRL KCI-SFC120V (foto: istimewa)

Kereta yang memiliki tipe KCI-SFC120-V itu berjalan dengan full rangkaian yaitu SF (stamformasi) 12 unit kereta. Rangkaian yang memiliki panjang 20.4600 mm, lebar 3.000 mm, dan tinggi 3.615 ini ternyata memiliki perbandingan lebih panjang dari KRL yang dimiliki KCI saat ini yaitu seri 205.

Fyi, KRL KCI-SFC120V ini menggunakan traksi CRRC Times Electric tPower-TN30 dengan teknologi VVVF-IGBT dan tegangan masuk listrik sebesar 1.500 Volt DC. KRL ini juga memiliki 6 pantograph dengan bentuk setengah lengan (single arm).

Perjalanan KRL ini pun dilakukan hampir satu hari penuh pada pagi sampai siang hari dan dilanjut pada malam hari. Mengingat masih rangkaian sangat baru, dengan tentu harus diujicoba sepenuhnya untuk melihat seberapa kekuatan mesin yang dihasilkan oleh KRL ini.

Nganggur Sebulan, KRL Ini Jadi Bahan Uji Coba Ruang Bebas di Jalur Bogor

IIMS 2025 – Ajang Tepat Memilih Kendaraan Mudik Impian Keluarga

Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada 13-23 Februari 2025 di JIExpo Kemayoran tinggal menghitung hari. Pelaksanaan IIMS tahun ini semakin sarat akan makna, sebab bersamaan dengan momentum hari kasih sayang, dan persiapan libur hari raya lebaran di awal tahun.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, bagi beberapa keluarga Indonesia, momen lebaran menjadi momen penting yang sangat identik dengan kebutuhan kendaraan terbaru untuk kegiatan mudik. Menjelang lebaran, beberapa orang akan mempertimbangkan untuk membeli kendaraan baru untuk memastikan perjalanan mudik lancar, aman dan efisien.

Pemerintah pun telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung pertumbuhan sektor otomotif dan kelancaran arus mudik pada musim lebaran 2025. Misalnya perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan nasional maupun tol  yang membuat perjalanan mudik masyarakat jauh lebih lancar, penyediaan fasilitas publik seperti rest area dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah.

Pemerintah juga merumuskan kebijakan guna mempermudah masyarakat membeli kendaraan baru, seperti diskon 3% untuk Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), untuk kendaraan hibrida dan subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik sebesar 10%. Pada pameran IIMS juga akan ada sejumlah promo menarik yang dikeluarkan para produsen dan Agen Pemegang Merek (APM) agar dapat memenuhi ekspektasi daya beli masyarakat.

“Dyandra Promosindo bersama seluruh peserta pameran telah mempersiapkan hadiah untuk pengunjung dengan memberikan potongan harga untuk kendaraan dan produk terbaiknya. Hal ini, sejalan dengan himbauan pemerintah untuk menargetkan kemudahan akses dan fasilitas mudik lebaran bagi seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas kota antar provinsi sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Harapan kami IIMS tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, IIMS 2025 juga menjadi ajang bergengsi pecinta dunia otomotif tanah air,” ucap Daswar Marpaung dalam acara Konferensi Pers IIMS 2025.

Project Manager IIMS Rudi MF, mengatakan IIMS 2025 siap menampilkan ragam keseruan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, baik itu pengunjung, peserta pameran maupun pemerintah yang telah memberikan dukungan penuh pada perhelatan otomotif akbar ini.

“Kami telah menyiapkan beragam atraksi pertunjukkan otomotif menarik serta fasilitas fasilitas terbaik pada penyelenggaraan IIMS 2025 yang akan datang. Kami berharap hal ini bisa menarik antusias calon pengunjung untuk mengunjungi IIMS 2025. Kami telah menyiapkan beragam fasilitas terbaik untuk memudahkan pengunjung datang ke JIExpo Kemayoran.

Tercatat ada 31 merek kendaraan roda empat yang akan berpartisipasi dalam IIMS 2025 meliputi BAIC, BMW – MINI, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Denza, DFSK, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Honri, Hyundai, Jaecoo, Jetour, KIA, Mazda, MG, Mitsubishi Motor, Neta, Nissan, Prestige Motocars, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, Vinfast, VW, dan Wuling. Selain mobil, ada 25 merek kendaraan roda dua yang telah memastikan kehadiran pada IIMS 2025 antara lain, AHM, Alva, Aprilia, Benda, Benelli, BMW Motorrad, Indomobil E-Motor, Italjet, Kawasaki, Keeway, Keeway EV, Maka Motors, Moto Guzzi, MorBidelli, Pacific Bike, Piaggio, QJ Motor, Polytron, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, United, Vespa, Yadea, Yamaha. Secara keseluruhan brand; produsen, APM, Aftermarket dan Aksesoris yang turut serta dalam perhelatan IIMS 2025 mencapai lebih dari 190 brand.

