Kebijakan Baru Operasional Taksi Online di Bali, Akankah Pelancong Terdampak?

Serangkaian kebijakan baru di Bali membantu melindungi mata pencaharian pengemudi taksi lokal. Nantinya juga penegakkan hukum yang lebih ketat terhadap peraturan yang ada akan dilaksanakan.

Adanya kebijakan baru ini, perusahaan taksi online Grab dan GoJek ikut menyetujui rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat dan memperbarui peraturan tentang apa yang disebut sebagai angkutan sewa khusus (SAK).

Perubahan ini menjadi jelas setelah Forum Perjuangan Pengemudi Pariwisata (FPDP) yang mengajukan enam tuntutan sangat spesifikasi pada tanggal 5 Januari 2025 ke Dewan Perwakilan Daerah Bali (DPRD). Mereka meminta agar Pemprov Bali menetapkan kuota jumlah penyedia layanan taksi online yang diizinkan untu terdaftar di Pulau Dewata tesebut.

Hal ini pun berlaku untuk mobil dan motor berbasis aplikasi. FPDF pun juga meminta pemerintah untuk menerapkan peraturan yang lebih ketat dalam penyewaan kendaraan untuk pelancong baik itu motor atau pun mobil.

Baca juga: Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata Vakum Sejak 1 Januari 2025

Sedangkan tuntutan ketiga yakni meminta pemerintah mengawasi pembuatan standar tarif taksi di seluruh Bali. Tuntutan keempat adalah untuk membatasi perusahaan taksi, khususnya perusahaan taksi online, sehingga mereka hanya dapat mempekerjakan atau menerima pengemudi lepas yang memiliki KTP Bali.

Tuntutan kelima adalah agar semua kendaraan transportasi wisata memiliki plat nomor lokal Provinsi Bali.Tuntutan keenam dan terakhir adalah untuk membuat satu set kriteria keterampilan standar untuk pengemudi turis yang datang ke Bali dari luar provinsi.

Tuntutan ini dikarenakan FPDP yang prihatin bukan hanya pada pengemudi dari luar provinsi yang pindah ke Bali untuk mengemudi sebagai sopirt taksi lepas (taksi online) dan ‘mencuri’ pekerjaan pengemudi lokal.

Namun karena juga semakin banyak pengemudi dari daerah lain di Indonesia yang berpotensi melanggar hukum setempat dan mempertaruhkan reputasi Bali sebagai tujuan wisata. Pasalnya kerap kali, pengemudi taksi online juga dianggap merendahkan pengemudi taksi lokal karena perusahaan-perusahaan tersebut memusatkan tarif yang diterapkan oleh aplikasi-aplikasi seperti Grab dan GoJek.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali, kami juga siap untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan lokal,” kata Direktur Grab untuk Indonesia Timur, Halim Wijaya.

Sejak akhir tahun 2024, para pengemudi taksi yang berbasis di Bali telah menyampaikan keluhan terhadap pengemudi taksi online yang menurut mereka beroperasi dengan plat nomor dari luar provinsi, yang berkontribusi terhadap kemacetan lalu lintas akibat praktik penjemputan dan pengantaran yang ‘ceroboh’, menginap di tempat parkir, dan mengambil dan menurunkan penumpang di ‘area terlarang’ di mana para pengemudi taksi lokal memiliki yurisdiksi eksklusif.

Wijaya mengatakan kepada para wartawan bahwa Grab Indonesia sekarang akan menetapkan bahwa pengemudi yang ingin mendaftar sebagai mitra, alias pengemudi freelance Grab, haruslah penduduk Bali. Selama ini, para pengemudi Grab harus menunjukkan dokumen yang sah seperti KTP, SIM, SKCK, dan STNK sebelum mereka diizinkan untuk mengemudi untuk aplikasi ini.

“Untuk dapat mendaftar sebagai calon mitra di Bali, Anda harus memiliki KTP Bali atau melampirkan surat keterangan domisili di Bali dan menggunakan kendaraan berplat nomor DK,” jelas Wijaya.

