Mengenang Purwokerto Timur, Stasiun Termegah yang Bernilai Sejarah

Stasiun Purwokerto Timur yang dibangun ditengah perkotaan ini merupakan bangunan yang dimiliki oleh perkeretaapin swasta Belanda bernama Serajoedal Stoomtram Maastschappij atau SDS yang dibuka pada 16 Juli 1896, bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Maos-Purwokerto Timur dan berlanjut ke Sokaraja.

Stasiun Purwokerto Timur (PKT) dibangun sebagai stasiun pusat yang menghubungkan Purwokerto menuju Banjarnegara dan Purbalingga untuk mengangkut komoditas terutama gula. Stasiun ini berdiri di lahan seluas 14,7 hektar yang memiliki fasilitas lengkap, seperti: perkantoran, depo kereta, rumah pegawai, fasilitas olahraga, dan penginapan bernama Tram Hotel. Fyi, hotel tersebut kini menjadi kantor KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.

Saat jalur Staaspoorwegen (SS) membuka Stasiun Purwokerto pada tahun 1916 , stasiun ini lebih dikenal sebagai Stasiun Purwokerto Oost atau Stasiun Timur saja. Setelah mengalami penurunan jumlah penumpang selama 30 tahun, jalur-jalur KA milik SDS itu mulai ditutup pada 1980-an.

Emplasemen Stasiun Purwokerto Timur juga sempat difungsikan untuk bongkar muat PT Pupuk Sriwijaya, sementara bangunan utama stasiunnya difungsikan sebagai pertokoan.

Stasiun Purwokerto Timur tahun 1980. (Foto: Dok. Ito Warsito)

Pada tahun 1991, status Stasiun Purwokerto Timur diubah menjadi stasiun tipe kecil atau kelas III, dan sejak saat itu, aktivitas di stasiun ini mulai berkurang. Meskipun masih berfungsi sebagai stasiun untuk angkutan pupuk Pusri hingga pertengahan dekade 2000-an, Stasiun Purwokerto Timur akhirnya ditutup sepenuhnya.

Penutupan stasiun ini menandai berakhirnya era transportasi kereta api di wilayah tersebut. Namun, jejak sejarah stasiun ini tidak sepenuhnya hilang. PT KA Properti Manajemen (KAPM) telah merombak emplasemen stasiun ini untuk dijadikan area komersial yang lebih modern.

Potret perbandingan Stasiun Purwokerto Timur dulu dan sekarang (Foto: instagram/@sscpurwokerto)

Stasiun Purwokerto Timur mungkin sudah tidak lagi berfungsi sebagai stasiun kereta api, tetapi sejarahnya tetap menjadi bagian penting dari perkembangan transportasi di Banyumas. Keberadaan stasiun ini pada masanya menjadi saksi bisu bagaimana kereta api pernah menjadi solusi utama untuk berbagai masalah transportasi di wilayah tersebut.

Meskipun kini telah berubah fungsi, bangunan dan area sekitar Stasiun Purwokerto Timur tetap menyimpan cerita tentang masa lalu yang penuh dinamika. Bagi masyarakat Banyumas, stasiun ini tetap menjadi simbol dari sebuah era yang pernah berjaya, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan sejarah dan warisan budaya.

Corat–coret Dinding Stasiun Purwokerto akan Dipercantik dengan Karya Seni Lukis Mural

Lagi, Pulau Dewata ‘Kedatangan’ Kapal Pesiar Mewah yang Angkut Ribuan Wisatawan Mancanegara

Setelah minggu lalu 3 kapal pesiar internasional: Silver Nova, Queen Elizabeth dan Viking Sky bersandar berbarengan di Pelabuhan Benoa, kini giliran MV Anthem of the Seas berbendera Royal Carribean tampam tengah berlabuh di Pelabukan Celukan Bawang, Buleleng pada Kamis (27/02/2025). Dikabarkan, kapal pesiar mewah tersebut berisikan ribuan wisatawan mancanegara yang hendak plesir ke Pulau Dewata.

Baca Juga: Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman Kompas.com (27/02/2025), kehadiran kapal pesiar tersebut disambut dengan menampilkan seni dan tari-tarian tradisional khas Bali. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, kapal pesiar tersebut membawa 4.291 orang penumpang serta 1.550 orang kru.

