Tiga Isu Bom Terpa Lion Air Dalam Waktu Dekat, Buat Netizen Kernyitkan Dahi. Ada Apa?

Sumber: istimewa

Tentu Anda semua sudah mengetahui tentang salah satu maskapai yang kondang dengan reputasi delayed, Lion Air. Maskapai berlogo singa ini belakangan menuai sorotan dari masyarakat akibat ulah beberapa penumpangnya. Celakanya, beberapa keisengan tersebut berujung pada penyisiran besar-besaran oleh pihak terkait karena status Indonesia sendiri yang tengah Siaga 1 terorisme.

Baca Juga: Bergurau Soal Bom, Penumpang Lion Air (Kembali) Digelandang Petugas Keamanan Bandara

Pada 2 Mei 2018 kemarin, armada Boeing 737-800NG milik Lion Air dengan nomor PK-LYJ dan kode penerbangan JT-120 mengalami keterlambatan hingga dua jam karena ancaman bom yang menderu. Adapun pesawat tersebut direncanakan mengudara dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Belitung.

Tak berhenti sampai di situ, tepatnya pada (13/5/2018), maskapai ini kembali dihebohkan dengan isu bom yang menyerang pesawat Boeing 737-800NG dengan nomor penerbangan JT-618, rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta Bandara Depati Demir, Pangkal Pinang. Berbeda dengan kasus sebelumnya, di sini penumpang menyebutkan kata “BOM” kepada salah seorang awak kabin. Alhasil, penerbangan tersebut mengalami keterlambatan sekitar 50 menit dari jadwal semula.

Nah setelah dihantam oleh dua isu bom dalam jangka waktu kurang dari dua minggu, baru-baru ini Lion Air kembali menggiring salah seorang penumpangnya ke ruang pemeriksaan setelah melontarkan gurauan bom, pada Rabu (16/5/2018). Walhasil, armada Boeing 737-900ER dengan nomor penerbangan JT-291 dengan rute penerbangan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta.

“Sebagai bentuk penanganan, seluruh 200 penumpang dewasa, barang bawaan dan kargo, harus kembali ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening),” tutur Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers. Penerbangan pun kali ini tertunda selama lebih kurang dua jam lamanya.

Tentu saja, fenomena ini membuat sebagian warganet bertanya-tanya, “Kenapa selalu Lion Air yang terkena isu bom?” Uniknya lagi, semua isu bom yang terjadi di tubuh Lion Air terjadi pada armada Boeing 737, walaupun serinya berbeda.

Baca Juga: Akibat Ancaman Bom, Lion Air JT120 Alami Delay Selama Dua Jam

Semisal Anda berspekulasi bahwa ini adalah ‘alasan’ dari pihak maskapai guna mengatasi masalah delay, maka kemungkinan tersebut sangatlah kecil, mengingat situasinya semua penumpang sudah masuk ke dalam pesawat dan tinggal menunggu taxi.

Kemungkinan lain adalah memang benar adanya apa yang dilontarkan oleh pihak maskapai, tanpa ada latar belakang lain yang coba dialihkan oleh Lion Air selaku pihak penyedia jasa. Tentunya, dengan meningkatnya status keamanan Indonesia menjadi Siaga I pasca ledakan bom di sejumlah titik di Ibu Pertiwi membuat kita sebagai warga sipil harus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga penyebaran informasi, khususnya terkait keberadaan bahan peledak ini.