Semua kendaraan yang terdaftar di Bali memiliki plat nomor DK, singkatan dari Kota Denpasar. GoJek telah mengeluarkan pernyataan serupa, menegaskan kembali dukungan mereka terhadap komunitas lokal di Bali. Perlu dicatat bahwa Grab dan GoJek telah digunakan sebagai sarana untuk mencari nafkah oleh ribuan penduduk Bali.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, perubahan ini tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, apa yang diharapkan dari perubahan ini adalah berkurangnya ketegangan antara pengemudi lokal dan pengemudi online, yang sering kali tanpa disadari membuat para turis terjebak di tengah-tengahnya.

Mulai 14 Februari, Pemprov Bali Kenakan Pajak Pariwisata untuk Pelancong Asing yang Tiba di Bandara dan Pelabuhan

Sambut Libur Lebaran, ASDP Siap Operasikan 2 Lintasan Strategis di Timur Indonesia

Libur Lebaran sebentar lagi akan menjelang, sudah saatnya semua lini masyarakat menyiapkan rencana matang untuk menghadapi libur tersebut. Salah satunya adalah PT ASDP Ferry yang dikabarkan akan mengoperasikan 2 lintasan strategis di Baubau, Sulawesi Tenggara untuk mengoptimalkan pengalaman penumpang.

Baca Juga: Jangan Melulu Konsumsi Obat, Inilah Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Laut!

Dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, ASDP akan mengoperasikan rute Kendari–Langara (Wawonii) serta Labuan (Kabupaten Buton Utara)–Sawaeya (Kabupaten Konawe Kepulauan). Diharapkan, kedua rute ini akan memudahkan mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan mudik maupun wisata.

“Baubau adalah kota yang menawarkan paket wisata lengkap. Selain terkenal dengan wisata baharinya, daerah ini juga memiliki situs budaya yang kaya,” kata Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin dalam siaran pers.

Benteng Keraton Buton. sumber: istimewa

“ASDP siap mendukung masyarakat yang ingin menikmati momen Lebaran di sini dengan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Menurut Shelvy, Baubau merupakan destinasi yang tepat untuk disambangi selama musim libur Lebaran, mengingat ada banyak suguhan pemandangan alam yang eksotis nan indah di sana.

Jembatan Lingkar Lapoili. Sumber: istimewa

Sebut saja Pantai Lakeba, Pantai Kamali hingga Benteng Keraton Buton. Belum lagi Jembatan Lingkar Lapoili yang kerap disebut sebagai “Maldives-nya Baubau” karena lanskap lautnya yang spektakuler, semuanya dapat Anda nikmati.

Sementara untuk layanan komersil, ASDP akan melayani penumpang dengan menggunakan kapal KMP Tenggiri, KMP Inerie, KMP Sultan Murhum, KMP Madidihang, KMP Semumu, KMP Kambaniru, KMP Pulau Rubiah, KMP Teluk Cenderawasih II, KMP Nuku, KMP Mujair, dan KMP Bahteramas.

“Masyarakat dapat mulai merencanakan perjalanan mereka sejak sekarang dengan memesan tiket penyeberangan lebih awal. Dengan begitu, perjalanan mudik dan wisata dapat berjalan lebih lancar dan nyaman,” tutup Shelvy.

Yang Harus Diingat dari Asuransi Penumpang

Si Tosca dari Vietnam, Ini Dia Taksi Listrik Xanh SM

Belum lama ini, Jakarta dihiasi oleh segerombolan aksi dengan warna tosca. Cukup menarik minat, selain warnanya, taksi ini pun sudah menggunakan mobil listrik sebagai armadanya.

Taksi itu adalah Xanh SM, dan menjadi pendatang baru serta saingan bagi taksi konvensional maupun online. Xanh SM adalah perusahaan taksi yang merupakan Anak perusahaan dai vinFast.

Xanh SM mengklaim bahwa mereka satu-satunya taksi yang menggunakan listrik 100 persen. Pada awal kehadirannya di akhir tahun 2024 lalu, Xanh SM memberikan tumpangan layanan gratis untuk pengguna di Jakarta Pusat dan Selatan pada 10-17 Desember 2024 lalu.