Menurut informasi yang beredar, ribuan wisatawan mancanegara tersebut akan diajak untuk menikmati sejumlah destinasi di daerah Bali Utara, seperti Munduk Sightseeing yang menawarkan pemandangan perbukitan asri, Twin Lake: Danau Buyan dan Tamblingan yang memukai, Bali Handara yang terkenal dengan gerbang ikoniknya, Puri Singaraja, snorkeling di Pulau Menjangan hingga mengikuti City Tour Singaraja yang menghadirkan nuansa budaya dan kehidupan lokal.

“Pantai Lovina yang terkenal dengan lumba-lumbanya serta Vihara Banjar yang memiliki keunikan arsitektur khas juga turut menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Gede Dody.

“Kami ajak ke sana, kami bekerja sama dengan para pelaku pariwisata dan beberapa guide pihak ketiga,” sambungnya.

MV Anthem of the Seas saat hendak bersandar di Pelabuhan Buleleng. Sumber: kompas.com

Mengutip pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir pada saat Pelabuhan Benoa ‘kedatangan’ 3 kapal pesiar mewah, kedatangan kapal pesiar MV Anthem of the Seas ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap industri pariwisata dan perekonomian Bali. Dengan banyaknya wisatawan yang mengunjungi Bali, diharapkan akan ada lonjakan pendapatan di sektor perhotelan, restoran, transportasi, serta ekonomi kreatif lokal.

Hal tersebut juga senada dengan yang diutarakan Gede Dody, “dengan semakin banyaknya kapal pesiar yang singgah, diharapkan perekonomian masyarakat sekitar dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara jika dilihat dari segi modanya, MV Anthem of the Seas masuk ke dalam Quantum-class cruise ship yang dirakit pada tahun 2015 di Jerman. Dengan panjang sekitar 348 meter dan gross tonnage di angka 168,666 GT, kapal pesiar mewah ini mampu menampung hingga maksimal 4.905 penumpang dengan kru hingga 1.500 orang. Berbekal mesin Wartsila dan thrusters Azipod XO, kapal ini mampu merengkuh kecepatan hingga 22 knots atau sekitar 41 km/jam.

Papatheo, Eks Kapal Kargo yang Kini Jadi ‘Hunian’ Biota Laut Cantik di Kepulauan Seribu

Ada Bau Tak Sedap di Kereta Api Saat Pengereman? Ini Penjelasannya

Naik kereta api saat ini sudah bisa dirasakan dengan kecepatan maksimal 120 km per jam, sudah menjadi salah satu pelayanan yang baik untuk mempersingkat waktu. Termasuk perjalanan pada KRL juga sudah bisa berlari dengan kecepatan maksimal 90 km per jam jalur Jatinegara-Bekasi.

Nah, saat kereta api lakukan pengereman, pasti merasakan aroma tak sedap atau bau seperti ada yang terbakar saat berhenti. Ternyata penyebab aroma bau tersebut saat pengereman ada pada kampas rem yang terlalu panas selama pengereman berat.

Sistem pengereman kereta api sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Pengereman mekanis. Sistem ini menggunakan perangkat pengereman dasar mencakup rem roda-tapak, rem cakram yang dipasang di gandar, dan rem cakram yang dipasang di roda. Tekanan yang diberikan disesuaikan untuk mengontrol gaya pengereman dengan menggunakan objek yang menerapkan gesekan pada disk.

2. Sistem pengereman elektrik. Sistem ini biasa digunakan oleh kereta listrik. Prinsipnya mengubah mengubah motor menjadi generator pengereman yang menghilangkan energi kinetik sebagai panas.

Bogie Rangkaian Kereta Api Stainless Steel. (Foto: Dok. Wikipedia)

Berdasarkan hal tersebut, maka sulit untuk menerapkan upaya pengereman penuh dengan memaksa rem mengunci roda agar berhenti ketika ada kendaraan lain yang tanpa sengaja berada di jalur lintasannya. Apalagi gesekan antara roda baja dan rel baja pada KA sangat lah jauh lebih rendah daripada gesekan antara jalan beton aspal dengan ban karet kendaraan jalan raya.

Oleh karenanya, tekanan pengereman pada KA sengaja dilepaskan secara perlahan dan bertahap agar efeknya terasa merata ke sepanjang gerbong. Apabila tekanan dilepaskan secara penuh dan tiba-tiba, maka dapat menyebabkan pengereman yang tidak seragam sehingga menyebabkan rem bekerja lebih dulu dari titik keluarnya udara. Pengereman yang tidak seragam ini justru akan menyebabkan kecelakaan yang lebih besar. Yakni roda dapat tergelincir dan anjlok dari rel hingga gerbong pun terguling.

