Efisiensi SDM, SigmaRail Hadirkan Drone yang Mampu Pantau Jalur Kereta di Spanyol

Sumber: railway-technology.com

Di jaman yang sudah serba modern seperti sekarang, apakah para pekerja kereta api masih harus mengandalkan cara manual untuk melakukan pengecekkan terhadap lintasan? Walaupun pada pemberitaan sebelumnya, sudah kami paparkan tentang kendaraan yang menunjang pengoperasian kereta, namun arus modernisasi tak dapat dihentikan dan mau tidak mau siapapun yang terlibat didalamnya harus mengikuti alur tersebut.

Baca Juga: “Drone” Jatuh di Lintasan Rel, Kereta Cepat 300 Km Per Jam Aktifkan Rem Darurat

Jika dilihat sepintas, nampaknya tidak ada hubungannya antara kereta api dan Unmanned Aerial Vehicles (UAV). Tapi baru-baru ini, perusahaan teknologi asal Spanyol, SigmaRail menggunakan UAV atau yang lebih dikenal dengan drone untuk melakukan survei terhadap jalur kereta berkecepatan tinggi Alicante-Murcia, sebelah Tenggara Spanyol.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (12/3/2018), para pengembang drone ini berusaha untuk memantau dan menangkap informasi mengenai jalur kereta dengan metode yang lebih aman, murah, dan lebih cepat. Dengan begitu, para pekerja kereta api tidak perlu lagi menyusuri lintasan guna melakukan pengecekkan atau membenarkan jalur. Nantinya data yang diambil akan dikonversi menjadi model digital yang akurat untuk memvalidasi kinerja.

Diketahui, drone pemantau jalur kereta ini mengudara pada akhir 2017 kemarin di atas koridor kereta berkecepatan tinggi yang menghubungkan kota Alicante dan Murcia. “Kemampuan untuk melihat gambar digital kereta api yang akurat sangat mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk survei,” ungkap pendiri SigmaRail, Jorge Lopez-Sanchez. “Keuntungannya sangat besar, karena Anda memiliki gambaran nyata tentang apa yang terpasang (di rel),” tambahnya.

Jalur Alicante – Murcia hanyalah sebagian kecil dari satu dari enam koridor kereta api dikembangkan dengan sistem pensinyalan bersatu, di bawah standar European Rail Traffic Management System (ERTMS). Untuk memenuhi standar, CAF Signaling (partner SigmaRail) diperlukan untuk dapat secara akurat menemukan aset spesifik yang memungkinkan infrastruktur jalur untuk mengirim informasi penting ke pusat kendali (pihak kereta api).

Baca Juga: Ketika Dunia Transportasi “Teracuni” Perkembangan Jaman

Untuk proyek Alicante-Murcia, SigmaRail menciptaka sebuah alat khusus untuk memasukkan data yang diambil dari UAV ke dalam format yang dapat digunakan CAF untuk mengakses program dari ERTMS. “Bagi mereka, ini adalah keuntungan besar karena tidak hanya dapat mengumpulkan informasi tanpa mengakses jalurnya, tapi kami juga memberi mereka informasi dalam bahasa dan format yang mereka inginkan,” jelas Jorge.

“Penghematan waktu sangat besar, karena begitu alat ini dikembangkan, Anda dapat memeriksa semuanya secara otomatis dalam waktu kurang dari satu menit,” ungkap Jorge.