Saat layanan gratis tersebut, Xanh SM memberlakukan tarif maksimal Rp120 ribu untuk dua kali perjalanan per hari. Salah satu pool terbesarnya berada di Jalan Rajawali Selatan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Mulai 2026, Semua Taksi di Hong Kong Wajib Pasang Kamera di Dalam Mobil, GPS, Kamera Dasbor dan Pembayaran Elektronik

Ketika KabarPenumpang.com melihat dari bagian luar, taksi Vietnam yang satu ini cukup banyak berjajar rapi di pool. Menanti para pengemudi untuk meluncur di jalanan Jabodetabek menjemput penumpang.

Mobil listrik yang digunakan sebagai taksi oleh Xanh SM mampu menempuh Jarak mencapai 277 km dengan kecepatan mecapai 100 km/jam. Untuk pemesanan taksi Xanh SM pelanggan bisa mengunduh aplikasi Xanh SM melalui Apps Store atau Google Play Store.

Kemudian lakukan registrasi akun Xanh SM dengan mendaftarkan nama, nomor hp, dan alamat email yang aktif Pilih ikon bergambar mobil atau klik menu “Mau pergi kemana?” di beranda aplikasi tersebut. Lalu tentukan alamat tujuan dan lokasi pengantaran Pilih metode pembayaran yang diinginkan, serta masukkan kode promosi atau diskon jika ada Konfirmasi pemesanan dengan menggeser tombol ke kanan Tunggu taksi Xanh SM tiba dan nikmati perjalanan.

Selain memesan perjalanan secara langsung, calon penumpang dapat menggunakan Xanh SM untuk menjadwalkan perjalanan pada hari dan waktu tertentu. Berikut cara menjadwalkan perjalanan menggunakan taksi listrik Xanh SM.

Pertama buka aplikasi Xanh SM, pastikan sudah membuat akun di aplikasi tersebut Pada laman utama, masukkan tujuan perjalanan pada kotak “Tujuan” dan konfirmasi titik penjemputan Pilih jenis layanan sesuai opsi yang tersedia, seperti mobil mewah atau mobil ramah lingkungan Periksa tarif dan pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan serta biaya calon penumpang Pilih metode pembayaran dan masukkan kode promosi jika ada Klik tombol titik tiga “…” di samping menu “Tawaran”, kemudian pilih “Jadwalkan”.

Tentukan waktu perjalanan yang diinginkan dan tekan “Perbarui” Periksa waktu perjalanan yang telah ditentukan dan tekan “Jadwalkan”. Lalu, pengemudi akan menghubungi penumpang untuk mengonfirmasi detail perjalanan. Calon penumpang bisa melakukan penjadwalan perjalanan taksi listrik Xanh SM hingga 30 hari sebelumnya.

Baca juga: Pertama Kali Mau Naik Taksi di Luar Negeri? Sebelumnya Baca Tips Ini

Pembatalan perjalanan dengan Xanh SM bisa dilakukan sebelum pengemudi tiba di lokasi penjemputan. Selain melalui aplikasi Xanh SM, calon penumpang bisa melakukan pemesanan perjalanan atau layanan lainnya dengan menghubungi nomor Hotline14068 sebelum keberangkatan.

Untuk diketahui, tarif taksi listrik Xanh SM Perusahaan mengeklaim, sudah termasuk PPN dan asuransi untuk penumpang. Tarif perjalanan taksi Xanh SM yang dipesan melalui aplikasi tergantung jarak tempuh, biaya tol, dan biaya tambahan lain yang ada selama perjalanan.

Besaran tarif Xanh SM ditentukan oleh perangkat lunak kasir sesuai kebijakan harga yang diterapkan, penawaran tertentu, serta kebijakan biaya tambahan pada waktu tertentu. Untuk kisaran tarifnya, jarak lokasi tujuan dan titik penjemputan sejauh 6 kilometer dikenai tarif sekitar Rp 42.600. Sementara, calon penumpang dapat mengecek tarif perjalanan Xanh SM melalui link ini atau via aplikasi.