Kembali pada penjelasan kenapa rem kereta api bisa berbau, hal tersebut disebabkan oleh bantalan rem yang memanas hingga suhu ekstrem. Kondisi ini dapat menyebabkan material bantalan mengkristal atau “mengkilap”.

Jika tidak dilakukan pengecekam secara berkala, resiko besar yang akan dihadapi pada rangkaian kereta api terutama pada roda akan berasap bahkan mengeluarkan percikan api. Saat ini kereta api di Indonesia sendiri meski telah menambah kecepatan hingga maksimum 120 km per jam, pastinya sudah diperhitungkan saat roda bergerak dan saat pengereman termasuk kampas rem yang bertahan cukup lama jika sewaktu-waktu terjadi pengereman yang tak biasa.

Tak Bisa Berhenti Seketika, Ternyata Sistem Pengereman Kereta Dipengaruhi Banyak Faktor

 

Ini Aturan Berbuka Puasa di Layanan Transjakarta

Umat muslim seluruh dunia akan mulai melaksanakan ibadah puasa dan Indonesia sebagai negara mayoritas muslim juga ikut merayakannya. Tapi bagaimana dengan berpuasa di angkutan umum?

Sebab aturan berlaku di angkutan umum Ibukota Jakarta baik layana TransJakarta maupun kereta dilarang untuk makan dan minum di dalamnya. Namun, selama bulan ramanan, berbagai operator angkutan umum menerapkan aturan berbuka puasa Ketika berada di dalam bus atau kereta.

Seperti PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang baru saja menerapkan aturan yang memudahkan pelanggan untuk berbuka puasa saat menggunakan layanan Transjakarta selama bulan Ramadhan. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan, bagi pelanggan yang menunaikan ibadah puasa dipersilahkan untuk berbuka puasa dengan air minum atau makanan ringan di dalam layanan Tranjaskarta.

Baca juga: Selain Tes Alcohol Breathing, Masinis Whoosh yang Puasa Ramadhan Dipantau Nutrisinya

“Bagi pelanggan yang berpuasa, dipersilahkan berbuka dengan air minum dan makanan ringan saat berada di dalam layana Transjakarta,” ujarnya kepada awak media, Rabu (28/2/2025) melalui siaran pers.

Meski begitu, Ayu berpesan agar penumpang juga tetap menjaga kebersihan dan menaati peraturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama.

“Penumpang ikut menjaga kebersihan dan menaati peraturan. Ini agar kenyamanan juga dirasakan penumpang lainnya,” kata dia.

Adapun aturan berbuka puasa di layanan Transjakarta sebagai berikut:

1. Pelanggan dapat membatalkan puasa dengan air minum, dan makanan ringan.
2. Makan dan minum di dalam bus dipersilakan pada saat berbuka puasa yaitu maksimal 10 menit setelah Adzan Magrib.
3. Pelanggan juga dapat menuju area ritel/ komersial yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa
4. Pastikan selalu menjaga kebersihan di seluruh area Transjakarta.

Baca juga: Berniat Habiskan Ramadhan di Luar Negeri, Perhatikan Dulu Durasi Puasanya!

Ayu menambahkan, selama bulan Ramadan layanan Transjakarta beroperasi nomal dan tetap melayani pelanggan 24 jam pada 14 koridor utama.

Jadi, bagi kalian pengguna layanan Transjakarta bisa menyiapakan perbekalan untuk berbuka puasa sebelum naik bus. Selain memudahkan, ini juga menghindari antrean di tenant halte Transjakarta.

 

Puasa di Transportasi Umum? Ini Cara Menikmatinya

Sebagai pekerja di ibukota, terkadang puasa menjadi tantangan tersendiri. Baik saat sahur maupun menjelang buka puasa disore hari. Apalagi pekerja yang menggunakan transportasi umum sebagai moda perjalanan tiba di tempat kerja atau ke rumah.

Padatnya perjalanan, cuaca yang terkadang tidak mendukung dan Waktu tempuh yang panjang, kerap kali membuat tubuh yang berpuasa menjadi cepat lelah. Namun, ada beberapa cara agar perjalanan tetap nyaman tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah puasa.

Berikut ini cara untuk menikmati ibadah puasa di perjalanan.

1. Pilih Waktu Perjalanan yang Tepat
Jika memungkinkan, pilih waktu perjalanan di luar jam sibuk agar perjalanan lebih nyaman dan tidak terlalu berdesakan. Perjalanan yang lancar juga membantu menghemat energi selama berpuasa.