Deretan brand peserta pameran tersebut akan menampilkan aktivitas menarik seperti AION akan mengenalkan unit AION V dan Y+ untuk market reguler serta Hypetec HT untuk market yang lebih premium. BAIC akan menyediakan program layanan purna jual optimal untuk pengunjung, dan mengumumkan partisipasi dalam giat otomotif di APAC Arena. BAIC juga akan meluncurkan unit terbaru nya di booth. BYD akan memamerkan sister brand terbarunya yaitu, Denza menyasar segmen premium yang mengedepankan kemewahan, kenyamanan dan personalize experiment. Diketahui BYD Denza telah mendapatkan ranking nomor 1 dalam penjualan tahun sebelumnya. BYD juga akan meluncurkan unit terbaru untuk masyarakat Indonesia.

DJ Internasional Lengkapi Lineup IIMS Infinite Live 2025
Dyandra Promosindo mengumumkan DJ Internasional yang pernah tampil di festival musik EDM Internasional pada tahun 2024 yaitu Whisnu Santika akan melengkapi lineup IIMS Infinite Live 2025. Whisnu Santika akan tampil di IIMS Infinite Live pada tanggal 23 Februari 2025 bersama dengan penyanyi wanita penuh talenta Cinta Laura dan Rapper asal Kanada Liquid Silva. Selain Whisnu Santika, penyanyi wanita lainnya, Danilla, juga dipastikan akan tampil di IIMS Infinite Live bersama Ariel diiringi oleh Erwin Gutawa Orchestra pada malam valentine, 14 Februari 2025.

Sebelumnya beberapa artis sudah lebih dahulu dipastikan akan tampil di IIMS Infinite Live seperti Raisa,  Dewa 19 Feat Marcello Tahitoe, Kahitna, Iwan Fals & Band, Coldiac, Juicy Luicy, Dere, Maliq & d’Essentials, Lomba Sihir, Feast, Hindia, The Changcuters, dan Kla Project. Deretan penyanyi ternama tanah air dan internasional tersebut akan hadir dan siap menghibur para pengunjung dalam 11 days of exclusive concert di IIMS Infinite Live.

Selain hiburan berupa konser musik, IIMS 2025 juga akan menampilkan atraksi otomotif dan pertunjukan musik spesial dengan tema yang berbeda setiap harinya lewat IIMS Infinite Show. Untuk dapat mengunjungi IIMS 2025, Dyandra Promosindo menawarkan beberapa kategori tiket. Pertama adalah Reguler Ticket yang dapat dibeli mulai harga Rp 50.000 (weekdays) dan Rp 90.000 (weekend). Sedangkan untuk harga tiket Premium Day hanya bisa dibeli khusus tanggal 13 Februari mulai pukul 13.00 WIB dengan harga Rp150.000.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian hiburan dari IIMS Infinite Show dan IIMS Infinite Live bisa membeli tiket tambahan dengan cara melakukan top up tiket IIMS pada ticket box yang berlokasi di area open space JIExpo Kemayoran. Para pengunjung hanya perlu membayar harga ‘selisih’ dari tiket IIMS 2025 sesuai kategori hari tiket IIMS Infinite Live 2025. Adapun rincian harga top up sebagai berikut, Rp50.000 untuk premium day (13 Februari), Rp160.000 special love song on Valentine Day (14 Februari), dan 15-23 Februari bisa top up dengan harga Rp100.000.

Pada tahun ini, IIMS menyediakan kategori tiket baru yaitu VIP Hospitality Ticket yang terdiri dari Silver Pass seharga Rp749.999, Gold Pass seharga Rp1.499.999 dan Platinum Pass dengan harga Rp1.999.999. Pemegang tiket hospitality berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman  pengalaman eksklusif tour dengan ditemani tokoh otomotif Indonesia serta bertemu dengan artis IIMS Infinite Live.

Polsek Kelapa Gading Ajak Ojek Online Diskusi Berlalu Lintas

Ratusan ojek online di Jakarta Utara diberikan edukasi oleh pihak Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pihak kepolisian memberikan edukasi ini guna menciptakan ketertiban berlalu lintas hingga pencegahan terlibat judi daring.

Dalam giat ini, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan, pihaknya mengumpulkan pengemudi ojek online untuk memberikan edukasi serta diskusi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat di Kelapa Gading.

Pasalnya jika pengendara tidak tertib berlalu lintas, maka peluang terjadi kecelakaan an aksi membahayakan pengguna jalan lainnya juga akan terjadi.

Baca juga: Zendo, Ojek Online di Bawah Naungan Muhammadiyah

“Pengemudi ojek daring diajak untuk meningkatkan kesadaran mereka agar tetap tertib berlalu lintas meski saat mencari nafkah di jalan raya. Teman-teman ojek ‘online’, kami undang ke markas untuk diberi pemahaman agar makin sadar berlalu lintas karena banyak keluhan dari warga Kelapa Gading yang menyebut mereka banyak melawan arus,” kata dia.

Tak hanya itu, Seto juga mengajak agar pengemudi ojek online tidak terlibat judi online.