Disebut “Taksi Gelap” Bukan Karena Warna Tetapi Karena Tidak Berizin

SS Ourang Medan, Legenda ‘Kapal Hantu’ yang Menghiasi Perairan Selat Malaka

Mungkin sebagian dari Anda tidak asing dengan berbagai cerita horor yang bertemakan moda transportasi laut. Sebut saja Kapal The Flying Dutchman atau Kapal Mary Celeste yang ceritanya sudah mahsyur di berbagai penjuru dunia. Tapi tahukah Anda bahwa ada 1 cerita menyeramkan terkait kapal yang berasal dari perairan Indonesia?

Baca Juga: Legenda Kereta Hantu Manggarai, Antara Fakta dan Mitos

SS Ourang Medan, begitulah nama lambung dari kapal ini, merupakan kapal Hindia Belanda yang dikabarkan meledak dan tenggelam di Selat Malaka pada tahun 1940-an. Nah, sejak saat itu, ‘kemunculan’ SS Ourang Medan ini kerap meneror pelaut di sekitar lokasi kecelakaan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, dikisahkan pada Juni 1947, 2 kapal asal Negeri Paman Sam, City of Baltimore dan Silver Star menerima pesan darurat (SOS) berisikan kode morse saat tengah melintasi area Selat Malaka.

Alih-alih mendapatkan pesan yang meminta bantuan, 2 kapal ini justru menerima kode morse yang mengerikan:

“Semua perwira termasuk kapten tewas, terbaring di ruang peta dan anjungan. Mungkin semua sudah mati.”

Tidak berhenti sampai di situ, pesan itu diakhiri dengan kalimat yang lebih menyeramkan:

“Saya mati.”

ilustrasi SS Ourang Medan

Ternyata tidak hanya didengar oleh kapal City of Baltimore dan Silver Star, melainkan pesan menyeramkan ini juga sampai ke Pos Pemantauan milik Inggris dan Belanda yang berapa di sekitar Selat Malaka. Setelah dilacak, ternyata sumber sinyal dari pesan tersebut berasal dari SS Ourang Medan yang juga kebetulan berada di sekitar Selat Malaka.

Kapal Silver Star yang kala itu posisinya paling dekat dengan sumber sinyal kemudian mengubah haluan dan mendekat ke SS Ourang Medan untuk menyelidiki pesan SOS yang baru saja diterimanya. Namun alangkah terkejutnya ketika para awak Silver Star tiba di sumber sinyal, mereka melihat ada sebuah kapal yang terombang-ambing tanpa adanya tanda-ta da kehidupan.

Skeptis, para awak Silver Star langsung naik ke SS Ourang Medan dan menemukan kapal tersebut sudah dipenuhi oleh jasad yang tersebar di hampir semua ruang kapal; di anjungan, ruang mesin dan beberapa tempat lainnya.

Dari semua kondisi jasad di SS Ourang Medan, hampir dapat dipastikan semua orang di sana (termasuk anjing yang ada di kapal) meninggal secara mendadak dan tiba-tiba. Awak Kapal Silver Star yang melakukan pengecekan juga tidak menemukan 1 orang yang selamat.

Baca Juga: Sejarah RMS Queen Elizabeth – Legenda Pelayaran Transatlantik, Angkut 750.000 Pasukan Selama Perang Dunia Kedua

Ada banyak berseliweran hipotesa tentang meninggalnya seluruh awak dari SS Ourang Medan. Ada yang menyebutkan bahwa mereka meninggal akibat paparan gas beracun dari dalam kapal, namun teori ini belum bisa dipastikan. Ada juga yang menyebutkan bahwa mereka semua meninggal akibat kegagalan uji coba militer, tapi teori ini juga belum dapat dipastikan keabsahannya.

Hingga kini, belum ada yang dapat memastikan penyebab meninggal semua awak kapal SS Ourang Medan. Perdebatan antara fakta sejarah atau legenda urban juga kerap menghiasi lini masa di platform media sosial, mengingat minimnya bukti fisik dari SS Ourang Medan sendiri. Namun 1 yang jelas, SS Ourang Medan telah menjadi salah satu cerita menarik nan menyeramkan di perairan Indonesia.

Wisata “Kapal Hantu,” Lepas Pantai Christchurch di Inggris Jadi Kuburan Kapal Pesiar

Naik Porter ke Kantor, Pria Bengaluru Viral di X

Bengaluru atau Bangalore dikenal sebagai Silicon Valley of India, selain itu Bengaluru dikenal dengan lalu lintasnya yang macet. Bahkan membuat penumpang taksi atau kendaraan online sulit memesan melalui aplikasi.