Baca juga: Berlayar Saat Berpuasa? Tidak Perlu Khawatir! Simak Tips Berikut Agar Puasa Tetap Lancar

2. Bawa Bekal Sahur dan Berbuka yang Praktis
Untuk mengantisipasi waktu berbuka saat masih dalam perjalanan, siapkan air mineral, kurma, atau makanan ringan yang mudah dibawa. Ini akan membantu menjaga energi tanpa perlu mencari makanan di perjalanan.

3. Gunakan Transportasi yang Nyaman
Pilih transportasi umum yang ber-AC seperti bus TransJakarta, KRL, atau MRT agar perjalanan terasa lebih sejuk. Jika menggunakan ojek online, pastikan menggunakan jaket dan masker agar tubuh tetap terlindungi dari panas dan polusi.

4. Dengarkan Musik Relaksasi atau Podcast Islami
Perjalanan panjang bisa diisi dengan mendengarkan musik yang menenangkan atau podcast islami yang memberikan wawasan tentang ibadah puasa dan ajaran agama.

5. Perbanyak Dzikir dan Doa
Momen di dalam transportasi umum bisa dimanfaatkan untuk berdzikir dan berdoa agar perjalanan lebih berkah dan waktu tidak terasa lama.

6. Bersikap Sabar dan Toleransi
Kemacetan atau keterlambatan transportasi sering terjadi di jam sibuk. Sikap sabar dan toleransi terhadap sesama penumpang akan membantu menjaga suasana hati tetap tenang selama puasa.

Dengan persiapan dan sikap yang positif, menjalani ibadah puasa di perjalanan tetap bisa menjadi pengalaman yang nyaman dan penuh keberkahan. Semoga perjalanan selama bulan Ramadan membawa ketenangan dan pahala bagi setiap penumpang.

Unik! Hotel di Pangandaran Tawarkan Berbuka Puasa di Atas Perahu

ASDP Beberkan Data: Lebih dari 80% Calon Penumpang Mudik 2024 Masih Beli Tiket Dadakan dan Terlambat!

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket lebih awal melalui Ferizy dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal guna menghindari antrean panjang selama periode Angkutan Lebaran 2025/1446 H. Tahun ini, jumlah pengguna jasa diperkirakan meningkat 10% dibanding tahun lalu, mencapai 4,56 juta orang dengan 1,1 juta kendaraan.

Baca Juga: Intip Kesiapan ASDP “Ferizy” Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Mudik 2025

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers (27/02/2025), Corporate Secetary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan pentingnya disiplin waktu dalam pemesanan tiket dan check-in di pelabuhan. “Berdasarkan pengalaman Angkutan Lebaran tahun lalu, 82% pengguna jasa tidak melakukan check-in tepat waktu, dan 85-90% membeli tiket mendekati keberangkatan, yang berdampak pada kepadatan di pelabuhan,” ujarnya.

ASDP terus mengoptimalkan persiapan agar layanan Angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Diprediksikan, jumlah penumpang penyeberangan di lintasan terpantau nasional mencapai sekitar 4,56 juta orang dan total kendaraan sebanyak 1,1 juta unit atau masing-masing naik 10 persen dari realisasi tahun lalu.

“Dengan prediksi kenaikan sebesar 10 persen, manajemen dermaga siap operasi sebanyak 50 unit (44 unit milik ASDP, 6 unit non ASDP) sedangkan kapal siap operasi tercatat sebanyak 215 unit kapal (50 kapal ASDP, dan 165 unit reguler non ASDP),” jelas Shelvy merinci.

Ilustrasi kepadatan pemudik di Pelabuhan Merak. Foto: Tirto

Selain Pelabuhan Merak dan Bakauheni, ASDP bersama stakeholder terkait juga menyiapkan dukungan operasional di beberapa pelabuhan lain, yakni Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, Pelabuhan Indah Kiat, Pelabuhan Pelindo Bojonegara, dan Pelabuhan KBS Cilegon. Armada yang disiapkan mencakup 55 kapal di lintasan Merak-Bakauheni, 10 kapal di Ciwandan-Bakauheni, dan 5 kapal di BBJ-Muara Pilu. Selain itu, ASDP juga memantau 9 lintasan strategis lainnya, termasuk Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, dan Bajoe-Kolaka.

Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Mayjen TNI (Purn) Kasuri menyoroti lonjakan pergerakan nasional yang diprediksi mencapai 300 juta perjalanan dalam 11 hari libur nasional, dengan kepadatan tertinggi di Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. “ASDP berperan krusial dalam memastikan layanan penyeberangan yang aman, terjangkau, dan efisien. Optimalisasi digitalisasi tiket, peningkatan layanan, memastikan on time performance (OTP) jadwal kapal sandar dan berangkat, serta penambahan armada dan fasilitas harus menjadi prioritas,” ujarnya, saat melakukan kunjungan lapangan pengecekan kesiapan Angkutan Lebaran di Merak-Bakauheni pada Kamis (27/2).

Menurut Kasuri, Presiden Prabowo telah memberikan arahan tegas bahwa harga tiket seluruh moda transportasi umum milik BUMN tidak boleh mengalami kenaikan selama masa mudik Lebaran tahun ini. “Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik nasional,” tuturnya.

Jika melihat angka yang dibeberkan ASDP terkait penyebab keterlambatan pemberangkatan dan penumpukan di pelabuhan, bisa dibilang calon penumpang masih belum bisa ‘move on‘ dari cara pembelian di jaman dulu. Namun sekarang sistemnya sudah berubah dan diharapkan calon penumpang sudah lebih aware dengan perubahan yang dibawa ASDP guna melancarkan angkutan Lebaran.

Mudik Lebaran Gratis 2025, Kemenhub Siapkan Lebih dari 60 Ruas Trayek Jalur Laut

Februari 2025, Inilah 10 Bandara Tersibuk di Asia Tenggara, Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Justru ‘Minus’

Sektor penerbangan di Asia Tenggara terus mengalami perubahan dinamis pada Februari 2025, dengan beberapa bandara mengalami pertumbuhan yang kuat sementara yang lain mengalami sedikit penurunan. Peringkat bandara tersibuk di kawasan ini pada bulan ini menunjukkan pemulihan yang tangguh dan perubahan pola perjalanan.

Seperti dikuktip aviationa2z.com, Bandara Changi Singapura memimpin, mempertahankan dominasinya meskipun pertumbuhannya terbilang sedang. Sementara itu, hub utama Thailand, Bangkok Suvarnabhumi dan Don Mueang, mengalami peningkatan volume penumpang yang signifikan. Sebaliknya, beberapa bandara, seperti Jakarta Soekarno-Hatta dan Denpasar-Bali, mencatat sedikit penurunan.

Dengan permintaan perjalanan internasional yang masih kuat dan rute baru yang ditambahkan di seluruh kawasan, 10 bandara tersibuk di Asia Tenggara memberikan wawasan tentang tren utama yang membentuk perjalanan udara pada tahun 2025.

1. Bandara Changi Singapura (SIN), Singapura
Penumpang (Februari 2024): 3.256.838
Penumpang (Februari 2025): 3.312.175
Bandara Changi Singapura tetap menjadi bandara tersibuk di Asia Tenggara, menangani lebih dari 3,3 juta penumpang bulan ini. Meskipun mengalami peningkatan sebesar 1,7%, Changi terus berkembang sebagai pusat transit global, yang diuntungkan oleh konektivitas jarak jauh dan regional yang kuat.

2. Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok (BKK), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 2.987.848
Penumpang (Februari 2025): 3.180.828
Bandara Suvarnabhumi mengalami peningkatan lalu lintas penumpang sebesar 6,5%, yang memperkuat perannya sebagai pintu gerbang internasional utama Thailand. Pemulihan pariwisata yang berkelanjutan di negara ini, bersama dengan meningkatnya frekuensi penerbangan, berkontribusi pada pertumbuhan ini.

3. Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL), Malaysia
Penumpang (Februari 2024): 2.779.571
Penumpang (Februari 2025): 3.003.232
Bandara Internasional Kuala Lumpur melaporkan kenaikan 8% dalam jumlah penumpang, melampaui angka 3 juta. KUL tetap menjadi pusat utama di kawasan ini, melayani maskapai penerbangan layanan penuh dan berbiaya rendah yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan sekitarnya.

4. Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), Indonesia
Penumpang (Februari 2024): 2.969.090
Penumpang (Februari 2025): 2.879.260
Berbeda dengan hub regional lainnya, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta mengalami sedikit penurunan sebesar 3%. Kondisi ekonomi dan pergeseran kapasitas maskapai mungkin berkontribusi terhadap penurunan ini, meskipun bandara ini tetap menjadi bandara tersibuk di Indonesia.

5. Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila (MNL), Filipina
Penumpang (Februari 2024): 2.324.982
Penumpang (Februari 2025): 2.429.560
Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila melaporkan peningkatan lalu lintas sebesar 4,5%, yang mencerminkan pemulihan berkelanjutan Filipina dalam pariwisata dan perjalanan bisnis.