“Jauhi judi ‘online’,” kata Kompol Seto menegaskan.

Pihak kepolisian Kelapa Gading juga mengingatkan bagi para pengemudi ojek onlie untuk menambah kunci tambahan saat memarkirkan kendaraan mereka. Hal ini untuk menghindari terjadinya pencurian sepeda motor yang sedang marak.

“Dengan jumlah yang banyak itu dan sehari- harinya berada di lapangan, maka kita harusnya bermitra. Jadi, kejadian-kejadian di lapangan, kita bisa dapat informasi lebih cepat,” kata Seto menutup diskusi.

Mulyono, Pengemudi Ojek Online Pertama yang Dijuluki “Driver 001” GoJek

Nganggur Sebulan, KRL Ini Jadi Bahan Uji Coba Ruang Bebas di Jalur Bogor

Sejak kedatangan KRL impor dari Perusahaan CRRC Cina, PT KCI khususnya Depo Depok disibukkan dengan adanya uji coba lintas di jalur Bogor. Uji coba ini diperuntukkan guna lancarnya perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Cina. Dengan penuh semangat, kru yang mengikuti ujicoba ini menjalankan tugas dengan serius agar perjalanan KRL impor tersebut lancar.

Seperti pada hari Minggu (9/2) kemarin adalah uji coba kedua untuk KRL impor ini. Namun uji coba kedua menggunakan rangkaian KRL yang digadang-gadang oleh penggemar kereta api mengira sudah tidak laik jalan. Respon mereka yang mengejutkan di media sosial ternyata menggunakan rangkaian KRL yang telah lama ‘menghilang’ di lintas jalur KRL, yaitu menggunakan seri 7022-7122. Padahal sebelum datangnya KRL impor tersebut ujicoba dilakukan menggunakan rangkaian kereta penolong (Djoko Tingkir) bermesin diesel.

Menggunakan alat tambahan di bagian bemper KRL untuk mengukur jarak antara KRL dengan Peron yang dilengkapi CCTV.

Alih-alih uji coba yang dilakukan pada pagi hingga siang hari, perjalanan KRL secara reguler di jalur Bogor sedikit terlambat. Keberangkatan uji coba dilakukan dari Stasiun Depok pada pukul 10 pagi menuju Stasiun Bogor. Kemudian keberangkatan dari Stasiun Bogor sekitar pukul 11 menuju ke Stasiun Jakarta Kota. Dan kembali dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Depok sekitar pukul 2 siang.

Uji coba kedua menggunakan KRL seri 7022-7122 ini akan terus dilakukan sampai pada ujicoba rangkaian KRL CRRC Cina yang rencana akan dilakukan 2 kali ujicoba pada pagi dan malam hari di jalur Bogor.

KRL Kiriman dari Cina Tiba di Jakarta, Ini Penampakannya

Sempat Hancur Dilanda Gempa, Terowongan Mrawan Kembali Kokoh Hingga Ratusan Tahun

Selain jalur kereta api di Jawa Barat yang memiliki pemandangan yang eksotis, ternyata jalur kereta api di Jawa Timur pun tak kalah menakjubkan dan bernilai sejarah. Berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember jalur kereta api tersebut memiliki bangunan terowongan yang bersejarah, Terowongan Mrawan.

Berusia lebih dari 100 tahun, terowongan ini merupakan bangunan cagar budaya yang dilestarikan PT KAI memiliki panjang 690 meter. Terowongan ini tak jauh lokasi dengan Stasiun Mrawan yang berjarak 15 menit dengan berjalan kaki.

Terowongan Mrawan Pada Tahun 1903 (foto: dokumentasi Surat Kabar De Locomotief 1903)


Mulai dari Diguncang Gempa Hingga Diterjang Longsor

Kokohnya Terowongan Mrawan hingga saat ini, ternyata pernah terjadi peristiwa yang memilukan. Terowongan yang membelah Gunung Gumitir ini pernah diguncang gempa bumi yang mengakibatkan tanah longsor pada tahun 1909.

Pasca gempa, terowongan tersebut dibersihkan dari material longsor hingga 500 m² per hari. Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda, Staatssporwegen (SS), melakukan perbaikan terowongan dengan memperpanjang kedua sisi. Serta menggali lereng yang cukup curam di wilayah sekitar.

Kemudian Oktober 1910 perpanjang mulut terowongan pun di salah satu sisi. Lalu sisi lainnya masih meneruskan pekerjaan penggalian dan pemasangan batu bata.

Pada awal pengoperasiannya, terowongan ini dilewati kereta api penumpang maupun barang hasil bumi seperti kopi, gula, beras serta hasil pertanian lainnya di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Kini Terowongan Mrawan tetap dilewati banyak kereta api dari arah Banyuwangi (Stasiun Ketapang) sampai dengan Surabaya dan Malang. Apalagi kereta api saat ini makin banyak penumpang yang ingin melakukan perjalanan menuju Pulau Bali dengan dimanjakan pesona alam Jawa Timur dengan kereta api tentunya.

Jelajahi Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Ini Dia Urutannya