Ini ternyata terjadi dan dirasakan setiap hari oleh para penduduk Bengaluru Ketika pagi hari akan berangkat bekerja. Salah satunya, baru saja terjadi kemarin, Kamis (6/2/2025), di mana seorang pekerja tidak mendapatkan pengemudi Uber maupun Ola Cabs untuk berangkat bekerja.

Dia bahkan mengunggahnya ke akun X (Twitter) pribadinya dan menceritakan kesulitannya hari itu. Pria bernama Pathik tersebut mengaku menggunakan aplikasi Porter yang sebenarnya merupakan jasa angkutan barang untuk membawanya tiba ke kantor.

Baca juga: “Kempa,” Robot Humanoid Khas India Hadir di Bandara Bengaluru

“Harus mengangkut barang sendiri ke kantor hari ini karena tidak ada Ola, Uber.”

Postingan tersebut dilihat sebanyak 71 ribu kali di X. Para warganet pun bereaksi dengan postingan Pathik tersebut. Banyak dari warganet yang menyebut apa yang dilakukan Pathik sebagai “ide yang jenius”.

Selain itu, banyak juga yang berterimakasih karena memberikan ide baru bila mereka tidak menemukan Uber atau pun Ola saat pagi hari.

Menanggapi unggahan tersebut, seorang pengguna berkata, “Akhirnya, seseorang melakukan apa yang pernah saya pikirkan! Mungkin sekarang saya juga bisa melakukannya.” Pengguna lain menulis, “Ada suatu masa ketika Powerpuff Girls digunakan untuk menyelamatkan hari, sekarang PORTER.”

Pengguna ketiga berkomentar, “Uff jenius, saat-saat genting membutuhkan tindakan yang genting.” Orang lain menulis, “masalah modern membutuhkan solusi modern ya?”

Jadi, apakah kisah Pathik cukup menghibur?

Kentut di Dalam Uber, Penumpang Diadili Plus Kena Denda

Vietjet Adopsi Efisiensi Bahan Bakar Penerbangan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

Vietjet, maskapai berbiaya murah (LCC) dari Vietnam telah menjalin kemitraan strategis dengan OpenAirlines, sebuah perusahaan yang menjadi penyediaan solusi efisiensi bahan bakar penerbangan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan dalam upaya berkelanjutan Vietjet untuk mengoptimalkan operasi penerbangan sekaligus mendorong praktik penerbangan yang lebih ramah lingkungan.

Melalui kemitraan strategis ini, Vietjet menjadi maskapai pertama di Vietnam yang mengimplementasikan SkyBreathe, sebuah platform inovatif yang menggunakan kecerdasan buatan (AI), algoritme big data, dan teknologi pembelajaran mesin untuk menganalisis data penerbangan secara mendalam dan mengoptimalkan penggunaan bahan bakar.

Sistem ini menyatukan berbagai informasi, termasuk data pesawat dan laporan bahan bakar, dalam satu platform terpusat. Berbekal data analisis dari lebih dari 21 juta penerbangan, SkyBreathe menawarkan basis informasi efisiensi bahan bakar terbesar di dunia bagi maskapai penerbangan.

SkyBreathe 360° adalah platform penerbangan berkelanjutan yang mampu mengidentifikasi kemampuan penghematan bahan bakar serta memberikan rekomendasi praktis yang dapat diimplementasikan oleh berbagai pihak di maskapai, termasuk pilot dan manajer operasional.

Dengan memfasilitasi kolaborasi yang efektif, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendorong penerapan praktik penerbangan yang lebih ramah lingkungan. Berdasarkan analisis OpenAirlines, sistem antarmuka yang intuitif dan analisis mendalam yang ditawarkan oleh SkyBreathe akan membantu Vietjet dalam membuat keputusan berbasis data, sehingga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 2% dan menurunkan emisi CO2 lebih dari 96.000 ton per tahun.