6. Bandara Internasional Tan Son Nhat (SGN), Kota Ho Chi Minh, Vietnam
Penumpang (Februari 2024): 2.308.869
Penumpang (Februari 2025): 2.221.947
Bandara Tan Son Nhat Kota Ho Chi Minh mengalami penurunan volume penumpang sebesar 3,8%, sedikit kemunduran dibandingkan dengan bandara besar Vietnam lainnya. Meskipun demikian, bandara ini tetap menjadi bandara tersibuk di Vietnam.

7. Bandara Internasional Bangkok Don Mueang (DMK), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 1.436.182
Penumpang (Februari 2025): 1.627.752
Bandara Don Mueang, pusat utama bagi maskapai berbiaya rendah, mencatat pertumbuhan tajam sebesar 13,3%, yang mencerminkan meningkatnya permintaan perjalanan hemat di Thailand dan di seluruh wilayah.

8. Bandara Internasional Noi Bai (HAN), Hanoi, Vietnam
Penumpang (Februari 2024): 1.441.021
Penumpang (Februari 2025): 1.604.152
Bandara Noi Bai di Hanoi mencatat lonjakan lalu lintas sebesar 11,3%, sejalan dengan pertumbuhan penerbangan Vietnam secara keseluruhan, didukung oleh perluasan rute internasional dan peningkatan kedatangan wisatawan.

9. Bandara Internasional Denpasar-Bali (DPS), Indonesia
Penumpang (Februari 2024): 1.147.456
Penumpang (Februari 2025): 1.105.962
Bandara Denpasar di Bali mengalami penurunan sebesar 3,6%, sedikit mengejutkan mengingat lonjakan pariwisata di pulau tersebut. Penyesuaian jadwal penerbangan dan musim mungkin berperan dalam penurunan ini.

10. Bandara Internasional Phuket (HKT), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 846.098
Penumpang (Februari 2025): 983.776
Bandara Phuket mengalami pertumbuhan persentase terkuat di antara 10 bandara teratas, dengan peningkatan sebesar 16,3%.

Dari Italia Sampai Ke Inggris, Berikut 10 Bandara Tersibuk di Benua Biru!

KAI Services Hadirkan Promo Tarif Parkir Motor di Stasiun Pasar Senen, Parkir Inap Rp20.000/Hari

Dalam rangka menyambut masa Angkutan Lebaran 2025 (Angleb), KAI Services melakukan berbagai persiapan untuk membuat masa Angleb berjalan dengan lancar salah satunya adalah dengan menghadirkan promo tarif parkir motor di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Promo parkir ini sudah berlaku sejak 12 Febuari 2025 dan dapat menjadi pilihan untuk para pelanggan yang ingin melakukan perjalanan mudik lebaran menggunakan kereta api saat masa Angleb tiba.

Adapun skema promo tarif parkir Stasiun Pasar Senen adalah sebagai berikut:

1 jam pertama: Rp3.000
1  jam berikutnya: Rp2.000
Maksimal (hingga 24 jam) : Rp20.000
Tarif parkir inap (kelipatan 24 jam berikutnya): Rp20.000

Menurut Vice President Corporate Secretary, Rachman Firhan, promo tarif ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa parkir serta mendukung integrasi antar moda transportasi di Stasiun Pasar Senen. Dengan tarif yang lebih kompetitif dan sistem parkir yang tertata,  pengguna transportasi umum semakin dimudahkan dalam mobilitasnya apalagi sebentar lagi kita akan memasuki masa Angleb 2025.

Firhan menambahkan, Selain tarif yang telah disesuaikan, parkir di stasiun ini juga memiliki keunggulan, yaitu berada di lokasi stasiun sehingga keamanan lebih terjamin. Area parkir dilengkapi dengan CCTV, marka dan rambu yang jelas, serta petugas yang profesional. Selain itu, kendaraan yang diparkir di area ini juga telah dilengkapi dengan asuransi untuk memberikan kepastian keamanan kepada pengguna.

“Dengan hadirnya area parkir double decker di Stasiun Pasar Senen, pengunjung tidak perlu ragu lagi untuk parkir motor di Stasiun Pasar Senen. Selain itu, kita juga menghadirkan promo tarif parkir yang membuat pengguna kendaraan dapat menggunakan area parkir saat ingin melakukan perjalanan saat mudik lebaran di masa Angleb 2025” ujar Firhan.