Selanjutnya, Vietjet akan meluncurkan aplikasi SkyBreathe MyFuelCoach yang dapat digunakan oleh semua pilot. Aplikasi asisten bahan bakar digital ini akan menyediakan pengarahan dan pembekalan ramah lingkungan yang dipersonalisasi, sehingga memungkinkan pilot untuk melacak kinerja mereka, mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan, serta menerapkan praktik terbaik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Melalui inisiatif ini, Vietjet dapat mengurangi penggunaan bahan bakar dan meminimalkan jejak karbon dari setiap penerbangannya.

Sebagai anggota dari Komunitas SkyBreathe yang terdiri dari 73 maskapai internasional, Vietjet kini memiliki akses ke jaringan global yang berfokus pada pengembangan penerbangan berkelanjutan. Selain itu, Vietjet juga akan menerima dukungan berkelanjutan dari para ahli bahan bakar OpenAirlines yang akan memastikan kinerja optimal dan memaksimalkan manfaat dari SkyBreathe.

Airbus Dorong Penerbangan “Fello’Fly” Guna Capai Efisiensi Bahan Bakar Hingga 15 Persen

Yuk, Kenali Jenis – jenis Bantalan Rel Kereta Api. Indonesia Sudah Punya Lengkap!

Jalur kereta api identik dengan kelengkapan terdiri dari: rel, batu ballast, baut, dan bantalan. Jika serba kekurangan pada jalur tersebut maka perjalanan kereta api pasti akan terganggu, bahkan pegecekan rutin akan selalu dilakukan. Seperti halnya bantalan rel kereta api yang sangat berperan penting guna menstabilkan rel saat melintasnya kereta api dengan berbagai kecepatan.

Di Indonesia jenis – jenis bantalan rel kereta api dirasa sudah cukup lengkap dengan jenis kereta api yang dilewati. Mulai dari bantalan kayu jati, bantalan besi/baja, bantalan beton, sampai bantalan tanpa batu ballast (slab beton).

Baca juga: Ternyata Ada Beragam Jenis Bantalan Rel, Indonesia Pakai Yang Mana?

Bantalan kayu pada rel kereta api kerap kali terliha dibeberapa wilayah Jawa dan Sumatera. Dulu rel kereta api dengan bantalan kayu masih banyak dijumpai apalagi pada lintas utama. Namun, menggunakan bantalan kayu berbahan kayu jati ini tak memberikan maksimal kecepatan pada kereta api. Menggunakan bantalan kayu juga berpengaruh pada cuaca lembab dan berair yang mengakibatkan kayu cepat lapuk atau mengalami penyusutan. Bantalan kayu sebenarnya masih dijumpai pada jalur yang tingkat kecepatannya rendah, seperti jalur kereta api di stasiun kecil, balai yasa/depo, wesel, bahkan di jembatan yang berlubang.

Bantalan besi/baja juga masih ditemui, terutama pada jalur kereta api ketika memasuki terowongan dan wesel. Sama halnya sepeti bantalan kayu, bantalan besi/baja memiliki daya elastisitas yang cukup baik. Namun kembali lagi tingkat kecepatan yang dihasilkan rel dengan bantalan besi/baja tidak bisa melebihi diatas 70 km per jam. Menggunakan bantalan jenis ini kelemahannya adalah kereta api mudah anjlok terutama daerah berpasir karena beban yang dimiliki lebih besar. Bantalan besi/baja masih dijumpai dibeberapa wilayah, termasuk jalur Sukabumi – Cianjur.

Bantalan jenis berikutnya adalah bantalan beton. Bantalan ini sudah mayoritas digunakan dilintasan kereta api. Dengan menggunakan bantalan beton, daya tahan saat digunakan untuk penahan rel bisa mencapai 20 tahun lamanya. Selain itu kecepatan menggunakan bantalan beton, bisa mencapai maksimum hingga 120 km per jam. Seperti pada jalur utara mulai dari Jakarta hingga Surabaya. Saat ini pemerintah di perkeretaapian menjadikan bantalan beton sebagai penahan rel paling kuat saat dilintasi kereta api. Bantalan rel berbahan beton juga memiliki dua jenis, yaitu beton pratekan blok tunggal (monoblok) dan bantalan beton blok ganda (biblok).

Baca juga: Stasiun di Melbourne Uji Penggunaan Duratrack, Bantalan Rel dari Bahan Plastik Daur Ulang

Terakhir adalah bantalan slab beton yang sudah dimiliki jalur kereta di Indonesia. Dan pasti kalian pernah melihat bantalan slab beton jika naik MRT atau LRT Jakarta. Ya, bantalan jenis inilah yang digunakan pada kereta tersebut. Gunanya memperhalus perjalanan saat kereta melintas dan menahan getaran pada rangkaian kereta. Bantalan jenis ini juga akan digunakan pada Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) menggunakan kereta peluru yang akan dijalankan dengan rute Jakarta – Bandung pp. dan juga digunakan untuk perjalanan LRT Jabodebek. Jauh berbeda jika naik kereta api menggunakan bantalan yang di tabur batu balas dengan bantalan yang dipatenkan dengan beton yaitu pada guncangannya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Jangan Melulu Konsumsi Obat, Inilah Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Laut!

Tidak bisa dipungkiri, ada banyak orang di luar sana yang masih mengalami mabuk perjalanan, terutama saat menggunakan moda transportasi laut. Memang, di pasaran terdapat banyak sekali obat yang dapat mencegah atau meminimalisir mabuk laut, tapi seperti yang kita ketahui, mengonsumsi obat sebenarnya akan membawa dampak negatif untuk kesehatan.

Nah, berikut KabarPenumpang.com rincikan beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menghindari mabuk laut, dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga: Memahami Penyebab Mabuk Laut dan Cara Mengatasinya

JAHE
Jahe mengandung senyawa yang disebut gingerol dan shogaol. Senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi dan dapat membantu menenangkan sistem pencernaan. Jahe juga dapat membantu mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan, yang dapat memicu mual. Selain itu, jahe dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan otot, yang dapat membantu mengurangi gejala mabuk laut. Cara konsumsinya pun beragam, bisa melalui permen jahe atau minuman jahe.

Namun perlu diingat, bahwa efek jahe dapat bervariasi pada setiap orang. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe untuk mencegah mabuk laut.

Pisang
Walaupun ada banyak orang di luar sana yang tidak terlalu suka pisang, tapi nyatanya pisang dapat membantu mencegah mabuk laut, lho! Ini berkat beberapa kandungan yang ada di dalam pisang, seperti karbohidrat yang dapat memberikan energi serta menenangkan perut. Karbohidrat juga dapat membantu mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan, yang dapat memicu mual.

Selain itu, pisang juga mengandung vitamin B6, yang telah terbukti dapat membantu mengurangi mual dan muntah.

Roti Gandum
Kurang lebih sama seperti pisang, roti gandum juga memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang dapat mencegah mual berlebih.

Di tambah roti gandum kaya akan serat, yang dapat membantu memperlambat pencernaan dan mencegah perut kosong. Perut kosong dapat memicu mual, terutama saat mabuk laut.

Jeruk
Siapa nih yang masih suka mengonsumsi jeruk saat perjalanan? Terlepas dari masalah suka atau tidak, tapi ternyata jeruk yang kaya akan vitamin C dapat membantu mencegah mual! Antioksidan pada vitamin C mampu mengurangi mual dan muntah.

Jeruk juga diketahui mengandung banyak cairan, yang dapat membantu mencegah dehidrasi yang dapat memperburuk gejala mabuk laut, jadi penting untuk tetap terhidrasi saat bepergian. Terakhir, aroma dari jeruk itu sendiri dapat membantu menenangkan perut dan mengurangi mual.

Tips Melancong ke Eropa – Aman Minum Langsung dari Air Keran, Tapi Ada yang Harus Dicermati

Ini Rahasia Jalur Kereta Api Agar Tetap Kuat Saat Dilewati

Saat ini kecepatan kereta api khususnya di Pulau Jawa sudah mencapai 120 km/jam. Kecepatan tersebut biasanya sudah terukur pada area atau wilayah yang jauh dari bencana alam, seperti longsor dan lain sebagainya. Tak hanya menghindari dari area yang rawan bencana, jalur kereta api dengan kecepatan maksimal itu pun sudah terukur dari jenis penambat rel disepanjang rel kereta api.