Promo tarif parkir ini juga sejalan dengan himbauan dari Kementerian Perhubungan agar masyarakat tidak mudik menggunakan motor pribadi dan beralih ke transportasi umum. Dengan memanfaatkan fasilitas parkir di stasiun, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dan aman dalam perjalanan mudik mereka.

Sebagai informasi, parkir motor di Stasiun Pasar Senen menggunakan sistem combo, sehingga lebih fleksibel. Pengguna dapat membayar menggunakan kartu uang elektronik maupun secara tunai (cash). Dengan adanya pilihan pembayaran ini, diharapkan kemudahan transaksi dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jasa parkir. Sedangkan untuk parkir mobil sudah menggunakan sistem Eparking yang menggunakan kartu uang elektronik.

Stasiun Pasar Senen Punya Fasilitas Parkir ‘Double Decker’ yang Bisa Tampung 428 Motor

So Long, Joska! Service Dog Pertama yang Dapat Penghargaan 5-Stars Marine

Sebuah berita menyentuh hati datang dari perusahaan kapal pesiar yang bermarkas di Seattle, Holland America Line. Pasalnya, perusahaan kapal pesiar tersebut baru saja kehilangan salah satu ‘ikon’ mereka, Joska, pada 21 Februari 2025 kemarin. Bagi yang belum tahu, Joska merupakan seekor anjing pendamping yang menghabiskan lebih dari 700 hari di laut.

Baca Juga: 210 Tahun Lalu, Dunia Kehilangan Sosok Penemu Kapal Uap Komersial

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cruiseindustrynews.com (25/02/2025), Joska merupakan service dog dari pasangan Cornelia dan Cornelis Marinussen yang sering berlayar dengan Holland America Line. Cornelia membutuhkan seekor service dog karena ia adalah seorang penyandang disabilitas (tunanetra). Kabar duka ini diumumkan langsung oleh Presiden Holland America Line, Beth Bodensteiner.

Joska. Sumber: istimewa

“Joska, sahabat setia dari Cornelia dan Cornelis Marinussen, menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas kapal kami.” ujar Beth.

“Dia adalah service animal pertama yang pernah dianugerahi status 5-Stars Marine, serta Medali Platinum yang memperingati lebih dari 700 hari (pelayaran) di laut — penghargaan tertinggi yang kami berikan kepada tamu kami,” sambungnya.

Total 700 hari berlayar bukanlah waktu yang sebentar. Terlebih untuk seekor anjing, tentunya Joska dapat dengan mudah dikenali. Selain karena warna hitam yang menyelimuti seluruh badannya, anjing berjenis labrador ini juga dikenal baik, ceria dan tidak pernah rewel selama pelayaran.

Dikabarkan Cornelia dan Cornelis Marinussen telah menjadi penumpang setia Holland America Line sejak tahun 2013 silam, dan setahun kemudian, Joska pun mulai ikut bergabung bersama kedua majikannya untuk menjelajahi dunia.

Diketahui Joska telah menjelajahi hampir seluruh destinasi di Eropa Utara, Mediterania, Alaska, Hawaii, dan Karibia. Bahkan, Joska juga menghadiri perayaan ulang tahun ke-150 perusahaan pelayaran tersebut di Rotterdam pada tahun 2023 silam.

Di luar pencapaiannya yang mengesankan, Joska telah meninggalkan ‘the eternal footprints‘ di hati para anggota kru dan sesama pelaut. Baik saat menjelajahi pelabuhan di seluruh dunia atau dengan setia membantu Cornelia, Joska melambangkan betapa mudahnya pelayaran bagi mereka yang mengandalkan service dog.

Joska bersama Cornelia dan Cornelis Marinussen. Sumber: istimewa

Mungkin sebelumnya Anda lebih mengenal istilah service dog di dunia penerbangan, di mana penumpang yang membutuhkan pelayanan khusus akan didampingi oleh service dog ini. Kehadiran Joska sebagai service dog di dunia pelayaran seolah memberikan evolusi kebijakan, yang semula sangat ketat terkait keberadaan hewan peliharaan menjadi sedikit longgar. Evolusi kebijakan ini juga didukung dengan semakin meningkatnya kesadaran banyak orang terhadap para penyandang disabilitas.

See you over the Rainbow Bridge, Joska!

Sejarah Panjang Kapal Pencalang: Mulai dari Kapal Pengintai Hingga Modernisasi di Masa Kini

28-2-1918, Lisensi Pilot Sipil Pertama di Dunia Dimulai Atas Perintah Presiden AS Woodrow Wilson

Hari ini, 107 tahun lalu, bertepatan dengan 28 Februari 1918, Presiden AS, Woodrow Wilson menginstruksikan Joint Army and Navy Board on Aeronautic Cognizance (sejenis Dewan Penerbangan Nasional) untuk memberikan lisensi pilot sebagai syarat menerbangkan pesawat. Dunia pun mencatat itu sebagai lisensi pilot pertama di Amerika Serikat (AS) bahkan di dunia. Disebutkan, saat itu, tak kurang dari 800 lisensi dikeluarkan.

Baca juga: FAA Resmi Pensiunkan Nomor Registrasi Pesawat Amelia Earhart, Pilot Wanita Pertama di Dunia

Dilansir aireform.com, regulasi yang mengharuskan hanya pilot berlisensi yang boleh menerbangkan pesawat besutan Wilson tak bisa dilepaskan dari adanya Perang Dunia I. Begitupun juga dengan perkembangan industri aviasi pasca Wright bersaudara berhasil menerbangkan pesawat pada 17 Desember 1903.

Pada 22 November 1909, perusahaan pembuat pesawat pertama di Amerika Serikat (AS), Wright Company, resmi berdiri. Perusahaan itu didirikan dengan modal awal sebesar US$ 1 juta dan mendirikan pabrik pertama di Miami Chapel, West Dayton, AS.

Dikutip dari wrightstories.com, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak empat pesawat per bulan, menjadikannya sebagai pabrik pesawat terbesar di dunia. Di awal berdiri, Wright Company berhasil memproduksi pesawa Model B atau biasa juga disebut Wright Model B, melalui tangan dingin puluhan karyawan.

Pesawat yang digadang sebagai yang pertama dan terbaik di dunia tersebut dibanderol dengan harga US$7.500, cukup mahal untuk ukuran waktu itu. Meski mahal, nyatanya produsen pesawat pertama di AS itu mendapat banyak pesanan dan sempat kewalahan dibuatnya.

Pesanan terbanyak tentu datang dari sekolah penerbangan Wrights, di daerah Huffman Prairie, yang saat ini menjadi bagian dari Taman Sejarah Nasional Dayton Aviation Heritage, Dayton, Ohio, AS.

Tempat tersebut dahulu adalah lokasi penerbangan eksperimental awal Wrights di Dayton setelah penerbangan pertama mereka yang sukses di Kitty Hawk, North Carolina, AS, pada tahun 1903. Sekarang tempat itu menjadi bagian dari pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson serta national historical park.

Industri pesawat terbang di AS semakin gencar setelah kehadiran Curtiss Aeroplane and Motor Company, yang notabene menjadi pesaing terberat Wright Company, pada Januari 1916.

Di tahun berikutnya, pemerintah AS merasa industri penerbangan dalam negeri sudah sangat maju sehingga dibuatlah terobosan mengirim surat melalui udara, dimana layanan pos udara pertama di AS dimulai pada 14 Mei 1918, atas restu dari Presiden AS, Woodrow Wilson.

Tetapi, sebelum itu, Woodrow Wilson, terlebih dahulu berpandangan bahwa selain fokus pada pengembangan industri pesawat, AS perlu melakukan langkah-langkah pencegahan menjelang berakhirnya masa Perang Dunia I pada 11 November 1918.

Baca juga: Hari Ini, 73 Tahun Lalu, Rhulin A. Thomas Jadi Pilot Tuna Rungu Pertama Terbang Solo Jarak Jauh

Di antara langkah antisipatif yang dilakukan, ia memerintahkan Joint Army and Navy Board on Aeronautic Cognizance untuk memberikan lisensi kepada perorangan atau perusahaan. Tak jelas apa alasan spesifik dibalik, entah itu untuk menyiapkan pilot cadangan bila sewaktu-waktu perang kembali meletus atau seperti apa. Yang pasti, program ini tersebut berjalan sampai 31 Juli 1919 atau delapan bulan setelah Perang Dunia I berakhir.

Disebutkan, sekitar 800 lisensi dikeluarkan dewan tersebut. Adapun orang pertama yang mendapatkan lisensi pilot dari badan sipil Pemerintah AS adalah MacCracken. Namun, karena merasa tidak pantas, ia ingin memberikan lisensi itu kepada Orville Wright sebagai tanda kehormatan. Namun Wright menolak karena merasa tidak perlu membuktikan bahwa ia adalah orang pertama yang menerbangkan pesawat dengan kepemilikan lisensi dari agency sipil AS.