Rahasia agar rel tetap kuat dilewati kereta api adalah pada penambat rel yang dikunci sangat kuat antara rel dan bantalan beton sehingga kereta api tetap berjalan mulus.

Ya, berbagai jenis penambat rel yang dilintasi kereta api juga bermacam-macam jenisnya. Penambat rel ini juga disesuaikan dengan jenis bantalan yang terpasang. Penambat rel kereta api terdapat 2 (dua) jenis penambat. Yaitu penambat elastis dan penambat kaku.

Penambat elastis terdiri dari penambat pandrol, penambat tipe KA clip, penambat kupu-kupu, dan penambat tipe DE clip. Sedangkan penambat kaku terdiri dari paku ulir, tirpon dan mur/baut. Dari berbagai jenis penambat ini sudah dipasang disepanjang jalur kereta api di Jawa dan Sumatera.

Dari penambat rel yang dipasang, ada beberapa penambat yang sudah diujicoba dengan kekuatan yang dilewati kereta api berkecepatan maksimal 120 km/jam. Penambat itu adalah penambat rel tipe DE clip dan pandrol yang keduanya buatan PT Pindad, Bandung. Penambat rel lainnya sebenarnya masih terpasang, namun pada jalur tertentu termasuk penambat rel kupu-kupu yang dipasang pada jalur LRT maupun didalam terowongan seperti Ijo, Kebasen, dan Notog.

Penambat rel jenis Pandrol yang sering digunakan pada jalur kereta api di Jawa dan Sumatera. (foto: wikipedia)

Pengecekan berkala tentang kuatnya penambat rel tersebut ditentukan oleh petugas jalan rel yang mengontrol jalur kereta api diantara petak stasiun. Petugas berseragam oranye dengan membawa kunci inggeris rutin mengecek jalur kereta api dengan berjalan kaki memeriksa baut rel jika ada yang kendor untuk dikencangkan dengan kunci inggeris tersebut. Dengan adanya petugas itu, dipastikan perjalanan kereta api bisa aman, nyaman, dan terkendali.

Enam Hal ini Jadi Pembeda Antara Rel Kereta Cepat dan Rel Kereta Konvensional

Gapeka 2025, KAI Kembali Tambah Perjalanan ke Yogya-Solo dengan KA Batavia

Perjalanan kereta api pada Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2025 terbilang cukup banyak untuk rute dari Jakarta ke berbagai kota di Pulau Jawa. Seperti halnya ke Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya. Adapun beberapa kereta api ditambah jadwal perjalanannya maupun di perpanjang rutenya.

Nah, kali ini KAI kembali meluncurkan jadwal baru kereta api untuk rute Gambir-Solo Balapan pp. Rute penambahan kereta api ini sengaja dibuat untuk penumpang yang hendak bepergian ke destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah tersebut. Ya, rute kereta api baru ini diberi nama Kereta Api Batavia.

Nama Batavia diambil karena merupakan nama kota di Indonesia yang sekarang dikenal sebagai Jakarta. Kota ini dibangun oleh Gubernur Jenderal VOC, Jan Pieterszoon Coen, setelah merebut Jayakarta pada 1619.

KA Batavia menggunakan rangkaian tipe New Generation Stainless Steel keluaran terbaru buatan PT Industri Kereta Api (INKA). Dengan tentu memiliki interior sangat nyaman yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Jadwal keberangkatan KA Batavia dari Stasiun Gambir (KA 7006) adalah pukul 09.35 dan tiba di Stasiun Solo Balapan pukul 18.00. Sedangkan dari Solo Balapan (KA 7005) pada pukul 22.00 dan tiba di Stasiun Gambir pukul 07.00.

KA ini berjalan setiap Kamis sampai dengan Minggu dengan tarif untuk kelas ekonomi Rp350.000-Rp400.000 dan kelas eksekutif Rp530.000-Rp580.000. KA Batavia juga berhenti di Stasiun Cirebon, Purwokerto, Kroya, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten dan mengakhiri perjalanan di Solo Balapan.

Selamat Datang Gapeka 2025, Jadwal Lama Terganti, Jadwal Baru Semoga ‘Mancarli’